Anda di halaman 1dari 1

Kalimah Huruf dapat dibedakan dengan Kalimah-Kalimah yang lain, yaitu Kalimat selain yang

dapat menerima tanda Kalimah Isim dan tanda Kalimat Fi’il, atau Kalimat yang tidak bisa
menerima tanda-tanda Kalimat Isim dan Fi’il. Kemudian dicontohkannya dengan Lafad ‫ في‬,‫هل‬,
dan ‫ لم‬, ketiga contoh Kalimat Huruf tsb menunjukkan penjelasan bahwa Kalimat Huruf terbagi
menjadi dua:

Alfiyah Bait 12-13-14

 Kalimah Huruf Ghair Mukhtash (Tidak Khusus), bisa masuk pada Kalimat Isim, juga
bisa masuk pada Kalimat Fi’il. Contoh ‫ هل‬:

‫َه ْل َز ْي ٌد قَا ِئ ٌم َو َه ْل قَا َم َز ْي ٌد‬


Apakah Zaid orang yg berdiri? Dan apakah Zaid telah berdiri?

Lafadz “HAL” yang pertama masuk pada Kalimat Isim dan “HAL” yang kedua masuk pada
Kalimat Fi’il.

 Kalimat Huruf Mukhtash (Khusus), khusus masuk pada Kalimat Isim contoh ‫في‬, dan
khusus masuk pada Kalimat Fiil contoh ‫ لم‬:

‫لَ ْم يَقُ ْم َز ْي ٌد فِي الد َِّار‬


Zaid tidak berdiri di dalam Rumah.

Macam huruf
1. Yang masuk pada isim: jar, inna dan akhwatnya, nida dan istisna.
2. Yang masuk pada fiil : huruf nashab dan huruf jazm
3. Yang masuk pada isim dan fiil :huruf athaf dan hal.