Anda di halaman 1dari 7

PROGRAM

MANAJEMEN RISIKO UNIT RADIOLOGI


RUMAH SAKIT UMUM SATITI PRIMA HUSADA
2019

RUMAH SAKIT UMUM SATITI PRIMA HUSADA


DS.BALESONO-NGUNUT TULUNGAGUNG
TELP (0355) 591637
I. PENDAHULUAN
Berdarakan peraturan pemerintah Republik Indonesia No. 33 Tahun
2007 tentang keselamatan radiasi pengion dan keamanan sumber radioaktif
yang mengatur pemanfaatan radiasi di bidang kedokteran dan Peraturan
Menteri Kesehatan No. 11 Tahun 2017 tentang Keselamatan Pasien, maka
selayaknya pemanfaatan radiasi harus mematuhi peraturan tersebut.
Unit radiologi yang memanfaatkan radiasi sebagai sarana diagnostik
sangat bertanggungjawab atas keamanan radiasi baik untuk pekerja radiasi,
pasien dan masyarakat sekitarnya.
Intuk maksud di atas perlu direncanakan langkah-langkah strategis
agar dapat tercapai keamanan tingkat tinggi bagi pekerja radiasi, pasien dan
masyarakat sekitarnya.
Agar dapat terlaksana dengan baik maka perlu disusun suatu program
manajemen risiko di pelayanan radiodiagnostik, imajing dan radiologi
intervensional.

II. LATAR BELAKANG


Adapun yang menjadi latar belakang disusunnya program manajemen risiko
ini adalah :
1. Petugas radiasi harus aman dalam melaksanakan tugas.
2. Kesadaran pasien dan masyarakat yang semakin tinggi akan bahaya
radiasi.
3. Kemungkinan terjadinya bahaya radiasi yang ditimbulkan akibat
pemakaian radiasi yang tidak pada tempatnya.
4. Masih belum optimalnya implementasi program pencegahan dan
pengendalian infeksi.

III. TUJUAN
A. TUJUAN UMUM
1. Meningkatkan keselamatan radiasi bagi pekerja radiasi, pasien dan
masyarakat sekitar RSU Satiti Prima Husada
2. Meningkatkan implementasi program pencegahan dan pengendalian
infeksi.
B. TUJUAN KHUSUS
1. Kepatuhan terhadap standar yang berlaku dan peraturan perundangan

2
2. Kepatuhan terhadap standar dari manajemen fasilitas, radiasi dan
program pencegahan dan pengendalian infeksi.
3. Tersedianya APD sesuai pekerjaan dan bahaya yang dihadapi.
4. Orientasi bagi semua staf pelayanan radiodiagnostik, imajing dan
radiologi intervensional tentang praktek dan prosedur keselamatan.
5. Pelatihan (in service training)bagi staf untuk pemeriksaan baru dan
menangani bahan berbahaya produk baru.

IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


A. KEGIATAN POKOK
1. Kepatuhan terhadap standar yang berlaku dan peraturan perundangan.
2. Kepatuhan terhadap standar dari manajemen fasilitas, radiasi dan
program pencegahan dan pengendalian infeksi.
3. Tersedianya APD sesuai pekerjaan dan bahaya yang dihadapi.
4. Orientasi bagi semua staf pelayanan radiodiagnostik, imajing dan
radiologi intervensional tentang praktek dan prosedur keselamatan.
5. Pelatihan (in service training) bagi staf untuk pemeriksaan baru dan
menangani bahan berbahaya produk baru.

B. RINCIAN KEGIATAN
2. Kepatuhan terhadap standar yang berlaku dan peraturan perundangan.
a. Kepatuhan terhadap standar yang berlaku
b. Kepatuhan terhadap peraturan perundangan
2. Kepatuhan terhadap standar dari manajemen fasilitas, radiasi dan
program pencegahan dan pengendalian infeksi.
a. Kepatuhan terhadap standar dari manajemen fasilitas
b. Kepatuhan terhadap standar radiasi
c. Kepatuhan terhadap standar PPI
3. Tersedianya APD sesuai pekerjaan dan bahaya yang dihadapi.
a. Tersedianya APD diruang pesawat konvensional
4. Orientasi bagi semua staf pelayanan radiodiagnostik, imajing dan
radiologi intervensional tentang praktek dan prosedur keselamatan.
a. Orientasi bagi semua staf pelayanan RIR tentang praktek
keselamatan

3
b. Orientasiasi bagi semua staf pelayanan RIR tentang prosedur
keselamatan
5. Pelatihan (in service training) bagi staf untuk pemeriksaan baru dan
menangani bahan berbahaya produk baru.
a. Pelatihan bagi staf untuk pemeriksaan baru
b. Pelatihan bagi staf untuk menangani bahan berbahaya produk baru

V. PELAKSANAAN
1. Kepatuhan terhadap standar yang berlaku dan peraturan perundangan.
a. Kepatuhan terhadap standar yang berlaku
Melakanakan pelayanan sesuai standar yang berlaku
b. Kepatuhan terhadap peraturan perundangan
Melaksanakan pelayanan sesuai peraturan perundang-undangan
2. Kepatuhan terhadap standar dari manajemen fasilitas, radiasi dan
program pencegahan dan pengendalian infeksi.
a. Kepatuhan terhadap standar dari manajemen fasilitas
Melakukan pelayanan sesuai standar dari manajemen fasilitas
b. Kepatuhan terhadap standar radiasi
Melaksanakan pelayanan sesuai standar proteksi radiasi bagi
pasien, pekerja radiasi dan masyarakat sekitar
c. Kepatuhan terhadap standar PPI
Melaksanakan hand hygiene sesuai five moment
3. Tersedianya APD sesuai pekerjaan dan bahaya yang dihadapi.
a. Tersedianya APD diruang pesawat konvensional
Tersedianya apron, TLD, gonad shield
4. Orientasi bagi semua staf pelayanan radiodiagnostik, imajing dan
radiologi intervensional tentang praktek dan prosedur keselamatan.
a. Orientasi bagi semua staf pelayanan RIR tentang praktek
keselamatan
Melaksanakan orientasi bagi staf RIR tentang praktek keselamatan
b. Orientasiasi bagi semua staf pelayanan RIR tentang prosedur
keselamatan
Melaksanakan orientasi bagi staf RIR tentang prosedur
keselamatan

4
5. Pelatihan (in service training) bagi staf untuk pemeriksaan baru dan
menangani bahan berbahaya produk baru.
a. Pelatihan bagi staf untuk pemeriksaan baru
Melaksanakan pelatihan bagi staf untuk pemeriksaan baru
b. Pelatihan bagi staf untuk menangani bahan berbahaya produk baru
Melaksanakan pelatihan bagi staf untuk menangani bahan
berbahaya produk baru

VI. SASARAN
1. Kepatuhan terhadap standar yang berlaku dan peraturan perundangan.
Agar terlaksananya pelayanan radiodiagnostik, imajing dan
radiologi intervensional (RIR) yang sesuai dengan standar yang
berlaku dan peraturan perundangan.
2. Kepatuhan terhadap standar dari manajemen fasilitas, radiasi dan
program pencegahan dan pengendalian infeksi.
Agar terlaksananya pelayanan radiodiagnostik, imajing dan
radiologi intervensional (RIR) yang sesuai dengan standar dari
manajemen fasilitas, radiasi dan program pencegahan dan
pengendalian infeksi.
3. Tersedianya APD sesuai pekerjaan dan bahaya yang dihadapi.
Agar terlaksananya pelayanan radiodiagnostik, imajing dan
radiologi intervensional (RIR) yang aman bagi petugas, pasien dan
masyarakat sekitarnya.
4. Orientasi bagi semua staf pelayanan radiodiagnostik, imajing dan
radiologi intervensional tentang praktek dan prosedur keselamatan.
Agar para staf terbekali dengan baik sehingga bisa
memberikan pelayanan yang optimal.
5. Pelatihan (in service training) bagi staf untuk pemeriksaan baru dan
menangani bahan berbahaya produk baru.
Agar para staf terlatih untuk melaksanakan pemeriksaan baru
dan terlatih menangani bahan berbahaya produk baru.

5
VII. JADWAL KEGIATAN

JADWAL KEGIATAN PROGRAM MANAJEMEN RISIKO UNIT RADIOLOGI RSU


SATITI PRISMA HUSADA

KEGIATAN JAN FEB MAR APR MEI JUN JUL AGS SEP OKT NOV DES

Melaksanakan
pelayanan
1
sesuai standar
yang berlaku
Melaksanakan
pelayanan
2 sesuai
peraturan
perundangan
Melaksanakan
pelayanan
3 sesuai standar
manajemen
fasilitas
Melaksanakan
pelayanan
4
sesuai standar
proteksi radiasi
Melaksanakan
hand hygine
5
sesuai five
moment
Tersedianya
6
APD
Melaksanakan
orientasi bagi
7 staf RIR
tentang praktek
keselamatan
Melaksanakan
8 orientasi bagi
staf RIR

6
tentang
prosedur
keselamatan
Melaksanakan
pelatihan bagi
9 staf RIR untuk
pemeriksaan
baru
Melaksanakan
pelatihan bagi
staf RIR untuk
10
menangani
bahan
berbahaya baru

VIII. PENCATATAN
Akan dibuat pencatatan tentang kelancaran jalannya tugas,
penyimpangan jadwal dan kealpaan pelaksanaan tugas.
Pelaporan dibuat tertulis berupa berkas program disertai laporan
kegiatan, evaluasi kegiatan, hasil analisa kegiatan program dan pencapaian
target. Evaluasi : membuat kesimpulan tentang keberhasilan/ kegagalan
program.

Tulungagung, 2 April 2019

Mengetahui,

Direktur RSU Satiti Ka Unit Radiologi


Prima Husada RSU Satiti Prima Husada

dr. I Komang Gede Arnawa dr. I Komang Margapuja, Sp. Rad