Anda di halaman 1dari 4

PUSKESMAS

BANUA

LAWAS

1. Pengertian

2. Tujuan

3. Kebijakan

EVALUAST KETERSED1AAN OBAT

TERHADAP FORMU LARIUTIil

No, Dokuvnen : SOPlCl8.2.1nn74

soP

,J'I

No. Revisi

TanggalTerbit : 14 Maret 2018

'Halaman',.

.114

dr. H. Himawan lndaryanto

Nip. 19790307 2010CI1 1 019

Adaldfi-sratu' proses sistematis untuk menentukan sampai

sejauh mana ketersediaan obat terhadap formularium telah

tercapai.

Untuk mengetahui kesesuaian, ketersediaan obat dengan

kebutuhan obat.

Surat Keputusan Kepala Puskesmas Puskesmas Banua Lawas

Nomor 445l055lPKM-8U2018 Tentang Penyediaan Obat yang

Menjamin Ketersediaan Obat.

4. Referensi

1.

Keputusan menteri Kesehatan Republik lndonesia Nomor

 

137 Tahun 2016 tentang Perubahan Formularium Nasional.

 

2_

Permenkes No. 30 tahun 2014 tentang Standar Pelayanan

 

Kefarmasian di Puskesmas

5.

Prosedur /

1. Petugas Farmasi rnengevaluasi ketersediaan obat terhadap

Langkah -

formularium tiap 6 bulan sekali

langkah

2.

Petugas Farmasi mengumpulkan data jenis obat yang

tersedia dari LPLPO

3. Petugas Farmasi mencatat dan menghitung jumlah jenis

obat yang tersedia di puskesmas (A)

4. Petugas Farmasi mengumpulkan data jenis obat di

puskesmas yang tercantum di formularium

5. Petugas Farmasi menghitung jumlah jenis obat di

puskesmas yang tercantum di formularium (B)

6. Petugas Farmasi menghitung tingkat ketersediaan obat

dengan', membandingkan jumlah obat yang tersedia di

Puskesmas (a) dengan jenis obat yang tercantum di

formularium (b), (a/b x 100%)

7. Petugas Obat menyampaikan hasil evaluasi ketersediaan

obat terhadap formularium kepada Kepala Puskesmas

8. Kepala Puskesmas menindak lanjuti hasil evaluasi

ketersed iaan obat terhadap form u larium dengan melaporkan kepada Tim Perencanaan Obat Terpadu I Dinas Kesehatan

Kabupaten.

6. Bagan Alir

Petugas Farmasi mengevaluasi ketersediaan obat terhadap formularium

tiap 6 bulan sekali

mengumpulkan data

jenis obat yang tersedia

dari LPLPO

mencatat dan menghitungjenis obat

yang tersedia di puskesmas (A)

mengumpulkan data jenis obat

di puskesmas yang tercantum

di formularium

7. Hal- hal

yang perlu

diperhatikan

8. Unit Terkait

L Dokumen

terkait

menghitung jumlah jenis obat

di puskesmas yang tercantum

di formularium (B)

menghitung tingkat ketersediaan obat dengan membandingkan jumlah obat

yang tersedia di Puskesmas

{a)

dengan

jenis obat yang tercantum di

formularium (b), (a/b x 100%)

menyampaikan hasil evaluasi ketersediaan obat terhadap formularium

kepada Kepala Puskesmas

Kepala Puskesmas menindak lanjuti hasil evaluasi ketersediaan obat terhadap

formularium dengan melaporkan kepada Tim

Perencanaan Obat Terpadu / Dinas Kesehatan Kabupaten

1. Farmasi

2, Gudang Obat 3. Tim Perencanaan Obat Terpadu

4. Dinas Kesehatan Kabupaten

1. LPI_PO

2. Kartu Stok Obat

3, Formularium Puskesmas yang berdasarkan Formularium

Nasional 2416

10. Rekaman

Historis

perubahan

No.

Yang Diubah

lsi Perubahan

Tanggal Mulai

diberlakukan