Anda di halaman 1dari 4

Fluida dalam Tubuh Kita

FLUIDA DALAM TUBUH MANUSIA

Disusun oleh : Farras Prasetyo Cahyono

Seperti yang kita tahu bahwa kandungan cairan tubuh kita sekita 60%-70%. Kandungan cairan tersebut
dapat meliputi segala hal tentang pembuluh darah, cairan-cairan yang ada pada organ-oragan kita,
bahkan diluar cairan dalam tubuh kita terdapat sistem pernafasan yang mana melibatkan gas-gas dari
luar sehingga dapat kita hirup. Maka dari itu dapat kita cermati bahwa didalam tubuh kita ini sangat
berhubungan dengan konsep-konsep mekanika fluida.

Fluida dalam tubuh manusia di bagi menjadi 4 yaitu :

a. Dalam pembuluh darah

b. Dalam bolah mata

c. Dalam ibu hamil terdapat dalam uterus : cairan amnion

d. Gas yang berkaitan dalam system pernafasan

konsep-konsep yang berkaitan dengan mekanika fluida:

Hukum Kontinuitas:
kecepatan pembuluh darah tergantung pada perbedaan luas penampang pembuluh darah , perubahan
tekanan , panjang pembuluh darah dan viskositas

Hukum Bernauli :

Memperbaiki kelemahan dari kontinuitas yang tidak memperhitungkan faktor masa jenis dan beda
ketinggian

Aliran darah pada tubuh manusia adalah :

Darah mengalir keseluruh bagian tubuh secara terus menerus untuk menyuplai oksigen dan zat-zat
nutrisi yang di pompa oleh jantung

Jumlah darah yang mengalir pada orang dewasa 4,7 - 5,7 darah mengalir dalam system sirkulasi tanpa
henti

Darah merupakan zat cair yang terdari dari : plasma dan sel-sel darah (eritrosit , leukosit dan trombosit )

Adanya sel-sel darah menyebabkan adanya semacam pergesaran internal antara lapisan yang
berdampingan sehingga menyebabkan adanya viskositas

Aliran darah di bagi menjadi dua yaitu

download%2B%25283%2529.jpg

images%2B%25285%2529.jpg

LAMINAR :

1. Aliran yang sama

2. Kecepatan melalui titik tertentu

3. Aliran tidak bersuara

Aplikasinya pada sel-sel dalam arteri tidak merata karena banyak di bagian tengah dari pada bagian tepi

contoh : pembuluh darah yang lebih kecil dapat masuk ke cabang arteri dan di dalam cabang arteri
terdapat penyaringan.
TUBULEN :

1. Alirannya tidak terarur

2. darah mengalir dengan tahanan yang jauh lebih besar dari pada laminar karena menambah gesekan
aliran dalam pembuluh darah

Aplikasinya pada stetoskop dapat terdengar bunyi jantung saat pengukuran tekanan darah

Faktor – faktor yang mempengaruhi aliran darah pada pembuluh darah

1. Merupkan penyebab terdorongnya pembuluh

2. Darah akan mengalirdari tekanan tinggi ke tekanan yang rendah

3. Aliran darah sebanding dengan perbedaan tekanan

Faktor – faktor mempengaruhi debit pada darah

Efek diameter terhadap pembuluh : semakin besar diameter pembuluh kecepatan aliran akan semakin
besar

Efek tahanan terhadap zat cair : semakin panjang diameter pembuluh maka akan semaikin besar pula
zat cairmendapatkan ketahanan

Efek tekanan pada debit terhadap debit : zat cair akan mengalir dati tekanan tertinggi ke tekanan yang
rendah sebanding dengan tekanan
Efek kekentalan terhadap debit : semakin kental cairan yang melewati pembuluh semakin besar gesekan
terhadap dinding pembuluh

Faktor yang mempengaruhi viskositas darah

Sel darah merah/hematrokit : semakin besar hematrokit semakin banyak gesekan yang terjadi antara
beberapa lapisan darah

Suhu tubuh : ketika darah menjadi dinggin , darah akan mengalir lebih lambat dan jika suhu tubuh turun
1 oc maka viskositas akan meningkat kurang dari 2

Kecepatan darah : bilah kadarnya naik maka viskositas akan naik dan sebaliknnya dan viskositas plasma
darah adalah sekitar 1,5 kali air

Tekanan pada bola mata :

Bentuk dan ukuran : dipertahankan oleh cairan aqueus hemerus

Aqueus hemerus adalah air yang dihasilkan dari mata secara terus menerus

Tonomoeter tekanan bola mata normal 12-23 mmhg