Anda di halaman 1dari 2

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Gagal ginjal kronis adalah perburukan fungsi ginjal yang lambat, progresif,
dan irreversibel yang menyebabkan ketidakmampuan ginjal untuk membuang
produk sisa dan mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit. Akhirnya
keadaan ini mengarah ke penyakit ginjal stadium akhir (ESRD) dan membutuhkan
terapi pengganti ginjal atau transplantasi ginjal untuk mempertahankan hidup
(Morton 2012, p.879).
Penyakit Ginjal Kronik atau Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan
masalah kesehatan dunia dengan peningkatan insidensi, prevalensi serta tingkat
morbiditas. Biaya perawatan penderita CKD mahal dengan “outcome” yang
buruk. Pada tahun 1995 secara nasional terdapat 2.131 pasien gagal ginjal kronik
dengan hemodialisis dengan beban biaya yang ditanggung Askes besarnya adalah
Rp 12,6 milyar. Pada tahun 2000 terdapat sebanyak 2.617 pasien dengan
hemodialisis dengan beban yang ditanggung oleh Askes sebesar Rp 32,4 milyar
dan pada tahun 2004 menjadi 6.314 kasus dengan biaya Rp 67,2 milyar. Di
banyak negara termasuk negara berkembang seperti Indonesia, angka kematian
akibat CKD atau end stage renal disease (ESRD) terus meningkat (Hidayati et al.,
2008).
Jika penyakit ini tidak dilakukan penatalaksanaan yang tepat maka akan
mengarah pada kematian. Namun, dengan semakin canggih peralatan dan semakin
invasifnya tindakan pengobatan sangat mengurangi morbiditas dan mortalitas,
salah satunya dengan penatalaksanaan yang tepat dalam menangani kasus ini yaitu
dengan meninjau secara konservatif tentang fungsi ginjal sedapat mungkin serta
melakukan dialysis atau transplantasi ginjal (Smeltzer & Bare 2002, p. 1449)

1.2 RUMUSAN MASALAH


1. Apakah definisi Chronic Kidney Disease (CKD)?
2. Apa sajakah klasifikasi Chronic Kidney Disease (CKD)?
3. Apakah etiologi Chronic Kidney Disease (CKD)?
4. Apakah manifestasi klinis Chronic Kidney Disease (CKD)?
5. Bagaimanakah patofisiologi dan WOC dari Chronic Kidney Disease (CKD)?
6. Apakah pemeriksaan penunjang Chronic Kidney Disease (CKD)?
7. Bagaimanakah penatalaksanaan Chronic Kidney Disease (CKD)?
8. Apakah komplikasi Chronic Kidney Disease (CKD)?
9. Bagaimanakah pencegahan Chronic Kidney Disease (CKD)?
10. Bagaimana aplikasi asuhan keperawatan pada pasien dengan Chronic Kidney
Disease (CKD)?

1.3 TUJUAN
Tujuan penulisan makalah ini adalah supaya mahasiswa memahami :
1. Definisi Chronic Kidney Disease (CKD)
2. Klasifikasi Chronic Kidney Disease (CKD)
3. Etiologi Chronic Kidney Disease (CKD)
4. Manifestasi klinis Chronic Kidney Disease (CKD)
5. Patofisiologi dan WOC dari Chronic Kidney Disease (CKD)
6. Pemeriksaan penunjang Chronic Kidney Disease (CKD)
7. Penatalaksanaan Chronic Kidney Disease (CKD)
8. Komplikasi Chronic Kidney Disease (CKD)
9. Pencegahan Chronic Kidney Disease (CKD)
10. Aplikasi asuhan keperawatan pada pasien dengan Chronic Kidney Disease
(CKD)

1.4 MANFAAT
Manfaat penulisan makalah ini adalah:
1. Bagi mahasiswa mampu memahami serta menerapkan asuhan keperawatan
pada pasien dengan Chronic Kidney Disease (CKD).
2. Bagi institusi sebagai sumber pustaka dan literatur dalam pengembangan ilmu
pengetahuan terutama tentang asuhan keperawatan pada pasien dengan Chronic
Kidney Disease (CKD) dan meningkatkan progam pendidikan serta
pengembangan di bidang keperawatan.
3. Bagi masyarakat sebagai sumber informasi tentang asuhan keperawatan pada
pasein dengan Chronic Kidney Disease (CKD) sehingga peningkatan upaya
hidup sehat dapat terlaksana dengan optimal.