Anda di halaman 1dari 2

1. Apa sebenarnya kasus yang tengah dihadapi nelayan Pupua berdasar pemberitaan diatas?

Jawaban :
Kasus diatas merupakan penyiksaan atau penganiayaan yang dialami oleh nelayan asal
merauke yang dilakukan oleh pihak papua nugini. Menurut sumber berita lain yang saya
baca kasus penganiayaan ini dilakukan oleh tentara papua nugini yang membakar kapal
nelayan indonesia dikarenakan melewati perbatasan papua nugini. Benar tidaknya, kasus
ini masih di investigasi oleh pihak TNI.

2. Apa kemungkinan latar belakang penyebab nelayan sering dianggap melanggar batas
wilayah perairan sebuah Negara?
Jawaban : Jawaban :
Perbatasan antar wilayah batas negara dengan negara tetangga lainnya hingga sekarang
masih belum terselesaikan dengan tuntas. Pesoalan perbatasan di Indonesia dengan
negara-negara tetangganya sering kali terjadi kesalahpahaman, dan hal itu sering
terjadipelanggaran yang banyak dilanggar oleh negara-negara tetangga seperti warga di
perbatasan sulit mengetahui batas perairan antara Australia-Indonesia. Terkadang apa
yang dipahami di atas kertas oleh para nelayan sebagai sesuatu yang benar, tetap
dianggap salah oleh aparat keamanan Australia. Pihak Australia juga memiliki tata batas
berbeda dari tata batas perairan yang dimiliki nelayan, atau dikeluarkan Pemerintah RI.

3. Menurut anda apakah wilayah negara RI juga rentan terhadap masuknya kapal dan
nelayan asing ? mengapa demikian ?
Jawaban :
Ia karena secara geografis wilayah Indonesia sangat strategis dalam jalur perdangangan
dan jalur pelayaran dunia serta pemerintah tidak terlalu ketat dalam menjaga pada bagian
perbatasan laut.

4. Apa yang perlu dilakukan oleh pemerintah Indonesia, secara politik dan pertahanan, dalam
mengawasi kedaulatan wilayah negara ?
Jawaban :
Di era modern ini, sudah banyak yang menggunakan teknologi sehingga untuk mengawasi
wilayah ini yaitu fadar

5. Menurut anda, sudah cukupkah apabila pemerintah Indonesia mengajukan protes


terhadap papua nugini terkait insiden diatas ?
Jawaban :
Menurut saya, tidak karena itu adalah hak papua nugini. Sebab jika saja laut di inonesia
diarungi kapal papua nugini pasti pemerintah langsung menangkapnya juga.

6. Dalam konteks wawasan nusantara, kasus tersebut merupakan peluang ataukah tantangan
?
Jawaban :
Itu merupakan tantangan bagi NKRI. Karena papua nugini berarti akan berurusan dengan
Indonesia dan akan mengalami masalah antar kedua negara yang menjadi suatu
tantangan sehingga dapat dikatakan menjadi hubungan bilateral yang tidak baik.
Selain itu, tindakan seperti itu juga menjadi tantangan bagi luar negeri terutama PBB
karena jika keadaannya seperti ini maka Indonesia secara langsung atau tidak langsung
akan memberitahukan PBB agar terlibat dalam urusan ini dan sebagai mediasi
permasalahan diantara kedua ini sehingga negara lain akan ikut terlibat dan membantu
Indonesia dan ada yang membela papua nugini.

PRAKTIK KEWARGANEGARAAN 9.

1. Apakah warga negara muda perlu diikutkan wajib militer (wamil) ataukah tidak perlu ?
Jawaban :
Saya setuju dengan adanya wajib militer, karena.
A) Bangsa Indonesia akan memiliki warga yang siap untuk menghadapi tantangan.
B) Indonesia akan menjadi bangsa yang disegani.
C) Mendidik dan mengembangkan orang muda Indonesia yang memiliki sifat dan sikap
disiplin.

2. Apakah membayar pajak dapat digolongkan sebagai bentuk bela negara non fisik ?
Jawaban :
Iya, membayar pajak merupakan salah satu bentuk bela negara non fisik.
Alasannya, karena membayar pajak termasuk dalam kegiatan meningkatkan kesadaran
dan kepatuhan terhadap hukum/undang-undang dan menjunjung tinggi Hak Azasi
Manusia yang termasuk dalam cara-cara bela negara non fisik. pajak itu bagian dari bela
negara, karena dengan pajak keuangan negara kita menjadi lebih kuat dan dengan
kekuatan keuangan negara kita bisa memenuhi seluruh kebutuhan atau sebagian besar
kebutuhan dari masyarakat.