Anda di halaman 1dari 5

RFID, BUSINESS INTELLIGENCE (BI), MOBILE COMPUTING, AND THE

CLOUD

RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION (RFID) TECHNOLOGY


Teknologi pengenal frekuensi radio (radio frequency identification), yang
umumnya dikenal sebagai RFID, menjadi alat yang semakin efisien untuk
melacak barang melalui rantai pasokan. Perangkat RFID, yang dapat dilampirkan
ke produk, adalah paket kecil (atau tag) yang terdiri dari mikroprosesor dan
antena. Lokasi item dengan tag RFID dapat ditentukan menggunakan pembaca
RFID, yang memancarkan gelombang radio dan menerima sinyal kembali dari
tag. Pembaca juga kadang-kadang disebut interogator karena “menginterogasi”
tag. Karena mikroprosesor terus menjadi lebih kuat dan lebih murah dari waktu
ke waktu, biaya teknologi RFID mendekati tingkat di mana ia menjadi cukup
murah untuk menjadi hemat biaya bagi banyak bisnis. Saat ini, sebagian besar
bahan baku masih dilacak menggunakan bar codes dan bar codes reader.
Namun, label kode batang dapat menurun dalam cuaca buruk, dan karyawan
harus mengarahkan pembaca kode batang langsung ke kode batang untuk
membacanya. Teknologi RFID tidak memerlukan koneksi garis pandang ini, dan
dapat menahan sebagian besar tekanan lingkungan.

BUSINESS INTELLIGENCE/BUSINESS ANALYTICS


Kombinasi teknologi seperti RFID dan komputasi mobile dengan data sistem
ERP tradisional memberikan perusahaan pertumbuhan eksponensial dalam data
bisnis. Walaupun data ini memainkan peran mendasar dalam operasi bisnis
sehari-hari, data ini juga memberikan peluang bagi perusahaan untuk melakukan
analisis canggih untuk menentukan cara meningkatkan bisnisnya. Business
Intelligence (BI), juga disebut analitik bisnis, adalah istilah yang digunakan untuk
menggambarkan berbagai aplikasi dan teknologi yang digunakan untuk
mengekstraksi dan menganalisis sejumlah besar data untuk membantu dalam
pengambilan keputusan. BI termasuk alat penambangan data dan alat query,
yang seringkali interaktif dan visual. Pertumbuhan teknologi penghasil data
seperti RFID, dikombinasikan dengan peningkatan alat BI, telah mengalami
pertumbuhan yang signifikan di pasar BI. Sebelum 2008, hampir semua bisnis
ERP SAP berasal dari aplikasi ERP tradisional. Namun, dalam periode 2008
hingga 2011, persentase bisnis yang berasal dari BI naik menjadi 50 persen.

IN-MEMORY COMPUTING

Ananda Septiani Yunus (A31116039)


RFID, BUSINESS INTELLIGENCE (BI), MOBILE COMPUTING, AND THE
CLOUD

Sampai saat ini, sistem BI biasanya mengakses data yang disimpan di server
gudang data, yang menggunakan teknologi hard disk untuk menyimpan data.
Data yang disimpan di server data warehouse biasanya terdiri dari data agregat
dari sistem ERP atau sumber lain. Untuk mempercepat akses ke data ini, data
dalam gudang data disusun sebagai kubus data multidimensi (multidimensional
data cube), yang memungkinkan hubungan dalam data dianalisis dengan cepat.
Ada dua tantangan utama dengan menggunakan struktur kubus multidimensi.
Pertama, tingkat keahlian teknis yang signifikan diperlukan untuk membangun
sebuah kubus, yang berarti bahwa seorang spesialis TI daripada pengguna akhir
biasanya harus menyelesaikan tugas ini. Dalam praktiknya, pengguna akhir dan
spesialis TI biasanya harus berkolaborasi untuk membangun kubus data
multidimensi yang benar, dan sering kali mereka tidak berbicara dalam bahasa
yang sama yaitu, pengguna akhir berpikir dalam hal masalah bisnis sementara
spesialis TI berpikir dalam hal teknologi basis data. Kedua, kubus multidimensi
adalah struktur yang harus membatasi bagaimana data dapat dianalisis.

MOBILE COMPUTING
Dengan penjualan smartphone dan komputer tablet yang melebihi komputer
pribadi (personal computer) pada tahun 2011, banyak organisasi menghadapi
kebutuhan untuk mengembangkan dan menggunakan aplikasi mobile mereka
sendiri. Seringkali upaya ini didorong oleh harapan para pekerja muda yang
tumbuh dengan komputasi mobile dan berbagai aplikasi seluler, seperti
Facebook ngeri pada sistem lama yang ada di beberapa perusahaan. Diprediksi
bahwa pada tahun 2015, akan ada lebih dari 6,7 miliar smartphone di dunia, dan
survei tahun 2011 yang dilakukan oleh majalah CIO menemukan bahwa 54
persen perusahaan yang merespons berencana untuk meningkatkan
pengeluaran mereka untuk aplikasi mobile. Orang-orang mengandalkan
smartphone untuk jejaring sosial dan informasi belanja, dengan bentuk pekerjaan
dan permainan yang sering kabur. Dengan smartphone saat ini 40 kali lebih kuat
dari pada tahun 2000 dan cloud computing membuat data tersedia di mana pun
orang, tidak mengherankan ada tekanan pada perusahaan untuk meningkatkan
dukungan mereka terhadap aplikasi mobile.

FROM INTERNET-ENABLED TO CLOUD COMPUTING

Ananda Septiani Yunus (A31116039)


RFID, BUSINESS INTELLIGENCE (BI), MOBILE COMPUTING, AND THE
CLOUD

Komputasi cloud (cloude computing) dapat didefinisikan dalam istilah


sederhana sebagai pengiriman produk perangkat lunak kepada pengguna
melalui Internet. Pengguna biasanya mengakses produk cloud melalui browser
Web atau aplikasi yang ringan (artinya kecil dan sederhana) untuk komputer atau
perangkat seluler. Cloud computing bukanlah konsep yang sepenuhnya baru,
melainkan hanya mewakili tahap terbaru dari perkembangan komputasi dan
Internet. Untuk lebih memahami bagaimana komputasi cloud akan memengaruhi
pengembangan sistem ERP, penting untuk meninjau pengembangan sistem ERP
SAP dengan munculnya Internet.
SAP dan Internet
Pada tahun 1996, SAP memperkenalkan strategi Internet bersama dengan
Microsoft. Inti dari upaya pertama SAP untuk mengintegrasikan Internet dengan
produk-produknya adalah Internet Transaction Server (ITS), sistem perangkat
lunak berbasis server yang memungkinkan komunikasi yang efisien antara
sistem SAP ERP dan Internet. Untuk memberikan konteks bagi keadaan Internet
saat ini pada tahun 1996, Amazon.com baru berusia satu tahun, dan biro
perjalanan online Expedia dan Travelocity sama-sama didirikan. Banyak layanan
Internet lain yang kita terima hari ini tidak ada saat ini.
Pada bulan Mei 1999, SAP mengumumkan mySAP.com, sebuah strategi baru
yang dirancang untuk sepenuhnya menyelaraskan kembali perusahaan dan
portofolio produknya. Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk menggabungkan solusi
e-commerce dengan aplikasi ERP SAP yang ada, menggunakan teknologi Web
canggih. Pada tahun 2000, SAP mulai membangun visi mySAP.com dengan
menambahkan kemampuan untuk pasar elektronik dan portal perusahaan.
NetWeaver
Pada tahun 2004, SAP memperkenalkan versi pertamanya SAP NetWeaver,
kumpulan komponen yang mendukung transaksi bisnis melalui Internet dengan
menyediakan konektivitas tanpa batas dari beragam aplikasi. Pada akhir tahun,
lebih dari 1.000 pelanggan telah memperoleh produk tersebut. Dengan
diperkenalkannya NetWeaver, SAP mengumumkan bahwa mereka
merencanakan inisiatif masa depan seputar konsep enterprise service-oriented
architecture (enterprise SOA), dengan tujuan menjadikan semua layanan aplikasi
bisnisnya berbasis untuk memberikan para pelanggannya fleksibilitas terbaik
mungkin.

Ananda Septiani Yunus (A31116039)


RFID, BUSINESS INTELLIGENCE (BI), MOBILE COMPUTING, AND THE
CLOUD

Kebutuhan E-commerce mendorong perusahaan untuk menghubungkan


aplikasi bisnis mereka, seperti sistem ERP, baik secara internal maupun
eksternal melalui Internet. Perangkat lunak yang dirancang dengan SOA dapat
dengan cepat digunakan dan dikonfigurasi ulang karena kondisi bisnis
memerlukan perubahan pada aplikasi, database, dan infrastruktur lain yang
dihosting di pusat data yang dimiliki oleh perusahaan. Kombinasi alat perangkat
lunak yang memungkinkan berbagai sistem dan aplikasi organisasi untuk
berkomunikasi dengan aplikasi lain disebut layanan Web (Web service).
NetWeaver SAP adalah platform layanan Web yang memungkinkan berbagai
aplikasi vendor untuk berbagi data melalui Internet.
Alat dan Kemampuan NetWeaver
Platform NetWeaver SAP adalah kumpulan modul, termasuk Enterprise
Portal, Infrastruktur Seluler, Kecerdasan Bisnis, Manajemen Master Data, dan
Infrastruktur Exchange.
Portal SAP Enterprise memberi pengguna akses lengkap ke semua pekerjaan
mereka di satu layar, menggunakan tautan untuk menghubungkan pengguna ke
semua aplikasi utama yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan mereka.
Portal Enterprise bertindak sebagai titik akses sentral ke intranet perusahaan
(jaringan internal yang aman), yang beroperasi melalui tautan aman di browser.
Misalnya, pengguna di Departemen Keuangan dapat mengatur Portal
Perusahaan dengan tautan ke proses transaksi keuangan SAP ERP, serta tautan
ke metrik keuangan untuk perusahaan, indeks pasar saham, email, kalender, dan
informasi lain yang penting bagi orang tersebut pekerjaan.
NetWeaver at Work for Fitter
Asumsikan bahwa Fitter memiliki sistem SAP ERP dan bahwa dua tenaga
penjual top Fitter, Amy Sanchez dan Donald Brown, sedang sibuk menjual bar
NRG langsung ke pelanggan dan distributor. Amy bekerja dari rumah, dan dia
masuk ke system SAP dengan komputer laptopnya, menggunakan SAP GUI. Dia
tidak tahu banyak tentang sistem SAP, juga tidak harus. Dia perlu tahu cara
menempatkan pesanan pelanggan dan memeriksa status mereka. Ketika Amy
melakukan panggilan penjualan, dia membawa kalkulator dan notepadnya untuk
menentukan harga penawaran dan mencatat rincian pesanan. Ketika dia kembali
ke rumah, dia memasukkan angka-angka itu ke dalam sistem SAP dan
mengkonfirmasi kutipannya. Amy ingin memiliki beberapa informasi tambahan
tentang bagaimana tenaga penjualan di daerah lain melakukan dan apa

Ananda Septiani Yunus (A31116039)


RFID, BUSINESS INTELLIGENCE (BI), MOBILE COMPUTING, AND THE
CLOUD

campuran bar yang mereka promosikan, tetapi dia tidak tahu bagaimana
mengakses informasi itu. Dia juga ingin melihat apakah ada cara baru untuk
memasarkan ke pelanggannya.

SAAS: PERANGKAT LUNAK SEBAGAI LAYANAN


Perangkat lunak sebagai layanan (SaaS) adalah model pengiriman perangkat
lunak di mana produk perangkat lunak di host oleh perusahaan, seperti SAP di
server-nya dan diakses oleh pelanggan melalui browser Web. Beberapa orang
menggambarkan SaaS sebagai utilitas, mirip dengan perusahaan telepon atau
listrik. Ini hanyalah cara untuk menjual dan mendistribusikan perangkat lunak
yang menggunakan Internet. Sementara definisi berbeda-beda, buku ini
memperlakukan SaaS sebagai bagian dari komputasi awan. Misalnya, Amazon
dan Apple mempromosikan penyimpanan data “di cloud”, tetapi aplikasi yang
menggunakan data tersebut disimpan di perangkat, diperbarui secara berkala
dari cloud (Internet).
Laporan Forrester Research baru-baru ini mengklaim bahwa bagian analitik
SaaS akan menjadi sangat penting bagi pengguna model pengiriman perangkat
lunak ini. Pengguna juga akan mencari aplikasi SaaS yang dapat
mengintegrasikan media sosial dengan sumber informasi perusahaan lainnya.
Menurut laporan itu, pengguna SaaS juga harus mempertimbangkan bagaimana
penyedia layanan mereka dapat menangani aplikasi seluler.
SAP Business ByDesign
Salah satu contoh SaaS untuk pasar ERP adalah Business ByDesign SAP.
Pertama kali dirilis pada 2007, Business ByDesign adalah sistem ERP lengkap
yang dikirimkan ke pelanggan melalui cloud. Untuk perusahaan kecil hingga
menengah, ini menurunkan total biaya kepemilikan perangkat lunak dan
memungkinkan implementasi yang cepat dan lancar. Pelanggan dapat memilih
agar SAP menangani implementasi Business ByDesign, atau mereka dapat
mengelola implementasinya sendiri.

Ananda Septiani Yunus (A31116039)