Anda di halaman 1dari 6

UJIAN TENGAH SEMESTER KEWIRAUSAHAAN

BISNIS TANPA MODAL

Oleh:

Vanessa Aulia Putri 187007001

Hesti Wildani Daulay 187007012

PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN


SEKOLAH PASCA SARJANA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
M E D A N
2018
Nama : Vanessa Aulia Putri
NIM : 187007001
Kelas : 44-1

BISNIS TANPA MODAL


1. Bidang Properti
 Bisnis sewa rumah atau indekos
Jika kita memiliki rumah kosong atau punya kenalan yang memiliki
rumah kosong terlebih lagi jika berada di kawasan kampus, hal ini
dapat dijadikan sumber peluang usaha yang menjanjikan. Jika rumah
tersebut adalah milik rekan atau kenalan kita, dapat kita terapkan
sistem bagi hasil. Cara kerja pemasaran bisnis ini bisa dengan
menghubungi kenalan atau melalui internet. Kita bisa memposting
informasi sewa rumah atau indekos di berbagai media sosial, dan
forum online. Peluang untuk mendapatkan keuntungan sangat besar
jika melakukan bisnis ini karena peminat rumah sewa atau indekos
disekitar daerah kampus cukup atau bahkan bisa dikategorikan
cukup tinggi.

2. Bidang Jasa
 Penerjemah
Jasa penerjemah cukup banyak diminati untuk saat ini, apabila anda
memiliki kemampuan bahas asing yang baik, kemampuan ini dapat
anda jadika sebagai peluang bisnis bidang jasa online. Anda bisa
mulai mencari job-job freelance penerjemah, pekerjaan ini bisa
dilakukan dirumah hanya bermodal laptop, koneksi internet jika
dibutihkan dan kemampuan bahasa asing anda, tidak mengharuskan
anda untuk pergi ke kantor. Saat ini para penerjemah sangat
dibutuhkan oleh pemilik website, penulis, dan juga oleh perusahaan-
perusahaan yang suka mendapatkan dokumen-dokumen dari klien yang
menggunakan bahasa asing seperti berbahasa Inggris. Menjadi
penerjemah merupakan peluang usaha online tanpa modal di bidang
jasa yang bisa anda pertimbangkan.

3. Bidang Distributor
 Distributor Makanan Ringan / Snack
Sudah diketahui bahwa makanan merupakan kebutuhan pokok yang
wajib bagi setiap individu. Anda bisa melakukan bisnis dengan
menjadi distributor makanan ringan tanpa modal dengan bekerja sama
dengan pemasik makanan ringan yang besar, akan lebih
menguntungkan lagi jika jenis makanan yang akan anda pasarkan
adalah jenis makanan “kekinian” yang belum banyak dijual oleh
pesaing anda. Anda bisa mealukan bisnis ini di rumah tanpa perlu
menyewa toko atau kios. Selain itu anda tidak perlu mengeluarkan
biaya untuk pembuatan makanan tersebut karena semuanya sudah
dilakukan oleh pemasok. Yang diperlukan hanya tenaga keras serta
kemauan berbisnis sehingga menjadikan usaha ini menguntungkan.
Promosi melalui media sosial juga akan sangat membantu usaha anda
ini. Apalagi jenis barang ini sangat di cari oleh banyak orang, jadi
dengan kita berjualan di rumah saja, orang akan menghampirinya.

4. Bidang Kuliner
 Waralaba Frozen Food
Terdapat berbagai jenis frozen food yang sedang banyak diniminati
pada saat ini diantaranya : nugget, sosis, risol, bakso, kebab, dimsum,
roti cane, donat dan masih banyak jenis lainnya. Tingginya peminat
frozen food ini dapat kita jadikan peluang bisnis tanpa modal atau
minim modal, dengan menjalin kerja sama dengan distributor atau
produsen frozen food yang sudah terkenal anda bisa menjadikan ini
usaha yang menguntungkan. Akan sangat menguntungkan jika anada
memilih jenis makanan atau penjual frozen food yang belum memiliki
cabang di daerah anda. Hanya dengan modal freezer dan kemampuan
memasarkan produk yang baik anda dipastikan dapat meraup untung
yang cukup banyak. Jangan lupa juga gunakan media sosial untuk
promosi, jika perlu endorse salah satu influencer yang cukup terkenal
agar produk anda menjadi lebih diminati.

5. Bidang Peternakan
 Ternak Lebah Madu
Contoh ide bisnis dengan modal kecil dalam bidang peternakan adalah
ternak lebah madu. Madu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan
manusia. Tidak hanya madu yang dapat dikonsumsi honey comb juga
mulai diminati oleh banyak orang pada saat ini karena memiliki
manfaat yang tidak kalah baik dibandingkan dengan madu. Hal ini
menyebabkan harga jual madu dan honey comb semakin meningkat.
Keuntungan budidaya lebah madu sangat banyak, yaitu modal
terjangkau dan dapat dibudidayakan di lahan yang sempit. Anda juga
tidak perlu repot memberikan pakan, karena lebah madu akan mencari
makanannya sendiri.

6. Bidang Bisnis Online


 Jasa titip online
Bagi anda pengguna aktif sosial media Instagram, pasti beberapa kali
pernah lihat akun yang menawarkan jasa titip alias jastip online. Jadi,
jastip ini bisa dikatakan mirip-mirip konsepnya dengan dropshipper.
Intinya, jastip adalah terobosan baru dalam berbisnis dengan
menawarkan nitip belanja. Anda akan mendapatkan sejumlah uang
karena membelikan barang orang. Dari sana keuntungan didapat
bisaanya berkisar 15.000 sampai dengan 30.000 per barang yang dibeli,
jika jastip online ini dilakukan atau dibeli dari luar negeri fee per barang
akan lebih mahal biasanya berkisar 15%-20% dari harga barang. Untuk
jastip dalam negri sebaiknya carilah di daerah yang belum memiliki
banyak pusat perbelanjaan agar peminat yang anda dapatkan lebih
banyak. Caranya cukup mudah. Anda hanya perlu mendatangi tempat-
tempat belanja tertentu lalu foto barang-barang yang sedang promo atau
diskon besar-besaran. Kemudian upload ke media sosial yang anda
miliki, misalnya instagram. Jangan lupa tambahkan hastag yang terkait
dengan barang-barang yang anda tawarkan. Dengan begitu anda akan
mendapatkan banyak pelanggan.
Jasa Titip Online
1. Modal Investasi
 Laptop Rp. 2.000.000,-
 Smartphone Rp. 2.000.000,-
 Modem Rp. 200.000,-
 Printer Rp. 200.000 ,-
 Koper (28 inch, 2 buah) Rp. 2.400.000,-
Total Rp. 6.800.000,-
2. Biaya operasional per bulan
 Internet Rp. 200.000,-
 ATK Rp. 200.000,-
 Bubble wrap Rp. 200.000,-
 Biaya tak terduga Rp. 200.000,-
 Tiket pesawat Medan-KL (2x) Rp. 2.000.000,-
 Penginapan (2x) Rp. 280.000,-
Total Rp. 3.280.000,-
Per tahun Rp. 39.360.000,-
Total Anggaran Biaya Rp. 46.160.000,-
3. Perkiraan Keuntungan
Apabila dalam 1 bulan dapat menjual barang sebanyak :
 75 jasa titip dalam negri Rp. 1.250.000,-
Fee per barang Rp. 25.000
 200 jasa titip luar negri Rp. 10.000.000,-
Total Keuntungan perbulan Rp. 11.250.000,-
Per tahun Rp. 135.000.000,-