Anda di halaman 1dari 25

BAB II

PROFIL DESA

2.1.Kondisi Desa
Gambaran mengenai kondisi desa saat ini sebagai dasar untuk merencanakan 5 tahun
ke depan yang berisi sejarah desa, demografi, keadaan sosial dan keadaan ekonomi Desa
Pamekaran.Keadaan secara keseluruhan mengenai karakter Desa Pamekaran yang meliputi
seluruh data dasar keluarga, potensi SDA, SDM, kelembagaan, sarana dan prasarana, serta
perkembangan kemajuan dan permasalahan yang dihadapi desa.
Sarana dan Prasarana Desa
N0 Jenis Sarana dan Prasarana Desa Jumlah Keterangan
1 Kantor Desa 1 Cukup Baik
2 Gedung SLTA - -
3 Gedung SLTP - -
4 Gedung SD 3 Baik
5 Gedung MI - -
6 Gedung TK 2 Kurang Baik
7 Masjid 13 Baik
8 Mushola 3 Kurang Baik
9 Lapangan Bola 2 Cukup Baik
10 Poskesdes 1 Cukup Baik
11 Gedung PKK 1 Kurang Baik
12 Poskamling 15 CukupBaik
13 Jembatan 5 Cukup Baik
14 Gedung TPQ - -
15 Gedung Olah Raga 1 Baik
16 Lapang Voli 2 Kurang Baik
17 Polindes 1 Cukup Baik
18 Posyandu 5 Baik

2.1.1. Sejarah Desa


Desa Pamekaran merupakan hasil pemekaran dari Desa Rancakalong. Dimekarkan terjadi karena
terlalu luasnya wilayah, jadi masyarakat Desa Rancakalong jadi kurang terkelola oleh pemerintah
desa maka pada tahun 1981 dipecah menjadi dua desa yaitu Desa Rancakalong dan Desa Pamekaran.
Adapun Lurah/ Kepala Desa yang memangku jabatan sejak tahun 1881 Sampai sekarang adalah
sebagai berikut :
Nomor Nama Lamanya Menjabat Keterangan
1 I Sajidin 1881 - 1885 Desa Pamekaran
2 H Somali 1886 - 1994 Desa Pamekaran
3 Seno Aji 1994 - 2006 Desa Pamekaran
4 Nono Karyana 2007 - 2012 Desa Pamekaran
5 Cece Sujana 2012 - 2012 Pejabat Sementara
6 Asep Rohana 2012 -2013 Pejabat Sementara
7 Sutarlin 2013 - Sekarang Desa Pamekaran

Adapun latar belakang dan tujuan pembentukan Desa Pamekaranyaitu :

1. Memudahkan dalam pelayanan terhadap masyarakat desa;


2. Memudahkan pengawasan terhadap wilayah Desa Pamekaran yang sangat luas;
3. Jumlah penduduk Desa Pamekaran yang semakin banyak;

Nilai-nilai yang terkandung di Desa Pamekaran yaitu Nilai-nilai Desa yang merupakan
landasan dalam pembentukan visi dan misi dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahan,
pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Nilai ini berasal dari norma-norma yang
ada dan adat istiadat Desa Pamekaranyang telah ada sejak pembentukan desa tersebut.

Landasan dalam pembentukan nilai-nilai tersebut merupakan apa yang menjadi


nilai-nilai masyarakat Sumedang secara umum. Nilai-nilai utama ini dijabarkan ke dalam
nilai-nilai berikut:

a. Kebaikan;
b. Keadilan;
c. Kebenaran;
d. Kemualiaan;
e. Kesejahteraan;
f. Kebersamaan dan Kesetiakawanan.
Harapan Desa Pamekaran untuk lima tahun kedepan yaitu pembangunan infrastruktur
dan fasilitas umum yang memadai, segala potensi yang ada didesa tergali dan dapat
dimanfaatkan secara optimal, meningkatnya kualitas kesehatan dan pendidikan, menjadi desa
percontohan disegala aspek.

2.1.2. Demografi Desa

Kondisi kependudukan sampai akhir tahun 2010 adalah sebagai berikut :

a. Jumlah Penduduk
1. Jenis kelamin
o Laki-laki : 1.530 orang
o Perempuan : 1.585 orang
o Jumlah : 3.223 orang
2. Kepala keluarga : 1.116 KK
3. Kewarganegaraan : 3.223 WNI

b. Jumlah penduduk menurut agama


1. Islam : 3.223 orang

c. Jumlah penduduk menurut usia


o Kelompok balita

- Usia 0 s.d 5 tahun : 201 orang

o Kelompok Pendidikan

- Usia 5 s.d 15 tahun : 474 orang

o Kelompok tenaga kerja

- Usia 15 s.d 55 tahun : 1.847 orang

o Usia 55 tahun ke atas : 593 orang

d. Jumlah penduduk menurut tingkat pendidikan

1. Tidak Tamat SD : 326 orang


2. Tamat SD : 2.382 orang
3. Tamat SLTP : 565 orang
4. Tamat SLTA : 385 orang
5. Tamat DI : 7 orang
6. Tamat DII : 2 orang
7. Tamat DIII : 5 orang
8. Tamat SI : 29 orang
9. Tamat SII : 1 orang

e. Jumlah penduduk dalam mobilitas /mutasi penduduk

1. Lahir : 45 orang
2. Mati : 15 orang
3. Datang :9 orang
4. Pergi :7 orang
f. Tingkat kepadatan penduduk Desa Pamekaran adalah………..orang/Ha

2.1.3. Keadaaan Sosial


Kebudayaan dan tradisi leluhur merupakan hal yang sangat dihormati dan
masih terus dilaksanakan oleh masyarakat DesaPamekaran.Seperti adat perkawinan
yang dilaksanakan melalui upacara pernikahan sunda.Biasanya pada malam hari
diadakan acara Jaipongan di tempat pesta perkawinan tersebut.

Desa Pamekaran merupakan desa yang masih kuat dalam kegiatan gotong
royong, atau dapat dikatakan ikatan kekeluargaan antar warga sangat kuat. Segala
bentuk kegiatan yang bertujuan untuk kepentingan orang banyak dilakukan secara
kerja sama, dalam arti setiap orang mempunyai rasa tanggung jawab untuk bekerja
dan ada beban moral yaitu rasa malu jika tidak ikut berperan dalam kegiatan tersebut.
Jadi ikatan sosial di Desa Pamekaran cukup erat. Ketika ada warga Desa Pamekaran
yang meninggal, maka warga secara bersama-sama membantu proses
penyelenggaraan jenazah.

Kondisi masyarakat yang ramah terhadap tamu dan saling menghormati antar
sesame.Budaya gotong royong dan tingkat swadaya masyarakat masih tinggi.Hal ini
dapat dilihat dari beberapa fasilitas umum yang dibuat secara bersama-sama seperti
mesjid Jami Darussalam dan Bedah Rumah untuk warga yang kurang mampu.
Adapun kelembagaan Sosial yang terdapat di Desa Pamekaran yaitu :
Jumlah anggota LPM 9 orang

Jumlah ketua RW 6 orang

Jumlah ketua RT 21 orang

Jumlah PKK 33 orang

Jumlah Desa Wisma 63orang

Jumlah Karangtaruna 1 kelompok

Jumlah Al-Hidayah 1 kelompok

Adapun kondisi sarana dan sarana peribadatan yang ada di Desa Pamekaranyaitu :
Jenis Jumlah Kondisi

Mesjid 13 Baik

Mushola 3 Baik

Puskesmas - Baik

Posyandu 3 Baik

Lapangan Sepak Bola 2 Kurang Baik

Lapangna Voly 3 Baik

2.1.4. Keadaan Ekonomi

Penduduk desa Pamekaran sebagian besar bekerja sebagai petani, dan sebagian lagi
sebagai buruh tani. Masyarakat banyak sebagai petani karena sebagian besar penduduk
desa Pamekaran memiliki sawah yang cukup luas untuk bertani. Untuk lebih jelas lagi
maka dapat dilihat pada tabel mata pencaharian masyarakat desa Pamekaran sebagai
berikut.

TABEL VI
MATA PENCAHARIAN POKOK
JENISPEKERJAAN LAKI-LAKI PEREMPUAN

Petani 401 orang 70 orang

Buruh tani 576 orang 112 orang

Buruh migran perempuan Orang 15 Orang

Pegawai negeri sipil 12 orang 4 Orang

Pengrajin industri rumah tangga 35 orang 8 orang

Pedagang keliling 15 orang 13 orang

Peternak 120 orang 30 orang

Montir -orang 21 orang

Pembantu rumah tangga Orang 80 orang

TNI 1 orang orang

POLRI Orang orang

Pensiunan PNS/TNI POLRI 7 orang orang

Dukun kampung terlatih Orang orang

Pengusaha kecil dan menengah 53 orang 11 orang

Karyawan perusahaan swasta 15orang 19 orang

Sumber: Profil Desa Pamekaran

Kondisi masyarakat di desa umumnya sangat beragam, khusus dibidang


perekonomian, Desa Pamekaran lebih dari desa lainnya. Masyarakat desa Pamekaran
memiliki beberapa usaha rumahan ( Home Industry ) yang cukup maju yakni makanan
ringan ( emping singkong, dll ). Mengenai tenaga kerja lainnya dapat dilihat dari table
berikut ini.

TABEL VII
TENAGA KERJA

TENAGA KERJA LAKI-LAKI PEREMPUAN

PENDUDUK USIA 18-56 TAHUN 903 ORANG 911 ORANG

PENDUDUK USIA 18-56 TAHUN YANG 811 ORANG 301 ORANG


BEKERJA

PENDUDUK USIA 18-56 YANG BELUM ATAU 92 ORANG 610 ORANG


TIDAK BEKERJA

PENDUDUK USIA 0-6 TAHUN 125 ORANG 131 ORANG

PENDUDUK MASIH SEKOLAH 7-18 TAHUN 211 ORANG 274 ORANG

PENDUDUK USIA 56 TAHUN KEATAS 263 ORANG 277 ORANG

ANGKATAN KERJA 92 ORANG 115 ORANG

JUMLAH 1.530 ORANG 1.585 ORANG

JUMLAH TOTAL 3.115 ORANG

Sumber: Profil Desa Pamekaran

Kualitas suatu tenaga kerja sangat berpengaruh terhadap pekerjaan seseorang,


untuk melihat kualitas angkatan kerja desaPamekaran, maka perhatikan table berikut ini.

TABEL VIII

KUALITAS ANGKATAN KERJA


ANGKATAN KERJA LAKI-LAKI PEREMPUAN

PENDUDUK USIA 18-56 TAHUN YANG BUTA 22 ORANG 31 ORANG


AKSARA DAN HURUF/ANGKA LATIN

PENDUDUK USIA 18-56 TAHUN YANG TIDAK 15 ORANG 29 ORANG


TAMAT SD

PENDUDUK USIA 18-56 TAHUN YANG TAMAT SD 631 ORANG 672 ORANG

PENDUDUK USIA 18-56 TAHUN YANG TAMAT SLTP ORANG ORANG

PENDUDUK USIA 18-56 TAHUN YANG TAMAT SLTA ORANG ORANG

PENDUDUK USIA 18-56 TAHUN YANG TAMAT ORANG ORANG


PERGURUAN TINGGI

JUMLAH ORANG ORANG

Sumber: Profil Desa Pamekaran

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) yang merupakan perbandingan jumlah


angkatan kerja dengan jumlah penduduk usia kerja yaitu 2 : 5. Sedangkan Tingkat
Pengangguran yang merupakan perbandingan jumlah pengangguran dengan jumlah
angkatan kerja yaitu 5 : 8.

d. Potensi Unggulan Desa Pamekaran

Basis ekonomi yang menjadi sektor unggulan yang dapat menggerakkan


pertumbuhan dan perkembangan desa berdasarkan letak geograpis, kebanyakan masyarakat
bercocok tanam dan berternak dan yang di kembangkan di desa \Pamekaran di antaranya :

- Padi
- Jagung
- Kacang tanah
- Ternak Sapi
- Kambing
- Biri-biri
- Ayam Bloiler/Pedaging.
Jumlah Kelompok Usaha/Home industri : 5 Kelompok
Jenis usaha yang di kembangkan :

o jitrek
o Sale
o Kelontong / Opak Manis
o Cireng

e. Pertumbuhan Ekonomi Desa Pamekaran

Dalam pengembangan dan peningkatan sumber daya alam ,DesaPamekaran i telah


membentuk Gabungan kelomopk tani yang terdiri dari…5……..kelompok tani dari berbagai
daerah yang bertujuan untuk meningkatan perekonomian Desa Pamekaran supaya lebih maju
dan berkembang dan supaya biasa meningkatkan tarap hidup masyarakat, dan dengan cara
demikian Alhamdulillah untuk Tahun 2010 pertumbuhan ekonomi Desa Pamekaran ada
peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya.Rata-rata pendapatan masyarakat perbulan: Rp
450.000,-

2.2. Kondisi Pemerintahan


2.2.1. Pembagian Wilayah Desa

1. Letak Wilayah

Desa Pamekaran Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang berada di


sebelah barat daya Ibu Kota Kabupaten Sumedang dan secara Geografis berada sebelah
barat wilayah Kecamatan Rancakalong dengan Batas-batas sebagai berikut :

o Sebelah Utara : Desa Suklamaju Kec. Rancakalong


o Sebelah Selatan : Desa Sirnamulya Kec. Sumedang Utara
o Sebelah Barat : Desa Ciherang Kec. Sumedang Selatan
o Sebelah Timur : Desa Rancakalong Kec. Rancakalong
Desa Pamekaran Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang sebuah Desa
yang memiliki wilayah seluas 509.206 Ha dan secara Topografis sebagian besar
wilayahnya terdiri dataran tinggi atau perbukitan.

2. lembaga pemerintahan

Kepala Desa/Lurah 1 orang


Sekretaris Desa 1 orang

Kepala Urusan Pemerintahan 1 orang

Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat 1 orang

Kepala Urusan Ekonomi Pembangunan 1 orang

Kepala Urusan Umum 1 orang

Kepala Urusan Keuangan 1 orang

Kepala Dusun 3 orang

Jumlah anggota BPD 9 orang

Jumlah anggota LPM 3 orang

Jumlah ketua RW 6orang

Jumlah ketua RT 21 orang

Jumlah PKK 33 orang

Jumlah Desa Wisma 63 orang

Jumlah Karangtaruna 1 kelompok

Jumlah Al-Hidayah 1 kelompok

2.2.2. Struktur Organisasi Pemerintah Desa


Gambar Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Desa Pamekaran

KEPALA DESA
BPD

2.2.2.

PELAKSANA TEKNIS
LAPANAGN SEKDES
 Uraian Tupoksi Perangkat Desa
1. KEPALA DESA

Kepala Desa mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan,


dan kemasyarakatan.
Dalam melaksanakan tugasnya, Kepala Desa mempunyai wewenang:

a. memimpin penyelenggaraan pemerintahan desa berdasarkan kebijakan yang ditetapkan


bersama BPD;
b. mengajukan rancangan peraturan desa;
c. menetapkan peraturan desa yang telah mendapat persetujuan bersama BPD;
d. menyusun dan mengajukan rancangan peraturan desa mengenai APB Desa untuk
dibahas dan ditetapkan bersama BPD;
e. membina kehidupan masyarakat desa;
f. membina perekonomian desa;
g. mengkoordinasikan pembangunan desa secara partisipatif;
h. mewakili desanya di dalam dan di luar pengadilan dan dapat menunjuk kuasa hukum
untuk mewakilinya sesuai peraturan perundang-undangan; dan
i. melaksanakan wewenang lain sesuai dengan perundang-undangan.

2. SEKRETARIS DESA

Dalam membantu Kepala Desa, Sekretaris mempunyai tugas:

a. memberikan saran dan pendapat kepada Kepala Desa;


b. memimpin, mengkoordinasikan dan mengendalikan serta mengawasi semua kegiatan
yang dilaksanakan unsur teknis lapangan, dan unsur pembantu Kepala Desa;
c. memberikan informasi mengenai keadaan Sekretariat Desa dan keadaan Desa;
d. merumuskan program kegiatan Kepala Desa;
e. membantu Kepala Desa dalam penyusunan atau perumusan rancangan Peraturan
Desa;
f. membantu Kepala Desa dalam menyusun laporan penyelenggaraan Pemerintahan
Desa kepada Bupati melalui Camat;
g. membantu Kepala Desa dalam menyusun laporan keterangan pertanggungjawaban
kepada BPD;
h. mengadakan dan melaksanakan persiapan rapat dan mencatat hasil-hasil rapat;
i. menyusun Rancangan Anggaran Penerimaan dan Belanja Desa;
j. menyusun keuangan Desa;
k. mengadakan kegiatan inventarisasi (mencatat, mengawasi, memelihara) kekayaan
Desa;
l. melaksanakan adminitrasi kepegawaian Aparat Desa;
m. melakukan kegiatan pencatatan mengenai penghasilan Kepala Desa dan Perangkat
Desa sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
n. mengumpulkan dan menganalisa data sumber penghasilan desa baru untuk
dikembangkan;
o. melakukan kegiatan administrasi pendapatan yang dikelola oleh Desa;
p. melakukan kegiatan administrasi keuangan Desa;
q. melakukan, menerima, dan mengendalikan surat-surat masuk dan keluar serta
melaksanakan kearsipan;
r. melaksanakan pengetikan surat-surat hasil-hasil persidangan dan rapat-rapat atau
naskah lainnya;
s. melaksanakan penyediaan, penyimpanan dan pendistribusian alat-alat tulis kantor
serta pemeliharaan dan perbaikan peralatan kantor;
t. menyusun jadwal serta mengikuti perkembangan pelaksanaan piket;
u. melaksanakan dan mengusahakan ketertiban dan kebersihan kantor dan bangunan lain
milik Desa;
v. menyelenggarakan pengelolaan Buku Administarsi Umum;
w. melaksanakan persiapan penyelenggaraan rapat dan penerimaan tamu dinas dan
kegiatan kerumahtanggaan pada umumnya; dan
x. melaksanakan tugas lain yang diberikan Kepala Desa.

3. KEPALA URUSAN UMUM

Kepala Urusan Umum dalam membantu Sekretaris Desa mempunyai tugas:

a. menerima dan mengendalikan surat masuk dan surat keluar, serta melaksanakan tata
kearsipan;
b. melaksanakan pengetikan surat-surat hasil persidangan dan rapat-rapat dan hasil
lainnya ;
c. melaksanakan penyediaan, penyimpanan dan pendistribusian alat-alat tulis kantor,
serta pemeliharaan dan perbaikan peralatan kantor;
d. menyusun jadwal serta mengikuti perkembangan pelaksanaan piket;
e. melaksanakan dan mengusahakan ketertiban dan kebersihan kantor serta bangunan
lain milik desa;
f. menyelenggarakan pengelolaan administrasi kepegawaian aparat desa;
g. melaksanakan pengelolaan adminitrasi kepegawaian aparat desa;
h. melaksanakan kegiatan kemasyarakatan termasuk kegiatan keamana dan ketertiban
serta Perlindungan Masyarakat (LINMAS);
i. menginventarisasi kegiatan dan personil keamanan lingkungan; dan
j. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Desa.

Tugas-tugas maksimal 3 (tiga) seksi lainnya yang disesuaikan dengan situasi dan
kondisi Desa yaitu melaksanakan kegiatan-kegiatan administrasi bidang kesejahteraan
rakyat, pelaksanaan perkembangan perekonomian di Desa dan pelaksanaan pembangunan
di Desa.

4. KEPALA DUSUN

Kepala Dusun adalah unsur pembantu Kepala Desa di wilayah kerja Dusun, bertugas
untuk membantu Kepala Desa di wilayah kerja Dusun dalam melaksanakan
penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

5. KEPALA URUSAN PEMERINTAHAN

a. Melaksanakan kegiatan administrasi penduduk desa


b. Melaksanakan dan memberikan pelayanan terhadap masyarakat dalam hal pembuatan
KTP.
c. Melaksanakan kegiatan administrasi usulan naturalisasi.
d. Melaksanakan pencataan administrasi pertanahan.
e. Melaksanakan pencatatan kegiatan monografi Desa.
f. Melaksanakan pencatatan kegiatan kemasyarakatan antara lain RW,RT,kegiatan
ketentraman, dan ketertiban serta pertahanan sipil.
g. Melaksanakan penyelenggaraan buku administrasi kepala desa dan kepentingan
kepala desa.
h. Merencanakan penyusunan anggaran penerimaan pengeluaran keuangan Desa.
i. Melaksanakan kegiatan administrasi Pemilu.
6. KEPALA URUSAN EKONOMI PEMBANGUNAN
a. Melaksanakan kegiatan administrasi pembangunan di desa.
b. Melaksanakan pencatatan hasil swadaya masyarakat dalam pembangunan di desa.
c. Menghimpun data potensi desa serta menganalisa dan memelihara untuk
dikembangkan.
d. Melaksanakan pencatatan dan mempersiapkan bahan guna pembuatan daftar usaha
rencana proyek/daftar usaha kegiatan serta mencatat daftar isian proyek/daftar isian
kegiatan.
e. Mengikuti dan melaporkan perkembangan keadaan dan kegiatan di bidang pertanian,
perindustrian, maupun pembangunan lainnya.
f. Mengikuti dan melaporkan perkembangan keadaan perekonomian ( KUD,
Perkoperasian, Perkreditan, dan lembaga perekonomian lainnya )
g. Melaksanakan pencatatan mengenai Tera Ulang dan memberikan pelayanan terhadap
masyarakat dalam hal permohonan pembuatan ijin usaha, ijin bangunan, dan lain lain.

7. KEPALA URUSAN KEUANGAN


a. Melaksanakan kegiatan pencatatan mengenai penghasilan Kepala Desa dan perangkat
desa yang sesuai dengan peraturan perundangan undangan yang berlaku.
b. Mengumpulkan dan menganalisa data sumber penghasilan desa yang baru untuk
dikembangkan.
c. Melakukan kegiatan administrasi pajak yang dikelola oleh Desa ( Pajak Radio,
IPEDA/PBB ) dan membantu kegiatan pencatatan pajak tumah tangga serta pajak
lainnya.
d. Melakukan kegiatan administrasi keuangan Desa ( Anggaran Penerimaan Pengeluaran
Keuangan Desa ) baik rutin maupun pembangunan.
e. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh sekretaris Desa.

8. KEPALA URUSAN KESEJAHTERAAN RAKYAT

a. Melaksanakan kegiatan pencatatan keadaan kesejahteraan rakyat/masyarakat


termasuk bencana alam, bantuan sosial, pendidikan dan kebudayaan, kesenian,
olahraga, pemuda, pramuka dan PMI di desa.
b. Menyelenggarakan inventarisasi penduduk yang tuna karya, tuna wisma susila, para
penyandang cacat baik mental maupun fisik, yatim piatu, jompo, panti asuhan, dan
pencatatan dalam rangka memasyarakatkan kembali bekas narapidana.
c. Mengikuti perkembangan serta melaporkan tentang keadaan kesehatan masyarakat,
PKK dan kegiatan lainnya di desa.
d. Mengikuti perkembangan serta mencatat kegiatan program kependudukan ( KB,
Ketenagakerjaan, Transmigrasi, Lingkungan Hidup ).
BAB III

POTENSI DAN MASALAH

3.1. Potensi

Sumber daya yang dimiliki oleh Desa Pamekaran yang sudah dieksploitasi maupun
yang belumyang dengan adanya sumber tersebut dapat dimanfaatkan sebagai penunjang
pencapaian pembangunan Desa Pamekaran.

Potensi Desa Pamekaran umumnya didalam bidang pertanian dan peternakan


sebagian besar warga desa Pamekaran mengembangkan perekonomiannya di bidang tersebut,
sedangkan untuk perhutanan dan perkebunan Desa Pamekaran sangat minim akan potensi
tersebut karena daerahnya merupakan pemukiman yang cukup padat sehingga hutan tidak
ditemukan.Untuk potensi pertanian dapat dilihat dari table berikut :

TABEL IX

POTENSI PEMILIKAN LAHAN PERTANIAN TANAMAN PANGAN

Jumlah keluarga memiliki tanah pertanian 900 Keluarga

Tidak memiliki 42Keluarga

Memiliki kurang 1 Ha 87Keluarga

Memiliki 1,0-5,0 Ha 166Keluarga

Memiliki 5,0-10 Ha 0Keluarga

Memiliki lebih dari 10 Ha 0Keluarga

Jumlah total keluarga petani 295 Keluarga

Sumber: Profil Desa Pamekaran


Untuk potensi dibidang peternakan dapat dilihat dari table berikut.

TABEL X

POTENSI BIDANG PETERNAKAN

JENIS TERNAK JUMLAH PERKIRAAN JUMLAH POPULASI


PEMILIK

Sapi 42 53

Kerbau 8 13

Ayam kampung 600 50.531

Bebek 5 120

Kambing 250 560

domba 210 489

Angsa 4 12

Kelinci 24 93

Anjing 15 211

Kucing 150

Sumber: Profil Desa Pamekaran

Untuk potensi yang berupa benda mati seperti bahan galian tidak ada ditemukan
tetapi untuk potensi sumber daya air cukup untuk memenuhi persediaan air desa
Pamekaran ini.

Untuk lebih jelasnya, maka dapat dilihat dalam tabel potensi air dansumber daya
air di bawah ini.

TABEL XI

POTENSI AIR DAN SUMBER DAYA AIR

JENIS JUMLAH(UNIT) PEMANFAAT(KK) KONDISI BAIK/RUSAK

MATA AIR 9 60 BAIK

SUMUR GALI 12 20 BAIK

SUMUR POMPA - - BAIK

PAM - - BAIK
PIPA 1 850 BAIK

SUNGAI 2 20 BAIK

Sumber: Profil Desa Pamekaran

Untuk potensi Sumber Daya Manusia dapat dilihat pada table dibawah ini :

1. Tidak Tamat SD : 640 orang


2. Tamat SD : 2.382 orang
3. Tamat SLTP : 565 orang
4. Tamat SLTA : 385 orang
5. Tamat DI : 7 orang
6. Tamat DII : 2 orang
7. Tamat DIII : 5 orang
8. Tamat SI : 23 orang
9. Tamat SII : 1 orang

NO PENGGUNAAN LUAS

1 Pemukiman 45 ha

2 Persawahan 130 ha

3 Perkebunan 169.761 ha

4 Pemakaman 2.5 ha

5 Pekarangan 4 ha

6 Taman 1.5 ha

7 Perkantoran 0.445 ha

8 Luas Prasarana Umum Lainnya Ha

9 Sawah Irigasi Teknis 130 ha

10 Sawah Irigasi ½ Teknis 10.000 ha

11 Sawah Tadah Hujan - ha


12 Tegalan 186.761 ha

13 Sekolah 1.5 ha

14 Jalan 0,900 ha

15 Daerah Tangkapann Air -ha

16 Lapangan Olah Raga 0.730 ha

Luas Desa 374,77ha

3.2.Masalah

Banyak faktor yang menjadi masalah didalam perencanaan pembaqngunan Desa


Pamekaran yang berupa

 Kewenangan Desa
- Ada jabatan yang rangkap dalam pengurusan pemerintahan desa
- Pembagian kewenangan mengenai tugas pokok dan fungsi di desa yang
tidak jelas dan seimbang
- Kesulitan dalam berkoordinasi dalam pelaksanaan kewenangan yang
dimiliki desa dengan UPTD yang ada di Desa Pamekaran
 Kelembagaan, Pemerintah dan Masyarakat
- Aparat pemerintah yang sudah tua.
- Lembaga trantib belum berkembang di setiap RW
- Anggota Lembaga BPD yang jarang berada di kantor desa
- Masyarakat yang kurang antusias terhadap kegiatan Pemerintah Desa
 Sumber Daya Manusia
- Pendidikan aparat pemerintah desa yang rendah
- Tingkat pendidikan masyarakat yang rendah
- Banyak warga yang kawin muda
- Tingkat kesehatan bagi keluarga miskin yang rendah
- Kurangnya tenaga ahli dalam bidang tertentu
 Sumber Daya
- Potensi alam yang belum dimanfaatkan
- Musim kemarau terbatasnya air
- Hasil panen dipengaruhi musim
- Longsor ketika hujan pada daerah perbukitan
 Keuangan Desa
- Sumber ADD dari Kabupaten yang terbatas
- Penggalian potensi desa untuk peningkatan PAD belum optimal
- Pembukuan kas Desa yang kurang baik
- Jumlah pendapatan desa dan program desa yang akan dijalankan kurang
seimbang
 Sarana dan Prasarana Fisik Desa
- Jalan desa sebagian rusak
- Jembatan yang rusak
- Keadaan lingkungan yang kurang sehat
- Gang kecil yang belum diperbaiki
- Fasilitas Olahraga yang kurang memadai, sedangkan Desa Pamekaran
adalah sentral (pusat) kegiatan di tingkat kecamatan Rancakalong
- Sarana lainnya kurang lengkap

BAB IV

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA

4.1. Visi dan Misi

Visi adalah cara pandang jauh kedepan kemana instansi pemerintah akan dibawa agar
dapat eksis,antisipatif,dan inovatif.Visi merupakan suatu gambaran yang menantang tentang
masa depan yang diinginkan oleh instansi pemerintah atau organisasi.Visi dibutuhkan oleh
suatu organisasi untuk mencapai tujuan dalam waktu tertentu,menentukan sikap dan tindakan
sebagai tolak ukur keberhasilan melaksanakan tugas.Untuk menca pai visi tersebut maka
diperlukan misi yang memuat kegiatan dan program pencapaian tujuan Desa Pamekaran.

4.1.1. Visi

Tuntutan terhadap pemerintah yang visioner agar segala sesuatu perkembangan


direncanakan dalam suatu program. Hal tersebut menuntut pemerintah Desa Pamekaranuntuk
membentuk sebuah visi yang berisi masukan serta saran dan pendapat maka dirumuskan visi
Desa Pamekaran kedepan yaitu :
““TERWUJUDNYA DESA PAMEKARAN SEBAGAI DESA YANG MAJU DAN SEJAHTERA YANG
DIDUKUNG OLEH MASYRAKAT YANG BERIMAN DAN BERAQWA KEPADA TUHAN YANG
MAHA ESA”

4.1.2. Misi

Untuk membahas visi DesaPamekaran, maka ditetapkan misi sebagai suatu bentuk
pernyataan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai. Misi ini akan memberikan arahan dan
pedoman dalam merumuskan kebijakan yang kemudian dijabarkan dalam bentuk program
kegiatan dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa Pamekaran untuk lima tahun kedepan
(2013). Adapun misi Desa Pamekaranyaitu ;

a. Menciptakan Masyarakat yang Beriman dan Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa
b. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui Bidang Pertanian, Peternakan
dan Agribisnis
c. Meningkatkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas serta dengan melaksanakan
Program Dikdas 9 Tahun
d. Menekan angka kemiskinan dengan memprioritaskan masyarakat yang produktif,
kreatif dan inovatif dengan bantuan pasilitas dana bergulir PNPM dan Raksa Desa.

4.2.Kebijakan Pembangunan
Merupakan suatu kebijakan yang diambil oleh desa dalam pembangunan
secara menyeluruh dalam pengembangan desa maupun dalam pencapaian visi yang
telah ditetapkan oleh Pemerintah Desa Pamekaran.
.Arah kebijakan Pembangunan Desa
Kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Pamekaran
mengacu kepada ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh desa yang menjadi
skala prioritas yang berdasarkan kesepakatan untuk dijadikan pedoman atau petunjuk
dalam pelaksanaan program.

A.Bidang Pemerintahan.

1. Program peningkatan kualitas perangkat desa.


2. Program peningkatan kapasitas lembaga pemerintahan dan kemasyarakatan..
3. Program peningkatan sarana/prasarana pemerintah desa.
4. Program peningkatan kegiatan koordinasi dan konsolidasi.

B. Bidang Ekonomi dan Infrastruktur.

1. Program peningkatan pembinaan lembaga-lembaga ekonomi masyarakat.


2. Program peningkatan dan penataan
sarana/prasarana,jalan/jembatan,pengairan,pendidikan,kesehatan dan perumahan.

C. Bidang social budaya.

1. Program peningkatan kegiatan PHBN dan keagamaan.


2. Program peningkatan kapasitas karang taruna.
3. Program peningkatan pemberdayaan perempuan.
4. Program peningkatan pelaksanaan Wajar Dikdas 9 tahun.
5. Program peningkatan desa siaga.
6. Program peningkatan penanganan keluarga miskin ( Gakin ).
4.2.1. Potensi dan Masalah
1. Potensi

Sumber daya yang dimiliki oleh Desa Pamekaran yang sudah dieksploitasi maupun
yang belumyang dengan adanya sumber tersebut dapat dimanfaatkan sebagai penunjang
pencapaian pembangunan DesaPamekaran.

Potensi Desa Pamekaran umumnya didalam bidang pertanian dan peternakan


sebagian besar warga desa Pamekaran mengembangkan perekonomiannya di bidang tersebut,
sedangkan untuk perhutanan dan perkebunan Desa Pamekaran sangat minim akan potensi
tersebut karena daerahnya merupakan pemukiman yang cukup padat sehingga hutan tidak
ditemukan.
Potensi air bersumber dari air tanah yang sebagian besar masyarakat Desa
Pamekaran menggunakan sumur galian untuk keperluannya.Sumber air sangat banyak
sehingga dimusim kemarau masih tersedia air yang cukup.Sumber mata air sedikit digunakan
oleh warga Desa karena hanya dimanfaatkan oleh dusun yang dekat dengan sumber mata air
tersebut.Tetapi ada juga warga yang menggunakan air yang berasal dari PAM. Sungai juga
dapat digunakan oleh sebagian warga untuk memenuhi kebutuhannya.Sehingga potensi air di
Desa Pamekaran dapat digolongkan sangat potensial dalam mendukung pembangunan Desa.
Untuk potensi lahan sangat beragam terutama digunakan sebagai lahan pertanian
bagi warga Desa.Karena sebagian besar masyarakat bekerja sebagai Petani.Lahan pertanian
yang sangat luas tentunya dapat dimanfaatkan sebagai sumber penghasilan masyarakat dan
PADes. Adanya tambak yang digunakan

4.2.2. Program Pembangunan Desa


Program pembangunan Desa Pamekaran merupakan kumpulan kegiatan yang
sistematis dan terpadu untuk mencapai sasaran tertentu yang mana berpedoman pada arah
kebijakan pembangunan desa yang memuat kegiatan yang akan dilaksanakan oleh
Pemerintah DesaPamekaran.. Adapun program pembangunan Desa Pamekaran yaitu :

A.Bidang Pemerintahan.

1. Program peningkatan kualitas perangkat desa.


 Kegiatan pelatihan aparatur pemerintah desa.
 Pemberian kesejahteraan yang layak.
2. Program peningkatan kapasitas lembaga pemerintahan dan kemasyarakatan.
 Pemberian dana intensif dan operasional pengurus
BPD,LPM,RT,RW,Karang Taruna,Al-Hidayah dan PKK.
3. Program peningkatan sarana/prasarana pemerintah desa.
 Pengadaan sarana computer dan meubelair
 Pemeliharaan dan rehabilitasi gedung kantor desa.
 Pengadaan alat tulis kantor dan profil desa,pemeliharaan sarana
Kamtibmas dan peningkatan Sistem Keamanan Lingkungan.
4. Program peningkatan kegiatan koordinasi dan konsolidasi.
 Penyelenggaraan Musrenbang Desa.
 Kegiatan rapat-rapat di desa dalam pengambilan keputusan.
 Kegiatan perjalanan dinas ke kecamatan dan kabupaten.

B. Bidang Ekonomi dan Infrastruktur.

3. Program peningkatan pembinaan lembaga-lembaga ekonomi masyarakat.


 Pembinaan kelompok UEP dan SPP serta BUMDES.
 Pembinaan kelompok tani.
 Pembinaan kelompok Gakin Produktif.
4. Program peningkatan dan penataan
sarana/prasarana,jalan/jembatan,pengairan,pendidikan,kesehatan dan perumahan.
 Pembuatan dan pemeliharaan jalan desa dan gang serta jembatan.
 Pemeliharaan jaringan irigasi pedesaan.
 Pembangunan dan pemeliharaan bangunan tempat pendidikan
TK,SD/MI,SMP/MTs dan bangunan tempat pendidikan lainnya.
 Pembangunan dan pemeliharaan gedung polindes dan posyandu.
 Optimalisasi kegiatan pemugaran rumah tidak layak huni bagi keluarga miskin.

C. Bidang social budaya.

7. Program peningkatan kegiatan PHBN dan keagamaan.


 Kegiatan dalam rangka peringatan hari ulang tahun kemerdekaan RI
 Musabaqoh Tilawatil Qur’an
 Pengajian rutin.
8. Program peningkatan kapasitas karang taruna.
 Pembinaan karang taruna dan generasi muda
 Pembinaan olah raga dan kesenian.
9. Program peningkatan pemberdayaan perempuan.
 Optimalisasi kegiatan 10 program pokok PKK
 Pembinaan lansia dan Al-Hidayah.
10. Program peningkatan pelaksanaan Wajar Dikdas 9 tahun.
 Penyuluhan kepada warga tentang arti pentingnya pendidikan.
 Kejar paket A,B,dan C.
11. Program peningkatan desa siaga.
 Kegiatan PHBS
 Pelatihan kader kesehatan.
 Penyuluhan kesling.
 Kegiatan K-3
12. Program peningkatan penanganan keluarga miskin ( Gakin ).
 Bantuan subsidi beras miskin ( RASKIN )
 Bantuan modal usaha Gakin produktif
 Optimalisasi pelaksanaan Askeskin.

4.2.3. Strategi Pencapaian

Program Desa Pamekaran diawali dari musyawarah Desa yang dihadiri oleh tokoh-
tokoh masyarakat, tokoh Agama, RT / RW, Pemerintah Desa beserta BPD dalam rangka
penggalian gagasan. Dari penggalian gagasan tersebut dapat diketahui permasalahan yang
ada di Desa dan kebutuhan apa yang diperlukan oleh masyarakat sehingga aspirasi seluruh
lapisan masyarakat bisa tertampung.
Sebagai wakil dari masyarakat BPD berperan aktif membantu pemerintah
DesaPamekaran dalam menyusun program Pembangunan.Pemerintah Desa beserta BPD
merumuskan program Pembangunan Desa, dalam hal ini menyusun Pembangunan apa yang
sifatnya mendesak dan harus dilakukan dengan segera dalam arti menyusun skala prioritas.