Anda di halaman 1dari 2

Analisis PICO

a. Problem/Patient
Peserta PROBIT sebanyak 17.046 peserta dengan riwayat persalinan spontan tunggal
dengan usia lebih dari 37 minggu dengan berat lebih dari 2500 gram dalam periode waktu antara
tahun 1996 hingga 1997 di Belarusia yang berfokus pada efek antropometri pada masa neonatus
terhadap kognitif dan perilaku pada masa anak-anak.
Dari 17.046 anak, 16.692 (98%) dihitung pengukuran penambahan Berat Badan
neonates(NWG). Jumlah anak yang secara lengkap dihitung berdasarkan NWG, seluruh variable,
dan hasilnya adalah 13.480 (79%) untuk IQ, 13815(81%) untuk SDQ yang dilakukan oleh orang
tua, dan 12.016 (70%) untuk SDQ yang dilaporkan oleh guru.

b. Intervention
Data berat badan lahir dan lingkar kepala saat lahir diperoleh dari rekam medis rumah
sakit dan dilakukan kunjungan untuk diukur kembali berat badan dan lingkar kepala pada usia
bayi 1 bulan oleh mahasiswa pendidikan dokter spesialis anak untuk dilihat penambahan berat
badan dan lingkar kepala sejak lahir hingga usia 1 bulan.
Hasil kognitif pada anak dilihat pada usia 6,5 tahun dengan menggunakan Wechsler
Abbreviated Scales of Intelligence (WASI). Penilaian perbendaharaan kata dan bahasa dilakukan
dengan pengukuran Verbal IQ(VIQ) dan penyusunan angka-angka serta desain pola-pola
dilakukan untuk menilai Performance IQ (PIQ). PIQ dan VIQ di gabungkan kedalam nilai Full-
scale IQ(FSIQ), sedangkan untuk melihat hasil perilaku dengan menggunakan Strength and
Difficulties Questionnaire (SDQ).
c. Comparisson
Pada penelitian ini diperlihatkan perbandingan dengan menggunakan kuartil dari:
1. NWG dan skoring IQ
2. NWG dan skoring SDQ, perbandingan antara SDQ yang dilakukan orang tua dan
guru.
d. Outcome
Ditemukannyaa hubungan antara penambahan berat badan neonatus dengan perilaku
pada umur 6,5 tahun dimana anak dengan hasil penambahan BB neonatus yang tinggi akan
mendapatkan hasil 1,5 point (95%CI 0,8 sampai 2,2) lebih tinggi skoring dibandingkan dengan
hasil penambahan BB neonatus yang rendah rendah.. Hasil dalam penelitian ini juga
ditemukannya manfaat penambahan berat badan yang baik pada neonatus untuk kemampuan
kognitif pada masa anak anak

2. Telaah Kritis VIA


a. Validity
Penelitian ini menggunakan design penelitian RCT menggunakan metode random sampling
parallel analysis. Untuk menyingkirkan faktor perancu seperti antara berat badan bayi dan usia
gestasi yang mana terdapat hubungan collinear, penelitian ini menggunakan cara pengukuran
zscore untuk menyesuaikan berat badan lahir sesuai gestasi yang dibagi kedalam kuartil kuartil.

b. Importance
Hasil penelitian ini adalah ditemukannya hubungan antara penambahan berat bedan
neonatus dengan perilaku serta kemampuan kognitif pada masa anak anak, sehingga penting
sekali manajemen pemberian makanan secara baik pada masa neonatus, mengingat banyak sekali
didapatkan kesulitan pemberian makanan pada masa tersebut.
c. Applicability
karakteristik populasi pasien dalam riset dan pasien dalam praktik seharii-hari: dapat diterapkan
dalam praktik dokter di Indonesia.