Anda di halaman 1dari 2

ANALISIS LINGKUNGAN MIKRO DAN MAKRO

1. Lingkungan Mikro

Bahan baku pokok dan rempah-rempah dipasok oleh pemasok lokal dengan standar mutu dan
harga yang telah disepakati. Sasaran pelanggan adalah golongan pendapatan kalangan
menengah, karena suasana tempat dan mutu produk yang berkualitas baik dan harga bersaing.
Konsumen yang berkunjung pun mengatakan tidak mempermasalahkan harga, yang penting
mutu produk dan kenyamanan tempat dipertahankan atau ditingkatkan lagi.

Pesaing untuk T – Food Indonesia yaitu restoran-restoran tradisional yang memiliki harga
lebih terjangkau dan restoran modern yang menyajikan makanan cepat saji dan suasana
tempat yang modern dan unik untuk menarik minat konsumen.
2. Lingkungan Makro

Tingginya tingkat inflasi dan kenaikan harga BBM di Indonesia, menyebabkan kenaikan
harga bahan baku berdampak pada naiknya biaya produksi. Kondisi perekonomian di
Indonesia dapat mempengaruhi perkembangan restoran yang ada di indonesia. Perkembangan
teknologi yang telah dilakukan antara lain di bidang komunikasi, yaitu penggunaan android.
Android dimanfaatkan dengan baik oleh perusahaan dalam melakukan transaksi khususnya
untuk pembelian dan penjualan. Pembelian dikaitkan dengan transaksi terhadap pemasok
sementara pen-jualan dikaitkan dengan konsumen yang melakukan pembelian melalui pesan
antar (delivery order atau DO). Perkembangan teknologi lainnya yang telah dilakukan
restoran dalam hal keuangan adalah dengan menggunakan laptop untuk mencatat dan
menghitung aliran kas masuk maupun keluar.T-Food Indoneisa telah mendapat sertifikasi
halal dari LP POM MUI, sehingga dengan demikian semua produk yang dihasilkan dijamin
kehalalannya. Dalam melaksanakan usahanya, restoran ini telah memenuhi persyaratan yang
ditetapkan yaitu telah memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), memiliki akta notaris,
Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), memperoleh izin dari Instansi terkait.

ANALISIS FAKTOR EKSTERNAL DAN FAKTOR INTERNAL

Ancaman
a. Inflasi

Inflasi yang menyebabkan kenaikan harga barang, artinya kenaikan harga barang akan
mempengaruhi usaha restoran T-Food Indonesia. Misalnya bahan pokok seperti beras dan
bahan lain juga akan ikut naik dan tentu akan berpengaruh terhadap usaha restoran T-Food
Indonesia dimana menyebabkan produsen mau tidak mau harus menaikan harga produk yang
dijual atau memilih mengurangi porsi makanan yang dijualnya.
b. Pengaruh Harga Barang/Bahan Baku

Perekonomian yang mengancam kenaikan harga BBM, akan mengakibatkan harga barang
lain juga ikut meningkat, sehingga hal ini akan mempengaruhi biaya variabel usaha restoran
T-Food Indonesia menjadi meningkat.
c. Adanya Teknologi Baru

Adanya teknologi baru yang meningkatkan produktivitas pesaing menjadi ancaman bagi
usaha restoran T-Food Indonesia.
d. Mobilitas Sosial

Jika yang terjadi adalah mobilitas ke bawah, seperti penurunan jabatan, bangkrut, pemecatan
dan hal negatif lain tentu akan menjadi ancaman bagi usaha karena permintaan konsumen
yang akan menurun.
e. Pesaing Baru

Munculnya pesaing baru yang lebih unggul dalam segi harga dan suasana tempat yang unik
dapat menjadi ancaman bagi usaha restoran T-Food Indonesia.

Peluang
a. Supply Tenaga Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi

Adanya peningkatan pendapatan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi di indonesia


mengharuskan untuk mampu menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi dengan
memanfaatkan modal fisik dan sumber daya manusia yang terampil, hal ini juga akan
menyebabkan meningkatnya persaingan di dunia pekerjaan, namun ini dapat menjadi peluang
bagi usaha restoran T-Food Indonesia, untuk lebih mudah dalam mengembangkan usahanya
serta memberi peluang untuk lebih mudah menambah tenaga kerja yang terampil.
b. Gaya Hidup

Gaya hidup seseorang biasanya mempengaruhi permintaan dan konsumsi orang tersebut.
Gaya hidup sendiri dipengaruhi oleh misalnya saja kekayaan atau pendapatan seseorang.
Adanya peningkatan gaya hidup masyarakat menjadi menengah ke atas merupakan peluang
usaha restoran T-Food Indonesia untuk memperluas dalam memperoleh pelanggannya.
c. Konsumerisme

Tingkat konsumerisme juga mempengaruhi usaha ini, karena jika konsumerisme meningkat
permintaan juga akan ikut meningkat, begitupun sebaliknya.
d. Mobilitas Sosial

Jika mobilitas yang terjadi adalah mobilitas ke atas, misalnya saja dengan kenaikan jabatan,
kenaikan gaji atau hal lain yang sifatnya positif tentu akan berpengaruh baik dengan usaha
restoran T-Food Indonesia karena permintaan akan menjadi meningkat.