Anda di halaman 1dari 28

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

MATA PELAJARAN : MATEMATIKA


KELAS /SEMESTER :
KOMPETENSI KEAHLIAN: TEKNOLOGI
MATERI : PELUANG
PENYUSUN : SMK NEGERI 7 SAMARINDA

PEMERINTAH PROPINSI KALIMANTAN TIMUR


DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
2017/2018

RPP Matemtika 2017 – Peluang 0


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Sekolah : SMK Negeri 7 Samarinda
Kompetensi Keahlian : Teknologi
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester :
Materi Pokok : Peluang
Alokasi Waktu : 8 jam x 45 menit (2 x pertemuan)

A. Kompetensi Inti (KI)


m menumbuhkan dan mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut
KI 1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia
KI 3 3.4 Menganalisis aturan pencacahan (aturan penjumlahan, aturan perkalian,
permutasi, dan kombinasi) melalui masalah kontekstual
3.5 Mendeskripsikan dan menentukan peluang kejadian majemuk (peluang
kejadian-kejadian saling bebas, saling lepas, dan kejadian bersyarat) dari
suatu percobaan acak

KI 4 4.4 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan kaidah


pencacahan (aturan penjumlahan, aturan perkalian, permutasi, dan
kombinasi)
4.5 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peluang kejadian majemuk
(peluang, kejadian-kejadian saling bebas, saling lepas, dan kejadian
bersyarat)

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


3.26 3.26.1
Menentukan peluang Menganalisis aturan pencacahan (aturan penjumlahan,

RPP Matemtika 2017 – Peluang 1


kejadian penutup) dan aturan perkalian, permutasi, dan kombinasi) melalui
kebahasaan teks masalah kontekstual
negosiasi. 3.26.2
Mendeskripsikan dan menentukan peluang kejadian
majemuk (peluang kejadian-kejadian saling bebas, saling
lepas, dan kejadian bersyarat) dari suatu percobaan acak

4.26.1
4.26
Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan
Menyelesaikan masalah
kaidah pencacahan (aturan penjumlahan, aturan perkalian,
yang berkaitan dengan
permutasi, dan kombinasi)
peluang kejadian
4.26.2
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peluang
kejadian majemuk (peluang, kejadian-kejadian saling
bebas, saling lepas, dan kejadian bersyarat)

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran
discovery, peserta didik dapat menganalisis aturan pencacahan (aturan penjumlahan,
aturan perkalian, permutasi, dan kombinasi) melalui masalah kontekstual,
mendeskripsikan dan menentukan peluang kejadian majemuk (peluang kejadian-kejadian
saling bebas, saling lepas, dan kejadian bersyarat) dari suatu percobaan acak,
menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan kaidah pencacahan (aturan
penjumlahan, aturan perkalian, permutasi, dan kombinasi), menyelesaikan masalah yang
berkaitan dengan peluang kejadian majemuk (peluang, kejadian-kejadian saling bebas,
saling lepas, dan kejadian bersyarat), dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab, displin
selama proses pembelajaran dan bersikap jujur, percaya diri serta pantang menyerah.

D. Materi Pembelajaran
Peluang :
 Aturan Pencacahan
Aturan penjumlahan, aturan perkalian, permutasi, dan kombinasi
 Peluang Kejadian Majemuk
Peluang kejadian-kejadian saling bebas, saling lepas, dan kejadian bersyarat

RPP Matemtika 2017 – Peluang 2


E. Metode/Model
Pendekatan : Saintifik
Model : Discovery
Metode : ceramah, diskusi, tanya jawab, penugasan

F. Media/Alat dan Bahan


 Laptop
 Media Elektronik (internet)

G. Sumber Belajar
 Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku Peserta didik Matematika
 Matematika SMK Teknologi, Erlangga
 Reverensi lainnya tentang peluang (internet)

H. Langkah-Langkah Pembelajaran
PERTEMUAN KE 1

Alokasi
Langkah-Langkah Pembelajaran
Tahap waktu

1. Pendahuluan 1. Peserta didik merespons salam tanda mensyukuri 10 menit


anugerah Tuhan dan saling mendoakan.
2. Peserta didik merespons pertanyaan dari guru
2 s.d. 4 berhubungan dengan peluang (tanya jawab).
Pemantapan
Karakter dengan communication
rasa ingin tahu, Mengeksplore Peserta didik untuk kembali
sungguh-sungguh mengingat materi pada pertemuan
dan berani sebelumnya
menyampaikan
komentar dalam
diskusi

3. Peserta didik mendiskusikan informasi dengan


proaktif tentang keterkaitan pembelajaran
sebelumnya dengan pembelajaran yang akan
dilaksanakan.

RPP Matemtika 2017 – Peluang 3


Communication/berpikir kritis
Mengeksplore Peserta didik untuk
menghubungkan materi pada pertemuan
sebelumnya dan materi yang akan dipelajari

4. Peserta didik menerima informasi tentang hal-hal


yang akan dipelajari, langkah pembelajaran dan
penilaian khususnya tentang pembelajaran peluang
2. Inti DISCOVERY 120
1. Stimulation (pemberian rangsangan) menit
 Peserta didik membaca materi peluang aturan
pencacahan
 Peserta didik menyelesaikan permaslahan yang
berhubungan dengan aturan pencacahan

1 sd 4
Aktivitas berpikir kritis/kreatif/ communication
literasi
Peserta didik berdiskusi pengolahan, pemeriksaan dan
membaca dan
menganalisis menarik kesimpulan informasi aturan pencahan dalam
teks negosiasi kelompok
dalam
pembelajaran.

1 s.d 7
Pemantapan 2. Problem statement (identifikasi masalah)
Karakter
Peserta didik dibimbing Guru berdiskusi
secara
sungguh- mengidentifikasi masalah yang akan dibahas dalam
sunguh dan
berani , materi peluang aturan pencacahan, yaitu
bertanggung
jawab, saling  Peserta didik mengidentifikasi masalah tentang aturan
menghargai, pencacahan
bekerja sama,
memberikan  Peserta didik mencermati masalah tentang aturan
komentar
diskusi pencacahan

3. Data collection (Pengumpulan Data)


Peserta didik dalam kelompok berdiskusi
mengumpulkan data/informasi sebanyak mungkin
tentang aturan pencacahan:

RPP Matemtika 2017 – Peluang 4


- Aturan Penjumlahan
- Aturan Perkalian
- Permutasi dan Kombinasi

2 dan 3 kreatif/kolaboratif/communication
Peserta didik berdiskusi mengumpulkan informasi dari aturan
pecacahan dalam kelompok

4. Data Processing (Pengolahan Data)


Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan data yang
didapat dari aturan pencacahan berupa:
- Aturan Penjumlahan
- Aturan Perkalian
- Permutasi dan Kombinasi

5. Verification (Pemeriksaan data)


Peserta didik memeriksa dalam bentuk diskusi hasil
pengumpulan dan pegolahan informasi tentang aturan
pencacahan:
- Aturan Penjumlahan
- Aturan Perkalian
- Permutasi dan Kombinasi

6. Generalisation (penarikan kesimpulan)


Peserta didik berikusi menyimpulkan materi
pembelajaran tentang aturan pencacahan:
- Aturan Penjumlahan
- Aturan Perkalian
- Permutasi dan Kombinasi

4 s.d 7 berpikir
kritis/kreatif/kolaboratif/communication
Peserta didik berdiskusi pengolahan, pemeriksaan dan
menarik kesimpulan informasi dari aturan pencacahan dalam
kelompok

7. Memprsentasikan hasil pembelajaran tentang


- Aturan Penjumlahan
Aktivitas
literasi
- Aturan Perkalian
membaca dan - Permutasi dan Kombinasi
menganalisis Peserta didik kelompok lain menanggapi kelompok yang
bahas
presentasi
RPP Matemtika 2017 – Peluang 5
presentasi
3. Penutup Kegiatan guru bersama peserta didik yaitu: 40 menit
 membuat rangkuman/ simpulan pelajaran;
Pemantapan
Karakter  melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah
secara
sungguh- dilaksanakan; dan
Aktivitas
sunguh dan  memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil literasi
berani , membuat
bertanggung pembelajaran ringkasan/simp
jawab, saling ulan yang
menghargai, merupakan
berpikir kegiatan
bekerja sama, kritis/kreatif/kolaboratif/communication
memberikan literasi setelah
Peserta didik berdiskusi menarik kesimpulan hasil membaca
komentar
pembelajaran tentang pencacahan, melakukan
diskusi
refleksi, dan memberi umpan balik dalam
kelompok

Kegiatan guru yaitu:


 melakukan penilaian;
 merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas
individual maupun kelompok sesuai dengan hasil
belajar peserta didik
 menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya yaitu peluang kejadian
majemuk sebagai lanjutan pembelajaran pertemuan 1
sebelunya

PERTEMUAN KE-2

Alokasi
Langkah-Langkah Pembelajaran
Tahap waktu

RPP Matemtika 2017 – Peluang 6


1. Pendahuluan 1. Peserta didik merespon salam tanda mensyukuri 10
anugerah Tuhan dan saling mendoakan. menit
Pemantapan
2. Peserta didik merespon pertanyaan dari guru
Karakter dengan
rasa ingin tahu, berhubungan dengan pembelajaran sebelumnya
sungguh-sungguh
tentang aturan pencacahan. (tanya jawab
dan berani
menyampaikan
komentar dalam Communication/berpikir kritis
diskusi Mengeksplore Peserta didik untuk kembali
mengingat materi pada pertemuan
sebelumnya

3. Peserta didik mendiskusikan informasi dengan


proaktif tentang keterkaitan pembelajaran
peluang sebelumnya aturan pencacahan dengan
pembelajaran yang akan dilaksanakan peluang
kejadian majemuk

Communication/berpikir kritis
Mengeksplore Peserta didik untuk
menghubungkan meteri pada pertemuan
sebelumnya dan materi yang akan dipelajari
meburapa

2. Peserta didik menerima informasi tentang hal-hal


yang akan dipelajari dan dikuasai khususnya tentang
langkah-langkah pembelajaran dan penilaian
menyusun teks negosiasi

2. Inti Role Playing (yang diawali penyusunan teks 120


negosiasi) menit
1. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk
menentukan topik/judul teks negosiasi yang tepat
sesuai dengan data hasil tugas mengamati peristiwa
negosiasi

RPP Matemtika 2017 – Peluang 7


2. Peserta didik membaca buku dan menganalisis
data/informasi hasil pengamatan peristiwa negosiasi
hasil pelaksanaan tugas.
3. Peserta didik berdikusi mengembangkan topik dalam
bentuk kerangka teks negosiasi dengan peta pikiran
(mindmap) atau jaring laba-laba (spider-web) atau
Aktivitas literasi teknik lainnya sesuai dengan struktur (asosiasi,
membaca dan
menganalisis teks pengajuan, penawaran, persetujuan).
negosiasi dalam
pembelajaran. 4. Peserta didik mengumpulkan informasi tambahan
1 s.d. 12 yang sesuai dengan topik dan kerangka teks
Pemantapan 1 sd 11 Critical
Karakter negosiasi yang telah disusun. Thinking/krea
secara sungguh- tif/kolaboratif
sunguh dan 5. Peserta didik dibimbing guru berlatih menyusun teks /communicati
berani , on
negosiasi berdasarkan kerangka yang telah disusun
bertanggung Peserta didik
jawab, saling dengan memperhatikan isi, struktur teks, ciri berdiskusi
menghargai,
kebahasaan dan PUEBI menganaisis
bekerja sama,
memberikan teks negosiasi
6. Peserta didik dibimbing oleh guru berlatih dan
komentar diskusi
memerankan teks negosiasi yang telah disusun menyampaikan
hasil dalam
7. Peserta didik berdiskusi menetapkan topik kemudian
bentuk
mengembangkannya dalam bentuk kerangka teks presentasi dan
negosiasi secara mandiri dengan memperhatinkan menanggapi
presentasi.
strukturnya (asosiasi, pengajuan, penawaran,
persetujuan).
8. Peserta didik berdiskusi menyusun teks negosiasi
berdasarkan kerangka yang telah disusun dengan
memperhatikan isi, struktur teks, ciri kebahasaan,
Aktivitas literasi PUEBI kemudian berlatih memerankan teks
membuat
ringkasan/kesim negosiasi tersebut secara mandiri
pulan yang
9. Peserta didik mempresentasikan teks negosiasi yang
merupakan keg
literasi setelah telah disusun dalam bentuk memereankannya di
membaca
depan kelas dan setiap kelompok dibagikan naskah
teks negosiasinya.
10. Peserta didik menanggapi teks negosiasi dan
tampilan kelompok yang memerankan teks negosiasi
di depn kelas tersebut.
RPP Matemtika 2017 – Peluang 8
11. Peserta didik merevisi teks negosiasi (isi, struktur,
ciri kebahasaan, PUEBI) berdasarkan masukan dari
teman.
12. Peserta didik memasukkan lembar coretan kerja dan
semua draf hingga draf final ke bendel portofolio
masing-masing.
Kreatif dan inovatit/kolaboratif/ communication
3. Penutup Peserta didik
Kegiatan guruberdiskusi
bersama menyusun teksyaitu:
peserta didik negosiasi. Merupakan40
kemampuan menyampaikan gagasan.
 membuat rangkuman/ simpulan pelajaran; menit
 melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah
Pemantapan
Karakter dilaksanakan; dan
Aktivitas Aktivitas
secara
literasi  memberikan umpan balik terhadap proses dan literasi
sungguh-
membaca dan hasil pembelajaran; dan membuat
sunguh dan
menganalisis ringkasan/kes
berani ,
bahan impulan yang
bertanggung
presentasi, merupakan
jawab, saling berpikir
mengevaluasi kritis/kreatif/kolaboratif/communication keg literasi
menghargai,
teks Peserta didik berdiskusi menarik kesimpulan setlah
bekerja sama,
membaca
memberikan hasil pembelajaran tentang dari teks negosiasi,
komentar melakukan refleksi, dan memberi umpan balik
diskusi dalam kelompok

Kegiatan guru yaitu:


 melakukan penilaian;
 merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam
bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan,
layanan konseling dan/atau memberikan tugas
baik tugas individual maupun kelompok sesuai
dengan hasil belajar peserta didik; dan
 menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya.

RPP Matemtika 2017 – Peluang 9


I. Penilaian
1. Penilaian Sikap
a. Teknik penilaian : Observasi : sikap religiius dan sikap sosial
b. Bentuk penilaian : lembar pengamatan
c. Instrumen penilaian : jurnal (terlampir)
2. Pengetahuan
Jenis/Teknik tes : tertulis dan lisan
Bentuk tes : uraian
a. Tertulis
b. Penugasan
c. Instrumen Penilaian (terlampir)
3. Keterampilan
Teknik/Bentuk Penilaian :
1. Praktik/Performence
2. Fortofolio
Instrumen Penilaian (terlampir)

Mengetahui Samarinda, 17 Juli 2017


Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

RPP Matemtika 2017 – Peluang 10


Lampiran 1: Materi Pembelajaran

A. KAIDAH PENCACAHAN
Kaidah pencacahan (Counting Rules) didefinisikan sebagai suatu cara atau aturan untuk
menghitung semua kemungkinan yang dapat terjadi dalam suatu percobaan tertentu. Ada
beberapa metode pencacahan, yaitu metode aturan pengisian tempat, metode permutasi
dan metode kombinasi.
1. Aturan Pengisian tempat (Filling Slot)
Pada metode aturan pengisian tempat, semua hasil yang mungkin didaftar secara
manual.
Contoh:
a. Disediakan himpunan angka 1, 2, 3, 4. Jika akan dibentuk bilangan yang terdiri
dari dua angka, berapa banyak bilangan yang terbentuk apabila tidak boleh ada
angka yang terulang?
Jawab:
Tempat I dapat diisi oleh salah satu angka dari angka-angka 1, 2, 3, 4. Jadi, ada 4
cara pengisian.
Karena tempat I telah diisi dengan 1 angka, maka terisa 3 angka. Ketiga angka itu
dapat diisikan ke tempat II. Jadi ada 3 cara pengisian.

4 3

Sehingga ada 4 x 3 = 12 bilangan yang mungkin terbentuk.


b. Berapa banyak cara untuk memilih 3 pengurus OSIS yang terdiri dari ketua,
sekretaris dan bendahara dari 8 orang siswa.
Jawab:
8 7 6
Ketua Sekretaris Bendahara
Dari contoh diatas dapat disimpulkan adanya prinsip (kaidah) sbb:
“Jika kejadian pertama dapat terjadi dengan n1 cara yang berbeda, kejadian kedua
terjadi dalam n2 cara yang berbeda. Dan kejadian ketiga dapat terjadi dengan n3 cara
yang berbeda dst, maka seluruh kejadian tersebut dapat terjadi dalam n1 x n1 x n1 x .
. . cara yang berbeda.

Aturan ini disebut sebagai aturan pengisian tempat dan sering disebut sebagai
kaidah dasar membilang atau kaidah perkalian.

2. Notasi Faktorial
Perhitungan peluang suatu kejadian dapat dipermudah bila kita mempelajari notasi
faktorial. Misalkan n adalah bilangan asli, maka n dinamakan n faktorial yang
didefinisikan sbb:
n = n . (n – 1) . (n – 2) . . . 3 . 2 . 1
0 = 1

RPP Matemtika 2017 – Peluang 11


Jadi n merupakan perkalian dari n bilangan asli yang terurut. Perlu diperhatikan bahwa
faktorial hanya didefinisikan pada bilangan cacah dan tidak terdefinisi untuk bilangan
ganjil.

3. Permutasi
Jika terdapat suatu himpunan dengan n unsur yang berlainan, maka banyakknya
susunan (cara pengurutan) dari semua atau sebagian unsur tersebut dinamakan
permutasi. Unsur-unsur tersebut tidak boleh berulang, kecuali dinyatakan dengan
khusus. Secara formal permutasi didefinisikan sebagai banyaknya cara untuk menyusun
n unsur yang berbeda, dinyatakan dengan notasi n Pn.
n Pn = n . (n - 1) . (n – 2) . … . 3 . 2 . 1 = n!
Contoh:
a. Tentukan banyaknya cara untuk menyusun huruf-huruf H, A, T, dan I.
Jawab:
n=4
4 P4 = 4! = 4 . 3 . 2 . 1 = 24 cara
b. Tentukan banyaknya bilangan yang dapat dibentuk dari angka 5, 7 dan 9 jika
tidak boleh ada angka yang sama.
Jawab:
n=3
3 P3 = 3! = 3 . 2 . 1 = 6 bilangan
bilangan-bilangan itu adalah 579, 597, 759, 795, 975 dan 957

Permutasi r unsur dari n unsur yang berbeda


Permutasi r unsur yang diambil dari n unsur yang berbeda adalah susunan dari r
unsur itu dalam suatu urutan. Banyaknya permutasi r unsur yang diambil dari n
unsur yang tersedia dinyatakan dengan notasi n Pr.
𝑛!
r Pn = (𝑛 − , 𝑟≤𝑛
𝑟)!

Perhatikan contoh berikut:

Hitunglah nilai 3 P2 !
3! 3!
3 P2 = (3− = 1! = 3 . 2 . 1 = 6
2)!

Permutasi yang Memuat Unsur yang Sama

Bila dalam n unsur tersebut terdapat unsur yang sama, banyaknya permutasi n
unsur yang memuat k1 unsur yang sama, k2 unsur yang sama, k3 unsur yang
sama, dst hingga kn unsur yang sama dengan k1 + k2 + k3 + … + kn = n dapat
ditentukan dengan rumus:

RPP Matemtika 2017 – Peluang 12


𝑛!
n P(k1, k2, k3, … kn) =
𝑘1! 𝑘2! 𝑘3! … 𝑘𝑛!

Contoh:

Berapa kata dapat disusun dengan semua huruf pada kata “ADA” ?
Jawab:
Jika digunakan rumus permutasi dengan n = 3, maka 3 P2 = 3! = 3 . 2 . 1 = 6 kata.
Padahal kata yang terbentuk hanya ada 3, yaitu: ADA, AAD dan DAA.
Hal ini terjadi karena ada huruf yang sama, yaitu huruf A. Sehingga, bila dalam n
unsur tersebut terdapat unsur yang sama, maka rumus permutasi yang
digunakan adalah:
3! 3 .2!
P= = =3
2! 2!

Permutasi Siklis
Permutasi siklis dari n unsur yang berbeda memperhitungkan tempat kedudukan
unsur di lingkaran terhadap unsur lainnya sebab n unsur tersebut ditempatkan
secara melingkar. Banyak permutasi siklis dari n unsur dapat dirumuskan sbb:
n P(siklis) = (n – 1)!
Misalnya, Andi, Budi, dan Cici ditempatkan dalam susunan melingkar. Perhatikan
gambar
Budi (b) Budi
(a)

Andi Cici Cici Andi

(c) Cici Cici


(d)

Budi Andi Andi Budi

(e)
Andi (f)
Andi

Budi Cici Cicii Budi

Jika kita perhatikan gambar diatas ternyata posisi Andi, Budi dan Cici pada
gambar (a), (c) dan (f) adalah sama. dan gambar (b), (d) dan (e) juga sama. Jadi,
banyaknya cara yang terjadi ada 2.

Permutasi Berulang

RPP Matemtika 2017 – Peluang 13


Banyaknya permutasi r unsur yang diambil dari n unsur yang tersedia(dengan
tiap unsur yang tersedia boleh ditulis berulang) adalah sbb:
Pberulang = nr dengan r ≤ n
Contoh:
Berapa banyak susunan 3 huruf yang diambil dari huruf-huruf K, A, M, I dan S,
Jika unsur-unsur yang tersedia itu boleh ditulis berulang?
Jawab:
Pberulang = 53 = 125 susunan

4. Kombinasi
Suatu kombinasi dari anggota suatu himpunan adalah sembarang pemilihan dari satu
atau lebih anggota himpunan itu tanpa memperhatikan urutan.

Kombinasi k unsur dari n unsur yang berbeda


𝑛!
n Ck = ( 𝑛 − 𝑘 )! 𝑘!

Kombinasi k unsur dari n unsur dengan beberapa unsur sama

n Ck = n1 Ck1 . n2 Ck2 . n3 Ck3 . … . ne Cke


B. PERCOBAAN, RUANG SAMPEL DAN PELUANG SUATU KEJADIAN
 Percobaan adalah suatu kegiatan yang dapat memberikan beberapa kemungkinan hasil.
 Ruang Sampel adalah himpunan semua hasil yang mungkin dari suatu percobaan.
 Titik sampel adalah anggota dari ruang sampel.
 Kejadian adalah himpunan bagian dari ruang sampel.
 Kejadian Mustahil adalah kejadian yang tak mungkin terjadi.
 Kejadian pasti adalah kejadian yang pasti terjadi.
 Frekuensi Relatif
𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘𝑛𝑦𝑎 𝑘𝑒𝑗𝑎𝑑𝑖𝑎𝑛 𝐴
Frekuensi relatif dari kejadian A =
𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑝𝑒𝑟𝑐𝑜𝑏𝑎𝑎𝑛
 Peluang Kejadian A
𝑛 (𝐴)
P (A) =
𝑛 (𝐵)
 Frekuensi Harapan
Frekuensi harapan kejadian Fr (A) = P(A) . n
Dengan n = banyak percobaan

C. KEJADIAN MAJEMUK
 Kejadian Saling Lepas
Dua kejadian dikatakan saling lepas bila dua kejadian itu tidak dapat terjadi secara
bersamaan atau keduanya tidak memiliki titik sampel persekutuan.
P ( A  B) = P (A) + P (B)
 Kejadian Saling Bebas

RPP Matemtika 2017 – Peluang 14


P ( A  B) = P (A) . P (B)

Lampiran 2: Materi Pembelajaran

PELUANG KEJADIAN MAJEMUK

A. Peluang Kejadian Saling Lepas


Bila dua kejadian tidak dapat terjadi secara bersamaan maka dua buah kejadian itu
dikatakan saling lepas (mutually exclusive) atau saling asing (disjoint). Dua kejadian A
dan B saling lepas jika A dan B tidak memiliki titik sampel yang sama.
Contohnya pada pelemparan sekali sebuah uang logam, kejadian munculnya gambar
dan kejadian munculnya angka tidak dapat terjadi secara bersamaan, maka kejadian
tersebut saling lepas. Peluang kejadian A dan B pada percobaan yang sama dirumuskan
sebagai berikut.
𝑷(𝑨 ∪ 𝑩) = 𝑷(𝑨) + 𝑷(𝑩) − 𝑷(𝑨 ∩ 𝑩)
Pada dua kejadian yang saling lepas 𝑃(𝐴 ∩ 𝐵) = ∅ . Sehingga, peluang dua kejadian A
atau B yang saling lepas adalah
𝑷(𝑨 ∪ 𝑩) = 𝑷(𝑨) + 𝑷(𝑩)

B. Peluang Kejadian Saling Bebas


Dua kejadian dikatakan saling bebas jika kejadian yang satu tidak mempengaruhi
kejadian yang lain.
Misalnya sekeping uang logam dan sebuah dadu dilempar sekali. Kejadian munculnya
sisi angka pada uang logam dan kejadian munculnya mata 3 pada dadu adalah dua
kejadian yang tidak saling mempengaruhi. Peluang dua kejadian A dan B yang saling
bebas adalah
𝑷(𝑨 ∩ 𝑩) = 𝑷(𝑨) . 𝑷(𝑩)

C. Peluang Kejadian Bersyarat (Peluang Dua Kejadian yang Tidak Saling Bebas)
1. Jika P(B) adalah peluang kejadian B maka 𝑃(𝐴|𝐵) didefinisikan sebagai peluang
kejadian dengan syarat B telah terjadi.
Bila P(A  B) adalah peluang terjadinya A dan B, maka
𝑷(𝑨𝑩)
𝑷(𝑨|𝑩)
𝑷(𝑩)

RPP Matemtika 2017 – Peluang 15


2. Jika P(A) adalah peluang kejadian A maka maka 𝑃(𝐵|𝐴) didefinisikan sebagai
peluang kejadian dengan syarat A telah terjadi.
Bila P(A  B) adalah peluang terjadinya A dan B, maka
𝑷(𝑨𝑩)
𝑷(𝑩|𝑨)
𝑷(𝑨)

SOAL PELUANG KEJADIAN MAJEMUK

A. Peluang Kejadian Saling Lepas


1. Sebuah dadu besisi enam dilemparkan sekali. Tentukan peluang kejadian A
munculnya bilangan < 3 atau kejadian B bilangan ≥ 4
Pembahasan:
𝑆 = {1,2,3,4,5,6}, 𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑛(𝑆) = 6.
𝐴 = {1,2}, 𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑛(𝐴) = 2.
𝐵 = {4,3,6}, 𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑛(𝐵) = 3.
𝐴∩𝐵 =0
2 3 5
𝑃(𝐴 ∪ 𝐵) = 𝑃(𝐴) + 𝑃(𝐵) = + =
6 6 3

2. Sebuah dadu dilempar satu kali. Kejadian A adalah munculnya angka genap dan
kejadian B adalah kejadian muncul angka yang habis di bagi tiga. Tentukan peluang
akan muncul angka genap atau muncul angka yang habis dibagi tiga.
Pembahasan:
𝑆 = {1,2,3,4,5,6}, 𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑛(𝑆) = 6.
𝐴 = {2,4,6}, 𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑛(𝐴) = 3.
𝐵 = {3,6}, 𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑛(𝐵) = 2.
𝐴 ∩ 𝐵 = {6}, 𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑛(𝐴 ∩ 𝐵) = 1
3 2 1 2
𝑃(𝐴 ∪ 𝐵) = 𝑃(𝐴) + 𝑃(𝐵) − 𝑃(𝐴 ∩ 𝐵) = + − =
6 6 6 3

RPP Matemtika 2017 – Peluang 16


B. Peluang Kejadian Saling Bebas
3. Sebuah dadu dilempar dua kali. Berapa peluang munculnya mata dadu 2 pada
pelemparan pertama dan mata dadu 3 pada pelemparan kedua?
Pembahasan:
𝑆 = {1,2,3,4,5,6}, 𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑛(𝑆) = 6.
𝐴 = {2}, 𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑛(𝐴) = 1.
𝐵 = {3}, 𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑛(𝐵) = 1.
1 1 1
𝑃(𝐴 ∩ 𝐵) = 𝑃(𝐴) . 𝑃(𝐵) = × =
6 6 36

4. Sebuah uang logam dan sebuah dadu dilempar sekali. Berapa peluang munculnya
gambar pada uang logam dan munculnya bilangan prima pada dadu?
Pembahasan:
𝑆 = {1,2,3,4,5,6}, 𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑛(𝑆) = 6
𝐴 = {2,3,5}, 𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑛(𝐴) = 3
𝑆 = {𝐴, 𝐺}, 𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑛(𝑆) = 2
𝐵 = {𝐺}, 𝑚𝑎𝑘𝑎 𝑛(𝐵) = 1.
3 1 3 1
𝑃(𝐴 ∩ 𝐵) = 𝑃(𝐴) . 𝑃(𝐵) = × = =
6 2 12 4

C. Peluang Kejadian Bersyarat


5. Sebuah dadu dilemparkan 1 kali dan diketahui bahwa mata dadu yang muncul adalah
genap. Tentukan peluang akan muncul mata dadu yang lebih dari 3.
Pembahasan:
S = {1, 2, 3, 4, 5, 6},maka n(S) = 6
A = Peristiwa muncul mata dadu genap = {2, 4, 6}, maka n(A) = 3
B = Peristiwa munculnya mata dadu > 3 = {4, 5, 6}, maka n(B) =3
A  B = {4, 6}, maka n( A  B) = 2
A  B merupakan himpunan yang terdiri dari mata dadu genap lebih dari 3.
𝑛(𝐴) 3 1
𝑃(𝐴) = = =
𝑛(𝑆) 6 2
𝑛(𝐴 ∩ 𝐵) 2 1
𝑃(𝐴 ∩ 𝐵) = = =
𝑛(𝑆) 6 3

RPP Matemtika 2017 – Peluang 17


Peluang muncul mata dadu genap yang lebih dari 3 adalah
1
𝑃(𝐴𝐵) 3 2
𝑃((𝐵|𝐴) = = =
𝑃(𝐴) 1 3
2
Dengan demikian, ada tiga kemungkinan muncul mata dadu genap yaitu {2, 4, 6} dan
dua di antaranya adalah lebih dari 3 yaitu {4, 6}

6. Dua buah dadu berisi enam dilempar sekali secara bersamaan. Carilah peluang
kejadian munculnya angka 6 untuk dadu kedua dengan syarat kejadian munculnya
jumlah kedua dadu lebih dari 10 terjadi terlebih dahulu
Pembahasan:
Misalnya A adalah peristiwa munculnya angka 6 untuk dadu kedua, maka A = {(1, 6);
(2, 6);(3, 6); (4, 6); (5, 6); (6, 6)} dan n(A) = 6.
𝑛(𝐴) 6 1
𝑃(𝐴) = = =
𝑛(𝑆) 36 6
B adalah peristiwa munculnya jumlah kedua mata dadu lebih dari 10, maka B = {(6,
5); (5, 6); (6, 6)} dan n(B) = 3
𝑛(𝐵) 3 1
𝑃(𝐵) = = =
𝑛(𝑆) 36 12
A  B = {(5, 6); (6, 6)} dan n(A  B) = 2
𝑛(𝐴𝐵) 2 1
𝑃(𝐴 ∩ 𝐵) = = =
𝑛(𝑆) 36 18

1
𝑃(𝐴𝐵) 18 2
𝑃(𝐴|𝐵) = =
𝑃(𝐵) 1 3
12
Jadi peluang peristiwa munculnya angka 6 pada dadu kedua dengan syarat peristiwa
2
munculnya jumlah kedua mata dadu lebih dari 10 terjadi terlebih dahulu adalah 3

RPP Matemtika 2017 – Peluang 18


Lampiran 2: Instrumen Penilaian

A. ISTRUMEN PENILAIAN SIKAP

INTRUMEN PENILAIAN SIKAP

Nama Satuan pendidikan :


Tahun pelajaran : 2017/2018
Kelas/Semester :X/2
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

POS
KEJADIAN/ BUTIR (+)/
NO WAKTU NAMA TINDAK LANJUT
PERILAKU SIKAP NEG
(-)
1
2
3
4
5

B. INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN

Kisi-Kisi

Kompetensi Materi No
IPK Indikator Soal
Dasar Pokok Stimulus soal

RPP Matemtika 2017 – Peluang 19


TES TERTULIS /KUNCI JAWAB
Pilihlah salah satu jawaban yang tepat!

1. Disediakan angka 5, 6, 7, 8, dan 9. Banyak bilangan terdiri dari 3 angka berbeda yang
dapat dibentuk adalah …
a. 12 bilangan
b. 16 bilangan
c. 24 bilangan
d. 60 bilangan
e. 64 bilangan

2. Terdapat 6 jalan yang menghubungkan kota A dan kota B, serta 4 jalan yang
menghubungkan kota B dan C. banyaknya cara seorang pengendara mobil dari kota A
dapat mencapai kota C melalui B adalah …
a. 12 cara
b. 24 cara
c. 30 cara
d. 50 cara
e. 72 cara

3. Banyak cara mengkombinasi 5 kemeja dan 4 celana yang berbeda corak adalah …
a. 5 cara
b. 20 cara
c. 60 cara
d. 120 cara
e. 150 cara

4. Dalam suatu kelas akan dipilih ketua kelas, sekretaris dan bendahara dari 10 siswa,
banyaknya cara pemilihan adalah …
a. 10 cara
b. 30 cara
c. 72 cara
d. 648 cara
e. 720 cara

5. Seorang guru akan membagikan 3 buah transistor (t1, t2, t3) kepada 5 siswa (s1, s2,s3, s4,
s5). Banyaknya cara pembagian adalah …
a. 3 cara
b. 5 cara
c. 15 cara
d. 60 cara
e. 10 cara

RPP Matemtika 2017 – Peluang 20


6. Banyaknya mobil yang bernomor polisi dengan angka 1, 2, 3, 4, dan 5 jika angkanya
tidak boleh berulang adalah … mobil.
a. 120
b. 100
c. 80
d. 60
e. 40

7. Terdapat 50 siswa yang akan mengikuti karya wisata. Banyak cara memilih 2 siswa
sebagai ketua acara dan wakil ketua adalah …
a. 25 cara
b. 100 cara
c. 1.225 cara
d. 2.450 cara
e. 2.500 cara

8. Ana, Berta, Chandra dan Dude akan berfoto bersama seorang artis. Banyaknya susunan
berfoto jika si artis selalu ditengah adalah …
a. 5 susunan
b. 20 susunan
c. 24 susunan
d. 48 susunan
e. 120 susunan

9. Dari angka 2, 4, 5, 6 dan 8 dibuat bilangan yang terdi ri atas 3 angka yang berbeda .
banyaknya bilangan yang terbentuk yang nilainya kurang dari 300 adalah …
a. 6 bilangan
b. 8 bilangan
c. 10 bilangan
d. 12 bilangan
e. 14 bilangan

10.Dari himpunan angka {0, 1, 2, …9} akan dibentuk bilangan yang terdiri atas dua angka.
Banyaknya bilangan genap yang terbentuk tanpa ada angka kembar adalah …
a. 120 bilangan
b. 90 bilangan
c. 60 bilangan
d. 45 bilangan
e. 40 bilangan

(𝑛 + 2)!
11. Nilai dari adalah …
𝑛!
a. n2 + 2n
b. n2 + 3n + 2
c. n2 + 3n + 3

RPP Matemtika 2017 – Peluang 21


d. ( n + 2 )( n – 1 )
e. n2 + n – 2

12. Dalam suatu ujian seorang peserta harus mengerjakan 7 soal dari 9 soal yang tersedia.
Banyak cara peserta memilih soal yang akan dikerjakan adalah …
a. 36 cara
b. 40 cara
c. 60 cara
d. 64 cara
e. 72 cara

13.Banyak susunan huruf berbeda yang dapat dibentuk dari huruf-huruf pada kata
MATEMATIKA adalah …
a. 151.200 susunan
b. 115.200 susunan
c. 141.200 susunan
d. 114.200 susunan
e. 133.200 susunan

14. 6 orang pejabat akan duduk pada 6 kursi yang disusun secara melingkar. Banyak cara
ke-6 pejabattersebut duduk di kursi yang tersedia adalah …
a. 720 cara
b. 210 cara
c. 120 cara
d. 60 cara
e. 30 cara
15.Ada 6 orang dalam ruangan yang belum saling kenal. Bila mereka ingin berkenalan
dengan berjabat tangan pada setiap orang, maka mereka bersalaman sebanyak …
a. 16 kali
b. 15 kali
c. 13 kali
d. 12 kali
e. 10 kali

16.Seorang saudagar akan membveli 3 ekor sapi dan 4 ekor kerbau dari seseorang yang
memiliki 5 ekor sapi dan 5 ekor kerbau. Saudagar itu dapat memilih dengan …
a. 15 cara
b. 25 cara
c. 35 cara
d. 50 cara
e. 120 cara

17. Suatu tim basket memiliki 12 pemain. Pelatih dapat membentuk variasi tim sebanyak …
a. 279 tim
b. 297 tim

RPP Matemtika 2017 – Peluang 22


c. 729 tim
d. 792 tim
e. 924 tim

18. Banyak cara memilih 3 orang dari 10 orang untuk menjadi pengurus koperasi adalah …
a. 720 cara
b. 700 cara
c. 270 cara
d. 210 cara
e. 120 cara

19. Pada percobaan pelemparan sebuah dadu sebanyak 180 kali, frekuensi harapan
munculnya mata dadu yang jumlahnya tidak habis dibagi 3 adalah …
a. 44
b. 48
c. 58
d. 60
e. 64
20. Peluang munculnya bilangan prima ganjil dari pelemparan sebuah dadu adalah …
1
a.
36
1
b. 2
1
c.
6
1
d. 3
2
e. 3

PEDOMAN PENSKORAN
Soal Aspek yang Dinilai Skor
1 4
a. 3
b. 2
c. 1
Soal Skor
2 4
d. 3
e. 2
f. 1
Soal Skor

RPP Matemtika 2017 – Peluang 23


3 4
g. 3
h. 2
i. 1
Soal j. Skor
k. 4
l.
m.
n.
Soal Skor
5 4

o. 3
p. 2
q. 1
Soal Skor
6 4
r. 3
s. 2
t. 1

PENUGASAN

Susunlah sebuah teks negosiasi dengan cara:


1. Amatilah peristiwa negosiasi pada sebuah toko!
2. Susunlah sebuah teks negosiasi berdasarkan data yang telah dikumpulkan tadi!

Kriteria penilaian proyek adalah sebagai berikut:


No Aspek yang Dinilai Bobot
1. Isi 15%
2. Struktur 30%
3. Presentasi karya 30%
4. Hasil karya 25%

RPP Matemtika 2017 – Peluang 24


C. INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN

1. Praktik/Performance

Materi No
Kompetensi Dasar IPK Indikator Soal
Pokok Soal
1.
2.

3.

Soal

PEDOMAN PENSKORAN
No. Aspek yang Dinilai Skor
u. 1 4
v. 3
w. 2
x. 1
No Skor
y. 2 4
z. 3
aa. 2
bb. 1
No Skor
cc. 3 4
dd. 3

RPP Matemtika 2017 – Peluang 25


ee. 2
ff. 1

2. Portofolio
Semua hasil pekerjaan Peserta didik
a. Kerangka teks negosiasi
b. Teks negosiasi
Dimasukkan dalam map fortofolio

LEMBAR PENILAIAN PORTOFOLIO

Jenis Tugas :
Kelas :
Semester/ Tahun Pelajaran : 2/ 2017 - 2018

Nama Tanda Tangan


Tugas Deskripsi kemajuan
No. Peserta Hari/tgl Nilai Peserta
KD Peserta didik Guru
didik Didik

RPP Matemtika 2017 – Peluang 26


RPP Matemtika 2017 – Peluang 27