Anda di halaman 1dari 29

PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA

PENGURUS PUSAT
Rancangan Juklak
Persit Kartika Chandra Kirana
No LAMA RENCANA PERUBAHAN Keterangan

1 2 3 4

JUKLAK TENTANG TATA CARA PEMBENTUKAN JUKLAK TENTANG TATA CARA PEMBENTUKAN
DAN PENGHAPUSAN KEPENGURUSAN DAN PENGHAPUSAN KEPENGURUSAN
DILINGKUNGAN PERSIT KARTIKA CHANDRA DILINGKUNGAN PERSIT KARTIKA CHANDRA
KIRANA KIRANA

1a Halaman 2 Halaman 2
PEMBENTUKAN TINGKAT KEPENGURUSAN PEMBENTUKAN TINGKAT KEPENGURUSAN
1. Penyelesaian administrasi 1. Penyelesaian administrasi
a. Pembentukan suatu tingkat kepengurusan a. Pembentukan suatu tingkat kepengurusan Penambahan kalimat
dilaksanakan oleh pengurus satu tingkat dilaksanakan oleh pengurus satu tingkat serta melampirkan
diatasnya berdasarkan surat keputusan diatasnya berdasarkan surat keputusan Peraturan Kasad
Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana tentang
melalui pengajuan permohonan secara melalui pengajuan permohonan secara pembentukan
berjenjang dengan mencantumkan nama berjenjang dengan mencantumkan nama satuan kedinasan
kepengurusan dan lingkup tanggung kepengurusan dan lingkup tanggung tersebut
jawabnya jawabnya serta melampirkan Peraturan
Kasad tentang pembentukan satuan
kedinasan tersebut

d. Pembentukan cabang dan ranting d. Pembentukan cabang dan ranting


1) Adanya surat keputusan Kasad tentang 1) Adanya Peraturan Kasad tentang Perubahan kata
penunjukan satuan tersebut berada penunjukan satuan tersebut berada Surat Keputusan
langsung dibawah markas komando langsung dibawah markas komando Kasad menjadi
tertinggi tertinggi Peraturan Kasad

1
1 2 3 4

b Halaman 3. Halaman 3. Penambahan lagu


b. Tata Tertib Upacara b. Tata Tertib Upacara Indonesia Raya,
3) Susunan acara 3) Susunan acara Himne Persit dan
a) Pembacaan surat keputusan a) Pembukaan mars Persit
(1) Pembentukan tingkat kepengurusan b) Lagu Indonesia Raya
(2) Pengangkatan ketua c) Himne Persit
b) Penandatanganan berita acara d) Pembacaan surat keputusan
pengangkatan ketua, dilanjutkan (1) Pembentukan tingkat kepengurusan
penyerahan cap atau penyerahan (2) Pengangkatan ketua
perangkat organisasi e) Penandatanganan berita acara
c) Sambutan Ketua Umum atau ketua pengangkatan ketua, dilanjutkan
tingkat kepengurusan satu tingkat diatas penyerahan cap atau penyerahan
d) doa perangkat organisasi
f) Sambutan Ketua Umum atau ketua tingkat
kepengurusan satu tingkat diatas
g) Mars Persit
h) Doa
Penambahan lagu Indonesia Raya, Himne Persit
dan mars Persit dinyanyikan setiap acara yang
menampilkan bendera merah putih diantaranya :
1. Pembentukan dan penghapusan tingkat
kepengurusan
2. Alih status tingkat kepengurusan
3. Serah terima jabatan, penyerahan atau
penerimaan tugas dan tanggung jawab jabatan
dilingkungan Persit Kartika Chandra Kirana dari
tingkat pusat sampai sub anak ranting
4. Musyawarah Pusat, Rakerpus, Rakerda, Raker
Gab dan Raker Cab. BS
5. HUT Persit Kartika Chandra Kirana
6. Kunjungan Kerja Ketua Umum atau Ketua Persit
Kartika Chandra Kirana 2
7. Pertemuan gabungan
1 2 3 4

b Halaman 4 Halaman 4
PENGHAPUSAN TINGKAT KEPENGURUSAN PENGHAPUSAN TINGKAT KEPENGURUSAN Penambahan
1. Penyelesaian administrasi 1. Penyelesaian administrasi kalimat serta
b. Penghapusan suatu tingkat kepengurusan b. Penghapusan suatu tingkat kepengurusan melampirkan
berdasarkan surat keputusan Ketua Umum berdasarkan surat keputusan Ketua Umum peraturan Kasad
Persit Kartika Chandra Kirana atas Persit Kartika Chandra Kirana atas tentang
permohonan tingkat kepengurusan yang permohonan tingkat kepengurusan yang penghapusan
bersangkutan yang diajukan secara bersangkutan yang diajukan secara satuan kedinasan
berjenjang berjenjang serta melampirkan Peraturan tersebut
Kasad tentang pembentukan satuan
kedinasan tersebut

JUKLAK TENTANG TATA CARA ALIH STATUS JUKLAK TENTANG TATA CARA ALIH STATUS
TINGKAT KEPENGURUSAN DILINGKUNGAN TINGKAT KEPENGURUSAN DILINGKUNGAN
PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA

2 Halaman 12 Halaman 12
PENYELESAIAN ADMINISTRASI PENYELESAIAN ADMINISTRASI
1. Alih status semua tingkat kepengurusan 1. Alih status semua tingkat kepengurusan Penambahan
dilaksanakan berdasarkan surat Ketua Umum dilaksanakan berdasarkan surat Keputusan kalimat
Persit Kartika Chandra Kirana Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana
atas permohonan tingkat kepengurusan yang
bersangkutan yang diajukan secara
berjenjang serta melampirkan Peraturan
Kasad tentang alih status satuan dinas
tersebut
4. Laporan
4. Laporan Penambahan
a. Pada alih status diharuskan membuat Laporan
a. Pada alih status diharuskan membuat Laporan kalimat
Umum Keuangan dan Kekayaan sesuai
Umum Keuangan dan Kekayaan sesuai
ketentuan dikirim ke tingkat pengurus satu
ketentuan
tingkat diatasnya
3
1 2 3 4

JUKLAK TENTANG TATA CARA SERAH TERIMA JUKLAK TENTANG TATA CARA SERAH TERIMA
JABATAN PENGURUS PERSIT KARTIKA JABATAN PENGURUS PERSIT KARTIKA
CHANDRA KIRANA CHANDRA KIRANA

Halaman 22 Halaman 22
3
SERAH TERIMA JABATAN KETUA UMUM SERAH TERIMA JABATAN KETUA UMUM

6. Tata tertib upacara 6. Tata tertib upacara


e. Kain rentang warna dasar hijau tulisan warna e. Kain rentang warna dasar hijau tulisan warna Penambahan
kuning kuning dapat digunakan digital printing kalimat poin e dan g
atau infocus tanpa logo Persit
g. Sebelum penyematan lencana setia bakti
Bina Utama dan lencana setia bakti Utama
di dahului dengan pembacaan Surat
Keputusan tentang lencana setia bakti

4a Halaman 27 Halaman 27
SERAH TERIMA JABATAN WAKIL KETUA UMUM SERAH TERIMA JABATAN WAKIL KETUA UMUM

c. Tata tertib upacara c. Tata tertib upacara


4) Warna kain rentang hijau dan tulisan warna 4) Warna kain rentang hijau dan tulisan warna
kuning kuning dapat menggunakan digital printing
atau infocus tanpa logo Persit

b Halaman 28 Halaman 28
7) Penjelasan tata upacara 7) Penjelasan tata upacara
f) f) Sebelum penyematan lencana setia bakti Penambahan
Pratama di dahului dengan pembacaan kalimat poin f
surat keputusan tentang lencana setia
bakti Pratama
4
1 2 3 4

c Halaman 30 Halaman 30
Contoh penulisan kain rentang : Contoh penulisan kain rentang :

PENYERAHAN ATAU PENERIMAAN TUGAS DAN PENYERAHAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
TANGGUNG JAWAB JABATAN WAKIL KETUA JABATAN WAKIL KETUA UMUM
UMUM PERSIT KARTIKA CHADNRA KIRANA PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA
DARI NY…….. KEPADA NY………………. DARI NY…….. KEPADA KETUA UMUM
PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA
KOTA, TANGGAL……
KOTA, TANGGAL ……..

Halaman 30
Contoh penulisan kain rentang :

PENERIMAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB


JABATAN WAKIL KETUA UMUM
PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA
DARI KETUA UMUM PERSIT KARTIKA
CHANDRA KIRANA KEPADA NY. ……………..

KOTA, TANGGAL ……..

5
1 2 3 4

RAPAT PARIPURNA TINGKAT GABUNGAN, RAPAT PARIPURNA TINGKAT GABUNGAN,


DAERAH DAN CABANG BS SAMPAI SUB ANAK DAERAH DAN CABANG BS SAMPAI SUB ANAK
RANTING RANTING

5 Halaman 35 Halaman 35
b. RAPAT PARIPURNA b. RAPAT PARIPURNA

5) Contoh penulisan kain rentang Rapat


paripurna tingkat kepengurusan Persit Kartika
Chandra Kirana

RAPAT PARIPURNA DALAM RANGKA SERAH


TERIMA JABATAN KETUA PERSIT KARTIKA
CHANDRA KIRANA GABUNGAN, DAERAH,
PCBS SAMPAI SUB ANAK RANTING
DARI NY. ……….. KEPADA NY. …………

TANGGAL, BULAN ……….

6
1 2 3 4

6) Contoh penulisan kain rentang rapat paripurna


tingkat kepengurusan Persit Kartika Chandra
Kirana yang mempunyai Yayasan Kartika Jaya

RAPAT PARIPURNA
DALAM RANGKA SERAH TERIMA JABATAN
KETUA PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA GABUNGAN
KETUA YAYASAN KARTIKA JAYA …….
DARI NY………… KEPADA NY. ……………………

……………………, ………………….. 2017

Catatan :
-Dibacakan memori Persit Kartika Chandra Kirana
- Dibacakan memori Yayasan Kartika Jaya
- Ditampilkan vandel Persit dan Yayasan
- Memakai lencana Persit Kartika Chandra Kirana

7
1 2 3 4

SERTIJAB KETUA GABUNGAN, DAERAH, SERTIJAB KETUA GABUNGAN, DAERAH,


CABANG BS SAMPAI SUB ANAK RANTING CABANG BS SAMPAI SUB ANAK RANTING
6a Halaman 36 Halaman 36
6) Tata tertib upacara 6) Tata tertib upacara
b) Pataka, vandel Persit Kartika Chandra Kirana b) Pataka, vandel Persit Kartika Chandra Kirana Perubahan kalimat
ditempatkan sebelah kanan vandel Dharma ditempatkan sebelah kiri vandel Dharma Sebelah kanan
Pertiwi Pertiwi menjadi sebelah kiri
e) Warna kain rentang hijau dengan tulisan e) Warna kain rentang hijau dengan tulisan
warna kuning, penulisan jabatan cukup warna kuning dapat digunakan digital
jabatan tertinggi printing atau infocus tanpa logo Persit dan
penulisan jabatan cukup jabatan tertinggi

b Halaman 37 Halaman 37
Catatan : Catatan :
- Untuk ketua ditingkat kepengurusan ranting, tidak 1. Untuk ketua ditingkat kepengurusan ranting dapat Perubahan kata
perlu menggunakan kain rentang menggunakan kain rentang tidak perlu menjadi
2. Bagi tingkat kepengurusan yang jabatan ketua dapat
tidak merangkap Dharma Pertiwi dapat
menuliskan jabatan ketua yayasan dengan
membacakan surat keputusan yayasan
3. Pada acara foto bersama posisi duduk Menambahkan poin
pembina Harian berada disebelah pinggir 3 dan 4
paling kanan Ketua Umum atau ketua
4. Untuk tingkat ranting, anak ranting dan sub
anak ranting menggunakan vandel setingkat
cabang, karena vandel meja dihapus atau
dihilangkan

8
1 2 3 4

TENTANG SERTIJAB PEMBANTU PEMIMPIN TENTANG SERTIJAB PEMBANTU PEMIMPIN


DAN ANGGOTA PENGURUS DI SEMUA DAN ANGGOTA PENGURUS DI SEMUA
TINGKAT KEPENGURUSAN TINGKAT KEPENGURUSAN

7a Halaman 47 Halaman 47-48


Penjelasan tata upacara Penjelasan tata upacara
Mengganti kata
1. Sebelum dibacakan surat keputusan 1. Setelah dibacakan surat keputusan
sebelum menjadi
pemberhentian atau pengangkatan atau berita pemberhentian atau pengangkatan atau berita
setelah
acara serah terima, pembawa acara acara serah terima, pembawa acara
mempersilahkan ketua / wakil ketua umum atau mempersilahkan ketua / wakil ketua umum atau
ketua /wakil ketua tingkat kepengurusan ketua /wakil ketua tingkat kepengurusan
tertentu untuk duduk dibelakang meja upacara tertentu untuk duduk dibelakang meja upacara

6. 6. Pada saat penandatanganan BAST posisi Penambahan


berdiri, pembantu pemimpin dan anggota kalimat poin 6
pengurus lama berada di sebelah kanan,
pembantu pemimpin dan anggota pengurus
baru berada di sebelah kiri menghadap
ketua
Perubahan :
- Pembantu
Halaman 49 Halaman 49
b pemimpin lama
Keterangan denah Keterangan denah
dan baru
- anggota pengurus
3. Pembantu pemimpin lama dan baru 3. Pembantu pemimpin dan anggota pengurus
lama dan baru
4. Anggota pengurus lama dan baru lama
berubah menjadi
4. Pembantu pemimpin dan anggota pengurus
- Pembantu
baru
pemimpin dan
anggota pengurus
lama
- Pembantu
pemimpin dan
anggota pengurus
baru
9
1 2 3 4

JUKLAK TENTANG PENYERAHAN ATAU JUKLAK TENTANG PENYERAHAN ATAU


PENERIMAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PENERIMAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
PENGURUS DILINGKUNGAN PERSIT KARTIKA PENGURUS DILINGKUNGAN PERSIT KARTIKA
CHANDRA KIRANA CHANDRA KIRANA
8 Halaman 61 Halaman 61

5. Tata cara penyerahan dan penerimaan tugas 5. Tata cara penyerahan dan penerimaan tugas
ketua yang mempunyai jabatan rangkap diatur ketua yang mempunyai jabatan rangkap diatur
sebagai berikut : sebagai berikut :
d. Kain rentang atau kain spanduk pada upacara d. Kain rentang atau kain spanduk pada upacara Penambahan
penyerahan atau penerimaan dalam jabatan penyerahan atau penerimaan dalam jabatan kalimat
fungsional rangkap disemua tingkat fungsional rangkap disemua tingkat
kepengurusan berwarna dasar hijau dan kepengurusan berwarna dasar hijau dan
warna tulisan kuning dengan penulisan warna tulisan kuning dengan penulisan
jabatan yang tertinggi jabatan yang tertinggi , dapat menggunakan
digital printing atau infocus tanpa logo
Persit

JUKLAK TENTANG TUGAS , KEWENANGAN, JUKLAK TENTANG TUGAS , KEWENANGAN,


DAN TANGGUNG JAWAB PENGURUS PERSIT DAN TANGGUNG JAWAB PENGURUS PERSIT
KARTIKA CHANDRA KIRANA KARTIKA CHANDRA KIRANA

9 Halaman 88-89 Halaman 88-89

7. Seksi Sosial 7. Seksi Sosial


c. Urusan Kesehatan, Kependudukan dan c. Urusan Kesehatan, Kependudukan dan Penambahan
Keluarga Berencana Keluarga Berencana poin 8)
8) Berperan aktif dalam pencegahan dan
penanggulangan kanker payudara
dan kanker serviks
10
1 2 3 4

JUKLAK TENTANG KARTU TANDA ANGGOTA JUKLAK TENTANG KARTU TANDA ANGGOTA
10 Halaman 102 Halaman 102
2) Bagian untuk foto ditentukan sebagai berikut 2) Bagian untuk foto ditentukan sebagai berikut
a) a) Penambahan poin b
b) b) Pada bagian bawah foto gandeng di dan poin e
c) poin b menjadi c tandatangani oleh pemegang KTA
d) poin c menjadi d c) Poin b menjadi c
e) d) poin c menjadi poin d
e) Pada bagian bawah foto gandeng
dibubuhi cap ranting atau anak ranting
(tingkat kepengurusan anggota yang
mengajukan permohonan)

11 IURAN ANGGOTA DAN IURAN TINGKAT IURAN ANGGOTA DAN IURAN TINGKAT
KEPENGURUSAN PERSIT KARTIKA CHANDRA KEPENGURUSAN PERSIT KARTIKA CHANDRA
KIRANA KIRANA
Halaman 108 Halaman 108
PENYELESAIAN ADMINISTRASI PENYELESAIAN ADMINISTRASI
1. Anggota Persit Kartika Chandra Kirana diwajibkan 1. Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Perubahan nilai
membayar iuran dengan ketentuan sebagai diwajibkan membayar iuran dengan ketentuan rupiah iuran
berikut : sebagai berikut : anggota
a) Istri Tamtama dan Bintara sebesar Rp 1.500,- a) Istri Perwira Tinggi sebesar Rp 15.000,-
b) Istri Perwira Pertama sebesar Rp 3.000,- b) Istri Perwira Menegah sebesar Rp 7.500,-
c) Istri Perwira Menegah sebesar Rp 5.000,- c) Istri Perwira Pertama sebesar Rp 5.000,-
d) Istri Perwira Tinggi sebesar Rp 15.000,- a) Istri Tamtama dan Bintara sebesar Rp 2.500,-

2. Iuran anggota pada masing - masing tingkat 2. Iuran anggota pada masing - masing tingkat
kepengurusan diserahkan pada tingkat kepengurusan diserahkan pada tingkat
kepengurusan tersebut, digunakan untuk kepengurusan tersebut, digunakan untuk
keperluan organisasi keperluan organisasi

11
1 2 3 4

Menghilangkan poin
3. Tingkat kepengurusan PD, PG dan PCBS
3 dan 4
memberikan iuran sebesar Rp 75.000,- setiap
tahun kepada tingkat kepengurusan Pengurus
Pusat paling lambat bulan Desember
4. Tingkat kepengurusan Persit Pusat memberikan
iuran kepada Dharma Pertiwi Pusat sebesar
Rp 100.000,-
PELAKSANAAN PELAKSANAAN
1. Pengiriman iuran ke Pengurus Pusat dilakukan Pembayaran iuran anggota masing-masing Menghilangkan
setahun sekali paling lambat bulan Desember tingkat kepengurusan agar dikoordinasikan dengan poin 1
2. Pembayaran iuran anggota masing-masing juru bayar kesatuan
tingkat kepengurusan agar dikoordinasikan
dengan juru bayar kesatuan
JUKLAK TENTANG PEMBERIAN DAN JUKLAK TENTANG PEMBERIAN DAN
PENCABUTAN TANDA PENGHARGAAN PERSIT PENCABUTAN TANDA PENGHARGAAN PERSIT
KARTIKA CHANDRA KIRANA KARTIKA CHANDRA KIRANA
Hal 117
Hal 117
Catatan :
Catatan :
Apabila pada saat berada dilingkungan IKKT Pragati
1. Apabila pada saat berada dilingkungan IKKT
Wira Anggini yang bersangkutan tidak aktif sebagai
Pragati Wira Anggini yang bersangkutan tidak
pengurus, maka penjumlahan masa kerja setelah
aktif sebagai pengurus, maka penjumlahan
kembali ke lingkungan Persit Kartika Chandra
masa kerja setelah kembali ke lingkungan Persit
Kirana
Kartika Chandra Kirana
2. Apabila BASTnya hilang dapat digunakan
format surat pembuktian pernah menjadi
pengurus dengan adanya pernyataan saksi
dari ibu yang pernah sama-sama menjadi
pengurus atau PNS tingkat kepengurusan
tersebut
3. Untuk suaminya yang sedang sekolah dihitung
hanya yang menjadi pengurus IIS 12
1 2 3 4

JUKLAK TENTANG KUNJUNGAN KERJA


PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA

Hal 144 Hal 144


Susunan acara Susunan acara
1. Pembukaan 1. Pembukaan
2. Sambutan Ketua yang dikunjungi dilanjutkan 2. Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
dengan pembaaan Laporan Khusus 3. Hymne Persit Katika Chandra Kirana
3. Pengarahan Ketua Umum atau ketua tingkat 4. Sambutan Ketua yang dikunjungi dilanjutkan
kepengurusan yang melaksanakan kunjungan dengan pembacaan Laporan Khusus
kerja 5. Pengarahan Ketua Umum atau ketua tingkat
4. tanya jawab kepengurusan yang melaksanakan kunjungan
5. Doa kerja
6. Penutup 6. Tanya jawab
7. Mars Persit Kartika Chandra Kirana
8. Doa
9. Penutup

Hal 145
Catatan :
1. Untuk tingkat kepengurusan yang akan
dikunjungi membuat dan mengirimkan panduan
kegiatan sebagai pedoman

2. Pada saat kunjungan kerja dihadirkan


bendera merah putih

13
1 2 3 4

JUKLAK PERINGATAN HARI ULANG TAHUN JUKLAK PERINGATAN HARI ULANG TAHUN
PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA

Halaman 151 Halaman 151


12a - Menghilangkan
4) Susunan acara sebagai berikut 4) Susunan acara untuk tingkat kepengurusan PG,
a) Acara pokok PD, PCBS sampai sub anak ranting Kata sebagai
(4) Pembacaan sejarah singkat Persit a) Acara pokok berikut
Kartika Chandra Kirana (4) Pembacaan /penayangan sejarah - Menambahkan
singkat Persit Kartika Chandra Kirana untuk tingkat
(apabila tidak menggunakan videotron kepengurusan PG,
maka tetap pembacaan sejarah singkat PD, PCBS sampai
sub anak ranting
- Penambahan kata
penayangan

13 Halaman 152 Halaman 152


6) Susunan acara ditingkat pusat sebagai berikut 5) Susunan acara ditingkat pusat sebagai berikut
a) Acara pokok a) Acara pokok
(4) Pembacaan Sejarah Singkat Persit Kartika (4) Pembacaan / penayangan Sejarah Menambahkan kata
Chandra Kirana Singkat Persit Kartika Chandra Kirana penayangan
(apabila tidak menggunakan videotron
maka tetap pembacaan Sejarah Singkat

14
1 2 3 4

PEMBERIAN BEASISWA PRESTASI PERSIT PEMBERIAN BEASISWA PRESTASI PERSIT Perubahan cacat
KARTIKA CHANDRA KIRANA BAGI PUTRA- KARTIKA CHANDRA KIRANA BAGI PUTRA- menjadi
PUTRI, ANAK YATIM, YATIM PIATU DAN ANAK PUTRI, ANAK YATIM, YATIM PIATU DAN ANAK berkebutuhan
CACAT SERTA DANA KESEHATAN KELUARGA BERKEBUTUHAN KHUSUS SERTA DANA khusus
TNI AD KESEHATAN KELUARGA TNI AD

14a Halaman 155 poin 1. Umum


Untuk menunjang kelangsungan pendidikan putra Untuk menunjang kelangsungan pendidikan putra Penyempurnaan
putri, yatim, yatim piatu dan anak cacat serta putri, yatim, yatim piatu dan anak berkebutuhan kata dan kalimat
kesehatan bagi keluarga dilingkungan TNI AD khusus serta kesehatan bagi keluarga dilingkungan
TNI AD
b Halaman 155 poin 2. Tujuan c.
c. Agar anak cacat fisik atau mental dan keluarga c. Agar anak berkebutuhan khusus fisik atau Penyempurnaan
TNI AD dapat tetap mengikuti pendidikan yang mental dari keluarga TNI AD tetap dapat kata dan kalimat
sesuai dengan keadaan cacat fisik atau mengikuti pendidikan
mentalnya

c Halaman 156 poin 2 .Tujuan d.


d. Dana kesehatan sebagai bentuk bantuan untuk d. Dana kesehatan sebagai bentuk bantuan untuk Penyempurnaan
membantu terapi atau proses pengobatan bagi membantu terapi atau proses pengobatan bagi kata dan kalimat
anak cacat dan penderita sakit berat bagi anak berkebutuhan khusus dan penderita sakit
keluarga TNI AD berat bagi keluarga TNI AD

d Halaman 156 poin 3 Dasar a.


a. Petunjuk Pelaksanaan Persit Kartika Chandra a. Petunjuk Pelaksanaan Persit Kartika Chandra Perubahan nomor
Kirana nomor : Juklak/16/II/2015 Persit Kartika Kirana nomor : Juklak/18/II/2018 ersit Kartika Juklak dan
Chandra Kirana bagi anak yatim, yatim piatu dan Chandra Kirana bagi anak yatim, yatim piatu dan Penyempurnaan
anak cacat keluarga TNI AD serta bagi putra- anak berkebutuhan khusus keluarga TNI AD kalimat
putri Tampama, Bintara dan Pegawai Negeri Sipil serta bagi putra-putri Tampama, Bintara dan
golongan I, II TNI AD Pegawai Negeri Sipil golongan I, II TNI AD
15
1 2 3 4

Halaman 156. 3. Dasar. b.


b. Surat Keputusan Ketua Umum Persit Kartika
e b. Surat Keputusan Ketua Umum Persit Kartika
Chandra Kirana nomor : Skep/ 21 / II /2018 Perubahan nomor
Chandra Kirana nomor : Skep/21/II/2015 tanggal
tanggal 1 Februari 2018 tentang pengesahan Skep
17 Februari 2015 tentang pengesahan Petunjuk
Petunjuk Pelaksanaan Persit Kartika Chandra
Pelaksanaan Persit Kartika Chandra Kirana
Kirana

f Halaman 156 Penggolongan poin 3 dan 4


3. Beasiswa bagi anak cacat fisik dan mental 3. Beasiswa bagi anak berkebutuhan khusus fisik Penyempurnaan
keluarga TNI AD yang bersekolah di SLB dan mental keluarga TNI AD yang bersekolah di kata
SLB
4. Dana kesehatan bagi anak cacat dan penderita 4. Dana kesehatan bagi anak berkebutuhan Penyempurnaan
sakit berat diberikan kepada keluarga khusus dan penderita sakit berat diberikan kata
dilingkungan TNI AD kepada keluarga dilingkungan TNI AD

g Halaman 157 Penyelesaian Administrasi poin 1.b


b. Pengajuan beasiswa prestasi dan anak cacat b. Pengajuan beasiswa prestasi dan anak Penyempurnaan
Permohonan beasiswa diajukan secara berkebutuhan khusus kata dan kalimat
berjenjang di semua tingkat kepengurusan Persit Permohonan beasiswa diajukan secara
Kartika Chandra Kirana kepada Ketua Umum berjenjang di semua tingkat kepengurusan Persit
Persit Kartika Chandra Kirana dengan Kartika Chandra Kirana kepada Ketua Umum
melengkapi persyaratan sesuai ketentuan yang dengan melengkapi persyaratan sesuai
ditetapkan . ketentuan yang ditetapkan .

h Halaman 157 Penyaluran bantuan poin 2. a.2)


a. 2) Beasiswa prestasi dan anak cacat a. 2) Beasiswa prestasi dan anak berkebutuhan Penyempurnaan
Bantuan beasiswa diberikan setelah disetujui khusus kata
oleh Ketua Umum Persit Kartika Chandra Bantuan beasiswa diberikan setelah disetujui
Kirana dan disalurkan secara berjenjang oleh Ketua Umum Persit Kartika Chandra
kepada yang bersangkutan Kirana dan disalurkan secara berjenjang
kepada yang bersangkutan
16
1 2 3 4

i Halaman 157 poin 2 b


Jumlah penerimaan bantuan beasiswa diatur Jumlah penerima bantuan diatur sebagai berikut : Penghapusan kata
sebagai berikut : beasiswa dan
penyempurnaan
kalimat

j Halaman 157 poin 2 b. 1)


1) Yatim, yatim piatu keluarga TNI AD 1) Beasiswa anak Yatim, yatim piatu keluarga TNI Penyempurnaan
Bantuan dana pendidikan diberikan bagi putra- AD diberikan bagi putra-putri yang masih dalam kalimat
putri yang masih dalam tanggungan sesuai tanggungan sesuai dengan persyaratan yang
dengan persyaratan sudah ditetapkan

k Halaman 157 poin 2. b. 2)


2) Beasiswa prestasi dan anak cacat diberikan 2) Beasiswa prestasi dan anak berkebutuhan Penyempurnaan
hanya 1 (satu) anak dalam satu keluarga untuk khusus diberikan hanya 1 (satu) anak dalam kalimat
tingkat SD, SLTP, SLTA, SLB dan Perguruan satu keluarga untuk tingkat pendidikan SD,
Tinggi SLTP, SLTA, SLB dan Perguruan Tinggi

l Halaman 157 poin 2.b. 3)


3) Dana kesehatan bagi anak cacat dan penderita 3) Dana kesehatan diberikan kepada anak Penyempurnaan
sakit berat : berkebutuhan khusus dan penderita sakit berat kalimat
Bantuan dana kesehatan diberikan kepada anak di lingkungan keluarga TNI AD
cacat dan penderita sakit berat dilingkungan
keluarga TNI AD

m Halaman 157 poin 2.c. Besarnya bantuan 1)


1) Yatim, yatim piatu keluarga TNI AD 1) Anak yatim, yatim piatu keluarga TNI AD Penyempurnaan
Ditentukan oleh Ketua Yayasan Kartika Asih Ditentukan sesuai kebijaksanaan Ketua Umum kalimat dan
disesuaikan dengan situasi dan kondisi Persit Kartika Chandra Kirana bekerjasama penambahan
dengan Yayasan Kartika Asih disesuaikan besarnya dana
dengan situasi dan kondisi bantuan

17
1 2 3 4

Besarnya dana beasiswa :


TK = Rp 150.000,-
SD = Rp 200.000,-
SLTP = Rp 300.000,-
SLTA = Rp 400.000,-
PT = Rp 500.000,-

n Halaman 158 poin 2.c. 2)


2) Beasiswa prestasi dan anak cacat ditentukan 2) Beasiswa prestasi dan anak berkebutuhan Penyempurnaan
oleh Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana khusus ditentukan oleh Ketua Umum Persit kalimat dan
Kartika Chandra Kirana bekerjasama dengan penambahan
Yayasan Kartika Jaya besarnya dana
Besarnya dana beasiswa : beasiswa
SD = Rp 250.000,-
SLTP = Rp 300.000,-
SLTA = Rp 350.000,-
SLB = Rp 400.000,-
PT = Rp 500.000,-

o Halaman 158 poin 2.c. 3)


3) Dana kesehatan bagi anak cacat dan penderita 3) Dana kesehatan bagi anak berkebutuhan Penyempurnaan
sakit berat ditentukan oleh Ketua Umum Persit khusus dan penderita sakit berat ditentukan kalimat dan
Kartika Chandra Kirana oleh Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana penambahan
bekerjasama dengan Yayasan Kartika Jaya besarnya dana
Besarnya dana bantuan : bantuan
- Anak berkebutuhan khusus fisik
= Rp 400.000,-
- Anak berkebutuhan khusus mental
= Rp 400.000,-
- berkebutuhan khusus mental fisik
= Rp 500.000,-
- Penderita sakit berat
= Rp 1.000.000,- 18
1 2 3 4

p Halaman 158. poin 3 Penghentian Bantuan . c


c. Beasiswa anak cacat c. Beasiswa anak berkebutuhan khusus Penyempurnaan
kalimat
SYARAT-SYARAT PEMBERIAN BANTUAN
BEASISWA DAN DANA KESEHATAN

q Halaman 159 poin 1. Persyaratan Umum b. 1). (b).


(b) Angka prestasi minimal 7,5 (tujuh koma lima)
(b) Nilai rata-rata prestasi minimal 8 (delapan) Penyempurnaan
atau B
atau B+ dan perubahan
nilai rata-rata

r Halaman 159 poin 1. Persyaratan Umum b. 3). (a) Penghapusan


(a) Umur Maksimal 25 tahun poin (a)

s Halaman 159 poin 1. Persyaratan Umum b. 3). (b)


(b) Yang bersangkutan tidak dapat beraktifitas (a) Yang bersangkutan tidak dapat beraktifitas Perubahan poin (b)
sendiri sendiri menjadi poin (a)

t Halaman 159 poin 1. Persyaratan Umum b. 3). (c)


(c) Yang bersangkutan dalam proses terapi dan (b) Yang bersangkutan dalam proses terapi dan Perubahan poin (c)
pengobatan pengobatan menjadi poin (b)

u Halaman 159 poin 1. Persyaratan Umum b. 3). (d)


(d) Penderita sakit berat antara lain : Stroke, ginjal, (c) Kriteria penderita sakit berat antara lain : Stroke, Penyempurnaan
jantung dan kanker Gagal Ginjal, Jantung dan Kanker kalimat dan
perubahan poin (d)
menjadi (c)
v Halaman 160 poin c
c. Beasiswa bagi anak cacat c. Beasiswa bagi anak berkebutuhan khusus Penyempurnaan
kalimat 19
1 2 3 4

w Halaman 160 poin d.


d. Dana kesehatan bagi anak cacat dan penderita d. Dana kesehatan bagi anak berkebutuhan Penyempurnaan
sakit berat khusus dan penderita sakit berat kalimat

x Halaman 161 poin 2. Laporan a.


a. Mengirimkan hasil pemantauan pada setiap a. Mengirimkan laporan pertanggungjawaban, Perubahan dan
semester pengajuan baru dan pembaharuan data penyempurnaan
beasiswa prestasi pada bulan April Minggu ke 2 kalimat
(dua) untuk semester ganjil dan bulan Oktober
minggu ke 2 (dua) untuk semester genap
y Halaman 161 poin 2.b.
b. Waktu pengajuan untuk mendapatkan bantuan b. Apabila siswa penerima beasiswa sudah pindah Perubahan dan
diatur sebagai berikut : dan tidak dapat diberikan kepada yang penyempurnaan
1) Pada akhir bulan Agustus untuk bersangkutan, dana dapat dialihkan sesuai kalimat
pembaharuan data dan pengajuan baru dengan persyaratan yang sudah ditetapkan. Bila
beasiswa semester I dan II tidak ada penggantinya, dana harap
2) Apabila siswa bersangkutan sudah pindah dikembalikan ke Persit Kartika Chandra Kirana
tidak boleh dialihkan dan dana Pengurus Pusat
dikembalikan ke Persit Kartika Chandra
Kirana Pengurus Pusat

z Halaman 161 poin 2.f.


f. Mengirimkan pertanggungjawaban dana f. Mengirimkan pertanggungjawaban dana Penyempurnaan
kesehatan sesuai kondisi terakhir anak cacat kesehatan sesuai kondisi terakhir anak dan penambahan
dan penderita sakit berat berkebutuhan khusus dan penderita sakit kalimat
berat, dengan batas waktu pengiriman sebagai
berikut :
- Periode I bulan April pada bulan Juni Minggu ke
2 (dua)
- Periode II bulan Agustus pada bulan Oktober
minggu ke 2 (dua)
- Periode III bulan Desember pada bulan 20
Februari Minggu ke 2 (dua)
1 2 3 4

JUKLAK TENTANG YAYASAN DILINGKUNGAN


PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA

15a Halaman 168


PELAKSANAAN Halaman 168
1. Organ Yayasan PELAKSANAAN
a. Pembina adalah organ yayasan yang 1. Organ Yayasan
mempunyai kewenangan yang tidak a. Pembina adalah organ yayasan yang
diserahkan kepada pengurus atau mempunyai kewenangan yang tidak
pengawas, yaitu meliputi : diserahkan kepada pengurus atau
2) Mengangkat dan memberhentikan pengawas, yaitu meliputi :
pengurus dan pengawas 2) Pengangkatan dan pemberhentian Penyempurnaan
anggota pengurus dan anggota kalimat
pengawas
3) Menetapkan kebijakan umum yayasan 3) Penetapan kebijakan umum yayasan Penyempurnaan
berdasarkan Anggaran Dasar Yayasan berdasarkan Anggaran Dasar Yayasan kalimat

4) Mengesahkan Laporan Tahunan, 4) Pengesahan Program Kerja dan Penyempurnaan


Program Kerja dan Rancangan Rancangan Kegiatan, Anggaran dan kalimat
Anggaran Tahunan yayasan Pendapatan serta Laporan Tahunan
yayasan

5) Menetapkan keputusan mengenai 5) Penetapan keputusan mengenai Penyempurnaan


penggabungan atau pembubaran penggabungan atau pembubaran kalimat
yayasan yayasan

21
1 2 3 4

b. Pengurus adalah organ yayasan yang b. Pengurus adalah organ yayasan yang Penyempurnaan
melaksanakan tugas dengan ketentuan. melaksanakan kepengurusan yayasan kalimat
Pengurus tidak diperkenankan merangkap Dengan ketentuan :
sebagai anggota Pembina atau Pengawas. Pengurus tidak dapat merangkap sebagai
Susunan pengurus sekurang-kurangnya terdiri pembina, pengawas atau pelaksana kegiatan.
atas seorang Ketua Sekretaris dan Bendahara. Pengurus tingkat pusat dan cabang diangkat
dan diberhentikan oleh Ketua Pembina
berdasarkan keputusan rapat Pembina
Pengurus yang tidak dijabat secara fungsional
mempunyai masa jabatan 3 (tiga) tahun dan
dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali
masa jabatan serta sewaktu-waktu dapat
diberhentikan berdasarkan keputusan Ketua
Pembina
Pengurus tidak boleh dijabat oleh anggota
prajurit aktif
susunan pengurus sekurang-kurangnya terdiri
atas seorang ketua, sekretaris dan bendahara

Ditingkat pusat susunan pengurus Yayasan Pengurus Yayasan Kartika Jaya terdiri dari : Penyempurnaan
Kartika Jaya sebagai berikut : 1) Ketua kalimat
1) Ketua 2) Wakil Ketua
2) Wakil Ketua 3) Sekretaris I
3) Sekretaris I 4) Sekretaris II
4) Sekretaris II 5) Bendahara I
5) Bendahara I 6) Bendahara II
6) Bendahara II

22
1 2 3 4

Hal 169
Pelaksana yayasan terdiri dari : Pengurus dapat membentuk pelaksana Penyempurnaan
- Pelaksana kegiatan bidang sosial kegiatan yayasan sesuai keperluan kalimat
- Pelaksana kegiatan bidang kemanusiaan sebagai berikut :
- Pelaksana kegiatan bidang keagamaan 1) Kegiatan bidang sosial, kemanusiaan
untuk mencapai tujuan dan keagamaan
2) Kegiatan bidang pendidikan
3) Kegiatan unit usaha

c. Pengawas adalah organ yayasan yang c. Pengawas adalah organ yayasan yang Penyempurnaan
bertugas melakukan pengawasan serta bertugas melakukan pengawasan serta kalimat
memberi nasehat kepada pengurus dalam memberi nasehat kepada pengurus dalam
menjalankan kegiatan yayasan menjalankan kegiatan yayasan
Pengawas Pusat dan Cabang bertanggung
jawab atas pelaksanaan tugasnya kepada
Pembina, untuk Pengawas Koordinator
kepada Pengawas Cabang

Hal. 169 Hal. 169


d. Dalam ART Yayasan Kartika Jaya 2. Penggunaan Keuangan Poin d. menjadi 2.
Keuangan Yayasan Kartika Jaya digunakan Keuangan Yayasan Kartika Jaya digunakan
untuk mendukung Program Kerja Yayasan untuk mendukung Program Kerja Yayasan dan
dan membantu kegiatan Persit Kartika membantu kegiatan Persit Kartika Chandra
Chandra Kirana atas persetujuan Pembina Kirana atas persetujuan Pembina

23
1 2 3 4

Hal. 169
3. Tata cara Serah Terima
a. Sebelum pelaksanaan serah terima jabatan, Penambahan poin
pejabat lama harus mengirimkan laporan 3 dan poin a
perkembangan yayasan dalam masa
kepengurusan yayasan tahun berjalan untuk
disahkan Pembina

2. Laporan b. Laporan
a. Laporan yang dibuat oleh pusat dikirimkan 1) Laporan perkembangan Ketua Yayasan Penyempurnaan
kepada Ketua Pembina Kartika Jaya Pusat dikirim kepada kalimat
b. Laporan yang dibuat Yayasan di tingkat Pembina untuk disahkan
cabang dikirimkan kepada Ketua Pembina 2) Laporan pertanggungjawaban Ketua
dengan tembusan kepada Ketua Yayasan Yayasan Kartika Jaya Cabang dikirimkan
Kartika Jaya Pusat kepada Ketua Yayasan Kartika Jaya
c. Laporan yang dibuat oleh tingkat koordinator Pusat untuk disahkan oleh Pembina
dikirimkan kepada Ketua Cabang setempat dalam rapat Pembina
3) Laporan pertanggungjawaban Ketua
Koordinator Yayasan Kartika Jaya
dikirimkan kepada Ketua Yayasan Kartika
Jaya Cabang dan kepada kepengurusan
Persit Kartika Chandra Kirana satu tingkat
diatasnya sebelum pelaksanaan serah
terima jabatan

24
1 2 3 4

Hal. 169 Hal. 169


3. Serah Terima c. Pelaksanaan
Serah terima jabatan organ yayasan dilakukan Serah terima jabatan organ yayasan dilakukan
dengan penandatanganan berita acara serah dengan penandatanganan berita acara serah
terima. terima.
a. Ketua Pembina Yayasan Kartika Jaya 1) Ketua Pembina Yayasan Kartika Jaya Penyempurnaan
bersamaan dengan serah terima Ketua bersamaan dengan serah terima Ketua kalimat
Umum Persit Kartika Chandra Kirana Umum Persit Kartika Chandra Kirana
b. Pengurus Yayasan Kartika Jaya Pusat yang 2) Pengurus Yayasan Kartika Jaya Pusat
terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua,
dan Bendahara dilaksanakan didepan Ketua Sekretaris dan Bendahara dilaksanakan
Pembina (Ketua Umum Persit Kartika didepan Ketua Pembina (Ketua Umum
Chandra Kirana) Persit Kartika Chandra Kirana)
c. Pelaksana Yayasan kartika Jaya yang terdiri 3) Serah terima Pelaksana Kegiatan
dari pelaksana kegiatan bidang sosial, Yayasan kartika Jaya dilaksanakan di
pelaksana kegiatan bidang kemanusiaan dan hadapan Ketua Yayasan Kartika Jaya
pelaksana kegiatan bidang keagamaan 4) Serah terima jabatan Ketua Yayasan
dilaksanakan di depan Ketua Yayasan Kartika Jaya Cabang dilaksanakan
Kartika Jaya dihadapan Pembina dan dapat dihadiri
d. Jika pelaksanaan acara penandatanganan Ketua Yayasan Kartika Jaya
berita acara tidak dilakukan, maka serah 5) Jika pelaksanaan acara
terima, pengangkatan dalam jabatanatau penandatanganan berita acara tidak
pemberhentian dari jabatan telah berlaku dilakukan, maka serah terima
mulai saat tanggal penandatanganan akte pengangkatan dalam jabatan atau
pergantian Pembina/Pengurus atau tanggal pemberhentian dari jabatan telah berlaku
saat penandatanganan Surat Keputusan mulai saat tanggal penandatanganan akte
(Skep) oleh Ketua Pembina atau Ketua pergantian Pembina/Pengurus atau
Yayasan tanggal saat penandatanganan Surat
Keputusan (Skep) oleh Ketua Pembina
atau Ketua Yayasan

25
1 2 3 4

Hal. 170 Hal. 170


4. Surat Keputusan 4. Surat Keputusan
Penerbitan surat keputusan ditandatangani oleh Penerbitan surat keputusan ditandatangani oleh
Ketua Pembina. Untuk serah terima, Ketua Pembina. Untuk serah terima,
pemberhentian maupun pengangkatan dalam pemberhentian maupun pengangkatan dalam
jabatan. jabatan.
a. Anggota Pembina, pengurus dan Pengawas a. Anggota Pembina, pengurus dan Pengawas
ditingkat pusat oleh Ketua Pembina ditingkat pusat oleh Ketua Pembina
dituangkan dalam akte Notaris dan disahkan dituangkan dalam akte Notaris dan disahkan
oleh Departemen Kehakiman dan Hak Azasi oleh Departemen Kehakiman dan Hak Azasi
Manusia Manusia
b. Ditingkat cabang, yang mengelola yayasan, b. Ditingkat cabang, yang mengelola yayasan, Penyempurnaan
surat keputusan dikeluarkan oleh Ketua (Ketua, Wakil, Sekretaris dan Bendahara) kalimat poin b
Pembina surat keputusan dikeluarkan oleh Ketua
c. Pelaksana kegiatan tingkat pusat (pelaksana Pembina
kegiatan bidang sosial, pelaksana kegiatan c. Pelaksana kegiatan tingkat pusat (pelaksana
bidang kemanusiaan, pelaksana kegiatan kegiatan bidang sosial, pelaksana kegiatan
bidang keagamaan untuk mencapai tujuan) bidang kemanusiaan, pelaksana kegiatan
surat keputusan ditandatangani oleh Ketua bidang keagamaan untuk mencapai tujuan)
Yayasan Pusat surat keputusan ditandatangani oleh Ketua
d. Pelaksana kegiatan ditingkat cabang dan Yayasan Pusat
Koordinator, surat keputusan ditandatangani d. Pelaksana kegiatan ditingkat cabang dan
oleh ketua cabang setempat Koordinator, surat keputusan ditandatangani
oleh ketua cabang setempat

26
1 2 3 4

Hal. 170
5. Pendirian Yayasan Hal. 170
Proses dan tata cara pendirian diatur sebagai 5. Pendirian Yayasan
berikut : Proses dan tata cara pendirian diatur sebagai
a. Tingkat kepengurusan Persit Kartika Chandra berikut :
Kirana Daerah, Gabungan dan Cabang BS a. Tingkat kepengurusan Persit Kartika Chandra
mengajukan permohonan kepada Ketua Kirana Daerah, Gabungan dan Cabang BS
Umum Persit Kartika Chandra Kirana setelah mengajukan permohonan kepada Ketua
mengadakan rapat pengurus lengkap dan Umum Persit Kartika Chandra Kirana setelah
disetujui Pembina masing-masing mengadakan rapat pengurus lengkap dan
b. Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana disetujui Pembina masing-masing
dan pembina setempat memberikan ijin dan b. Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana
restu kepada PD, PG dan PCBS yang dan pembina setempat memberikan ijin dan
mengajukan setelah mempertimbangkannya restu kepada PG, PD dan PCBS yang
c. Penyusunan Anggaran Dasar disahkan oleh mengajukan setelah mempertimbangkannya
Notaris yang ditunjuk dan disahkan c. Dalam menyusun Anggaran Dasar maksud Penyempurnaan
Departemen Kehakiman dan tujuan harus sama dengan Yayasan kalimat poin c dan
d. Dalam penyusunan Anggaran Dasar maksud Kartika Jaya d
dan tujuan harus sama dengan Yayasan d. Perubahan Anggaran Dasar yang
Kartika Jaya menyangkut perubahan nama dan kegiatan
e. Yayasan memperoleh status badan hukum yayasan, disahkan oleh notaris yang ditunjuk
setelah akte pendirian yayasan disahkan oleh dan harus mendapat persetujuan dari
departemen Kehakiman dan Hak Asasi Menteri Hukum dan Hak asasi Manusia
Manusia Republik Indonesia Republik Indonesia.
e. Yayasan memperoleh status badan hukum
setelah akte pendirian yayasan disahkan oleh
departemen Kehakiman dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia

27
1 2 3 4

Hal. 171 Hal. 171


5. Penggabungan Yayasan 5. Penggabungan Yayasan Penyempurnaan
b. Pembubaran yang diakibatkan oleh pailit b. Pembubaran Yayasan kalimat
sehingga : 1. Tujuan yayasan yang ditetapkan dalam
1. Tujuan yayasan tidak tercapai, sehingga anggaran dasar telah tercapai atau tidak
yayasan tidak mempunyai kekuatan untuk tercapai
berkembang lagi 2. Putusan pengadilan yang berkekuatan
2. Kekayaan yayasan telah habis atau hukum tetap berdasarkan alasan :
sedemikian kurangnya sehingga menurut 3. Pembubaran hanya dapat diputuskan
pengurus tidak dapat lagi mencapai oleh hasil rapat Pembina berdasarkan
maksud dan tujuan musyawarah dan mufakat
3. Pembubaran hanya dapat diputuskan 4. Pembina menunjuk likuidator untuk
oleh hasil rapat Pembina berdasarkan membereskan kekayaan dan proses
musyawarah dan mufakat likuidasi dalam surat kabar harian
4. Pembina menunjuk likuidator untuk berbahasa Indonesia
membereskan kekayaan dan proses 5. Likuidator wajib melaporkan pembubaran
likudasi dalam surat kabar harian kepada Pembina sejak tanggal proses
5. Likuidator wajib melaporkan pembubaran likuidasi
kepada Pembina sejak tanggal proses 6. Kekayaan sisa hasil likuidasi diserahkan
likuidasi kepada Yayasan lain yang mempunyai
6. Sisa kekayaan diserahkan kepada negara maksud dan tujuan yang sama dengan
dan penggunaannya disesuaikan dengan Yayasan yang bubar
maksud dan tujuan 7. Dalam hal kekayaan sisa hasil likuidasi
tidak diserahkan kepada negara dan
penggunaannya disesuaikan dengan
maksud dan tujuan Yayasan yang bubar

28