Anda di halaman 1dari 26

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN YANG MENGALAMI

FRAKTUR FEMUR DENGAN NYERI AKUT


DI RUANG SERUNI RSD dr. SOEBANDI
JEMBER

PROPOSAL KARYA TULIS ILMIAH

OLEH :
DONY PRASETYO
14.401.16.016

AKADEMI KESEHATAN RUSTIDA


PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN
MEI 2019
ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN YANG MENGALAMI
FRAKTUR FEMUR DENGAN NYERI AKUT
DI RUANG SERUNI RSD dr. SOEBANDI
JEMBER

Diajukan kepada
Program Studi Dioloma III Keperawatan
Akademi Kesehatan Rustida
Untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam menyelesaikan Program Ahli Madya
Keperawatan

OLEH :
DONY PRASETYO
14.401.16.016

AKADEMI KESEHATAN RUSTIDA


PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN
MEI 2019

ii
LEMBAR PERSETUJUAN

Karya Tulis Oleh : Dony Prasetyo


Judul : ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN YANG
MENGALAMIFRAKTUR FEMUR DENGAN
NYERI AKUT DI RUANG SERUNI RSD dr.
SOEBANDI JEMBER

Telah disetujui untuk diujukan dihadapan Dewan Penguji Proposal Karya Tulis Ilmiah
pada tanggal : Mei 2019

Oleh :

Pembimbing I Pembimbing II

Anis Yuliastutik, S.Kep., Ns., M.Kes Hendrik Probo S, S.Kep., Ns., MM


NIK. 201309.39 NIK.

Mengetahui,
AKADEMI KESEHATAN RUSTIDA
Ka Prodi D III Keperawatan

Eko Prabowo S.Kep., Ns., M.Kes


NIK.

iii
LEMBAR PENGESAHAN

Karya Tulis Oleh : Dony Prasetyo


Judul : ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN YANG
MENGALAMI FRAKTUR FEMUR DENGAN
NYERI AKUT DI RUANG SERUNI RSD dr.
SOEBANDI JEMBER

Telah berhasil dipertahankan dihadapan Dewan Penguji dan diterima sebagai bagian
persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh gelar Ahli Madya Keperawatan pada
Program Studi Diploma III Keperawatan Akademi Kesehatan Rustida

Tanggal Mei 2019

DEWAN PENGUJI

Tanda Tangan
Ketua :

...................................
Anggota : 1. Anis Yuliastutik, S.Kep., Ns., M.Kes

...................................
: 2. Hendrik Probo S, S.Kep., Ns., MM

...................................

Mengetahui,
AKADEMI KESEHATAN RUSTIDA
Ka Prodi D III Keperawatan

Eko Prabowo S.Kep., Ns., M.Kes


NIK

iv
PERNYATAAN ORISINALITAS

Saya menyetakan dengan sebenarnya bahwa :


Proposal Karya Tulis Ilmiah yang berjudul “ASUHAN KEPERAWATAN
KLIEN YANG MENGALAMI FRAKTUR FEMUR DENGAN NYERI AKUT
DI RUANG SERUNI RSD dr. SOEBANDI JEMBER” ini adalah Proposal Karya
Tulis Ilmiah saya sendiri dan bebas plagiat, serta tidak terdapat karya tulis ilmiah
yang pernah diajukan orang lain untuk memperoleh gelar akademik serta tidak
terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain
kecuali secara tertulis digunakan sebagai acuan dalam naskah ini dan disebutkan
dalah sumber acuan serta daftar pustaka. Apabila dikemudian hari terbukti
terdapat plagiat dalam karya ilmiah ini, maka saya bersedia menerima sanksi
sesuai ketentuai peraturan perundang – undangan (Permendiknas No. 17 tahun
2010).

Krikilan, Mei 2019


Yang menyatakan,

Dony Prasetyo
14.401.16.016

Mengetahui,
Pembimbing I Pembimbing II

Anis Yuliastutik, S.Kep., Ns., M.Kes Hendrik Probo S, S.Kep., Ns., MM


NIK. NIK.

v
MOTTO

”MAJU ITU TIDAK MUNDUR”

vi
KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat ALLAH SWT dengan


Rahmat, Taufik dan Hidayah-Nya, saya dapat menyelesaikan Proposal Karya
Tulis Ilmiah ini dengan judul “ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN YANG
MENGALAMIFRAKTUR FEMUR DENGAN NYERI AKUTDI RUANG
SERUNI RSD dr. SOEBANDIJEMBER”. Proposal ini saya susun sebagai
persyaratan Akademik dalam rangkan menyelesaikan Tugas Akhir dalam bentuk
penyusunan Karya Tulis Ilmiah dari Program Studi Diploma III Keperawatan
Akademi Kesehatan Rustida.
Penulisan proposal Karya tulis Ilmiah ini tidak lepas dari bantuan dan
bimbingan dari berbagai pihak, baik materi, moral maupun spiritual. Oleh karena
itu pada kesempatan kali ini penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1. Haswita, S.Kp., M.Kes, selaku Direktur Akademi Kesehatan Rustida;
2. Eko Prabowo, S.Kep., Ns., M.Kes, selaku Kepala Program Studi Diploma III
Keperawatan Akademi Kesehatan Rustida;
3. Anis Yuliastutik, S.Kep., Ns., M.Kes, selaku Pembimbing 1 dan Hendrik
Probo S, S.Kep., Ns., MM, selaku Pembimbing 2 Proposal Karya Tulis
Ilmiah yang telah banyak memberikan bimbingan dan pengarahan dengan
tekun dan sabar dalam pembuatan Karya Tulis Ilmiah ini;
4. Semua Dosen Program Studi Diploma III Keperawatan Akademi Kesehatan
Rustida yang telah banyak memberikan ilmu kepada penulis sebagai
bekaldalam pembuatan Karya Tulis Ilmiah ini;
5. Kedua orang tua dan seluruh keluarga yang telah memberikan dorongan dan
do’a untuk keberhasilan ini;
6. Rekan – rekan MahasiswaProgram Studi Diploma III Keperawatan Akademi
Kesehatan Rustida yang telah banyak memberikan ilmu kepada penulis;
7. Sahabat – sahabat dan semua pihak yang telah membantu penyusunan Karya
Tulis ini yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu kami ucapkan banyak
terima kasih.
Penulis menyadari bahwa penyusunan proposal Karya Tulis Ilmiah ini
masih jauh dari sempurna, untuk itu saran dan kritik demi perbaikan sangat
penulis harapkan. Dan semoga Karya Tulis Ilmiah ini bermanfaat khususnya bagi
penulis untuk kelancaran proses pengambilan kasus dalam upaya penyelesaian
Laporan Tugas Akhir (LTA) dalam bentuk karya tulis ilmiah.

Krikilan, .....Mei 2019


Penulis

vii
ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN YANG MENGALAMI FRAKTUR
FEMUR DENGAN NYERI AKUT DI RUANG SERUNI
RSD dr. SOEBANDI JEMBER

ABSTRAK

Dony Prasetyo1, Anis Yuliastutik2, Hendrik Probo S2


1
Mahasiswa Prodi DIII Keperawatan
2
Prodi DIII Keperawatan

Fraktur Femur adalah diskontinuitas dari femoral shaft yang biasa terjadi akibat
trauma secara langsung (kecelakaan lalu lintas atau jatuh dari ketinggian) dan biasanya
lebih banyak dialami oleh laki – laki dewasa . Di Indonesia anggota tubuh yang
mengalami cedera paling banyak adalah anggota gerak bawah (67,9 %). Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisa Asuhan Keperawatan Pada Klien yang Mengalami Fraktur
Femur dengan Nyeri Akut di Ruang Seruni RSD dr. Soebandi Jember.
Rancangan penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus dimana
kasus yang dijadikan topik penelitian yaitu fraktur femur dengan nyeri akut. Penelitian ini
dilakukan pada 8 partisipan yang terdiri dari 2 klien, 2 keluarga, dan 4 petugas kesehatan
seperti perawat, dokter, petugas laboratorium dan ahli gizi. Pengumpulan data dilakukan
dengan wawancara, observasi dan dokumentasi di RSD dr. Soebandi Jember pada bulan
Mei 2019 dengan mengguanakn format asuhan keperawatan yang sudah dipersiapkan.
Diagnosa keperawatan prioritas pada frektur femur adalah nyeri akut. Setelah
dilakukan perawatan selama 3 hari, intensitas nyeri yang dirasakan pasien dapat
berkurang, skala nyeri berkurang – hilang (1 – 3) dan klien dapat mengontrol nyeri yang
dirasakan.
Dianjurkan untuk pasien dan keluarga melakukan manajemen nyeri dengan
distraksi dan relaksasi yang sudah diajarakan dan diketahui klien dan keluarga yaitu
dengan mendengarkan musik mozart jika nyeri muncul.

Kata Kunci :Fraktur Femur, Nyeri Akut, Terapi Musik Mozart

viii
DAFTAR ISI

ix
DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Bentuk – bentuk nyeri ............................................................... 20


Tabel 2.2 Diagnosa keperawatan nyeri akut ............................................. 40
Tabel 2.3 Diagnosa keperawatan syok hipovolemi................................... 40
Tabel 2.4 Diagnosa keperawatan gangguan integritas kulit...................... 41
Tabel 2.5 Diagnosa keperawatan gangguan mobilitas fisik ...................... 42
Tabel 2.6 Diagnosa keperawatan ansietas ................................................. 43
Tabel 2.7 Diagnosa keperawatan resiko infeksi ........................................ 44

x
DAFTAR GAMBAR

Tabel 2.1 Pathway fraktur ......................................................................... 11


Tabel 2.2 Skala nyeri numerik .................................................................. 21
Tabel 2.3 Skala Wong Baker’s.................................................................. 22

xi
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 : Informed Consent ................................................................


Lampiran 2 : Lembar Konsultasi ..............................................................
Lampiran 3 : Format Pengkajian ...............................................................

xii
DAFTAR
Arti Lambang, Singkatan dan Istilah

Fraktur Femur
Femoral Shaft
Nosiseptor
Traktus Spinotalakmikus
Endorphins
Deformitas
ekimosis
Spasme
neurologis
krepitus
syok
Oedema
Deformitas
ekimosis
Spasme
neurologis
krepitus
syok
Oedema
demam
takipnea
hipertensi
takikardi
ORIF
OREF
Volkma’s Ischemia
inhalasi
ekshalasi
Anamnesa
Provoking incident
Quality of Pain
Region
Severity
Time tonsil
wheezing
stridor
ronchi
Peristaltik
Capilary refill time
erytema
Rontgen
Rontgen
analgasia
Exici
Hecting

xiii
BAB 1

PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang

1
2

Lanjutan kalimat latar belakang deleh kene. Di enter d akhir

kata halaman sebelum e


BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 KONSEP PENYAKIT

6
Halaman lanjutan.
BAB III

METODE PENELITIAN

3.1.Desain Penelitian

Desain penelitian studi kasus merupakan suatu metode untuk

memahami individu yang dilakukan secara intregratif dan komprehensif

agar diperoleh pemahaman yang mendalam tentang individu tersebut serta

masalah yang dihadapinya dengan tujuan dapat diselesaikan dan

memperoleh perkembangan diri yang baik. Adapun keuntungan

menggunakan studi kasus dalam penitian adalah pengkajian secara rinci,

sehingga akan mendapatkan gambaran satu unit subjek secara jelas.

Pada penelitian ini desain yang digunakan adalah studi kasus yang

bertujuan untuk mengeksplorasi komparasi masalah asuhan keperawatan

pada klien yang mengalami Fraktur Femur dengan nyeri akut di Ruang

Seruni RSD dr. Soebandi Jember.

3.2.Batasan Istilah

Penelitian ini difokuskan pada asuhan keperawatan pada klien yang

mengalami Fraktur Femur dengan nyeri akut. Fraktur Femur adalah

diskontinuitas dari femoral shaft yang biasa terjadi akibat trauma secara

langsung (kecelakaan lalu lintas atau jatuh dari ketinggian) (Agus & Wien

Aryana, 2017). Rusaknya kontinuitas tulang akan memicu pelepasan zat –

zat kimiawi (mediator inflamasi) yang menimbulkan reaksi inflamasi

yang diteruskan sebagai sinyal ke otak berupa rangsangan berupa nyeri

(Kristanto, 2017).

8
9

Nyeri akut merupakan suatu pengalaman sensorik atau emosional

yang berkitan dengan kerusakan jaringan actual dan fungsional dengan

onset mendadak atau lambat dan beintegritas ringan hingga berat yang

berlangsung kurang dari 3 bulan (PPNI, 2017).

3.3.Partisipan

Partisipan dalam penelitian ini adalah orang atau pelaku yang

benar” tahu dan menguasai masalah dan terlibat langsung dalam penelitian

dengan metode penelitian kualitatif, maka penelitian sangat erat kaitannya

dengan faktor-faktor kontekstual, jadi dalam hal ini sampling dijaring

sebanyak mungkin informasi dari berbagai sumber. Partisipan dalam

penelitian ini yaitu :

a. Pasien

Dari pasien dapat diperoleh data tentang data subjektif, keluhan

utama, riwayat penyakit sekarang, riwayat penyakit sebelumnnya, obat-

obatan yang digunakan, kebiasaan, alergi obat sedangkan data dari data

objektif yaitu pemeriksaan fisik.

b. Keluarga

Data dari keluarga pasien dapat diperoleh data subjektif meliputi

riwayat penyakit keluarga, genogram, lingkungan, dan kebiasaan.


10

c. Petugas kesehatan

1) Dokter

Dari dokter dapat diperoleh data yaitu kronologis fraktur atau

patofisiologi penyakit pada pasien, dan perkembangan kondisi

pasien selama dirumah sakit

2) Perawat

Dari perawat dapat diperoleh data tentang keadaan dan kondisi

pasien selama dirumah atau kondisi saat pertama datang kerumah

sakit.

3) Ahli gizi

Dari ahli gizi diperoleh data tentang asupan diet yang harus

diberikan pada pasien dengan fraktur.

4) Pemeriksaan Penunjang

Dapat diperoleh data tentang hasil laboratorium serta rontgen.

3.4.Lokasi dan waktu penelitian

Studi kasus ini akan dilaksanakan di Ruang Serun RSD dr.

Soebandi Jember pada tanggal 6 Juli – 20 Juli 2019. Penelitian dilakukan

mulai pertama klien masuk ruang seruni sampai klien pulang dengan

perawatan minimal 3 hari, jika sebelum hari ke 3 klien pulang, maka akan

dilankutkan dalam bentuk home care.


11

3.5.Pengumpulan data

Pengumpulan data adalah suatu proses pendekatan kepada subjek dan

proses pengumpulan karakteristik subjek yang diperlukan dalam suatu

penelitian.

Terdapat 3 macam teknik pengumpulan data yaitu :

a. Observasi

Dalam penelitian ini yang digunakan yaitu observasi partisipasi dalam

observasi ini, penelitian terlibat dengan kegiatan sehari-hari orang

sedang diamati yang digunakan sebagai sumber data penelitian

b. Wawancara

Teknik pengumpulan data akan dilakukan peneliti dengan cara

melakukan komunikasi lisan yang didapatkan secara langsung dari

klien, keluarga, dan perawat untuk mendapatkan data subjektif dan pada

pasien Fraktur.

c. Studi dokumentasi

Teknik pengumpulan data akan didapatkan peneliti dari penelusuran

buku status kesehatan klien meliputi catatan medis dan pemeriksaan

penunjang yang berhubungan dengan pasien Fraktur. Studi

dokumentasi lainnya yang akan dilakukan peneliti yaitu penggunaan

buku-buku dan jurnal dari berbagai sumber yang berbeda untuk

mendapatkan landasan teori yang berkaitan dengan kasus Fraktur,

sehingga dapat membandingkan teori dengan kenyataan di lahan

praktik.
12

3.6.Uji keabsahan data

a. Memperpanjang waktu pengamatan

Perpanjang pengamatan ini berarti hubungan dengan narasumber akan

semakin erat, semakin akrab, dan semakin terbuka, tidak ada informasi

yang disembunyikan lagi

b. Triangulasi

Triangulasi dalam pengujian kredebilitas ini diartikan sebagai

pengecekan data dari berbagai sumber dengan berbagai cara dan

berbagai waktu, dengan demikian terdapat 3 triangulasi yaitu :

1) Triangulasi sumber

Triangulasi sumber adalah untuk menguji krebilitas dengan cara

mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber

2) Triangulasi tehnik

Triangulasi tehnik adalah untuk menguji krebilitas dengan cara

mengecek data pada sumber yang sama dengan tehnik yang berbeda

3) Triangulasi waktu

Triangulasi waktu sering mempengaruhi krebilitas data, data yang

dikumpulkan dengan tehnik wawancara dipagi hari pada saat

narasumber masih segar, belum banyak masalah akan memberikan

data yang valid

3.7. Analisa data

Analisa data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data

yang diperoleh dari wawancara hasil lapangan sehingga dapat dipahami


13

dan diinformasikan kepada orang lain, selanjutnya dikembangkan menjadi

hipotesis

a. Pengumpulan data

Dalam penelitian ini peneliti akan mengumpulkan data dari hasil

wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik, serta studi dokumentasi

dan angket. Kemudian data hasil penelitian tersebut oeleh peneliti akan

ditulis dalam bentuk catatan lapangan dan disalin dalam bentuk traskrip

yang sesuai dengan format dan pengkajian Asuhan Keperawatan Pada

Klien yang Mengalami Fraktur Femur dengan Nyeri Akut.

b. Mereduksi data

Data dari hasil penelitian ini dikumpulkan dalam bentuk catatan yang

disusun terstruktur serta dikelompokkan menjadi data subjektif dan

objektif, dan dianalisis berdasarkan dari hasil pemeriksaan kemudian

dibandingkan dengan teori yang ada.

c. Penyajian data

Penyajian data dilakukan dengan bentuk tabel, gambar, dan teks dalam

bentuk naratif.

d. Kesimpulan

Dari data yang disajikan, data akan dibahas dan dibandingkan dengan

hasil penelitian – penelitian terdahulu dan secara teoritis dalam perilaku

kesehatan. Data yang terkumpul terkait dengan data pengkajian,

diagnosa, intervensi, implementasi serta evaluasi keperawatan.


14

3.8.Etika penelitian

Etika penelitian dalam keperawatan adalah masalah yang paling penting

dalam penelitian.

a. Informed consent

Informed consent adalah bentuk persetuan antara peneliti dengan

responden, peneliti dengan memberikan lebar persetujuan, tujuan agar

subjek mengerti maksud dari tujuan penelitian.

b. Anonymity

Masalah etika keperawatan merupakan masalah yang memberikan

jaminan dengan penggunaan subjek penelitian dengan cara tidak

memberikan atau mencantumkan nama respondent pada lembar alat

ukur dan hanya menuliskan kode pada lembar pengumpulan data dan

hasil penelitian yang akan disajikan.

c. Confidentiality (kerahasiaan)

Semua informasi yang sudah dikumpulkan dijamin kerahasiaannya oleh

peneliti, hanya sekelompok data yang akan dilaporkan pada hasil

penelitian.
BAB 4

PEMBAHASAN

15
16