Anda di halaman 1dari 3

No Tema Temuan Riset Kelemahan/ kendala Alternatif Solusi

penelitian
1 Regulasi • Pergub Program 1000 HPK dg Belum terdapat regulasi khusus Dibuat Perda kab/kota atau
Pendekatan Keluarga yang mengatur pelaksanaan PIS- Perbup/ Perwali tentang
• Perda ASI Ekslusif PK di tingkat kab/kota GERMAS dan PIS-PK (bisa
• Pergub KTR diintegrasikan)
• Perbup Lamsel: STBM
• TIM RI PIS-PK Kab Lamsel
(pembagian binwil puskesmas)

2 Pelatihan

Kurikulum Urutan: Indikator PIS-PK dalam Pengajar yang menjelaskan Urutan sebaiknya dibalik:
perspektif program  Konsep PIS- indikator PIS-PK terlalu Konsep PIS-PK  Manajemen
PK  Manajemen PIS-PK berorientasi pd program (kurang PIS-PK  Penjelasan per
berorientasi PIS-PK sbg indikator PIS-PK
pendekatan)

Pengajar Jml fasilitator: kurang khususnya Fasilitator aplikasi KS merangkap Memperbanyak fasilitator

aplikasi KS beberapa kelas peserta kurang Aplikasi KS
nangkap

Metoda ajar Pembahasan kasus kurang Kurang aplikatif Metode pengajaran diarahkan
pada andragogi (bahas kasus)

Praktik Praktik lapangan: kurang koordinasi Mengganggu kelancaran praktik Peningkatan penyiapan
Lapangan Pemanfaatan Pinkesga: masih lapangan lapangan utk praktik
kurang Tidak tersampaikannya edukasi Perubahan Juknis PIS-PK 
kpd sasaran dg Pinkesga Kunjungan rumah parallel
dengan edukasi utk merubah
perilaku
18

Tema
No penelitian Temuan Riset Kelemahan/ kendala Alternatif Solusi
3 Sosialisasi Sosialiasi PIS-PK di tk Kab masih Sosialiasi PIS-PK hanya diselipkan pada Dibuat rapat khusus PIS-PK
kurang (tidak ada rapat rapat rutin lintas sektor kab/kota dalam bentuk workshop
sosialisasi PIS-PK secara khusus)
Sosialisasi di tk Puskesmas juga Sosialisasi di tk Puskesmas lewat apel
kurang pagi

4 SDM Puskesmas melakukan inovasi Dari 6 orang staf puskesma yg sdh • On The Job Training pada
dengan kekurangan SDM: On dilatih Bapelkes, SDM utk kunjungan staf puskesmas yg belum
The Job Training staf puskesmas rumah tidak cukup. dilatih Bapelkes

yg blm dilatih, dan juga melatih Dengan 1 hari kerja 1 orang mampu • Pelatihan kader terpilih
kader kesehatan (terpilih) mengunjungi 10 KK (untuk membantu
Contoh: Puskesmas dengan 10.000 KK wawancara)
misalnya, dengan SDM 6 orang, • Kunjungan rumah tidak
diperlukan waktu 160 hari kerja = 6 hanya di jam kerja, tetapi
bulan (6 tenaga tsb hanya eksklusif juga di luar jam kerja
kunjungan rumah) (tambahan uang lembur)
• Kerjasama dg Poltekes/PT??
5 Pembiayaan Menggunakan anggaran BOK Belum adanya juknis pemanfaatan BOK Perlu distate secara jelas bahwa
dan kapitasi untuk kunjungan rumah BOK bisa untuk kunjungan
rumah , penggandaan prokesga
6 Kunjungan Tidak semua anggota keluarga Perlu kunjungan ulang untuk indicator Perlu inovasi menambah jumlah
rumah bisa ditemui saat ke Ruta yang memang harus kontak dengan ART surveyor: kader PTM, OJT
7 Intervensi saat Surveyor memanfaatkan Belum dipahaminya Konsep PIS-PK, Merubah juknis PIS-PK, bahwa
kunjungan Piskesga untuk masalah yg bahwa intervensi yang sifatnya edukasi intervensi edukasi dg Pinkesga
rumah diketemukan saat pkunjungan bisa dilaksanakan parallel dg kunjungan bisa dikerjakan parallel 19saat
rumah rumah kunjungan rumah

Tema
No penelitian Temuan Riset Kelemahan/ kendala Alternatif Solusi
8 Validasi Skill surveyor saat turun Cara bertanya dan pemahaman Untuk mencukupi kebutuhan
surveyor & OJT lapangan dipengaruhi oleh isi kuesioner terutama ttg KB, Jamban dan tenaga surveyor dapat
pelatihan yang tidak fokus ke SAB masih kurang dilakukan oleh peserta OJT
pemahaman kuesioner dan dengan bimbingan supervisor
aplikasi (surveyor)

Ada beda kemampuan antara OJT tidak diajarkan tentang Melakukan refresh secara
surveyor dan OJT dalam hal pengorganisasian lapangan dan teknik berkala materi
persepsi dan teknik wawancara pengorganisasian, teknik
wawancara wawancara dan kuesioner