Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN PRAKTIKUM

SHIFT REGISTER
(Disusun untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Elektronika Digital 2 yang diampu oleh Mina
Naidah Gani, DUT., ST., M.Eng. , Nila Novita Sari, S.ST., M.Sc. , dan Rifa Hanifatunnisa, SST.,
M.T.)

Disusun oleh :
Muhammad Arfi Taftanzani NIM 171344019
Sophia Agustina Suzanthi NIM 171344028
2 NK

Tanggal Praktikum:
Jum’at, 15 Maret 2019

Tanggal Pengumpulan Laporan :


Jum’at, 22 Maret 2019

D4 - TEKNIK TELEKOMUNIKASI
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
TAHUN AJARAN 2019/2020
A. LANDASAN TEORI

Register geser (Shift register) merupakan salah satu piranti fungsional yang banyak digunakan
di dalam sistem digital. Pada sistem digital register geser digunakan untuk menggeser suatu data.
Pergeseran data pada register dapat dilakukan dalam dua arah yaitu ke arah LSB (Low Significant
Bit) dan ke arah MSB (Most Significant Bit). Register geser dikelompokkan sebagai rangkaian
logika, dan oleh sebab itu suatu register disusun dari flip-flop. Register geser digunakan sebagai
memori sementara dan untuk pergeseran data ke kiri atau ke kanan. Register geser dapat juga
digunakan untuk mengubah format data seri ke paralel atau dari paralel ke seri.

Gambar Ilustrasi Pergeseran Data pada Shift Register

Suatu metode pengidentifikasian register geser adalah bagaimana data dimuat dan dibaca dari
unit penyimpanan, seperti yang ditunjukan pada gambar diatas. Dari sistem kerja dari register
geser, register geser dapat di klasifikasikan dalam beberapa jenis sebagai berikut :

1. Register SISO (Serial In Serial Out Register)


Register geser jenis ini tidak mengubah format data, karena dengan data input seri
dan dikeluarkannya dalam format seri juga, yang berubah adalah nilai dari data tersebut.
Rangkaian Register SISO dengan D Flip-Flop

2. Register SIPO (Serial In Parallel Out Register)


Register geser ini akan menggeser data seri dan mengeluarkannya dalam format
paralel tanpa mengubah nilai data tersebut.

Rangkaian Register SIPO dengan D Flip-Flop

3. Register PISO (Parallel In Serial Out Register)


Register geser ini hanya mengubah format data paralel menjadi serial tanpa
mengubah nilai dari data tersebut.
Rangkaian Register PISO dengan D Flip-Flop

4. Register PIPO (Parallel In Parallel Out Register)


Register geser tipe ini akan mengubah nilai dari data yang digeser dengan format
data tetap paralel.

Rangkaian Register PIPO dengan D Flip-Flop

D FLIP FLOP
D Flip-flop pada dasarnya merupakan modifikasi dari S-R Flip-flip yaitu dengan
menambahkan gerbang logika NOT (Inverter) dari Input S ke Input R. Berbeda dengan S-R Flip-
flop, D Flip-flop hanya mempunyai satu Input yaitu Input atau Masukan D. Berikut ini diagram
logika D Flip-flop.
Berikut merupakan tabel kebenaran dari D Flip Flop :
Clk D Q (t+1)
0 X Q (t)
1 0 0
1 1 1

SR FLIP FLOP
S-R adalah singkatan dari “Set” dan “Reset”. Sesuai dengan namanya, S-R Flip-flop ini
terdiri dari dua masukan (INPUT) yaitu S dan R. S-R Flip-flop ini juga terdapat dua Keluaran
(OUTPUT) yaitu Q dan Q’. Rangkaian S-R Flip-flop ini umumnya terbuat dari 2 gerbang logika
NOR ataupun 2 gerbang logika NAND. Ada juga S-R Flip-flop yang terbuat dari gabungan 2
gerbang Logika NOR dan NAND.

Rangkaian berikut merupakan rangkaian inti dari RS flip-flop. RS flip-flop dapat dibuat
dengan menyusun 2 buah gerbang nand atau sering disebut juga dengan Nand Gate Latch.
Rangkaian Nand Gate Latch merupakan inti dasar dari flip-flop. Adapun fungsi masing-
masing pada bagian diatas adalah sebagai berikut

 Pin S. berfungsi untuk mengeset nilai Q dari 0 menjadi 1 (proses memasukkan data).
 Pin R berfungsi untuk mereset nilai Q dari 1 menjadi 0 (proses penghapusan data)
 Pin Q merupakan pin output
 Pin Q’ merupakan pin output komplementer yang selalu berkebalikan dengan nilai Q.

Berikut merupakan tabel kebenaran dari SR Flip Flop :


S R Q Q’ Ket
0 0 1 1 Memori
0 1 1 0 Set
1 0 0 1 Reset
0 1
1 1 Avoid
1 0

B. TUJUAN
 Memahami cara kerja SR Flip-Flop.
 Memahami cara kerja D Flip-Flop.
 Mengetahui dan memahami cara kerja Shift Register SISO dan SIPO.
 Mengetahui dan memahami perbedaan Shift Register SISO dan SIPO.

C. ALAT DAN KOMPONEN


1. IC 7400 1 buah
2. IC 7474 2 buah
3. Resistor 330Ω 6 buah
4. LED 6 buah
5. Protoboard 1 buah
6. Power Supply 1 buah
7. Multimeter 1 buah
8. Kabel secukupnya
D. LANGKAH KERJA
1. Siapkan alat dan komponen seperti Protoboard, IC, kabel, DC Power Supply dan
Multimeter.
2. Susun dan rangkai pada papan percobaan (protoboard) seperti yang ditunjukkan pada
gambar.
3. Pasangkan IC secara vertikal pada Protoboard lalu pasangkan kabel sesuai dengan
konfigurasi IC yang digunakan. Vcc dihubungkan kepada positif pada DC Power
Supply yang ditandai dengan kabel merah dan ground dihubungkan kembali ke ground
yang ditandai dengan kabel hitam.
4. Hubungkan Banana dengan DC Power Supply.
5. Atur DC Power Supply hingga sebesar 5V.
6. Ukur tegangannya menggunakan Multimeter.
7. Berikan catu daya pada rangkaian sebesar 5 volt DC.
8. Lakukan percobaan sesuai yang diperintahkan pada soal.
9. Catat hasil pengamatan dan pengukurannya.

E. ANALISA
1. Buatlah rangkaian clock menggunakan SR-FF!
 GAMBAR RANGKAIAN

 TIMING DIAGRAM

Clock / Q’
 ANALISIS

Langkah awal untuk membuat rangkaian shift register SISO dan SIPO adalah dengan
membuat sebuah rangkaian SR-FF menggunakan NAND gate. SR-FF ini berfungsi sebagai clock
manual yang nantinya akan di sambungkan ke rangkaian shift register, karena sifatnya manual
maka kita bisa mengontrol clock yang akan kita gunakan nantinya.

Kita mengambil sisi Q’ yang nantinya di sambungkan ke rangkaian shift register. Adapun
tabel kebenaran SR-FF adalah sebagai berikut:

TABEL KEBENARAN SR-FF

Seperti pada tabel kebenaran, dapat dilihat bahwa output dari Q’ berubah ubah setiap kita
bergantian memasukkan input S dan R. Hal ini lah yang menjadikan ia sebagai clock yang akan
kita gunakan. Pada percobaan sebelumnnya juga kita mendapatkan clock ini akan mentrigger
rangkaian shift register pada sisi naik.
2. Buatlah rangkaian Serial Input Serial Output (SISO) dan Serial Input Paralel
Output (SIPO) !
 GAMBAR RANGKAIAN

 TIMING DIAGRAM

clck

D
 ANALISIS
Q1
Q2

Q3

Q4
 ANALISIS

Pada praktikum ini kita dapat melohat bahwa input yang kita masukan lewat input D akan
bergeser setiap kita “memainkan” clock SR-FF, dan input yang baru akan masuk menggantikan
input sebelumnya. Begitu seterusnya sampai semua bilangan yang ingin kita coba diinputkan ke
rangkaian register shift.

SISO adalah Serial Input Serial Output, yang artinya kita menginputkan nilai secara
bergantian dan hanya masuk lewat “D” yang pertama dan bergeser ke FF selanjutnya sampai
terakhir. Karena Serial Output, kita hanya melihat output di FF terakhir yaitu Q4. Apabila output
sama dengan input maka hasilnya benar.

Begitupun SIPO (Serial Input Paralel Output) kita menginputkan nilai secara bergantian
lewat “D” yang pertama, namun perbedaannya kita melihat outputnya pada keselurah Q
(Q1,Q2,Q3,Q4). Kita melihat outputnya saat input pertama berada pada Q4, apabila Q4,Q3,Q2,Q1
sama dengan Input1,Input2,Input3,Input4 maka hasilnya benar.

Pada percobaan kemarin kami mendapatkan nilai output sama dengan input baik SISO
maupun SIPO, dan dapat disimpukna bahwa percobaan kami yang kemarin telah berhasil.

F. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil praktikum yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Register
geser merupakan memori sementara karena menyimpan data yang dimasukkan. Register geser
dapat dibuat dengan D flip-flop ataupun SR flip-flop.
Adapun fungsi dari register geser atau shift register adalah sebagai berikut :
 Menyimpan data biner untuk sementara
 Merubah data dari seri menjadi paralel
 Merubah data paralel menjadi seri

G. DAFTAR PUSTAKA
http://elektronika-dasar.web.id/shift-register-register-geser/
https://teknikelektronika.com/pengertian-flip-flop-jenis-flip-flop/
https://www.jalankatak.com/id/rs-flip-flop/