Anda di halaman 1dari 2

PEMANTAUAN SUHU LEMARI PENDINGIN

RSUD MARTAPURA

No.Dokumen: No.Revisi: Halaman:


445.001/PKPO/2019 00 1/2

Tanggal Terbit Disahkan oleh


STANDAR Direktur
PROSEDUR
OPERASIONAL 24 Januari 2019

Dr. Dedy Damhudy


NIP. 19780101 201001 1 018

Pengertian Prosedur pemantauan suhu lemari pendingin obat adalah suatu


prosedur untuk memantau kondisi suhu lemari pendingin obat
untuk menjamin kondisi penyimpanan obat

Tujuan Untuk menjamin bahwa obat dan alat kesehatan disimpan dengan
baik dan aman dalam suhu yang terpantau

Kebijakan 1. Permenkes RI No.72 Tahun 2016 Tentang Standar


Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit

Prosedur 1. Pastikan didekat lemari pendingin telah tersedia formulir


pemantauan suhu lemari pendingin obat
2. Lakukan pengamatan suhu lemari pendingin dengan melihat
termometer pada pagi hari (oleh petugas yang ditunjuk kepala
instalasi) suhu normal lemari pendingin obat dalam rentang 2 –
8 °C
3. Bubuhkan angka suhu yang terpantau pada kolom suhu, waktu
dan tanggal yang sesuai
4. Tulis inisial nama dan paraf pada kolom setiap hari setelah
melakukan pemantauan suhu ruangan
5. Lakukan identifikasi penyebab ketidak sesuaian suhu jika suhu
berada diluar rentang suhu normal dan lakukan upaya
perbaikan (misalnya periksa apakah sensor suhu sudah berada
didalam lemari pendingin, apakah setting suhu sudah optimal)
6. Laporkan pada bagian pemeliharaan sarana jika sudah
dilakukan upaya perbaikan tetapi suhu tetap diluar rentang
normal
7. Untuk melihat kualitas obat, laporkan ketidak sesuaian suhu ke
kepala instalasi farmasi untuk tidak lanjut penanganan obat
yang ada di lemari pendingin obat
8. Jika suhu menunjukkan diluar angka yang tercantum maka
tuliskan Tidak Memenuhi (TM) pada suhu maksimal terendah
atau tertinggi

Unit Terkait Instalasi Farmasi