Anda di halaman 1dari 2

Tugas 2

1. Seperti apakah kelemahan dan problema dalam birokrasi dan sertakan


contohnya pada organisasi public/pemerintahan daerah?

Kelemahan-kelemahan birokrasi terletak dalam hal penetapan standar efisiensi yang


dapat dilaksanakan secara fungsional. terlalu menekankan aspek-aspek rasionalitas,
impersonalitas dan hirarki. kecenderungan birokrat untuk menyelewengkan tujuan-
tujuan organisasi.

Contoh Kelemahan dan problema dalam birokrasi


1. Orang yang tepat di posisi dan pekerjaan yang tepat (the right man in the right
place & job) Seharusnya, orang yang tepat berada di posisi yang tepat dan memiliki
pekerjaan yang tepat pula. Mari kita perhatikan seksama dari pejabat setingkat
menteri! Ada seorang menteri yang tiga kali menjabat di Kementerian yang berbeda
dalam 1 periode, pertama beliau menjabat Menteri Perhubungan, kemudian menjadi
Menteri Sekretaris Negara, dan menjadi Menteri Koordinator Perekonomian. Begitu
juga menteri lainnya. Apalagi tidak sedikit pejabat publik yang rangkap jabatan,
bukan begitu?
2. Kurangnya Transparansi Rekrutmen Pegawai Penerimaan Calon Pegawai Negeri
Sipil (CPNS) di setiap instansi KLDI (Kementerian, Lembaga, Daerah dan Instansi)
cenderung kurang transparan. Artinya, ada beberapa calon PNS yang masih berani
untuk bayar formasi tertentu. Selain itu, ada pula beberapa ‘titipan’ dari anak
pejabat-pejabat tertentu. Nepotisme dalam hal ini wajar, tetapi caranya yang kurang
wajar. Nah, ini yang membuat pegawai itu tidak profesional dan jujur dalam bekerja,
sehingga mereka bekerja dengan orientasi uang yang besar dengan cara apapun.

2. Seperti apakah pola hubungan antara pemerintah pusat dan daerah?

1. Pola-general competence (otonomi luas)


Dalam pola otonomi luas dirumuskan bahwa urusan-urusan yang dilakukan oleh
Pemerintah Pusat bersifat limitatif dan sisanya (urusan residu) menjadi kewenangan
Pemerintah Daerah.
2. Pola ultra vires (otonomi terbatas).
Prinsip Ultra Vires adalah urusan-urusan Daerah yang ditentukan secara limitatif dan
sisanya (urusan residu) menjadi kewenangan Pusat.

3. Sebutkan dan jelaskan fungsi-fungsi yang diliputi manajemen personalia,


menurut Robert Presthus dalam Public Administration?

1. Perencanaan (Planing) : kegiatan-kegiatan yang berkenaan dengan penyusunan


garis-garis besar yang memuat apa yang harus dikerjakan dan metode-metode
untuk melaksanakannya, dalam rangka untuk mencapai tujuan.
2. Perorganisasian (Organizing) : aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan
penyusunan struktur yang dirancang untuk membantu pencapaian tujuan-tujuan
yang telah ditentukan.
3. Penggerakan (Actuating) : pembuatan keputusan-keputusan dan menyatukan
dalam aturan yang bersifat khusus dan umum dilakukan melalui instruksi-
instruksi.
4. Pengawasan (Controlling) : bagaimana sejak dini dapat diketahui penyimpangan-
penyimpangan yang terjadi. Baik dalam tahap perencanaan, pelaksanaan maupun
pengorganisasian. Sehingga dengan hal tersebut dapat segera dilakukan koreksi,
antisipasi dan penyesuaian-penyesuaian sesuai dengan situasi, kondisi dan
perkembangan zaman.

Galih Aditya / 041295666 / Malang