Anda di halaman 1dari 2

BAB 12 Hal 457

1. Apakah faktor manajemen, organisasi, dan teknologi yang menjadi latar


belakang dari kegagalan Cincinnati Zoo dalam meraih peluang untuk
meningkatkan pendapatannya?
Jawab :
Latar belakan yang menybabkan Cincinnati Zoo kehilangan dalam meraih
peluang dan meningkatkan pendapatnya adalah pengelolaan sistem kebun binatang
Cincinnati zoo itu sendiri. Yang pertama pengelolaan dalam manajemennya memiliki
pengtahuan yang terbatas dan pemahaman mengenai apa yang sebenarnya terjadi
dalam kebun binatang pada basis harian, sedangkan dari faktor organisasi mereka juga
tidak tau mengenai total berapa jumlah pengunjung yang masuk?, siapa yang datang
ke kebun binatang?, apa yang mereka lakukan dan apa yang mereka beli?, dan dari
faktor teknologinya menggunakan sistem yang sudah usang karena mereka
menggunakan sistem yang berbeda-beda untuk setiap penjualan juga menggunakan
sistem platfrom poin berbeda-beda. Bahkan mereka masih bergantung menggunakan
mesin hitung uang secara manual. Sehingga manajemen harus menyaring melalui
penerimaan uang kertas hanya untuk mengetahui berapakah total penjualan yang
mereka dapatkan dalam sehari.
2. Mengapa mengganti sistem warisan poin penjualan dan mengimplementasikan
gudang data sangat penting bagi solusi sistem informasi?
Jawab :
Karena dengan mengubah sistem tersebut dapat mengubah sistem
informasinya agar lebih bisa fokus dalam menganalisis dan manajemen data. Kebun
binatang cincinnati zoo telah mengganti 4 warisan sistem pion penjualannya dengan
suatu platfrom tunggal-galaxy POS dari getway ticketing system, kemudian meminta
IBM dan Brightstar partners untuk mengembangkan gudang data tersentralisasi dan
mengimplememtasikan IBM Cognos business intelligence untuk menyediakan analitis
dan pelaporan secara real-time.
3. Bagaimana Cincinnati Zoo memperoleh manfaat dari intelijen bisnis?
Bagaimana dia mendorong kinerja oprasional dan mengambil keputusan?
Apakan peran yang dimainkan oleh analitis yang perdiktif?
Jawab :
Dengan kemampuan Cincinnati zoo dalam mengambil keputusan yang baik
mengenai kegiatan oprasional dari bisnis intelijen menyebabkan peningkatan
penjualan secara dramatis, dan Kebun Binatang mengalami 30,7 % kenaikan
penjualan makanan, dan kenaikan penjualan eceran sebesar 5,9 % dibandingkan
dengan periode yang lalu.
Dengan meningkatkan kinerja operasional dan menyediakan analisis dan
pelaporan real-time. Selain itu, Kebun Binatang membuat lebih banyak keputusan
yang lebih akurat mengenai penjadwalan tenaga kerja dan perencanaan persediaan
dengan data ramalan cuaca dari Situs Web U.S. National Oseanic dan Atmospheric
administration. Kebun Binatang membuat keputusan untuk mengubah sistem
informasi yang bertujuan untuk lebih fokus pada analisis dan pengelolaan data. Kebun
Binatang mengganti empat titik warisan sistem penjualan dengan satu platform seperti
Galaxy POS dari Gateway Ticketing Systems, mendaftarkan IBM dan BrightStar
Partners.
Yang berperan dalam mencapai target pemasaran dan promosi melalui
penggunaan kartu hadiah kepada pelanggan Loyalitas Kebun Binatang. Kedai es krim
melayani sepanjang hari untuk mendapatkan penghasilan mereka. Mereka
menggunakan analisis IBM untuk mengidentifikasi minuman bir mana yang paling
laku, kapan dan jam berapa untuk memastikan jumlah persediaannya memenuhi
permintaan yang sebelumnya membutuhkan.
4. Kunjungi situs Web IBM Cognos dan jelaskan alat intelijen bisnis yang akan
paling berguna untuk Kebun Binatang Cincinnati.
Jawab :
Intelijen bisnis merupakan suatu istilah yang digunkan oleh para pemasok
serta para konsultan teknologi informasi untuk menggambarkan insfrakstruktur bagi
pergudangan, mengintregrasikan dan melaporkan, serta menganalisi data yang berasal
dari lingkungan bisnis, termasuk data yang besar. Intelijen bisnis itu mengitergrasikan
semua aliran informasi yang dihasilkan suatu perusahaan menjadi satu bagian tunggal,
serangkaian data perusahaan yang berkaitan secara logis, dan kemudian menggunakan
permodelan alat bantu analisis statistik dan alat bantu penelusuran data agar bisaa
untuk memahami logika dari semua data sehingga manajer dapat mengambil
keputusan yang lebih baik dan rencana yang lebih baik, atau setidaknya mereka dapat
mengetahui dengan cepat ketika perusahaan mereka gagal dalam memenuhi target-
target yang telah direncanakan

Anda mungkin juga menyukai