Anda di halaman 1dari 10

Nama : Naila Hairun Nisa

NPK : 11160000130

PERTANYAAN TINJAUAN

17-1 ( Tujuan 17-1 ) Apa perbedaan utama antara (a) pengujian pengendalian dan pengujian
substantif atas transaksi dan (b) pengujian atas rincian saldo yang membuat sampling atribut
tidak tepat untuk pengujian atas rincian saldo ?

Jawab :

Perbedaan utama antara pengujian pengendalian, pengujian substantif atas transaksi, dan
pengujian atas rincian saldo terletak pada apa yang ingin diukur oleh auditor :

Jenis Pengendalian Apa yang Diukurnya


Pengujian Pengendalian  Keefektifan operasi pengendalian internal
Pengujian Substantif atas Transaksi  Keefektifan pengendalian
 Kebenaran moneter transaksi dalam sistem
akuntansi
Pengujian atas Rincian Saldo  Apakah jumlah dolar saldo akun
mengandung salah saji yang material

17-2 ( Tujuan 17-2 ) Definisikan sampling berstratifikasi dan jelaskan arti pentingnya dalam
auditing. Bagaimana auditor dapat memperoleh sampel berstratifikasi sebanyak 30 item dari
ketiga strata dalam konfirmasi piutang usaha ?

Jawab :

Sampling berstratifikasi (stratified sampling) adalah suatu metode sampling di mana semua
unsur dalam total populasi dibagi menjadi dua atau lebih subpopulasi yang diuji secara
independen dan diukur secara statistik, dimana setiap subpopulasi disebut sebagai strata.
Stratifikasi memungkinkan auditor untuk menekankan item populasi tertentu dan
mengabaikan yang lain. Kelebihan metode ini yaitu pemilihan sampel bisa dihubungkan
dengan item kunci, serta bisa menggunakan teknik audit berbeda untuk tiap strata. Stratifikasi
meningkatkan reliabilitas sampel dan mengurangi besarnya sampel yang dibutuhkan.
Sehingga sampling berstratifikasi dapat dikatakan penting dalam auditing karena dapat
meningkatkan keefektifan dan keefisienan sampel.

Cara auditor memperoleh sampel berstratifikasi sebanyak 30 item dari ketiga strata dalam
konfirmasi piutang usaha yaitu auditor ingin menekankan nilai dolar tercatat yang lebih
besar, sehingga mereka dapat mendefinisikan setiap strata berdasarkan ukuran nilai dolar
yang tercatat. Jika auditor berkepentingan dengan tujuan kelengkapan, mereka harus memilih
sampel dari sumber yang berbeda, seperti pelanggan atau vendor dengan saldo nol. Karena
itu, unit sampling untuk pengujian ini adalah pelanggan dengan saldo nol.

17-3 ( Tujuan 17-2 ) Apa perbedaan antara titik estimasi total salah saji dan nilai salah saji
yang sebenarnya dalam populasi. Bagaimana setiap perbedaan tersebut dapat ditentukan ?

Jawab :

Titik estimasi (point estimation) adalah suatu metode memproyeksikan dari sampel ke
populasi untuk mengestimasi salah saji populasi, biasanya dengan mengasumsikan bahwa
salah saji dalam populasi yang belum di audit proporsional dengan salah saji yang ditemukan
dalam sampel.

Nilai salah saji yang sebenarnya dalam populasi adalah untuk mengukur estimasi jumlah
salah saji total dalam populasi apabila ada nilai tercatat maupun nilai yang di audit bagi
setiap item sampel, yang hampir selalu terjadi dalam audit.

Perbedaan antara titik estimasi dan salah saji dapat ditentukan dengan cara mengukur total
kesalahan sampling yang diperkirakan misamount didalam suatu populasi, ketika ada kedua
nilai tercatat dan suatu yang teraudit untuk masing-masing item didalam sampel itu.

17-4 ( Tujuan 17-2 ) Evaluasilah pernyataan berikut yang dibuat oleh auditor: “ Dalam setiap
aspek audit, jika memungkinkan, saya menghitung titik estimasi salah saji dan mengevaluasi
apakah jumlahnya material. Jika material, saya menyelidiki penyebabnya dan terus menguji
populasi hingga saya menentukan apakah ada masalah yang serius. Penggunaan sampling
statistik dalam cara ini merupakan alat audit yang berharga.“
Jawab :

Jadi yang maksud pernyataan diatas yaitu Interval di sekitar titik estimasi, dan pertimbangkan
apakah interval mengindikasikan salah saji material. Di antara faktor-faktor lain, interval
akan mencerminkan tingkat risiko dan ukuran sampel yang tepat.

17-5 ( Tujuan 17-3 ) Definisikan sampling unit moneter dan jelaskan arti pentingnya dalam
auditing. Bagaimana sampling tersebut mengombinasikan fitur sampling atribut dan variabel?

Jawab :

Sampling unit moneter (monetary unit sampling = MUS) adalah metode sampling statistik
yang paling umum digunakan untuk pengujian atas rincian saldo karena memiliki
kesederhanaan statistik bagi sampling atribut serta memberikan hasil statistik yang
diekspresikan dalam dolar (atau mata uang lainnya yang sesuai). MUS juga disebut sebagai
sampling unit dolar, sampling jumlah moneter kumulatif, dan sampling dengan probabilitas
yang proporsional dengan ukuran.

Langkah-langkah dalam sampling unit moneter tersebut mengombinasikan fitur sampling


atribut dan variabel yaitu :

a. Tentukan tujuan pengujian yang hendak dilakukan oleh auditor


b. Definisikan populasi dan satuan atau unit samplingnya
c. Estimasikan tingkat kesalahan tertinggi yang dapat ditolelir
d. Tentukan besarnya sampel dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:
 Risiko data yang dapat diterima
 Tingkat kesalahan yang dapat ditolelir
 Perkiraan mengenai tingkat penyimpangan dalam populasi, apakah kesalahannya 100%
atau kurang
e. Pilih sampel secara acak, secara sistematis atau dengan bantuan komputer
f. Lakukan prosedur audit
g. Evaluasi hasil audit sampel dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:
 Apakah tidak ada kesalahan yang dijumpai
 Apakah kesalahan yang dijumpai 100%
 Apakah kesalahan yang dijumpai kurang dari 100%
 Aspek-aspek kualitatif dari penyimpangan tersebut
 Aspek-aspek kuantitatif dari penyimpangan tersebut
h. Buat kesimpulan secara menyeluruh mengenai pengendalian intern atau pengujian yang
dilakukan.

17-6 ( Tujuan 17-1, 17-2, 17-3, 17-4 ) Definisikan apa yang dimaksud dengan risiko
sampling. Apakah risiko sampling dapat diterapkan pada sampling nonstatistik, sampling unit
moneter (MUS), sampling atribut, dan sampling variabel ? Jelaskan

Jawab :

Risiko sampling adalah kemungkinan bahwa sampel yang telah diambil tidak mewakili
populasi, sehingga sebagai akibatnya, auditor menarik kesimpulan yang salah atas saldo akun
atau kelompok transaksi.

Risiko sampling dapat diterapkan pada sampling nonstatistik, sampling unit moneter (MUS),
sampling atribut, dan sampling variabel karena auditor memiliki dua cara untuk
mengendalikan risiko sampling yaitu menyesuaikan ukuran sampel dan menggunakan
metode pemilihan item sampel yang tepat dari populasi.

17-7 ( Tujuan 17-1, 17-2 ) Apa perbedaan utama dari 14 langkah yang digunakan dalam
sampling nonstatistik untuk pengujian atas rincian saldo dibandingkan pengujian
pengendalian dan pengujian substantif atas transaksi ?

Jawab :

Langkah – Sampling Audit untuk Langkah – Sampling Audit untuk


Pengujian atas Rincian Saldo Pengujian Pengendalian dan Pengujian
Substantif atas Transaksi
Merencanakan Sampel Merencanakan Sampel
1. Menyatakan tujuan pengujian audit 1. Menyatakan tujuan pengujian audit
2. Memutuskan apakah sampling audit 2. Memutuskan apakah sampling audit
dapat diterapkan dapat diterapkan
3. Mendefinisikan salah saji 3. Mendefinisikan atribut dan kondisi
pengecualian
4. Mendefinisikan populasi 4. Mendefinisikan populasi
5. Mendefinisikan unit sampling 5. Mendefinisikan unit sampling
6. Menetapkan salah saji yang dapat 6. Menetapkan tingkat pengecualian
ditoleransi yang dapat ditoleransi
7. Menetapkan risiko yang dapat 7. Menetapkan risiko yang dapat
diterima atas penerimaan yang salah diterima atas penilaian risiko
pengendalian yang terlalu rendah
(ARACR)
8. Mengestimasi salah saji dalam 8. Mengestimasi tingkat pengecualian
populasi populasi
9. Menentukan ukuran sampel awal 9. Menentukan ukuran sampel awal
Memilih Sampel dan Melaksanakan Memilih Sampel dan Melaksanakan
Prosedur Audit Prosedur Audit
10. Memilih sampel 10. Memilih sampel
11. Melaksanakan prosedur audit 11. Melaksanakan prosedur audit
Mengevaluasi Hasil Mengevaluasi Hasil
12. Menggeneralisasi dari sampel ke 12. Menggeneralisasi dari sampel ke
populasi populasi
13. Menganalisis salah saji 13. Menganalisis pengecualian
14. Memutuskan akseptabilitas populasi 14. Memutuskan akseptabilitas populasi

17-8 ( Tujuan 17-3 ) Sebanyak 2.620 item persediaan yang digambarkan pada pertanyaan
17-14 telah ada dalam daftar persediaan setebal 44 halaman dengan 60 baris per halaman.
Totalnya disajikan pada setiap halaman. Data tentang klien tidak disajikan dalam bentuk yang
dapat dibaca mesin. Gambarkan bagaimana sampel unit moneter dapat dipilih dalam situasi
ini.

Jawab :

Dua metode pemilihan sampel satuan moneter adalah pengambilan sampel acak dan
pengambilan sampel sistematis. Dalam pengambilan sampel acak, dalam situasi ini, 57 angka
acak akan diperoleh (ukuran sampel dalam 17-4) antara 1 dan 12.625.000. Ini akan disortir ke
dalam urutan menaik. Unit audit fisik dalam daftar inventaris yang berisi unit moneter acak
kemudian akan diidentifikasi dengan mengumpulkan jumlah dengan mesin tambahan atau
spreadsheet jika data dalam bentuk yang dapat dibaca mesin. Karena total kumulatif melebihi
angka acak berturut-turut, item yang menyebabkan peristiwa ini diidentifikasi sebagai berisi
unit dolar acak.
Ketika sampling sistematis digunakan, jumlah total populasi dibagi dengan ukuran sampel
untuk mendapatkan interval sampling. Angka acak dipilih antara 1 dan jumlah interval
pengambilan sampel untuk menentukan titik awal. Dolar yang akan dipilih adalah titik awal
dan kemudian titik awal ditambah jumlah interval yang diterapkan berturut-turut pada total
populasi. Item pada daftar inventaris yang berisi unit dolar diidentifikasi menggunakan
metode kumulatif yang dijelaskan sebelumnya.

Dalam menerapkan metode kumulatif di bawah pengambilan sampel acak dan pengambilan
sampel sistematis, total halaman dapat digunakan sebagai pengganti menambahkan item rinci
jika total halaman dianggap dapat diandalkan

17-9 ( Tujuan 17-3 ) Jelaskan bagaimana auditor menentukan salah saji yang dapat
ditoleransi untuk sampling unit moneter (MUS).

Jawab :

Aspek unik unit moneter pengambilan sampel adalah penggunaan penilaian awal tentang
materialitas, untuk secara langsung menentukan jumlah salah saji yang dapat ditoleransi
untuk audit setiap akun. Sebagian besar teknik pengambilan sampel mengharuskan auditor
untuk menentukan salah saji yang dapat ditoleransi untuk setiap akun dengan
mengalokasikan penilaian awal tentang materialitas. Ini tidak diperlukan saat pengambilan
sampel unit moneter digunakan. Penilaian awal tentang materialitas digunakan

17-10 ( Tujuan 17-2 ) Jelaskan apa yang dimaksud dengan risiko yang dapat diterima atas
penerimaan yang salah (ARIA). Apa faktor audit utama yang mempengaruhi ARIA ?

Jawab :

Risiko yang dapat diterima atas penerimaan yang salah (acceptable risk of incorrect
acceptance = ARIA) adalah jumlah risiko yang bersedia ditanggung auditor karena menerima
suatu saldo sebagai benar padahal salah saji yang sebenarnya dalam saldo tersebut
melampaui salah saji yang di toleransi.

Sebuah faktor penting yang mempengaruhi keputusan auditor mengenai ARIA adalah :

 Penilaian risiko pengendalian dalam model risiko audit. Jika pengendalian internal sudah
efektif, risiko pengendalian dapat dikurangi sehingga memungkinkan auditor untuk
meningkatkan ARIA. Pada gilirannya, hal ini akan mengurangi ukuran sampel yang
diperlukan untuk pengujian atas rincian saldo akun yang berkaitan.
 Selain risiko pengendalian, ARIA juga dipengaruhi secara langsung oleh risiko audit yang
dapat diterima dan sebaliknya dipengaruhi oleh pengujian substantif lainnya yang telah
dilaksanakan (atau direncanakan) atas saldo akun. Jika mengurangi risiko audit yang dapat
diterima, auditor juga harus mengurangi ARIA. Jika prosedur analitis menunjukkan bahwa
saldo akun telah dinyatakan dengan wajar, ARIA dapat ditingkatkan. Dengan kata lain,
prosedur analitis merupakan bukti yang mendukung saldo akun, yang berarti auditor
memerlukan ukuran sampel yang lebih kecil dalam pengujian atas rincian saldo untuk
mencapai risiko audit yang dapat diterima yang diinginkan.
Pertanyaan dan Soal – Soal Diskusi

17-27 (Tujuan 17-2)

Anda sedang berencana menggunakan sampling nonstatistik untuk mengevaluasi hasil


konfirmasi piutang usaha bagi Meridian Company. Anda telah melakukan pengujian
pengendalian atas penjualan retur dan pengurangan penjualan, serta penerimaan kas, dan
Anda menganggap semuanya berjalan dengan sangat baik. Karena kualitas pengendalian,
Anda memutuskan untuk menggunakan ARIA sebesar 10%. Ada 3.000 piutang usaha dengan
nilai kotor sebesar $6.900.000. Piutang tersebut serupa dari segi ukuran dan akan
diperlakukan sebagai satu strata. Lebih saji atau kurang saji lebih besar dari $150.000 akan
dianggap material.

Diminta:

a. Hitunglah ukuran sampel yang diperlukan. Asumsikan kantor akuntan Anda


menggunakan rumus nonstatistik berikut ketika menentukan ukuran sampel:
Ukuran sampel = (Nilai buku populasi / Salah saji yang dapat ditoleransi) x Faktor
assurance
Faktor assurance :
ARIA 5% = 3
ARIA 10 % = 2
ARIA 20% = 1

b. Asumsikan bahwa pengujian pengendalian dan pengujian substantif atas transaksi


penjualan retur dan pengurangan penjualan, serta penerimaan kas justru memberikan
hasil yang buruk, dan bukan hasil yang baik. Bagaimana hal ini akan mempengaruhi
ukuran sampel? Bagaimana Anda akan menggunakan informasi ini dalam
menentukan ukuran sampel Anda?
c. Tanpa mempedulikan jawaban Anda pada bagian a, asumsikan Anda memutuskan
untuk memilih sampel sebanyak 100 akun untuk diuji. Tunjukkan bagaimana Anda
akan memilih akun – akun yang akan diuji dengan menggunakan pemilihan
sistematis.
d. Asumsikan total nilai buku sebesar $230.000 bagi 100 akun yang dipilih untuk diuji,
Anda mengungkapkan tiga lebih saji yang berjumlah $1.500 dalam sampel.
Evaluasilah apakah populasi telah dinyatakan dengan wajar.
Jawab :

a. ARIA 5% = ( 6900000 / 150000 ) X 3 = 138 sampel


ARIA 10% = ( 6900000 / 150000 ) X 2 = 92 sampel
ARIA 20% = ( 6900000 / 150000 ) X 1 = 42 sampel
b. Hal ini mempengaruhi sampel karena tujuan pengendalian dan pengujian
substantive :
 Menguji keefektifan operasi pengendalian
 Menentukan apakah transaksi mengandung salah saji moneter.
Untuk menentukan ukuran sampel ini di perlukan :
 Mereview transaksi penjualan untuk menganalisis
 Mengamati apakah tugas klerk piutang usaha terpisah dari tugas
menangani kas (pengujian pengendalian)M
 Memeriksa sampel salinan faktur penjualan
 Memilih sampel dokumen dan menelusuri ke salinan faktur
 Membandingkan kuantitas yang tercantum pada setiap salinan faktur pada
kuantitas dokumen pengiriman terkait
c. Dalam pemilihan sampel sistematis auditor harus menghitung suatu interval dan
kemudian memilih item item yang akan di jadikan sampel berdasarkan ukuran
interval tersebut, interval di tentukan dengan membagi ukuran populasi dengan
ukuran sampel yang di inginkan yaitu 100 akun yang ingin di uji.
d. Menggunakan asumsi ARIA jawaban A
ARIA 5% = (2300 : 500) x 3 = 13,8
ARIA 10% = (2300 : 500) x 2 = 9,2
ARIA 20% = (2300 : 300) x 1 = 7
Populasi dapat dinyatakan wajar.