Anda di halaman 1dari 55

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Model Problem Based Elearning (PBL)


Mata Pelajaran Kimia Kelas Xl Semester 1 SMA/MA
Materi Pokok : Senyawa Hidrokarbon

OLEH:

Rizki Anggi Suhairah Nasution

16035035/2016

Dosen Pembina :

Dr. Yerimadesi, S.Pd, M.Pd

Guspatni, S.Pd, M.A

PRODI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN KIMIA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

2018
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : MAN PANYABUNGAN


Mata Pelajaran : Kimia
Kelas/Semester : XI/1
Materi Pokok : Senyawa Hidrokarbon
Alokasi Waktu : 2 x 45 ( 3 pertemuan)

A. Kompetensi Inti
Kompetensi sikap menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya,
menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif, sebagai bagian dari solusi
atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan,
sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan
dunia.

KI.3.Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual,


konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan
kompleks berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.

KI.4.Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara: efektif,


kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif, dalam ranah
konkret dan abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah,
serta mampu menggunakan metoda sesuai dengan kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar , Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) dan Tujuan


Pembelajaran

Kompetensi dasar KI 3 Kompetensi dasar KI 4

3.1 Menganalisis struktur dan sifat senyawa 4.1 Membuat model visual berbagai
hidrokarbon berdasarkan kekhasan atom struktur molekul hidrokarbon yang
karbon dan penggolongan senyawanya. memiliki rumus molekul yang sama.

Pengembangan IPK dalam pencapaian KD


Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
Pengetahuan Keterampilan

3.1.1 Mengetahui identifikasi unsur C, H dan 4.1.1 Merancang dan melakukan percobaan
O di dalam senyawa karbon untuk mengidentifikasi unsur C, H, dan
O dalam senyawa karbon dalam diskusi
3.1.2 mengidentifikasi kekhasan atom karbon
kelompok di laboratorium.
dalam senyawa karbon. 4.1.2 Mendiskusikan kekhasan atom karbon
3.1.3 Membedakan atom C primer, sekunder, dalam diskusi kelompok,Dengan
menggunakan molymood
tersier, dan kuartener.
4.1.3 Menentukan atom C primer, sekunder,
3.1.4 Mengelompokkan senyawa hidrokarbon tersier, dan kuartener dalam diskusi
berdasarkan kejenuhan ikatan. kelompok di kelas.
4.1.4 Mendiskusikan jenis ikatan atom
3.1.5 Memberi nama senyawa alkana, alkena,
karbon pada senyawa alkana, alkena,
dan alkuna. dan alkuna dengan menggunakan
3.1.6 Menjelaskan keisomeran senyawa molymood
hidrokarbon
3.1.7 Menentukan jenis reaksi yang terjadi
pada senyawa hidrokarbon.

Tujuan Pembelajaran
Melalui model pembelajaran problem base leraning (PBL) dengan menggali
informasi dari berbagai sumber belajar, penyelidikan sederhana dan mengolah
informasi, diharapkan siswa terlibat aktif selama proses belajar mengajar berlangsung,
memiliki sikap ingin tahu, teliti dalam melakukan pengamatan dan bertanggung jawab
dalam menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, memberi saran dan kritik,
Siswa dapat menjelaskan ciri atau kekhasan atom karbon, Siswa dapat mengidentifikasi
unsur C, H dan O dalam senyawa karbon, Siswa dapat membedakan atom karbon
primer, sekunder, tersier dan kuartener, Siswa dapat membedakan struktur alkana,
alkena dan alkuna , Siswa dapat Menuliskan rumus struktur molekul, tata nama IUPAC,
serta memahami kegunaan dan sumber alkana, alkena dan alkuna dalam kehidupan
sehari-hari, Siswa dapat Memahami keisomeran pada alkana alkena, dan alkuna Siswa
dapat menuliskan reaksi sederhana pada alkana, alkena, dan alkuna, Serta dapat
Membuat model visual berbagai struktur molekul hidrokarbon yang memiliki rumus
molekul yang sama.
C. Materi Pokok
1. Identifikasi senyawa karbon
2. Kehkasan atom karbon
3. Atom C primer, sekunder,tertier,dan kuarterner
4. Struktur dan tatanama alkana, alkena dan alkuna
5. Sifat-sifat fisik alkana, alkena dan alkuna
6. Isomer
7. Reaksi senyawa hidrokarbon

D. Analisis Materi
1. Contoh Fakta :
a. ketika sampel organik seperti kayu, telur, daging, gula atau beras dibakar atau
dipanaskan pada suhu yang cukup tinggi, bahan itu akan menjadi gosong, hal itu
menunjukkan bahwa bahan tersebut mengandung karbon
(Unggul, Sudarmo.2014)
b. Gula mengandung unsur C, H, dan O (Kusbandari, Aprilia , 2015)
c. Pembakaran gula menghasilkan uap air dan gas karbondioksida (Riswiyanto,
2009)
d. Gas karbondioksida dapat mengeruhkan uap air kapur dan membentuk endapan
CaCO3 (Fessenden & Fessenden, 1997 )
e. Atom c mempunyai electron valensi 4 (Sumardjo, Damin, 2009 : 30)
f. Kegunaan alkana, sebagai : Bahan bakar, Pelarut, Sumber hydrogen, Pelumas, -
Bahan baku untuk senyawa organik lain, Bahan baku industry (Petrucci, 2007)
g. Alkena digunakan sebagai bahan baku industri plastik, karet sintetik, dan
alkohol. (Petrucci, 2007)
h. Alkuna yang mempunyai nilai ekonomis penting hanyalah etuna (asetilena),
C2H2. Gas asetilena digunakan untuk mengelas besi dan baja.
i. Metana
Ttitk lebur : -181,9
Titik didih : -163,9 (Petrucci.2007)
j. Etena
Titik lebur : -168,9
Titik didh : -103,6 (Petrucci.2007)
k. Etuna
Titik lebur : -80,7
Titik didh : -83,8.(Petrucci.2007)

2. Contoh Konsep :
A. Senyawa hidrokarbon merupakan senyawa organic yang terdiri dari atom
karbon dan hidrogen (Sitorus, Marham, 2010 : 15)
B. Klasifikasi / Penggolongan Hidrokarbon (terdiri dari atom C dan H)
a. Berdasarkan bentuk rantai karbonnya :
a) Hidrokarbon alifatik = senyawa hidrokarbon dengan rantai terbuka jenuh
(ikatan tunggal) maupun tidak jenuh (ikatan rangkap).
b) Hidrokarbon alisiklik = senyawa hidrokarbon dengan rantai melingkar /
tertutup (cincin).
c) Hidrokarbon aromatik = senyawa hidrokarbon dengan rantai melingkar
(cincin) yang mempunyai ikatan antar atom C tunggal danrangkap secara
selang-seling / bergantian ( konjugasi ).
b. Berdasarkan jenis ikatan antar atom karbonnya :
a) Hidrokarbon jenuh = senyawa hidrokarbon yang ikatan antar atom
karbonnya merupakan ikatan tunggal.
b) Hidrokarbon tak jenuh = senyawa hidrokarbon yang memiliki 1 ikatan
rangkap dua(alkena), atau lebih dari 1 ikatan rangkap dua
(alkadiena), atau ikatan rangkap tiga (alkuna).
C. Sifat-sifat hidrokarbon
1) Sifat-sifat fisis
a) Titik leleh dan titik didih hidrokarbon meningkat seiring dengan
peningkatan massa molekul relatifnya.
b) Titik leleh dan titik didih senyawa-senyawa yang merupakan isomer
berkurang seiring dengan pertambahan jumlah cabang dalam molekulnya.
c) Alkana adalah golongan senyawa yang kurang reaktif, sehingga disebut
paraffin. Reaksi penting alkana adalah pembakaran, substitusi, dan
perengkahan.
d) Alkena dan alkuna lebih reaktif daripada alkana karena mempunyai ikatan
rangkap dan rangkap tiga. Reaksi penting dari alkena dan alkuna adalah
adisi atau penjenuhan.
2) Sifat kimia berkaitan dengan reaksi
a) Reaksi Subsitusi
Reaksi substitusi adalah reaksi penggantian atom senyawa hidrokarbon
oleh atom senyawa lain. Reaksi substitusi pada umumnya terjadi
pada senyawa jenuh (alkana). Alkana dapat mengalami reaksi substitusi
dengan halogen.
Reaksi secara umum:
R-H + X2 R–X + H–X
Alkana halogen halo alkana asam klorida
b) Reaksi Adisi
Reaksi adisi adalah reaksi pengubahan senyawa hidrokarbon yang
berikatan rangkap (tak jenuh) menjadi senyawa hidrokarbon yang
berikatan tunggal (jenuh) dengan cara menambahkan atom dari senyawa
lain. Reaksi adisi hanya dapat terjadi pada senyawa yang memiliki ikatan
rangkap seperti alkena dan alkuna. Alkena dan alkuna dapat mengalami
reaksi adisi dengan hidrogen, halogen maupun asam halida (HX).
Reaksi secara umum:
X Y

R–C=C–R + X–Y R-C–C–R

H H H H

Alkana Alkena
c) Reaksi Eliminasi
Pada reaksi eliminasi, molekul senyawa berikatan tunggal berubah
menjadi senyawa berikatan rangkap dengan melepas molekul kecil. Jadi
reaksi eliminasi merupakan kebalikan reaksi adisi.
d) Reaksi Pembakaran
Pembakaran sempurna

CH4 (g) + 2O2 (g) CO2 (g) + 2H2O (g)


C4H10 (g) + 13/2O2 (g) 4CO2 (g) + 5H2O (g)
2C4H10 (g) + 13O2 (g) 8CO2 (g) +10H2O (g)
Pembakaran tidak sempurna

C2H4 (g)+2O2 (g) 2CO(g)+2H2O(g)


C21H44 (g) + 13O2 (g) 10CO (g) + 10CO2 (g) +22H2O (g) + C (s)
(Petrucci,2007)
D. Dalam senyawa hidrokarbon, kedudukan atom karbon dapat dibedakan sebagai
berikut :
a. Atom C primer : atom C yang mengikat langsung 1 atom C yang lain
b. Atom C sekunder : atom C yang mengikat langsung 2 atom C yang lain
c. Atom C tersier : atom C yang mengikat langsung 3 atom C yang
lain
d. Atom C kuarterner : atom C yang mengikat langsung 4 atom C yang lain
(Arifatun, Anifah, 2009)
E. Kekhasan / Keunikan Atom Karbon
a. Sesuai dengan nomor golongannya (IVA), atom karbon mempunyai 4
elektron valensi. Oleh karena itu, untuk mencapai konfigurasi oktet
maka atom karbon mempunyai kemampuan membentuk 4 ikatan
kovalen yang relatif kuat.
b. Atom karbon dapat membentuk ikatan antar karbon; berupa ikatan
tunggal, rangkap dua atau rangkap tiga.
c. Atom karbon mempunyai kemampuan membentuk rantai (ikatan yang
panjang).
d. Rantai karbon yang terbentuk dapat bervariasi yaitu : rantai lurus,
bercabang dan melingkar ( siklik ).
F. Hidrokarbon jenuh jika atom-atom karbon berikatan tunggal (-C-C-) dan
hidrokarbon tak jenuh jika atom-atom karbon yang terlibat berikatan rangkap
dua (-C=C-) atau rangkap tiga. (Arifatun, Anifah, 2009)
G. Alkana merupakan hidrokarbon alifatik jenuh yaitu hidrokarbon yang pada
rantai karbonnya semua berikatan tunggal (Riswiyanto, 2009)
H. Alkena merupakan hidrokarbon alifatik tidak jenuh yaitu hidrokarbon yang
pada rantai karbonnya terdapat ikatan rangkap dua dengan penamaan diakhiri
dengan –ena (Petrucci, 2007)
I. Alkuna merupakan hidrokarbon alifatik tidak jenuh yaitu hidrokarbon yang
pada rantai karbonnya terdapat ikatan rangkap tiga dengan penamaan diakhiri
dengan –una (Petrucci, 2008)
J. Isomer merupakan senyawa-senyawa hidrokarbon yang memiliki rumus
molekul sama tetapi mempunyai rumus struktur yang berbeda (Petrucci, 2007)

3. Contoh Prinsip :
a. Keberadaan unsure C, H, dan O dalam senyawa hidrokarbon dapat ditunjukan
melalui reaksi pembakaran (Petrucci, 2007)
b. Struktur alkana, alkena dan alkuna
c. Urutan penamaan alkana, alkena dan alkuna
Alkana : nomor cabang-nama cabang-nama rantai utama
Alkena dan alkuna :nomor cabang-nama cabang-nomor ikatan
rangkap-nama rantai utama. (Keenan, 1993)
d. Alkil merupakan senyawa alkana yang kehilangan 1 atom H (CnH2n+1) (Keenan,
1993)
e. Reaksi-reaksi yang terjadi berdasarkan pada sifat kimia dan sifat fisika senyawa
hidrokarbon (Petrucci, 2007)
f. Isomer geometri dapat terjadi pada senyawa yang mempunyai atom C yang
berikatan rangkap dua (alkena), dimana atom C yang berikatan rangkap masing-
masing mengikat atom atau dua gugus atom yang berbeda (Keenan, 1993)
g. Rumus umum alkana : CnH2n+2 (Petrucci, 2007)
h. Rumus umum alkena : CnH2n (Petrucci, 2007)
i. Rumus umum alkuna : CnH2n-2 (Petrucci, 2007)

4. Contoh prosedural :
a. Tata nama alkana menurut IUPAC
1) Tata nama alkana menurut IUPAC Alkana terdiri dari dua bagian yaitu
bagian rantai utama dan rantai cabang
2) Alkana rantai utama (tak bercabang) diberi nama dengan menambahkan
awalan n(normal). Misal n-butana
3) Rantai utama diberi nama sesuai CnH2n+2, sedangkan nama cabang diberi
nama sesuai nama cabangnya misal alkil (CnH2n+1)
4) Posisi cabang pada rantai utama dinyatakan dengan awalan angka yang
ditentukan dari nomor atom terkecil pada ujung. Atom C yang memperoleh
nomor terkecil adalah atom C yang dekat dari cabang
5) Jika terdapat dua atau lebih cabang yang sama, nama cabang diberi awalan
di, tri, tetra dan seterusnyasesuai jumlah cabang yang sama
6) Jika terdapat cabang-cabang yang berbeda penamaannya disusun menurut
abjad
7) Jika terdapat penomoran yang sama dari kedua ujung rantai utama,
mulailah dari salah satu ujung sehingga cabang yang ditulis terlebih dahulu
memiliki nomor terkecil (Petrucci, 2007)
b. Aturan Penamaan Senyawa Alkena
a) Nama alkena diturunkan dari nama alkana yang sesuai (yang jumlah atom C
nya sama), dengan mengganti akhiran –ana menjadi –ena.
b) Rantai induk adalah rantai terpanjang yang mempunyai ikatan rangkap.
c) Penomoran dimulai dari salah 1 ujung rantai induk sedemikian sehingga
ikatan rangkap mendapat nomor terkecil.
d) Posisi ikatan rangkap ditunjukkan dengan awalan angka yaitu nomor dari
atom C berikatan rangkap yang paling tepi / pinggir (nomor terkecil).
e) Penulisan cabang-cabang, sama seperti pada alkana.
c. Langkah-langkah memberi nama senyawa alkuna
a) Nama alkuna diturunkan dari nama alkana yang sesuai dengan mengganti
akhiran. –ana menjadi –una
b) Tata nama alkuna bercabang sama seperti penamaan alkena.

E. Pendekatan, Model Pembelajaran, dan Metode


Pendekatan Pembelajaran : Saintifik
Model Pembelajaran : Problem Based Learning (PBL)
Metode Pembelajaran : Eksperimen, Diskusi, ceramah, penugasan

F. Media Pembelajaran
Media : power point (ppt),video,LKPD
Alat /Bahan : laptop, LCD Proyektor, papan tulis, alat dan bahan kimia

G. Sumber Belajar
1. Petrucci. 2008. Kimia Dasar. Jakarta : Erlangga
2. Unggul Sudarmo kimia SMA untuk kelas XI
3. Internet
4. Buku/ sumber lain yang relevan.

H. Kegiatan Pembelajaran

PERTEMUAN 1 (90 menit)

Pendahuluan(15 menit)
1) Pengenalan
a. Guru membuka pembelajaran dengan salam pembuka dan berdoa untuk
memulai pembelajaran.
b. Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin.
c. Guru menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan
pembelajaran,
seperti:
a) Mengarahkan siswa untuk menyiapkan buku pegangan.
b) Mengarahkan siswa untuk melakukan segala sesuatu yang tidak
berhubungan dengan pembelajaran.
2) Apresiasi
a. Mengaitkan kembali materi pembelajaran yang akan dipelajari dengan
pelajaran sebelumnya
b. Mengingatkan kembali materi prasyarat degan bertanya.
Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan
dilakukan. Seperti :
a) Apakah ananda masih ingat materi waktu kelas X tentang ikatan kimia?
b) Apakah ananda masih ingat konfigurasi atau susunan elektron dari atom
C?
c) Apa konfigurasi electron dari atom C?
d) Berapakah electron valensi dari atom C ?
e) Bagaimana struktur lewis dari atom C?
3) Motivasi
a. Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan
dipelajari. Seperti : Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka peserta
didik diharapkan dapat menjelaskan :
1. Identifikasi unsur C, H dan O pada beberapa contoh senyawa
hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari
2. kekhasan atom karbon
4) Pemberian acuan
1) Menyampaikan tujuan pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
2) Memberitahukan tentang standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator, dan
KKM pada pertemuan yang berlangsung
3) Menjelaskan mekanisme pelaksanaan belajar, sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran.

KEGIATAN INTI (60 menit)

Fase 1 Orientasi peserta didik pada masalah

1. Peserta didik Mengkaji dari berbagai sumber tentang senyawa hidrokarbon

Beberapa contoh senyawa karbon yaitu gula, kantong plastik,LPG dll.


2. Peserta didik memperhatikan dan menelaah beberapa peristiwa dalam
kehidupan sehari-hari yang disajikankan lewat gambar Contoh bahan
pengamatan (contoh: gambar pemanasan roti, pembakaran kayu
Peristiwa Pertama

Critical Thinking, HOTS dan


Literasi

Taukah ananda kandungan yang ada pada roti ? lalu pernahkah ananda
memanaskan roti? Apa yang dihasilkan dari pemanasan tersebut? Roti
mengandung karbohitrat, karbohitrat sendiri termasuk senyawa karbon yang
sudah teridentifikasi sebagai senyawa yang ada di alam. Roti yang dipanaskan
akan menghasilkan zat sisa berupa partikel - partikel kecil berwarna hitam pada
roti.

Peristiwa Kedua Critical Thinking, HOTS


dan Literasi

Pernahkah ananda melihat kayu yang di bakar? Apa yang dihasilkan dari
pembakaran tersebut? Sama-sama kita ketahui bahwa, Kayu yang dibakar akan
menghasilkan arang (jelaga).
Critical Thinking, Creativity,
HOTS, Literasi

3. Dengan memperhatikan beberapa peristiwa-peristiwa tersebut peserta didik


diharapkan dapat memprediksi apa yang terjadi, menyusun masalah dan
memecahkannya, serta mengembangkannya. Permasalahan diarahkan pada :
Identifikasi unsur C, H dan O pada beberapa contoh senyawa hidrokarbon
dalam kehidupan sehari-hari, dan kehasan atom karbon
Fase 2 Mengorganisasikan Peserta Didik Dalam Belajar

Collaboration

1. Perserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok (penentuan Kelompok


ditetapkan oleh guru). Tiap kelompok terdiri 4–5 orang.
2. Dibagikan bahan bacaan dan LKPD tambahan disamping buku-buku yang telah
dimiliki peserta didik untuk bahan diskusi perserta didik dan untuk menggali
informasi dari rmasalah yang akan di cari penyelesaianya.
3. Perumusan dan pemecahan masalah diselasaikan melalui forum diskusi
kelompok.

Fase 3 Membimbing Penyelidiakn Peserta Didik Secara Mandiri Maupun


Kelompok

Collaboration

1. Peserta didik melakukan diskusi kelas melalui bimbingan guru

Collaboration, Critical Thinking,


Creativity, HOTS dan Literasi

2. Peserta didik memahami dan mengkaji peristiwa-peristiwa yang disajikan


kemudian merumuskan masalahnya melalui bimbingan.

3. Peserta didik termotivasi untuk diskusi dan melakukan penyelidikan sederhana


tentang kekhasan atom karbon , Identifikasi unsur C, H dan O pada beberapa
contoh senyawa hidrokarbon dalam kehidupan sehari-hari

4. Guru memberikan lembar Kerja Peserta (LKPD) sebagai sumber tambahan


Critical Thinking, HOTS
dan Literasi

5. Peserta didik melakukan penyelidikan melalui percobaan sesuai LKPD,


Selanjutnya Peserta didik mengumpulkan informasi melalui studi pustaka dan
menganalisa berdasrkan percobaan (praktikum) yang di berikan.
Fase 4 : Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya
1. Setelah mengumpulkan informasi melalui studi pustaka dan menganalisa dan
berdasarkan percobaan yang diberikan, peserta didik mengasosiasikan pengetahuan
yang diperoleh dengan cara :
a. Menghubungkan hasil percobaan dengan senyawa karbon yang di hasilkan
b. Menghubungkan ke khasan atom karbon dengan struktur senyawa hidrokarbon
c. Menghubungkan jenis atom c dengan struktur rantai senyawa hidrokarbon

2. Peserta didik mencatat data hasil penyelidikan kelompok, Peserta didik menjawab
pertanyaan pada Lembar Kerja. Peserta didik menyajikan hasil pengolahan data dalam
bentuk laporan tertulis.

Communication

2. Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil-hasil kerja kelompok.

Critical Thinking, HOTS


dan Literasi

3. Perwakilan kelompok memperhatikan sajian/paparan serta menilai hasil karya dari


kelompok lain yang telah dipresentasikan, mencermatinya dan membandingkan
dengan hasil dari kelompoknya sendiri kemudian mendiskusikan kembali pada
kelompok masing-masing.

Critical Thinking and


Communication

4. Perwakilan dari tiap kelompok memberikan tanggapan dengan mengajukan


pertanyaan, meminta konfirmasi ataupun memberikan masukkan terhadap
kelompok lainnya.
5. Guru mencatat hal-hal yang menyimpang atau tumpang tindih atau “unik” antara
kelompok yang satu dengan yang lain.
6. Guru menilai keaktifan peserta didik (individu dan kelompok) dalam kelas saat berdiskusi,
merancang/melakukan penyelidikan sederhana maupun presentasi berlangsung.

Fase 5 : Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah

Critical Thinking and


Communication

a. Peserta didik dan guru mengevaluasi hasil percobaan melalui diskusi dikelas
b. Guru memberikan penjelasan mengenai hal yang tumpang tindih atau “unik” dan
mengulas hal yang baru dan berbeda pada tiap kelompok.
c. Melakukan diskusi kelas / tanya jawab.
d. Bertanya tentang hal yang kurang dipahami oleh peserta didik
e. guru melakukan evaluasi hasil belajar mengenai materi yang telah di pelajari

PENUTUP (15 menit)


1. peserta didik diminta perwakilannya untuk menarik kesimpulan dari hasil diskusi
yang telah dilakukan tentang identifikasi senyawa hidrokarbon dan kekhasan dari
atom karbon
2. Menyimpulkan materi yang telah di bahas
3. Menginformasikan materi struktur dan tata nama, sifat dan kegunaan alkan, dan
alkuna yang akan di bahas untuk pertemuan selanjutnya

PERTEMUAN 2 (90 menit)

A. PENDAHULUAN ( 15 MENIT)

1) Pengenalan
a. Guru membuka pembelajaran dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran.
b. Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin.
c. Guru menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan
pembelajaran,
seperti:
a) Mengarahkan siswa untuk menyiapkan buku pegangan.
b) Mengarahkan siswa untuk mengarahkan segala sesuatu yang tidak
berhubungan dengan pembelajaran.
2) Apersepsi
a. Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta
didik dengan tema sebelumnya, yaitu :
kekhasan atom karbon, identifikasi unsure C,H,O dalam kehidupan sehari-hari
b. Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan
dilakukan.

3) Motivasi
a. Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.
Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat
menjelaskan tentang : Struktur,dan sifat-sifat tatanama alkana, alkena, dan alkuna

4) Pemberian acuan
1) Menyampaikan tujuan pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
2) Memberitahukan tentang standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator, dan
KKM pada pertemuan yang berlangsung
3) Menjelaskan mekanisme pelaksanaan belajar, sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran

B. KEGIATAN INTI (60 MENIT)

Fase 1 : Orientasi Peserta Didik Pada Masalah

1. Peserta didik memperhatikan dan menelaah beberapa peristiwa dalam kehidupan


sehari-hari yang disajikankan lewat foto

Peristiwa pertama
Critical Thinking, HOTS
dan Literasi

Bensin merupakan bahan bakar transportasi yang masih memegang peranan penting sampai saat
ini.Kandungan utama bensin adalah hidrokarbon.Kadarnya bervariasi tergantung komposisi
minyak mentah dan kualitas yang diinginkan. salah satu jenis bahan bakar minyak yang
dimaksudkan untuk kendaraan bermotor roda dua, tiga, dan empat. Secara sederhana, bensin
tersusun dari hidrokarbon rantai lurus, mulai dari C7 (heptana) sampai dengan C11. Dengan
kata lain, bensin terbuat dari molekul yang hanya terdiri dari hidrogen dan karbon yang
terikat antara satu dengan yang lainnya sehingga membentuk rantai.
Jika bensin dibakar pada kondisi ideal dengan oksigen berlimpah, maka akan dihasilkan CO2,
H2O, dan energi panas. Bensin dibuat dari minyak mentah, cairan berwarna hitam yang
dipompa dari perut bumi dan biasa disebut dengan petroleum. Cairan ini mengandung
hidrokarbon; atom-atom karbon dalam minyak mentah ini berhubungan satu dengan yang
lainnya dengan cara membentuk rantai yang panjangnya yang berbeda-beda. Molekul
hidrokarbon dengan panjang yang berbeda akan memiliki sifat yang berbeda pula.
CH4 (metana) merupakan molekul paling “ringan”; bertambahnya atom C dalam rantai
tersebut akan membuatnya semakin “berat”. Empat molekul pertama hidrokarbon
adalah metana, etana, propana, dan butana.

Peristiwa kedua
Critical Thinking, HOTS dan
Literasi

Plastik sudah kita gunakan hampir disetiap hari, plastik merupakan bagian dari molekul
hidrokarbon zat yang penyusun dasarnya adalah karbon dan hidrogen. Plastik mengandung
polietena yang merupakan senyawa alkena

Peristiwa ketiga Critical Thinking,


HOTS dan Literasi

Carbit berfungsi untuk mempercepat pematangan buah carbit ini dapat memberikan
manfaat kepada manusia. Gas karbit ini merupakan salah satu kegunaan dari alkuna atau
tepatnya etuna (C2 H2). Manfaat itu diantaranya, untuk gas logam, dan untuk pematangan
buah.
Critical Thinking, HOTS dan
Literasi

2. Setelah mengamati gambar dari beberapa contoh senyawa alkana, alkena dan alkuna
dalam kehidupan sehari-hari Guru mendorong siswa mengamatinya dan membaca LKPD
maupun sumber lain, untuk mengaitkan ke materi :

CH3-CH2-CH2-CH3 C4H10 Butana


H2C=CH-CH2-CH3 C4H8 1-Butena
HC≡ C-CH2-CH3 C4H6 1-Butuna
Critical Thinking,
Creativity, HOTS, Literasi

3. Dengan memperhatikan beberapa peristiwa-peristiwa tersebut peserta didik diharapkan


dapat memprediksi apa yang terjadi, menyusun masalah dan memecahkannya, serta
mengembangkannya. Permasalahan diarahkan pada
a. Apa perbedaan struktur ketiga gambar di atas?
b. Megapa nama ketiga gambar diatas berbeda
c. Bagaimana cara menentukan rumus umum senyawa alkana, alkena dan alkuna
berdasarkan gambar di atas?
d. Bagaiamana cara memberi nama senyawa alkana, alkena dan alkuna berdasarkan
aturan IUPAC?
Fase 2 : Mengorganisasikan Peserta Didik Dalam Belajar

Communication

1. Perserta didik dibagi dalam beberapa kelompok (penentuan Kelompok ditetapkan oleh
guru). Tiap kelompok terdiri 4–5 orang
2. Dibagikan bahan bacaan tambahan disamping buku-buku yang telah dimiliki peserta
didik untuk bahan diskusi perserta didik.
3. Perumusan dan pemecahan masalah diselasaikan melalui forum diskusi kelompok.

Fase 3 : Membimbing Penyelidiakn Peserta Didik Secara Mandiri Maupun kelompok


Communication

1. Peserta didik melakukan diskusi kelas melalui bimbingan


Collaboration, Critical
Thinking, Creativity, HOTS
dan Literasi
2. Peserta didik menelaah dan mengkaji peristiwa-peristiwa yang disajikan kemudian
merumuskan masalahnya melalui bimbingan
3. Guru memotivasi/mendorong peserta didik untuk berdiskusi dalam menggali
informasi dari berbagai sumber, Peserta didik termotivasi untuk diskusi

Critical Thinking, HOTS


dan Literasi

4. Peserta didik melakukan diskudi kelompok, Selanjutnya Peserta didik mengumpulkan


informasi melalui studi pustaka dan menganalisa berdasrkan pendemonstrasian
menggunakan molymood yang di berikan

Fase 4 : Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya


Collaboration

1. Setelah mengumpulkan informasi melalui studi pustaka dan menganalisis melalui


pendemonstrasian menggunakan molymood, lalu peserta didik mengasosiasikan
pengetahuan yang di peroleh dengan cara :
a. Mendiskusikan hasil pengumpulan informasi dan menjawab pertanyaan pada
lembar kegiatan yang disediakan oleh guru
b. Menyimpulkan cara penentuan umum senyawa alkana, alkena, dan alkuna.
c. Menyimpulkan cara menentukan tatanama senyawa alkan,alkena dan alkuna
berdasarkan aturan IUPAC
d. Menyimpulkan perbedaan rumus struktur senyawa alkana, alkena dan alkuna.\

2. Peserta didik mencatat data hasil penyelidikan kelompok, Peserta didik menjawab
pertanyaan pada Lembar Kerja. Peserta didik menyajikan hasil pengolahan data dalam
bentuk laporan tertulis.

Communication

3. Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil-hasil kerja kelompok.

Critical Thinking, HOTS


dan Literasi

4. Perwakilan kelompok memperhatikan sajian/paparan serta menilai hasil karya dari


kelompok lain yang telah dipresentasikan, mencermatinya dan membandingkan
dengan hasil dari kelompoknya sendiri kemudian mendiskusikan kembali pada
kelompok masing-masing.

Critical Thinking and


Communication

5. Perwakilan dari tiap kelompok memberikan tanggapan dengan mengajukan


pertanyaan, meminta konfirmasi ataupun memberikan masukkan terhadap kelompok
lainnya.
6. Guru mencatat hal-hal yang menyimpang atau tumpang tindih atau “unik” antara
kelompok yang satu dengan yang lain.
7. Guru menilai keaktifan peserta didik (individu dan kelompok) dalam kelas saat
berdiskusi, merancang/melakukan penyelidikan sederhana maupun presentasi
berlangsung.

Fase 5 : Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah


a. Guru menganalisis dan mengevaluasi hasil diskusi dari peserta didik
b. Guru membimbing peserta didik memecahkan masalah dari materi pembelajaran
tersebut dan siswa diharapkan membawa buku sumber untuk membantu mengevaluasi
kebenaran materinya.

C. PENUTUP ( 15 Menit)
a. peserta didik diminta perwakilannya untuk menarik kesimpulan dari hasil diskusi
yang telah dilakukan tentang identifikasi senyawa hidrokarbon dan kekhasan dari
atom karbon
b. Menyimpulkan materi yang telah di bahas Menginformasikan materi isomer dan
reaksi sederhana alkana, alkena dan alkuna
c. yang akan di bahas untuk pertemuan selanjutnya

PERTEMUAN 3 (90 menit)

B. PENDAHULUAN ( 15 MENIT)

1) Pengenalan
a. Guru membuka pembelajaran dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran.
b. Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin.
c. Guru menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan
pembelajaran,
seperti:
a) Mengarahkan siswa untuk menyiapkan buku pegangan.
b) Mengarahkan siswa untuk mengarahkan segala sesuatu yang tidak
berhubungan dengan pembelajaran.
2) Apersepsi
a. Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta
didik dengan tema sebelumnya, yaitu :
Struktur,dan sifat-sifat tatanama alkana, alkena, dan alkuna
b. Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan
dilakukan.
3) Motivasi
a. Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.
Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat
menjelaskan tentang : isomer dan reaksi sederhana alkana,alkena dan alkuna

4) Pemberian acuan
a. Menyampaikan tujuan pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
b. Memberitahukan tentang standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator, dan
KKM pada pertemuan yang berlangsung
c. Menjelaskan mekanisme pelaksanaan belajar, sesuai dengan langkah-langkah
pembelajaran

C. KEGIATAN INTI (60 MENIT)

Fase 1 : Orientasi Peserta Didik Pada Masalah


1. Peserta didik memperhatikan dan menelaah beberapa peristiwa dalam kehidupan
sehari-hari yang di paparkan oleh guru. Contoh bahan pengamatan:

Critical Thinking, HOTS


dan Literasi

Peristiwa pertama
nasi dan kayu

Nasi tersusun oleh amilum, sedangkan kayu tersusun oleh selulosa. Kedua zat ini memiliki
unsur penyusun yang sama persis, namun berbeda dalam strukturnya. Kenyataannya, nasi
dapat dimakan sedangkan kayu sama sekali tidak dapat dimakan. sama halnya dengan
senyawa alkana,alkena dan alkuna, bisa jadi sama molekulnya tetapi berbeda strukturnya
Critical Thinking, HOTS
dan Literasi

Peristiwa kedua
Minyak jenuh dengan tidak jenuh
mungkin sebagian kita pernah mendengar entah itu dari iklan atau dari sumber yang lain,
bahwa minyak tak jenuh adalah baik untuk kesehatan. Karena efek yang bagus dari
minyak tak jenuh, maka beberapa industri terkadang melakukan proses pengubahan
minyak jenuh menjadi minyak tak jenuh. Prosesnya dinamakan dengan eliminasi hidrogen
atau dehidrogenasi, yaitu mengambil satu atau lebih molekul hidrogen dari molekul
minyak, sehingga terbentuk senyawa minyak yang memiliki ikatan rangkap. Proses ini
dilakukan pada keadaan yang khusus dan terbukti sukses memproduksi minyak tak jenuh.
Sama halnya dengan senyawa alkana, alkena dan alkuna juga terjadi reaksi-reaksi
sederhana salah satunya reaksi eliminasi.

Critical Thinking,
Creativity, HOTS,
Literasi

2. Dengan memperhatikan beberapa peristiwa-peristiwa tersebut peserta didik diharapkan


dapat memprediksi apa yang terjadi, menyusun masalah dan memecahkannya, serta
mengembangkannya. Permasalahan diarahkan pada :
1) Bagaimana menentukan isomer dari senyawa alkana, alkena dan alkuna?
2) Bagaimana reaksi alkana,alkena dan alkuna?

Fase 2: Mengorganisasi peserta didik untuk belajar

Collaboration

1. Perserta didik dibagi dalam beberapa kelompok (penentuan Kelompok ditetapkan oleh
guru). Tiap kelompok terdiri 4–5 orang.
2. Dibagikan bahan bacaan tambahan disamping buku-buku yang telah dimiliki peserta
didik, serta LKPD untuk bahan diskusi perserta didik.
3. Perumusan dan pemecahan masalah diselasaikan melalui forum diskusi kelompok.

Fase 3 Membimbing individual dan kelompok dalam penyelidikan

Collaboration

1. Peserta didik untuk melakukan diskusi kelas melalui bimbingan.


Collaboration, Critical
Thinking, Creativity, HOTS
dan Literasi

2. Peserta didik memahami dan mengkaji peristiwa-peristiwa yang disajikan kemudian


merumuskan masalahnya melalui bimbingan, menyelesaikan masalah dan peserta
didik termotivasi untuk berdiskusi dalam menggali informasi dari berbagai sumber
dan LKPD yang diberikan.

Creativity, Communication
dan Literasi

, Creativity and Creativity


3. Peserta didik menuliskan hasil pekerjaanya (untuk masing-masing peserta didik) dan
hasil diskusi kelompok.

Fase 4 : Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya

1. Guru memantau jalannya diskusi dan membimbing peserta didik untuk


mempresentasikan hasil diskusinya.
Communication

2. Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kelompoknya

Critical Thinking, HOTS


dan Literasi

3. Perwakilan kelompok memperhatikan sajian/paparan serta menilai hasil karya dari


kelompok lain yang telah dipresentasikan, mencermatinya dan membandingkan
dengan hasil dari kelompoknya sendiri kemudian mendiskusikan kembali pada
kelompok masing-masing.
Critical Thinking and
Communication

4. Perwakilan kelompok untuk memberikan tanggapan dengan mengajukan pertanyaan,


meminta konfirmasi ataupun memberikan masukkan terhadap kelompok lainnya.

5. Guru mencatat hal-hal yang menyimpang atau tumpang tindih atau “unik” antara
kelompok yang satu dengan yang lain.

6. Guru menilai keaktifan peserta didik (individu dan kelompok) dalam kelas saat
berdiskusi, merancang/melakukan penyelidikan sederhana maupun presentasi
berlangsung.

Fase 5 : Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah


a. Guru menganalisis dan mengevaluasi hasil diskusi dari peserta didik
b. Guru membimbing peserta didik memecahkan masalah dari materi pembelajaran
tersebut dan siswa diharapkan membawa buku sumber untuk membantu mengevaluasi
kebenaran materinya.

D. PENUTUP ( 15 Menit)
a. peserta didik diminta perwakilannya untuk menarik kesimpulan dari hasil diskusi yang
telah dilakukan tentang identifikasi senyawa hidrokarbon dan kekhasan dari atom
karbon
b. Menyimpulkan materi yang telah di bahas .
c. mengingatkan untuk mempersiapkan diri menghadapi tes/evaluasi untuk pertemuan
materi berikutnya
d. guru menutup pembelajaran dengan salam penutup guru mengucapkan salam kemudian
meninggalkan kelas
Penilaian
1. Teknik penilaian :
a. Penilaian sikap : observasi/pengamatan
b. Penilaian pengetahuan : tes tertulis, penugasan
c. Penilaian keterampilan : unjuk kerja/praktik
2. Bentuk penilaian
a. Observasi : lembar pengamatan aktivitas peserta didik
b. Tes tertulis : uraian dan lembar kerja
c. Unjuk kerja, : lembar penilaian presentasi
3. Instrumen pendidikan(terlampir)
4. Remedial
a. Pembelajaran remedial dilakukan bagi peserta didik yang capaian KD nya belum
tuntas
b. Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remedial teaching
(klasikal), atau tutor teman sebaya atau tugas yang diakhiri dengan tes
c. Tes remedial dilakukan sebanyak 3x dan setelah 3x tes remedial belum mencapai
ketuntasan, maka remedial dilakukan dalam bentuk tugas tanpa tes tertulis
kembali
5. Pengayaan
a. Bagi peserta didik yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan pembelajaran
pengayaan
i. Siwa yang mencapai nilai n(ketuntasan)  n  n(maksimum) diberikan materi
masih dalam cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan
ii. Siwa yang mencapai nilai n  n(maksimum) diberikan materi melebihi
cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan.

Padang, oktober 2018

Mengetahui

Kepala MAN Panyabungan, Guru Mata Pelajaran,

Irfansyah, M.Pd Rizki Anggi Suhairah Nasuton


LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP
PENILAIAN OBSERVAS
Kelas : Xl
Materi : Hidrokarbon
Bubuhkan tanda √pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.
Sikap
Tanggung
Nama Jujur Peduli Kerjasama Santun Percaya diri Disiplin
No Jawab
Siswa
C B S K C B S K C B S K C B S K C B S K B S K C B S
KR CK
K A B R K A B R K A B R K A B R K A B R A B R K A B

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40

K :kurang C:Cukup B:Baik SB:Baiksekali


INSTRUMEN PENILAIAN AUTENTIK

A) Penilaian Hasil Belajar


 Teknik Penilaian: penugasan, tes tertulis
 Prosedur Penilaian:
Teknik
No Aspek yang dinilai Waktu Penilaian
Penilaian
1. Sikap Pengamatan Selama pembelajaran dan
 Terlibat aktif dalam pembelajaran saat diskusi
senyawa Hidrokarbon
 Toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang berbeda
dan kreatif.
2. Pengetahuan
 Menjelaskan kembali pengertian Pengamatan Penyelesaian tugas
senyawa hidrokarbon, komponen , dan tes individu dan kelompok
dan prinsip kerja identifikasi
senyawa hidrokarbon.
 Menjelaskan keterkaitan
identifikasi senyawa hidrokarbon
3. Keterampilan
 Terampil menerapkan konsep dan Pengamatan Penyelesaian tugas (baik
strategi pemecahan masalah yang individu maupun
relevan yang berkaitan dengan kelompok) dan saat
menentukan penyelesaian diskusi
identifikasi senyawa hidrokarbon.
INSTRUMEN PENILAIAN HASIL BELAJAR

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN

Observasi pada saat diskusi kelas (Penilaian Sikap)

Kelas XI/Semester 1 (Satu)

Kelompok ............
No Aspek yang dinilai
A B C D
1 Aktif mendengar
2 Aktif bertanya
3 Mengemukakan pendapat
4 Mengendalikan diri
5 Menghargai orang lain
6 Bekerja sama dengan orang lain
7 Berbagi pengetahuan yang dimiliki
8 Pengelolaan waktu

Petunjuk pengisian:
Nilai: A(amat baik)
Nilai:B(baik)
Nilai: C(cukup)
Nilai: D(kurang)
Instrumen Penilaian Afektif

Nama Sekolah : MAN Panyabungan


Mata Pelajaran : Kimia
Kelas/Semester : XI/1

Aspek yang dinilai Nilai


Nama
No Menyampaikan Mendengarkan
Siswa Disiplin Aktif
ide ide orang lain

Pemberian nilai :

A. Bila semua aspek dilaksanakan

B. Bila 4 aspek dilaksanakan

C. Bila 3 aspek dilaksanakan

D. Bila 1 sampai 2 aspek dilaksanaka

1. Lembar Penilaian Tugas

No. Nama Siswa Penilaian

Tugas Kuis UH

1.

2.

3.

4.

5.
KISI-KISI SOAL

Nama satuan pendidikan : MAN PANYABUNGAN

Tahun pelajaran :2018/2019

Kelas/semester : XI/ semester 1

Mata pelajaran : Kimia

Siswa dapat Memahami keisomeran pada alkana alkena, dan alkuna Siswa dapat menuliskan
reaksi sederhana pada alkana, alkena, dan alkuna, Serta dapat Membuat model visual
berbagai struktur molekul hidrokarbon yang memiliki rumus molekul yang sama.

Baha
n Kls/ Konten/M Level Bentuk No.
No. Kompetensi Dasar Indikator Soal
Seme ateri Kognitif Soal Soal
ster
1 3.1 Menganalisis XII / 1 Kekhasan Disajikan soal yang dapat Pemahama uraian 1,5
struktur dan sifat atom karbon n (C2)
menjelaskan ciri atau
senyawa
hidrokarbon kekhasan atom karbon PG 1,2
berdasarkan
kekhasan atom
karbon dan Disajikan beberapa data hasil Penerapan uraian 2
2 penggolongan percobaan yang menunjukan (C3)
senyawanya adanya senyawa hidrokarbon
PG 3

3 Disajikan gambar rantai atom


Atom C Penalaran uraian 3
karbon untuk menunjukkan (C4)
primer,
kekhasan atom karbon yang
sekunder, menunjukkan atom C primer,
tersier dan sekunder, tersier dan
kuarterner kuarterner 4
PG

4
Disajikan beberapa senyawa Penalaran uraian 4
alkana yang menunjukkan (C4)
atom C yang memiliki atom C
lebih dari 1

5 PG 5

Struktur Disajikan soal yang 6


dan tata Pemahama uraian
nama n (C2)
alkana, membedakan struktur
alkena
dan alkana, alkena dan alkuna PG 6
alkuna melalui media diskusi

6
Disajikan soal agar siswa Pemahama uraian 7,8,
n (C2) 9
dapat Menuliskan rumus Penerapan
struktur molekul, tata nama (C3)
Penalaran
IUPAC, serta memahami (C4)
7 kegunaan dan sumber
PG 7
alkana, alkena dan alkuna
dalam kehidupan sehari-hari
melaui media diskusi
8

Sifat- Disajikan struktur dari Pemahama uraian 10,1


sifat fisik senyawa hidrokarbon untuk n (C2)
9 1
alkana, menentukan sifat fisis dari
alkena senyawa hidrokarbon
dan tersebut
alkuna PG
8

10

Disajikan senyawa Pemahama Uraian 12


hidrokarbon untuk n (c2)

menuliskan reaksi sederhana


PG 9,10
, 11
Isomer

Disajikan senyawa
Penalaran uraian 13
hidrokarbon untuk
menentukan isomer dari (C4)
senyawa tersebut

12,
PG 13
SKOR JIKA BENAR SEMUA UNTUK URAIAN
NO 9 = 10 SKOR SEMUA = 100
1=5
2=10 10 = 5
3 =10
4 =10 11 = 10
5 =10 12 = 5
6 =10
7=5 13 =5
8=5

SKOR JIKA BENAR SEMUA UNTUK PILIHAN BERGANDA


Poin tiap soal 7,8
Benar semua poin 100 (13 soal)
LAMPIRAN : SOAL

1. Suatu senyawa dapat diidentifikasi mengandung unsur karbon (C) dengan cara
memanaskan ataupun membakar senyawa tersebut. Jika senyawa tersebut
mengandung unsur karbon, sebutkan sisa hasil pembakarannya!
2. Jelaskan cara sederhana untuk menunjukkan unsur karbon, hidrogen dan oksigen
dalam sampel organik!
3. Berapa jumlah atom C primer, sekunder, tersier, dan kuartener yang terdapat
dalam hidrokarbon berikut?

4. Gambarkan rumus struktur dari ruus molekul senyawa berikut ini kemudian tentukan
atom C primer, sekunder, tersier dan kuarterner!
a. C4H10
b. C5H12O
5. Jelaskan sifat-sifat khas atom karbon yang tidak dimiliki oleh atom-atom lain!
6. Sebutkan perbedaan dari struktur alkana,alkena, dan alkuna dari rumus molekul, jenis
ikatan, sifat dan struktur rantai karbon !
7. Tuliskan rumus struktur dari 3-metil pentana !
8. Perhatikan rumus struktur berikut:

Apa nama Senyawanya?


9. Bagaimanakah rumus molekul alkena dengan jumlah atom karbon 8 dan 10?
10. Sebutkan sifat fisik apa saja yang dimiliki oleh senyawa alkuna!
11. Susunlah senyawa berikut berdasarkan titik didihnya, dimulai dari yang terendah
 Heksana
 3-metilpentana
 2,3-dimetilbutana
12. Zat-zat apa saja yang dapat mengadisi alkena? Sebutkan !
13. Berapa isomer struktur yang mungkin dimiliki oleh butena?
LAMPIRAN : KUNCI JAWABAN

1. Zat padat hitam/ arang.


2. Dengan uji pembakaran. Pembakaran sampel organik akan mengubah C menjadi CO2
dan H menjadi H2O. Gas CO2 dapat dikenali karena mengeruhkan air kapur dan H2O
dapat dikenali dengan perubahan kertas kobalt dari biru menjadi merah muda.
3. Semua gugus CH3 tergolong atom C primer, gugus CH2 tergolong atom C
sekunder, gugus CH tergolong atom C tersier, dan gugus C adalah kuartener. Jadi,
jumlah atom C primer ada 5 buah, atom C sekunder ada 6 buah, atom C tersier ada 3
buah, dan atom C kuartener tidak ada.
4. a) H H H H
H-C–C–C–C-H
H H H H
C10 = 2
C20 = 2
C30 = -
C40 = -
b) H H H H H
H–C–C–C–C–C–H
H H H H OH
C10 = 2
C20 = 3
C30 = -
C40 = -
5. 1) Atom C mempunyai 4 ikatan kovalen sehingga dapat berikatan dengan sesamanya
membentuk rantai atom karbon dan juga dapat berikatan dengan berbagai unsur
nonlogam.
2) Ikatan kovalen yang dibentuk atom C relatif kuat.
3) Atom C dapat membentuk ikatan rangkap maupun rangkap tiga.

6. Yaitu
No Hidrokarbon Rumus Molekul/ Struktur Jenis Ikatan Sifat
Umum Rantai Karbon

1. Alkana CnH2n+2 C–C Kovalen Tunggal Jenuh

2. Alkena CnH2n C=C Kovalen Rangkap Dua Tak Jenuh

3. Alkuna CnH2n-2 CC Kovalen Rangkap Tiga Tak Jenuh

7. CH3─CH2─CH─CH2─CH3

CH3
8. 3,4-dimetil-1-heksena
9. Rumus molekul alkena dengan jumlah atom karbon 8 dan 10 yaitu:
Rumus umum alkena CnH2n, maka C-8 rumus molekulnya C8H16, C-10 rumus
molekulnya C10H20.
10. Alkuna sangat sukar larut dalam air tetapi larut di dalam pelarut organik seperti
karbontetraklorida. Massa jenis alkuna sama seperti alkana dan alkena lebih dari air.
Titik didih alkuna mirip dengan alkana dan alkena. Semakin bertambah jumlah atom C
harga Mr makin besar maka titik didihnya makin tinggi.
11. 2,3-dimetilbutana< 3-metilpentana< heksana
12. Zat-zat yang dapat mengadisi alkena yaitu :
 Gas hidrogen (H2)
 Halogen (F2, Cl2, Br2, dan I2)
 Asam halida (HCl, HBr, HF, dan HI)
13. Yaitu :
 CH2=CH─CH2─CH3 (1-butena)
 CH3─CH=CH─CH3 (2-butena)
 CH2=C-CH3 (2-metil-propena)

CH
Soal pilihan bergadna

1. Diketahui beberapa sifat kimia sebagai berikut !


1) Sukar larut dalam air
2) Atomnya hanya dapat disubtitusi oleh halogen
3) Dapat dijadikan bahan bakar
4) Ikatanya tak jenuh
5) Rumus umumnya CnH2n+2
Yang merupakan sifat-sifat alkana adalah .....
a. 1,2,3,4 d. 1,3,4,5
b. 1,2,3,5 e. 2,3,4,5
c. 1,2,4,5
2. Yang sam dari kedua senyawa berikut :
1) CH3-CH2-CH2-CH3
2) CH3-CH(CH3)2
Adalah....
a. Titik didihnya d. Rumus bangunya
b. Titik lelehnya e. Kelarutanya
c. Rumus empirisnya
3. Pada pembakaran hidrokarbon menghasilkan zat-zat...
a. CO
d. NO2
b. CO2
e. CO2 dan H2O
c. H2O
4. Senyawa dibawah ini yang dapat diramalkan memiliki titik didih tertinggi adalah.....
a. CH3 – CH (CH3) – CH3
b. CH3 – CH2 – CH2- CH3
c. CH3 –CH2-CH(CH3) – CH3
d. CH3
H3C C CH3

CH3

e. CH3 – CH2 –CH2 – CH3


5. Diantara `senyawa berikut yang mempunyai titik didih terendah adalah...
a. Propena
b. 1-butena c. 1-hexena
c. 1-pentena d. 1-heptena
6. Rumus molekul berikut yang mempunyai titik didih paling tinggi adalah...
a. C5H8
b. C5H10
c. C5H12
d. C6H12
e. C6H14
7. Tata nama senyawa alkana di bawah ini adalah tata nama yang dibenarkan menurut
IUPAC, kecuali....
a. 2-metil butana
b. 3-metil pentana
c. 2-metil-3-etil heksana
d. 2,2- dimetilheksana
e. 2,2,3,3- tetrametilheksana
8. Perhatikan hidrokarbon berikut :
1. CH3CH(CH3)2
2. CH3CH2CH3
3. CH3CH2CH2CH3
4. CH3CHC(CH3)CH3
Yang termasuk senyawa alkana adalah....
a. 1 dan 3
b. 1 dan 4
c. 2 dan 4
d. Hanya 4
e. 1,2, dan 3
9. Nama senyawa dibawah ini adalah......

CH3
CH3-CH-CH2-C-CH3

CH2 CH3

CH3
a. 2,2,4- trimetil heksana
b. 2-etil-3,4-dimetil-2-pentana
c. 2,3-dimetil-4-etil-2-pentena
d. 2,3,4-trimetil-2-pentena
e. 4-etil 2,3-dimetil-2-pentana
10. Nama yang tepat untuk senyawa di bawah ini adalah..........
CH3-CH-CH-CH2-C=CH
CH3 CH2-CH3

a. 2-metil-3-etil heksuna
b. 3 etil-2 metil heksuna
c. 3-etil-2 metil-1-heksuna
d. 4 etil-2-metil-1-heksuna
e. 4 etil-5-metil-1-heksuna
11. Nama dari molekul dibawah ini adalah........
CI C2H5

C=C

CH3 CH3
a. 1-kloro-2,3-dimetil pentana
b. 1-kloro-2,3-dimetil-2-heksana
c. Cis-2-kloro-3-metil-2-pentena
d. Trans-2-kloro-3-metil-pentena
e. 2-kloro-cis-2-heksena
12. Senyawa yang bukan isomer dari oktana yaitu.....
a. 2-metil-heptana
b. 2,3-dimetil-heksana
c. 2,3,4-trimetil-pentana
d. 2,2-dimetil-pentana
e. 2,2,3,3-tetrametil-butana
13. Diantara senyawa hidrokarbon berikut yang paling rendah titik didihnya adalah.....
a. n-pentana
b. n-oktana
c. n-butana
d. n-heptana
e. heksana
INSTRUMEN PENUGASAN

Satuan Pendidikan : MAN PANYABUNGAN


Mata Pelajaran : Kimia
Kelas : XI
Kompetensi dasar : 3.1 Menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon
berdasarkan kekhasan atom karbon dan penggolongan
senyawanya
Materi : Senyawa Hidrokarbon

Critical Thinking, Creativity, Communication,


Collaboration, HOTS dan Literasi

Contoh Tugas:

Buatlah tugas dalam bentuk laporan kelompok yang memuat tentang:

1. beberapa contoh benda-benda yang mengandung atom karbon yang ada


di sekitar rumahmu (minimal 5 buah)
2. identifikasi senyawa hidrokarbon!
3. Kekhasan atom karbon
Rubrik Penilaian

Nama peserta didik/kelompok : …………………………………………………


Kelas : ………………………………………………….
Tanggal Pengumpulan : .................................................................

No Kategori Skor Alasan


1. 1. Apakah tugas dikerjakan lengkap dan sesuai
dengan tanggal pengumpulan yang telah
disepakati?
2. 3. Apakah terdapat daftar pustaka sumber
infomasi dalam penyelesaian tugas yang
dikerjakan?
3. Apakah terdapat gambar / tabel dibuat
yang menarik sesuai dengan konsep?
4. Apakah bahasa yang digunakan untuk
menginterpretasikan lugas, sederhana,
runtut dan sesuai dengan kaidah EYD?
5. Apakah laporan yang dikerjakan sesuai
dengan konsep yang telah dipelajari?
6. Apakah dibuat kesimpulan?
Jumlah

Kriteria:
5 = sangat baik, 4 = baik, 3 = cukup, 2 = kurang, dan 1 = sangat kurang

Skor Perolehan
Nilai Perolehan = × 100
skor maksimal

Padang, November 2018


Mengetahui
MAN PANYABUNGAN, Guru Mata Pelajaran,

IRFANSYAH, M.Pd RIZKI ANGGI SUHAIRAH NASUTION


KARTU SOAL NO. 1,5 dan 1,2 (PG)

Nama satuan pendidikan : MAN Panyabungan

Tahun pelajaran :2018/2019

Kelas/semester : XI/ semester 1

Mata pelajaran : Kimia

Kompetensi Dasar : Menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon


berdasarkan kekhasan atom karbon dan penggolongan
senyawanya
Materi : Kekhasan atom karbon
Indikator Soal : Disajikan soal yang dapat menjelaskan ciri atau kekhasan
atom karbon

Level Kognitif : Pemahaman(C2)

Soal:
Diketahui beberapa sifat kimia sebagai berikut !
6) Sukar larut dalam air
7) Atomnya hanya dapat disubtitusi oleh halogen
8) Dapat dijadikan bahan bakar
9) Ikatanya tak jenuh
10) Rumus umumnya CnH2n+2
Yang merupakan sifat-sifat alkana adalah .....
a. 1,2,3,4 d. 1,3,4,5
b. 1,2,3,5 e. 2,3,4,5
c. 1,2,4,5

Kunci/Pedoman Penskoran: B
Soal:
Yang sam dari kedua senyawa berikut :
3) CH3-CH2-CH2-CH3
4) CH3-CH(CH3)2
Adalah....
a. Titik didihnya d. Rumus bangunya
b. Titik lelehnya e. Kelarutanya
c. Rumus empirisnya

Kunci/Pedoman Penskoran: A
Soal :
Suatu senyawa dapat diidentifikasi mengandung unsur karbon (C) dengan cara
memanaskan ataupun membakar senyawa tersebut. Jika senyawa tersebut mengandung
unsur karbon, sebutkan sisa hasil pembakarannya!

Kunci/Pedoman Penskoran: Zat padat hitam/ arang.

Soal :

Jelaskan sifat-sifat khas atom karbon yang tidak dimiliki oleh atom-atom lain!

Kunci/Pedoman Penskoran: .
1) Atom C mempunyai 4 ikatan kovalen sehingga dapat berikatan
dengan sesamanya membentuk rantai atom karbon dan juga dapat
berikatan dengan berbagai unsur nonlogam.
2) Ikatan kovalen yang dibentuk atom C relatif kuat.
3) Atom C dapat membentuk ikatan rangkap maupun rangkap tiga.

KARTU SOAL NO. 2& 3(PG)

Nama satuan pendidikan : MAN Panyabungan

Tahun pelajaran :2018/2019

Kelas/semester : XI/ semester 1

Mata pelajaran : Kimia

Kompetensi Dasar : Menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon


berdasarkan kekhasan atom karbon dan penggolongan
senyawanya
Materi : Kekhasan atom karbon
Indikator Soal : Disajikan beberapa data hasil percobaan yang menunjukan
adanya senyawa hidrokarbon
Level Kognitif : Penerapan(C3)

Soal :
Pada pembakaran hidrokarbon menghasilkan zat-zat...
a. CO
d. NO2
b. CO2
e. CO2 dan H2O
c. H2O

Kunci jawaban / pedoman penskoran : E


Soal :

Jelaskan cara sederhana untuk menunjukkan unsur karbon, hidrogen dan oksigen dalam sampel
organik!

Kunci jawaban / pedoman penskoran :

Dengan uji pembakaran. Pembakaran sampel organik akan mengubah C menjadi CO2 dan H menjadi
H2O. Gas CO2 dapat dikenali karena mengeruhkan air kapur dan H2O dapat dikenali dengan
perubahan kertas kobalt dari biru menjadi merah muda.

KARTU SOAL NO. 3&4(PG)

Nama satuan pendidikan : MAN Panyabungan

Tahun pelajaran :2018/2019

Kelas/semester : XI/ semester 1

Mata pelajaran : Kimia

Kompetensi Dasar : Menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon


berdasarkan kekhasan atom karbon dan penggolongan
senyawanya
Materi : Atom C primer, sekunder, tersier dan kuarterner
Indikator Soal : Disajikan gambar rantai atom karbon untuk menunjukkan
kekhasan atom karbon yang menunjukkan atom C primer,
sekunder, tersier dan kuarterner

Level Kognitif : Penalaran(C4)

Soal :

1. Berapa jumlah atom C primer, sekunder, tersier, dan kuartener yang terdapat
dalam hidrokarbon berikut?

Kunci jawaban / pedoman penskoran :


Semua gugus CH3 tergolong atom C primer, gugus CH2 tergolong atom C sekunder, gugus CH
tergolong atom C tersier, dan gugus C adalah kuartener. Jadi, jumlah atom C primer ada 5 buah, atom
C sekunder ada 6 buah, atom C tersier ada 3 buah, dan atom C kuartener tidak ada

Soal :

5. Senyawa dibawah ini yang dapat diramalkan memiliki titik didih tertinggi adalah.....
a. CH3 – CH (CH3) – CH3
b. CH3 – CH2 – CH2- CH3
c. CH3 –CH2-CH(CH3) – CH3
d. CH3
H3C C CH3

CH3

e. CH3 – CH2 –CH2 – CH3

Kunci jawaban / pedoman penskoran : E

KARTU SOAL NO. 4&5(PG)

Nama satuan pendidikan : MAN Panyabungan

Tahun pelajaran :2018/2019

Kelas/semester : XI/ semester 1

Mata pelajaran : Kimia

Kompetensi Dasar : Menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon


berdasarkan kekhasan atom karbon dan penggolongan
senyawanya
Materi : Atom C primer, sekunder, tersier dan kuarterner
Indikator Soal : Disajikan beberapa senyawa alkana yang menunjukkan atom
C yang memiliki atom C lebih dari 1

Level Kognitif : Penalaran(C4)

Soal : Diantara `senyawa berikut yang mempunyai titik didih terendah adalah...
a. Propena
b. 1-butena d. 1-hexena
e. 1-heptena
c. 1-pentena

Kunci jawaban / pedoman penskoran : A

Soal :

Gambarkan rumus struktur dari ruus molekul senyawa berikut ini kemudian tentukan atom C primer,
sekunder, tersier dan kuarterner!

a. C4H10
b. C5H12O

Kunci jawaban / pedoman penskoran :

1. a) H H H H
H-C–C–C–C-H
H H H H
C10 = 2
C20 = 2
C30 = -
C40 = -
b) H H H H H
H–C–C–C–C–C–H
H H H H OH
C10 = 2
C20 = 3
C30 = -
C40 = -

KARTU SOAL NO. 6&6(PG)

Nama satuan pendidikan : MAN Panyabungan

Tahun pelajaran :2018/2019

Kelas/semester : XI/ semester 1

Mata pelajaran : Kimia


Kompetensi Dasar : Menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon
berdasarkan kekhasan atom karbon dan penggolongan
senyawanya
Materi : Struktur dan tata nama alkana, alkena dan alkuna
Indikator Soal : Disajikan soal yang membedakan struktur alkana, alkena
dan alkuna

Level Kognitif : Pemahaman (C2)

Soal :

Sebutkan perbedaan dari struktur alkana,alkena, dan alkuna dari rumus molekul, jenis ikatan, sifat dan
struktur rantai karbon !

Kunci jawaban / pedoman penskoran :

No Hidrokarbon Rumus Molekul/ Struktur Jenis Ikatan Sifat


Umum Rantai Karbon

1. Alkana CnH2n+2 C–C Kovalen Tunggal Jenuh

2. Alkena CnH2n C=C Kovalen Rangkap Dua Tak Jenuh

3. Alkuna CnH2n-2 CC Kovalen Rangkap Tiga Tak Jenuh

Soal :

Rumus molekul berikut yang mempunyai titik didih paling tinggi adalah...

a. C5H8
b. C5H10
c. C5H12
d. C6H12
e. C6H14

Kunci jawaban / pedoman penskoran : E


KARTU SOAL NO. KARTU SOAL NO. 7,8,9
&7(PG)

Nama satuan pendidikan : MAN Panyabungan

Tahun pelajaran :2018/2019

Kelas/semester : XI/ semester 1

Mata pelajaran : Kimia

Kompetensi Dasar : Menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon


berdasarkan kekhasan atom karbon dan penggolongan
senyawanya
Materi : Struktur dan tata nama alkana, alkena dan alkuna
Indikator Soal : Disajikan soal agar siswa dapat Menuliskan rumus struktur
molekul, tata nama IUPAC, serta memahami kegunaan dan
sumber alkana, alkena dan alkuna dalam kehidupan sehari-
hari

Level Kognitif : Pemahaman (C2)


Penerapan (C3)
Penalaran (C4)

Soal :

1. Tuliskan rumus struktur dari 3-metil pentana !


2. Perhatikan rumus struktur berikut:

Apa nama Senyawanya?


3. Bagaimanakah rumus molekul alkena dengan jumlah atom karbon 8 dan 10?

Kunci jawaban / pedoman penskoran :

1. CH3─CH2─CH─CH2─CH3

CH3
2. 3,4-dimetil-1-heksena
3. Rumus molekul alkena dengan jumlah atom karbon 8 dan 10 yaitu:
Rumus umum alkena CnH2n, maka C-8 rumus molekulnya C8H16, C-10 rumus
molekulnya C10H20.
Soal :

Tata nama senyawa alkana di bawah ini adalah tata nama yang dibenarkan menurut
IUPAC, kecuali....
a. 2-metil butana
b. 3-metil pentana
c. 2-metil-3-etil heksana
d. 2,2- dimetilheksana
e. 2,2,3,3- tetrametilheksana

Kunci jawaban / pedoman penskoran : C

KARTU SOAL NO. KARTU SOAL NO. 10,11&8(PG)

Nama satuan pendidikan : MAN Panyabungan

Tahun pelajaran :2018/2019

Kelas/semester : XI/ semester 1

Mata pelajaran : Kimia

Kompetensi Dasar : Menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon


berdasarkan kekhasan atom karbon dan penggolongan
senyawanya
Materi : Sifat-sifat fisik alkana, alkena dan alkuna
Indikator Soal : Disajikan struktur dari senyawa hidrokarbon untuk
menentukan sifat fisis dari senyawa hidrokarbon tersebut

Level Kognitif : Pemahaman (C2)

Soal :

10. Sebutkan sifat fisik apa saja yang dimiliki oleh senyawa alkuna!
11. Susunlah senyawa berikut berdasarkan titik didihnya, dimulai dari yang terendah
 Heksana
 3-metilpentana
 2,3-dimetilbutana
Kunci jawaban / pedoman penskoran :

10. Alkuna sangat sukar larut dalam air tetapi larut di dalam pelarut organik seperti
karbontetraklorida. Massa jenis alkuna sama seperti alkana dan alkena lebih dari
air. Titik didih alkuna mirip dengan alkana dan alkena. Semakin bertambah
jumlah atom C harga Mr makin besar maka titik didihnya makin tinggi.
11. 2,3-dimetilbutana< 3-metilpentana< heksana
Soal :

Perhatikan hidrokarbon berikut :

1. CH3CH(CH3)2
2. CH3CH2CH3
3. CH3CH2CH2CH3
4. CH3CHC(CH3)CH3
Yang termasuk senyawa alkana adalah....
a. 1 dan 3
b. 1 dan 4
c. 2 dan 4
d. Hanya 4
e. 1,2, dan 3

Kunci jawaban / pedoman penskoran : E

KARTU SOAL NO. KARTU SOAL NO. 12&9,10,11(PG)

Nama satuan pendidikan : MAN Panyabungan

Tahun pelajaran :2018/2019

Kelas/semester : XI/ semester 1

Mata pelajaran : Kimia

Kompetensi Dasar : Menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon


berdasarkan kekhasan atom karbon dan penggolongan
senyawanya
Materi : isomer
Indikator Soal : Disajikan senyawa hidrokarbon untuk menuliskan reaksi
sederhana

Level Kognitif : Pemahaman (C2)


Soal :

Zat-zat apa saja yang dapat mengadisi alkena? Sebutkan !

Kunci jawaban / pedoman penskoran :

Zat-zat yang dapat mengadisi alkena yaitu :

 Gas hidrogen (H2)


 Halogen (F2, Cl2, Br2, dan I2)
 Asam halida (HCl, HBr, HF, dan HI)

Soal :

10. Nama yang tepat untuk senyawa di bawah ini adalah..........


CH3-CH-CH-CH2-C=CH
CH3 CH2-CH3

a. 2-metil-3-etil heksuna
b. 3 etil-2 metil heksuna
c. 3-etil-2 metil-1-heksuna
d. 4 etil-2-metil-1-heksuna
e. 4 etil-5-metil-1-heksuna

Kunci jawaban / pedoman penskoran : E

Soal :

12. Nama dari molekul dibawah ini adalah........

CI C2H5

C=C

CH3 CH3
a. 1-kloro-2,3-dimetil pentana
b. 1-kloro-2,3-dimetil-2-heksana
c. Cis-2-kloro-3-metil-2-pentena
d. Trans-2-kloro-3-metil-pentena
e. 2-kloro-cis-2-heksena

Kunci jawaban / pedoman penskoran : C


KARTU SOAL NO. KARTU SOAL NO. 13&12,13(PG)

Nama satuan pendidikan : MAN Panyabungan

Tahun pelajaran :2018/2019

Kelas/semester : XI/ semester 1

Mata pelajaran : Kimia

Kompetensi Dasar : Menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon


berdasarkan kekhasan atom karbon dan penggolongan
senyawanya
Materi : isomer
Indikator Soal : Disajikan senyawa hidrokarbon untuk menentukan isomer
dari senyawa tersebut
Level Kognitif : Penerapan (C4)

Soal :

Berapa isomer struktur yang mungkin dimiliki oleh butena?

Kunci jawaban / pedoman penskoran :

Yaitu :

 CH2=CH─CH2─CH3 (1-butena)
 CH3─CH=CH─CH3 (2-butena)
 CH2=C-CH3 (2-metil-propena)

CH

Soal :

Senyawa yang bukan isomer dari oktana yaitu.....

a. 2-metil-heptana
b. 2,3-dimetil-heksana
c. 2,3,4-trimetil-pentana
d. 2,2-dimetil-pentana
e. 2,2,3,3-tetrametil-butana

Kunci jawaban / pedoman penskoran : D


Soal :

Diantara senyawa hidrokarbon berikut yang paling rendah titik didihnya adalah.....

a. n-pentana
b. n-oktana
c. n-butana
d. n-heptana
e. heksana

Kunci jawaban / pedoman penskoran : C


LAMPIRAN VIDEO

VIDEO UJI IDENTIFIKASI UNSUR C,H,O


Daftar Pustaka

Arifatun, Hanifah. 2009. Kimia. Jakarta : Pusat Perbukuan DPN


Petrucci. 2008. Kimia Dasar. Jakarta : Erlangga
Riswiyanto. 2009. Kimia Organik. Jakarta : Erlangga
Sumardjo, Damin. 2009. Pengantar Kimia Buku Panduan Kuliah Mahasiswa Kedokteran.
Jakarta : EGC
Unggul Sudarmo.2014. Kimia Untuk SMA/MA.Jakarta : Erlangga

Anda mungkin juga menyukai