Anda di halaman 1dari 34

OLEH

Andayani Budi Lestari, SE, MM, AAK.


Direktur Perluasan Dan Pelayanan Peserta

JAKARTA, 18 April 2018


Disampaikan dalam PERTEMUAN NAIONAL FKTP 2018 ”
AGENDA PRESENTASI

1 PENDAHULUAN

2 CAPAIAN PELAYANAN PRIMER DALAM JKN

3 KONSEP KENDALI MUTU DAN BIAYA FKTP

4 UPAYA PENINGKATAN MUTU LAYANAN PRIMER

5 PENUTUP
EKONOMI DAN KESEHATAN
MARKET/PASAR
ADALAH SUATU WILAYAH AREA
TERTENTU DIMANA PEMBELI DAN
PENJUAL BERINTERAKSI UNTUK
MENENTUKAN HARGA DARI SUATU
PRODUK ATAU SERANGKAIAN PRODUK

(Diterjemahkan dari PINDYCK & RUBINFIELD, 2009)

“ADA UANG ADA “PEMBELI BISA


BARANG” MENAWAR PENJUAL”

BAGAIMANA DENGAN PELAYANAN KESEHATAN?


KARAKTERISTIK PELAYANAN KESEHATAN: JIKA PELAYANAN KESEHATAN
DISERAHKAN PADA MEKANISME
• ADA KETIDAKSEIMBANGAN INFORMASI → PEMBELI TIDAK PASAR→
BISA MENAWAR KARENA SANGAT MEMBUTUHKAN DAN
TIDAK PAHAM SPESIFIKASI BARANG YANG DIBELI
• ADA KETIDAKPASTIAN → TIDAK TAHU KAPAN
DIBUTUHKAN
• ADA POTENSI MORAL HAZARD
• ADA EKSTERNALITAS→ PENGGUNA LAYANAN MAUPUN KESENJANGAN
YANG TIDAK SAMA2 DAPAT MENIKMATI DERAJAT KESEHATAN
“HEALTH INEQUITY”
JKN-KIS SEBAGAI PENYEIMBANG

PROGRAM
JKN-KIS ASURANSI KESEHATAN
“MERUPAKAN INSTRUMEN UNTUK
MEMINIMALKAN KESENJANGAN
DERAJAT KESEHATAN DENGAN
MENINGKATKAN AKSES PELAYANAN
KESEHATAN YANG BERKUALITAS”

UKM + UKP
PEMBIAYAAN
SUMBER PAJAK → JKN-KIS → SUMBER
UPAYA
KESEHATAN APBN& APBD IURAN PESERTA
SISTEM
KESEHATAN

KESEHATAN
CAKUPAN SEMESTA 2019
NASIONAL
CAKUPAN KEPESERTAAN +
RISET & TENAGA
PENGEMBANGAN KESEHATAN
PERATURAN
PRESIDEN
UTILISASI MANFAAT SESUAI KUALITAS
NO 72/2012 TEKNOLOGI OBAT &
INFORMASI MAKANAN PELAYANAN KEBUTUHAN PELAYANAN
KESEHATAN MEDIK KESEHATAN
PEMBERDAYAAN BERSIFAT SESUAI
MASYARAKAT
RASIONAL STANDAR
PETA JALAN JKN-KIS

Capaian 1. Jumlah Peserta 187,9 juta Jumlah Peserta 1 April 2018→


2. Indeks kepuasan peserta 79,5 %
2017 3. Indeks kepuasan fasilitas kesehatan 75,7 %
195.170.283
BELANJA STRATEJIK BPJS-KESEHATAN

ARSITEKTUR BELANJA STRATEJIK

JKN-KIS PENENTUAN MANFAAT


DASAR TERMASUK OBAT
PENENTUAN HARGA
PELAYANAN KESEHATAN

KREDENSIALING, PKS
DAN REKREDENSIALING

UU NO 40/2004 PASAL 24 SISTEM PEMBAYARAN


DAN INOVASI
“Badan Penyelenggara Jaminan Sosial
mengembangkan sistem pelayanan REVIEW UTILISATION
kesehatan, sistem kendali mutu
pelayanan, dan sistem pembayaran KENDALI BIAYA DAN
pelayanan kesehatan untuk MUTU
meningkatkan efisiensi dan efektivitas
jaminan kesehatan”.
KENDALI MUTU DAN BIAYA→ PEMBAYARAN KAPITASI

❶ ❷ ❸
PERMENKES PERMENKES PERMENKES
69/2013 59/2014 52/2016

+ BESARAN KAPITASI + BESARAN KAPITASI TETAP + BESARAN KAPITASI TETAP


+ SELEKSI DAN + RUANG LINGKUP PELAYANAN + RUANG LINGKUP PELAYANAN
KREDENSIALING → • ADMINISTRASI PELAYANAN + SELEKSI & KREDENSIALING →
• PROMPREV
BPJSK • PEMERIKSAAN, PENGOBATAN , BPJSK + DINKES/OP
- DIMENSI PENILAIAN KONSULTASI MEDIK + DIMENSI PENILAIAN → SDM,
BESARAN KAPITASI • TINDAKAN MEDIK NON-SPESIALISTIK SARPRAS, LINGKUP
• PELAYANAN OBAT & BMHP TERMASUK
PIL DAN KONDOM PELAYANAN & KOMITMEN
• PENUNJANG DIAGNOSTIK LAB TINGKAT + DETAIL NORMA KAPITASI

+
PERTAMA
+ SELEKSI & KREDENSIALING →
BPJSK + DINKES
+ DIMENSI PENILAIAN → SDM,
PAY

FOR
SARPRAS, LINGKUP
PELAYANAN & KOMITMEN PERFORMANCE
- DETAIL BESARAN KAPITASI KAPITASI BERBASIS KOMITMEN

PELAYANAN
7
AGENDA PRESENTASI

1 PENDAHULUAN

2 CAPAIAN PELAYANAN PRIMER DALAM JKN

3 KONSEP KENDALI MUTU DAN BIAYA FKTP

4 UPAYA PENINGKATAN MUTU LAYANAN PRIMER

5 PENUTUP
PENDAPAT PUBLIK TERHADAP PROGRAM JKN-KIS

2017?

SURVEI
CSIS (2016)
9
Program JKN-KIS meningkatkan utilisasi pelayanan kesehatan, terutama pada golongan
masyarakat dengan tingkat ekonomi 40% terbawah dan di faskes milik swasta
JKN
2012 2013 2014 2015

National 12.9% 13.5% 15.4% 17.0%


Outpatient utilization (all)
Bottom 40% 11.7% 12.2% 13.9% 16.0%

National 8.1% 8.7% 10.4% 8.7%


Outpatient utilization
(private)
Bottom 40% 6.4% 7.1% 8.5% 7.6%

National 1.9% 2.3% 2.5% 3.6%


Inpatient utilization (all)
Bottom 40% 1.3% 1.6% 1.8% 2.6%

National 0.8% 1.0% 1.1% 1.7%


Inpatient utilization
(private)
Bottom 40% 0.4% 0.5% 0.6% 0.9%

Sumber: Indonesia Health Financing System Assessment-spend more, right and better, 2016, Policy Brief World Bank
10
PERKEMBANGAN CAKUPAN KEPESERTAAN

SEGMEN 2014 2015 2016 2017 01-Apr-18


PBI APBN 86.400.000 87.828.613 91.099.279 92.380.352 92.273.982
PPU PNS 11.519.974 12.354.899 12.553.367 12.673.084 12.705.878
PPU TNI/POLRI 2.614.192 2.713.853 2.780.750 2.822.847 2.835.637
PPU PEJABAT NEGARA 8.800 9.269 14.717 26.131 27.519
PPU PPNPN 106.775 337.407 713.533 1.152.605 1.280.939
PPU BUMN 63.327 1.076.181 1.265.700 1.480.944 1.513.944 13
PPU SWASTA LAINNYA 10.014.081 21.370.913 23.699.162 26.735.473 27.721.749
BP 4.876.416 4.966.769 5.060.927 5.008.412 5.045.372
PBPU 9.052.859 14.961.768 19.336.531 25.397.828 27.057.043
PBI APBD 8.767.229 11.170.615 15.415.288 20.305.273 24.708.220
TOTAL 133.423.653 156.790.287 171.939.254 187.982.949 195.170.283
PERTUMBUHAN FKTP KERJASAMA
sd Maret 2018

Proporsi FKTP Kerjasama FKTP Kerja Sama 2018


BELUM
K.S 20700.0
FKTP K.S 025%
075% 20653.0

20600.0

FKTP TERSEDIA : 27,694 FKTP JAN FEB MAR


TARGET : 22,155 FKTP ATAU 80 %
CAPAIAN MAR 2018 : 20,700 *FKTP ATAU 74,75 %

JUMLAH FKTP KERJA SAMA 2018


NO JENIS FKTP
JANUARI FEBRUARI MARET
1 DPP 4.878 4.896 4.902
2 KLINIK POLRI 561 560 560
3 KLINIK PRATAMA 4.616 4.655 4.687
4 KLINIK TNI 669 666 665
5 PUSKESMAS 9.857 9.857 9.863
6 RS D PRATAMA 19 19 23
TOTAL 20.600 20.653 20.700
7 DRG 1.186 1.190 1.193
GRAND TOTAL 21.786 21.843 21.893
12
*FKTP NON DOKTER GIGI Sumber data : Luaran Aplikasi BI
REALISASI BIAYA

100 Total Biaya Linear ( Total Biaya) 84 T*


80 67 T TOTAL BIAYA PELAYANAN
57 T KESEHATAN (2014-2017)

Rp.250 T
60 42 T
40
20
0
2014 2015 2016 2017 (AnAudited)

Tahun 2014 Tahun 2015 Tahun 2016


Tahun 2017
Jenis Pelayanan (Laporan (Laporan (Laporan
(Unaudited)
Audited) Audited) Audited)

Kunjungan di FKTP 66,8 Juta 100,6 Juta 120,9 Juta 144,6 Juta

Kasus Rawat Jalan


21,3 Juta 39,8 Juta 49,3 Juta 59,86 Juta
Rumah Sakit
Kasus Rawat Inap
4,2 Juta 6,3 Juta 7,6 Juta 8,06 Juta
Rumah Sakit
Total Pemanfaatan 92,3 JUTA 146,7 JUTA 177,8 JUTA 212,5 JUTA

Total Peserta thn Total Peserta thn 2015: Total Peserta thn 2016: Total Peserta thn 2017:
2014: 133,4 Juta 156,79 Juta 171,9 Juta 189,2 Juta
BIAYA VS KUALITAS ?

BIAYA KAPITASI
CS & PS
15000
10000
10 T
11,8 T 12,2 T Survei 2015-2017
6,6 T
5000 Tingkat Kepuasan Peserta terhadap FKTP Cenderung Menurun
0
2014 2015 2016 2017

BIAYA NON KAPITASI


1500 1,049 T
836 M
1000 644 M

500 253 M

0
2014 2015 2016 sd Nov 2017

0% 1% Dokter Gigi

8% Dokter Praktek
Perorangan
22% Klinik Pratama

69% Puskesmas

RS Kelas D Pratama
Frontier 2017
PROPORSI BIAYA PER FASKES 14
RATE KUNJUNGAN PER JENIS FKTP

Terendah
70.000
Puskesmas 120.000
Klinik TNI-POLRI
58.37000 58.31000 98.215
60.000 100.000
46.52000 48.17000 83.215
50.000 77.84000
80.000
40.000 64.02000
60.000
30.000
40.000
20.000

10.000 20.000

- -
2014 2015 2016 2017 2014 2015 2016 2017
Tertinggi
Klinik Swasta 170.62000
180.000
157.78000
160.000 DPP 137.96000
160.000 147.68000 140.000 128.5000
139.16000 121.89000
140.000
120.000
120.000 96.35000
100.000
100.000
80.000
80.000
60.000 60.000

40.000 40.000
20.000 20.000
- -
2014 2015 2016 2017 2014 2015 2016 2017
CAPAIAN KUALITAS

HASIL SURVEY CS-PS 2017 Pengaduan di FKTP


Tahun 2017

Panjanganya Antrian 30

Minimnya Sarana dan Prasarana 88

Penolakan peserta dari luar


130
daerah

Informasi yang tidak Jelas 275

Sulitnya Akses untuk


296
mendapatkan pelayanan…

FKTP tidak memberikan layanan


452
pada peserta BPJS Kesehatan

Sikap Petugas Dalam Melayani


468
Peserta
TIDAK DITEMUKAN ADANYA PENINGKATAN ASPEK
KEPUASAN PESERTA TERHADAP LAYANAN Iur Biaya pada Layanan Kesehatan 662
PUSKESMAS
Sumber : Care Center 1500400, LAPOR dan SIPP
KEMAMPUAN FKTP DALAM TATALAKSANA 144 DIAGNOSA

Rata-rata hasil peer review KNS per Jenis FKTP


1. Untuk mapping kemampuan FKTP dalam
Tata Laksana 144 diagnosa dilakukan peer 128
128
review kasus non spesialitik (peer review 126

KNS). 124
124
123 123
2. Kegiatan peer review KNS dilakukan 122

melalui self assesment dan hasil FGD 120


120
119
bersama dengan Dinas Kesehatan dan Tim 118

Kendali Mutu Kendali Biaya 116

3. Rata-rata kasus yang dapat ditangani oleh 114


Puskemas Klinik Klinik TNI Klinik RS D DPP
FKTP adalah 123 kasus* POLRI Pratama Pratama

Top 20 Kasus Non Spesialistik yang Tidak Mampu Tuntas Di FKTP


% Hasil Peer Review KNS
1 Astigmatism ringan 11 Bell's palsy 144
2 Miopia ringan 12 Parafimosis <100 4%
3 Tetanus 13 Fimosis 10%
4 DM tipe 1 14 Pielonefritis tanpa komplikasi
5 HIV AIDS tanpa komplikasi 15 Gangguan somatoform
6 Presbiopia 16 Lepra
100-
7 Hipermetropia ringan 17 Filariasis 119
8 Skrofuloderma 18 Kejang demam 25% 120-
9 Hepatitis A 19 Salpingitis
143
10 Demam dengue, DHF 20 Leptospirosis (tanpa komplikasi)
61%

* Sumber data laporan Manual per Desember 2017


AGENDA PRESENTASI

1 PENDAHULUAN

2 CAPAIAN PELAYANAN PRIMER DALAM JKN

3 KONSEP KENDALI MUTU DAN BIAYA FKTP

4 UPAYA PENINGKATAN MUTU LAYANAN PRIMER

5 PENUTUP
REKOMENDASI WHO

WHO four Set of


PHC Reform
Reforms should includes (Starfield B, 2009):
 Systemic Level:
Low income disparities, universal health care
financing, low or absent of copayments and
comprehensive benefit coverage

 Clinical level (domain BPJS):


Ease of access and reinforcing primary
care position as first-contact care,
application of patient-focused approach
rather than disease-focused for a defined
populations, provision of comprehensive
services and coordination with a higher
level of services

FKTP WAJIB MELAKUKAN UPAYA KENDALI MUTU DAN BIAYA!


FUNGSI DASAR PELAYANAN PRIMER
(Referensi: Starfield B, 2009)

Karakteristik Pengertian
Kontak pertama • Kepastian dan kemudahan akses baik dari sisi finansial maupun
non finansial (lokasi, distribusi, ketersediaan, waktu)
• Sebagai tempat pertama peserta datang ketika mengalami masalah
baru dengan kesehatannya

Longitudinalitas • Tanggung jawab provider terhadap populasi terdaftar (long term


relationship)
• Tempat dimana peserta bisa menyampaikan segala keluhan yang
dialaminya
• Fokus pada kebutuhan medik
• Mempertahankan kepercayaan dari peserta

Komprehensif • Memiliki cakupan layanan yang lengkap sesuai kebutuhan peserta


• Mampu mendeteksi jenis pelayanan yang dibutuhkan pasien

Koordinasi • Menjamin kontinuitas pelayanan peserta


• Kemampuan mendeteksi kondisi yang membutuhkan pelayanan
lanjutan
KENDALI MUTU DAN BIAYA FKTP

▪ Ditentukan oleh Kepemimpinan yang menghasilkan performa yang dapat diukur


secara kuantitatif
▪ Kendali mutu dan biaya merupakan bukti kemampuan organisasi FKTP (Team)
untuk mewujudkan visi dan misinya

Vision &  Philosophy Alligment in daily


Mission  Simple rules work
 People process
 Quality process
 Management Process
 Organizational structure Organizational
 Strategic process culture
 Scorecards/dashboards
 Communication

Leadership
Performa Kendali Mutu
Source: Ransom et al (2008)
Sudut pandang terhadap kualitas
Technical Interpersonal Amenities
performances Relationship

Clinician +++ + +
Patient ++ +++ +++
Payer + + +
Manager ++ + +++
Society +++ + +

Source: Wyszewianski (2003)


Sudut pandang terhadap kualitas
Access Patient Equity
Preferences

Clinician + + +
Patient ++ ++ +
Payer + + +
Manager +++ + ++
Society +++ ++ +++

Source: Wyszewianski (2003)


Sudut pandang terhadap kualitas
Efficiency Cost
Effectiveness

Clinician + -
Patient + -
Payer +++ +++
Manager +++ +++
Society +++ +++

Source: Wyszewianski (2003)


DIMENSI KUALITAS PELAYANAN

▪ Lebih dari sekedar “kualitas pelayanan” → KONSENSUS


▪ Memiliki aspek multidimensional

 Patient and Customer  Employee and Staff satisfaction


(Satisfaction) (Culture)
 Effectiveness (Clinical outcome)  Efficiency (Cost)
 Kepatutan/Appropriatness  Financial
(Evidence and Process)  Flow (Wait times, cycle times
 Safety (Patient and Staff) and throughput)
 Equity  Community/population health

Source: Ransom et al (2008)


KOMPARASI PERFORMA PELAYANAN KESEHATAN

Negara dengan pelayanan primer yang kuat → lebih efisien


Cth: Inggris, Australia, Belanda , Canada dll
SUMBER:
MIRROR, MIRROR 2017: INTERNATIONAL COMPARISON REFLECTS FLAWS AND OPPORTUNITIES FOR BETTER U.S. HEALTH CARE (JULY,2017)
KETENTUAN PELAYANAN PRIMER NASIONAL

PMK NO 001 TAHUN 2012


TENTANG SISTEM RUJUKAN PELAYANAN
KESEHATAN PERORANGAN

BAB II
PELAYANAN KESEHATAN PERORANGAN
Strategi pembangunan kesehatan 2015-2019
Pasal 2
1. Pelayanan kesehatan perorangan terdiri
4. Meningkatkan Akses Pelayanan dari 3 (tiga) tingkatan yaitu:
Kesehatan Dasar yang Berkualitas a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama
b. Pelayanan kesehatan tingkat kedua
PMK No 43 TAHUN 2016 c. Pelayanan kesehatan tingkat ketiga
TENTANG STANDAR PELAYANAN 2. Pelayanan kesehatan tingkat pertama
MINIMAL BIDANG KESEHATAN sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
Pasal 2 huruf a merupakan pelayanan kesehatan
1. Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dasar yang diberikan oleh dokter dan
menyelenggarakan pelayanan dasar dokter gigi di puskesmas, puskesmas
kesehatan sesuai SPM Bidang perawatan, tempat praktik perorangan,
Kesehatan klinik pratama, klinik umum di
balai/lembaga pelayanan kesehatan, dan
rumah sakit pratama.
DEFINISI PELAYANAN PRIMER SAAT INI

Provision of universally accessible, integrated, person-centred, comprehensive


health and community services provided by a team of professionals
accountable for addressing a large majority of personal health needs.

These services are delivered in a sustained partnership with patients and informal
caregivers, in the context of family and community, and play a central role in the overall
coordination and continuity of people's care.
Expert Panel on Effective Ways of Investing in Health. European Commission, 2014

BAGAIMANA DI HINGGA SAAT INI BELUM ADA KETENTUAN FORMAL TERKAIT DEFINISI
INDONESIA ? MAUPUN LINGKUP PELAYANAN PRIMER

• PELAYANAN PRIMER HANYA DIIDENTIFIKASIKAN SEBAGAI TINGKATAN LAYANAN → FKTP


• PELAYANAN PRIMER = PELAYANAN KESEHATAN DASAR
• PELAYANAN PRIMER HANYA DIDEFINISIKAN SEBAGAI PELAYANAN NON- SPEASILISTIK
• BELUM ADA DEFINISI KONKRIT
AGENDA PRESENTASI

1 PENDAHULUAN

2 CAPAIAN PELAYANAN PRIMER DALAM JKN

3 KONSEP KENDALI MUTU DAN BIAYA FKTP

4 UPAYA PENINGKATAN MUTU LAYANAN PRIMER

5 PENUTUP
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN FKTP
MEDIS

1. MENINGKATKAN KAPASITAS SARANA PRASARANA SESUAI JUMLAH PESERTA TERDAFTAR DAN


POTENSI KUNJUNGAN
2. MELENGKAPI KEBUTUHAN PERSONIL TEAM SESUAI STANDAR PELAYANAN MEDIK TERUTAMA
UNTUK MENGHADAPI EPIDEMI PENYAKIT TIDAK MENULAR KHUSUSNYA DM DAN HIPERTENSI
3. MENINGKATKAN KAPASITAS KOMPETENSI UNTUK MENUNTASKAN 144 DIAGNOSA
4. MENGOPTIMALKAN DOKUMENTASI DATA KESEHATAN MELALUI P-CARE TERMASUK DATA
PEMERIKSAAN RUTIN PESERTA PENDERITA PENYAKIT KRONIK SEPERTI DATA KADAR GULA DARAH,
HBa1C
5. MEMASTIKAN AKUNTABILITAS ,VALIDITAS , PRESERVASI DAN KEAMANAN DATA MEDIS PESERTA
6. MELAKUKAN ADMINISTRASI PENAGIHAN SESUAI KETENTUAN DAN TEPAT WAKTU
7. MENGELOLA MANFAAT PESERTA PRB SESUAI KETENTUAN DAN BERKOORDINASI DENGAN
PEMBERI LAYANAN LAINNYA
8. MENINGKATKAN KAPASITAS PENGELOLAAN PROGRAM MANAJEMEN PENYAKIT KRONIS

30
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN FKTP

NON MEDIS

1. MELAKSANAKAN KBK DENGAN KONSEKUENSI SEBAGAI PENDORONG PERBAIKAN KUALITAS


PELAYANAN
2. MENERAPKAN SISTEM ANTRIAN, SISTEM PENANGANAN KELUHAN, DAN SISTEM E-MEDICAL
3. MENDORONG DAN MEMASTIKAN PESERTA MELAKUKAN SKRINING SERTA WALK THROUGH AUDIT
4. MEMASTIKAN KETERSEDIAAN DAN KELANCARAN JARKOMDAT
5. MELAKSANAKAN VERIFIKASI KEPESERTAAN SESUAI STANDAR
6. MELAKUKAN UPDATE PROFIL DI HFIS SECARA TERATUR, TRANSPARAN DAN AKUNTABEL
7. MEMPERSIAPKAN UNTUK AKREDITASI
8. MENSOSIALISASIKAN PEMANFAATAN MOBILE JKN

31
AGENDA PRESENTASI

1 PENDAHULUAN

2 CAPAIAN PELAYANAN PRIMER DALAM JKN

3 KONSEP KENDALI MUTU DAN BIAYA FKTP

4 UPAYA PENINGKATAN MUTU LAYANAN PRIMER

5 PENUTUP
From Primary Medical to Primary Health Care
Conventional New
Focus
 Illness  Health
 Cure  Prevention,care and cure
Content
 Treatment  Health promotion
 Episodic care  Continous care
 Spesific problem  Comprehensive care
Organization
 Specialist  General practitioners
 Physicians  Other personnel groups
 Single handed practice  Team
Responsibility
 Health sector alone  Intersectoral collaboration
 Professional dominance  Community participation
 Passive reception  Self Responsibility
Source: Vuori (1985)
Terima Kasih

Kini Semua Ada


Dalam Genggaman!

Download Aplikasi Mobile JKN

www.bpjs-kesehatan.go.id