Anda di halaman 1dari 3

LOGIKA TEST

1. Diketahui: 4 koin dimana tiga koin memiliki berat yang sama dan terdapat satu koin
yang berbeda dengan koin lainnya dengan berat yang berbeda.
Ditanya: cara mengetahui koin palsu dengan menggunakan timbangan dan
maksimum 3 langka saja.

Penyelesaian:
Dimisalkan 3 koin yang sama diberi inisiasi A1, A2, A3 yang memiliki berat yang sama yaitu 2
gram. Sedangkan koin yang unik memiliki inisiasi B yang memiliki berat kurang atau lebih dari 2
gram. Keempat koin dikelompokkan ke dalam 3 kelompok secara acak. Dengan arti terdapat 3
kelompok (k1,k2, dan k3) yang berisikan 1 koin dan 1 kelompok(k4) yang berisikan 2 koin dengan
kepastian memiliki berat lebih berat dari 2 gram tetapi tidak berarti koin unik berada pada k4.
Langkah 1:
Timbang kelompok yang memiliki jumlah koin yang sama.
Case 1: Misalkan k1 dan k2. Jika berat dari kedua kelompok adalah imbang maka ambil salah satu
kelompok untuk dibandingkan dengan kelompok lainnya (koin unik tentu tidak berada pada kedua
kelompok).
Case 2: jika k1 dan k2 memiliki berat yang berbeda, maka lakukan penimbangan dengan
kelompok lainnya (adanya kemungkinan koin berada pada salah kelompok).
Langkah 2:
Timbang kelompok hasil dari langkah 1 dengan
Case 1: seimbang (ambil k2) dengan kelompok k3, jika berat nya sama, maka koin unik tidak
berada pada ke kelompok k1,k2, an k3. Maka dapat disimpulkan koin unik berada pada k4.
Case 2: Timbang k1 dengan k3, jika hasilnya seimbang maka dapat dipastikan koin unik berada
pada k2 dan k4.
Langkah 3:
Timbang k2 dan k4, jika berat dari k4 adalah 4 (dua kali lipat dari berat dari A1/A2/A3), dapat
dipastikan koin berada pada k2. Jika hasil timbangannya tidak merupakan kelipatan dua maka letak
dari koin berada pada kelompok tersebut.
2. Ada sebuah ruangan gelap yang di dalamnya terdapat 1 buah lampu dalam posisi
mati. Di luar ruangan ada 3 saklar. Bagaimana seseorang bisa mencari tahu saklar
mana yang dapat menyalakan lampu di dalam ruangan tersebut dengan hanya ada 1
kali kesempatan untuk bisa melihat ke dalam ruangan gelap tersebut.
Penyelesaian:
Dimisalkan 3 saklar diinisiasi S1, S2, dan S3. Untuk mendapatkan saklar mana dapat menyalakan
lampu di dalam ruangan. Lakukanlah langkah berikut:
1. Nyalakan saklar S1 selama beberapa menit. Asumsi lampu yang didalam ruangan ditemui
dalam keadaan hangat dapat dikatakan S1 adalah saklarnnya.
2. Kemudian matikan saklar S1 dan nyalakan S2 dan tetap membiarkan S3 tetap mati, kemudian
masukla ke dalam ruangan. Apabila lapu yang ditemui dalam keadaan menyala dapat
disimpulkan bahwaa S2 adalah saklarnya. Namun apabila lampunya mati, ada kemungkinan
saklarnya adalah S1 dan S3. Namun perlu dipastikan keadaan lampu apakah hangat atau tidak.
Apabila lampu keadaan hangat, maka saklar dari lampu adalah S1. Namun jika lampu tidak
hangat, maka saklar dari lampu adalah S3.
3. Ada sebuah timbangan dan 12 koin. Salah 1 koin dari 12 koin tersebut adalah koin
palsu. *Koin palsu: koin dengan berat yang berbeda dari 12 koin lainnya (bisa lebih
berat maupun ringan). Tentukan cara untuk mengetahui koin palsu dengan
menggunakan timbangan dan maksimum 3 langkah saja.
Penyelesaian:
12 koin dibagi kedalam 3 kelompok (K1, K2,K3), masing kelompok berisikan 4 koin. Terdpat 3
kelompok dengan berat yang sama dan terdapat satu kelompok dengan berat yang tidak sama
dengan ketiga kelompok. Untuk membuktikannya dilakukan penimbangan. Jika dimisalkan bobot
dari koin asli 2 gr, maka setiap kelompok akan memiliki berat 8 gram (dalam tiga kelompok), dan
satu kelompok yang memiliki berat kurang dari 8 gr atau lebih dari 8 gr.
Case 1: seimbang
Langkah 1:
Timbang K1 dan K2, apabila hasil pengukuran seimbang, maka koinpalsu tidak berada pada kedua
kelompok. Dengankata lain koin palsu berada pada K3 dan K4.
Langkah 2:
Timbang salah satu dari K1 dan K2 (karena sudah pasti timbangannya 8 gr, ambil K2) terhadap K3. Apabila
hasilnya berbeda maka dapat dilihat perbedaan dari bobotnya. Jika berat dari K3 tidak merupakan kelipatan
2 dan lebih dari 8 atau kurang dari 8, maka dapat dipastikan koin berada pada K3.
Langkah 3:
Memastikan koin palsu berada pada K3, timbanglah K3 dan K4. Dapat dipastikan koin palsu berada K3,
karena timbangan dari k4 adalah 8 gr.
Case 2: tidak seimbang
Langkah 1:
Timbang K1 dan K2, apabila hasil memberikan bobot yang berbeda, maka perlu ditinjau ulang letak koin
palsu dengan menganalisis berat dari masing-masing kelompok. Salah satu kelompok akan memberikan
bobot yang lebih dari 8 gr maupun kurang 8 gr. Maka dapat dipastikan koin berada pada kelompok tersebut.
Tanpa harus melakukan pengukuran terhadap kelompok lainnya. Karena setiap kelompok yang memiliki
timbangan/bobot lebih dan kurang 8 gr, maka dapat diprediksi koin palsu berada pada kelompok tersebut.
4. 4 potongan yang identik (ukuran dan bentuk)
Jika dipotong sama bentuk maka akan ditemukan 4 potongan persegi.

5. Pelaku sebenarnya adalah bukan dari keempat objek yang diberikan. Karena
1. Kepala sekola berada dikantor seharian dan tidak berada pada TKP
2. Guru berada ruang kelas pada saat membagikan hasil UTS, sedangkan kejadian terjadi setelah UAS.
Sudah melewati UTS disamping itu juga guru matematika tidak pasti melakukannya karena guru hanya
membagikan kertas ujian. Deskripsi kasus yang diberikan tidak legkap. Tidak ada asumsi bahwa guru
berada pada lokasi TKP. Bisa saja guru matematika membaginya di kelas lain bukan di lokasi TKP.
3. Petugas Administrasi dan OB tidak berada pada TKP.