Anda di halaman 1dari 3

Produk Info

ALBUNORM® 25% - 100 ml

Foto Product

Nama Produk Albunorm® 25%


Isi/Kandungan Human Albumin 25%-100ml mengandung 25 gram albumin
Mengandung ≥ 96% human albumin

Kandungan Natrium 144-160 mmol/L.


Albunorm 25% adalah larutan hiperonkotik.

Bentuk sediaan Cairan untuk injeksi.


Cairan jernih, sedikit kental, berwarna kuning, atau kehijauan.
Indikasi Mengembalikan dan menjaga volume darah yang bersirkulasi ketika kekurangan
cairan (hipovolemia) terjadi dan penggunaan koloid diperlukan.

Cara pemberian Infus albumin dapat langsung diberikan secara intravena atau dapat diencerkan
dengan cairan isotonik (misal glukosa 5% atau NaCl 0,9%).

Kontra indikasi Hipersensitif pada sediaan albumin atau bahan tambahannya.

Over dosis Hypervolaemia dapat terjadi apabila dosis dan kecepatan infus terlalu cepat.
Tanda klinis ditunjukan dengan adanya overload cardiovaskular (sakit kepala,
sesak nafas, pembendungan vena jugularis), peningkatan tekanan darah.

Efek Samping Reaksi ringan seperti kemerahan, urticaria, demam dan mual jarang terjadi. Reaksi
tersebut dapat hilang jika kecepatan infus dikurangi atau dihentikan.

Tidak pernah dilaporkan adanya kejadian transmisi virus pada albumin yang dibuat
menggunakan standard European Pharmacopeae.

Pharmakodinamik Farmakoterapi grup: penganti darah dan fraksi protein plasma.

Albunorm merupakan human albumin 25 g / 100 ml yang bersifat hyperoncotic


untuk plasma normal.

Fungsi fisiologis paling penting dari albumin adalah berperan menjaga tekanan
onkotik darah dan fungsi transportasi. Albumin menstabilkan volume sirkulasi
darah dan merupakan pembawa hormon, enzim, produk obat dan racun/toxin

Pharmakokinetik Dalam kondisi normal, total kadar albumin adalah 4-5 g / kg berat badan dimana
40-45% terdapat dalam pembuluh darah dan 55-60% berada di luar pembuluh
darah. Peningkatan permeabilitas kapiler akan mengubah pergerakan albumin dan
distribusi abnormal dapat terjadi pada kondisi seperti luka bakar atau syok septik.

Pada keadaan normal, waktu paruh Albunorm sekitar 19 hari.

Pada pasien yang sehat, kurang dari 10% albumin akan meninggalkan
intravaskular pada 2 jam pertama pemberian infus albumin. Sedangkan pada
kondisi pasien dengan penyakit kritis, maka sebagian besar albumin dapat keluar
dari pembuluh darah pada sejumlah besar.

Bahan tambahan N-acetyl tryptophen, caprylic acid, sodium, potassium.


Ketidak sesaian Albunorm tidak boleh dicampurkan dengan produk penagobatan lainnya, whole
blood, PRC, cairan pelarut.
Interaksi obat Tidak ada spesifik interaksi antara albumin dengan produk lainnya.
Cara  Jangan disimpan pada suhu lebih dari 25C.
penyimpanan  Jangan dibekukan.
 Hindari sinar matahari secara langsung.

Masa 3 tahun.
penyimpanan
Cara Pengiriman  Hindari sinar matahari secara langsung
 Tetap mempertahankan suhu di sekeliling produk 25C selama perjalanan.
Dosis  Dosis tergantung kepada: berat badan, derajat keparahan, kadar albumin
plasma, dan kadar albumin yang diinginkan.
 Rumus kebutuhan albumin:
…. gr = (C2 – C1) x 0,4 x BB x 2
C2 : konsentrasi albumin yang diinginkan
C1 : konsentrasi albumin pasien
BB : Berat badan.