Anda di halaman 1dari 5

MAKALAH

TENTANG
LOMPAT JANGKIT

Salma Salsabila
X-IPS 1

SMAN 1 CIRANJANG
DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang................................................................................ 1
1.2 Rumusan Masalah........................................................................... 2
1.3 Tujuan Penulisan............................................................................. 2
1.4 Manfaat Penulisan.......................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Lompat Jangkit............................................................. 3
2.2 Ciri-Ciri Lompat Jangkit................................................................. 3
2.3 Teknik Lompat Jangkit................................................................... 4
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan..................................................................................... 6
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................... 7
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Atletik Merupakan salah satu cabang Olah raga yang sering dilkukan oleh setiap orang/atlit di
seluruh dunia, karena cabang olah raga ini sering di ikut sertakan dalam pesta olimpiade,
terutama pada tahun 1896.
Bentuk yang unik yang terdapat dalam lompat jangkit adalah tuntunan yang besar untuk
melakukan gerakan memantul (yaitu gerkan kemampuan untuk melompat, mendarat dan
melompat lagi.
1.2 Batasan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang penulis kemukakan di atas, maka penulis merumuskan dalam
makalah ini hanya dibatasi pada beberapa rumpun aliran klasik, dilanjutkan dengan beberapa
gerakan baru yang pengaruhnya masih terasa hingga kini, dan akhirnya dua tonggak penting
pemikiran pendidikan di Indonesia. Meskipun paparan ini terbatas hanya pada beberapa aliran
penting saja, namun diharapkan tidak akan mengurangi maksud dan tujuannya sebagai
pembekalan wawasan historis terhadap setiap calon tenaga kependidikan.
1.3 Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan penulis dalam penyusunan makalah ini adalah untuk menambah wawasan
yang lebih luas serta untuk meambah pengetahun yang lebih dalam bagi penulis khususnya
maupun bagi para pembaca pada umumnya. Meskipun dalam pemaparan makalah ini hanya
beberapa aliran saja, namun diharapkan tidak akan mengurangi maksud dan tujuannya sebagai
pembekalan wawasan historis terhadap setiap calon tenaga kependidikan. Selian hal tersebut,
maksud dan tujuan penulis dalam penyusunan makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu
tugas mata kuliah Atletik.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Lompat Jangkit

Pengertian lompat jangkit adalah lompat yang menggunakan lompatan tiga kali yaitu
jingkat (hop), langkah (step), lompat (jump) atau jingkat-lompat-lompat. Pengertian lompat
jangkit seperti ini karena Lompat jangkit atau sering disebut juga lompat tiga, hal ini karena
lompat jangkit terdiri dari tiga lompatan jangkit, langkah dan lompat. Ada tiga tipe dalam lompat
jangkit, yaitu pelompat datar, terjal, dan pelompat alamiah.

2.2 Ciri-Ciri Lompat Jangkit


a. Ciri-ciri pelompat datar
Loncatan pertama datar dengan tidak terlalu mengerahkan tenaga. Pelompat tidak banyak
kehilangan horizontal pada setiap tolakan, lengan kiri dan kanan mengayun kearah yang
berlawanan.
b. Ciri-ciri pelompat terjal
Sudut tolak pada tolakan pertama sekitar 150 pada tolakan untuk langkah, lengan kiri dan
kanan mengayun kearah yang sama badan bagian atas sedikit membungkuk ke depan.
c. Ciri-ciri pelompat alamiah
Urutan jingkat, langkah, dan lompat yang semakin tinggi yaitu datar, tinggi, dan
seterusnya lebih tinggi. Gerakan lompatan ini agak mirip pelompat datar.
Tipe lompatan mana yang akan dipilih dari ketiga tipe lompatan tersebut tergantung pada
tipe mana yang lebih baik, kecepatan atau tenaga pelompat, namun bagi pemula sebaiknya
menggunakan tipe lompat datar. pengertian lompat jangkit diatas hanya sebagian kecil yang
dapat dijelaskan, tetapi poin-poin diatas sudah mewakili dari pengertian lompat jangkit itu
sendiri.
Selain itu power atau stamina dalam lompat jangkit lebih banyak diperlukan daripada
dalam lompat jauh. Hal ini karena dalam lompat jauh pelompat hanya melakukan satu kali
tolakan untuk memperoleh jarak sejauh-jauhnya, sedangkan dalam lompat jangkit pelompat
melakukan tiga kali tolakan untuk memperoleh jarak yang sejauh-jauhnya. sehingga dengan
demikian dalam lompat jangkit pelompat harus mempunyai stamina dan power yang lebih
banyak agar pelompat mampu melakukan tiga kali tolakan secara berturut-turut dengan
maksimal.

2.3 Teknik Lompat Jangkit


Untuk mendapatkan gerakan yang sempurna dalam melakukan lompat jangkit kita harus
dapat menguasai teknik dasar dalam melakukan lompat jangkit. Dalam melakukan lompat
jangkit itu sendiri dapat dibagi dalam beberapa tahap gerakan diantaranya adalah ancan-ancang,
jingkat, langkah, lompat dan mendarat.

a. Ancang-ancang
Tergantung dari tingkat prestasi, lari ancang-ancang bervariasi antara 10 langkah (untuk
atlet pemula) dan 20 langkah (untuk atlet prifesional) Kecepatan lari ancang-ancang semakin
dipercepat sampai saat bertolak.
b. Jingkat
Kaki penolak harus mendarat dengan aktif dan siap menyerang ; ayunkan paha kaki
bebas keposisi horizontal, bertolak ke depan dan ke atas. Untuk Jingkat yang panjang & datar,
tariklah kaki penolak ke depan atas dan tarik kaki-bebas ke bawah dan ke belakang. Pertahankan
tubuh tetep gerak.
c. Langkah
Bertolak dangan cepat; luruskan mata kaki, sendi dan lutut dan pinggang, ayunkan paha
kaki-bebas ke posisi horizontal. Pada waktu gerak Langkah, posisi bertolak dipertahankan, untuk
mempersiapkan gerak Lompat, luruskan kaki-bebas ke depan dan ke bawah.
d. Lompat
Bertolaklah dengan cepat; ayunkan paha kaki-bebas ke posisi horizontal. Untuk lompat
jauh, tahap melayang melibatkan teknik menggantung atau teknik melangkah. Tarik tubuh ke
depan-bawah untuk mendarat, bawa lengan ke depan.
e. Mendarat
Mendaratlah dengan kedua kaki sejajar di pasir, Biarkan tubuh mendarat di pasir di
sampng kaki.

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Pengertian lompat jangkit adalah lompat yang menggunakan lompatan tiga kali yaitu
jingkat (hop), langkah (step), lompat (jump) atau jingkat-lompat-lompat. Yang memiliki tiga ciri-
ciri diantaranya adalah ciri-ciri pelompat datar, ciri-ciri pelompat terjal, ciri-ciri pelompat
alamiah. Serta teknik yang dasar yang perlu dipelajari adalah ancang-ancang, jingkat, langkah,
lompat dan mendarat.