Anda di halaman 1dari 12

BAB IV METODE PENELITIAN

A. Desain Penelitian

Penulis menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan

survei. Deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan

utama untuk membuat gambaran tentang suatu keadaan secara objektif.

Sedangkan survei yaitu cara penelitian yang dilakukan dengan cara

mengumpulkan data dari sejumlah responden dalam jangka waktu tertentu

(Notoatmodjo, 2007).

B. Waktu dan Tempat Penelitian

1. Waktu Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal Juni – Juli 2013 selama kurang

lebih 1 Bulan.

2. Tempat Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Kelurahan Kecamatan

Singkawang Tengah

C. Populasi dan Sampel

1. Populasi

Populasi merupakan seluruh subjek atau objek dengan

karakteristik tertentu yang akan diteliti, bukan hanya objek atau objek

yang dipelajari saja tetapi seluruh karakteristik atau sifat yang dimiliki

subjek atau objek tersebut (Sugiyono, 2009)

34
35

Dalam penelitian ini, populasi yang akan diteliti adalah jumlah

kasus hipertensi di Puskesmas Kelurahan Kecamatan Singkawang

Tengah dengan Populasi perbulannya 109 orang.

2. Sampel

Menurut Sugiyono (2009) sampel merupakan jumlah dan

karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Sampel yang akan diambil dalam

penelitian ini adalah pasien yang mengalami penyakit hipertensi di

Puskesmas Kelurahan Kecamatan Singkawang Tengah. Adapun kriteria

inklusi yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

a. Tinggal dalam wilayah kerja Puskesmas Kelurahan Kecamatan

Singkawang Tengah

b. Masyarakat yang mengalami penyakit hipertensi di Puskesmas

Kelurahan Kecamatan Singkawang Tengah

c. Bisa membaca dan menulis

d. Bersedia menjadi Responden

e. Pasien yang berumur antara 45 - 64 tahun


36

Untuk penentuan jumlah sampel peneliti menggunakan rumus Slovin

menurut Notoadmodjo (2005) yaitu sebagai berikut:

N
n=
1 + (N × e2 )

Dimana :

n = Jumlah sampel

N = Jumlah populasi

e = Persentase toleransi ketidaktelitian karena kesalahan mengambil

sampel yang masih dapat ditolerir yakni 10%(0,1).

109
n=
1 + (109 × (0,1)2 )

109
n=
1 + 1,09

109
n= = 52,15
2,09

Maka dapat diketahui untuk populasi yang berjumlah 109 orang maka

sampel yang dapat diambil adalah 55 orang.

3. Tekhnik Pengambilan Sampel

Peneliti menggunakan tekhnik purposive sampling dalam

pengambilan sampel dimana sampling pengambilan sampel dilakukan

berdasarkan maksud dan tujuan tertentu yang di tentukan oleh peneliti.


37

D. Variabel Penelitian

Variabel penelitian ini adalah menggunakan variabel tunggal tentang

Gambaran faktor-faktor terjadinya hipertensi di Puskesmas Singkawang

Tengah tahun 2013 dengan beberapa subvariabel :

1. Genetik

2. Usia

3. Pola makan

4. Merokok

E. Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah

menggunakan metode kuesioner. Data diperoleh secara langsung yang

merupakan data primer untuk mencari informasi yang tepat sesuai dengan

tujuan.

Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini disusun dan ditentukan

standarnya sendiri oleh peneliti. Kuesioner tersebut diharapkan mendapatkan

data primer sebagai bahan informasi yang dapat mendukung penelitian yang

dilakukan. Pengisian kuesioner oleh responden dengan cara memberi tanda

silang (x) pada alternative jawaban yang disediakan sesuai dengan pendapatnya.
38

F. Instrumen Penelitian

Menurut Notoatmodjo (2003), instrumen adalah alat-alat yang

akan digunakan untuk pengumpulan data. Instrumen penelitian ini dapat

berupa kuesioner (daftar pertanyaan).

Penelitian ini mengunakan kuesioner sebagai alat ukur untuk

mengumpulkan data. Kuesioner adalah daftar pertanyaan yang sudah

tersusun dengan baik, sudah matang, dimana responden tinggal

memberikan jawaban atau dengan memberikan tanda-tanda tertentu.

Kuesioner yang dibuat menggunakan skala Guttman dan skala Likert.

Pengisian kuesioner dilakukan oleh responden dengan cara memberi

tanda silang (X) dan ceklist (√) pada alternatif jawaban yang disediakan

sesuai dengan pendapatnya, dengan standar objektif :

1. Untuk pertanyaan genetik menggunakan Skala Guttman

Jika Jawaban : 1. Ya : Skor 1

1. Tidak : Skor 0

2. Untuk pertanyaan pola makan menggunakan skala linkert

Terdapat 5 pertanyaan positif dan 16 pertanyaan negatif

Pertanyaan positif terdapat pada nomor 10, 11, 12, 13, dan 15,

dengan penilaian : sering : skor 0

Kadang-kadang : skor 2

Tidak pernah : skor 3


39

Pertanyaan negatif terdapat pada nomor 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9,14,

16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, dan 24 dengan penilaian

sering : skor 3

Kadang-kadang : skor 2

Tidak pernah : skor 0

3. Usia dikelompokan menjadi dua kategori yaitu 45-54 dan 55-64

dengan jarak interval 10.

4. Untuk pertanyan Merokok menggunakan skala Guttman

Jika jawaban 1. Ya : skor 1

2. Tidak : skor 0

Kuesioner berjumlah 25 pertanyaan dengan kisi-kisi sebagai berikut :

Tabel 4.1. Instrumen Penelitian.


Variabel Jumlah
Sub Variabel No Item
Penelitian pertanyaan

Terdapat Pada Lembar


Usia 1
Identitas

Faktor-Faktor Merokok 1 1
Yang
Menyebabkan Genetik 2, 3 2
Terjadinya
Hipertensi
4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13,
Pola Makan 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 17
22, 23, 24

Jumlah 25
40

G. Teknik Pengolahan Data

Setelah data terkumpul melalui kuesioner, maka dilakukan tahap

pengolahan data yang melalui tahap berikut ini (Setiadi, 2007)

1. Editing

Pada tahap ini penulis melakukan penelitian terhadap data yang

diperoleh kemudian diteliti apakah terdapat kekeliruan atau tidak dalam

pengisiannya.

2. Coding

Setelah dilakukan editing selanjutnya penulis memberikan kode

pada tiap-tiap data sehingga memudahkan dalam melakukan analisa

data.

3. Scoring

Yaitu pemberian skor pada setiap item pertanyaan agar dapat

menghasilkan nilai yang diharapkan dalam penelitian.

4. Entry Data

Yaitu jawaban-jawaban yang sudah diberi kode kategori kemudian

dimasukkan dalam tabel dengan cara menghitung frekuensi data.

5. Tabulasi

Pada tahap ini jawaban responden yang sama dikelompokkan

dengan teliti dan teratur, lalu dihitung, dijumlahkan dan ditulis dalam

bentuk tabel
41

H. Analisa Data dan Penyajian Data

Data yang penulis peroleh dari kuesioner masih dalam keadaan mentah

sehingga belum memberikan informasi apa-apa. Oleh karena itu, perlu diolah

agar dapat memberikan arti dalam menyimpulkan masalah penelitian.

Analisa data yang dipergunakan adalah metode deskriptif dengan

menggunakan rumus yaitu: Setelah data responden terkumpul, maka peneliti

melakukan pengolahan data, kemudian menganalisa data menggunakan teknik

distribusi frekuensi (Sugiyono, 2009) dengan rumus penghitungan:

Keterangan:

S= Nilai pengetahuan

X= Skor yang didapat

n= jumlah total skor

Nilai skor :

Benar= 1

Salah= 0

Dari hasil penghitungan responden selanjutnya dimasukkan dalam standar

objektif:

a. 76-100 = Baik

b. 56-75 =Cukup

c. < 56 = Kurang
42

Kemudian dikumpulkan dengan menentukan persentase (Sugiono, 2009):

X
P= ×100%
N

Keterangan:

P = persentase

X = jumlah responden yang menjawab sesuai kategori

N = jumlah total responden

Hasil presentasi sesuai kategorik selanjutnya diinterpretasikan dengan

menggunakan skala sebagai berikut (Sugiyono, 2009):

0% =Tidak seorangpun dari responden

1-19% =Sangat sedikit dari responden

20-39%=Sebagian kecil dari responden

40-59%= Sebagian dari responden

60-79%=Sebagian besar dari responden

80-99%=Hampir seluruh responden

100 =Seluruh responden

I. Etika Penelitian

Penelitian yang dilakukan mempunyai etika. Berikut ini adalah

beberapa perinsip etika dalam penelitian menurut Kelana Kusuma Dharma

(2011) antara lain :

1. Peneliti mempertimbangkan hak-hak responden untuk mendapatkan

informasi yang terbuka berkaitan dengan jalannya penelitian serta

memiliki kebebasan menentukan pilihan dan bebas dari paksaan

untuk berpartisipasi dalam kegiatan penelitian (autonomy). Oleh


43

karena itu, peneliti mempersiapkan formulir persetujuan responden

(informed consent) yang terdiri dari:

a. Penjelasan manfaat penelitian

b. Penjelasan kemungkinan risiko dan ketidaknyamanan dapat

ditimbulkan

c. Penjelasan manfaat yang akan didapatkan

d. Persetujuan peneliti dapat menjawab setiap pertanyaan yang

diajukan subjek berkaitan dengan prosedur penelitian

e. Persetujuan responden dapat mengundurkan diri kapan saja

f. Jaminan anonimitas dan kerahasiaan.

2. Peneliti tidak menampilkan informasi mengenai nama dan alamat

asal responden dalam kuesioner maupun alat ukur apapun untuk

menjaga anonimitas dan kerahasiaan identitas subyek. Oleh karena

itu, peneliti menggunakan koding responden.

3. Prinsip keadilan memiliki konotasi keterbukaan dan adil. Untuk

memenuhi prinsip keterbukaan, penelitian dilakukan secara jujur,

hati-hati, profesional, berprikemanusiaan, dan memperhatikan faktor-

faktor ketepatan, keseksamaan, kecermatan, intimitas, psikologis

serta perasaan religius mahasiswa. Lingkungan penelitian

dikondisikan agar memenuhi prinsip keterbukaan yaitu kejelasan

prosedur penelitian. Agar prosedur penelitian jelas maka peneliti

mempertimbangkan aspek keadilan gender dan hak subyek untuk

mendapatkan perlakuan yang sama baik sebelum, selama dan

sesudah berpartisipasi dalam penelitian.


44

4. Peneliti melaksanakan penelitian sesuai dengan prosedur penelitian

guna mendapatkan hasil yang bermanfaat semaksimal mungkin bagi

subyek. Peneliti meminimalisasi dampak yang merugikan bagi

subyek (nonmaleficence). Apabila intervensi penelitian berpotensi

mengakibatkan stres maka subyek dikeluarkan dari kegiatan

penelitian untuk mencegah terjadinya stres berkelanjutan.

J. Pelaksanaan Penelitian

1. Langkah persiapan

Permohonan izin untuk melakukan penelitian dari Ketua Jurusan Keperawatan

Singkawang Poltekkes Pontianak kepada Kepala Puskesmas Pimpinan.

Kemudian pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti di Puskesmas

Kelurahan Kecamatan Singkawang Tengah.

2. Langkah pelaksanaan

Pelaksanaan penelitian pada Juni – Juli 2013, adapun tahapannya adalah :

a. Pengumpulan Data

Data yang diambil adalah data primer dengan melalui kuesioner pada

responden dan data sekunder didapat melalui data penderita hipertensi di

Puskesmas Kelurahan Kecamatan Singkawang Tengah. Prosedur pelaksanaan

penelitian adalah sebagai berikut :

1) Memperkenalkan identitas peneliti.dan menjelaskan tujuan penelitian

2) Meminta izin kepada penderita hipertensi yang datang ke Puskesmas dengan

umur 45-64 tahun untuk bersedia menjadi responden


45

3) Memberitahukan tujuan pemberian kuesioner.

4) Menjelaskan tahap-tahap pemberian kuesioner.

5) Memberitahukan kepada klien bahwa privasinya dijaga

K. Kelemahan Penelitian

Dalam penelitian ini peneliti merasa terdapat beberapa


keterbatasan dan kelemahan antara lain :

1. Kuesioner belum pernah diujicobakan yang kemungkinan


validitas dan reliabilitasnya masih diragukan.
2. Kemampuan peneliti masih kurang karena peneliti masih
termasuk taraf pemula sehingga hasil penelitian masih banyak
kekurangan.
3. Kurangnya referensi dari buku yang berhubungan dengan
penelitian.