Anda di halaman 1dari 2

MEMOTONG TALI PUSAT BAYI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


1/2
Ditetapkan :
Tanggal terbit
STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL
(SPO)
Direktur RS Balimed

PENGERTIAN Kegiatan yang dilakukan untuk memotong tali pusat bayi baru lahir
1. Mencegah terjadinya infeksi tali pusat
2. Menurunkan morbiditas dan mortalitas
TUJUAN
3. Terciptanya kinerja efektif dan efisien dalam perawatan tali
pusat
1. Kep Men Kes RI no 436/ 1993 tentang standar pelayanan RS
2. PP Nomer HK.02.02/MENKES/148/2010 tentang ijin
penyelenggaraan praktek perawat
KEBIJAKAN 3. PB Nomer HK.02.02/MENKES/149/2010 tentang
penyelenggaraan praktek kebidanan
4. SK Direktur RS Balimed No 82/SK/RSBM/X/INT/2013 tentang
kebijakan pelayanan di RS Balimed
PROSEDUR A. Fase Pra Interaksi :
Persiapan diri :
1. Periksa kerapihan pakaian seragam
2. Periksa kelengkapan atribut
Persiapan alat :
1. Klem Steril
2. Gunting Steril
3. Kasa steril
4. Bengkok
5. Handscon

B. Fase Interaksi :
1. Mengucapkan salam, menyebutkan nama dan departemen/
unit kerja serta menyebutkan maksud dan tujuan
kedatangan
2. Untuk bayi petugas meminta ijin pada orang tua/ keluarga/
penunggu sambil petugas mencocokkan Identitas dengan
melihat gelang bayi
3. Petugas mencuci tangan dengan handrub.
MEMOTONG TALI PUSAT BAYI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


2/2
Ditetapkan :
Tanggal terbit
STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL
(SPO)
Direktur RS Balimed

4. Setelah bayi lahir, tali pusat dikelem 3 cm dari pangkal,


kemudian diklem ke dua, 2 cm diatasnya
5. Tali pusat dipotong diantara dua klem tersebut
6. Ikat atau klem tali pusat dengan alat klem tali pusat dan
bungkus tali pusat dengan kasa steril
7. Pantau kemungkinan terjadi pendarahan dari tali pusat
setiap 15 menit pada 1 jam pertama setelah bayi lahir,
pantau kembali setelah 2 jam kemudian.

C. Fase Terminasi :
1. Bereskan peralatan
2. Perawat mencuci tangan dengan handrub
3. Dokumentasikan tindakan yang dilakukan
UNIT TERKAIT OK, VK