Anda di halaman 1dari 5

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny.U.

DENGAN GANGGUAN HARGA


DIRI RENDAH DI RUANG BANGAU RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI
JAWA BARAT BANDUNG

DI SUSUN OLEH:

GILBRAN HABIBILAH
AKX.16.049

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN


BHAKTI KENCANA BANDUNG
PROGRAM STUDI DIII- KEPERAWATAN
KONSENTRASI ANESTESI
Jalan Soekarno Hatta No.754 BANDUNG
IV. PELAKSANAAN

No.
Hari/
DX Implementasi Evaluasi Formatif Paraf
tgl/Jam
/TUK
09/02-18 I “ Selamat pagi, Bu.” S : “Saya WaU Genep, panggil
“Nama saya Wan DamaUti, saja saya Bu U.”
biasa dipanggil Wan. Nama O : Kontak mata baik, pasien
Bu siapa? “ tampak ramah, klien mau
“Saya boleh panggil Bu mengulurkan tangan
siapa?”
Sambil mengulurkan tangan
dan berjabatan

“Bu U, boleh sya mengobrol S : “Iya boleh.”


dengan Bu selama 15 menit?” O : Kontak mata baik, pasien
tampak ramah.
“Bagaimana rasanya sekarang
Bu?” S : “sekarang saya merasa
sedikit baik.
O : Kontak mata baik, pasien
tampak ramah.
“Berapa umur Bu sekarang?”
S : “Umur saya sekarang 45
tahun.”
O : Kontak mata baik, pasien
“Bu berasal darimana, Bu?” tampak ramah.

S : “Saya berasal dari Br. X


Tegallalang”.
“Biasanya di rumah Bu U O : Kontak mata baik, pasien
melakukan kegiatan apa?” tampak ramah.

S : “Saya biasanya membantu


istri saya melakukan pekerjaan
rumah karena saya sudah tidak
bekerja lagi”.
“Bagaimana rasanya kalau O : Kontak mata baik, pasien
sekarang Bu U melakukan tampak ramah.”
kegiatan itu di rumah?”
S : “Biasa saja.”
“Kalau boleh saya tahu apa O : Kontak mata baik, pasien
hobi Bu U?” tampak ramah.
”Kalau boleh, mengobrol
dengan saya” S : “Hobi saya mengurus anggrek”.
Biasanya saya membersihkan
“Ya itu bagus Bu U” anggrek-anggrek itu setiap sore.
O : Kontak mata baik, pasien
tampak ramah. Pasien tampak
tersenyum.
“Bu U punya hobi lain?”
S : “Biasanya saya mengurus
“Owwh.. iya...iya.” ayam-ayam peliharaan saya”.
O : Kontak mata baik, pasien
tampak ramah.
“Bu U, tanpa terasa kita sudah
mengobrol selama 15 menit. S : “Iya. Saya merasa senang
Sampai disini dulu ngobrol- mengobrol dengan adik.
ngobrolnya ya. O : Kontak mata baik, pasien
Bagaimana rasanya setelah tampak ramah.
ngobrol-ngobrol dengan saya
selama 15 menit?”

“Bu U, mau besok ngobrol-


ngobrol lagi dengan saya?” S : “Iya boleh!”
O : Kontak mata baik, pasien
“Kira-kira jam berapa Bu U tampak ramah.
mau ngobrol-ngobrol lagi?”
S : “Jam 4 sore ya”.
“Dimana tempat kita ngobrol- O : Kontak mata baik, pasien
ngobrol lagi?” tampak ramah.

S : “Ya, disini saja”.


O : Kontak mata baik, pasien
tampak ramah.

09/02-19 II “Selamat sore Bu U, masih S : “Selamat sore, Wan ya?”


ingat dengan saya?” O : Kontak mata baik, pasien
tampak ramah.

”Iya Bu U. Bagaimana S : “Saya baik-baik saja. Saya


rasanya sekarang? Apa sudah minum obat Ug diberikan
obatnya sudah Bu U minum dengan teratur”.
teratur?” O : Kontak mata baik, pasien
tampak ramah.

“Sekarang kira-kira Bu U S : “Masalah saya sekarang


punya masalah tidak?” cuma penyakit kencing manis
saya saja”.
O : Kontak mata baik, pasien
tampak ramah.
“Bagaimana biasanya Bu U S : “ Tidak ada masalah dik.
dengan keluarga atau Baik-baik saja. Saya hanya malu
tetangga, apa punya dengan keadaan saya saat ini.
masalah?” O :”Kontak mata baik, pasien
tampak ramah.

“Apa Ug Bu banggakan pada S : “Saya paling suka dengan


diri Bu?” mata saya dan saya tidak suka
dengan kaki saya karena jarinya
hilang”.
O : :”Kontak mata baik, pasien
tampak sedikit malu.

“Biasanya kalau Bu U punya S : “Biasanya saya


masalah Bu membicarakannya dengan
membicarakannya dengan keluarga saya”.
siapa?” Istri saya biasanya mau
mendengarkan saya bicara.”
O : Kontak mata baik, pasien
tampak gelisah.

“Bu U, tanpa terasa sudah 15 S : “Ya saya senang ngobrol-


menit kita ngobrol-ngobrol. ngobrol dengan adik.”
Sampai disini dulu ya Bu. O : Kontak mata baik, pasien
Bagaimana rasanya setelah tampak ramah.
ngobrol-ngobrol dengan saya
selama 15 menit?”

“Bu U, mau ngobrol-ngobrol


dengan saya lagi besok?” S : “Iya boleh!”
O : Kontak mata baik, pasien
“Kira-kira jam berapa besok tampak ramah.
Bu U mau ngobrol-ngobrol
lagi dengan saya?” S : “Jam 2 siang saja lagi”.
O : Kontak mata baik, pasien
“Dimana tempat kita ngobrol- tampak ramah.
ngobrol lagi Bu?”
S : “Iya disini saja lagi”.
O : Kontak mata baik, pasien
tampak ramah dan mau
tersenyum.
09/02-19 III “Selamat siang Bu U, masih S : “Selamat siang, Wan ya?!”
ingat dengan saya?” O : Kontak mata baik, pasien
tampak ramah.
”Bu U, bagaimana rasanya S : “Sekarang saya sudah merasa
sekarang?” Apa obat sudah Bu baik dan obat juga sudah saya
minum dengan teratur? minum dengan teratur”.
O : Kontak mata baik, pasien
tampak ramah.

“Biasanya kalau Bu U S : “Biasanya saya bercerita


mempunyai masalah, dengan keluarga dan anak-anak
bagaimana cara Bu U saya.
mengatasinya?” Setelah itu lega dah perasaan
saya”.
“Ya itu bagus Bu, supaya tidak O : Kontak mata baik, pasien
berat pikiran Bu”. tampak ramah.

“Bu U, tanpa terasa sudah 15 S : “Ya saya senang ngobrol-


menit kita ngobrol-ngobrol. ngobrol dengan adik.”
Sampai disini dulu ya Bu. O : Kontak mata baik, pasien
Bagaimana rasanya setelah tampak ramah.
ngobrol-ngobrol dengan saya
selama 15 menit?”

“Besok kita tidak ketemu lagi Bu,


waktu saya praktek disini sudah S : “Iya terimakasih juga dik!”
selesai. Bu U harus ingat apa O : Kontak mata baik, pasien
saja Ug telah kita obrolkan”. tampak ramah dan kooperatif
Terimakasih Bu. dengan anjuran perawat serta klien
mau tersenyum.