Anda di halaman 1dari 53

KAMUS TAMBANG KPP

AAT : singkatan dari Air Asam Tambang, Antiklin : lapisan yang membentuk dua sisi
disebut juga Acid Mine Drainage (AMD), yaitu kemiringan berlawanan arah(seakan-akan
kondisi dimana air di dalam atau sekitar area mempunyai kemiringan yang berlawanan) sama
pertambangan memiliki kadar keasamanan yang seperti atap rumah.
sangat tinggi, biasanya diindikasikan dengan Antrasit : batubara keras dengan peringkat
nilai PH < 5, terjadi sebagai akibat proses fisika teretinggi , berwarna hitam dengan kilap tinggi ,
dan kimia yang kompleks yang melibatkan mengandung persentasi tinggi karbon tertambat
beberapa faktor dalam kegiatan pertambangan. (karbon tetap) biasanya antara 92% - 98%
Abu : sisa pembakaran dari mineral-mineral (dalam basis kering , bebas bahan
yang tidak hangus dalam batubara seperti mineral/DMMF). Antrasit sukar terbakar dan bila
lempung,kuarsa,pasir,lanau dan belerang bila terbakar menimbulkan nyala pendek berwarna
batubara dibakar.Mineral-mineral tersebut secra biru tanpa asap. Dari segi tingkat pengkarbonan
kimia dan fisika sama dengan lempung, (carbonization) hanya grafit (yang tidak
kuarsa,pasir,lanau, dan belerang yang terdapat termasuk batubara) yang berada pada tingkat
dialam yang lebih tinggi. Di Indonesia satu-satunya
Acril : singkatan dari australian coal tambang penghasil antrasit adalah tambang
industriyresearchlaboratory.Laboratorium dan batubara Bukit Asam, Tanjung Enim, Sumatera
pusat penelitian/pengkajian batubara serta Selatan dengan tonase yang sangat kecil
analisa teknologi,kimia dan praktis, baik untuk dibandingkan dengan batubara sub-bitumen
maksud ilmia maupun untuk industri secara (steaming coal) sebagai produk utama. Antrasit
luasdi Australia. Indonesia dipasarkan dengan spesifikasi umum
Adb : singkatan dari air dried basis (lihat dried ; nilai kalori 7400Kkal/Kg – 8300Kkal/Kg (ADB) ,
basis) kelembaban total 2%- 8% (ARB) , abu 6% -
Air asam penirisan : air bersifat asam yang 20% ( ADB) dan belerang total 0.57% -1.79%.
ditiriskan dari tambang batubara dalam atau AQ : simbol ukuran garis tengah (diameter)
tambang batubara terbuka yang dihasilkan oleh contoh inti pemboran dan juga ukuran lubang
reaksi organik atau inorganik bahan-bahan bor yaitu 27.0 mm dan 48.0.
mengandung pirit (besi sulfida) dengan air dan ARB : singkatan dari as- received basis ( lihat
oksigen sehingga air ini mengandung asam as- received basis)
belerang dan besi. Ash fusibility : ukuran dalam derajat suhu dari
Air-dried basis : disingkat ADB atau adb, abu batubara melunak dengan cara uji karbon
berarti analisis conto batubara dalam keadaan contoh batubara (di laboratoroum dengan cara
kadar dan keadaan baku.
kelembaban yang hampir sama dengan Ash fusion temperature : suhu pelunakan abu,
kelembaban udara sekitarnya. yakni suhu ketika conto batubara (biasanya
Air dried : disingkat AD atau ad, berarti conto dibentuk seperti kerucut kecil) mulai berubah
batubara dikeringkan secara alami atau dalam dan, melunak mendekati pelelehan dalam uji
alat pengering pada suhu ruang sebelum bakar laboratorium.
dianalisis. As-received basis : disingkat ARB atau arb,
Analisis batubara : analisis senyawa-senyawa yang berarti conto yang dianalisa sesuai
pembentuk batubara dan jumlah yang keadaan pada waktu diterima dilaboratorium.
terkandung dalam batubara dengan metoda As-sampled : disingkat AS atau as, sama
kimia. dengan as-rerceived. Hasil analisa conto ketika
Analisis proksimat : penentuan pesentase dari diambil dilapangan termasuk kadar kelembaban
kadar kelembaban, zat terbang , karbon total (total moisture content).
tertambat (karbon tetap) dan abu dengan cara Assess : menganalisa secara kritis dan
tertentu di laboratorium umumnya untuk mem berikan penilaian yang tegas dari segi
batubara dan kokas. Walaupun tidak tepat geologi atau potensi ekonomi, nilai, status,
analisa proksimat lebih sering mencantumkan kualitas, kuantitas, potensi penggunaan dan
nilai kalor batubara, analisa dilakukan pada segi-segi lainnya terhadap cadangan serta
basis conto sebagai diterima(as-reveived), sumber-sumber batubara.
bebas kelembaban (moistur free) dan bebas- ASTM : singkatan dari American Society for
abu-(ash-free). Testing and Materials, suatu lembaga di
Analisis ultimat : analisa laboratorium untuk Amerika Serikat yang menguji conto bahan dan
menentukan kandungan abu, karbon, hidrogen, hasilnya secara luas diakui sebagai hasil
ogsigen dan belerangdalam batubara dengan analisis yang baku
metoda tertentu. Kandungan itu dinyatakan Atap : batuan diatas lapisan bahan galian;
dalam persen pada basis contoh dikeringkan banyak digunakan dalam tambang batubara
pada suhu 105ºC dalam keadan bebas yang berarti batuan yang terdapat langsung
kelembaban dan abu. diatas lapisan batubara. Atap ini dijumpai

1
setelah pengambilan batubara, penggalian Batuan alas : nama yang biasanya diberikan
lubang-lubang penambangan atau dari conto pada batuan metamorf atau batuan beku yang
batu bara dalam. berada dibawah suatu urutan pelapisan
Attitude : tingkatan perubahan kemiringan sedimen. Sering juga disebut sebagailapisa
lateral dari lapisan batubara yang berhubungan batuan dibawah (dianggap sebagai alas)
dengan topografi permukaan. Tingkat batubara.
perubahan ini merupakan faktor yang perlu Batuan atap : nama yang biasanya diberikan
untuk pertimbangan pilihan lokasi penambangan pada batuan yang berada langsung berada
yang akan dikembangkan karena berkenaan diatas batubara.
dengan tingkat pertambahan kedalaman Batubara : istilah yang luas untuk keseluruhan
tambang batubara. bahan bersifat karbon yang terjadi secara
B : jenis batubara kokas yang rapuh dan alamiah. Batubara dapat pula didefinisikan
bentuknya relatif tetap pada uji karbonasisi suhu sebagai endapan bersifat karbon berbentuk
rendah ( 600 ° C ) menurut klasifikasi gray-king. padat, rapuh, berwarna coklat tua sampai
Backfill : tanah atau batuan yang dipakai untuk hitam., dapat terbakar, yang terjadi akibat
mengurangi (mengisi) bekas galian tambang perubahan/pelapukan tumbuhan secara kimia
batubara atau galian sipil lainnya. Kata ini juga dan fisik. Batubara dapat dibeda-bedakan
dipakai sebagai kata kerja, yang berarti menurut jenis tumbuhan pembentuknya,
pekerjaan pengisian bekas penggalian. Dalam peringkat metamorfosisnya dan tingkat bahan
tambang batubara backfill lebih sering diartikan pengutornya. Klasifikasi seluruh batubara
sebagai pekerjaan mengisi galian bekas didasarkan pada faktor-faktor diatas tadi.
endapan batubara beserta tanah penutupnya Batubara abu : batubara dalam bentuk abu
dengan tanah kupasan. Cara ini sangat karena penambangan dan proses
dianjurkan dari segi teknis ekonomis teknik penghancuran alamiah. Batubara hasil gerusan
penambangan maupun dari segi dampak dan disaring berukuran lebih kecil dari 0.5 mm
lingkungan, karena jarak pengangkutan kecil sering disebut batubara abu.
dan tanh buangan tidak memerlukan tambahan Batubara belerang tinggi: batubara yang
lahan disekitarnya. Backfill dapat juga berasal mengandung belerang 3% atau lebih (ARB).
dari tambang dalam yang diangkut keluar hasil Batubara bersih : batubara hasil pencucian
penggalian terowongan, jalan menuju siap dipasarkan. Dapat pula berarti batubara
kepermukaan kerja baru (pekerjaan persiapan) yang tidak mengandung kotoran dari luar (tanah
Backhoe : alat gali mekanis yang gerakannya penutup, bvatuan antar lapisan atau batuan
mengeruk material kearah operator (terbalik pemisah/parting) dan umumnya tidak
dengan shovel). Backhoe lebih supel dan lebih memerlukan pencucian.
baik untuk pengambilan batubara karena Batubara bitumen : yakni batubara relatif lunak
kemampuannya memilih sasaran galian yaitu semua jenis batubara dengan peringkat
(misalnya untuk memperoleh batubara bersih) antara lignit dan antrasit, mempunyai
dibanding dengan shovel. Backhoe umumnya kandungan bahan karbon tinggi, zat terbang
digerakkan oleh tenaga hidrolik sedangkan rendah antara 15% - 50% pada analisa kering
masih banyak dengan sistem kabel. bebas abu (DAF). Batubara bitumen adalah
Bahan peledak : Adalah campuran dari unsur- yang paling banyak dijumpai berwarna coklat
unsur atau senyawa-senyawa kimia yang tua sampai hitam, terbakar dengan nyala
apabila bereaksi satu sama lainnya akan berasap. Nilai kalorinya diatas 6300Kkal/Kg
berubah seluruhnya atau sebagian menjadi gas (lembab bebas bahan mineral/moist MMF).
dalam waktu yang sangat cepat disertai dengan Batubara kasar : batubara penggerusan dan
temperatur dan tekanan yang sangat tinggi. pencucian dengan ukuran diameter lebih dari
Ballast : Air yang dipompa keluar masuk atau 2mm. Pada umumnya batubara kasar adalah
keluar kapal guna menjaga stabilitas. batubara hasil penggerusan berukuran –75mm
Band : lapisan tipis baik pada pelapisan sampai +12mm (lebih kecil dari 75mm dan lebih
batubara maupun lapisanbatuan lainnya. besar dari 12mm). Ukuran-ukuran batubara
Biasanya merupakan serpih dan jenis-jenis biasanya tergantung dari pasaran, mesin
lanau yang saling melapisi dengan batubara. pencucian, jenis-jenis mesin penggerusan dan
Banded coal : pelapisan batubara yang penyaringan atau gabungan beberapa atau
heterogen, terdiri dari jenis-jenis yang kilapnya semua faktor tersebut.
berbeda. banded coal biasanya merupakan Batubara keras : nama lain untuk
batubara bitumen walaupun umumnya batubara antrasit. Daspat pula berarti batubara jenis apa
dari semua peringkat mempunyai bentuk-bentuk saja yang mempunyai nilai kalori lebih besar dari
pelapisan. 5700 Kkal/Kg.
Barge : Alat angkut muatan curah kering atau Batubara kotor : batubara yang dikotori oleh
dry bulk cargo untuk proses pengiriman batuan/tanah dari sekelilingnya pada waktu
komoditas dari port ke port atau dari port ke penambangan atau oleh batuan diantara lapisan
Mother Vessel. batubara ( parting).
Batter slope : Kemiringan individual slope Batubara medium : batubara berukuran sedang
(kemiringan antara crest dan toe dalam satu hasil penggerusan dan pencucian, umumnya
slope di daerah galian / timbunan). batubara medium adalah batubara berukuran
2
sedang dengan diameter lebih besar dari 0.5mm Bed sample : Conto dari lapisan batubara yang
tetapi lebih kecil dari12mm. diambil dengan conto parit ( channel sample )
Batubara peringkat tinggi : batubara yang tegak lurus arah perlapisan batubara
mengandung kurang dari 4%kelembaban (kadar Belerang : Unsur atau senyawa belerang yang
air) pada basis dikeringkan dalam udara bebas terdapat dalam batubara berbemtuk pirit atau
(ADB) atau yang mengandung 84% karbon markasit, belerang organik dan belerang sulfat.
(DAF) selebihnya disebut batubara peringkat Pirit dan belerang organik merupakan sumber
rendah. dominan dalam bentuk batubara belerang
Batubara premium : jenis batubara bitumen adalah bahan yang merugikan ( prngotor )
yang diperkenalkan dan dipasarkan terutama ke dalam batubara karena pada pembakaran
mancanegara oleh tambang batubara kideco batubara menimbulkan gas belerang
jaya agung (perusahaan Korea Selatan, menimbulkan gas belerang yang beracun
kontraktor pemerintah) yang juga disebut walaupaun belerang sebenarnya menambah
batubara pasir premium mengambil nama nilai kalori karena sifatnya yang mudah terbakar
daerah tempat perusahaan tersebut beroperasi Belerang Organik : senyawa belerang organis
di Kabupaten Pasir, Kalimantan Timur dan yang rumit dalam batubara. Bersama dengan
batubara yang dimaksud berkadar belerang belerang anorganik yakni belerang-pirit dan
0.1% - 0.2%, abu 2% - 3% (sangat rendah nilai markasit kedua jenis ini merupakan sumber
kalori sedang (5200 Kkal – 5800Kkal,ARB) dan utama belerang dalam batubara.
kelembaban total 21% - 26% (ARB). Belerang sulfat : senyawa yang terbentuk
Batubara tulang : batubara berkadar abu tinggi, sebagai kalsium sulfat (CaSO4) dalam batubara
keras dan padat atau batubara yang sangat dan merupakan sumber belerang yang tidak
kotor dengan kadar abu dan mineral terlalu dominan.
tinggi sehingga tidakbernilai ekonomi. Belt-meter : sering disebut belt-weightometer
Presentase abunya biasanya lebih tinggi dari yaitu alat yang dipasang dibawah ban berjalan
25%. Batubara tulang berwarna suram, lebih untuk mengukur berat muatan, misalnya berat
berat dan lebih tipis dari batubara berkualitas batubara yang keluar dari mesin pencucian atau
baik. Adakalanya bahan pemisah/pengotor batubara yang dicurahkan ke kapal dan
berupa lapisan tipis ditengah lapisan batubara sebagainya. Alat elektronik ini bekerja
(yang sama sekali tidak mengandung batubara) berdasarkan tekanan ban pada alat
disebut batubara tulang. Istilah ini belum begitu penginderanya.
dikenal di Indonesia. (dalam bahasa inggris Bench : teras penggalian atau jenjang pada
disebut bone coal atau stony coal). tambang batubara terbuka atau tambang lainnya
BCM : singkatan dari Bank Cubic Metre; meter ataupun pada pekerjaan pemindahan tanah.
kubik ditempat meter kubik padat. Besaran yang Dapat pula berarti bagian-bagian lapisan
paling sering digunakan untuk isi batuan/tanah batubara yang dipisahkan oleh lapisan pengotor,
penutup batubara baik sebelum digali maupun misalnya lapisan serpih atau bagia-bagian dari
yang telah digali. lapisan batubara yang sudah terkupas, terbagi-
BCURA formula : singkatan dari British Coal bagi karena proses penambahannya.
Utilization Research Association formula yaitu Bench sample : dapat diterjemahkan sebagai
rumus untuk menghitung bahan mineral dalam conto teras atau jenjang yang berarti conto yang
batubara: MM (mineral matter,%) = 1.1A (Ash) + diambil dari bagian dan atau lapisan batubara
0.053S (sulfur) + 0.74 CO2 – 0.36. yang terpisah dari bagian-bagian endapan
Bed : pelapisan atau lapisan batubara yang batubara lainnya oleh pelapisan batuan yang
merupakan endapan yang besar yang terdapat tipis (parting).
pada formasi geologi. Bed juga berarti lapisan BENDS : singkatan dari both ends, yaitu istilah
batubara yang biasanya berkualitas rendah atau perkapalan dimana cara dan alat pemuatan
batubara kotor yang sengaja dihamparkan dan serta pembongkaran muatan kapal sama,
dipadatkan dipermukaan (tanah yang diperkeras terdapat dibagian depan dan belakang tempat
atau lapisan kerikil padat) sebagai alas batubara kargo kapal.
bersih. Istilah Bed juga berarti lapisan batubara Berm : semacam tanggul atau dinding teras
sebagai bahan bakar pada sistem pembakaran yang terbentuk secara alami. Lereng yang
fluidized bed. sengaja dibuat untuk penahan longsor pada
Bedding : sama dengan bed (lihat bed) atau tambang terbuka atau pada penggalian lainnya.
kegiatan pembuatan bed. Tetapi dapat pula Istilah berm sering pula disamakan dengan teras
berarti penyimpanan atau pencampuran jenis- atau landaian yang dibuat untuk jalan angkut
jenis batubara atau bahan galian lainnya dalam pada tambang terbuka. Berm dapat juga berarti
bentuk pelapisan-pelapisan tipis untuk lapisan tipis batubara yang ditinggalkan
memperoleh kualitasyang seragam nantinya sementara untuk dipakai sebagai landasan kerja
padas saat diambil untuk dijual. untuk pengupasan lapisan penutup
Beds moisture : Kadar air ( kelembaban ) disebelahnya.
tertambat dalam prosentase air atau BESR : perbandingan antara biaya penggalian
kelembaban batubara pada lapisan atau pada ore dengan biaya pengupasan overburden atau
conto sebelum lapisan ditambang merupakan perbandingan biaya penambangan
bawah tanah dengan penambangan terbuka.
3
Bin location : penempatan suatu barang pada Box cut : teknik penambangan dalam metoda
lokasi yang sudah ditentukan tambang terbuka dengan cara membuka lapisan
(distandardisasikan) di dalam gudang. batubara dengan menggali tanah penutup
Bitt/Bollard : tempat dimana tali tambat dari pertama berbentuk trapesium terbalik kemudian
tongkang diikatkan. penggalian kedua, tanah galian dibuang ke
Bitumen : nama umum untuk berbagai galian lubang.
hidrokarbon padat dan setengah padat seperti BQ : simbol ukuran conto inti dan lubang bor
batubara, serpih, minyak, jenis-jenis aspal alam yakni 36.4 mm dan 59.9 mm masing-masing
dan sebagainya. untuk garis tengah conto inti dan garis tengah
Bitumimus : batubara yang mengandung 68 - bor.
86% unsur karbon (C) dan berkadar air 8-10% Briket : keping-keping batubara yang dihasilkan
dari beratnya dan kalori 6100 – 7100, abu ± dengan pencetakan batubara halus atau debu
12%. Jenis batubara ini juga digunakan sebagai batubara dengan bahan pengikat tertentu
bahan bakar dalam pembuatan kokas dan (misalnya perekat sintetis atau gula tebu dengan
pabrik gas. pengolahan khusus). Ukuran bentuk briket
BL : sering ditulis B/L, singkatan dari bill of bermacam-macam dengan diameter 2 cm – 3
loading,yaitu dokumen yang menerangkan cm.
jumlah dan jenis muatan kapal, pemilik muatan Brushing : tahap awal dari proses land clearing
serta syarat-syarat pengapalan. yaitu membersihkan lebih dahulu daerah kerja
Blasting sequence : gambar rencana atau dari alang-alang dan pepohonan yang
rancang bangun tambang dan disposal dalam berdiameter kecil < 0.3 m atau sesuai
periode tertentu. persyaratan customer. dengan menggunakan
Blending : pencampuran jumlah-jumlah buldozer.
tertentu, kualitas, ukuran atau kombinasinya BTU : British Thermal Unit yakni jumlah panas
dengan cara yang teratur baik ditambang, pada yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu satu
penumpukan atau proses penggerusan maupun pon air 1 derajat fahrenheit (1ºF) untuk berat
dipelabuhan guna mendapatkan kualitas atau jenis maksimum (=1) yakni pada 39.1ºF (sama
spesifikasi batubara sesuai dengan permintaan dengan 251.995 gram kalori atau 1054.35 joules
pasar. atau 0.25199 kilo kalori).
Blend pile sample : conto yang diambil BTX : singkatan dari benzene, toluene and
ditempat penumpukan pemakai batubara xilene yakni tiga jenis distilataromatik hasil
(seperti PLTU dan pabtik baja). proses pirolisis batubara dalam tekanan
Blocky : struktur batubara dengan pertumbuhan hidrogen tinggi.
belahan normal; belahan yang disertai dengan Bubuk arang : dube batubara yang berasal dari
lapisan mendatar menyebabkan batubara penghancuran oleh alat-alat mekanis, peledakan
terpecah secara alami menjadi bongkah- dan pengangkutan. Bahan sering terdapat di
bongkah persegi panjang. tempat kerja atau di jalan-jalan lubang tambang
Blok : bagian dari tambang atau bagian dari bawah tanah yang perlu diamankan karena
suatu daerah perpetaan atau cadangan. Istilah dapat meledak.
blok sering juga disamakan panel batubara yang Bucket Wheel exavator : sering disingkat
akan atau yang sudah ditambang. dengan BWE yakni alat gali kontinyu yang
BOE : singkatan dari barrel of oil equivalent. 1 perinsipnya terdiri dari mesin penggerak, boom
BOE setara dengan 0.2004 ton batubara (lihat penahan ban kerja pengangkut material galian,
TCE/ton of coal equivalent). rangkaian ember-ember pada teromol beputar
Bola belerang : bahan pengotor bersifat pirit dan ban beserta boom untuk membuang
dalam batubara dalam bentuk boal-bola atau material kearah belakang. Alat ini pada mulanya
berbentuk tidak beraturan. Bahan pirit ini dirancang utnuk penambangan besar-besaran
dijumpai dalam ukuran kecil tetapi ada kalanya atas endapan batubara coklat di Jerman . Saat
berukuran sangat besar atau berupa pelapisan ini BWE berkapasitas besar dioperasikan di
dalam batubara. Tambang Batubara Bukit Asam sedangkan yang
Bonus : tambahan nilai bataubara karena berkapisitas kecil sering digunakan sebagai alat
kualitasnya lebih baik dari standar penjualan, pengeruk tumpukan batubara sekaligus alat
misalnya nilai kalori yang lebih tinggi atau kadar pemuat batubara kedalam tongkang atau kapal.
debu, kadar air lebih rendah dan sebagainya. Bulldozer : alat pemindah tanah mekanis yang
Bony : batubara tulang, yakni batubara yang mempunyai pisau (pelat besar) didepan untk
mengandung serpih sehingga menjadikan memotong dan mendorong tanah atau batuan
batubara keras seperti tulang. dengan tenaga yang besar (dari mesin diesel).
Bore : pemboran batubara dengan jenis bor Bund wall : tanggul pengaman yang dibuat di
berbentuk spiral lebar yang sebut auger. Sering tepi jalan, dimana jalan tersebut memiliki
disamakan artinya dengan augering, yakni salah ketinggian yang berbeda min 1 m.
satu metoda penambangan terbuka tetapi Bulk sample : conto meruah, yakni conto dalam
sangat jarang (augering). jumlah besar yang diambil secara sistematik
Boundary clearing : garis batas lahan yang dalam interval tertentu. Untuk batubara, bulk
akan dibersihkan (land clearing). sample pada awalnya adalah conto sebanyak
satu lori (gerobak) pada interval tertentu
4
sepanjang lapisan batubara untuk analisa Carbonaceous : batuan karbonan yakkni
ukuran dan kotoran (abu). Tetapi pengertian ini batuan yang yang kaya karbon. Serupa
semakin meluas. Tambang-tambang batubara di pengertiannya denganbatubaraan (coaly).
Indonesia dapat mengambil lebih dari 100000 Carbon-enrriched solid: padatan diperkaya
ton batubara sebagai conto meruah terutama karbon yakni hasil pemanasan batubara sampai
untuk uji bakar pada PLTU, termasuk uji beberapa ratus derajat celcius biasanya antara
penambangan, uji pengangkutan, uji 300º - 900º C. (proses karbonasi) dalam bejana
pengapalan dan uji pemasaran. Conto meruah bebas oksigen. Kokas dan char termasuk
ini sering disebut produksi awal atau produksi padatan tersebut.
permulaan (initial production) yang bebas bagi CBM : singkatan dari coal-bed methane yaitu
hasil. gas metan yang terbentuk dan terperangkap
Burden : jarak antar baris lubang ledak pertama dalam lapisan batubara. Gas ini dapat disedot
dengan bidang bebas atau jarak antar baris dan dimanfaatkan sebagai bahan bakar. CBM
lubang ledak. biasanya ditemukan didalam lapisan-lapisan
Burnt : batuan terbakar yang berarti serpih atau batubara yang sangat dalam tetapi gas yang
lempung yang menempel ketat pada batubara terdapat pada kedalaman kurang dari sekitar
dan sangat sulit untuk disingkirkan. 760 meter dianggap ekonomis untuk
C : simbol kimia dari unsur karbon. Juga dimanfaatkan.
merupakan salah satu jenis batubara kokas CCM : singkatan dari Compacted Cubic Meter,
yang kompak tapi rapuh dan ukurannya tetap yaitu volume tanah yang terpadatkan.
pada tes karbonasi menurut Gray-King. CCR : singkatan dari Central Control Room,
Cabin : kabin yaitu ruangan operator dan yaitu tempat khusus untuk mencatat semua data
tempat pengendalian alat-alat berat. produksi ( perjam s/d perhari ), data down time
Cadangan : bagian dari sumber yang diketahui equipment, dan informasi-informasi lain (
adanya dan mungkin dapat ditambang secara insiden, keadaan lingkungan tambang, dll ),
ekonomis. serta memberikan masukan atau informasi bila
Cadangan batubara ekonomis : cadangan- ada keadaan yang membutuhkan “Corrective
cadangan lapisan batubara yang diyakini dapat Action” dari departemen terkait.
ditambang dari penilaian ketebalan dan
kedalamannya. Umumnya kedalaman lapisan CCS : singkatan dari carbon dioxide capture and
tersebut adalah sekitar 1300 m dan tergantung sequestration yakni teknologi untuk menangkap
kualitasnya. dan mengisolasi gas CO2 yang ditujukan untuk
Cadangan-cadangan : sumber-sumber mineral menurunkan secara drastis emisi gas tersebut
atau lapisan yang mengandung bahan bakar yang timbul dari pembakaran batubara. CCS
yang dapat ditambang secara ekonomis sesuai yang sering disebut CC#S merupakan salah
tingkat teknologi, pada saat itu. Dapat juga satu teknologi batubara bersih.
berarti terbatas pada cadangan-cadangan CCT : singkatan dari clean coal technologi atau
batubara yang asli atau yang telah diselidiki dan cleaner coal tecnologies yaitu teknologi
dipandang secara teknologi, ekoomis, hukum batubara bersih ( lihat clean coal technology ).
serta lingkungan layak ditambang. Cadangan- CF : singkatan dari cost and freight, istilah harga
cadangan (reserves) hanya merupakan batubara atau kargo lainnya termasuk biaya
batubara yang dapat ditambang.(jadi angkutan/pengapalan. CF sering ditulis dengan
penyebutan cadangan-cadangan yang layak C/F atau C#F.
digali adalah istilah yang berlebihan/redundant). Cekungan : suatu daerah luas yang secara
Cairan pemboran : air atau campuran air geologi sejarah diyakini telah mengalami
dengan lumpur yang dipompakan kedalam penurunan berbentuk hampir cekung dan terdiri
lubang bor yang berguna untuk mendingnkan dari pelapisan sedimen tebal. Dapat dikatakan
mata bor dan menyingkirkan hancuran batu dari pula sebagai wilayah yang turu/tertekan
sekitar bor. (depresi) dalam areal yang sangat luas,
Canopy : canopy yaitu bagian penutup atas mungkin merupakan akibat erosi khususnya
(payung) dari kabin atau tempat kerja operator untuk cekungan batubara. sama dengan formasi
alat-alat berat yang pada umumnya tahan beban geologi, cekungan batubara umumnya diberi
berat atau jatuhan batuan. Kanopi adalah istilah nama.
yang dipakai untuk atap (alat penahan) alat Cekungan batubara: penekanan atau
penyangga hidrolik untuk operasi lubang muka penurunan yang dialami oleh formasi batuan
mekanis penuh dalam tambang dalam batubara. yang lebih tua yang telah mengandung endapan
Rangkaian daun-daun dari pohon-pohon hutan batubara. dapat pula diartikan sebagai lapangan
juga disebut kanopi. endapan batubara berbentuk cekungan.
Capesise : istilah ukuran kapal pengangkutan Cekungan batubara besar dapat mengandung
batubara dan material lain berukuran sekitar 100 satu atau lebih lapangan-lapangan batubara dan
000 – 200 000 DWT. Disebut demikian karena penyebarannya bisa mencapai ribuan kilometer
kapal tersebut terlalu besar melewati terusan persegi.
Panama sehingga harus melalui Cape of Good Channel sample : conto yang diambil dari
Hope (semenanjung Harapan dari Lautan lapisan batubara dengan membuat torehan
Pasifik ke Lautan Atlantic dan sebaliknya). memanjang menurut ketebalan batubara atau
5
endapan bahan galian lainnya. Conto ini COA : singkatan dari contrac of affreightment
biasanya diambil sekitar singkapan. Sebelum yakni kontrak pengapalan untuk lebih dari sekali
melakukan pencontoan sumuran atau parit pelayaran.
memanjang dibuat untuk membuka satu sisi Coal expose : Coal yang sudah terbuka/
batubara yang segar. dibuang tanah penutupnya.
Char : resisidu karbonan yang padat yang Coalified : sisa-sisa tumbuhan pembentuk
tersisa dari hasil pembakaran tidak sempurna bahan-bahan batubara dan lapisan-lapisan
dari bahan organik. Char dapat dibakar (sebagai berbeda yang telah menjadi batubara, bahan-
bahan bakar) dan diproses untuk menghasilkan bahan tersebut berasal dari bermacam bagian
bahan karbon yang segar. tumbuh- tumbuhan yang telah ada pada waktu
CHB : singkatan dari constant humidity basis., pembentukan gambut. Setelah proses
istilah yang menyatakan basis analisa kualitas pembentukan batubara selesai ( coalified )
batubara di laboratorium dalam keadaan kadar bahan-bahan itu kemudian dikenal dengan
kelengasan ( kelembaban ) tetap. nama macaral.
Chip sample : conto kepingan, yakni conto- Coal industry : istilah umum untuk segala
conto batubara yang diambil secara teratur kegiatan yang berkenaan dengan batubara
dengan memahat atau memalu kepingan mulai dari penyelidikan (eksplorasi),
batubara atau kepingan batubara atau batuan penambangan, pengolahan, pengangkutan,
ataupun bahan galian lainnya. Pengambilan pemasaran dan pemanfaatan.
conto dapat mengikuti pelapisan batubara atau Coaling : kegiatan pengambilan batubara
pada titik-titik dengan jarak yang sama. (setelah lapisan penutup dibuang) termasuk
CIF : singkatan dari carriage, insurance and pemboran, peledakan, pemuatan,pengangkutan
freight, istilah kontrak jual beli batubara atau dari tambang ketempat penumpukan atau
kargo lainnya dimana penjual menyerahkan pengolahan.
kargo ketempat yang tentukan oleh pembeli atas Coaling station : stasiun atau depot pengisian
biaya pembeli termasuk asuransi. bqatubara khususnya kereta api uap. Sekarang
Circular coal : batubara dengan struktur coaling station hanya ada ditaman hiburan atau
cakram berbentuk cakram berbentuk bulat atau museum.
lonjong sejajar atau tegak. Coal inspector : inspektur batubara yaitu
Cleaning coal : kegiatan untuk membersihkan inspektur yang tugasnya melakukan
permukaan lapisan batubara dari material pengawasan atas pematuhan perundang-
overburden, sisipan, dirty coal, fines coal dan undangan khusus pada tambang batubara,
material lain non batubara. termasuk tindakan-tindakan dan keadaan-
Clean-coal technologi : teknologi penanganan keadaan tidak aman. Petugas khusus ini belum
batubara secara lebih efisien dan biaya optimal dikenal di Indonesia, tetapi tugas-tugas inspeksi
serta ramah lingkungan (teknologi batubara dilaksanakan oleh pelaksana inspeksi tambang (
bersih). Istilah ini disebut juga dengan cleaner umum ) dan pembantu pelaksanaan inspeksi
coal technologi atau cleaner coal tecnologies. tambang ( umum ). Tambang umum adalah
Clearing : pembersihan permukaan tanah tambang non minyak dan gas bumi.
dengan cara membuang tumbuhan atau Coal inventory : Coal yang ada / masih ada
bangunan-bangunan sebagai langkah dalam tambang dan siap diangkut keluar
permulaan sebelum pengupasan lapisan tambang.
penutup batubara atau bahan galian lain. Coal isopach : isopach batubara yakni garis-
Clearing and grubbing : pembuangan garis yang menghubungkan titik-titik yang
tumbuhan, pepohonan dan sisa-sisa tebangan mempunyai ketebalan lapisan batubara yang
pohon sebelum penggalian/pengupasanlapisan sama.
tanah untuk pembuatan jalan, penambangan Coal lost : sebagian kecil batubara yang
atau pendirian fasilitas-fasilitas penambangan. terbang dalam proses pecucian batubara.
Cleat : kekar yakni retakan atau rangkaian hasil Coal measures : pelapisan batubara yang luas
gerakan yang merupakan garis atau sisi yang mengandung satu atau lebih lapisan
pemecahan batubara akibat oksidasi atau batubara. dapat pula berarti suatu kelompok
pelapukan. Biasanya dimanfaatkan menentukan lapisan-lapisan batubara atau serangkaian
arah penambangan batubara sehingga mudah pelapisan berbagai jenis-jenis batuan sedimen
pemecahannya atau penggaliannya langsung dengan ketebalan sampai beberapa ribu meter
oleh alat muat. dan diantara pelapisan batuan-batuan tersebut
Cleating : istilah lain untuk keadaan berkekar terdapat satu atau lebih lapisan batubara .
yakni keadaan batubara yang retak-retak atau Coal ply : bagian dari lapisan batubara yang
terlihat adanya garis belahan-belahan yang terpisah dengan bagian lainnya diatas atau
belum lepas. dibawahnya karena adanya lapisan batuan (
Clinometer : suatu alat sederhana yang parting atau band ).
digunakan untuk mengukur sudut elevasi dan Coal seat : lempung dibawah lapisan batubara;
grade (kemiringan). Pada terapannya alat ini juga berarti lapisan tanah yang mengandung
digunakan pada pekerjaan pengukuran tinggi banyak sekali akar-akar tumbuhan terdapat
suatu obyek. dibawah lapisan batubara.

6
Coal series : seri-seri batubara yakni urutan diinginkan ( ripper head, boring head and auger
dari beberapa tahapan proses pembentukan head ).
batubara dengan peringkatyang semakin tinggi Continous mining : penambangan kontinyu
akibat naiknya metamorfosa. Juga dapat berarti dengan menggunakan mesin pemotong
urutan terjadinya batubara mulai dari gambut ( batubara modern ( continous miner ) yang
yang bukan batubara ) menjadi lignit, batubara dilengkapi dengan tangan-tangan pengumpul
bitumen, antrasit dan grafit ( yang bukan dan ban rantai yang mengangkut batubara dan
batubara tetapi karbon murni ). menumpahkan muatannya ke dalam gerobak
Coal smut : lapisan batubara yang remuk akibat shuttle ( shuttle car ) atau keatas ban berjalan
pelapukan dan oksidasi karena muncul dekat untuk selanjutnya dibawa kepermukaan.
permukaan, jadi sama dengan coal blossom dan Continous sampling : percontoan kontinyu (
singkapan batubara. berkesinambungan ), yaitu pengambilan conto
Coaly shale : batubara kotor dengan dari setiap titk-titik yang berurutan dan pada
kandungan abu lebih dari 40% - 50% terutama jarak yang sama sepanjang jalur pengolahan
dengan pengotor serpih sehingga sebenarnya dan pemuatan batubara kedalam gerbong atau
merupakan serpih yang mengandung batubara ( keatas kapal.
serpih arangan ). Coaly shale sama dengan Conto batubara dibersihkan : conto batubara
carbonaceous shale ( serpih karbonan). yang diambil dari batu bara yang telah
COG : singkatan dari Cut of Grade, yakni kadar dibersihkan dengan prosedur yang baku.
endapan bahan galian terendah yang masih Conto inti : conto batubara yang diperoleh pada
memberikan keuntungan bila ditambang; kadar pemboran dalam dan diangkat kepermukaan
rata-rata terendah dari endapan bhn galian yang dengan tabung conto (core barrel ).
masih memberikan keuntungan bila ditambang. Conto meruah : sama dengan bulk sample
Columnar coal : batubara yang mempunyai (lihat bulk sample ).
pecahan atau ( hancuran ) berbentuk kolom- Conto penggerus : conto pecahan atau conto
kolom yang biasanya akibat metamorfosa, dari hasil penggerusan yang biasanya diambil
disebabkan adanya intrusi batuan beku. sebelum batubara dicuci (breaker
COM : singkatan dari Coal Oil Mixture, yakni sample/crusher sample).
campuran antara batubara yang di gerus halus Contour : garis khayal yang menghubungkan
dengan minyak dengan komposisi campuran titik-titik yang memiliki ketinggian sama.
tertentu membentuk bahan bakar “ buatan “ Contour bench : teras atau jenjang penggalian
yang stabil dandigunakan sebagai pengganti dalam sistem tambang batubara terbuka ( atau
minyak. tambang bahan galian lainnya) yang
Combustibility : ukuran atau penilaian memanjang dan relatif datar.
kecepatan pembakaranbatubara dengan cara Contour Ripping : Adalah pembuatan alur guna
dan syarat-syarat tertentu. mengurangi kepadatan tanah dan menahan air
Common banded coal : jenis-jenis yang lasim pemukaan dengan aktifitas ripping, arah alur
dari batubara bitumen atau setengah bitumen sejajar terhadap contour.
(sub-bituminous). Terdiri dari urutan pelapisan Conveyor : suatu sistem mekanik yang
yang tidak teratur dan saling bergantian dari mempunyai fungsi memindahkan barang dari
bahan homogen berwarna hitam sangat satu tempat ke tempat yang lain.
mengkilap, bahan abu-abu hitam kurang Conveyor track/girder : merupakan landasan
mengkilap (kilap sutera) dan lapisan-lapisan dari belt conveyor yang ada di posisi paling
(berbentuk lensa) tipis mineral charcoal yang ujung untuk bergerak.
lunak berbutir seperti tepung dan berserat. Core : sepotong batuan atau formasi bawah
Compressions : fosil-fosil tumbuhan berbentuk tanah berbentuk bulat (seperti lemang ) yang
film ( lapisan sangat tipis ) karbon dalam dipotong dan diangkat kepermukaan dengan
batuan-batuan, sering mengawetkan bahan- alat bor putar yang dilengkapi dengan stang (
bahan secara sangat rinci seperti rambut-rambut batang ) bor pipa dan dan tabung penangkap
daun, urat/tulang daun dan bahkan stomata core. Conto core biasanya berdiameter sekitar
dedaunan. 2.5 - 10 cm dengan panjang sampai beberapa
Contamination : Tercampurnya coal dengan meter untuk penyelidikan geologi dan analisis di
material lain dari luar (OB, scorea, besi dll). laboratorium.
Continuity : “kontinyuitas”, (keseimbangan), Core barrel : tabung conto inti/core yang
yaitu istilah yang digunakan untuk menunjukkan dimasukkan kedalam bor untuk menangkap dan
penyebaranbatubara yang konsisten sepanjang menyimpan core selama pengeboran. Tabung
jarak yang jauh. dilengkapi dengan alat penahan danpenjepit
Continous miners : mesin-mesin pemotong mencegah jatuhnya core.
batubara modern khususnya untuk tambang Core bit : mata bor untuk memotong batuan
batubara dalam dengan sistem room and yang akan masuk ke dalam tabung conto inti
pillar,mesin ini mampu memotong batubara dalam batang (stang) bor.
dengan cepat dan terus menerus tanpa tanpa Core drill : mesin bor putar, biasanya dengan
menggunakan bahan peledak. Kepala pemotong mata bor intan dan dilengkapi dengan tabung
mesin bermacam-macam di sesuaikan dengan conto. Mesin bor modern dapat membor sampai
arah, tebal, kekerasan dan tingkat produksi yang kedalaman beberapa kilo meter.
7
Core hole : lubang bor untuk pengambilan Culvert : Gorong-gorong untuk pengaliran air
conto inti batubara. paritan, creek atau sungai kecil, biasanya
Core record : catatan/keterangan berisi terbuat dari plat baja / beton bertulang.
kedalaman, sifat, litologi, porositas, Customer : perusahaan yang didalam
permeabilitas dan kandungan cairan dari conto aktivitasnya memerlukan jasa kontraktor
(core ) inti pemboran. tambang, terutama dalam aktivitas
Core recovery : perolehan conto inti (core) dari penambangan.
pemboran yang biasanya dinyatakan dalam Cut : pemotongan atau penggalian berbentuk
perbandingan presentasi panjang conto yang liner (kearah mendatar) untuk mengupas lapisan
dapat ditangkap/dibawa kepermukaan oleh penutup batubara dalam tambang terbuka.
tabung conto dengan panjang kolom yang di Dapat juga berarti penggalian/pemotongan
bor. batabara secara mendatar.
Cover Crops : Adalah tanaman sejenis perdu Cut and fill : suatu cara penggalian (gali dan
penutup tanah. urug ) tambang terbuka atau tambang dalam
Crest : Sisi atas/kepala slope. ataupun penggalian pembuatan jalan, fondasi
Crop : muncul dipermukaan tanah. Disebut juga dan pekerjaan sipil lainnya dengan memotong
dengan penyingkapan. bagian tanah/batuan dan menimbun/mengurug
Crop coal : batubara pada singkapan atau bekas galian atau bagian tanah yang
sepanjang garis singkapan. Dapat juga berarti rendah/berlembah didekatnya. Khusus untuk
bagian lapisan batubara yang dekat tambang dalam sistem cut and fill biasanya yang
kepermukaan dan umumnya telah mengalami dipotong adalah bahan galian/mineral-mineral
pelapukan sehingga sering tidak dimasukkan berharga dan bekas pemotongan diisi dengan
dalam perhitungan cadangan (disingkirkan tanah atau batuan atau lumpur permukaan
dalam pertambangan karena kotor, nilai untukmencegah ambruknya atap atau dinding
kalorinya rendah dan kadar kelembaban tinggi). penggalian.
Crop line : garis singkapan yang berarti garis Cut back : Pemotongan pit dilakukan secara
khayal yang dibuat dari lapisan batubara yang bertahap dengan garis potong sejajar dengan
memotongpermukaan. garis pit design, hal ini biasa dilakukan untuk
Crop out : tersembul dan tersingkap mengimbangi stripping ratio pada proses
kepermukaan atau yang akan disingkapkan pengerjaan tahap – tahap penambangan.
dipermukaan dengan sedikit penggalian. Cutout : masa serpih, batu lanau atau batu
Crosscut : lubang atau terowongan tambang pasir yang mengisi channel erosi masuk
bawah tanah yang merupakan cabang tegak kedalam lapisan batubara.
lurus ( atau hampir tegak lurus ) terhadap Cutting : penggalian atau penurunan
lubang atau terowongan utama. Dapat juga tingkata/mutu.
berarti lubang penggalianyang menghubungkan Cutting : tahap selanjutnya setelah Brushing
dua lubang sejajar yang besar. Crosscut juga yaitu dengan membersihkan daerah kerja dari
merupakan lubang peranginan antara pilar-pilar pepohonan yang berdiameter > 0.30 m, atau
pada sistem penambangan room and pillar. sesuai persyaratan Customer dengan
Cross fall : kemiringan badan jalan yang dibuat menggunakan chainsaw atau buldozer.
agar air tidak menggenang dibadan jalan. Kemudian dikumpulkan pada logyard yang telah
CSN : singkatan dari crucible swelling number, ditentukan.
yaitu angka atau nilai pemuaian batubara yang Cutting sample : conto hancuran hasil
merupakan salah satu ukuran untuk pemboran terangkat keatas akibat tekanan
menentukan baik buruknya batubara bila akan udara atau aliran air kepermukaan dari lubang
diolah menjadi kokas. CSN ditentukan dengan bor.
memanaskan batubara yang telah digerus dan CWM : singkatan dari coal water mixture, yaitu
dicetak berbentuk “ kancing kemeja” sampai campuran batubara halus dengan air untuk
800ºC di dalam cawan selama waktu tertentu. membentuk campuran yang stabil sebagai
Setelah zat terbang habis “kancing” kokas yang bahan bakar cair “buatan” (setengah air) dengan
lebih kecil dari ukuran semula tetap berada perbandingan tertentu misalnya 40% air 60%
dalam cawan. Penampang sisa kokas batubara. Efisiensi pembakaran CWM dipeoleh
dibandingkan dengan penampang baku dengan menggunakan peralatan pembakaran
bernomor 1-10. Bila pemuaian kokas bahan bakar cair konvensional dan hanya
mengakibatkan ia sama dengan ukuran panjang memerlukan sangat sedikit batubara yang
nomor 0-2 ( jadi CSN-nya 0-2) batubara tersebut terpakai untuk penguapan air dalam campuran.
bukan batubara kokas yang baik (pori-porinya Cycle time : Waktu edar untuk suatu aktivitas
terlalu rendah). Bila CSN-nya 8-10 berarti tertentu satu alat.
tingkat pemuaiannya terlalu tinggi berarti bila DAF : singkatan dari dry ash free, conto
dijadikan kokas terlalu berpori-pori besar sangat batubara dengan asumsi kadar kelembaban (air)
rapuh. Batubara dengan nomor CSN 4-6 adalah dan abu telah dihilangkan (secara teori).
ideal untuk diproses menjadi kokas (batubara ini DAFB : singkatan dari dry ash free basis, yakni
akan menjadi kokas yang cukup berpori dan basis analisis conto batubara dengan anggapan
kuat menahan beban). CSN sama dengan free kadar kelembaban (air) dan abu telah
swelling index (FSI). dihilangkan (secara teori).
8
Datum : garis data yang diketahui Development : secara umumberarti kegiatan
ketinggiannya dari permukaan laut yang pembukaan tambang batubara (khususnya)
digunakan sebagai garis dasar pengukuran tambang dalam dengan penggalian sumuran,
dalam pembuatan gambar dan peta-peta. lubang-lubang utama, lubang-lubang peranginan
DDM : singkatan dari dial divisions per-minute dan lubang persiapan blok produksi.secara
yaitu angka putaran permenit pada piringan khusus (misalnya ditambang dalam)
angka alat Gieseler plastometer. Alat ini development berarti pekerjaan persiapan
digunakan mengukur sifat plastis atau panel/blok produksi.
“pelelehan” batubara yang merupakan salah Development drilling : pemboran-pemboran
satu cara penilaian kualitasbatubara sebagai untuk menentukan ukuran-ukuran kandungan
bahan pembuat kokas. dan gangguan-gangguan geologi endapan
Deadweight : Berat muatan kapal, bahan bakar, batubara atau bahan-bahan galian lainnya.
air dan perbekalan kapal (stores). Development plan : rencana pengembangan,
Debu batubara : butiran (tepung) halus dari yakni gambar dan keterangan yang
batubara yang terjadi secara alami, karena alat- memperlihatkan rencana yang
alat produksi, pemindahan dan penggerusan diusulkan/diajukan atas pekerjaan-pekerjaan
batubara. tambang. Rencana seperti itu biasanya
Deckline : Garis yang terdapat di dasar lantai ditinjau/diubah disesuaikan dengan kemajuan
(deck) dari barge. tambang dikemudian hari.
Declining : “penurunan” yakni istilah yang Development sampling : pengambilan conto-
dipakai pada lapangan batubara yang kegiatan conto sepanjang lubang-lubang persiapan untuk
penambangannya menurun. lebih memastikan arah dan bentuk
Delay : waktu hilang yang dapat dikontrol/ penambangan dan khususnya untuk
dibatasi oleh tindakan manusia, seperti : Rest meyakinkan besar dan bentuk cadangan.
Time, Refueling, Move karena blasting. Development work : pekerjaan
Delay pattern : pola atau rangkaian urutan penambangan/pembangunan yakni
peledakan untuk setiap lubang ledak. pkerjaanyang dilaksanakan untuk membuka
Demurrage : denda atau kompensasi yang endapan bahan galian sebagai persiapan untuk
dibayarkan kepada pemilik kapal akibat lokasi kegiatan produksi berikut dari permukaan
keterlambatan muat atau bongkar muatan. kerja produksi yang sedang berlangsung pada
Depormation temperature : suhu perubahan tambang yang sama atau dari tempat yang
bentuk yakni suhu saat abu batubara (yang berbeda. Juga berarti pekerjaan persiapan
dibentuk/dicetak berbentuk kubus atau piramida produksi sebagai lanjutan dari eksplorasi.
kecil) mulai membulat akibat pelumasan. Hal ini Devolatilization : kehilangan zat-zat terbang
terlihatpada percobaan untuk menentukan suhu secara cepat dari senyawa-senyawa yang
pelelehan abu batubara yang merupakan salah sedang mengalami perubahan menjadi
satu ukuran penilaian mutu batubara yang batubara (coalification). Bila istilah tersebut
digunakan pada PLTU. Percobaan laboratorium dipakai untuk batubara berarti kehilangan
ini dilakukan dalam dapur khusus dengan suhu bahan-bahan terbang (menjadi gas-gas) yang
dari 1000ºC – 1600ºC. mengakibatkan meningginya kandungan karbon.
Dermaga : bagian atau struktur dari pelabuhan Proses ini merupakan metamorfosa yang
yang menjorok ke arah perairan. menyebabkan peringkat batubara semakin tinggi
Design Map : kumpulan gambar desain berisi sejalan dengan tingkat kehilangan zat-zat
boundary clearing, mine design, mine terbang.
sequence, drilling sequence, blasting sequence, Dewatering : penirisan tambang atau
konstruksi jalan, drainage system,kolam pengeluaran air dari tambang baik tambang
pengendap (settling pond), dan general work terbuka maupan tambang dalam dengan cara
untuk jangka waktu tertentu dan telah pembuatan saluran/parit menuju keluar tambang
disetujui oleh customer. dan pemompaan.
Despatch : semacam bonus yang dibayarkan Dewatering coal : pengeringan batubara
pihak pembeli kepada pihak penjual dan pemuat hasil pencucian dan penyaringan getar dan atau
kargo karena waktu pemuatan kapal selesai sentrifugal. Juga berarti pengeringan batubara
lebih awal. slurry setelah pengangkutan dengan pipa (coal
Detonator : alat pengejut yang dimasukkan ke slurry pipe line) dengan alat-alat penyaring dan
dalam bahan peledak utama. Detonator peralatan pemanas khusus. Dewatering untuk
sebenarnya juga merupakan bahan peledak batubara slurry memakan biaya yang cukup
karena ia berisi sedikit bahan peledak yang besar sehingga merupakan sehingga
menghasilkan getaran pengejut yang diperlukan merupakan segi yang perlu dipertimbangkan
untuk meledakkan bahan peledak secara teliti sebelum pembangunan proyek pipa
utama.detonator secara umum dibagi dua, batubara slurry.
detonator yang bekerja dengan aliran listrik dan Dilution : Tercampurnya Ore (Emas) dengan
yang disulut dengan sumbu api. Detonator material lain dari luar (waste, dll).
modern sering dikenal dengan detonator yang Dip : derajat yang dibentuk antara bidang planar
dapat diperlambat (delay detonator) (lihat delay). dan bidang horizontal yang arahnya tegak lurus
dari garis strike.
9
Dip meter : alat untuk mengukur dan mencatat Dominan : yang terbesar dalam suatu jumlah.
jumlah dan arah kemiringan lapisan yang Bila dipakai dalam bahan-bahan pembentuk
terdapat didalam/sisi lubang bor (lihat batubara, kandungan senyawa atau bahan
kemiringan/dip). tertentu dominan berarti lebih 60% dari
Dirty coal : batubara yang telah tercampur keseluruhan pembentuk batubara.
dengan material overburden atau sisipan. Down dip : sejajar atau searah dengan
Discontinuity : ketidaksinambungan yakni kemiringan lapisan batubara, vein,lapisan
gangguan-gangguan alami/geologi yang batuan atau bahan galian lainnya.
memutus kesatuan penyebaran suatu lapisan Down slope : permukaan tanah antara proyeksi
batuan khususnya gangguan pada lapisan- singkapan batubara paling dalam yang sedang
lapisan batubara misalnya sesar, intrusi batuan ditambang dengan lantai batuan dibawah
beku atau sedimen, pelenyapan (washout) dan singkapan tersebut.
sebagainya Down line : waktu terbuang untuk alat-alat berat
Disintegrasi : perubahan bentuk/penguraian (waktu tidak produktif), karena terpakai untuk
bahan-bahan tumbuhan akibat pembakaran perbaikan, perpindahan alat dari satu lokasi
lambat tanpa terbentuknya senyawa-senyawa kerja ke lokasi lain, perjalanan alat dari lokasi
karbon dan hanya membentuk bahan-bahan kerja kebengkel dan sebaliknya.
terbang (volatile matters) yakni karbon dioksida Dozer : nama yang dipendekkan dari bulldozer.
dan air. Dozer shovel : alat pemindah tanah mekanis
Disposal : Tempat pembuangan / penumpukan kombinasi antara dozer dengan shovel loader
material tak ” dipakai “ (OB, Sub Soil, Dll). (pendorong, penggali dan pemuat). Alat ini juga
Disposisi : istilah yang menerangkan faktor- mempunyai dua nama lain yakni shovel dozer
faktor fisik yang perlu dipertimbangkan untuk dan track loader.
penentuan pembukaan tambang batubara Draft : Kedalaman air dari permukaan air
disuatu lapangan endapan batubara. faktor- sampai di dasar lunas kapal.
faktor yang menentukan disposisi itu sendiri Draft mark : Sejumlah angka yang dicat atau
adalah ketebalan batubara secara keseluruhan, dilas pada lambung kapal, lazimnya di haluan,
sifat-sifat geodetik batubara dan pencapaian bagian tengah dan buritan kapal, pada kedua
lokasi penambangan. Penentuan disposisi sisi kiri dan kanan serta menunjukkan draft
merupakan hal penting yang mendasar untuk (sarat) kapal pada titik-titik tempat tanda draft
memilih sistem penambangan yang akan terletak.
diterapkan. Drainage : suatu proses penyaliran tambang
Displacement : Jumlah berat air yang yaitu dengan mencegah masuk / mengalirnya air
dipindahkan oleh kapal yang dibenamkan, ke dalam areal tambang (daerah kerja), dan
Displacement mencakup berat kosong kapal menampung semua air di dalam tambang ke
ditambah semua berat lain yang ada di kapal dalam suatu sumuran, baik air tanah maupun air
termasuk muatan, ballast, bahan bakar, hujan, terdiri dari Perimeter Drainage, Horisontal
perbekalan kapal, dsb. drainage dan Sump.
Displacement Scale Table : Tabel dibuat Dragline : alat pemindah tanah mekanis yang
khusus untuk setiap kapal yang memberikan sangat efisien dan populer untuk tambang
(angka) displacement menurut letak berbagai batubara khususnya untuk metoda yang disebut
draft kapal. strip mining atau direct cast system dimana
DMMFB : singkatan dari dry mineral matter free, tanah penutup batubara (setelah peledakan)
basis analisis conto batubara dengan asumsi digali dan dibuang ke “jalur” galian tanah dan
tanpa kandungan air total dan tanpa bahan- batubara untuk memenuhi persyaratan ekonomi
bahan mineral dengan perkataan lain conto dan teknis pada tingkat rekayasa saat ini.
batubara yang dianalisisdiperhitungkan hanya Walaupun pada mulanya alatini bertenaga uap
mengandung karbon tertambat dan zat-zat dan diesel (dan sebagian tidak dapat bergerak),
terbang. sekarang hampir semua dragline dapat berjalan
Dodol : istilah lokal (dilingkungan tambang sendiri adalah bertenaga listrik dengan ukuran
batubara) untuk bahan-bahan peledak plastis, menara gali(boom) sampai 200 meter dan
seperti agar-agar gelatine (senyawa amonium ukuran bucket lebih dari 100 meter kubik.
nitrat). Draught : jarak (kedalaman) peremukaan air
Dolley : alat penghubung kepala penggerak truk kedasar atau kedalaman kedalaman air yang
(prime-mover) dengan bak/badan truk gandeng diperlukan oleh kapal agar bisa mengambang
(trailer). Alat ini mempunyai ban , tuas pengait khususnya kapal yang telah bermuatan penuh.
danpelat penghubung sehingga titik hubung juga Draugtht sering disebut draft.
memberikan artikulasi antara kepala dan badan Draught survey : pengukuran dragut kapal
truk. dipelabuhan muat/bongkar untuk menghitung
Dolphin : adalah konstruksi yang digunakan jumlah muatan kapal.
untuk menahan gaya horisontal yang Drill collar : stang/batang bor berdinding tebal
disebabkan oleh benturan tongkang, tiupan yang terutama berguna sebagai pemberat yang
angin dan dorongan arus yang mengenai badan dipasang langsung diatas mata bor.
tongkang ketika tambat. Drill core : conto inti pemboran untuk analisa
secara teknik dan kimia. Inti pemboran ini
10
masuk kedalam tabung conto (core barrel) dan Emlacement : pembuangan limbah pencucian
ditarik kepermukaan pada saat-saat tertentu batubara dengan terencana guna mencegah
(setelah diperkirakan inti telah memenuhi pencemaran lingkungan.
tabung) dan disusun dalam kotak/peti conto End cleat : garis-garis atau bidang-bidang
dengan urutan rekontrusksi sesuai posisinya retakan/belahan pada lapisan batubara.
dalam tanah. Enviro coal : batubara yang diperkenalkan
Drill design : dokumen yang menjelaskan dengan “nama/cap kualitas batubara
mengenai pola pemboran, jumlah lubang bor lingkungan” yaitu batubara dengan kadar
dan geometri pemboran. belerang sangat rendah sehingga pada
Drive sample : conto tekan, yakni conto batuan pembakaran untuk PLTU, tidak mengeluarkan
lunak seperti lempung, tanah, pasir gembur, atau sedikit sekali mengeluarkan gas-gas
batu lumpur lunak, endapan pasir besi dan belerang yang berbahaya/beracun seperti SO
sebagainya yang diperoleh dengan (oksida belerang). Enviro coal diperkenalkan
menggunakan tabung pendek ditekan dengan dan ditambang oleh Adaro I ndonesia di
tenaga hidrolik atau dengan penekan tiang lapangan Paringin dan sekitarnya, Kalimantan
pancang ataupun dengan tenaga manisia tanpa selatan. Batubara Paringin dan batubara tutupan
putaran. termasuk dalam enviro coal (lihat batubara
Driving : penggalian terowongan atau Paringin).
pengambilan batubara dan membentuk lubang- Environmental impact : dampak lingkungan
lubang masuk, ruang-ruang produksi (panel) yakni hasil atau akibat dari kegiatan atau proses
atau lubang-lubang melintang (lubang tertentu. Dapat diartikan sebagai perubahan
penghubung). lingkungan, yang bersifat menguntungkan
Drop : intrusi batuan sedimen (biasanya batuan (positif) atau merugikan (negatif).
pasir) arah kebawah berbentuk cerobongpada Environtmental—impact ststement : sering
batuan atap batubara. disebutdan disingkat EIS. Pernyataan (tertulis)
Dry cleaning : proses pembersihan batubara dampak lingkungan yaitu laporan yang berisi
halus biasanya yang berukuran lebih kecil dari penilaian dan penyelidikan dampak-dampak
20 mm tanpa batuan air tetapi hanya yang mungkin timbul dari sesuatu proyek yang
menggunakan tekanan udara dalam dapat mempengaruhi lingkungan hidup manusia
silinder/bejana pembersih (sistem jig). (lihat AMDAL).
Duplikasi batubara : fnomena geologi yang Equilibrium moisture of coal : sama dengan
mengakibatkan lapisan batubara menebal dua kelembaban setimbang batubara (lihat
kali lebih tebal semula. Belum ada laporan kelembaban setimbang batubara).
geologi yang menyatakan penemuan fenomena Estimasi : penentuan (perkiraan) tonase
ini di Indonesia, tetapi penebalan lapisan batubara disuatu lapangan.
batubara mendekati sesar bahkan gejala sesar ETA : singkatan dari estimated time of arrival,
dan sinlin yang hampir menyatukan ujung yakni perkiraan waktu tiba (untuk kapal).
lapisan batubara yang “terpatah” oleh lapisan itu ETD : singkatan dari estimated time of
sendiri dibagian yang tidak dikenai sesar departure, yaitu perkiraan waktu berangkat
(sehingga menjurus pada duplikasi) terdapat (untuk kapal).
dilapangan Roto, Kabupaten pasir, Kalimantan ETR : singkatan dari estimated time of
Timur dan mungkin dilapangan batubara lainnya resdiness, yaitu perkiraan waktu siap muat
di K alimantan dan Sumatera. (untuk kapal).
DWWC : singkatan dari dead weight cargo Eksplorasi : penyelidikan lebih rinci dari
capaciti, yaitu daya angkut untuk kargo. penemuan dan penyelidikan umum atas
DWT : singkatan dari dead weight tons, yaitu endapan suatu bahan galian. Eksplorasi meliputi
daya angkut kapal dalam ton termasuk kargo, kegiatan mengetahui ukuran, bentuk, letak,
bahan bakar, air dan barang-barang lainnya. jumlah cadangan dan mutu endapan bahan
Easting : jarak atau arah pengukuran ketimur galian. Kegiatan eksplorasi meliputi penilaian
dari garis atau titik awal ukur (datum) utara- geofisika, pemboran inti penggalian sumuran
selatan. dan atau pembuatan parit-parit uji dan dapat
Eksploitasi : proses untuk menghasilkan pula meliputi pengambilan conto dalam jumlah
minyak bumi, gas, batubara, bahan galian lain besar (conto meruah). Eksplorasi umumnya
dan batuan dari kulit bumi yang telah diselidiki dilaksanakan bertahap menurut pertimbangan
dan telah dipersiapkan. Eksploitasi hanya dapat hasil sebelumnya. Eksplorasi hanya dapat
dilaksanakan atas dasar izin K.P.Eksloitasi. dilaksanakan atas dasar izin K.P. ekslorasi.
Ekstaksi batubara : proses pengambilan Eksplorasi akhir : penyelidikan rinci atas
batubara dari suatu permukaan kerja produksi daerah endapan batubara atau endapan bahan
setelah pekerjaan persiapan dirampungkan baik galian lainnya, sesuai hasil penyelidikan tahap
untuk tambang dalam maupun tambang terbuka sebelumnya. Eksplorasi akhir biasanya
(dalam bahasa Inggris disebut coal extraction memakan biaya yang sangat tinggi untuk
atau coal mining ataupun coal getting). pemboran, percontoan, pemetaan, penggalian
Elevasi : ketiggian suatu titik pengukuran pada parit percontoan dan sebagainya.
pemetaan atau pada peta dari titik, atau Embankment : Timbunan massal (volume
besar) untuk konstruksi.
11
End Wall : Dinding atau batas akhir dari FHP : singkatan dari flash hydropylisis, yakni
penambangan. Biasanya terdapat diujung salah satu proses pengolahan batubara menjadi
daerah penambangan (melintang strike). bahan bakar cair. Dalam proses ini batubara
Explosive : bahan peledak yakni senyawa- dipanaskan dengan cepat pada suhu tinggi
senyawa kimia, campuran atau peralatan yang dalam tekanan hidrogen. Proses ini
kegunaan utamanya adalah untuk menimbulkan menghasilkan gas alam sintetis, distilat aromatik
peledakan yakni rsaksi kimia yang (terutama benzene, toluena dan xylena disingkat
menyebabkan pelepasan gas dalam jumlah BTX), minyak bakar,belerang amonia dan char.
besar dan mendadak disertai panas atau api. FIFO : singkatan dari first in first out, cara yang
Lihat bahan peledak peka detonator, bahan digunakan untuk penyimpanan dan pengeluaran
peledak peka primer dan sebagainya. bahan peledak kedalam atau keluar gudang
Exposed : untuk endapan batubara penyimpanan untuk keselamatan dan keamanan
berarti singkapan batubara yang yang berarti bahan yang terlebih dulu masuk
mencuat/terbuka dipermukaan atau singkapan gudang akan menjadi pertama digunakan.
sepanjang pinggiran cekungan batubara. isitlah Fill bench : lereng urug, yakni bagian lereng
exposed coal berbeda dengan exposed coal yang dibentuk oleh buangan tanah kupasan
field. Exposed coal field adalah batubara yang utau tanah urug diatas lereng asli (alami). Hal ini
telah terkupas pada lereng penambangan siap terjadi antara lain tambang terbuka sistem
untuk pengambilan (ekstraksi). penambangan kontur.
Extraction : ekstraksi yakni proses pengambilan Final Draft survey : Penentuan berat muatan
batubara dari endapan. dari hasil pembacaan draft yang dilakukan
Extraneous : bahan asal luar/bahan asing. setelah dilakukan loading cargo.
Biasanya abu batubara ( extraneous ash) yang Final Pit Wall : Adalah lereng (slope) yang
terjadi dari bahan anorganik yang masuk terbentuk sesuai desain akhir tambang.
kedalam batubara ketika proses pembentukan Fines : batubara halus berupa butiran kecil
batubara berlangsung. Bahan ini berupa butiran- berukuran <2 mm (lebih kecil dari 2 mm). dapat
butiran atau bahan asing yang mengisi pula berarti butiran-butiran lempung atau batu
rekahan/retakan pada lapisan batubara terdiri lanan tanah.
dari bahan-bahan lempung dan pasir waktu Finger coal : “batubara jari”, yakni kokas
pembentukan batubara. alam yang terbentuk sebagai batangan kecil
Face : permukaan kerja tambang batubara persegi enam (hexagonal) yang terjadi akibat
dimana batubara sedang diproduksikan. Dapat pengaruh intrusi batuan beku.
juga berarti permukaan tegak dari batuan yang Fire damp : gas tambang batubara yang dapat
terbentuk akibat peledakan atau dinding yang meledak terutama terdiri dari metan.
sedang dikerjakan (permukaan panel batubara) Fire damp drainage : sistem pengeluaran gas
bila dipakai sebagai istilah lubang buka tambang fire damp dari lubang tambang, misalnya
batubara dalam (lihat juga front). dengan membuat lubang bor dari pemukaan
Face cleat : belahan atau kekar dengan bentuk menembus tempat terkumpulnya fire damp
bidang yang sangat baik (jelas) pada lapisan untuk mencegah peledakan tambang.
batubara. juga berarti susunan (sistem) belahan First generation proces : proses-proses
dan kekar pada lapisan batubara. generasi pertama yakni proses pengolahan
Face conveyor : rantai berjalan yang dipasang batubara menjadi gas dengan teknologi maju
didepan permukaan kerja produksi batubara kovensionalseperti proses winkler, proses shell
untuk menampung dan mengangkut batubara koppers, proses texaco dan proses lurgi “Ruhr
yang telah dilepas/dihancurkan dalam proses 100”.
akstraksi batubara secara manual (dengan Fishtail structure : struktur “ekor ikan”, yaitu
linggis), semi mekanis (dengan peledak) dan ujung endapan batubara berbentuk ujung kain
secra mekanis (dengan shearer) pada lubang atau berbentuk mirip ekor ikan. Bentuk ini terjadi
buka tambang batubara dalam. akibat endapan bahan sedimen klasik yang
Face of coal : permukaan kerja/front menerobos endapan gambut sejajar
ekstraksi batubara. denganpelapisan gambut tersebut.
Falls : daerah pada atap lubang atau atap Fixed ash : abu bawaan yaitu abu batubara
batubara yang ambruk lebih dari 15 cm diatas yang berasal dari bahan anorganik yang secara
permukaan normal. struktur adalah bagian dari tumbuhan asal
Fault : struktur rekahan yang telah mengalami batubara tersebut. Secara mekanis abu bawaan
pergeseran. tidak dapat dipisahkan dari batubara dan
Fender : pengaman saat tongkang akan sandar. biasanya jumlah tidak lebih dari 1%.
Fender akan menyerap energi benturan antara Flame proof : dinding yang dibuat dari beton,
tongkang dan dermaga. susunan karung atau lempung tahan api untuk
Fermentasi bitumen : fermentasi bahan menahan ranbatan api bila terjadi kebakaran
tumbuh-tumbuhan dalam keadaan tanpa udara tambang batubara bawah tanah.
pada kelembaban tinggi. Zat-zat terbang Flammable coal dust : debu batubara halus
tertahan menyebabkan terbentuknya senyawa yang dapat terbakar spontan atau terbakar
bitumen seperti gambut dan batubara. karena adanya api atau hubungan pendek arus

12
listrik. Debu itu terjadi karena proses produksi, Fly bar : batang melintang yang kedua ujungnya
pengangkutan dan penggerusan. dihubungkan dengan rantai penggerak pada
Fleet : sekumpulan Armada Produksi. Biasanya rantai berjalan pengangkut batubara yang
terdiri dari Excavator, Truck & alat dipasang sepanjang permuka produksi batubara
pendukungnya : Bulldozer, Grader , dll. tambang dalam atau ditempat penumpukan
Fleet matching : kombinasi Alat Muat dan Alat batubara dipermukaan. Batang tersebut
Angkut adalah kesesuaian kombinasi antara alat berfungsi sebagai pendorong batubara.
loading dengan alat hauling dalam operasional Fly rock : “batuan terbang” akibat peledakan
penambangan. lapisan penutup pada tambang terbuka atau
Fleet synchronicity : kondisi dimana 1 alat pada peledakan batuan lainnya termasuk pada
muat melayani sejumlah alat angkut tanpa kuari.
adanya waktu menunggu pada alat muat FOB : singkatan dari free on board, istilah dalam
maupun alat angkut. kontrak jual-beli dimana harga batubara atau
Fexible chain conveyor : rantai berjalan yang jenis kargo lainnya adalah harga diatas
dapat dibengkokkan. Istilah ini sering disamakan tongkang atau kapal tidak termasuk biaya
dengan face conveyor atau armoured face pengapalan, pemindahan dan asuransi.
conveyor ataupun armoured flexible face FOBT : singkatan dari free on board trimmed,
confeyor. istilah dalam kontrak jual-beli dimana harga
Float and sink : percobaan pemisahan butiran- batubara atau kargo jenis lainnya adalah harga
butiran dan kotoran dengan menggunakan diatas tongkang atau kapal tidak termasuk biaya
cairan berat, (cairan dengan berat jenis tinggi) pengapalan, pemindahan dan asuransi.
misalnya tetrabromoetana (BD 1.6) dan toluena Fold : deformasi lapisan batuan yang terjadi
(BD 0.86). percobaan ini dilakukan bertahap akibat dari gaya tegasan sehingga batuan
mulai dari pemasukan gerusan batubara bergerak dari kedudukan semula membentuk
kedalam cairan yang B.D. nya rendah kemudian lengkungan
kedalam cairan dengan B.D lebih tinggi berturut- Foot wall : “dindig bawah” atau dinding bidang
turut. Pada setiap percobaan fraksi yang sebelah bawah dari bidang sesar miring
tenggelam dan terapung diambil dan ditimbang berlawanan dengan hanging wall.
untuk selanjutnya dicatat dalam kurva sifat Formasi : kelompok batuan-batuan yang
pencucian batubara (washability curves). Hasil memiliki ciri tertentu yang diberi nama khusus
percobaan akan menunjukkan persentase sebagai unt untuk keperluan pemetaan,
bahan bahan yang berat seperti abu dan penjelasan atau untuk bahan acuan.
belerang pirit. Percobaan digunakan sebagai Formsi batubara : unit stratigrafi mengandung
dasar penentuan sistem pencucian batubara. batubara pada daerah pengendapan batubara.
Float coal : “batubara apung”, yaitu batubara Fouling : sifat penempelan bahan-bahan
terpisah di dalam batu pasir atau serpih yang penyekat panas (yang mengganggu) pada pipa
diduga berasal dari lapisan gambut yang ketel uap akibat pembakaran batubara berkadar
tererosi dan terbawa dari tempat asalnya belerang dan abu tinggi.
ketempat lain. Frame disposal : bagian luar dari tiap level
Floor : Lapisan bagian paling bawah dari batu disposal yang berfungsi sebagai counter bagian
bara (coal). tengah disposal.
Floor roll : lapisan atau bahan pengganggu Free ash : abu bebas, yakni butiran-butiran
pada lapisan batubara. floor roll terdiri dari serpih dari lapisan pengotor dalam lapisan
bahan batuan berbentuk panjang dan sempit batubara dan juga dari batuan atap, batuan
(kecil) menonjol kearah atas menembus lapisan lantai, urat pirit, mineral pengotor pada lapisan
batubara dari batuan lantai sehingga pemisah batubara (parting) dan sebagainya.
mengurangi ketebalan batubara yang dapat Free burning coal : batubara yang tidak bersifat
ditambang. Batuan pengganggu ini dapat menggumpal (non caking coal).
berukuran 3m x 25m x 600m, berbentuk kerucut Free face : Bidang bebas/batas antara material
datar sampai berbentuk lensa. asli dan material yang sudah diambil (bisa coal
Flue gas desulfurization : penggunaan atau OB).
alat penangkap gas oksida belerang pada Free pertique : dokumen tentang kelayakan
cerobong asap PLTU untuk mengurangi dan kesehatan untuk kapal dan awak kapal.
pencemeran udara. Free swelling index : index pemuaian bebas,
Fluidized bed combustion : sistem pembakaran sama dengan crucible swelling number (CSN)
fluidized bed batubara dalam ketel uap (lihat (lihat crucible swelling number).
fluidized bed). Front loading : lokasi dimana kegiatan
Fly ash : abu terbang,yakni butiran-butiran pemuatan material ( komoditas ) berlangsung.
sangat halus yang lepas akibat pembakaran FSI : singkatan dari free swelling index (lihat free
batubara, terbawa dalam arus gas, khususnya swelling index).
yang keluar melalui cerobong gas atau asap Fugitive dust : bahan-bahan halus yang tidak
PLTU. Dapat juga berarti butiran halus abu dapat terbang bersama gas melalui cerobong
batubara yang telah melunak atau meleleh asap dan menjadi bahan yang mengambang
akibat pembakaran dalam PLTU. bersama udara akibat tekanan angin. Juga debu

13
yang berasal dari tambang batubara terbuka batubara dapat pula diartikan sebagai bahan
atau dari kegiatan reklamasi. bakar gas dari batubara dengan komposisi 50%
Fusain : berasal dari bahasa latin fusus yang hidrogen, 30% metan, 8% karbon monoksida,
berarti gelundung, bahan batubara dengan 4% hidrokarbon lain dan 8% campuran karbon
kenampakan dan struktur seperti arang kayu, dioksida, nitrogen serta oksigen.
rapuh, berjelaga dan umumnya mengandung Gasifikasi : metoda atau untuk menghasilkan
abu tinggi. Fusain terdiri terutama dari fusite dan bahan bakar gas dari batubara.
merupakan salah satu dari empat bahan Gasifikasi batubara : proses untuk mengubah
pembentuk maceral batubara. ia terdapat dalam batubara menjadi gas sintetis biasanya metan.
bentuk lapisan lebar dan lensa dalam batubara Gearless : kapal angkutan batubara atau jenis
humik (humik coal), terssebar luas tetapi dalam kargo lainnya yang tidak mempunyai
jumlah yang tidak terlalu banyak. sistem/peralatan pemuatan dan pembongkaran
GAD : singkatan dari gross air-dried yang berarti muatan.
nilai kalori conto batubara yang dianalisis General work : Pekerjaan yang sifatnya umum
dilaboratorium setelah dikeringkan dalam suhu untuk mensupport pekerjaan tambang misalnya
ruang kemudian diperhitungkan kembali dengan drainase, sloping, cleaning, dll.
asumsi conto tersebut berada dalam keadaan Generasi : perioda sistem PKP2B yang berubah
sebagaimana saat berada ditempat dari waktu ke waktu sesuaiketentuan
pengambilan conto lainnya. berdasarkan keputusan presiden yang diawali
GAR : singkatan dari gross air-received yang dengan generasi I antara tahun 1981 – 1989,
berarti nilai kalori conto batubara yang dianalisis Generasi II tahun 1994 hingga 1997 dan
dilaboratorium kemudian nilai tersebut generasi III dimulai tahun 1997 yang kemudian
diperhitungkan kembali dengan asumsi direncanakan di ubah selanjutnya menjadi
mengandung kandungan kelembaban generasi IV mulai tahun 2002. Pada generasi I
sebagaimana conto pada saat diambil ditempat nama sistem pengusahaan batubara disebut
penumpukan atau di ban berjalan atau ditempat kontrak kerja sama batubara atau kontrak
pengambilan conto lainnya. perjanjian kerja sama yang kemudian sistem ini
Gambut : bahan seperti tanah rawa yang namanya diubah menjadi PKP2B. 10
terbentuk terutama dari tumbuhan yang melapuk perusahaan beroperasi dalam sistem generasi I,
berwarna kekuning-kuningan sampai hitam 17 perusahaan beroperasi dalam sistem
kecoklat-coklatan. Dapat juga disebut sebagai generasi II yang semuanya mulai pada tahun
endapan tumbuh-tumbuhan yang membusuk 1994 dan 107 peusahaan beroperasi dalam
tidak sempurna terkumpul di dalam air yang sistem generasi III mulai tahun 1997 hingga saat
tidak mengalir. ini.
Gamma-gamma log : pengukuran atau Geological section : potongan batuan secara
penentuan dengan menggunakan sinar gamma alami atau gambar penampang geologi.
dalam lubang bor yang berasal dari alat Geologi assurance : “ keyakinan geologi “,
pemancar sinar gamma dan terpendar kembali yaitu tingkat keyakinan atau kepastian atas
dari batuan dan ditangkap oleh alat pencatat. suatu sumber batubara yang mempunyai jarak
Jumlah pendaran sinar gamma berbanding lurus tertentu dari titik conto batubara yang telah
dengan konsentrasi massa sehingga dianalisa baik kualitas maupun jumlah
pengukuran menghasilkan log berat jenis dari cadangannya demikian pula data geologi
formasi yang ditembus lubang bor setelah lainnya. Tingkat keyakinan itu bertambah
diadakan koreksi tertentu. dengan berkurangnya jarak antara sumber
Gamma-ray logging : metoda loging lubang bor tersebut dengan titik referensi batubara tersebut.
dengan memanfaatkan sifat radio aktif alami dari Geologic evidence : “bukti geologi”, yakni
batuan yang di bor. Metoda ini dipakai untuk informasi yang diperoleh dari pengamatan
logging lubang bor yang tidak dapat dilog secara geologi yang dapat dipakai untuk menentukan
listrik akibat adanya batang bor (casing). keberadaan, ukuran, kedalaman, letak, struktur,
Dengan log sinar gamma lapisan-lapisan tonase, sifat fisik dan sifat kimia dari lapisan
batubara dapat diketahui karena mempunyai batubara yang besar.
nilai gamma yang rendah dibandingkan dengan Geologic identification : “pengenalan geologi”,
batubara serpihan, lempung atau serpih dalam yakni keadaan telah dikenal secara lokasi,
pelapisan batuan. penyebaran daerah atau ukuran, kedalaman,
Garis bakar : batuan yang tersingkap berbentuk jumlah dan kualitas sumber-sumber batubara.
klinker keras akibat dibakar oleh lapisan Geotektonik : pergerakan-pergerakan yang
batubara (yang terbakar spontan). Dapat juga terjadi pada lempeng bumi, baik divergen,
berarti garis pertemuan antara batubara yang konvergen maupun transform.
tidak terbakar dengan yang terbakar dibawah Ghost coal : “batubara hantu”, yakni jenis
permukaan lapisan penutup. batubara khusus yang menimbulkan nyala api
Gas batubara : gas yang dapat terbakar, berwarna putih terang bila terbakar.
berasal dari batubara yang diperoleh secara Gilir : waktu kerja tambang baku yang
alami ditempat ia ditemukan (terbentuk) atau umumnya antara 6 jam – 8 jam dalam sehari
gas buatan dari batubara ataupun gas hasil semalam. Gilir dapat dibagi atas gilir 1 dan 2,
proses gesifikasi batubara dibawah tanah. Gas gilir 1,2, dan 3, atau gilir 1, 2, 3 dan 4 ataupun
14
gilir pagi, sore atau malam (gilir sama dengan Handover report : dokumen laporan yang
shift). dibuat Group Leader pada akhir shift kepada
Gieseler plastometer : alat laboratorium untuk Group Leader yang akan menggantikannya
mengukur kekentalan dari jenis-jenis batubara bekerja. Laporan ini menggambarkan aktivitas
yang diuji untuk menentukan kualitas sebagai dan kondisi area kerja yang terjadi pada akhir
bahan pembentuk kokas. Alat ini mengukur shiftnya.
kekentalan atau keplastisan conto batubara Handy max : kapal pengangkut batubara atau
yang digerus dan karbonisasi dengan kargo lainnya yang berukuran 40.000 DWT –
pemanasanpada suhu 300º C – 600º C dengan 35.000 DWT.
penaikan suhu 3º C setiap menit. Ukuran Handy size : kapal pengangkut batubara atau
keplastisan conto itu diukur dan dinyatakan kargo/muatan lainnya yang berukuran sekitar
dalam satuan ddm (dial ision perminute) yang 20.000 DWT – 35.000 DWT.
terdapat pada piringan alat ini. Hardgrove grindability index : indeks
GPS : suatu sistem radio navigasi dan kemampugerusan atau indeks kekerasan
penentuan posisi yang berbasiskan satelit yang hardgrove, yakni ukuran/tingkat mudah atau
dapat digunakan oleh banyak orang sekaligus sukarnya batubara digerus menjadi tepung
dalam segala cuaca, serta didesain untuk batubara sebagai bahan bakar (khususnya pada
memberikan posisi dan kecepatan tiga dimensi PLTU). Indeks ini terdiri dari angka 0 – 100.
yang teliti, dan juga informasi mengenai waktu, Batubara denganindeks hardgove kurang dari
secara kontinyu di seluruh dunia. 50 adalah keras sehingga sukar digerus menjadi
Grab : Alat berupa singkup baja yang tepung batubara yang memerlukan serangkaian
digerakkan dengan katrol untuk mengeruk dan alat alat penggerus yang mahal. Batubara yang
menggenggam batubara yang akan dipindahkan mempunyai indeks hardgrove 50 keatas adalah
dari tongkang dari tempat penumoukan keatas batubara lunak sehingga mudah untuk digerus
kapal. menjadi tepung.
Grab sample : conto batubara yang biasanya Haulage/Hauling : pengangkutan atau sistem
terdiri dari satu potong atau bongkah, dipilih dari pengangkutan batubara keluar tambang ke
lapisan atau tumpukan batubara, dari alat gali, tempat yang telah ditentukan baik ditambang
alat angkut ataupun darimesin pencucian terbuka maupun di tambang dalam.
batubara. Haulback : metoda penambangan terbuka (strip
Grade : kualitas (batubara) berdasarkan mining/pengupasan berjalur) yang
terutama kandungan belerang dan abu serta memungkinkan penempatan tanah kupasan
serta jenis abunya. Menurut kualitas, batubara lapisan penutup batubara secara teratur dan
dibagi atas berkualitas tinggi, sedang dan terkendali pada tempat yang telah dipilih terlebih
rendah. dahulu.
Grade : Kemiringan jalan (%), misalnya 8 %. Haul road : jalan angkutan, yakni jalan yang
Grade Resistance : besarnya gaya berat yang dibangun untuk lalu-lintas truk-truk pengangkut
melawan atau yang membantu gerak kendaraan tonase besar. Jalan angkut ini biasanya tiodak
karena kemiringan jalur jalan yang dilewati. mempunyai bagian mendaki lebih dari 17 persen
Grindability : sifat gerusan yakni mudah- pada lajur truk bermuatan.
tidaknya penggerusan batubara menjadi tepung High grading : cara penambangan batubara
sebagai bahan bakar khususnya dalam PLTU. dengan mengambil batubara berkualitas
Sifat tersebut ditentukan oleh sifat-sifat fisik tinggidan meninggalkan yang kurang baik.
batubara seperti kekerasan, kekuatan, Secara teknis cara memilah-milah ini adalah
kekompakan atau ketahanan dan bentuk ekonomis tetapidari segi konservasi sumber
pecahan batubara (lihat HGI) daya cara ini dipandang merugikan.
Gross calorific value : nilai kalori kotor (lihat High wall : permukaan kerja tambang
nilai kalori kotor dan GAR). terbuka atau kuari, khususnya tambang
Grubbing : pencabutan sisa-sisa akar dari batubara terbuka. Dapat pula berarti permukaan
tunggul yang telah dipotong, dan dikumpulkan atau lereng dibagian yang lebih tinggi dari
untuk diangkut ke tempat yang ditentukan. tambang terbuka kontur.
H : dapat berarti hidrogensi (hydrogenation). H Hopper : wadah atau bejana yang diisi dari atas
juga berarti/singkatan dari kekerasan (hardness) dan lubang pengeluaran dibagian bawah.
batubara dan bahan lainnya. Hopper car : gerbong atau gerobak yang
Half second delay : bahan pelambat (delay berjalan diatas rel sengan lantai berbentuk
element) peledakan dalam detonator yang kerucut untuk memudahkan pengeluaran
waktu peledakannya dinyatakan dalam ukuran muatan seperti batubara atau bahan
atau angka setengah detik. curah/muruah lainnya.
Hammer mill : penggerus batubara dengan Horisontal drainage : saluran penyaliran yang
cara pemukulan dan penggesekan dibuat secara mendatar berdasarkan beda
batubaradidalam alat gerus yang mempunyai tinggi, biasanya berada di bawah kaki-kaki
batang-batang penggerus dibagian bawah alat. lereng di daerah waste yang mengalirkan air ke
Dapat juga berarti alat penggerus batu dengan Sump. Saluran penyaliran ini akan berpindah
palu-palu pemukul yang berputar cepat pada mengikuti penurunan level tambang.
sumbu alat gerus.
15
Horseback : batuan atau bahan asing yang secara struktur merupakan bagian dari
berbentuk “punggung kuda” atau onggokan bahan organik aslinya. Bahan itu biasanya
besar dalam lapisan batubara yangdapat terasimilasikan dengan bahan tumbuhan hidup
mengganggu penambangan batubara dan atau seperti zat besi, fosfor, belerang, kalsium,
menyulitkan perencanaan produksi untuk suatu natrium dan magnesium.
panel. Dapat juga berbentuk gulungan besar Initial softening temperature : suhu pelunakan
batuan pada lapisan batubara. lihat juga floor awal, yaitu suhu pada saat conto batubara mulai
rolls. Kadang-kadang horse back ditemukan melunak dengan angka 1.0 ddm (bagian putaran
berupa urat (vein) lempung dalam lapisan permenit) pada percobaan dalam Gieseler
batubara. plastometer, suatu alat untuk menguji batubara
HQ : simbol ukuran garis tengah conto inti bor kokas.
dan ukuran, lubang bor sebesar 63.5 mm dan Initial Draft Survey : Penentuan berat dari hasil
96.1 mm masing-masing untuk garis tengah pembacaan draft yang dilakukan sebelum
conto inti dan lubang bor. dilakukan loading kargo.
Hukum Hilts : hukum yang menyatakan bahwa In-situ : tempat (posisi) yang asli. Dapat juga
peringkat batubara bertambah dengan semakin berarti posisi batu bara ditempat endapan dalam
dalam tertimbun. Hal ini dipandang sebagai tanah. Batubara in-situ (in situ coal) berarti
akibat tekanan lapisan penutup semakin besar batubara yang terbentuk ditempat tumbuhan
menimbulkan suhu yang lebih tinggi dengan aslinya (autochthonous coal).
demikian menambah kualitas batubara. secara Interbedded : terdapat diantara pelapisan atau
umum hukum Hilts berlaku tetapi banyak terjadi didalam pelapisan sejajar dengan
keadaan yang tidak mengikuti hukum ini. lapisan-lapisan lain yang batuannya berbeda.
Hyddraulic mining : sistem tambang batubara Istilah ini disebut juga dengan interstrafied
dengan menyemprotkan air beertekanan tinggi (diantara pelapisan).
kelapisan batubara untuk merontokkan Interburden : lapisan antara, yakni zona
batubara. sistem ini cocok untuk lapisan (lapisan) tanah/batuan diantara dua atau lebih
batubara yang relatif tipis, lembut dan lapisan batubara yang jarak tegaknya satu
mempunyai banyak belahan. dengan lainnya tidak jauh. Dapat juga diartikan
Identified resources : sumber-sumber yang sebagai lapisan pengotor yang memisahkan
terindikasikan(terunjuk/dapat dikenal), yakni suatu lapisan batubara dengan ketebalan yang
bahan-bahan-bahan yang mengandung layak ditambang. Lapisan pengotor ini biasanya
batubara atau mineral yang telah diketahui ada terdiri dari serpih, lempung, batu pasir, batu
dan lokasinya. Sumber-sumber ini mungkin lanau, batu lumpur, batu lempung limonit dan
telah diketahuipenyebarannyadan kualitasnya sejenisnya dan mungkin mengandung lapisan
tetapi belum diselidiki secukupnya. Sumber- tipis batubara yang tidak layak ditambang
sumber terindifikasi termasuk cadangan- (secara ekonomis).
cadangan terukur, terkira, terduga dan termasuk Interface : zona (lapisan) antara batun/tanah
sumber-sumber sub-ekonomis. Khususnya lapisan penutup batubara yang telah dibuang
untuk sumber-sumber batubara terindifikasi dan direklamasikan dengan lapisan tanah
terdiri dari endapan cadangan batubara diatasnya.
ekonomis dan sub-ekonomis. Intermediate Draft Survey : Penentuan berat
Idle : waktu hilang karena sebab yang tidak dari hasil pembacaan draft yang dilakukan pada
dapat dikontrol/dikendalikan manusia, seperti : saat loading cargo sudah mencapai 90% - 95%,
Hujan, Kabut, dll. fungsinya sebagai kontrol muatan untuk
Inferred reserve base : basis cadangan terkira, menghindari deviasi yang disyaratkan.
yakni sebagian sumber terunjuk yang menjadi Intrusi : penerobosan atau gangguan batuan
dasar perkiraan untuk cadangan terkira dan beku terhadap suatu pelapisan batubara,
cadangan marginal. Perkiraan jumlah cadangan mineral atau batuan lainnya. Khususnya untuk
terutama yang telah ditentukan ukurannya. batubara, intrusi batuan beku sekaligus dapat
Inherent ash : abu bawaan, yakni abu batubara mengakibatkan gangguan terhadap sistem
yang berasal dari bahan anorganik yang secara penambangan dan mengakibatkan tingginya
struktur merupakan bagian dari bahan peringkat atau kualitas batubara, misalnya lignit
tumbuhan asli. Secara mekanis abu ini tidak karena pengaruh intrusi dapat berubah menjadi
dapat dipisahkan dari batubara tetapi antrasit. Hal ini misalnya dijumpai dilapangan
kandungannya biasanya tidak lebih dari 1%. tambang batubara Bukit Asam, Tanjung Enim,
Dapat juga diartikan sebagai bahan mineral atau Sumatera Selatan. Biasanya pengaruh intrusi
bahan anorganik dalam batubara dalam bentuk dilapangan endapan batubara tidak terlalu besar
tumbuhan aslinya yang kemudian terbentuk dan intrusi dalam skala kecil umumnya tidak
menjadi lapisan batubara. abu bawaan tidak dilaporkan dalam laporan geologi atas daerah
terlihat dan tidak dapat dibuang dengan endapan batubara yang besar.
pencucian. biasanya terdapat sekitar 1% dalam Iso-ash : garis pada peta yang menghubungkan
batubara. abu bawaan dapat juga disebut abu titik-titik (titik conto atau titik lubang bor). Pada
tertambat (fixed ash). lapangan/endapan/lapisan batubara yang
Inherent mineral matter : bahan mineral mempunyai kadar abu yang sama.
bawaan,yakni bahan mineral dalam batubara
16
Isocarb : garis pada peta yang menghubungkan Kalori : gram kalori, yaitu yaitu jumlah panas
titik-titik (titik conto atau titik lubang bor) pada yang dibutuh kan untuk menaikkan suhu 1 gram
lapangan/endapan/lapisan batubara yang air 1º C (khususnya dari 15º C – 16 C). satu
mempunyai kadar karbon tertanbat yang sama. kalori (1 gram kalori sama dengan seperseribu
Isodeme : garis pada peta yang kilo kalori).
menghubungkan titik-titik yang mempunyai sifat Kalorimeter bom : alat yang digunakan untuk
(ciri) pemuaian sama. mengukur kalori batubara.
Isohume : garis pada peta yang Kandungan : jumlah abu, unsur oksida,
menghubungkan titik-titik conto atau lubang bor oksigen, karbon, kelembaban atau
pada lapisan/endapan/lapangan batubara yang unsur/senyawa lainnya dalam batubara yang
mempunyai kadar kelembaban (kadar air) dinyatakan dalam satuan bagian dalam sejuta
batubara yang sama. (ppm) atau dalam persen. Dapat juga berarti
Isolasi : memutuskan hubungan dari sumber nilai kalor dalam batubara yang dinyatakan
energi. dalam satuan panas/tenaga misalnya kilo
Isopach : garis pada peta yang kalori/kilo gram, kilojoule/kilogram dan
menghubungkan titik-titik conto atau lubang bor sebagainya.
pada lapisan/endapan/lapangan batubarayang Kandungan kimia batubara : unsur atau
mempunyai ketebalan lapisan batubara yang senyawa pembentuk batubara. bahan-bahan ini
sama (lebih tepat isopach batubara). ditentukan dengan analisis kimia dengan
Isosulfur : garis pada peta berbagai cara misalnya analisis proksimat dan
yangmenghubungkan titik-titik conto atau lubang analisis ultimat.
bor pada lapisan/endapan/lapangan batubara Kandungan mineral : bahan mineral dalam
yang mempunyai kadar belerang pada batubara batubara yang merupakan zat-zat organik padat.
yang sama. Karbon bebas : dalam analisis batubara berarti
Isotropic : keadaan batuan yang mempunyai presentasi karbon yang dibebaskan bersama zat
sifat-sifat yang sama pada semua arah. terbang dengan demikian kebalikan dari karbon
Isovol : garis pada peta yang menghubungkan tertambat yang merupakan karbon yang tidak
titik-titik conto atau lubang bor pada dibebaskan pada saat kehilangan zat terbang.
lapisan/endapan/lapangan batubara yang Karbonifikasi : istilah lain (sinonim) dari
mempunyai kadar zat terbang (volatile matter) “coalification” dan diusulkan oleh ICCP untuk
yang sama. dipakai sebagai istilah baku. Karbonifikasi
J : singkatan dari joule, yakni satuan panas atau berarti proses pengubahan bahan-bahan
energi yang sama dengan 0.238662 gram-kalori tambahan pembentuk gambut menjadi lignit
atau 0.0009471 Btu ataupun 0.0000002778 kemudian menjadi batubara akibat pengaruh
kilowatt-jam. suhu dan tekanan dalam waktu geologis yang
Jig : alat atau cara yang paling tua dan paling lama serta dalam keadaan sedikit sekali udara
sering digunakan dalam proses pencucian selama proses berlangsung.
batubara dan mineral lain. Nama jig berasal dari Karbonisasi : dalam proses pembentukan
gerakan air keatas dan kebawah (jigging) pada batubara (coalification) istilah ini berarti
proses pencucian. dengan proses jigging pengumpulan dari karbon residu dengan adanya
batubara atau mineral dipisahkan dari bahan perubahan pada bahan-bahan organik dan
pengotor karena gerakan air dan perbedaan penguraian zat-zat yang terbentuk. Karbonisasi
berat jenis batubara dengan bahan pengotor. dapat juga diartikan sebagai perubahan bahan-
Jig washer : alat pencuci batubara yang bahan bersifat karbon seperti batubara menjadi
berukuran relatif kasar. Bahan pengotor yang karbon dengan penghilangan senyawa-senyawa
berat akan tenggelam dan jatuh kebvawah dan lain dalam batubara dengan cara pemanasan
bahan yang ringan yakni batubara tetap berada dilaboratorium ataupun proses alami. Proses
dibagian atas pada bejana pencuci (jig) yang pembuatan kokas dari batubara juga termasuk
kemudian ditampung dengan mekanisme karbonisasi.
khusus dan akibat gerakan air. Karbon tertambat : sisa padatan selain dari
Joint : bidang atau rekahan berbentuk busur abu setelah kelengasan dan zat terbang
ataupun belahan pada batuan atau pelapisan. dikeluarkan dari batubara. dapat pula
Rekahan atau belahan biasanya berukuran didefinisikan sebagai karbon stabil atau karbon
sekitar 5 cm sampai beberapa meter. tetap yang tertinggal bersama abu bila batubara
Jurus : garis yang terbentuk karena dibakar tanpa ogsigen dan setelah zat terbang
perpotongan antara bidang datar dengan strata habis. Jumlah kandungannya dalam batubara
geologi. Dapat juga disebut sebagai bidang dinyatakan dalam persen.
datar atau bearing dari pelapisan miring, strata Karbopirit : batubara yang mengandung 5% -
atau urat (vein) ataupun arah garis datar pada 20% sulfida-sulfida terutama pirit dan
bidang lapisan miring batuan, lapisan batubara mempunyai berat jenis 1.5 – 2.5dapat juga
vein atau gejala (gangguan) geologi. berarti microlithotype batubara jenis apa saja
K : simbol untuk konstanta. K juga dipakai yang mengandung 5% - 20% volume besi di
sebagai simbol indeks penyerapan (absorption sulfida (pirit dan markasit). Karbopirit banyak
indeks). ditemukan pada lapian batubara yang batuan
atapnya merupakan bahan sedimen laut. Pirit
17
dalam karbopirit biasanya bersenyawa erat Ketepatan percontoan : ukuran ketepatan
dengan batubara sehingga tidak dapat terpisah sebuah conto yang mewakili suatu badan (unit)
dengan penggerusan. batubara (sampling accacy).
Kecelakaan tambang : kecelakaan yang terjadi Key cut : istilah dalam tambang terbuka,
pada pekerjaan tambang dalam waktu antara khususnya tambang batubara yang berarti
mulai masuk sampai mengakhiri kerja. penggalian awal lapisan tanah penutup batubara
Kecelakaan tambang adalah yang menimpa dilakukan dengan alat gali (misalnya dragline).
pekerja tambang, akibat dari pekerja tambang Penggalian ini terletak disebelah teras
dan terjadi pada daerah tambang (daerah penggalian baru yang batubaranya belum (akan)
kontrak karya atau wilayah kuasa pertambangan ditambang. Penggalian “kunci” ini dilakukan
dan yang menghilangkan hari kerja. untuk memudahkan pembentukan lereng dan
Kedok debu : alat penyaring debu yang teras penggalian berikutnya.
dikenakan di wajah untuk menutup mulut dan Kilogram-kalori : satuan metrik untuk panas
hidung pekerja tambang batubara atau tambang yang sama dengan 1000 joule; 0.948708 Btu;
10
lainnyasehingga debu tidak memasuki saluran 4.184 x 10 erg atau 4.184 watt-det atau 4.184
pernapasan (dust respirator). Disebut juga joule.
topeng debu. KIM : kartu ijin meledakkan yakni kartu yang
Kelayakan : kemungkinan untuk menambamg menerangkan bahwa pemegangnya telah
(mengekstraksi) batubara. memenuhi persyaratan sebagai juru ledak yang
Kemiringan : sudut kemiringan lapisan tanah dikeluarkan oleh Direktur Direktorat Teknologi
atau batuan ataupun sudut yang dibentuk oleh Mineral dan Batubara, Departemen Energi dan
bidang pelapisan batuan dengan bidang datar Sumber Daya Mineral.
yang dinyatakan umumnya dalam derajat. Klasifikasi batubara : pengelompokan
Secara lebih khusus dapat didefinisikan sebagai batubara berdasarkan kualitas atau sifat tertentu
kemiringan lapisan pada areal misalnya jenis batubara, peringkat,
penambangan/lapangan batubara yang dipakai perbandingan karbon-hidrogen, zat terbang dan
untuk perencanaan akses, kedalaman dan sebagainya. Istilah itu juga berarti
pelipatan. Kemiringan secara keseluruhan pengelompokan atau analisis batubara menurut
sering juga dinyatakan ukurannya/tingkatannya sifat tertentu seperti derajat metamorfosis
dengan kata-kata “cukup datar”, “kemiringan (peringkat), bahan tumbuhan pembentuk
kecil”, “kemiringan curam”, kemiringan tiggi” batubara atau tingkat pengotorannya. Dapat
atau “hampir tegak”. juga diartikan sebagai analisis atau
Kemiringan lapisan batubara : sudut yang pengelompokan batubara menurut presentase
terbentuk oleh lapisan dengan bidang datar. zat terbang, sifat-sifat penggumpalan (caking)
Kemiringan ini merupakan sudut sebelah kanan dan sifat kokasnya.
kearah jurus. Klarifikasi batubara ECE : sistem ini
Kepala Inspeksi Tambang : pejabat didasarkan pada analisis proksimat digunakan
pemerintah yang mengepalai pengawasan dan oleh Panitia Batubara dari Komite Ekonomi
pelaksanaan inspeksi tambang dalam rangka Eropa (ECE). Sistem ini sebagian didasarkan
keselamatan tambang serta keselamatan kerja pada sistem kode Badan Batubara Nasional
sesuai peraturan keselamatan kerja tambang (NCB) dan sebagian berdasarkan klasifikasi
Kepala Inspeksi tambang dipegang rangkap batubara ASTM. Para meter yang digunakan
oleh Direktur Direktorat Teknologi Mineral dan adalah sifat penggumpalan (caking) dan sifat
Batubara sebagai pimpinan dari para pelaksana kokas untuk batubara yang mengandung kurang
Inspeksi Tambang dan Asisten Pelaksana dari 33% zat terbang dan nilai kalori pada
Inspeksi Tambang. keadaan lembab, bebas abu (ash free basis)
Kepala Teknik Tambang : pemimpin dan (pada suhu 30º Cdan kelembaban 96%) bagi
pengawas pekerjaan tambang yang batubara yang mengandung lebih dari 33% zat
melaksanakan tugasnya atas nama pemegang terbang.
K.P tersebut tidak dapat memimpin atau Klinker : lapisan lempung disekitar endapan
mengawasi sendiri pertambangan itu. Kepala batubara yang terbakar sehingga mengeras
Teknik Pertambangan dingkat oleh Kepala berwarna seperti bata dan dapat digunakan
Inspeksi Tambang setelah mempertimbangkan pengeras jalan. Dapat juga berarti bahan abu
keahlian dan pengalamannya termasuk berbentuk gumpalan atau massa berpori akibat
pengetahuan tentang peraturan kesaelamatan pembakaran batubara.
kerja tambang. Disebut juga Kepala Teknnik Klinker bed : lapisan abu batubara yang
Pekerjaan Tambang khususnya berbentuk gumpalan atau berbentuk massa
bertanggungjawab ataas keselamatan dan berpori.
kesehatan pekerja tambang serta tugas-tugas Kokas : bahan mengandung karbon tinggi yang
pengolaan lingkungan sesuai dokumen AMDAL. terdiri dari abu yang meleleh dan senyawa-
Kesinambungan : istilah yang digunakan untuk senyawa karbon tertambat yang dihasilkan pada
menunjukkan penyeberan batubara secara pembakaran tidak sempurna dari batubara
konsisten dalam jarak relatif jauh (tanpa adanya bitumen dalam keadaan tanpa oksigen
gangguan geologi yang besar). (karbonisasi). Kokas disebut juga sebagai bahan
yang dapat terbakar yang dihasilkan oleh proses
18
penggumpalan batubara terdiri dari bahan terbuat dari bahan katun tabal atau serat
mineral dan karbon tertambat yang dibakar sintetis.
bersama-sama. Kokas terbentuk dengan Laycan : singkatan dari laydays and cancelling
pengeluaran zat terbang dengan cara days, yaitu tanggal/hari tercepat dan terlama
pemanasan (dalam proses karbonisasi). Kokas untuk kapal dimuat di pelabuhan atau tempat
umumnya berwarna abu-abu,keras, berpori dan jangkar.
kalau dijadikan bahan bakar ia praktis tidak Laydays : jumlah hari yang ditentukan oleh
berasap bila dibakar. Kokas dapat terbentuk pemilik atau penyewa kapal, (dan disetujui) oleh
alamiah tetapi kebanyakan dihasilkan dalam pihak pemilik batubara atau kargo lain untuk
pabrik pembuatan kokas. waktu tiba kapal dan siap untuk dimuat.
Konsesi : izin pemilikan terhadap tanah Layered stockpiling : bentuk penumpukan
termasuk kandungan dibawah tanah. Istilah batubara secara berlapis-lapis satu diatas
konsesi sudah tidak berlaku (dihilangkan) dalam lapisan dibawahnya berurutan. Penumpukan ini
perizinan pertambangan karena dipandang dimaksudkan sekaligus sebagai pencampuran
terlalu liberal. Dibidang pertambangan istilah batubara sebagai kualitas (blending).
konsesi sering dipergunakan tetapi secara legal Laytime : waktu yang ditentukan untuk
izin pertambangan disebut kuasa pemuatan kapal atau pembongkaran muatan
pertambangan. tanpa demurrage.
Kontrak kerjasama : kontrak perjanjian karya LCM : Loose Cubic Meter : Volume terurai /
antara pemerintah (dulu diwakili oleh BUMN- gembur.
batubara, tambang batubara bukit asam) Lempung batubara : lempung yang terdapat
dengan perusahaan swasta asing untuk dibawah lapisan batubara, biasanya lempung
penyelidikan pengembangan endapan batubara. api (fire clay).
dalam perjanjian tersebut BUMN bertindak Lengas bawaan : secara umum, kelembaban
sebagai prinsipal dan perusahaan pihak kedua (kadar air) yang terdapat pada batubara atau
(pengontrak) sebagai operator. Sekarang sistem lapisan batubara (inherent moisture) khususnya
itu disebut Perjanjian Karya Pengusahaan bagian yang merupakan kandungan
Pertambangan Batubara (PKP2B) antara kelembaban dalam batubara secara struktur.
perusahaan dengan pemerintah. Dapat juga berarti kandungan air maksimum
Korelasi lapisan batubara : identifikasi lapisan yang terdapat pada conto batubara pada
batubara untuk menentukan kesatuan dari suatu kelembaban 100% dan tekanan atmosfir.
lapisan batubara yang terbuka (tersingkap) Lignin : salah satu zat komponen penyususn
dibeberapa tempat yang berbeda disuatu tumbuhan.
tambang atau lapangan batubara dengan Lignit : disebut juga brown coal, adalah
lapangan lainnya. batubara yang sangat lunak yang mengandung
K.P. : kuasa penambanga , yakni izin atau air 35-75% dari beratnya, kalori 4100 – 5100, ±
wewenang yang diberikan oleh pemerintah 25 - 35% karbon, abu mencapai 50%, sulfur <
(Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral) 1%, menghasilkan polusi tinggi.
kepada badan atau perseorangan untuk Lithologo : sift (ciri) dari batuan terdiri dari
melaksanakan usaha pertambangan. Sekarang struktur, warna, komposisi mineral,ukuran
izin tersebut juga dapat dikeluarkan oleh butiran dan tata letakbahan-bahan
Gubernur dan Bupati. pembentuknya. Lithology merupakan dasar
L : singkatan dari length yang penentuan hubungan/korelasi lapisan-lapisan
berarti panjang; juga berarti alat atau benda pada tambang batubara.
bewrbentuk L. Lithotype : istilah untuk menerangkan
Lab : singkatan dari laboratorium. pelapisan-pelapisan makroskopik dari batubara
Landing pad : tempat mobilisasi atau bongkar humus (lihat humic coal). Pelapisan tipis yang
muat jika ada LCT sandar. dapat dilihat pada humic coal adalah vitrain,
Lapangan batubara : satuan geologi yang clarain, durain dan fusain.
diketahui tetapi terbatas penyebarannya, LOA : singkatan dari length overall, yaitu
didalam terdapat lapisan yang mengandung panjang kapal dari depan kebelakang.
batubara. Loading : proses penutupan bahan sedimen
Land Clearing : Adalah proses pembersihan atau bahan lainnya yang menyebabkan
lahan atau lokasi kerja dari vegetasi atau terjadinya pemadatan dan penekanan yang
pepohonan dan alang - alang, yang mana menimbulkan panas dan bila teerjadi
lokasi kerja tersebut dipersiapkan untuk lahan penimbunan lapisan penutup yang sangat tebal
tambang, rencana konstruksi jalan, atau pada kedalaman besar akan berakibat
bangunan. metamorfosa. Loading juga berarti pemuatan
Lapisan batubara : dataran atau letakan material seperti batubara dengan alat muat atau
batubara. dapat juga berarti lapisan tipis, urat manusia kedalam truk atau wadah penampung
endapan batubara ataupun berarti bagian lainnya.
statigrafi dari permukaan bumi yang Loading equipment : alat muat seperti loader
mengandung batubara. dan shovel mekanikal (singkup mesin) yang
Layer : bahan penutup atau pembatas aliran memuat batubara atau material lainnya ataupun
udara dalam lubang tambang batubara yang mengeruk serta memuat batubara atau material
19
lainnya kedalam truk ketempat penumpukan, Lost Core : Bagian (sebagian) dari sampel
kedalam ban berjalan, ke hopper ataupun pemboran (Core) yang tidak terbawa
kedalam bak kereta api dan alat angkut lainnya. kepermukaan akibat batuan lunak, hancur atau
Loading facility : alat (kemudahan) atau terjatuh dari tabung conto inti kedasar lubang
mekanisme untuk memuat batubara atau bor.
materiaal lain kedalam alat angkut atau tempat Lost In Mining : Batubara yang tidak dapat
penumpukan. Alat pemuatan batubar di ditambang atau batubara yang secara tekhnik
pelabuhan (terminal batubara) biasanya tetap harus tertinggal didalam tambang setelah
terbentuk corongan diujung ban berjalan untuk seluruh cadangan batubara layak ditambang
mencurahkan batubara kedalam tongkang dianggap habis. Batubara yang “hilang atau
(ponton) atau ke kapal. tertinggal) dalam tambang /didalam tanah,
Loading time : waktu yang dibutuhkan alat termasuk lapisan batubara yang tidak ekonomis
muat untuk mengisi penuh (heap) alat angkut. untuk ditambang, ditanggal sebagai penyangga
Location : letak lapangan batubara penting atau pengaman dan karena adanya gangguan
yang petakan memakai garis lintang dan garis geologi serta keadaan batuab yang lemah.
bujur, diikat ketitik terdekat dengan pusat Lost Time : Kehilangan waktu operasi
lapangan batubara. Dapat juga berarti tempat /produksi alat-alat berat khususnya pada opersi
(lokasi) suatu kegiatan pertambangan batubara. karena hal-hal diluar teknis pekerjaan, juga
Log stock pilling : Area penumpukan kayu kehilangan waktu dalam kegiatan pemboran
batangan / gelondongan (log). seperti penyemenan, gangguan peralatan bor,
Log yard : tempat pengumpulan kayu yang pemancingan alat yang terlepas, pemindahan
mempunyai nilai ekonomis. peralatan dan persiapan.
LOI : singkatan dari Loss on Ignition, yaitu Lot : Sejumlah conto batubara hasil produksi
kandungan karbon pada abu batubara yang atau conto material lain yang diambil sesuai
tidak dapat dibakar/dioksidasi oleh oksigen. cara baku untuk mewakili satu atau lebih
Long ton : Ukuran berat yanga sering dipakai di tumpukan batubara atau mineral lain untuk
Amerika dan Inggris, sama dengan 1,016 ton dianalisis di laboratorium.
atau 1016,0469 Kilogram. Low Ash coal : Batubara yang mengandung
Longwall : Metoda lubang buka tambang kadar abu rendah yaitu batubara dengan kadar
dalam untuk lapisan batubara datar atau dengan abu kurang dari 8 %, (ARB)
kemiringan tertentu. Pada metode longwall, Low Grade Coal : Batubara bermutu rendah,
blok lapisan batubara digali dengan dua lunag yaitu batubara yang pemanpaatannya terbatas
sejajar tempat lalu lintas pekerja, material dan karena abu tinggi, nilai kalori rendah, kadar
peranginan. Kedua lubang sejajar itu belerang tinggi, kadar air tinggi dan sebagainya.
dihubungkan dengan lubang bukaan tempat Low Sulfur Coal : Batubara rendah sulfur yaitu
operasi peralatan pemotong batubara dan yang mengandung kurang dari 1% belerang
rangkaian alat penyangga. Lebar lubang bukaan (ARB).
ini biasanya antara 80 Meter sampai 200 Meter Low Temperature Oxidation : Oksidasi
dengan tinngi sampai 2,50 Meter. batubara pada suhu rendah yaitu sekitar 120 º C
Longwall mining : sistim penambangan untuk menentukan kandungan bahan mineral
batuabara berbentuk lubang buka (lihat secara episien.
Longwall) berbentuk “Dinding Panjang” atau “ Low Wall : Sisi bukaan tanah penutup batubara
Ruang Panjang” . Sistim ini memotong batubara atau bahan galian tambang lainnya pada
dengan alat potong berputar biasanya tambang terbuka. Dapat juga berarti sisi bukaan
bertenaga hidrolis dimana pekerja dan peralatan tanah/batauan sisi tanah buangan arah tegak
aktif disangga dengan penyangga hidrolik lurus terhadap sisi buangan dan arah kemajuan
berbentuk tiang penyangga dan payung tambang (High Wall).
(kanopi) yang dimajukan mengikuti kemajuan Lubang tembak : lubang bor yang di buat untuk
pemotongan batuabara. Atap lubang buka diisi bahan peledak untuk keperluan peledakan.
dibelakang alat penyangga dibiarkan ambruk. Lumpur Pemboran : lumpur atau larutan
Sistim penambangan longwall lama suspensi berata yang terbuat dari campuran air
menggunakan cara peledakan untuk atau minyak dengan lempung bentonik serta
mengekstraksi (merontokkan) batubara dimana bahan kimia termasuk barit yang dipompakan
lubang aktif disangga dengan tiang-tiang kedalam lubang bor pada pemboran yang
hidrolis, atau tiang mekanis ataupun balok-balok berpungsi sebagai pelumasan, penutupan
kayu. Batubara yang dirontokkan dipermukaan rekahan/rongga dan mencegah
tambang ditampung oleh rangkaian pelat-pelat kebocoran/semburan liar.
yang digerakkan dengan rantai (stage loader) Lump Coal : Batubara bongkah yakni batubara
dan seterusnya masuk kedalam conveyor hasil penyaringan kasar atau tidak disaring,
pengangkut menuju permukaan. berukuran besar sampai sekitar 10 cm untuk
Lost Circulation : Kehilangan lumpur pemboran dipasarkan secara khusus atau atas permintaan
pada saat pemboran karena batuan yang pembeli.
ditembus mempunyai pori-pori, rekahan atau M : singkatan dari moisture (kelembaban,
rongga-rongga yang berakibat lumpur pemboran kelengasan atau kadar air).
tidak tersirkulasi ke permukaan.
20
Marcasite : mineral seperti pirit besi-sulfida pada lubang buka (shearer pad long wall) dan
(FeS2) tetapi berbeda dalam bentuk kristalnya. pemotong dorong bergetar (coal-miner).
Markasit dan pirit merupakan unsur pengotor Mesin pencuci : mesin pencucian batubara
bila terdapat dalam batubara terutama akibat yang terdiri dari struktur, kolam pencucian dan
unsur belerangnya. tangki-tangki atau bak-bak pemisah batubara
Match Factor : Angka yang menunjukkan hasil dari kotorannya. Disebut juga mesin cuci
perbandingan antara produksi alat muat dengan (washery, wasing plant) (lihat preparation plant
alat angkut yang dilayani. Match = seimbang jika and washery).
nilainya 1 (satu). Meta antrasit : batubara dengan kelas yang
Matrix : butiran-butiran kasar yang terdapat sangat tinggi dimana nilai kalorinya sangat
pada batuan yang umumnya terbentuk dari tinggi, berkisar antara 8000 - 9000 kalori.
butiran-butiran lebih kecil. Kadara air (Water content) sangat kecil kurang
MBC : singkstan dari mobile bridge conveyor dari 1 %, warna hiam mengkilat, pecahan
yaitu ban berjalan pada struktur yang dapat concoidal, tidak mengotori tangan bila dipegang,
dipindah-pindahkan, khususnya ban berjalan menghasilkan api yang biru bila dibakar, tidak
yang ditempatkan dibelakang mesin pemotong mengeluarkan asap, tidak berbau, kadar abu
batubara (continous miner) pada sistem dan sulfur juga sangat rendah. Batubara jenis ini
tambang batubara room and pillar. adalah antrasit yang mengalami pengaruh
MBI : singkatan dari Masyarakat tekanan dan suhu yang tinggi akibat proses
Batubara Indonesia (dalam bahasa inggris tektonik maupun aktivitas vulkanik yang ada di
disebut Indonesian Coal Society/ICS). dekat endapan.
Organisasi ini didirikan di Jakarta pada tanggal 1 Methane : gas dengan rumus kimia CH4
November 1999. Organisasi ini menghimpun (methan) yang paling sering dijumpai didalam
para akhli, peneliti dan anggota masyarakat tambang batubara, berasal dari pembusukan
yang berkenaan dengan pengembangan bahan organis atau akibat pelepasan gas dari
tekhnologi batubara batubara.
Maximum flluidity : kecairan tertinggi yakni Methan merupakan komponen utama dari gas
kecairan yang dapat dihasilkan oleh batubar bila alam.
dipanaskan, misalnya pada percobaan Methano-meter : alat portabel atau alat yang
pembuatan kokas dari batubara. dipasang di ruangan pengendalian gas yang
Measured reserve : cadangan terukur atau digunakan untuk mengetahui ada dan
cadangan terbukti yakni tingkat tertinggi pada kandungan gas methan pada udara tambang
klasifikasi cadangan batubara atau bahan galian batubara dalam.
lain. Methan tester : sama dengan methano meter
Measered resources : sumber-sumber (lihat methano-meter).
batubara atau bahan galian lainnya yang telah Methode of operation : metoda operasi
diselidiki secara geologi dan dipandang tambang terbuka untuk menghasilkan batubara
merupakan sumber yang jumlahnya meyakinkan atau bahan galian lain. Metoda operasi
tetapi belum merupakan cadangan nominal. mempengaruhi kegiatan reklamasi lahan
Measures : sekelompok lapisan-lapisan yang mengikuti penggalian tambang atau pasca-
memiliki sifat-sifat (karakteristik) sama, misalnya tambang.
pada kelompok pelapisan batubara (coal Method study : penelitian meetoda operasi
measures). Istilah ini dipakai untuk tambang untuk menentukan operasi
membedakan lapangan-lapangan batubara penambangan dengan manajemen,
berdasarkan kelompok pelapisan atau ketebalan penggunaan tenaga kerja, alat-alat
lapisan. berat/permesinan serta material yang paling
Medium-ash coal : batubara berkadar abu efektif.
sedang yaitu batubara dengan kandungan 8% - Metoda potong blok : metoda penambangan
15% abu pada analisa as received basis (ARB) terbuka batubara (block cut method) dimana
(lihat as received basis). pemotongan blok awal dari tanah penutup
Medium bands : batubara dengan bahan garis- dilakukan dengan tinggi sisi galian kearah
garis vitrain sedang yakni dengan ketebalan kemajuan tambang (high-wall) minimal/terbatas,
2mm – 5mm. dan sedapat mungkin dilakukan disekitar
Medium-sulfur coal : batubara berkadar abu petengahan wilayahizin penambangan. Metoda
sedang yakni 1% sampai kurang dari3% ini memudahkan reklamasi dengan urugan
belerang pada analisa as received basis (lihat bekas galian.
as received basis). Metric ton : unit berat metrik sama dengan
Medium-thick seam : lapisan batubara dengan 1000 kilogram.
ketebalan sedang yakni lebih besar dari 5m 1 metrik ton sama dengan 1,1023 short ton dan
sampai 10m. 0.9842 long ton. Metrik ton disebut juga dengan
Member : anggota (bagian) dari formasi geologi tonne.
dengan litologi yang jelas (berbeda dari lainnya). Millisecond delay : bahan pelambat (delay
Mesin pemotong : mesin pemotong ditambang element) pada detonator dengan waktu
dalam yang biasanya adalah pemotong berputar peledakan dinyatakan dalam seperseribu detik
(millisecond).
21
Minable : dapat/menguntungkan secara kebakaran tambang atau adanya gas-gas
ekonomis/ secara teknologi pertambangan untuk berbahaya dalam tambang batubara.
di tambang. Bahan galian yang dapat ditambang Mine-run coal : batubara yang sudah di
secara ekonomis sesuai teknologi saat ini dan tambang termasuk batubara yang telah diangkut
sesuai dengan ketentuan/peraturan dan ditumpuk ditempat penumpukan sebelum
pertambangan dan lingkungan. digerus atau diolah lebih lanjut. Mine-run coal
Minable reserve : cadangan batubara (jumlah sama dengan batubara ROM (run of mine).
batubara dalam tanah) yang dapat ditambang Mine sample : conto tambang (sampel
langsung sesuai perhitungan teliti. Secara tambang) yaitu conto yang diambil di tambang
umum tebal batubara pada perhitungan jumlah biasanya dari permuka tambang dalam batubara
cadangan adalah minimal sekitar 30cm – 40cm, atau dari tambang batubaraterbuka.
tetapi di Indonesia ketebalan batubara untuk Mine sequence : rencana urutan pekerjaan
perhitungan cadangan paling sedikit 50cm. penambangan guna mencapai operasional yang
Pada lapisan berganda tergantung ketebalan optimal dan kemajuan tambang sesuai dengan
lapisan penutup serta ketebalan lapisan batu desain atau peta.
diantara lapisan-lapisan batubara (interburden). Mining : pertambangan atau penambangan
Mine Design : gambar rencana atau rancang yakni kegiatan pengambilan bahan galian atau
bangun tambang dan disposal dalam periode mineral bermanfaat dari kulit bumi secara
tertentu. terbukamaupun dari kulit bumi (tambang dalam).
Mined land : tanah bekas pertambangan Pertambangan termasuk proses pembuangan
terbuka yang telah berubah bentuyk dari bentuk tanahuntuk mengupas batubara,bahan galian
asli akibat operasi penambangan dan reklamasi. dan atau bahan galian berharga secara terbuka
Mine drainage : penyaliran atau penirisan ataupun membuang tanah dalam operasi
tambang (pengeluaran air dari tambang) dan penggalian lubang/terowongan menuju tempat
adakalanya diartikan dengan sempit sebagai bahan galian.
pengeringan tambang. Pengaliran termasuk Mining accident : kecelakaan yang terjadipada
pekerjaan pembuatan saluran pembuangan, kegiatan pertambangan. Di Indonesia
penyediaan pompa, pemompaan air keluar kecelakaan tambang didefinisikan sebagai
tambang atau kekolam penampungan dan atau kecelakaan pada kegiatan pertambangan yang
kolam endap. mencederai pekerja tambang, benar-benar
Mine plan : perencanaan secara rinci terjadi, (tidak kecelakaan yang disengaja) terjadi
termasuk desain geometri penambangan, jalan- pada gilir kerja, dan berhubungan dengan
jalan tambang dan seluruh teknik tambang. pekerja tambang, kecelakaan tambang dalam 3
Rencana/rancangan tambang meliputi kategori ; kecelakaan ringan, kecelakaan berat
perhitunagan alat-alat berat, pengolahan dan kecelakaan (berakibat) mati.
batubara bahan galian lain. Pemilihan metoda Mining condition : kondisi geokimia, geoteknik,
penambangan, peralatan dan perhitungan dan lingkungan yang dapat membatasi kegiatan
kondisi setempat termasuk kedalam pertambangan.
perencanaan tambang. Mining engineering : teknologi
Mineral bawaan : bahan mineral dalam pertambanganyang merupakan suatu cabang
batubara yang terbenuk pada batubara sejak tekhnologi yang khusus mempelajari atau
proses pembentukan batubara. bahan mineral melaksanakan segi-segi teknik pertambangan
ini terbawa bersama sisa-sisa tumbuhan yang mencakup eksplorasi, perencanaan,
pembentukbatubara yang mengandung zat besi, pemilihan hasil tambang dan lingkungan
fosfor, belerang, kalsium dan magnesium. pertambangan.
Mineral matter : bahan anorganik padat Mining environment : lingkungan
didalam batubara. pertambangan, yaitu keadaan lingkungan hidup
Mineral-matter-free basis : disingkat denagan diwilayah pertambangan yang dapat
MMFB yang berarti analisa conto (sampel) memberikan dampak positif maupun dampak
batubara dengan asumsi kandunagan seluruh negatif terhadap lingkungan pertambangan dan
bahan mineralnya telah dikeluarkan. Analisa sekitarnya. Untuk meminimalkan dampak negatif
basis MMF ii digunakan untuk menentukan dan memaksimalkan dampak positif,
derajad batubara. perusahaan petambangan harus memiliki
Mine rescue : usaha atau organisasi pada dokumen Analisis Mengenai Dampak
tambang dalam batubara atau tambang bahan Lingkungan (AMDAL) dan melaksanakan
galian lainnya bertu juan untuk menyelamatkan ketentuan-ketentuan sesuai AMDAL.
pekerja tambangpada waktu terjadinya Mining interest : lapisan batubara disekitar
kecelakaan tambang (keadaan darurat lapangan penyelidikan yang memiliki kualitas
tambang). dan kuantitas yang layak untuk dipertimbangkan
Mine-rescuer : alat pernafasan pada udara penambangannya.
tambang yang mengandung karbon-monoksida Mining method : metoda penambangan, yakni
(CO) yang disimpan dalam kotak logam, sistem penambangan yang dipakai untuk
biasanya digantungkan pada ikat pinggang pengembangan/eksploitasi lapisan batubara.
pekerja tambang batubara yang digunakan pada pemilihan metoda penambangan terutama
peristiwa kecelakaan tambang seperti tergantung pada kualitas, bentuk, kuantitas,
22
kedalaman lapisan batubara, prasarana yang Monthly Production Plan : rencana produksi
diperlukan serta ketersediaan modal. bulanan (penjabaran/pembagian dari rencana
Mining sequence : gambar rencana urutan tiga bulan/quarterly plan) yang mencakup
pekerjaan penambangan guna mencapai rencana aktivitas, target produksi, rencana
operasional yang optimal dan kemajuan peralatan dan gambar desain tambang.
tambang sesuai dengan desain atau peta. Mooring : jangkar atau rantai pemberat dilaut
Mining system : istilah umum untuk cara untuk tempat tertambat tongkang atau kapal
pendekatan dalam kegiatan pengembangan batubara atau bahan angkutan laut lainnya.
pertambangan termasuk cara pembuangan Mooring buoy : sejenis pelampung untuk
tanah, ekstraksi batubara dan bahan galian tempat mengikatkan mooring (lihat mooring).
lainnya, pemilihan peralatan, pengolahan MOR : singkatan dari Monthly Operator Report,
hasilpenambanga, pengangkutan dan kegiatan yaitu tool untuk menilai, mencatat, melaporkan
terkait. Sistem dibagi atas dua kategori utama kinerja operator yang dibuat oleh atasannya
yakni metoda tambang permukaan (tambang langsung dan bersifat obyektif. Parameter MOR
terbuka), dan tambang dalam (tambang bawah adalah Versatility, Machine Application, Safety,
tanah). Daily Report, Dicipline dan Cooperative.
Misfire : bahan peledak apabila telah diisikan Mother Vessel : Alat angkut muatan curah
ke dalam lubang bor tidak mau meledak, yang kering atau dry bulk cargo untuk proses
disebabkan dari bahan peledaknya sendiri, pengiriman komoditas dari port ke port,
sumbu api/ledak atau kawat penghantar. umumnya untuk pengiriman antar Negara.
MMR : singkatan dari Monthly Mecchanic Mottling : bercak-bercak warna atau bercak
Report, yaitu tool menilai, mencatat dan seperti gosong berselang-seling dengan warna
melaporkan kinerja mekanik yang dibuat oleh dominan permukaan batubara.
atasannya langsung. Penilaian meliputi aspek Mountain top removal : salah satu metoda
prestatif dan non prestatif. penambangan batubara terbuka yang biasanya
Moist coal : batubara yang mengandung berskala kecil dimana seluruh tanah penutup
kelembaban (kelengasan) alamiah (batubara batubara dibuang sehingga praktis seluruh
pada tumpukan) tetapi tidak termasuk lapisan batubara dapat diambil. Tanah kupasan
kandunagan kelembaban yang kasat mata. (limbah) dibuang kelembah-lembah sekitarnya
Moist, mineral-matter-free basis : analisis teoritis sehingga metoda ini disebut mountain top
terhadap conto (sampel) batubara yang dihitung removaland valley fill.
berdasarkan hasil analisis data dengan asumsi MSHA : singkatan dari mining safety and health
bahan mineral telah dikeluarkan dan administration dilingkungan Departemen Tenaga
kelembaban alamiah masih terkandung. Analisis Kerja Amerika Serikat yang mengatur dan
dengan basis moist MMFB ini digunakan untuk mengawasi pelaksanaan peraturan keselamatan
menentukan derajad batubara (coal rank). kerja tambang di Amerika Serikat. Ketentuan
Moisture content : kadar lengas (kadar dan sistem pengawasan MSHA banyak dipakai
kelembaban/kadar air) yaitu kandungan air sebagai acuan oleh institusi pertambangan dan
permukaan dan atau air tertambat pada perusahaan-perusahaan pertambangan di
batubara dan bahan galian lain. Air 105ºC. Indonesia dalam rangka pencegahan
kandungan (kadar) lengas (kelembaban/air) kecelakaan tambang serta pemeliharaan
dalam persen adalah berat air (kelembaban) kesehatan pekerja tambang.
yang dikandung dibagi berat kering dikali 100 Mud : lumpur atau suspensi pemboran putar
(lihat lengas bawaan). (lihat lumpur pemboran).
Moisture holding capacity : kemampuan Mud Pond : Kolam Penampungan lumpur.
mengikat air (kelembaban/kelengasan) yakni Mudrock : batuan lumpur yaitu batuan
kandungan air dalam batubara dalam keadaan sedimen berupa batu lumpur atau serpih. Istilah
setimbang pada udara jenuh air. Tingkat batuan lumpur juga dipakai bila belum ada
kemampuan mengikat air dipakai sebagai kepastian nama batu yang diperoleh pada
parameter pada klasifikasi derajad batubara percontoan (sampel pemboran atau sampel
tertentu. eksplorasi lainnya) apakah batu lumpur atau
Moisture in air-dried coal : kelengasan serpih.
(kelembaban/kadar air) pada batubara yang Mudstone : batu lumpur berwarna abu-abu
kandungan air bebasnya (kelembaban yang dikenal luas sebagai batuan penutup
permukaan) telah dihilangkan. Istilah ini juga lapisan batubar pada tambang-
berarti kandungan air yang tetap berada dalam tambangbatubara terbuka.
batubara setelah batubara dikeringkan dengan Muka : disebut juga permuka yaitu tempat
cara baku (sama dengan lengas ekstraksi batubara atau bahan galian lain
bawaan/inherrent moisture). khususnya yang masih aktif. Kadang-kadang
MOLOO : singkatan dari more or less in disebut front (front tambang).
owneroption, yaitu berat (tonase) muatan lebih Multi-brand coal : batubara yang dipasarkan
kurang 10% dari yang dicantumkan (dalam dengan berbagai nama lokal produksi dari suatu
kontrak) dan ditentukan oleh pemilik tambang batubara. multi brand juga berarti
kapal/pembeli. batubara yang dihasilkan dan dipasarkan oleh

23
tambang Multi Harapan Utama di Bloro, bentuk partikel material. Lereng alami ini disebut
Kabupaten Kutai, Provinsi Kalimantan Timur. juga angle of repose (sudut mantap). Untuk
Multiple entries : jalan masuk berganda ke batubara berbutir halus hasil penggerusan
tambang dalam terdiri dari 4 – 8 lubang masuk danpenyaringan terutama dalam keadaan
sejajar yang digunakan untuk jalan keluar lembab sudut mantap pada tumpukan dari
masuk pekerja, peralatan, jalan keluar hasil jatuhan ban berjalan dapat melebihi 39º.
tambang, tempat pipa-pipa dan untuk NEC : singkatan dari net effective calories, sama
peranginan. dengan net calorific value (lihat net calorific
Multiple lifting : cara penambangan lapisan value).
batubara yang sangat tebal, lebih 4 meter Net calorific value : nilai kalori bersih batubara,
ditambang dalam dengan memotong 2 atau yaotu nilai kalori dihitung dari nilai kalori kotor
lebih lapisan yang dimulai denagan memotong (gross calorific value) dengan asumsi bahwa
bagian atas terlebih dahulu. Umumnya cara ini kandungan airnya berada dalam bentuk uap.
dapat dilakukan hanya untuk sistem lubang Disebut juga nilai panas bersih pada
buka (longwall). pembakaran batubara atau nilai kalori yang
Multiple-seam mining : penambangan lapisan bermanfaat dalam ketel uap PLTU.
berganda, yaitu penambangan dua atau lebih Net calorific calories : sama dengan net
lapisan batubara yang biasanya berdekatan satu calorific value (lihat net calofic value).
dengan lainnya agar menguntungkan. Bila Net heat of combustion : panas bersih yang
penambangan hanya hanya untuk satu lapisan dihasilkan pada pembakaran batubara, bahan
batubara tidak akan menguntungkan. bakar padat atau bahan bakar cair.
Mulut tambang : tempat (terdekat dari ititk) Nilai kalori : tenaga panas dalam satuan kalori,
keluarnya produksi batubara dari permuka yaitu umlah panas yang dihasilkan (dibebaskan
tambang. Istilah ini semula hanya dipakai pada ) bila satu unit (satuan) berat atau unit isi bahan
mulut tambang dalam yang sangat dekat bakar dibakar habis (lihat kalori).
dengan pembangkit listrik yang memakai Nilai kalori bersih : nilai kalori batubara yang
batubara sebagai bahan bakarnya, tetapi dianalisa atas conto (sampel) sebagaimana
kemudian dipakai juga untuk tambang batubara diterima di laboratorium. Lihat as-received dn
terbuka. Istilah ini adalah terjemahan dari kata NAR.
mne mouth. Nilai kalori kotor : nilai kalori batubara yang
Munjung : bentuk muatan dalam truk atau dianalisa atas conto (sampel) sebagaimana
gerobak yang tingginya melebihi tinggi/sisi diterima di laboratorium dalam keadaan tertentu
badan alat angkut itu. Truk batubara atu tanah yang diterima oleh pembeli (sama dengan
buangan biasanya muatannya munjung dan GAR).
umumnya berakibat ceceran dijalan angkut Nilai kekerasan : nilai kekerasan untuk
(berakibat pencemaran). mengukur keras-lembutnya batubara bila
N : singkatan dari nitrogen, yaitu zat yang selalu digerus (sama dengan HGI) (lihat HGI).
terdapat pada batubara dan dianalisis (dalam Nilai mulai bebas: sama dengan free swelling
analisis proksimat) untuk keperluan index (FSI) (lihat FSI).
pengetahuan sifat gas yang timbul pada Nilai panas : sama dengan nilai kalori (lihat nilai
pembakaran batubara. kalori dan kalori)
NAB : singkatan dari nilai ambang batas, yakni Nisbah kupasan : Perbandingan jumlah tanah
angka tertinggi dari suatu parameter kupasan penutup batubara dalam satuan meter
pencemaran yang bila dilampaui merupakan kubik padat (lihat BCM) yang harus dibuang
pencemaran yang melanggar ketentuan. untuk menghasilkan 1 ton batubara. Dapat
NAR : singkatan dari net as-received, yaitu nilai disebut juga dengan rasio kupasan (dengan
(kalori) bersih dari conto batubara yang batubara) pada tambang batubara terbuka.
dianalisis dilaboratorium dan merupakan nilai Nisbah kupasan ekonomis : Nisbah kupasan
kalori gross air dried (lihat GAD) disesuaikan dalam bentuk nilai biaya/nilai uang yang
dengan pengurangan unsur hidrogen. dihasilkan secara menguntungkan.
Native : batubara yang asli (alami) Noncombustible coal : batubara atau lapisan
yang masih berada di dalam kerak bumi dan batubara yang tidak dapat terbakar pada suhu
sering diartikan juga sebagai batubara yang pembakaran normal atau sekali terbakar.
terbentuk atauterdapat ditempat dimana Noneconomic coal : batubara atau lapisan
tumbuhan asalnya tumbuh. batubara yang tidak menguntungkan bila
Natural erosion : erosi alami, yaitu pengikisan ditambang biasanya karena kualitasnya terlalu
permukaan tanah oleh aliran air, es atau bahan- rendah, cadangannya terlalu kecil atau terdapat
bahan alam lainnya akibat gejala alam seperti dalam dikerak bumi.
iklim tumbuhan, pasang surut air laut dan Nonel : Singkatan dari non electrik yaitu bahan
sebagainya. peledak yang bahan dasarnya biasanya adalah
Natural slope : lereng alami, yaitu sudut nitrogliserin atau ammonium nitrat yang
maksimal dari tanah atau tumpukan material diledakkan dengan detonator tanpa erus listrik.
dinana tidak terjadi gelindingan. Sudut ini Dapat juga berarti detonator yang disudut
umumnya minimal 30º dan maksimal 39º dengan kabel yang diisi dengan bahan peledak
tergantung sifat material, kelembaban dan (bukan dengan kabel arus listrik), juga dapat
24
berarti kabel peledak yang menyulut detonator batubara yang terlatih. Operator dapat juga
tanpa arus listrik. berarti organisasi atau perusahaan yang
Non-permissible : bahan peledak dengan api mengoprasikan pertambangan batubara.
peledakan tinggi, dengan bahan utama Operators permit : Kartu izin mengemudikan
nitrogliserin dan tidak diperbolehkan dipakai alat-alat berat dan kendaraan diwilayah proyek
untuk peledakan ditambang dalam batubara. pertambangan (diwilayah izin kuasa
Non-renewable resource : Sumber alam yang petambangan, kontrak karya atau wilayah
tidak terbarukan. Batubara dan bahan galian perjanjian karya pengusahaan pertambangan
tambang lainnya termasuk minyak bumi dan gas batubara) yang dikeluarkan oleh pimpinan
semuanya termasuk sumber daya alam tidak perusahaan atau kepala teknik tambang.
terbarukan. Disebut juga operation permit atau surat izin
Non-wasting resource : sama dengan sumber mengemudi di perusahaan (SIMPER). (lihat
daya alam yang tidak terbarukan (Non- SIMPER).
renewable resource). Organic ash : abu organik yakni abu yang
NOR : Singkatan dari notice of readiness, yaitu berasal dari tumbuhan yang tidak dapat
pemberitahuan dari kapal (kapten) bahwa kapal terbakar. Pada pembakaran batubara abu ini
siap dimuat atau dibongkar muatannya. akan terbawa oleh gas atau jatuh dibagian
Normal erosion : Erosi berangsur-angsur yang bawah ketel uap. Abu organik merupakan
terjadi pada lahan yang digunakan dan tidak sebagian dari abu batubara.
melebihi tingkat erosi alam. Organic matter : bahan organik yang berarti
NQ : simbol ukuran garis tengah conto inti bor bagian kecil dari tanah,sisa tumbuhan atau
dan ukuran lubang bor yaitu masing-masing hewan yang terdapat pada batubara akibat
47,6 mm dan 75,7 mm. proses dekomposisi bahan-bahan tersebut dan
O : Singkatan (rumus kimia) dari oksigen dan proses pembatubaraan.
merupakan unsur terbanyak terkandung dalam Organic sulfur : belerang organik (lihat
batubara selain unsur C (karbon). belerang organik).
OB : singkatan dari Over Burden, yaitu lapisan Original joint survey : aktivitas bersama
tanah (batuan) yang menutupi lapisan batubara. dengan customer dalam pengukuran atau
sering disingkat dengan O/B.Bila Over Burden pemetaan lahan asli (original) pada area yang
telah digali diangkat dan dibuang disebut waste akan ditambang.
(limbah). Other deposits : lapangan-lapangan batubara
OBO : singkatan dari ore bulk oil, yaitu kapal yang dipandang memiliki potensi sebagai
serbaguna yang dapat mengangkat batubara, sumber batubara dunia tetapi dalam jangka
bahan galian lain dan bahan bakar minyak. panjang dianggap tidak akan berperan penting
OC : singkatan dari open cast atau open cut, dalam penyediaan batubara dunia menurut
yaitu sistim tambang terbuka batubara atau penilaian Badan Energi International, London.
bahan galian lain (singkatan ini tidak umum). Outcrop : bagian lapisaan batubara, bahan
(lihat open cast dan open cut). galian lain atau batuan tersingkap dipermukaan
Oksidasi : reaksi antara oksigen dengan unsur karena proses geologi seperti pengangkatan
senyawa kimia lainnya yang terjadi secara alami permukaan bumi atau akibat perbuatan
atau reaksi yang sering dilakukan dengan manusia.
panambahan oksigen juga berarti proses Outreach : jangkauan dari alat muat atau alat
pelepasan elektron dari atom-atom dan ion. bongkar muatan dari pelabuhan keatas badan
Opencut : tambang permukaan atau kapal.
tambang terbuka lawan dari tambang dalam Outslope : sisi penggalian tanah penutup pada
(Underground mine). Open cut sebenarnya tambang terbuka yang berada berlawanan
sama dengan open cast dan open pit, tetapi dengan sisi penggalian arah kemajuan tambng.
open cut merupakan tambang permukaan yang Dapat juga berarti sisi tumpukan limbah
mukaannya dibiarkan tetap terbuka. kupasan atau tanggul dengan kemiringan
Open pit : sama dengan open cut dan open kearah bawah.
cast tetapi lebih menekannkan tambang terbuka Outwash : bahan-bahan mineral yang diangkut
untuk lapisan batubara atau bahan galian yang oleh aliran air dari permukaan yang tinggi
relatif lebhi dangkal dari tambang open cut. ketempat yang lebih rendah.
Operating contour map : peta perencanaan Out break : batuan yang ikut meledak diluar
tambang yang berisi rancangan tambang, kontur batas yang direncanakan pada pemboran dan
batubara, lokasi dan keterangan lubang bor dan peledakan akibat kesalahan pola
sebagainya. pemboran/peledakan atau kelebihan pengisian
Operating map : sama dengan peta bahan peledak.
perencanaan tambang. Out Crop : Singkapan batu bara / ujung atas
Operating : Kemudahan, bangunan, pabrik dan batu bara yang terlihat langsung tanpa ada
jalan-jalan yang terkait/digunakan untuk peroses tanah (material) penutup.
produksi, tambang, pengangkutan dan Overall slope : Kemiringan total dari beberapa
pengolahan hasil penambangan batubara. slope yaitu dari crest tertinggi sampai toe yang
Operator : Pengemudi, khususnya paling terdalam.
pengemudi alat-alat berat pertambangan Overburden : kepanjangan dari OB (lihat OB).
25
Overburden fill : kupasan tanah penutup Para bituminous : batubara bitumen yang
lapisan batubara yang digunakan untuk mengandung 84% - 87% karbon dan 5% - 5.8%
pengurugan (reklamasi) lahan yang digali untuk hidrogen (DMMF).
penambangan batubara. Parr formula : rumus (formula) sederhana untuk
Overburden isopach : garis sama tebal, yukni menentukan jumlah kandungan bahan mineral
garis (kontur) yang menghubungkan titik-titik dalam batubara yang diperkenalkan oleh Parr,
yang mempunyai ketebalan tanah penutup yaitu MM (mineral matter %) = 1.08 A + 0.55 S
(overburden) yang sama. Garis ini dibuat dan (semua dalam ADB), diman A adalah abu (%)
diperlukan untuk perencanaan tambang dan S adalah sulfur dalam abu batubara yang
batubara. dihitung dengan rumus S (%) = (% SO dalam
Overburden ratio : nisbah tanah penutup, yakni abu x 0.40 x% abu) / 100.
perbandingan antara tanah penutup dengan Parr’s classification of coal : klasifikasi
batubara. istilah ini ditekankan pada saat batubara menurut Parr, yaitu pembagian kelas
eksplorasi atau sebelum penambangan yang batubara berdasarkan analisis proksimat dan
berbeda dengan nisbah kupasan. Satuan nilai kalori dalam basis DAF.
perbandingan sama., yakni BCM tanah (batuan) Particle-size analysis : proses untuk
/ ton batubara. memperkecil ukuran butiran batubara atau
Overcast : jembatan peranginan (ventilasi) bahan padat lainnya dengan cara penyaringan
untuk memisahkan aliran udara masuk (udara atau pemilahan butiran halus dengan
bersih) dan udara keluar tambang dalam (udara menggunakan alat khusus seperti centrifuge,
kotor). turbidimeter dan sebagainya.
Overshoot : peledakan batuan atau lapisan Particle-size reduction : prises untuk
batubara dimana pemakaian bahan peledak memperkecil ukuran batubara atau bahan padat
terlalu banyak (jarak antara lubang bor dan atau lainnya dengan penggerusan.
burden terlalu kecil) sehingga hasil ledakan tidak Particulate : partikulat yaitu material seperti
baik (powder faktor/faktor peledakan, yaitu debu berupa bahan yang sangathalus dan dapat
perbandingan antara berat bahan peledak terbawa udara akibat proses penambangan,
dengan berat/volume material yang diledakkan pengolahan, pengangkutan, peledakan dan
lebih besar). sebagainya, termasukdebu hasil pembakaran
Oxy coal : batubara dengan sifat kilap tertentu batubara di dalam pembangkit/pusat listrik
dalam proses oksidasi sebelum pembakaran tenaga uap. Partikulat merupakan bahan
(oksidasi tahap ketiga). Oxy coal terdiri dari pencemar udara yang sangat berbahaya
istilah dalam riset (percobaan di laboratorium) berukuran sekitar 1 mikron – 10 mikron.
sifat-sifat mikroskopis dan tidak terdapat dialam. Parting : lapisan tanah atau batuan yang relatif
Paleoenvironment : tempat dan lingkungan tipis dibanmding dengan tebal batubara yang
prosese geologi terjadinya endapan batuan. terdapat di dalam lapisan batubara dan
Paleogeography : geography masa purba. biasanya dapat menempel pada batubara yang
Paleopalynology : ilmu palynology digali (ditambang).
Zaman/masa purba (lihat palynology). Paru hitam : penyakit paru yang disebabkan
Palet : tempat untuk menumpuk karung berisi oleh debu halus termasuk debu batubara yang
bahan peledak yang terbuat dari papan. diendapkan dalam paru. Disebut juga
Palu geologi : palu berbentuk khusus yang pneumoconiosis atau black-lungs.
digunakan dalam penyelidikan geologi Pasca tambang : keadaan setelah suatu
dilapangan untuk memecahkan batuan. penambangan dihentikan utamanya karena
Panamax : kapal pengangkut batubara atau batubara atau bahan galian lainnya yang layak
kargo lainnya dengan daya angkut sekitar 60000 tambang sudah habis atau secaraa tekhnologi
ton . istilah ini disebut juga panamax zise, yang dan ekonomi tidak layak ditambang,.
berasal dari kata Panama (terusan panama) Pasiran : pekerjaan untuk memasukkan lumpur
yang dapat dilalui kapal dengan daya angkut pasir kedalam blok penambangan batubara
sekitar 60000 ton atau 60000 DAT. yangtelah selesai diekstraksi untuk mencegah
Panas kotor pembakaran :sama dengan nilai penurunan tanah (ambrukan tanah)
kalori kotor (gross calorific value) (lihat nilai dipermukaan. Istilah ini dikenal lokal ditambang
kalori kotor). batubara Ombilin, Sawahlunto.
Panas pembakaran : jumlah panas yang Passing : jumlah kali pengisian yang dilakukan
dihasilkan oleh batubara pada pembakaran alat muat ke alat angkut hingga penuh (full
sempurna yang dinyatakan dalam unit kalori capacity).
atau BTU. Pebble coal : batubara kerakal, yitu batubara
Panel : blok penambangan batubara berukuran dengan bentuk butiran bundar akibat proses
kecil sekitar 50m x 100m sampai berukuran pelekatan bahan-bahan batubara.
besar 200m x 700m pada tambang dalam yang Pelaksana Inspeksi Tambang : petugas ahli
dibatasi oleh lubang masuk (lubang tempat ban keselamatan dan kesehatan kerja tambang yang
berjalan) dan lubang keluar material atau lubang diangkat oleh Menteri atau Direktur Jenderal
angin keluar (dibatasi oleh main gate dan tail atas nama Menteri Energi dan Sumber Daya
gate). Mineral untuk melaksanakan inspeksi tambang

26
dan melakukan tindakan-tindakan yang perlu penambangan konvensional adalah sistem
sesuai peraturan. tambang terbuka dengan penggunaan alat berat
Pelapukan : perubahan warna, tekstur, truk-shovel.
komposisi dan bentuk dari suatu batuan atau Pencemaran : penurunan mutu lingkungan
bahan lainnya yang terbuka akibat reaksi karena kegiatan penambangan atau kegiatan
dengan unsur-unsur udara termasuk unsur lainnya dan kegiatan manusia.penurunan mutu
penyinaran matahari. lingkungan hidup termasuk perubahan kimia,
Pelapukan batubara : proses penghancuran fisik ataupun biologi yang terjadi atas tanah,
batubara secara perlahan-lahan ditempat udara, air misalnya perubahan warna, bentuk,
penumpukan akibat reaksi dengan udara. rasa, bau, kekeruhan, suhu, jumlah dan
Pelapukan menyebabkan sekitar 20% batubara sebagainya yang akhirnya berdampak terhadap
hancur (menjadi batubara halus) sehingga kesehatan serta keselamatan manusia, fauna
mempetinggi risiko pembakaran dan flora.
spontantumpukan batubara. Penetrometer : alat berbentuk batang (pipa)
Peldon : sejenis batu pasir keras dengan bentuk yang digunakan untuk mengukur konsistensi
pecahan seperti kerang yang terdapat pada (kuat-tekan) batuan termasuk batubara. alat ini
pengendapan batubara. dapat dipergunakan untuk mengukur kekuatan
Peledakan batubara : peledakan lapisan lapisan batubara dan untuk mengetahui alat
batubara yang terlalu keras untuk dibajak yang sesuai dalam penambangan.
dengan ripper. Peledakan umumnya dilakukan Penetrometer membariakn bacaan tekanan
setelah batubara dikupas tetapi dapat juga yang diperlukan untuk menembus lapisan
dilakukan sekaligus dengan peledakan batuan batubara atau grafik beban penetrasi alat
penutup dengan tekhnik peledakan khusus terhadap lapisan batubara.
ditambang batubara terbuka. Ditambang dalam Pengisian lembah : sistem penambangan
peledakan lapisan batubara dilakukan diperka batubara terbuka dimana tanah penutup lapisan
tambang yang berbentuk dinding pejal batubara. batubara digali dan dibuang kelembah-lembah
Pembersihan batubara : pencucian batubara dekat dengan lokasi penggalian. Dapat juga
dengan mesin cuci. Dapat juga berarti pekerjaan secara umum berarti pengisian lembah dengan
membuang bagian batubara yang tercemar bahan-bahan non-pertambangan dengan
karena oksidasi atau sisa batuan penutup kemiringan sisi urugan lebih dari 20º.
sebelum diekstraksi. Pengotor : bahan alami pada lapisan batubara
Pemboran eksplorasi : pemboran yang yang mengurangi nilai/kualitasnya seperti abu,
dilakukan untuk penyelidikan geologi lanjutan belerang dan sebagainya.
terutama untuk menemukan lapisan batubara Penyangga : bahan yang digunakan untuk
atau bahan galian lainnya, bentuk, kemiringan, menyangga lubang-lubang tambang dalam
kedalaman, ketebalan lapisan dan jenis-jenis untuk menghindarkan penurunan dan
batuan diatas maupun dibawah lapisan-lapisan ambruknya atap atu dinding lubang. Alat
bahan galian. Pada dasarnya pemboran hanya penyangga pada awalnya hanya terbuat dari
menghasilkan lobang terbuka atau conto kayu, kemudian besi atau baja, beton kemudian
(sampel) untuk penelitian. penyangga modern berbentuk pipa hidrolik dan
Pemboran formasi : pemboran dengan tujuan baut-batu.
penentuan struktur petroogi dan pencirian Penyelidikan umum : penyelidikan
geologi untuk batuan penutup dan lapisan- pendahuluan secara geologi atas suatu wilayah
lapisan batuan dibawah lapisan batubara atau izin pertambangan untuk tujuan mengumpulkan
bahan galian lainnya. data awal mengenai adanya endapan bahan
Pemboran prospeksi : pemboran eksplorasi galilan dan menentukan apakah selanjutnya
untuk menyelidiki batuan atau bahan galian perlu penelitian secara rinci.
lainnya. Penyiapan batubara : preparasi atau proses
Pemprosesan insitu : proses untuk pengolahan batubara kasar hasil penambangan
menghasilkan bahan bakar ditempat bahan (batubara ROM) agar siap dijual (memenuhi
galian itu terdapat tanpa penambangan. Proses persyaratan permintaan pasar). Penyiapan
itu biasanya dilakukan untuk batubara atau dapat terdiri dai penggerusan dan penyaringan
serpih minyak. tetapi seringkali terdiri dari penggerusan,
Penambangan kontur : metoda tambang penyaringan dan pencucian tergasntung pada
terbuka untuk tambang batubara pada daerah jumlah serta jenis pengtor batubara.
berbukit. Pengupasan batuan penutup dilakukan Percentage of extraction : bagian (porsi,
secara terbatas mengikuti kontur bukit. Setelah persentasi) batubara yang dapat
bukit selesai di tambang, penambangan ditambang/diekstraksi dari tambang.
selanjutnya diubah dengan sistem tambang Percentage log : log hasil pemboran
terbuka lainnya. menyatakan porsi (persentasi) setiap jenis
Penambangan konvensional : sistem batuan pada lubang bor.
membangun yang terdiri dari penggalian Perconto otomatis : peralatan pengambilan
batubara, pemboran lubang peledakan, conto batubara atau material lainnya dari ban
pemuatan batubara hasil peledakan dan berjalan secara otomatis dan berkala. Dalam
penyanggaan atap lubang. Sekarang sistem bahasa inggris disebut automatic sampler atau
27
mechanical sampler. Peralatan ini biasanya eksplorasi, eksploitasi pengolahan dan
harus memenuhi persyaratan internasional pemurnian serta pengangkutan dan penjualan.
seperti misalnya persyaratan menurut ASTM. Peta dasar : peta bersisi keterangan-
Peres : muatan dalam truk atau mangkuk alat keterangan tertentu untuk pembanding atau
gali yang tepat penuh pada bak/mangkuk truk korelasi geografi dan digunakan sebagai peta
alat gali. Dalam bahasa inggris disebut struck. acuan untuk kegiatan lebih rinci.
Performance bond : jaminan biasanya dalam Peta iso-ash : peta berisi garis-garis yang
bentuk uang atau surat-surat berharga yang menghubungkan titik-titik dengan kadar abu
dikeluarkan oleh bank sebagai jaminan batubara sama.
kesungguhan atas suatu kewajiban atau ikatan Peta iso-cal : peta berisi garis-garis yang
perjanjian kontrak. Tergantung kepada bentuk menghubungkan titik-titik dengan nilai kalori
dan fungsi jaminan-jaminan itu dapat dicairkan batubara yang sama.
bertahap sesuai kemajuan pemenuhan Peta iso-carbon map : peta berisi garis-garis
kewajiban atau sekaligus(lihat jaminan yang menghubungkan titik-titik dengan kadar
reklamasi). (kandungan) karbon tertambat (fixed carbon)
Perimeter drainage : saluran penyaliran yang yang sama.
dibuat di luar dari batas-batas areal tambang, Peta iso-cover : peta berisi garis-garis yang
yang maksudnya mencegah masuknya air menghubungkan titik-titik dengan penutup
limpasan dan air hujan ke dalam tambang. lapisan batubara sama (biasanya untuk
Peringkat batubara : klasifikasi batubara perencanaan tambang dalam).
menurut derajad/tingkat methamorfosis atau Peta iso-fluidites : peta berisi garis yang
tahapan pembentukan batubara dari lignit menghubungkan titik-titik dengan nilai kecairan
sampai antrasit. Batubara dengan peringkat yang sama.
lebih tinggi ditentukan menurut kandungan Peta iso-moists : peta berisi garis-garis yang
karbon tetambat, peringkat lebih rendah menghubungkan titik-titik dengan kadar air
ditentukan menurut nilai kaloronya. Secara (kelembaban/kelengasan) sama.
umum peringkat batubara disamakan dengan Peta iso-sulph : peta berisi garis-garis yang
jenis batubara atau kelas batubara. menghubungkan titik-titik dengan kadar
Perintah Kerja Harian (PKH) : dokumen yang belerang sama.
menjadi tanggung jawab dari Dept. Head Peta iso-swells : peta berisi garis-garis yang
kepada para Section Head dan Group Leader menghubungkan titik-titik dengan indeks muai
mengenai pekerjaan yang akan dilakukan sama.
selama selang waktu satu hari. Dokumen ini Peta iso-therms : peta berisi garis-garis yang
dikeluarkan setiap hari untuk periode 24 jam. menghubungkan titik-titik dengan nilai panas
Pada akhir shift Section Head membuat laporan sama.
kepada Dept. Head mengenai kemajuan Peta iso-vols : peta berisi garis-garis yang
pekerjaan yang disebut dalam PKH. menghubungkan titik-titik dengan kandungan zat
Permeability : kelulusan, yaitu ukuran terbang (volatile matter) sama.
kemampuan aliran air meresap kedalam tanah Peta iso-yield : peta berisi garis-garis yang
biasanya dalam satuan sentimeter perdetik. menghubungkan titik-titik dengan perolehan
Permissible : bahan peledakakan dengan nyala batubara bersih (hasil pencucian) sama.
rendah. Jenis bahan peledak ini digunakan Peta kualitas batubara : peta kontur yang
ditambang dalam bergegas dan berdebu. Bahan menunjukkan kualitas batubara untuk
peledak ini terdiri dari nitrogliserin dalam porsi menetukan daerah-daerah batubara yang paling
rendah, ammonium nitrat dalam porsi besar dan baik untuk ditambang . peta-peta kualitas
bahan garam (natrium klorida) sebagai peredam batibara antara lain peta iso-cal, peta iso-ash
api ledakan. dan sebagainya.
Permuka tambang : tempat kejadian Peti : akronim dari pertambangan tanpa izin,
pengupasan tanah penutup atau penggalian yaitu kegiatan eksploitasi bahan galian tanpa
batubara dan bahan galian baik pada tambang mengajukan/memiliki izin pertambangan, sering
terbuka maupun tambang dalam. Istilah ini dilokasi izin pertambangan pihak lain tanpa
sering disebut front tambag (front perencanaan serta praktek pertambangan yang
penambangan). lazim.
Persesaran : sistem sesar atau kumpulan sesar PH : simbol keasaman-kebasaan. Nilai PH
yang mempengaruhi lapangan batubara. dihitung dengan nilai aktivitas ion hidrogen.
Pertambangan in-situ : pemanfaatan batubara Angka PH 7 disebut netral yakni tidak bersifat
langsung ditempat (tanpa diekstraksi), biasanya asam dan tidak bersifat basa. Angka PH diatas
dalam bentuk pembakaran batubara dengan 7 menunjukkan sifat basa dan angka PH
cara khusus untuk menghasilkan panas, gas dibawah 7 bersifat asam.
dan tar. Photo geologi : penafsiran foto udara secara
Pertambangan rakyat : usaha pertambangan geologi. Lebih luas berarti ilmu dan
rakyat setempat secara kecil-kecilan dan penafsiranfoto udara untuk mengetahui kulit
dengan luas wilayah yang sangat terbatas yang bumi (geologo foto).
meliputi tahap kegiatan penyelidikan umum,

28
Physical weathering : pelapukan fisik dari Pit mining : tambang dimana bahan galian
batuan. Dapat juga diartikan sebagai keadaan digali pada tempat yang lebih rendah dari garis
kemantapan (stabilitas) batuan. permukaan tanah.
Picking slip : dokumen pengambilan barang Pit room : blok batubara yang dipersiapkan
dari Bin Location ke area Issuing yang dilakukan sebagai cadangan tempat produksi batubara
oleh picking & packing clerk dalam hal ini (tambang dalam) yang dioperasikan bila terjadi
Kepala Gudang Handak. hambatan pada blokproduktif aktif.
Piezometer : alat untuk mengukur tekanan air Pit service : pekerjaan-pekerjaan di tambang
pada lubang bor atau menentukan tinggi yang bersifat mendukung kegiatan produksi
permukaan air tanah. sehingga dapat berjalan secara efisien, efektif
PIL : singkatan dari penyajian informasi dan aman. Pekerjaan tersebut meliputi
lingkungan. Proses ini menurut ketentuan lama pekerjaan konstruksi dan perawatan jalan
diwajibkan bagi perusahaan pertambangan tambang, lighting tambang, konstruksi dan
sebagai kegiatan awaldalam rangka pembuatan perawatan system drainage, Pembersihan lokasi
dokumen AMDAL yakni sebelum pengajuan kerja (spoil handling) dan dewatering, perawatan
AMDAL. dan manajemen disposal serta pembuatan
Piling: aktivitas pengumpulan dan penumpukan bundwall.
kayu yang mempunyai nilai ekonomis. Pit slope : lereng (kemiringan) bukaan tambang
Pillar sample : conto batubara dalam bentuk yang dinyatakan dengan besarnya sudut dinding
blok berukuran lebar sekitar 30 cm –45 cm dan bukaan tambang yang diukur dari garis tegak
luas sekitar 450 cm. Conto diambil dilapisan dengan garis khayal yang merupakan garis yang
batubara dengan arah tegak lurus terhadap menghubungkan titik-titik teras tambang.
bidang pelapisan batubara. pengambilan conto Pitch : sudut kemiringan endapan batubara.
ini sulit dilakukan, mahal dan lama sehingga Pitch coal : nama lain dari glance coal dan
jarang dilaksanakan kecuali untuk tujuan analisa picurite (lihat glance coal).
kimia rinci. Plan : peta yang menunjukkan permuka
Pinch : bentuk penipisan atau lapisan batuan tambang, jalan-jalan tambang kemudahan
tertekan. Lapisan tipis ini biasanya muncul tambang lainnya termasuk struktur geologi
bersama urat batuan (vein), berada dilapisan dalam bentuk proyeksi datar.
atap atau lantai batubara. Planer : alat potong batubara
Pit : tambang terbuka atau penggalian dengan berbentuk bila baja yang dipasang pada
metoda tambang terbuka untuk mengambil penopang yang dapat dijalankan di atas
bahan galian atau mineral berharga. Dapat juga landasan (rel) . alat ini digunakan pada permuka
disebut khusus sebagai bukaan tambang lubang buka tambang batubara dalam. Alat ini
batubara dipermukaan atau bagian dari bukaan dianggap sudah usang dan digantiakan dengan
tambang di lapangan pertambangan batubara alat pemotong modern yakni shearer.
terbuka. Pit juga adalah singkatan dari Planning : perencanaan dan rancangan rinci
Pelaksana Inspeksi Tambang (lihat Pelaksana dari suatu pertambangan termasuk jalan-jalan
Inspeksi Tambang). tambang , permesinan dan kemudahan tambang
Pit boundary : batas (sekeliling) bukaan lainnya. Bagan tambang, pemilahan metoda
tambang biasanya dari garis singkapan penambangan serta alat-alat berat yang
batubara atau garis aal bukaan sampai disesuaikan dengan keadaan setempat juga
penggalian terakhir tidak termasuk tempat merupakan bagian dan perencanaan.
buangan kupasan tanah. Plant ash : sama dengan inherrent ash (abu
Pit coal : nama umum untuk batubara selain bawaan ) (lihat inherrent ash).
dari batubara coklat atau lignit. Plant fossil : sisa-sisa tumbuhan yang
PITDA : singkatan dari Pelaksana Inspeksi terawetkan dalam batuan biasanya dijumpai
Tambang Daerah, yakni Pelaksana Inspeksi dalam bentuk lapisan sangat tipis akibat proses
Tambang yang berkedudukan di daerah provinsi penekanan sisa dedaunan.
(berstatus pegawai kantor dinas pertambangan. Plimsoll Line : Nama lain untuk tanda muat
Pit inventory : cadangan batubara yang telah musim panas (summer load mark).
dibuka siap untuk diproduksikan. Cadangan ini PLTGU : singkatan dari Pusat Listrik Tenaga
biasanya disebutkan pada akhir kegiatan Gas dan Uap, yaitu pusat (pembangkitan ) listrik
tambang secara rutin (periodik) untuk pelaporan dengan ketel uap yang dibakar dengan gas atau
dan rencana produksi berikutnya (bulanan atau batubara.
tahunan). Dari angka pit inventory, angka PLTU : singkatan dari Pusat Listrik Tenaga Uap,
produksi dihitung dengan rumus perkiraan yaitu pusat (pembangkitan) listrik dengan ketel
berikut : jumlah produksi, ton = pit inventory x uap yang dibakar dengan batubara.
90% - 95% - kehilangan pada penambangan Ply : lapisan tipis batubara baik lapisan tunggal
(2% - 5%) + pengotor (2% - 5%). maupun lapisa-lapisan tis yang dipisahkan oleh
Pit limit : batas lubang galian tambang batubara batuan antara atau parting.
terbuka bik luas permukaan tambang maupun Ply-by-ply : pengambilan conto batubara pada
sisi/dinding tambang dan luas dasar tambang cara channel sampling dimana setiap lapisan
yang dapat dibuka secara ekonomis serta aman. disampel secara terpisah. Cara ini juga

29
dilakukan pada pengambilan sampel batubara Polusi : pencemaran (lihat kata pollution).
batubara di lubang bor (pemboran inti). Polutan : bahan pencemar (lihat pollutan,
Ply description : uraian tentang jenis-jenis polusi).
batuan termasuk batubara sesuai urutan mulai Pond : badan air atau kolam yang sengaja
dari lapisan paling atas sampai didasar dari dibuat untuk menampung air hujan atau air
conto inti inti pemboran untuk tujuan analisa permukaan lainnya untuk diolah dan digunakan
lapisa-lapisan batubara. ataupun untuk diolah sebelum dialirkan
Pneumatic : bertenaga udara (dijalankan keperairan umum.
dengan tenaga udara tekan). Porosity : sifat berongga halus dari suatu bahan
Pneumatic coal cleaning : pencucian batubara (porositas). Secara tekhnik berarti perbandingan
dengan mesin pembersih menggunakan tenaga isi pori-pori dengan isi keseluruhan bahan.
arus ( tekanan) udara. Mesin pencucian Portal : kemudahan yang terdapat
batubara ini terdiri dari 3 jenis, yaknipneumatic (dibangun) sebagai jalan masuk (mulut
jigs (pencuci batubara dengan tekanan udara terowongan/lubang/sumuran) kedalam tambang.
naik turun dalam bejana), meja goyang diberi Portal juga berarti palang melintang untuk
tekanan udara dan mampan udara tekan. menutup jalan masuk ketambang atau kedalam
Point of measurement : titik pengambilan conto kemudahan lainnya.
atau titik (lokasi yang tepat) singkapan yang Port Captain : Orang yang bertanggung jawab
diukur dengan alat ukur geodetik dan dipetakan terhadap aktifitas bongkar muat di
dengan tepat. Titik tersebut juga dapat pelabuhan,dan ketersediaan fasilitas bongkar
merupakan titik tempat pengukuran ketbalan muatnya.
batubara yang di bor. Postmining : pasca tambang (lihat pasca
Point of observation : titik pengamatan, yakni tambang).
lokasi yang tepat pada singkapan yang Post-mining land use : pemanfaatan lahan
dipandang tepat sebagai tempat pembuatan pasca tambang, yaitu kegiatan pemanfaatan
sumur uji, parit uji atau tempat awal pembukaan lahan setelah reklamasi setelah tambang selesai
tambang batubara karena petunjuk tentang beroperasi. Pemanfaatan ini termasuk kegiatan
adanya lapisan batubara yang dianggap jelas. pelestarian lingkungan (biasanya dimasukkan
Pola peledakan : titik-titik yang akan diisi sebagai kewajiban perusahaan tambang yang
bahanpeledak yang terukur baik jarak antara tercantum dalam dokumen AMDAL) dan
lubang isian, jarak antara baris lubang ledak kegiatan pemberdayaan masyarakat.
maupun jarak antara garis lubang ledak dengan Pot bottom : batuan berukuran besar berbentuk
dinding teras yang akan diledakkan pola bundar dilapisan atap batubara dan mudah
peledakan terutama tergantung kepada sifat dilepaskan. Disebut juga potstone atau caldron
batuan yang akan diledakkan, ukuran lubang bottom.
bor, jenis bahan peledak dan arah peledakan. Potential ash : bahan mineral dalam batubara
Polar grade : bahan peledk khusus yang tidak sebelum pembakaran.
membeku pada musim dingin. Potential danger : bahaya atau kecelakaan
Pola pemboran : titik-titik lubang bor untuk yang dapat terjadi pada pekerjaan baik karena
peledakan yang terukur baik jarak antara lubang perbuatan berbahaya, keadaan berbahaya atau
bor, jarak antara baris lubang bor dan jarak gabungan keduanya. Potential danger dapat
antara garis lubang bor ketepi dinding teras juga berarti kemungkinan terjadinya kecelakaan
yang akan diledakkan. Pola pemboran terutama yang harus diantisipasi.
tergantung pada sifat batuan yang akan Potentiometric surface : permukaan yang akan
diledakkan, dalam dan ukuran lubang bor, jenis dicapai oleh air dalam lapisan tanah/bahan
bahan peledak, volume batuan yang akan mengandung air karena tekanan hidrostatis.
diledakkan erta ukuran pecahan batuan yang Istilah ini juga berarti permukaan air tanah yang
diinginkan (fagmentasi). mantap pada lubang bor atau pada sumur uji.
Polisi tambang : pelaksana inspeksi tambang Powder factor : perbandingan antara berat
(inspektur tambang) yang terlatih dan bahan peledak (dalam kilogram) dengan berat
berwenang untuk melaksanakan tugas batuan yang diledakkan (dalam ton).
pemeriksaan tambang sekaligus melakukan Powered roof support : penyangga atap
tindakan kepolisian dilingkungan wilayah izin hidrolik, yaitub alat penyangga atap pada lubang
pertambangan (wilayah operasi tambang). Polisi buka tambang dalam batubara dengan atap baja
tambang saat ini hampir tidak dikenal (tidak jelas penyangga ditopang dan diturun-naikkan
status kepolisiannya) sehingga istilah pelaksana dengan tiang silinder hidrolik begitu pula
inspeksi tambang lebih dikenal secara legal. gerakan maju dengan tenaga hidrolik.
Pollution : pencemaran, polusi (lihat Penyangga ini terdiri dari 4 jenis : chock, frame,
pencemaran). shield, dan kombinasi.
Pollutant : bahan pencemar (yang mencemari), Power loader `: rantai berjalan dengan batang
polutan yakni bahan padat,cair, gas atu pendorong yang bergerak diatas pelat baja
gabungannya yang dihasilkan oleh suatu untuk membawa batubara dari permukaan
kegiatanpertambangan atau kegiatan lainnya tambang ke ban berjalan untuk selanjutnya
yang menimbulkan penurunan mutu lingkungan kepermukaan (khusus ditambang batubara
hidup (lihat pencemaran). dalam dengan sistem lubang buka/longwall).
30
Power shovel : alat gali (pemindah tanah) Premine planning : penelitian dan perencanaan
mekanis berukuran besar dengan bak/embar pra-penambangan untuk mengetahui keadaan
penggali dipasang diujung batang penggerak serta pilihan-pilihan cara penambangan. Dalam
yang mampu menggali dan memuat batuan atau tahap ini rencana pasca tambang juga turut
batubara sampai ratusan ton sekali angkat untuk dipelajari.
dimuat kedalam truk. Alat gali ini bertenaga Premining productivity level : tingkat
listrik tetapi saat ini pada umumnya bertenaga kesuburan dan sifat-sifat tanah lainnya yang
diesel (bermesin diesel). Ember penggali mempengaruhi kemampuan tanah
digerakkan dengan kabel, tetapi sekarang menumbuhkan tanaman sebelum lahan
umumnya dengan tenaga hidrolik. terganggu karena penambangan.
PP : singkatan dari pembelian dan penggunaan Premium coal : batubara premium (lihat
yang lebih sering disebut P2 yaitu izin batubara premium).
pembelian dan penggunaan bahan peledak Premium metallurgical coal : Batubara
(untuk industri/pertambangan) yang dikeluarkan bitumen yang memiliki sifat-sifat baik untuk
oleh Kepala Kepolisin R epublik Indonesia. Izin dijadikan kokas, biasanya mengandung
ini harus dipegang oleh perusahaan belerang kurang dari 1%, mengandung abu
pertambangan yang menggunakan bahan lebih kecil dari 8% (ARB) dengan kandungan zat
peledak. P2 juga adalah izin penyimpanan dan terbang rendah.
penggunaan bahan peledak untuk kegiatan Preparation : preparasi, penyiapan (lihat
pertambangan yang dikeluarkan oleh Direktorat penyiapan batubara).
Teknik Mineral dan Batubara yang lebih dikenal Preparation plant : rangkaian (komplek)
dengan istilah izin gudang bahan peledak. permesinan dan peralatan pengolah/penyiapan
PPC : singkatan dari pressurized pulverized coal batubara yang menghasilkan batubara yaitu
combustionyaitu injeksi dan pembakaran batubara yang memenuhi persyaratan
batubara tepung dengan tekanan kedalam permintaan pasar atau proses selanjutnya.
ruang pembakaran (ketel uap). Teknik ini dapat Rangkaian permesinan biasanya terdiri dari
digunakan pada sistem siklus kombinasi mesin gerus (tahap 1 dan tahap 2), mesin
(combined cycle). penyaring getar , mesin pencucian, ban
PPF : singkatan dari pressurized pulverized fuel berjalan, wadah pemuat batubara bersih dan
combustion (sama dengan PPC dan lihat PPC). tannki-tanki pengendap.
Ppm : singkatan dari part permillion yang berarti Preparatory work : persiapan pembukaan
porsi (bagian) dari satu juta misalnya kandungan tambang setelah penyelesaian eksplorasi yang
suatu bahan dalam satu juta unit batubara. memastikan cadangan batubara, bentuk, arah
1ppm sama dengan 0.0001% (sepersepuluh dan kemiringan batubara.
ribu persen). PPM juga adalh singkatan dari Preplanned preventive maintenance :
preplanned preventive maintenance, yakni disingkat dengan Ppm (lihat ppm).
perawatan alat-alat berat terjadwal. Preplanning : kegiatan perencanaan untuk
PPP : singkatan dari pemilikan, penguasaan dan mengantisipasi masalah-masalah reklamasi
penyimpanan yang lebih sering disebut P3 yaitu tambang dengan tujuan agar dampak negative
izin pemilikan, penguasaan dan penyimpanan yang timbul selama penambangan dapat
bahan peledak (untuk industri/pertambangan) diminimalkan dan usaha perbaikan segera dapat
yang dikeluarkan oleh Kepala Kepolisian dilaksanakan. Preplanning dapat disamakan
Republik Indonesia. Izin ini harus dipegang oleh dengan atau sebagian dari RKL dan RPL (
perusahaan pertambangan yang menggunakan Rencana Pengolahan Lingkungan dan Rencana
bahn peledak dan juga merupakan izn yang Pemantauan Lingkungan).
harus diperoleh sebelum mengajukan izin P2 Prestripping : pekerjaan awal pengupasan
(lihat PP) lapisan batuan (tanah) penutup lapisan
PQ :simbol ukuran garis tengah conto inti bor batubara. pekerjaan ini biasanya terdiri dari
dan lubang bor, yaitu masing-masing 85.0 mm pembuangan tumbuhan, pengupasan tanah
dan 122.6 mm. Untuk pemboran lapisan pucuk dan pendataran sebagian permukaan
batubara dimana conto inti batubara akan tanah yang berbukit. Tanah atau baatuan yang
dianalisa secara rinci ukuran yang lebih sesuai dikupas pada tahap ini biasanya tidak
adalah HQ, NQ dan PQ (lihat HQ,NQ dan PQ) dimasukkan kedalam perhitungan nisbah
Precarbon : nama salah satu proses kupasan (stripping ratio).
pembuatan kokas dari batubara. dalam proses Primary-type coal : jenis batubara berlapis.
ini batubara terlebih dahulu dipanaskan sebelum Dapat juga berarti bahan-bahan berlapis dalam
dimasukkan secepatnya kedalam oven batubara sepeti vitrain, clarain, durain dan
pembuatan kokas. fusain.
Preliminary exploration : penyelidikan yang Prime mining interest : lapisan atau lapisan-
dilakukan terhadap lapangan batubara dengan lapisan batubara yang telah diselidiki dan
tujuan menetukan perlu-tidaknya penyelidikan memenuhi persyaratan untuk ditambang
rinci yang akan memerlikan biaya besar. Sama dibandingkan dengan jumlah lapisan-lapisan
dengan penyelidikan umum tetapi dapat lainnya di dalam suatu lapangan batubara.
melaksanakan penggalian beberapa sumur uji Primer : bahan peledak yang biasanya dalam
dan beberapa pemboran. bentuk dodol atau agar-agar plastis yang telah
31
berisi detonator untuk meledakkanbatubara atau Proses generasi kedua : proses untuk
batuan secara langsung atau untuk meladakkan menghasilkan bahan bakar gas dari batubara
bahan peladak utama. Primer lebih peka dari didalam reaktor gas dengan bahan perantara
bahan peledak utama tapi kurang peka bila (pembantu reaksi pembentukan gas) umumnya
dibandingkan dengan detonator. Primer dapat uap dan atau oksigen. Pross ini biasanya
juga berarti bahan peledak dalam detonator disebut proses konvensional lanjut dengan
untuk mengaktifkan (meledakkan) detonator. tekanan dan panas yang lebih tinggi yang
Primer cord : kabel lentur yang terdiri dari inti dinaikkan secara bertahap.
kabel berisi bahan peledak untuk penyulut Proses generasi ketiga : proses untuk
(meledakkan) primer setelah salah satu menghasilkan bahan bakar gas dari batubara
ujungnya diberi detonator. Jenis kabel ini dalam reaktor nuklir (memanfaatkan panas
disebut juga kabel nonel (non listrik). proses nuklir) untuk menghasilkan gas kaya
Primer cord shot : salah satu cara peledakan metan dan gas-gas untuk industri.
batuan penutup lapisan batubara dengan Proses generasi pertama : proses untuk
menggunakan kabel lentur non-listrik (primer menghasilkan bahan bakar gas dari batubara di
cord atau prima cord). dalam alat gasifikasi dengan bahan perantara
Priming charge : bahan peledak dalam uap dan oksigen pad tekanan yang lebih tinggi
detonator untuk mengaktifkan (meledakkan) dan suhu yang dinaikkan bertahap. Proses ini
detonator. selengkapnya disebut proses gasifikasi
Pronable performance curve : kurva yang konvensional lanjut.
memperlihatkan hasil (kinerja) proses penyiapan Prospeksi : lapangan batubara yang belum
batubara yang diharapkan termasuk proses diselidiki dengan pekerjaan eksplorasi. Salah
penggerusn , penyaringan dan pencucian. satu kegiatan eksplorasi untuk mengetahui
Probable reserve : cadangan terduga, yakni keberadaan, jumlah dan sifat-sifat geologi
cadangan di lapangan batubara diluar daerah adalah pemboran prospeksi.
yang telah ditambang tetapi karena jaraknya Prospeksi seismik : pekerjaan untuk
yang berdekatan dapat dianggap merupakan menemukan untuk menemukan endapan
cadangan terukur. Cadangan terduga batubara layak tambang dengan memanfaatkan
diperhitungkan dapat diproduksikan sekitar 80% teknik dan peralatan seismologi (penggunaan
dari tonase cadangan. gelombang seismik buatan).
Processing : proses penyiapan batubara untuk Proving an area : pekerjaan untukmenentukan
menghasilkan batubara siap jual. jumlah cadangan dan kualitas batubara yang
Producer gas : gas dengan nilai kalori rendah layak tambang dengan kegiatan eksplorasi.
yang dihasilkan dari reaksi antara uap air Proximate analysis : sama dengan analisis
dengan batubara atau kokas. Gas ini biasanya proksimat (lihat analisis proksimat).
dimanfaatkan sebagai bahan bakar tambahan Pulling : penambangan pilar batubara pada
pada industri termasuk industri hasil sampingan sistem room and pillar biasanya ditinggalkan
batubara. producer gas disebut juga gas air atau pilar sebagai penyangga jalan atau
(ewater gas) dan gas biru (blue gas). ruangan dalam tambang. Pengamnilan pilar ini
Produksi : akumulasi hasil yang diperoleh dari dilakukan secara sistematis dan bertahap
serangkaian proses kerja dalam waktu tertentu. sehingga atap yang ditinggalkan akan ambruk
Produksi kumulatif : jumlah batubara yang secara terkendali.
dihasilkan sampai waktu tertentu dari suatu Pulverization : penggilingan batubara
lapangan atau dari lapisan batubara tertentu. sehingga menjadi tepung halus atau seperti
Secara praktis berarti penjumlahan produksi dari debu dengan alat giling khusus batubara
waktu ke waktu berurutan. dengan angka kekerasan (HGI) yang rendah
Produksi permulaan : produksi awal atau (batubara keras) menyebabkan biaya
produsi percobaan yang sering disebut conto penggilingan menjadi lebih besar.
meruah (lihat conto meruah). Produksi batubara Pulverized coal : batubara yang telah digiling
yang dihasilkan tidak dimasukkan sebagai hasil halus pada pada mesin giling khusus, terutama
kegiatan tahap produksi (tahap eksploitasi) di unit penggilinganyang merupakan bagian dari
sehingga bebas dari kewajiban penyerahan PLTU. Batubara halus yang diinjeksikan
bagian pemerintah 13.5%. kedalam ruangan pembakaran ketel akan
Produktivitas : kinerja produksi dibandingkan terbakar sangat cepat dan efisien. Batubara
dengan jumlah jam kerja efektif dalam satu jam tepung biasanya berukuran lolos saring 75
atau menunjukkan kemampuan alat-alat mikron sedikitnya 70% - 80%. Pulverized coal
produksi dalam setiap jam. Biasanya sering disingkat dengan PC.
produktivitas dinyatakan dengan Bcm/Jam atau Punch mining : sistem penambangan batubara
Ton/Jam. terbuka yang pada akhir teras penambangan
Progressive split : lapisan batubara yang diubah menjadi tambang dalam.
membelah di beberapa tempat akibat terobosan Pusher : batang hidrolis untuk mendorong maju
oleh beberapa lapisan batuan berbentuk lensa. struktur terdepan dari peralatan lubang buka
Propil : penampang dari suatu lubang tambang (armoured face conveyor).
atau penampang suatu lubang bor (dalam Pyrite : mineral besi sulfida berwarna keemasan
bahasa inggris profile). atau seperti kuningan yang biasanya
32
terdapatpada lapisan batubara. pyrite (pirit) yang diakui atau sesuai peraturan ataupun yang
merupakan unsur pengotor (sebagai belerang) ditetapkan oleh pimpinan perusahaan.
yang dapat menyebabkan air asam tambang R : singkatan dari reflectance, yakni
dan gas belerang pada pembangkit listrik. sifat/kemampuan memantulkan cahaya. Sering
Pyrite sulfur : belerang yang terdapat pada juga diartikan sebagai ratio, yaitu angka
batubara dalam bentuk besi-sulfida. Bersama perbandingan atau overburden ratio (nisbah
belerang organis gabungan belerang ini kupasan).
merupakan sumber utama belerang dalam Radioaktive : sifat atau kemampuan yang
batubara dan dapat merendahkan kualitas dimiliki oleh beberapa unsur seperti uranium,
batubara. thorium dan lain-lain untuk melepaskan sinar
Pyritology : ilmu yang mempelajari proses alpha, bata atau gamma secara spontan dengan
pembentukan, jenis dan penyebaran pirit pada pemecahan inti atomnya.
batuan sedimen termasuk batubara. Radio frequency oxidation : proses oksidasi
Pyrolysis : proses pemecahan (pembakaran) pada suhu rendah sekitar 120ºC untuk
batubara dengan batuan panas dalam bejana menentukan kandungan bahan mineral batubara
hampa udara dengan tujuan membuang zat dengan cara merangsang oksigen
terbang sehingga menghasilkan residu padat menggunakan kumparan yang dialiri dengan
(biasanya residu adalah kokas atu char). frekuensi radio sehingga menjadi ozon dan akan
Pyroretinite : sejenis retinite yang terdapat memisahkan bahan mineral dari batubara.
pada batubara coklat. proses ini dilakukan dalam bajana tertutup.
Quality : kualitas, yaitu tingkat atau tolok ukur Rain : Waktu selama hujan berlangsung.
yang menentukan penerimaan batubara dalam Rank : peringkat dan derajad batubara
pasar, pemanfaatannya maupun untuk proses berdasarkan proses pengubahan atau genesa
selanjutnya. Kualitas terkait erat dengan batubara.peringkat batubara adalah dasar
peringkat, kimia dan fisiknya. Kualitas batubara klasifikasi dari lignit ke antrasit. Peringkat
secara keseluruhan tergantung kepada unsur- batubara naik pada proses pembentukan
unsur penentu manfaatnya, unsur-unsur batubara, metamorfosis menyebabkan
pengotor (pengganggu) serta sifat-sifat fisiknya. kandungan sat terbang menurun. Peringkat
Selanjutnya batubara layak tambang dan batubara yang tertinggi menunjukkan
kemampujualnya di pasar dalam negeri serta metamorfosis yang lebih besar. Peringkat
manca-negara merupakan faktor penentu batubara secara umum adalah lignit, batubara
pengembangan endapan batubara yang juga sub-bitumen, batubara bitumen dan antrasit
akan merujuk kepada kualitas batubara yang (urutan peringkat rendah keperingkat tertinggi).
tinggi, rata-rata atau rendah. Rank calculation : perhitungan peringkat
Quantity : jumlah atau tonase batubara yang batubara (lihat rank).
umumnya dinyatakan dalam besaran (unit berat) Rank variety : jenis-jenis batubara berdasarkan
metrik ton. Secara umum quantity adalah urutan metamorfosis. Penentuan jenis-jenis
keadaan batubara yang dapat diukur atau batubara secara umum adalah merupakan hasil
diperkirakan jumlahnya, berat, isi, ukuran dan pemikiran para pakar tetapi juga dengan
posisinya. pertimbangan sifat-sifat kimia dan fisika.
Quantum theory : teori kuantum, yaitu hipotesa Rare : kandungan rendah yaitu kandungan
tentang kemampuan atom yang dilepaskan tidak bahan-bahan pembentuk batubara yang lebih
secara terus menerus pada proses radiasi rendah dari 5%.
energi elektron dengan jumlah tidak tertentu. Rash : batubara yang sangat tercemar (hasil
Quarry : sama dengan kuari (lihat kuari). penambangan). Bahan-bahan pencemar
Quarrying : proses penambangan (ekstraksi) biasanya lempung, serpih atau bahan berbentuk
batuan yang digunakan untuk bahan industri, tanah/batuan halus yang berasal dari lapisan
bangunan dan jalan. diatas dan atau dibawah lapisan batubara
Quartering : pengurangan jumlah conto tempat penambangan.
batubara dengan membagi conto menjadi empat Rashing : batuan lunak berbentuk rapuh seperti
bagian yang sama. Quartering biasanya kelupasan (kulit) tipis atau sisik yang terdapat
dilakukan di lapangan atau dilaboratorium persisdibawah lapisan batubara dan biasanya
beberapa kali untuk memperoleh berat conto terikut/terbawa dengan batubara pada
yang diinginkan mewakili conto dalam jumlah penambangan. Bahan ini sering ditemukan
besar. diatas dan didalam lapisan batubara. rashing
Quartenary : masa (peride) akhir dan sekarang berbeda dengan rash (lihat rash).
dan sekarang dari usia geologi yang dimulai dari Rasio bahan bakar : nisbah bahan bakar yang
sekitar satu juta tahun yang lalu. Disebut juga berarti perbandingan antara kandungan
zaman es. kandungan karbon tetap dengan zat terbang.
Quarterly Production Plan : rencana produksi Kadang-kadang rasio bahan bakar ini digunakan
selama tiga bulan yang merupakan sebagai faktor analisa dan klasifikasi batubara.
penjabaran/pembagian dari rencana target Rasio karbon : nisbah karbon yang berarti
tahunan (Yearly Plan). perbandingan antara kandungan karbon tetap
Quota : jatah produksi atau pemasaran yang dalam batubara dengan jumlah karbon tetap
ditentukan oleh pemerimtah, atau organisasi ditambah zat hidrokarbon terbang. Rasio karbon
33
dapat juga berarti presentase karbon tetap tidak harus berarti mengembalikan tanah yang
dalam batubara. terganggu sehingga memperoleh sifat fisika dan
Rasio karbon batubara : nisbah karbon kondisi semula.
batubara, yaitu perbandingan antara karbon Reconnaissance : peninjauan atau eksplorasi
tetap dengan zat terbang dalam batubara.. pendahuluan atau peninjauan lapangan singkat
Rasio karbon hidrogen : nisbah karbon untuk memperoleh keterangan atau data awal.
hidrogen yaitu perbandingan antara karbon Dalam peninjauan untuk tujuan pertambangan
dengan hidrogen yang terkandung dalam pengambilan beberapa conto tanah/batuan
batubara. rasio ini dipakai sebagai dasqar lazim dilakukan.
metoda klasifikasi batubara. sering disebut rasio Recontour/Regrade/Reshape : Adalah
C/H. pembentukan permukaan lahan (landscaping)
Rawa batubara : rawa luas pada zaman dengan cara melandaikan lereng dan atau
pembentukan batubara. pada zaman tersebut membentuk jenjang, guna menjaga stabilitas
gambu terkumpul di dalam air rawa yang tidak atau mengurangi resiko longsor dan erosi.
mengalir. Recoverability factor : faktor perolehan, yaitu
Raw coal screen : saringan untuk membagi presentase batubara yang dapat ditambanag
ukuran batubara kasar (batubara ROM) menjadi dari sumber batubara sesuai teknologi dan
dua ukuran atau lebih untuk digerus atau praktek penembangan yang lazim.
sebagian dibuang. Biasanya batubara ukuran Recoverable coal : bayang dapat diperoleh,
lebih besar hasil penyaringan dimasukkan yaitu tonase produksi batubara yang sudah
kedalam tumpukan batubara kasar untuk ditambang atau yang dpat ditambang.
digerus. Penggunaan kata recoverable tepatnya
Razorbacks : lap[isan batuan dibawah lapisan digabung dengan katk resource, bukan dengan
batubara yang menonjol kedalam batubara kata reserve (cadangan).
sehingga membuat lapisan batubara menipis. Recoverabla resource : sumber (batubara)
Tonjolan ini berebentuk punggung atau lensa yang dapat diperoleh, yakni jumlah (tonase)
yang sering berukuran besar, misalnya tinggi sumber batubara yang diperkirakan dapat
3m, lebar 25m, panjang 600m yang terbentuk ditambang. Biasanya angka perolehan ini
dari bahan batu pasir, serpih atau serpih besi adalah sekitar 60% dari sumber batubara yang
dan batu lumpur karbonan. Razorbacks, sama dapat di tambang sedangkan selebihnya 40%
atau kurang lebih serupa dengan stone rolls, dianggap tidak dapat ditambang karena
hogbacks, horsebacks dan secara umum keterbatasan teknologi, keadaan geologi ,
disebutu floor rolls (gundukan batuan lantai keterbatasan keadaan mekanika batuan ,
batubara). adanya kegiatan lain atau dibatasi oleh
Ready slacking : pemecahan batubara yang peraturan perundangan yang berlaku dibidang
mengandung kelembaban yang tinggi (kadar air pertambangan, lingkungan hidup, kehutanan
tinggi) bila dikeringkan. dan sebagainya.
Reamer : alat pelubang Recovery : perolehan tambang atau perolehan
(pemotong) untuk memperbesar atau mesin pengolahan/pencucian dinyatakan
meluruskan lubang bor. dengan persen. Untuk tambang batubara
Reaming : pekerjaan memperbesar atau eprolehan berarti porsentase batubara yang
meluruskan lubang bor. diekstraksi dibandingakan dengan jumlah
Reaming bit : mata bor yang digunakan untuk batubara di tempat (tonase lapisan batubara)
memperbesar lubang bor. atau tonase besih batubara hasil pencucian
Recharge : pengisian atau pengaliran air secara diabndingkan dengan jumlah batubara yang
alami kedalam lapisan penyimpanan air (akifer). diumpamakan ke dalam mesin pencucian baik
Dapat juga berarti jumlah air yang masuk sebagai angka perbandingan dalam perhitungan
kedalam akifer . sebelum dicuci maupun hasil pencucian.
Recharge capacity : kemampuan tanah atau Recovery factor : faktor perolehan, yakni
lapisan batuan atas untuk menyerap air hingga perkiraan persentase batubara yang akan
mencapai keadaan jenuh. dihasilkan atau batubara yang telah dihasilkan
Reclaimer : alat berbentuk teromol putar dari lapisan batuabra atau dari suatu lubang,
penyendok batubara dari timbunan dan daerah, provinsi atau dari suatu negara bahkan
menumpahkan batubara keatas ban berjalan dunia.
kemudian mengangkut batubara kedalam Recovery percent: persen perolehan, yakni
tongkang atau kapal. tonase batubara (dalam %) yang dapat
Reclaiming : pekerjaan penyendok/menggali dihasilkan dari suatu lapisan batubara
batubara dari tempat penumpukan secara ditempatnya yang dinayatakan sebesar 100%.
mekanis (pekerjaan mengoperasikan reclaimer( Recovey room : kamar ditambang dalam yang
(lihat reclaimer). sengaja dibaut dan digunakan sebagai tempat
Reclamation : pekerjaan pengaturan tanah penyimpanan sementara peralatan dan
yang terganggu oleh pertambangan atau permesinan lubang buka dari panel lubang buka
kegiatan lainnya dengan tujuan untuk yang selesai ditambang sebelum dipindahkan ke
menjadikan tanah bermanfaat, produktif, tidak lubang buka berikutnya.
tercemar dan baik secara estetika. Pekerjaan ini
34
Recycling : daur ulang, yaitu pemanfaatan produktivitas semula sesuai dengan rencana
bahan-bahan yang diambil dari limbah atau tata-guna lahan dan ketentuan lingkungan hidup
tanah buangan. termasuk nilai estetiknya.
Red beds : batuan sedimen berwarnah merah Rehandle : penggalian dan pembuangan
yang umumnya adalah batu pasir dan serpih, kembali batuan (tanah) kupasan yang
adakalanya batu gamping yang diwarnai sebelumnya ditempatkan pada suatu tempat
biasanya oleh anhhidrit besi (ferric anhydride). untuk landasan kerja alat-alat gali. Istilah ini juga
Red dog : limbah tambang batubara yang berarti pemuatan dan pemindahan batubara dari
terbakar berwarna merah atau merah jambu. tumpukan ke tempat penumpukan lainnya atau
Disebut juga kliner. Ambrukan atap batuan yang ke tempat pengumpan ban berjalan.
terbakar setelah ekstraksi batubara selesai juga Reject : batuan dan kotoran lainnya yang
dinamakan red dog. Batuan yang telah dibuang dari mesin pencucian batubara (sama
mengeras ini biasanya dimanfaatkan sebagai dengan discard).
batuan permukaan jalan-jalan tambang dan Reklamasi : sama dengan reclamation (lihat
tidak mangandung asam atau racun. reclamation).
Reducing agent : bahan pereduksi (lawan dari Reclamation kontemporer: pelaksanaan
bahan pengoksidasi). Kokas berfungsi sebagai reklamasi yangdapat dilaksakan secepat
pereduksi bijih besi dalam dapur tinggi yang mungkin terutama penghijauan dan pemantapan
yang memisahkan logam besi dari oksigen. tanah untuk pertumbuhan yang baik.
Reducion : reduksi, yaitu proses kimia yang Reklamasi tambang : reklamasi bekas lahan
diakibatkan oleh penambahan hidrogen kepada tambang pada saat sebagian tambang masih
senyawa kimia. Reduksi juga berarti proses beroperasi atau pasca-tambang. Reklamasi
penambahan elektron kedalam atom atau ion. tambang adalah bagian dari kewajiban
Reference area : daerah (areal) rujukan, yaitu perusahaan tamabang untuk melestarikan lahan
areal tanah yang dipelihara dan dikelola dengan bekas pertambangan sesuai dokumen AMDAL.
baik untuk tempat pengukuran pertumbuhan Renewable resources : sumber alam
tanaman, hasil tumbuhan, jenis-jenis tumbuhan terbarukan seperti kayu, air dan udara yang
yang tumbuh alami atau yang sengaja ditanam dapat didaur ulang secara alami atau dengan
dengan cara yang sesuai keentuan pemerintah. teknologi buatan sepanjang dapat dimanfaatkan
Areal tersebut harus mewakili keadaan geologi, oleh manusia.
tanah, bentuk permukaan dan tumbuhan dari Renewable resources lands : lahan-lahan
wilayah izim pertambangan. sumberalam terbarukan, yaitu lahan-lahan dan
Reforestation : penghutanan kembali lapisan tanah penyimpan air (akifer) serta
(reboisasi), yakni penumbuhan alami atau air tanah lainnya, lahan untuk pertanian dan
buatan suatu areal dengan pohon-pohon hutan. kehutanan serta rumput peternakan.
Refuse : bahan pengotor batuabra kasar yang Replacement : proses pembentukan fosil
dibuang hasil pencucian batuabra atau yang yang melibatkan penggantian bahan organik
akan dibuang pada proses pencucian. alami dari jasad (organisme) dengan bahan
Regenerated hulmic acid: senyawa asam organik.
yang dihasilkan pada proses oksidasi batubara Replicate sampling : percontoan replika, yaitu
dalam media alkali. Senyawa ini mirip dengan pembagian conto menjadi beberapa bagian
asam humik (humus) alami. yang dimasukkan kedalam wadah berbeda
Regenerated ulmic acid : senyawa asam yang untuk dianalisis dengan tujuana memperoleh
dihasilkan pasa proses oksidasi batubara dalam hasil lebih akurat.
media alkali. Senyawa ini mirip dengan asam Representative sample : conto yang mewakili,
ulmik (ulmic acid) alami. yaitusejumlah conto yang diambil dengan
Regional metamorphism : metamorposis pemerataan dan dianggap dapat mewakili suatu
regional, yaitu meta morfosis skala besar pada lapisan batubara tertentu untuk analisis dan
batuan yang terletak sangat dalam akibat penilaian endapan batubara.
tekanan regional disertai kenaikan suhu dan Request Level (RL) : Ketinggian/level/elevasi
tekanan. yang diminta sesuai.
Regrading : perubahan bentuk permukaan Reserve : sama dengan cadangan (lihat
akibat gerakan tanah yang terjadi pada suatu cadangan).
dataran atau cekungan. Istilah ini juga berarti Reserve base : bagian dari sumber batubara
pengurangan dan penataan lereng sihingga yang telah dikenal dan memenuhi kriteria fisika
tidak melebihi lereng (kontur) pra penambangan. serta kimia tertentu sesuai praktek
Regular sampling : pengambilan conto tratur, pertambangan dan teknologi produksi saat ini.
yaitu pengambilan batubara yang sama dititik Kriteria yang dipenuhi termasuk kualitas
conto tertentu (yang dipilih). Pengambilan conto kedalaman, ketebalan, peringkat dan jarak ke
tersebut dapat dilakukan secara terus-menerus titik pengukuran.
atau secara berkala (dengan selang waktu Residual ash : abu residu, yaitu bahan
singkat). mineral dalam batubara yang tertyinggal setelah
Rehabilitation : Rehabilitasi atau pemulihan pembakaran sempurna.
lahan sedemikian rupa sehingga lahan yang Residual geologic materials : bahan-bahan
telah terganggu kembali ke keadaan dan residu geologi, yaitu lapisan batuan alas dari
35
lapisan batubara atau lapisan bahan galian Ripping : pekerjaan memecahkanlapisan
galian lainnya yang masih berada di tempat batuan atai batubara dengan bulldozer (traktor)
semula (tempat terbentuk) dan tidak diangkut yang menggunakan batng pembajak (ripper).
oleh air atau angin ataupun akibat gayanya. Rippling : bentuk permukaan bergelombang
Residuum : massa halus (tanah) yang tidak dari batuan, biasanya batu pasir, batu lumpur
berstruktur dengan butiran-butiran dan batu lempung akibat gerakan atau aliran air
mikroskopisnya yang tidak dapat larut, terdirin yang dangkal pada waktu lapisan tersebut
dari partikel-partikel berukuran 1mikron – 2 masih dalam keadaan lembut.
mikron atau kurang, tidak tembus cahaya dan Rip Rap : Tempat aliran air yang sengaja dibuat
berwarna gelap. Bahan ini sama dengan untuk mengalirkan air pada sisi kiri dan kanan
micrinite rendah. jalan.
Resinite : maceral batubara dalam kelompok RKL : singkatan dari pengelolaan (kelola)
exinite yang terdiri dari bahan-bahan damar, lingkungan yang merupakan salah satu
sering berbentukelips atau jarum yang dokumen AMDAL yang berisi rencana, uraian
menunjukkan adanya bahan-bahan pengisi sel dan tata cara pengelolaan lingkungan pada
atau bahan-bahan damar. waktu penambangan berlangsung maupun pada
Resinoid : nama kelompok untuk maceral- pasca-tambang.
maceral dalam seri resinite. Road drainage : Drainasi atau pengaliran air
Resinous coal : batubara damaran, yaitu dari sisi kiri dan kanan jalan.
batubara yang biasanya berumur lebih muda Road maintenance : Perawatan jalan yang
yang mengandung bahan damardalam jumlah meliputi : grading, compacting, water spraying,
besar. bund wall, re-seating material surface,
Resources : sumber-sumber yang terbentuk perawatan dll.
secara geologi di areal geografi tertentu. Istilah Road pavement : Lapis pengerasan jalan, ini
ini berarti juga ukuran kuantitatif dari bagian- bisa terjadi dari agregate (batuan base/sub base
bagian isi batubara yang terdapat di suatu coarse, coarse, surface), aspal atau beton.
wilayah dan dipandang memiliki potensi untuk Road resheeting : aktivitas menambah
ditambang secara munguntungkan dengan ketebalan lapisan permukaan jalan dengan
teknologi yang tersedia dan keadaan ekonomi material split murni/non split ( surface coarse )
saat ini. guna memperbaiki kerusakan struktural yang
Respirable coal dust : debu batubara yang terjadi pada lapisan perkerasan yang aus akibat
dapat terhisap dan terendapkan didalam paru- gesekan dengan roda kendaraan yang lewat.
paru pada proses pernafasan. Ukuran partikel Rock texture : tekstur batuan, yaitu bentuk
batubara ini terutama sekitar 0.1 mikron – 5.0 fisik atau sifat batuan secara umum dan bentuk
mikron dan terutama mengandung silika. ikatan antara butiran atau kristal pembentuk
Restoration : restorasi yang berarti proses batubara.
untuk memulihkan lahan kedalam keadaan Rock type : bahan-bahan berlapis (membentuk
semula sehingga kegunaannya lebih besar, tempelan) dari batubara.
lebih produktif, baik secara estetika dan Rock units : unit geologi dari batuan yang
mengurangi pencemaran. karena jenisnya yang berbeda-beda, sifat
Restricted resources : bagian-bagian dari mineral atau kandungan fosilnya, dapat
sumber yang dibatasi atau dilarang ditambang ditelusuri dan dipetakan dengan mudah dapat
sesuai ketentuan peraturan perundang- dibedakan dengan unit batuan diatas serta
undangan yang berlaku. dibaahnya.
Retinite : istilah umum untuk fosil dari jenis-jenis Roll : tonjolan yang memanjang batuan serpih,
damar atau kelompok fosil damar dengan ragam lanau, batupasir atau batu gamping dariatap
komposisi (dengan kandungan biasanya 6% - kedalam lapisan batubara sehingga menipiskan
15%), dicirikan oleh tidak adanya asam succinic bahkan adakalanya menggantikan lapisdn
dan dijumpai dalam batubara berumur lebih batubara. tonjolan juga dapat berasal dari
muda (seperti batubara coklat) atau gambut. lapisan batuan lantai keatas sehingga
Revegetation : revegetasi, yakni kegiatan menipiskan atau menggantikan posisi lapisan
menanami dan menumbuhkan tanaman di areal batubara.
yang terganggu oleh operasi penambangan. Rolling resistance : gaya luar yang berlawanan
Tanaman yang dipilih adlah jenis-jenis lokal arah dengan arah gerak kendaraan yang
tetapi dapat juga tanaman lainnya khususnya bergerak di atas suatu permukaan jalan.
jenis-jenis pohon yang sesuai pada awal ROM : Run Off Mine, Raw Off Mine. Tempat
revegetasi, misalnya tanaman yang cepat penumpukan batubara hasil penambangan yang
tumbuh. belum mengalami proses lebih lanjut.
Ripper : batang baja berujung lancip yang Roof : Lapisan bagian paling atas batu bara
dipasang di bagian belakang bulldozer (traktor) (coal).
untuk memecahkan (membajak) lapisan batuan Roof bolt : baut atap, yakni baut dengan
atau batubara keras. Dapat juga berarti alat penjepit (jangkar) yang digunakan untuk
yang memakai batang pembajak yang ditarik memperkuat lapisan batuan atap.
oleh traktor. Bulldozer (traktor) yang dilengkapi Root clay : lempung akar, yaitu lempung
dengan batang pembajak sering disebut ripper. dibawah lapisan batubara yang dicirikan oleh
36
terdapatnya fosil akar-akar dari tumbuhan sejumlah (lapisan ) baubara tempat conto
pembentuk batubara. diambil.
Royalty : istilah untuk iuran produksi atas bahan Sampling errors : kesalahan perconto, yaitu
galian yang dihasilkan oleh penyimpangan hasil analisis conto akibat
kegiatan/perusahaan pertambangan. Istilah ini kesalahan pengambilan, pengurangan atau
juga berarti bagian produksi yang harus kesalahananalisis conto.
diserahkan kepada pemerintah oleh perusahaan Sand-size : butiran batuan yang berukuran
peetambangan batubara yang beroperasi dalam pasir, yakni berdiameter antara 0.05mm –
bentuk PKP2B. bagian produksi ini umumnya 2.0mm.
13.5% dari jumlah produksi. Sandstone : batuan yang berbentuk butir-butir
RPL : singkatan dari Rencana Pemantauan yang melejkat (tersemenkan ) atau terpadatkan,
Lingkungan yang merupakan salah satu terutama terdiri dari butir-butir kuarsa berukuran
dokumen AMDAL yang berisi rencana, uraian pasir (0.05mm – 2.0mm).
dan tata cara pemantauan lingkungan pada Saringan : alat penyaringan batubara bersih
waktu penambangan berlangsung maupun pada untuk memperoleh ukuran-ukuran batubara
pasca penambangan. yang siap jual atau siap untuk proses
Rumus dulong : rumus (dulong formula) untuk selanjutnya. Biasanya saringan ini adalah
menghitung nilai panas kotor batubara dengan saringan getar.
menggunakan hasil analisis proksimat. Saringan getar : alat penyaringan penyaringan
Rumus parr : rumus atau metoda paling batubara yang bekerja dengan getaran yang
sederhana untuk menentukan jumlah bahan dihasilkan oleh putaran pada sumbu eksentrik
mineral dalam batubara dengan menghitung atau sumbu yang diberi ganjalan.
kandungan abu dan belerang. Rumus parr Saringan goyang : alat penyaring gerusan
adalah : bahan mineral=kelembaban (kadar air ) batubara dengan goyangan yang dihasilkan oleh
+ 1.08 + 0.55 belerang. pitaran atau goyangan sumbu atau alas eksetrik.
Runoff : sebagian dari air tercurah (air hujan) Saringan biasanya dioperasikan di laboratorium.
yang mengalir diatas permukaan lahan. Istilah SATSHEX : akronim dari satutdays, Sundays,
ini juga dipakai untuk menyebutkan pilar and holidays excluded. Istilah ini adalah
batubara lapisan curam yang ambruk. merupakan salah satu ketentuan untuk
Run-of-mine : hasil produksi batubara kasr waktu/hari pemuatan kapal dimana jumlah hari
(lihat batubara ROM). pemuatan tidak termasuk hari-hari sabtu,
Run-of-mine sample : conto batubara kasar minggu dan hari liburumum.
(yang belum diolah) atau conto yang diambil dari Scheduling : penjadwalan atu tatanan tahapan-
alat angkut. tahapan kegiatan pwertambangan untuk
S : singkatan dari sulfur atau sulphur. Dapat meminimalkan waktu setiap tahap maupun
berarti presentasi dari unsur dan senyawa keseluruhan waktu operasi.
belerang dalam batubara. Scoria : sekoria atau skoria, atau lempung
Safaty factor : faktor keamanan dari atau serpih yang terbakar karena persentughan
lereng/teras penambangan terbuka. Faktor ini dengan bahan panas dari gunung berapi.
adalah angka perbandingan untuk menetukan Sekoria sering digunakan sebagai bahan
kemantapan lereng yang tergantung pada permukaan jalan.
tahanan geser material, tahanan gelinding, sifat Scoria land : areal sekoria yang dicirikan oleh
air tanah dan sifat batuan. Secara matematika adanya lapisan-lapisan batubara yang terbakar.
safetyfactor adalah perbandingan antara stres Screen : saringan dengan permukaan
ultimat dengan stres kerja. berbentuk jaring (mesh) atau batang untuk
Sample : conto (sampel), yaitu bagian kecil dari memisahkan butiran-butiran yang berukuran
sejumlah produksi atau lapangan batubara yang berbeda-beda. Permukaan tersebut biasanya
diambil dengan cara tertentu/baku (diakui terbuat dari baja lentur tahan abrasi atau karet
secara ilmiah dan resmi), dikemas dan tahan abrasi. Saringan dapat bekerja dengan
kemudian dianalisis di laboratorium untuk getaran atau goyangan.
mengetahui jenis, kualitas , komposisi dan sifat- Screen analysis : penghitungan presentase
sifatnya. butir-butir batubara hasil penggerusan dan
Sample reduction : pengurangan (reduksi) penyaringan untuk mengetahui sifat-sifat fisik
conto, yaitun proses pengurangan jumlah (berat) batubara bila digerus.
conto untuk memudahkan penanganannyatetapi Screening efficiency : efisiensi penyaringan dari
masih memenuhi persyaratan conto yang hasil penggerusan, yaitu perbandingan berat
mewakili. Pengurangan dapat dilakukan secara batubara (dan bahan lain) yang lolos saringan
manual, misalnya membagi empat bagian dengan berat batubara (bahan lain) yang
(quartering) atau secara mekanis, misalnya disaring.
dengan menggunakan kotak pembagi (riffle Screening : pekerjaan memisahkan partikel
box). batubara atau material lainnya hasil
Sampling accuracy : akurasi perconto atau penggerusan untuk memperoleh beberapa jenis
ketapatan perconto, yakni ukuran akurasi atau ukuran yang sama atau hampir sama dengan
ketepatan suatu conto batubara dalam mewakili menggunakan saringan. Screening juga adalah
pekerjaan memasang jaringan kawat atau pagar
37
pada permukaan lereng atau keatap lubang Secondary pyrite : pirit yang dapat terlihat pada
tambang untuk mencegah guguran batu lepas. batubara yang biasanya terdapat dalam bentuk
Screeen shaking : saringan goyang, yaitu kristal berwarna kuning.
saringan mekanis yang bergerak mundur-maju Sediment : bahan endapan, yaitu bahan dalam
atau berputar untuk menggerakkan dan bentuk tanah atau butiran-butiran halus hasil
meloloskan material melalui lubang saringan. penghancuran batuan secara kimia atau fisika
Screen vibrating : saringan getar, yaitu oleh air, angin, es atau organisme. Endapan
alat penyaring mekanis yang bergetar untuk juga berarti bahan padat yang diendapkan dari
menggerakkan dan meloloskan material melalui suspensi dalam media cairan.
lubang-lubang saringan. Sedimentary : sedimenter, yakni proses,
Scrubber : peralatan untuk membersihkan gas bahan-bahan atau pelapisan yang berkaitan
buangan dari pembakaran batubara. scrubber dengan atau terdiri dari batuan atau pecahan-
sekarang lebih dikenal sebagai peralatan fisika pecahan mineral (mungkin juga dalam
dan kimia untuk membuang senyawa belerang bentukmelrkat).
dari gas buangan hasil pembakaran batubara Sedimentary ash : abu luar atau abu
untuk pembangkit listrik. Peralatan ini biasanya tambahan, yaitu bahan mineral yang masuk
mengikat belerang pada gas buangan dengan kedalam batubara saat pengumpulan bahan
bahan kimia sehingga menjadi senyawa tidak pembentuk batubara (sebelum batubara
beracun kemudian dibuang. terbentuk).
Seam : lapisan batubara dengan kata lain suatu Sedimentary environment : lingkungan
pelapisan tipis bila dibandingkan dengan sedimenter, yaitu keadaan geografi, fisika, kimia
tebalnya batuan di sutu wilayah geologi yang dan biologi saat pengumpulan endapan
dapat terbagi menjadi 2 atau lebih lapisan dan (sedimen) terjadi.
secara terpisah atau digabung merupakan Sedimentary peat: gambut sedmenter, yaitu
endapan batubara yang biasanya layak gambut yang terjadi di dalam air terutama di
ditambang. Seam adakalanya juga berarti dalam danau, terjadi utamanya dari ganggang
lapisan bahan galian mineral logam. dan tumbuh-tumbuhan lainnya.
Seam contour : kontur lapisan, yaitu garis yang Sedimentation ponds : koilam pengendapan,
menghubungkan titik-titik pada atap lantai yaitu kolam buatan untuk mengendapkan
lapisan batubara yang mempunyai tinggi yang padatan dari air tambang termasuk air hujan
sama diatas permukaan laut atau diatas titik yang turun kedalam bukaan tambang terbuka
dasar yang ditentukan (datum). untuk mencegah pencemaran pada perairan
Seam structure : struktur lapisan, yaitu ciri fisik umum tempat pengaliran air tambang.
dari lapisan batubara yang meliputi ketebalan, Pembusatan kolam pengendapan dan
bahan pengotor,batuan antaara lapisan , kekar, pengoperasian kolam biasanya merupakan
bidang geser dan sejenisnya. Ciri fisik akan kewajiban perusahaan pertambangan yang
mempengaruhi metoda penambangan, dicantumkan dalam ANDAL dan RKL.
pemilihan peralatan ekstraksi batubara, cara Sediment control structure : bangunan
peledakan dan sistem pengolahan. pengendalian sedimen, yaitu bangunan
Secondary ash : abu luar atau abu tambahan, (struktur) untuk membuang sedimen dari sistem
yaitu abu yang berasal dari bahan mineral yang pembersihan atau aliran air. Bangunan ini
meresap kedalam belahan dan rongga umumnya didirikan di kompleks tambang
batubara. terbuka untuk mencegah pencemaran sungai
Secondary blasting : peledakan dari bongkah- disekitar areal pertambangan.
bongkah hasil peledakan untuk memperkecil Sediment pond : kolam endap, yaitu kolam
hasil pemecahan sehingga dapat (mudah) yang dirancang untuk mengendapkan bahan-
diangkut, digerus, dimuat atau diolah bahan padat dari air buangan tambang (air
selanjutnya. tercemar oleh tanah dan bahan padat lainnya).
Secondary crusher : mesin penggerusan untuk Disebut juga dengan istilah settling pond dan
lebih memperkecil ukuran marerial hasil sedimen basin.
penggerusan pertama. Pada batubara Seepage : peresapan, yaitu pergerakan air
penggerusan tahap kedua menghasilkan ukuran melalui tanah tanpa meninggalkan jalur-jalur
lolos saringan 50 mm. Penggerus biasanya (saluran yang jelas. Iatilah ini juga berarti
adalah gelundung ganda (double roll crusher). gerakan karena gaya berat air dengan lambat
Secondary crushing : penggerusan batubara menerobos tanah.
atau bahan galian lain untuk memperkecil SF : singkatan dari stowage factor, yaitu
ukuran sehingga lolos saringan 50 mm yakni perbandingan antara isi dengan berat muatan
ukuran siap jual sesuai permintaan pasar secara sebelum muatan mencapai draft maximum.
3
umum. Untuk batubara SF adalah sekitar 0.0014 M per
Secondary fuel : bahan bakar ton. SF juga adalah singkatan dari safety factor
tingkat/turunan kedua, yaitu bahan bakar yang (lihat safety factor).
dihasilkan dari proses pemanfaatan bahan Segregation : segregasi, yaitu pemisahan tanah
bakar lainnya (bahan bakar primer), misalnya atau tanah kupasan ditempat buangan atau
listrik dari batubara, minyak atau gas alam. tempat penumpukan.

38
Semianthracite : semiantrasit atau setengah Shale shaker : penyaringan serpih yang
antrasit, yaitu batubara yang mengandung 86% berarti saringan dalam aliran lumpur pemboran
- 92% karbon tetap. Batubara semi antrasit putar. Penyaringan ini dapat juga berbentuk
mempunyai peringkat methamof antara saringan getar terpasang miring yang akan
batubara bitumen dan antrasit walaupun dilalui oleh aliran lumpur pemboran untuk
sebenarnya sifat fisiknya lebih dekat kepada dibersihkan dan kemudian dialirkan kembali ke
antrasit. lubang pemboran.
Semibituminous coal : batubara semibitumen, Shaley coal : batubara serpihan (lihat batubara
yaitu batubara dengan peringkat diantara serpihan).
batubara bitumen dan semi antrasit yang lebih Shank : alat yang dipasang pada bulldozer atau
keras dan lebih rapuh dari batubara bitumen. traktor untuk memecah (membajak) lapisan
Batubara semibitumen juga adalah batubara batuan. Shank sama dengan ripper.
yang mempunyai peringkat diantara batubara SHEX : singkatan dari Sundays and holidays
bitumen dengan antrasit dan mengandung rata- excluded. Istilah ini merupakan ketentuan
rata 10% - 20% zat terbang. tambahan pada kontrak pengapalan batubara
Serpih bakaran : serpih karbonan yang telah atau kargo lainnya yang menetapkan bahwa
lama tertumpuk dari hasil buangan tambang jumlah hari untuk pemuatan kapal tidak
batubara dalam dan terbakar dangan sendirinya termasuk hari-hari minggu dan libur umum.
(terbakar spontan) mengakibatkan perubahan Shield support : penyangga berpayung atau
menjadi bahan seperti klinker atau terak. penyangga dengan kanopi, yaitu alat alat
Serpih karbonan : serpih berwarna gelap yang penyangga hidrolik dipermuka tambang pada
mengandung bahan karbonan. Biasanya batuan sistem lubang buka (longwall) untuk tambang
ini berhubungan dengan lapisan batubara batubara dalam. Penyangga ini merupakan
(terdapat dekat atau kontak dengan lapisan salah satu jenis penyangga atap hidrolik
batubara). (powered roof support) yang dipandang sebagai
Sesar : patahan, yaitu rekahan atau zona alat yang paling aman karena pelat baja
rekahan (patahan) yang memperlihatkan penyangga terdapat diatas, samping dan
pergeseran pada dua atau lebih bidang yang belakang tetapi harganya sangat mahal.
tadinya merupakansatu bidang. Shift : gilir atau gilir kerja, yaitu waktu kerja yang
Setara batubara : energi panas dari bahan merupakan bagian dari 24 jam (sehri-
bakar non-batubara yang dinyatakan dengan semalam)untuk operasi/pekerja tambang, pabrik
energi panas yang dihasilkan oleh batubara. atau industri lainnya. Gilir kerja biasanya terbagi
Setara ton batubara : energi panas dari bahan 2 sampai 4 (10 – 12 jam, 8 jam dan 6 jam) yang
bakar non-batubara yang dinyatakan sama disebut gilir pagi/siang/malam atau gilir 1,2,3
dengan energi panas yang dihasilkan oleh satu dan 4.
ton batubara dengan nilai kalori 7000 Kkal/Kg. SHINC : singkatan dari Saturdays and holidays
Settling pit : kolam penampungan cairan dan included. Istilah ini merupakan ketentuan
lumpur pemboran yang kemudian dipompakan tambahan dalam kontrak pengapalan batubara
berulang kedalam lubang bor untuk pelumasan, atau kargo lainnya yang menetapkan bahwa
pendinginan dan penutupan dinding lubang bor jumlah hari untuk pemuatan kapal termasuk
yang bocor (rusak). hari-hari minggu dan libur umum.
Settling pond : sama dengan kolam endap Ship Captain : Pimpinan tertinggi di kapal yang
(sediment pond) (lihat sediment pond). bertanggung jawab terhadap seluruh aktifitas
Shaft : sumuran, yaitu lubang masukke diatas kapal,awak kapal dan kapal itu sendiri
tambang dalam yang tegak lurus dari baik keselamatan maupun keamanannya.
permukaan atau miring. Lubang ini biasanya Shooting : penembakan yang sama artinya
diperlengkapi dengan lift tambang atau bila dengan peledakan (blasting) khususnya
miring dapat diperlengkapi dengan rel dan lori peledakan lapisan batuan penutup.
tarik dengan katrol khusus. Bentuk penempang Short ton : satuan berat yang sama dengan
lubang umumnya empat persegi panjang atau 0.907 metrik ton (907 kg) atau 2000 pon.
bulat. Shovel : alat berat yang mempunyai bak
Shaft mine : tambang sumuran, yaitu jenis (ember) pengeruk untuk menggali dan memuat
tambang dalam batubaradengan jalan masuk batuan lepas dengan gerakan pengerukan
berupa sumuran tegak lurus mencapai lapisan kearah depan. Alat berat ini model lama
batubara yang terletak relatif dalam. beroperasi dengan tenaga listrik atau mesin
Shale : serpih, yaitu bahan endapan (sedimen) diesel yang mempunyai kabel-kabel penggerak
yang terbentuk dari lempung atau lanau. Serpih bak, tetapi alat model baru pada umumnya
dapat juga berarti batuan sedimen yang terdiri bertenaga diesel dan menggerakkan alat gali
dari butiran-butiran berukuran lempung dan secara hidrolik.
lanau. Batuan ini adalah batuan sedimen yang Shovel dozer : traktor yang mempunyai bak
paling sering ditemukan. (ember) penggali dan pemuat atau alat gali dan
Shale parting : lapisan serpih yang muat yang memakai trek baja sebagai
memisahkan lapisan-lapisan batubara (sering penggerak.
disebut lapisan antara atau lapisan pemisah). Shovel loader : traktor yang mempunyai alat
pemuat, pendorong dan alat muat dengan
39
jangkauan tinggi dan biasanya dengan ban tanah yang sebelumnya telah terdapat
karet. Alat dengan mekanisme pemuatan dari gangguan karena kegiatan manusia.
depan kearah pengemudi disebut backhoe Siltation pond : kolam pengendapan lanau,
loader. yaitu kolam yang dibuat untuk menangkap dan
SI : singkatan dari strengh index (indeks mengendapkan lanau yang dibawah oleh air
kekuatan), yakni kekuatan relatif dari kokas larian dengan dengan tujuan mencegah
yang diproses dari batubara dengan peringkat pencemaran air permukaan alam atau perairan
serta jenis-jenis berbeda. umum.
SI Gudang : Surat Ijin Pengangkutan Silting : pelanauan yang berarti
Penyimpanan/Penimbunan dan Pemakaian pengisian dengan bahan berbentuk tanahan
bahan peledak yang dikeluarkan oleh Dirjen atau lumpur yang diendapkan air.
Geologi dan Sumber Daya Mineral, Direktorat Silt-size particles : partikel (butiran) berukuran
Teknik Mineral dan Batubara, masa berlaku 5 lanau, yakni partikel berukuran 0.0039 mm –
tahun dan diperbaharui satu bulan sebelum 0.0625 mm.
habis masa berlakunya. Siltstone : batu lanau, yaitu batuan yang
SI – P2 : Surat Ijin Pembelian dan Penggunaan terbentuk dari butiran-butiran berukuran antara
Bahan Peledak, dikeluarkan oleh Mabes POLRI, lempung dan pasir (0.0035 mm- 0.0625 mm).
masa berlaku 6 bulan dan diperbaharui satu SIMPER : surat izin mengemudi (dilingkungan)
bulan sebelum habis masa berlakunya. perusahaan yang berarti surat izin atau kartu
SI - P3 : Surat Ijin Pemilikan, Penguasaan dan izin mengoperasikan alat-alat berat dan
Penyimpanan Bahan Peledak, dikeluarkan oleh kendaraan penumpang biasa dilingkungan izin
Mabes POLRI, masa berlaku 5 tahun dan harus pertambangan yang dikeluarkan oleh
diperbaharui kalau habis masa berlakunya. perusahaan.
Slide slopes : sudut lereng dari sisi Singkapan : sama dengan out crop (lihat
pembuangan tanah, kanal atau bendungan yang outcrop).
dinyatakan umumnya dengan angka Sink-float process : proses penggelaman-
perbandingan antara kemiringan dengan garis pengapungan, yaitu proses pencucian batubara
tegak. dengan pemisahan batubara bersih dari bahan
Sidewall core : conto inti atau conto batuan pengotor oleh cairan berat berupa suspensi air
bor yang diambil dengan cara menembakkan bercampur bahan logam. Bahan akan terapung
tabung perconto khusus kedinding lubang bor diatas cairan dengan berat jenis tinggi
atau dengan alat mekanis. tersebutdan kotoran akan tenggelam.
Sidewall sampling : proses pengambilan conto Site investigation : penelitian lokasi (situs)
inti dari dinding lubang bor yang biasanya yang berarti penelitian atau penyelidikan atas
dilakukandengan menembakkan tabung lahan dan penyelidikan geologi pada lokasi
perconto khusus kedinding lubang bor.yang pertambangan baru dengan tujuan memperoleh
ditarik kepermukaan. data untuk keperluan perancangan fondasi serta
Sieve analisis : analisis penyarinan, sama fasilitas permukaan.
dengan screen analysis (lihat screen analysis) Site plan : peta lokasi, yaitu peta dengan skala
tetapi biasanya analisis penyaringan dilakukan tertentu yang menunjukkan lokasi yang
terhadap butiran-butiran hasil penyaringan lebih direncanakan (disarankan) untuk tambang
halus, misalnya sampai 200 mesh. terbuka atau pembuatan sumuran tambang
Sieve blinding : penutupan saringan karena dalam.
bahan yang disaring lengket menutupi Size analysis : analisis ukuran, sama dengan
permukaan/lubang-lubang saringan. Disebut screen analisis (lihat screen analisis).
juga screen blinding. Size consist : jenis ukuran, yaitu analisis
Sight distance : Jarak pandang baik saringan untuk ukuran butiran batubara.
pandangan henti sampai dengan pandangan Sized coal : batubara tersaring, yaitu batubara
menyiap . yang disaring diantara ukuran-ukuran tertentu.
Silicfied wood : kayu tersilica, yaitu bahan Istilah ini juga berarti batubara yang dipilih
terbentuk akibat penggantian kayu oleh silika menurut ukuran-ukuran tertentu.
dalam proses sedemikian rupa sehingga bentuk Size reduction : pengurangan atau
kayu masih dipertahankan. Silika tersebut memperkecil ukuran, yaitu penggerusan
umumnya dalam bentuk opal atau kalsedon, batubara ukuran besar (biasanya batubara
lazimnya ditemukandalam lapisan batuan yang ROM) dengan penggerusan awal (primary
mengandung batubara. crusher) atau penggerusan tahap kedua dengan
Silt : lanau, yakni bahan sedimen atau dapat secondary crusher.
disebut tanah berat yang butirannya berukuran Skidding : aktivitas penarikan kayu oleh
garis tengah 0.0039 mm – 0.0625 mm yang buldozer dengan alat bantu kawat baja (winch)
terendap dari cairan atau suspensi. dalam rangka pemindahan kayu ke logyard.
Siltation : pengendapan lanau yang berarti Slacking : peretakan dan pemecahan lignit dan
proses penambahan bahan endapan halus batubara sub-bitumen diudara terbuka akibat
dalam jumlah diatas normal pada air permukaan pengeringan alami.
akibat erosi oleh air larian pada permukaan

40
Slag : terak, yaitu bahan kototan yang terbentuk Soil material : bahan tanah yang telah bebas
dari proses reduduksi sering dilakukan dengan dari bahan garam-garaman larut dan mampu
bahan pereduksi kokas. menimbulkan pertumbuhan tanaman.
Slake index : indeks kemantapan batuan Soil permeability: kelulusan tanah yang berarti
yang ditentukan berdasarkan uji ketahanan atas kemampuan lapisan tanah untuk meluluskan air
peregangan atau gesekan dengan bahan sedikit atau udara.
lebih keras. Soil productive capacity: kemampuan
Slickensides : permukaan batuan yang terpoles produktif tanah, yaitu sifat alami tanah yang
dan tergores/tertoreh secara alami akibat dapat mempertahankan sifat-sifatnya dari
adanya dua massa batuan yang bergesekan kerusakan akibat adanya kegiatan tambang
atau satu batuan menggelincir diatas yang lain. terbuka.
Slip : tumpukan atau massa limbah tambang Soil profile : penampang tanah, yakni
yang bergerak (longsor) kearah bawahakibat penampang tegak tanah dari permukaan sampai
gaya beratnya. Longsoran ini biasanya terjadi kedalaman yang mencakup seluruh pelapisan-
karena limbahbersifat liat dan mengalami pelapisanya.
pembebanan/penekanan. Bila tumpukan ini Soil recontruction : pembentukan kembali
berada dekat aliran sungai, longsoran dapat lapisan-lapisan tanah dengan mengambil tanah
membendung sungai yang pada akhirnya dapat terpilih dari tempat lain yang memungkinkan dan
menimbulkan banjir bila longsoran ini memenuhi persyaratan geologi. Pekerjaan ini
dihancurkan oleh air. sama dengan reklamasi pasca tambang terbuka
Slippery : Wet condition, Waktu yang hilang tetapi lapisan-lapisan tanah untuk pengurugan
setelah hujan sampai dengan kering dan dapat mungkin bukan berasal dari tanah kupasan
beroperasi kembali. penambangan.
Slope : lereng atau permukaan yang miring Soil replacement : aktivitas penghamparan
(membentuk sudut dengan bidang datar). atau penempatan tanah pada bekas
Biasanya bentuk kemiringan dari bukaan tambang, dalam rangka rehabilitasi lahan.
(permuka) tambang terbuka. Di dalam geometri Soil stabilization : pemantapan tanah
tambang terbuka lereng ini mempunyai batasan (stabilisasi tanah) dengan cara kimia dan
(terukur) mengikuti kaidah mekanika batuan mekanis dengan tujuan memelihara atau
(kemantapan lereng) dan ketentuan pemerintah. menambah stabilitas massa tanah atau
Slope failure : kelongsoran lereng, yakni memperbaiki sifat-sifat teknis tanah.
kerusdakan, longsoran atau keruntuhan lereng Soil stockpiling : aktivitas penyimpanan tanah
penambangan atau tumpukan limbah di tempat yang ditentukan dan bersifat
penambangan. sementara waktu sebelum digunakan untuk
Slope instability : ketidak mantapan lereng, proses rehabilitasi lahan.
yaitu keadaan lereng teras-teras bekas tambang Soil stripping : aktivitas pengupasan tanah
yang rawan longsor atau keruntuhan karena dengan menggunakan eksavator lalu dimuat ke
sudut lerengnya lerengnya lebih dari 20º. alat angkut, atau jika lapisan tanah tipis (<0.5
Slope mine : tambang lereng, yaitu bukaan m) maka tanah didorong dan dikumpulkan
tambang yang miring (membentuk lereng) untuk dengan buldozer lalu dimuat oleh eksavator
mencapai lapisan batubara. istilah ini juga ke alat angkut untuk dihampar atau disimpan
berartisumuran miring menuju lapisan batubara di tempat yang telah ditentukan.
pada tambang dalam. Soil structure : struktur tanah, yakni gabungan
Slope stability : kemantapan lereng (lihat atau pengaturan butiran-butiran tanah primer
kemantapan lereng). menjadi butiran-butiran sekunder.
Slope wash : bahan dalam bentuk tanah Soil survey : penelitian rinci terhadap tanah
atau batuan yang telah berpingdah kebawah pada areal tertentu termasuk pemboran dan
lereng karena gaya berat dan aliran air tidak pengujian untuk menentukan sifat, ketebalan,
terkumpul dalam alur. kekuatan dan kedalaman hingga kebatas
Soft-structure coal : batubara struktur lembut, lapisan batuan alas. Penelitian dapat juga terdiri
yaitu batubara bitumen yang mengandung zat dari pemetaan rinci, pembuatan uraian-uraian
terbang rendah dan mempunyai kekar-kekar mengenai tanah dan tata guna lahan.
serta bentuk belahan-belahan (celah-celah) Source area : areal (daerah sumber), yaitu
yang jelas. daerah tempat asal bahan endapan (asal bahan
Soil : tanah yang berarti bahan-bahan alami sedimen).
dipermukaan yang gembur. Bahan-bahan ini Spacing : jarak antara dua lobang bor dalam
terbentuk karena pelapukan batuan ditempat satu baris untuk peledakan lapisan tanah
atau melapuk dan terbawa oleh angin, air atau penutup.
berpinjdah akibat gaya beratnya. Spar : istilah dikalangan pertambangan untuk
Soil cement : campuran tanah dengan semen sisipan lapisan kecil lempung (urat lempung)
padu yang digunakan untuk melindungi lereng. dalam lapisan batubara.
Soil conservation : konservasi (pengawetan) Specific energy : jumlah energy panas
tanah, yaitu perlindungan terhadap tanah dari persatuan berat batubara yang biasanya
erosi atau terhadap kerusakan kimia terutama dinyatakan dalam satuan joule atau kilojoule.
terhadap kehilangan kesuburan.
41
Specific grafity of coal : perbandingan antara fisika tertentu ditambah dengan adanya butiran-
berat batubara dalam volume tertentu dengan butiran batubar dengan ukuran-ukuran tertentu
berat air yang volumenya sama dengan volume pula maka batubara akan terbakar.
batubara tersebut. Spoon end : ujung lapisan batubara yang
Speculative resources : sumber-sumber berbentuk lancip seperti sendok yang terjadi
batubara yang belum ditemukan yang mungkin pada proses pembentyukan batubara
terdapat dalam tanah disuatu daerah yang dicekungan. Ujung melancip tersebut terjadi
secara geologi memungkinkan adanya sumber pada akhir pembentukan batubara ujungnya
tersebut. mengalami penekanan.
Split : lapisan batubara yang dipisahkan dari Spoon sampler : alat pengambil conto tanah
lapisan batubara utama oleh lapisan batuan berputar yang mempunyai ujung pemotong
antara (parting) atau batuan sedimen lain. berbentuk spiral (auger).
Split coal : lapisan batubara yang terpisah Spot : istilah untuk kapal dengan ukuran yang
(terbelah) oleh lapisa lempung, serpih atau batu sesuai dan segera dapat dicarter untuk waktu
pasir yang menebal sehingga tidak dapat yang pendek dan biasanya tersedia dekat
ditambang bersama-sama pada satu teras dengan pencarter.
pertambangan. Spot market : istilah pemasaran batubara
Split seam : lapisan batubara yang membelah dalam jumlah yang relatif kecil dan dalam jangka
menjadi dua atau lebih belahan (lapisan tipis) waktu relatif pendek dan tidak dalam bentuk
yang mungkin menyatu disuatu tempat yang kontrak untuk jangka waktupanjang.
relatif jauh. Spotting : Waktu yang ada antara pengisian
Splitting of samples : pembagian conto yang bucket terakhir pada satu truk, hingga waktu
berarti pengurangan jumlah conto meruah pengisian bucket pertama pada truk berikutnya
menjadi empat bagian yang sama (quartering) tanpa ada delay loading unit ( Kurang dari 0,5
atau lebih dari empat bagian yang sama dengan menit ).
kotak pembagi/rifflebox. Spraying : penyiraman batubara siap jual
Spoil : bahan buanga (kotoran), yaitu batuan ditempat penumpukan, diatas ban berjalan atau
atau bahan pengotor yang dibuang dari tempat diatas kapal dengan cairan kimia tertentu untuk
asalnya seperti kupasan tanah penutup mencegah pembakaran spontan. Spraying juga
batubara atau batuan pengotor yang dibuang dapat berarti penyiraman jalan angkut tambang
dari kegiatan penambangan terbuka. untuk menghindarkan pencemaran udasra dan
Spoil bank : tempat buanagn atau kecelakaan.
tumpukan bahan buangan dari kegiatan Spreader : alat penyebar tanah buangan berupa
penambangan terbuka. sistem ban berjalan yang dihubungkan dengan
Spoil ground : areal tempat pembuangan dan menerima umpan tanah (batuan) kupasan
tanah atau batuan dari kegiatan penambangan dari sistem bucket wheel evcavator pada
atau penggalian tanah. tambang batubara terbuka.
Spoil heap : tumpukan bahan buangan dari Spread of ash : batas toleransi maksimum
kegiatan penambangan batubara, kandungan abu batubara kasar hasil
penambangan bahan galian lainnya atau penambangan (batubara ROM) dengan
kegiatan penggalian lainnya. kandungan batubara yang dikapalkan (dijual).
Spoil material : bahan buangan dari kegiatan Batas toleransi ini biasanya sekitar 15% (15%
tambang terbuka yang terdiri dari bahan yang lebih tinggi dari kadar abu batubara ROM).
tidak berharga. Stability : kemantapan atau kestabilan, yaitu
Spoil pile : areal penumpukan bahan keadaan tetap ditempat. Kemantapan dapat
buangan dari kegiatan penambangan. diuraikan sebagai daya tahanlereng dan
Spoil pit : areal penumpukan bahan tumpukan bahan buangan tambang terhadap
buangan dari kegiatan penambangan yang longsor, ambruk atau membalik. Kemantapan
merupakan bekas tambang atau areal berbentuk tanah atau batuan tergantung pada daya tahan
cekungan. geser bahan pembentuk tanah atau batuan yang
Spoil segregation : pemisahan kupasan atau merupakan fungsi dari tahanan dalam dan
penempatan tanah buangan ditempat terpisah kohesi.
(terisolasi) jauh dari lahan dan batuan yang Stabilize : memantapkan, menstabilkan yang
bermanfaat. berarti pekerjaan untuk membuat sesuatu
Spontaneous combustion : pembakaran material tetap ditempat (tidak berubah
spontan atau terbakar sendiri, yaitu proses kimia bentuk/tidak rusak). Kemantapan suatu
dan atau fisika yang terjadi umumnya pada lahan/tumpukan tanah dicapai dengan cara
batubara berderajat rendah dimana batubara mekanis atau dengan vegetasi (penghijauan)
menjadi panas kemudian terbakar hanya karena termasuk penanaman pohan, perdu, rumput dan
berada dimana batubara menjadi panas legum atau dengan pemadatan mekanis.
kemudian terbakar hanya karena berada pada Stacker : sistem ban berjalan dan
udara terbuka dalam waktu yang relatif singkat. strukturnya yang dapat bergerak untuk
Proses pembakaran spontan diawali dengan menumpahkan batubara ketempat penumpukan.
penyerapan ogsigen dari udara, selanjutnya Stacker-reclaimer : sistem ban berjalan,
karena batubara mempunyai sifat kimia serta struktur yang dapat bergerak dan ujungnya
42
terpasang teromol ember berputar (bucket biasanya berasal dari tanah atau batuan di
wheel excavator) yang beroperasi baik sebagai permukaan yang tidak jauh dari lubang masuk
pencurah batubara maupun sebagai pengambal bahan isian dan sebelum dimasukkan bahan
batubara yang akan dicurahkan kedalam terlebih dahulu dicampur air untuk memudahkan
tongkang atau kapal. pemasukan atau pemompaan. Pengisian ini
Stage loader : alat pembawa batubara yang bertujuan untuk mencegah penurunan
terdiri dari pelt-pelat yang digerakkan oleh permukaan tanah.
rantai, dipasang sebagai satu kesatuan dengan Strata : lapisan-lapisan batuan endapan
mesin pemotong batubara pada sistem tambang khususnya lapisan batu lanau atau serpih yang
batubara lubang buka. terletak diatas atau diantara lapisan-lapisan
Staging : pentahapan, yaitu pengaturan batubara. strata juga berarti formasi batuan
kegiatan utama pertambangan,misalnya yang terdiri dari batuan-batuan yang sama atau
pembersihan lahan, pembuangan tumbuhan dan hampir sama seluruhnya.
pengumpulan tanah pucuk menjadi urutan- Stratified : bentuk pelapisan yang terdiri dari
urutan kegiatan rinci sehingga pada setiap saat atau tersusun dari aluvium yang merupakan
berbagai tahap kegiatan pembersihan lahan, bahan-bahan berlapis-lapis. Lapisan-lapisan
ekstraksi batubara dan reklamasi dapat tanah yang terbentuk karena proses geologi
dilaksanakan serempak. disebut horison sedangkan lapisan-lapisan
Stake out : aktivitas penentuan titik di lapangan tanah yang terbentuk dari batuan asal
oleh tim survey sesuai dengan design atau peta. dinamakan strata.
Standart : baku atau ukuran dasar, misalnya Stratigraphic exploration : pekerjaan
untuk tambang batubara terbuka, kualitas baku eksplorasi termasuk pemboran untuk
air ditetapkan sesuai nilai ambang batas bahan mengetahui susunan geologi dan jenis formasi
pencemarnya atau tidak mengandung zat-zat batuan pada suatu wilayah penyelidikan.
beracun lebih dari kadar maksimum tertentu Stratigtraphy : statigrafi, yaitu ilmu tentang
sebelum dialirkan keperairan umum. lapisan batuan atau susunan batuan-batuan.
Stemmer : tongkat kayu bulat untuk Ilmu ini adalah salah satu cabang dari geoogi
mendorong dan memadatkan penyumbat yang berhubungan dengan definisi dan uraian
(stemming) lubang tembak. Tongkat ini juga batuan sedimen khususnya berkaitan dengan
dapat digunakan untuk memeriksa kedalaman singkapan batuan atau batuan dibawah
dan ukuran (diameter) lubang peledakan serta pemukaan.
mendorong bahan peledak. Stratum : satu letakan (lapisan masif) batuan
Stemming : bahan penyumbat lubang bor untuk yang memisahkan dua lapisan batuan yang
membantu menghasilkan peledakan yang baik. komposisinya berbeda atau memiliki ciri
Bahan ini biasanya dibuat dari lempung, beerlainan. Bentuk jamak dari stratum adalah
remukan batuan/tanah hasil pemboran, atau strata.
cairan kimia yang cepat membeku. Strike : arah garis yang dibentuk dari
Steril : endapan bahan galian atau cadangan perpotongan bidang planar dengan bidang
bahan galian termasuk batubara yang tidak horizontal ditinjau dari arah utara.
dapat ditambang karena permukaan tanah Strikeline : garis struktur kontur yang lurus,
diatasnya telah terganggu atau menjadi tempat sejajar dan berjarak vertikal sama.
timbunan tanah buangan atau limbah Strike of : meratakan bagian atas gundukan
pertambangan. tanah buangan dengan alat mekanis untuk
Stockpile : tempat penumpukan atau bahan membentuk tumpukan terpotong.
yang ditumpuk untuk diambil, diolah, dipasarkan Strip : mengupas atau memindahkan tanah,
atau dimanfaatkan kemudian. batuan dan bahan lainnya untuk membuka
Stockpiling : pembentukan tempat lapisan batubara yang umumnya terdapat relatif
penyimpanan terhadap bahan berharga, tanah dangkal. Istilah ini juga dipakai untuk pekerjaan
atau batuan untuk dimanfaatkan. Penimbunan pengupasan atau pembuangan tanah (batuan)
tanah secara khusus ditujukan untuk penutup bahan galian lainnya yang relatif tipis,
pembentukan permukaan tanah dan biasanya kurang dari 30 meter – 40 meter.
menyediakan tanah untuk pertumbuhan Strip bench : teras kupasan, yaitu teras atau
tanaman pasca tambang terbuka. lantai permuka tambang terbuka yang aktif
Stoping : pekerjaan peremukan atau maupun yang telah ditinggalkan, termasuk teras
pengambilan bijih atau bahan galian logam yang senganja dibuat untuk reklamasi pasca
didalam tambang. tambang terbuka.
Stopping : dinding pemisah pada lubang Strip mine : tambang kupas atau tambang
ventilasi tambang dalam yang dibuat untuk terbuka, yaitu tambang permukaan yang
memisahkan aliran udara segar dan aliran udara merupakan kegiatan pengupasan atau
kotor dari permuka tambang. pemindahan tanah (batuan) untuk membuka
Storing : istilah lama (dari bahasa Belanda) bahan gaolian layak tambang. Secara khusus
yang berarti sesar (patahan). tambang kupas berarti tambang terbuka dimana
Stowage : pekerjaan pengisian ruangan yang pengupasan tanah dilakukan dalam bentuk
terjadi akibat ekstraksi batubara pada sistem rangkaian baris-baris pengupasan dan baris-
lubang buka tambang dalam. Bahan isian
43
baris tumpukan memanjang kupasan (buangan ) Structure contour : kontur struktur, yaitu garis-
tanah. garis kontur yang menghubungkan titik-titik
Strip mining : pertambangan kupas atau dengan ketinggian yang sama pada atap dan
pertambangan baris yang secara khusus lantai lapisan batubara. titik-titik sama tinggi
merupakan sistem tambang terbuka atau tersebut diukur dari suatu datum (titik ikat) atau
tambang permukaan untuk batubara. sistem dari permukaan laut.
penambanga ini pada dasarnya terbagi dua, Structure sections : penampang struktur, yaitu
yaitu tambang area dan tambang kontur. gambar-gambar yang memperlihatkan struktur
Pertambangan kupas adalah merupakan geologi yang diamati pada dinding tegak suatu
operasi pengupasan tanah atau batuan penutup bukaan batuan atau bukaan tambang.
lapisan batu bara dengan bentuk pengupasan Sub-A : singkatan atau istilah lain untuk
baris-baris serjajar. batubara sub-bitumen A menurut klasifikasi
Stripping : pekerjaan pengupasan dan ASTM.
pemindahan lapisan penutup endapan bahan Sub-anthracite : batubara sub antrasit atau
galian layak tambang pada metoda tambang batubara semi-antrasit, yakni batubara yang
terbuka. berperingkatdan mempunyai kualitas diantara
Stripping area : areal pengupasan tambang antrasit dan batubara semi-bitumen (semi-
terbuka yang mencakup bahan galian layak bituminous coal) (lihat semi-bituminous coal).
tambang, kedalaman, ketebalan lapisan tanah Sub-B : singkatan atauistilah lainuntukbatubara
atau batuan yang akan dibuang, bentuk sub-bituminousB menurut klasifikasi ASTM
permukaan tanah/batuan penutup endapan Sub-bituminous A coal : batubara sub-bitumen
bahn galian dan kemantapan lereng penggalian A, yaitu batubara sub bitumen yang tidak
(teras-teras tambang terbuka). menggumpal pada pembakaran dan mempunyai
Stripping-pit limits : batas-batas bukaan nilai kalori 2772 KKal/Kg sampai kurang dari
tambang yang meliputi luasan bahan galian 3276 KKal/Kg (lembab,MMF).
layak tambang ditambah bukaan untuk Sub-bituminous B coal : batubara sub-
memperoleh faktor keamanan teras-teras bitumen C, yaitu jenis batubara sub-bitumen
tambang. Volume tanah kupasan secara secara yang tidak menggumpal pada pembakaran dan
keseluruhan adalah volume tanah tegak lurus mempunyai nilai kalori 2092 KKal/Kg atau lebih
diatas alas bukaan ditambah dengan volume dan kurang dari 2394 KKal/Kg (lembab,MMF).
yang timbul akibat pembuatan teras-teras Sub-bituminous coal : batubara sub-bitumen
tambang dengan geometri yang aman dan yang merupakan batubara berperingkat
volume penggalian permukaan untuk mendekati terendah. Disebut juga batubara (sub-bitumen)
mulut galian tambang terbuka. berperingkat tidak menggumpal pada
Stripping ratio : sama dengan nisbah kupasan pembakaran dan mempunyai nilai kalori lebih
(lihat nisbah kupasan). Perbandingan jumlah dari 2092 KKal/Kg sampai kurang dari 2898
volume batuan (OB, waste) yang harus Kkal/Kg (lembab,MMF). Disebut juga dengan
dibongkar untuk mendapatkan sejumlah (ton) nama batubara hitam berperingkat antara lignit
mineral/bahan tambang (Coal – Ore). Misalnya dan batubara bitumen, berbeda dengan lignit
SR = 1 : 8. karena mengandung karbon lebih tinggi,
Stripping machine : alat-alat berat yang hidrogen lebih rendah. Batubara sub-bitumen
digunakan untuk kegiatan pengupasan lapisan dibagi atas 3 kelas berdasarkan nilai kalori yang
tanah atau batuan penutup lapisan batubara dan semakin tinggi yaitu C, B dan A.
bahan galian lainnya (termasuk mesinbor untuk Sub-crop : sub singkapan atau semi singkapan,
membuat lubang-lubang ledak). yaitu lapisan bagian batubara atau endapan
Stripping shovel : alat berat singkup mesin bahan galian lainnya yang sangat dekat
termasuk alat-alat hidrolik yang mempunyai kepermukaan tapi tidak tersingkap.
batang gali panjang (boom dan stick) untuk Sub-economic resources : sumber-sumber
memperoleh jangkauan penggalian lebih sub-ekonomis, yaitu bagian dari sumber-sumber
panjang dan penumpukan material lebih tinggi. yang telah diketahui (diidentifikasikan) tetapi
Strip pit : penggalian antara teras tambang tidak memenuhi kriteria ekonomis sebagai
terakhir (paling ujung) dengan tumpukan tanah cadangan-cadangan dan cadangan-
buangan pada tambang terbuka aktif maupun cadanganmarginal.
tambang terbuka yang telah ditinggalkan. Sub grade : Konstruksi badan jalan dari tanah
Strip sample : conto garis, yaitu conto yang yang telah memenuhi persyaratan kepadatan
diambil dalam bentuk potongan kecil dengan tertentu.
memotong atau membuat torehan dari lantai Sub kontraktor : suatu badan usaha yang
lapisan batubara hingga keatap atau dari sisi ditunjuk oleh perusahaan untuk melakukan
teras arah kemajuan tambang ke teras tambang kerjasama dalam melakukan sebagian atau
lama. seluruh proses kerja yang dilakukan
Structure : struktur, yakni istilah yang perusahaan.
menerangkan keadaan lokal atau regional dari Sub-lignitous : batubara sub-lignit, yaitu
susunan pelapisan batuan yang telah dikenal batubara yang mengandung karbon 75% -85%
meliputi ciri-ciri antara lain seperti pembentukan dan hidrogen 4.5% - 5%.
urutan atau susunan pelapisan batuan tersebut.
44
Sub-meta-bituminous : batubara semi-bitumen lainnya belerang dioksida terbentuk dan menjadi
yang mengandung karbon 89% - 91.2% dan bahan pencemar udara. Bila belerang dioksida
hidrogen kurang dari 4% - 5%. terdapat bersama zat-zat padat tersuspensi
Sub-ortho-bituminous : batubara sub-ortho- dalam udara dapat menimbulkan penyakit
bitumen, yaitu batubara yang mengandung kanker.
karbon 87% - 89% dan hidrogen lebih rendah Sulfuretum : kumpulan organisme yang
dari 4% - 5%. berperan dalam metabolisme belerang.
Sub-para-bituminous : batubara-para-bitumen, Sumber-sumber hipotetik : sumber-sumber
yaitu batubara yang mengandung karbon 84% - batuan galian yang belum ditemukan tetapi
87% dan hidrogen lebih rendah dari 4% - 4.5%. beralasan untuk ditemukan pada suatu wilayah
Subsample : bagian dari conto yang terdiri pertambangan.
dari sejumlah conto yang diambil secara teratur Sumber-sumber sub-ekonomis terkira
dan mewakili keseluruhan conto khususnya :bagian dari sumber-sumber bahan galian yang
conto batubara serta conto kokas. terindikasi (terkira) tetapi tidak memenuhi kriteria
Subsidence :penurunan permukaan diatas ekonomis untuk dinilai sebagai cadangan-
tanah diatas tambang dalam akibat operasi cadangan terkira.
tambang dengan sistem ambrukan. Penurunan Sumber-sumber terkira : letakan-letakan
ini juga dapat terjadi akibat ambruknya tanah batubara atau bahan galian lainnya yang secara
(batuan) penutup secara bertahap ataupun geologi keberadaannya mempunyai tingkat
mendadak diatas lapisan batubara yang sedang keyakinan rendah.
ditambang atau pada pasca-tambang. Sumber-sumber terunjuk: letakan-letakan
Subsoil : tanah yang dibawah tanah pucuk, batubara yang keberadaanya secara geologi
biasanya tidak mengandung cukup bahan adalah pada tingkat keyakinan sedang.
organik (humus), berwarna kuning, ketebalan +/- Sump : tempat yang paling rendah
3 m, sehingga untuk reklamasi jenis tanah ini (semacam kolam kecil) dalam tambang
harus ditutup dengan tanah pucuk sebelum (tambang dalam atau tambang terbuka) untuk
ditanami. menampung air dan dari tempat itu air
Suhu cair maximum : suhu saat batubara yang dipompakan keluar tambang.
dipanaskan (dibakar) mencair secara maximum Sumping : pekerjaan mendorong dan
(temperature of maximum fluidity). memotong batubara dipermuka tambang dalam
Suhu pelunakan awal : sama dengan initial dengan alat pemotong batubara.
softenig temperature (lihat initial softening Super anthracite : super antrisit atau antrasit
temperature). super, yaitu batubara antrasit yang berperingkat
Suhu pemadatan kembali : suhu saat batubara tertinggi, mengandung karbon tetap 98% atau
berhenti mencair setelah melalui keadaan cair lebih. Super antrasit sama dengan meta-antrasit
(dalam bahasa inggris, resolidification (lihat meta-antrasit).
temperature). Super bituminous coal : batubara super
Sulfate sulfur : sama dengan belerang sulfat bitumen, yaitu batubara berperingkat diantara
(lihat belerang sulfat). batubara bitumen dan antrasit yang
Sulfates : sulfat-sulfat, yaitu bahan pencemar mengandung zat terbang 10% - 20%, lebih
tahap kedua termasuk asam sulfat dan sulfat- keras serta lebih rapuh dari batubara bitumen.
sulfat bersifat logam netral. Kadang-kadang batubara super bitumen disebut
Sulfur : sama dengan belerang (lihat belerang). semi-bitumen.
Sufur bacteria : sama dengan bakteri belerang Supplier : pihak yang menjual barang dan jasa
(lhat bakteri belerang). kepada suatu perusahaan untuk kegiatan
Sulfur ball : sama dengan bola belerang (lihat operational perusahaan tersebut.
bola beleranglihat bola belerang:. Surayala coal : nama salah satu jenis
Sulfur content : kandungan belerang (lihat batubara yang dihasilkan dan dipasrkan oleh
kandunagn), yakni jumlah belerang dalam Tambang Batubara Bukit Asam khususnya
batubara yang dinyatakan dalam persen atau untuk PLTU Surayala. Batubara Surayala
bagian dalam sejuta (ppm). Jumlah beelrang ini umumnya dipasarkan dengan kualitas sebagai
dapat dibagi tiga, yaitu kandungan belerang pirit, berikut: nilai kalori 5300Kkal/Kg (ADB), kadar air
belerang organik dan belerang sulfat. Belerang total (jumlah kelengasan) 18% - 28% (ARB), abu
terkandung dalam batubara sering-sering 3% (ADB), 35% - 60% (ADB), karbon tetap 45%
dibedakan atas belerang bebas yaitu dalam - 55% (ADB) dan belerang total 0.49%.
bentuk pirit dan belerang organik yang terikut Super elevasi : Kemiringan badan jalan dari titik
dalam bahan batubara. belerang bebas tengah (center line) sampai ke sisi terluar jalan.
biasanya hilang pada proses pencucian Surface hidrologi: hidrologi permukaan, yakni
sedangkan belerang organik tidak. Kandungan ilmu yang mempelajari sistem air permukaan.
belerang tidak disukai (sangat dibatasi oleh Surface mining : pertambangan permukaan,
pembeli/pemakai) karena mencemari lingkungan yaitu kegiatan ekstraksi batubara, batuan atau
pada pembakaran batubara. bahan galian lain diatas permukaan (terbuka).
Sulfur dioxide : belerang dioksida yang Pertambangan permukaan juga berarti cara
merupakan salah satu senyawa dalam udara. penambangan dengan lubang-lubang tambang
Pada pembakaran batubara atau bahan bakar
45
terbuka sampai mencapai kedalaman dimana Talus : batuan lepas, kerikil atau yang
nisbah kupasan terlalu besar (tidak ekonomis). terbentuk akibat hancuran tebing batuan curam
Surface moisture: kelengasan permukaan atau dan jatuh ke bagian kaki tebing akibat gaya
kelembaban permukaan, yaitu kelembaban yang berat dan membentuk tumpukan.
melekat pada permukaan butiran batubara, Tambang auger : tambanng batubara yang
barada dalam rekahan dan celah-celah biasanya merupakan tambang terbuka atau
batubara. tambang permukaan yang menggunakan alat
Surface rights : hak permukaan tanah dan auger (spiral) untuk melubangi lapisan batubara
tidak termasuk hak atas bahan galian dibawah sekaligus menarik batubara keluar lubang
tanah. sebagai alat produksi batubara.
Surface soil : tanah permukaan dari tanah Tambang berbahaya : tambang batubara atau
pertanian yang biasanya dibajak (digemburkan) permuka tambang dalam pada keadaan udara
sedalam sampai sekitar 20cm. tambang mengandung gas yang dapat terbakar
Surface water : air permukaan, yakni air yang (terutama gas metan) 0.25% atau lebih. Dalam
mengalir dipermukaan yang berasal dari keadaan seperti itu udara tambang dapat
berbagai sumber misalnya hujan, sungai, mata terbakar atau meledak.
air dan sebagainya. Tanah kupasan : sama dengan spoil (lihat
Suspended solids: butiran-butiran sangat kecil spoil).
(partikel dalam air yang dapat dipisahkan Tanah penutup: sama dengan over burden
dengan penyaringan. Disebut juga padatan (lihat over burden).
tersuspensi (tidak terlarut) dalam air. Tanah pucuk : lapisan tanah paling atas yang
Swamp forests : hutan-hutan rawa, yaitu rawa- biasanya mengandung humus dan atau bahan-
rawa yang sangat luas yang terendam atau bahan organik yang menunjang pertumbuhan
sangat dibanjiri air pada zaman pembentukan tanaman. Sebelum penambangan tanah pucuk
batubara. biasanya dikupas tersendiri, disimpan dan akan
Swell : pemuaian, yaitu sifat dan menjadi permukaan lahan reklamasi.
kecenderungan tanah atau batuan termasuk Tar : cairan kental berwarna coklat sampai
batubara untuk bertambah isinya (memuai) bila hitam., tidak mengandung air dihasilkan dari
dipindahkan dari tempat asalnya karena proses penguapan zat terbang yang diperoleh
pertambahan pori-porinya. dsari batubara dengan cara pengembunan
Swing angle : sudut putar, yaitu jarak dalam keadaan tertentu. Tar juga dihasilkan dari
putaran dalam derajat yang dapat tercapai oleh proses yang sama terhadap kayu, minyak,
alat gali seperti excavator atau dragline dari titik serpih minyak dan sebagainya. Cairan tar ini
penggalian ke titik pemuatan. sering juga disebut ter.
Swing fuel : bahan bakar transisi atau bahan TCE : singkatan dari tonne coal equivalent yang
bakar pengganti,yaitubahanbakar yang berperan berarti jumlah kalori dari suatu bahan bakar
penting pada masa transisi dari keadaan bahan setara dengan 1 ton (satu metrik ton ) batubara
bakar yang dapat habis dengan bahan bakar “baku” dengan nilai kalori/gram.
yang tidak dapat habis. Batubara menurut Tektonik : sifat fisika tertentu dari tenaga
pandangan sebagian orang merupakan bahan struktur yang berada dan terjadi di dalam bumi
bakar transisi/bahan bakar pengganti. (tenaga orogen), misalnya tenaga yang
Switchback : jalan tambang yang dibuat menimbulkan gempa tektonik.
berliku-liku dari puncak hingga ke dasar Template : bentuk tiruan dari kayu lapis atau
tambang terbuka untuk memenuhi sudut lereng pelat tipis yang digunakan untuk percobaan,
agar dapat dilalui alat-alat angkut tambang misalnya mencoba ukuran peraslatan tambang
dengan aman. dalam untuk lubang-lubang angkutan atau jalan
System : sistem yaitu batuan-batuan yang masuk kepanel-panel.
terbentuk secara alami dan terawetkan dalam Tenaga kalori : jumlah panas yang dihasilkan
masa geologi. oleh satuan berat atau satuan isi bahan bakar
Systematic sampling : percontoan sistematis, bila terbakar sempurna. Secara umum tenaga
yait8u pengambilan conto-conto secara teratur kalori yang disebut juga dengan tenaga panas
dalam selang waktu sama (misalnya diambil atau nilai kalori adalah jumlah panas yang dapat
setiap 5 menit) atau diambil dengan jumlah yang diperoleh dari batubara yang berhubungan
sama untuk mewakili jumlah tertentu (misalnya dengan peringkat dan kualitas secara
satu conto untuk setiap truk). keseluruhan.
T : singkatan dari temperature (suhu) atau Teori drift : teori yang menyatakan bahwa
temperature absolut dan sering juga berarti batubara terjadi dari endapan bahan-bahan
sesuatu yang berbentuk huruf T. tumbuhan yang telah dipindahkan dari tempat
Tail drive : motor penggerak ban-berjalan yang tumbuhnya dan diendapkan di tempat lain
dipasang dibagian belakang dari sistem ban dimana terjadi proses pembatubaraan
berjalan. (terjadinya batubara).
Tailings : kotoran dan atau bahan berkualitas Teori in-situ : teori yang menyatakan batubara
rendah yang dipisahkan dari bahan berharga terjadi di tempat dimana tumbuhan bahan asal
pada penyaringan atau pengolahan bahan batubara tumbuh dan melapuk. Teori in-situ
galian. berlawanan dengan teori drift.
46
Teori rasio karbon : teori yang menyatakan keberadaan, penyebaran atau kualitas endapan
bahwa peringkat batubara tertentub diperlukan batubara atau bahan galian lain.
oleh bahan-bahan organik untuk membentuk Theodolit : salah satu alat ukur yang
cairan hidrokarbon. digunakan untuk menentukan koordinat tanah
Teras : jenjang lereng, yaitu datar atau hampir dengan mengukur sudut mendatar (sudut
datar yang relatif sempit dibanding dengan horizontal) dan sudut tegak (sudut vertikal).
panjangnya, dengan satu sisi membentuk lereng Dimana sudut-sudut tersebut berperan dalam
kearah atas dengan sisi lainnya membentu penentuan jarak mendatar dan jarak tegak
lereng kebawah dan dibuat mengikuti kontur diantara dua titik lapangan.
tanah serta disesuaikan dengan tujuan bukaan Thermal unit : unit atau satuan yang dipakai
tambang. sebagai perbandingan atau perhitungan jumlah
Terkira : tingkat keyakinan rendah secara panas.
geologi. Untuk sumber-sumber atau cadangan Thick bands : lapisan-lapisan tipis vitrain
batubara. istilah terkira berarti perkiraan jumlah, antara 5 mm – 50 mm pada batubara yang
peringkat, ketebalan atau penyebarannya berlapis-lapis tipis.
didasrkan pada interpolasi atau deduksi atas Thick coal : baubara tebal, yaitu lapisan
sumber atau cadangan batubara batubara yang batubara yang tebalnya lebih dari 2.44 meter
berlanjut dari sumber atau cadangan yang telah atau lebih dari sekitar 3 meter (adakalanya
terukur dan terduga karena adanya bukti-bukti batubara tebal mencapai ketebalan 90 meter di
atau tanda-tanda secara geologi. perkiraan Indonesia).
dihitung dari proyeksi data batubara terduga Thickness categories : kategori-kategori
tetapi arealpercontoan dan pengukuran belum ketebalan, yaitu berbagai ukuran ketebalan
ada. endapan batubara yang dipakai pada
Terasering : pekerjaan membentuk jenjang perhitungan, perkiraan dan pelaporan
datar atau hampir datar. Terssering berasal dari cadangan-cadangan serta sumber-sumber
kata terracing. batubara.
Terrestrial deposits : endapan-endapan Thickness characteristics : ciri-ciri ketebalan
terestrial, yaitu endapan-endapan bahan galian batubara secara keseluruhan pada suatu
yang terletak dipermukaan tanah. Endapan atau lapangan yang mungkin layak ditambang. Ciri-
letakan bahan galian alam yang terdapat ciri ketebalan batubara secara keseluruhan
didalam air seperti di dalam sungai dan danau selalu dinyatakan dalam hubungannya dengan
kadang-kadang juga dinamakan endapan sistem penambnagn yang umum dipraktekkan,
terestrial. jumlah rata-rata dari lapisan batubara pada
Terunjuk : tingkat kemungkinan sedang sedang penyebarannya ke arah mendatar serta kearah
secara geologi. Untuk sumber-sumber atau vertikal.
cadangan-cadanganbatubara perkiraan jumlah, Thick seam : lapisan batubara tebal yang
peringkat, ketebalan, conto dan data geologi secara umum adalah lapisan batubara dengan
singkapan-singkapan batubara yang ketebalan lebih lebih dari 1.2 meter.
berdekatan, parit uji dan lubang-lubang bor pada Thin bands : lapisan-lapisan tipis vitrain antara
jarak tertentu dan lebih dalam dari sumber- 0.5 mm – 2.0 mm pada batubara berlapis-lapis
sumber atau cadangan-cadangan batubara tipis.
terukur. Tidak ada conto dan pengukuran pada Thin seam : lapisan batubara tipis yang secara
daerah terunjuk. umum adalah lapisa batubara dengan ketebalan
Test boring : pemboran uji, yaitu pembuatan 0.6 meter.
lubang bor dengan mesin bor putar dan Thin section : penampang tipis atau sayatan
pengambilan conto untuk diteliti guna tipis, yakni lapisan atau pecahan ataupun
memperoleh data mengenai sifat-sifat fisika sayatan batubara setipis kertas, mineral atau
lapisan batuan yang ditembus. bahan galian biasanya direkatkan pada slide
Test cone : kerucut uji, yaitu abu sisa untuk mikroskop. Sayatan tipis ini dibuat untuk
pembakaran batubara yang dibuat berbentuk diamati dibawah mikroskop dengan penyinaran.
kerucut kecil biasanya menggunakan sejenis Third generation process : proses generasi
perekat tertentu. Kerucut itu kemudian dibakar ketiga, yaitu proses pembutan bahan bakar gas
dalam oven penguji dan diamati saat terjadi dari batubara sistem sistem konvensional lanjut
perubahan kerucut pada suhu-suhu terttentu yang memakai reaktor nuklir untuk
untuk memperoleh suhu pelunakan, suhu menghasilkan suhu tinggi yang diperlukan
perubahan bentuk dan suhu pelelehan dari dalam proses gasifikasi.
kerucut uji. Kerucut uji sering juga dibuat dari Tingkat batubara : istilah yang menunjukkan
bahan-bahan lainnya seperti bata tahan api sifat batubara terutama berdasarkan kandungan
untuk menguji parameter-parameter seperti abu belerang serta jenis abu batubara.
batubara. Tingkat kekerapan : perbandingan antara
Test hole : lubang uji, yaitu lubang bor atau jumlah kecelakaan kerja dalam waktu tertentu
penggalian dangkal untuk menguji sifat-sifat fisik dengan jumlah pekerja tambang.
lapisan batubara. Tingkat keparahan : perbandinagn antara
Test pit : sumur uji, yaitu sumuran atau jumlah hari kerja yang hilang dalam waktu
penggalian dangakal untuk menentukan
47
tertentu dengan jumlah hari kerja pekerja kegiatan tambang terbuka yang digunakan
tambang. sebagai pengganti atau penambah tanah pucuk.
Tipple : struktur atau wadah untuk Total station : suatu alat ukur sudat dan jarak
membersihkan, memproses atau menyimpan yang terintegrasi dalam satu unit alat. Total
batubara hasil penambangan sebelum dimuat station juga sudah dilengkapi dengan processor
kedalam kapal atau alat angkut lain. sehingga bisa menghitung jarak datar,
Tipple sample : conto batubara yang diambil koordinat, dan beda tinggi secara langsung
dari wadah pembersihan, pencucian atau tanpa perlu kalkulator lagi.
penyimpanan (tipple). Toxic spoil : tanah buangan beracun, yakni
Toe : kaki atau dasar dari teras penggalian material buangan yang bersifat asam dengan
(penambangan), lereng penggalian atau lereng pH dibawah 4 dan tanah buangan yang
tumpukan bahan tambang. kandungan mineral-mineral aluminium, mangan
Toe hole : lubang tembak yang di bor mendatar dan besinya dapat merusak pertumbuhan
atau miring kebawah kearah dasar dari teras tanaman.
atau lereng bukaan tambang terbuka. Lubang Trace element : unsur yang terdapat dalam
bor ini dibuat untuk meledakkan bagian dari konsentrasi sangat kecil didalam tanah atau kulit
teras penembangan agar terbentuk hasil bumi. Istilah ini juga berarti seluruh unsur selain
peledakan yang baik (teratur). dari delapan unsur utama pembentuk batuan.
Top heading method : metoda pembuatan Tracking : gerakan bulldozer atau alat-alat berat
terowongan atau lubang-lubang tambang dalam pemindah tanah mekanis keatas dan kebawah
dengan terlebih dahulu menggali bagian atasnya lereng untuk memantapkan, memadatkan,
saja. Bagian bawahnya digali belakangan dan mengendalikan erosi serta untuk
dikerjakan secara terpisah. mempersiapkan lahan pertamanan.
Topographical profile : penampang topografi, Traktor : alat berat yang berjalan dengan rantai
yaitu garis yang menggambarkan atau mewakili (track) seperti bulldozer dan track loader. Alat
bentuk dari fisik permukaan tanah. berat yang mempunyai ban karet untuk menarik
Topographic map: peta topografi, yaitu peta kereta, lori atau alat-alat petanian juga
yang menunjukkan ketinggian dan kemiringan dinamakan traktor.
:pelerengan ) permukaan. Transgressive : transgresif, yaitu perluasan
Topography : bentuk permukaan yang laut dangkal akibat proses penggelaman
menggambarkan relief dan tata letak bentukan daratan karena permukaan laut yang naik atau
alam dan buatan manusia. tanah yang turun.
Topping : batuan halus yang membentuk Transhipment : pemindahan muatan dari
lapisan tipis penutup jalan atau pelerengan. tongkang ke kapal yang lebih besar karena
Topping failure : gerakan atau kehancuran kedalaman laut dipelabuhan pemuatan terlalu
tanah dalam bentuk pemisahan lapin-lapisan dangkal untuk labuh kapal besar.
miring kearah belakang dari bagian tanah Trench : parit uji, yaitu parit memanjang yang
(permukaan) atau dinding teras penambangan digali secara manual atau dengan alat berat
terbuka. seperti excavator yang biasanya dibuat untuk
Topsoil : sama dengan tanah pucuk (lihat tanah membuka lapisan-lapisan batubara untuk
pucuk). Adalah bagian atas dari lapisan memperoleh penampang, ketebalan, arah dan
tanah, yang mengandung materi organik sifat fisik batubara serta lapisan-lapisan batuan
(humus), berwarna coklat tua hingga coklat diatas dan dibawahnya pembuatan parit uji juga
muda, ketebalan +/- 1 m atau tergantung merupakan cara pengambilan conto batubara
isopach dari customer. Lapisan ini sangat dan batuan.
berguna untuk proses revegetasi. Trenching : penggalian parit uji yang relatif
Topsoil inventory : tumpnkan tanah pucuk dangkal untuk membuka lapisan batubara untuk
yang akan dipergunakan sebagai lapisan diamati dan pengambilan conto yang akan
permukaan lahan reklamasi. Istilah ini juga dianalisis di laboratorium.
berarti penelitian rinci terhadap jenis, jumlah dan Triangulasi : pekerjaan pengukuran dengan
kualitas tanah pucuk sebelum penambangan pola rangkaian sgitiga-segitiga yang diterapkan
pada suatu daerah/lapangan pertambangan. pada sebidang tanah dan dihitung secara
Topsoil markers : tanda penunjuk tanah pucuk, trigonometri.
yaitu tanda-tanda yang dengan jelas penunjukan Trim : Selisih antara rata-rata draught depan
lokasi penumpukan tanah pucuk atau tanah dan rata-rata darught belakang, kedua
lainnya yang menunjang pertumbuhan tanaman pengukuran dikoreksi terhadap perpendicular
(tanah penyubur). masing-masing.
Topsoil storage : penyimpanan tanah pucuk Trimmed : keadaan kapal yang mantap (stabil)
sementara dari kupasan tanah penutup yang karena muatannya disebar dan dirapikan merata
dihasilkan pada waktu penambangn tidak pada semua kamar kargo sehingga draft depan
praktis. dan belakang kapal sama atau hampir sama.
Topsoil subtitutes : pengganti tanah pucuk, Pengaturan muatan ini biasanya dilakukan
yaitu tanah yang dipilih dari kupasan tanah dengan alat bulldozer untuk muatan batubara.
penutup batubara atau bahan galian lain pada

48
Trimming : pekerjaan mengatur dan merapikan perkebunan, transmigrasi, pemukiman,
kargo dalam kapal untuk membuat kapal perhubungan dan sebagainya.
mantap (stabil). Tumpukan buangan tambang batubara :
Trip time carter : kontrak carter kapal dengan timbunan besar limbah padat (tanah atau batuan
ketentuan bahwa pengontrak penyewa kapal buangan) dari tambang batubara, pabrik
untuk sekali pelayaran atau sekali edar dan pengolahan atau pencucian batubara termasuk
pencarter membayar sewa harian termasuk berbai jenis batu, tanah, campuran batuan kotor,
biaya bahan bakar, biaya kepelabuhan dan batu sabak dan sebagainya.
sebagainya. Type : tipe atau jenis batubara berdasarkan
Tripple firing : sistem pembakaran yang dapat bahan tumbuhan yang terkandung (pembentuk)
menggunakan tiga jenis bahan bakar, misalnya batubara. perbedaan jenis batubara
batubara, gas dan minyak pada ketel untuk berdasarkan keragaman tumbuhan asal terlihat
pembangkit tenaga listrik tenaga uap. pada batubara berlapis (banded coal), batubara
Tronton : truk jungkit berukuran relatif cannel, batubara algal dan batubara splint.
kecil dengan kapasitas sekitar 18 ton, Type of coal : tipe batubara atau jenis batubara
mempunyai 10 ban dan termasuk truk jalan berdasarkan parameter tertentu, bahan
raya. Nama tronton berasal dari merk yang pembentuk, mikroskopi, kondisi pembentukan,
mula-mula dikenal khususnya diperusahaan teknologi pengolahan dan pemanfaatan
perkayuan, yaitu thornton. batubara atau sifat-sifat kimia batubara serta
True anthracite : batubara antrasit dengan pembentukan batubara.
kadr karbon lebih kecil dari 93,03% dan Typical coal quality : kualitas batubara tipikal,
hidrogen kurang dari 4%. True anthracite sama yaitu kualitas batubara yang biasanya terlihat
dengan orthoanthracite menurut kandungan dari nilai atau kadar kalori,abu, kelembaban,
karbon dan hidrogennya. belerang dan kekerasan yang mewakili atau
True depth : kedalaman sebenarnya pada titik yang paling dominan dari keseluruhan produksi
lubang bor tertentu yang diukur secara tegak batubara yang dapat dipasarkan.
(vertikal) dari permukaan tempat lubang bor di U : sesuatu alat, perkakas, bangunan atau
beton. Tre depth disebut juga true vertikal depth belokan jalan berbentuk U. U juga sering
(kedalaman tegak sebenarnya). diartikan sebagai tenaga (force) dan energi
True thickness : ketebalan yang sebenarnya peregangan.
dari suatu lapisan batubara. ketebalan ini diukur U-blade : singkatan dari universal blade, yaitu
menurut tebal yang tegak luurus terhadap garis alat dorong dari bulldozer besar, mirip huruf U
atap dan garis alas lapisan batubara atau sesuai yang melebar yang dirancang untuk digunakan
dengan sudut kemiringan (dip) lapisan. untuk segala macam pekerjaan pendorongan
Truk : kendaraan beroda dengan mesin atau pemindahan tanah.
penggerak sendiri yang dipergunakan sebagai UCCW : singkatan dari utility coal combustion
alat angkut material. waste yang berarti limbah yang dihasilkan oleh
Truk buang : truk yang mempunyai mekanisme pembakaran batubara pada PLTU atau pada
pembuangan muatan. Lebih sering disebut ketel uap lainnya. Limbah ini berasal dari unsur-
dump trck. unsur batubara yang tidak terbakar utamanya
Truk buang bawah : truk yang mempunyai adalah bahan-bahan mineral. Bahan-bahan ini
mekanisme pembuangan muatan dari bawah keluar dari ketel PLTU bersama gas-gas melalui
(dengan lantai membuka). Lebih sering disebut cerobong (disebut abu terbang) dan atau tidak
bottom mdump truck. meleleh, mengendap kedasar ketel (abu bawah)
Truk buang samping : truk yang mempunyai atau berbentuk lelehan dan dikeluarkan dari
mekanisme pembuangan dari samping. Lebih bawah ketel (jterak ketel).
sering disebut side dump truck. Uji batubara : percobaan atau penilaian
Truk jungkit : truk yang mempunyai mekanisme batubara secara teknis (tidak secara kimia)
pembuangan pembuangan dari belekang untuk menentukan sifat-sifat pembakaran, sifat
dengan menjungkitkan bak secara hidrolik. pengokasan, bahan-bahan yang dapat
Lebih sering disebut rear dump truck. dihasilkan dari proses pembakaran batubara
Tumbler test : uji kerapuhan, yaitu pengujian dalam dapur atau reaktor khusus, sifat
butiran batubara hasil penggerusan dan pencampuran dengan bahan lain dan
penyaringan dengan cara serta peralatan sebagainya. Uji batubara berbeda dengan
khusus untuk menentukan tingkat analisis batubara yang terutama dilakukan
kerapuhannya. secara kimia dan mekanika.
Tumbuhan batubara : fosil tumbuhan yang Uji pencucian : pengujian sifat-sifat batubara
berperan dalam menentukan batubara atau untuk penentuan kelayakan batubara pada
merupakan tumbuhan asal bahan yang menjadi proses pencucian yang akan mempertinggi
endapan batubara. kualitasnya.
Tumpang tindih : keadaan diman suatu wilayah Ujung batubara : bidang atau permukaan
sebagian atau seluruhnya berada didalam lapisan batubara yang terbuka menurut
wilayah/kawasan atau hak-hak atas tanah ketebalan atau jenis lapisan batubara.
lainnya seperti wilayah izin pertambangan Ultimte analysis : sama dengan analisis ultimat
bahan galian lain, kawasan kehutanan, (lihat analisis ultimat).
49
Umur : jangka waktu atau zaman pengendapan umum yang telah ada sebelumnya. Underpass
batubara dalam sejara geologi yang diberi biasanya dibuat untuk mencegah kecelakaan
nama. Unit waktu yang lebih pendek (lebih kecil) dan melancarkan lalu lintas umum serta jalan
seperti ear dan sistem biasanya dikelompokkan angkutan tambang.
ke dalam unit waktu yang lebih besar. Undersoil : tanah atau bahan lepas yang
Umur batubara : umur atau zaman terletak langsung dibawah lapisan batubara.
pembentukan batubara karboniferous. Undisvovered : sumber yang belum
Unconfined compression test : uji gerus ditemukan, yaitu sumber-sumber batubara asli
batuan atau tanah tanpa penahanan (ujung- yang secara geologi berada dalam jumlahnya
ujungnya) secara lateral. berada pada tingkat keyakinan paling rendah.
Unconvined compressive strength : kekuatan Sumber-sumber ini dibagi dalam dua kategori,
batuan atau tanah untuk menahan gerusan yaitu sumber hipotetik dan sumber spekulatif.
(kekuatan maximum sebelum hancur pada uji Pada wilayah yang mengandung sumber-
gerus). sumber tersebut tidak ada pengambilan conto
Unconformity : ketidakselarasan, yaitu batubara atau pengukuran ketebalan batubara.
permukaan tererosi atau permukaan suatu Undisturbed land : tanah tidak terganggu, yaitu
pelapisan yang bergeser dan memisahkan lahan yang tidak terganggu oleh kegiatan
pelapisan berumur lebih muda dengan batuan pertambangan.
lebih tua. Unit coal : batubara murni, yaitu batubara yang
Uncovered : lapisan batubara yang telah bebas kelembaban (kadar air) dan bebas bahan
terbuka (terkupas) karena kegiatan mineral yang dihitung dari hasil analisis. Unit
pembuangan tanah (batuan) penutup. coal biasanya dinyatakan dengan persamaan :
Uncovering : pekerjaan penggalian dan unit coal = 1 – (w + 1.08 A + 0.55 S) dimana W
pembuangan tanah (batuan) penutup lapisan adalah kelembaban/air, A = abu, S = belerang.
batubara pada tambang batubara terbuka. Unit of coal : unit (ukuran) batubara, yaitu
Underburden : sama dengan seat clay (lihat jumlah batubara yang akan diambil conto yang
seat clay). mewakili. Batubara sejumlah tersebut dapat
Under clay : sama dengan seat clay (lihat seat merupakan muatan satu kapal, satu truk atau
clay). satu gerbong.
Underclay limestone : lapisan tipis batu Unit weight : berat perunit atau berat
gamping air tawar yang tidak terfosilkan yang padatan per unit isi dari jumlah masa. Unit
terlatak dibawah lapisan-lapisan batubara weight basa adalah berat padatan tambah air
(biasanya berhubungan dengan underclay). per unit dari jumlah massa.
Undercut : pemotongan batubara dibagian Unscreen coal : batubara tanpa saring, yaitu
bawah agar peledakan diatasnya memberikan batubara dengan ukuran butiran yang tidak
hasil peremukan batubara lebih baik . undercut dibatasi.
juga berarti menambang dari bawah suatu panel Unstable protobitumen : protobitumen tidak
atau blok batubara atau bahan galian lain stsbil, yaitu batubara protobitumen yang
ditambang dalam. terbentuk dari bahan minyak dan lemak
Underground exploration : penyelidikan atau tumbuhan serta hewan tertentu yang
eksplorasi (tambang) dalam yang dilakukan memperlihatkan perubahan sifat-sifat pada
dengan penggalian lubang atau terowongan dan tahap awal pembentukan batubara.
pemboran lubang eksplorasi untuk mengetahui Unsuitable land : tanah terbatas, yaitu lahan
lanjutan, penyebaran serta ketebalan lapisan- yang tidak diizinkan digunakan untuk ditambang
lapisan batubara atau endapan bahan galian batubara terbuka karena ketentuan tata ruang,
lainnya. ketentuan kehutanan, sumber-sumber alam
Underground mine : pertambangan dalam, yang dibatasi pemanfaatannya atau
yaitu penggalian atau ekstraksi batubara atau dicadangkan untuk lahan pertanian.
bahan galian lainnya dibawah permukaan, yaitu Upgrade : perbaikan mutu, yakni proses
dari lapisan-lapisan endapan yang berada tertentu terhadap batubara untuk meninggikan
diantara lapisan-lapisan batuan dengan sistem nilai ekonominya (nilai jual).
penambangan antara lain seperti room dan Upland : lahan tinggi, yaitu lahan yang berada di
pillar, lubang buka (long wall), ambrukan atau tempat relatif tinggi dibanbdingkan dengan
dengan gasifikasi in-situ. Jalan masuk ketempat lahan-lahan luas di sekitarnya. Istilah ini
ekstraksi bahan galian berharga adalah digunakan untuk membedakan posisinya
sumuran tegak, sumuran miring atau dengan lembah dan dataran ditampat rendah.
terowongan dari sisi bukit yang diperlengkapi Upland dapat juga disamakan engan plateau.
dengan lift tambang, rel atau gerobak katrol. Daerah-daerah lahan tinggi sering diartikan
Underground opening : bukaan tambang berbeda dengan lahan tinggi. Daerah lahan
dalam, yaitu penggantian lubang-lubang bawah tinggi adalah lahan yang terangkat diatas
tanah (dibawah permukaan) untuk tujuan lahanrendah sepanjangsungai atau diantara
penambangan bahan galian. bukit-bukit.
Underpass : jalan tambang yang dibuat dengan Upper heating value : sama degan gross
persimpangan berada dibawah jalan umum caloricic value (lihat gross calorivic value). Istilah
dengan membuat terowongan dibawah jalan
50
ini juga berarti nilai kalori dalam kondisi menjadi uap atau gas. Pembakaran batubara
laboratorium tersebut dilakukan dalam keadaan tertentu
Utilization : pemanfaatan yang berarti kegiatan (keadaan baku di laboratorium analisis).
untuk menggunakan batubara yang diubah Volatile : bahan-bahan terbang, yaitu gas-gas
bentuknya dengan proses tertentu seperti untuk seperti metan, hidrogen dan amonia yang keluar
menghasilkan panas, listrik, bahan-bahan kimia (terbang) dari batubara pada waktu
dan sebagainya. pembentukan batubara dimana bahan
Value : nilai atau kuat cahaya relatif atau kuat pembentuk batubara mengalami perubahan
(intensitas) warna yang dinyatakan sebagai secara kimia dan fisika. Bahan-bahan terbang
fungsi akar pangkat dua dari jumlah cahaya. juga merupakan istilah untuk gas-gas, tar,
Vc : simbol atau singkatan dari volatile carbon minyak yang keluar pada proses pembentukan
(karbon terbang). kokas dari batubara.
V-coal : bahan mikroskopi batubara yang Volatile displacement : perbedaan antara
didominasi oleh vitrain dan clarain. Bahan ini jumlah zat terbang dari batubara normal
dapat ditemukan dalam paru-paru pekerja (batubara biasa) dengan batubara yang
tambang batubara dalam. mempunyai sifat-sifat fisika tertentu (batubara
Vee : bagian tanah kupasan yang ditumpuk khusus).
dekat teras yang belum digali untuk landasan Wall rock : batuan yang mengapit suatu lapisan
kerja alat gali yang kemudian digali atau atau vein bahan galian secara lateral.
dibuang ulang. Want : suatu zona dimana endapan batubara
Vegetatif cover : tumbuhan penutup atau lapisan batubara menghilang karena
permukaan, yaitu keseluruhan tumbuhan yang adanya sesar normal bersudut landai atau
menutup suatu lahan. adanya gangguan geologi lainnya seperti
Vein : suatu lapisan, endapan atau letakan washout, penekanan batuan atap atu batuan
yang tipis (sempit) bahan galian atau batuan lantai yang menggelembung.
mengandung biji berbentuk tidak teratur dan Warehouse : tempat menyimpan barang untuk
berbeda dengan formasi (batuan) sekelilingnya. produksi atau hasil produksi dalam jumlah dan
Suatu lapisan tipis batubara adakalanya juga rentang waktu tertentu yang kemudian
disebut vein. didistribusikan ke lokasi yang dituju berdasarkan
Ventilated : tambang dalam yang secara terus permintaan.
menerus mendapat aliran udara bersih untuk Warehouse requisition : permohonan
membawa udara kotor, udara beracun atau pemenuhan kebutuhan barang yang termasuk
udara yang mengandung gas yang dapat Stock Item dari Gudang.
terbakar keluar tambang. Udara peranginan Washability : sifat batubar terhadap proses
tersebut juga dialirkan atau dipompakan pencucian atau kemampuan batubara untuk
kedalam tambang untuk pernafasan pekerja. dicuci yang dapat menaikkan kualitasnya.
Ventilator : alat-alat yang dipasang didalam Washability curve : kurva pencucian, yaitu
tambang sebagai alat peranginan khusus kipas kurva atau grafik yang menunjukkan hasil uji
angin, konpresor dan kipas isap untuk pencucian batubara dengan cara diambangkan
mengalirkan udara segar (udara bersih) dan dan ditenggelamkan (fload-and-sink test).
mengeluarkan udara kotor. Kurva-kurva ini dibuat dalam keadaan dan
Very thick bands : lapisan atau lembaran variabel yang berbeda-beda dan merupakan
sangat tebal, yaitu pelapisan dari vitrain pada bahan yang penting untuk merancang pabrik
batubara dengan ketebalan lebih dari 50 mm. atau mesin pencucian batubara.
VH : singkatan dari volatile hidrogen, yakni zat Washibility test : sama dengan uji pencucian
terbang yang dikandung batubara. batubara (lihat uji pencucian).
Vibrating screen : saringan getar untuk Washed coal : batubara tercuci atau batubara
menggetarkan, menggerakkan dan memisahkan bersih, yaitu batubara yang kotorannya telah
butiran-butiran batubara atau bahan lain yang dibuang dengan proses pencucian (proses
dijatuhkan keatas saringan. pengolahan atau pembuangan bahan pengotor
Void : pori atau rongga-rongga kecil dalam dalam media cairan berat).
batubara, batuan atau bahan lain. Washery products : hasil akhir atau produk
Void ratio : rasio rongga atau perbandingan yang dihasilkan oleh mesin pencucian batubara
pori, yakni perbandingan antara isi pori dan atau terutama adalah batubara bersih.
rongga yang terdapat diantara butir-butir bahan Washery refuse : kotoran seperti batu, tanah
dengan isi bahan padat. atau batuan yang masih mengandung sedikit
Volatile combustible : zat terbang terbakar, batubara yang keluar dari mesin pencucian
yaitu sebagian bahan-bahan yang dapat batubara untuk dibuang.
terbakar dari batubara yang keluar (terbang) Washing : proses pencucian dengan mesin
pada pembakaran dalam wadah tertutup. Bahan pencucian batubara yang menggunakan media
tersebut terutama adalah senyawa hidrogen dan pencuci cairan berat.
karbon. Washing plant : sama dengan washery (lihat
Volatile matter : zat terbang (bahan terbang), washery).
yaitu zat atau bahan yang keluar (terbang) dari Washout : massa batuan seperti serpih, lanau
batubara yang dibakar selain dari air yang atau batupasir yang mengisi lekukan (berbentuk
51
saluran) pada endapan batubara (rawa shearer atau trepanner pada permuka tambang
batubara) pada masa pembentukan batubara batubara dalam sistem lubang buka (longwall).
yang menyebabkan adanya bagian yang hilang Well core : inti lubang bor, yaitu conto inti yang
berbentuk saluran pada endapan batubara. dipotong olehmata bor dan diangkat keluar (ke
Waste : material, tanah atau bahan pengotor permukaan)dikemas kemudian diamati dan
yang tidak dipakai dan dipisahkan dari lapisan dianalisis.
batubara. Well cuttings : hancuran batuan yang
Waste cofiring : pembakaran campuran terpotong atau tergerus oleh mata bor pada
batubara dengan biomassa dalam ruang pemboran dan dipompa ke permukaan untuk
pembakaran (ketel uap) sistem pembangkit diamati serta dipelajari secara gologi.
listrik tenaga uap atau ketel uap industri. Bahan Well log : Catatan atau grafik dari formasi
bakar campuran biomassa dengan batubara batuan yang ditembus pada pemboran. Catatan
dipandang sebagai bahan bakar yang paling atau grafik itu didasarkan pada pengamatan
murah saat ini dan merupakan bahan yang terhadap hancuran batuan dan atau conto inti
terbarukan. dari lubang bor.
Waste dump : tempat (areal) pembuangan Well logging : teknik geofisika yang
batuan atau tanah kupasan lapisan penutup digunakan untuk penelitian litologi serta sifat-
batubara sifat fisika formasi batuan yang ditembus oleh
Ataupun batuan buangan dari kegiatan lubang bor. Teknik ini dilakukan dengan
penambangan bahan galian lainnya. memasukkan alat pengindera kedalam lubang
Waste bar : Penahan air, yaitu tanggul, bor dan hasil pembacaannya dicatat
peralatan atau struktur yang dibuat diatas dipermukaan dengan alat portabel atau alat
ataupun disekitar jalan masuk dan jalan mobil. Sifat-sifat batuan yang dilog antara lain
tambang dengan tujuan menghalangi atau adalah tahanan listrik, sinar gamma, berat jenis,
mengalihkan aliran air dari jalan-jalan masuk. sifat magnetik, kecepatan rambat suara dan
Water holding capacity : kemampuan sebagainya.
menyimpan air, yaitu nilai terkecil yang dapat Well sample : conto lubang bor, yaitu hancuran
dicapai oleh kandungan air dalam tanah yang batuan hasil pemboran yang dipompakan ke
mengering karena gaya berat air. permukaan untuk penelitian formasi batuan
Waterpass : alat yang digunakan untuk yang ditembus lubang bor.
mengukur atau menentukan beda tinggi antara Wet cleaning : pembersihan basah, yaiu
dua titik atau lebih. proses pembersihan batubara dengan air dan
Water permit : izin pemanfaatan air peralatan pengering. Batuan yang dicuci pada
permukaan atau air tanah untuk keperluan prosesini biasanya berbutir kasar. Proses ini
kegiatan pertambangan atau kegiatan industri lebih mahal dibandingkan dengan pembersihan
termasuk untuk pemukiman. memakai udara.
Water table : permukaan air tanah atau Wheel loader : bulldozer dengan ban karet,
garis permukaan air tanah bebas yang biasanya bulldozer ini bergerak lebih cepat dan
dianggap sebagai batas atas zona kejenuhan mengurangi hancuran batubara atau material
dalam lapisan penyimpanan air (akifer). lain bila dioperasikan di tempat penumpukan.
Water spraying : Penyiraman jalan, biasa Whell excavator : alat singkup mesin atau alat
dilakukan untuk mengurangi debu atau menjaga penggali terutama batuan gembur atau batuan
kelembaban jalan tertentu. lunak yang mempunyai ban karet.whell
Weather coal : batubara coklat lapuk, yaitu excavator juga berarti alat gali material lunak
lapisan batubara, singkapan batubara atau dengan alat gali teromol berputar dan ember gali
endapan batubara coklat yang telah mengalami berukuran besar.
pelapukan. Batubara ini umumnya berwarna Well loader : alat muat batubara, batuan lepas
cerah. atau bahan galian lain yang mempunyai ban
Weathering zone : zona lapik, yakni zona karet. Bahan yang dimuat kedalam dump truk
permukaan yang terdiri dari batuan-batuan yang umumnya adalah hasil peledakan atau
telah mengalami perubahan akibat reaksi kimia pembajakan (ripping).
dari udara, air, tumbuhan dan bakteri serta Windrow : gundukan-gundukan material yang
dikenai oleh proses mekanika seperti perubahan memanjang yang dihasilkan oleh alat-alat gali.
suhu. Windrow stockpiling : metode pembuatan
Weatering index : indeks pelapukan, yaitu tumpukan tumpukan batubara memanjang
ukuran penciri batubara sesuai prosedur baku dengan cara pencurahan batubara (dengan
laboratorium yang biasanya didasarkan atas stacker) secara berturut-turut dimana satu
tingkat pelapukan yang diperoleh dengan tumpukan berdekatan atau kakinya saling
percobaan pelapukan buatan dilaboratorium menyinggung dengan tumpukan memanjang
(dipanaskan, dikeringkan, direndam dalam air lainnya sehingga membentuk penumpukan
dan dikeringkan pada suhu, kelembaban dan menyeluruh. Tumpukan dapat merupakan hasil
waktu tertentu). pencampuran atau pencampuran dilakukan
Web : kedalaman atau ketebalan sekali dengan reclaimer dari tumpukan-tumpukan yang
pemotongan batubara dengan alat pemotong telah diketahui kualitasnya untuk dimuat
kedalam kapal.
52
Worked out : habis ditambang, yakni suatu pertimbangan situasi pasar lokal, dalam negeri
tambang atau sebagian beasr tambang yang dan mancanegara.
batubaranya telah habis di tambang. Y : benda-benda berbentu Y, seperti garis, pipa-
Working : tempat kerja atau sarana tambang pipa, jalan rel kereta api dan sebagainya. Y jugs
termasuk sumuran, permukaan (level), permuka bersrti sesuatu angka yang tidak diketahui
kerja, tambang terbuka atau kuari. Working juga jumlahnya.
berarti keseluruhan pelapisan-pelapisan yang Yardstick : tolok ukur hasil pekerjaan tambang
digali dalam penambangan suatu lapisan. batubara terbuka seperti nisbah kupasan.
Working cycle : siklus kerja, yakni urutan- Yearly Production Plan : target produksi yang
urutan kegiatan secara penuh, misalnya untuk diminta atau direncanakan Customer yang
truk siklus kerja penuh biasanya terdiri dari berupa tabel jumlah produksi dalam satu
pemuatan, manuver, jalan, penumpukan muatan tahun, keterangan lokasi pengambilan dan
dan kembali ketempat pemuatan. catatan lain yang diperlukan.
Working pit : tempat kegiatan tambang, yakni Yellow coal : batubara kuning, sama dengan
tempat atau permuka kerja ditambang dimana tasmanite (lihat tasmanite).
batubara diekstraksi. Z : angka yang tidak diketahui jumlahnya. Z juga
Work Order : dokumen yang dikeluarkan oleh adalah simbol belokan kekanan dan kekiri
Engineering Dept. yang isinya merupakan secara bergantian atau singkatan dari kata zig-
rincian kerja yang harus dilakukan oleh zag atau zikzak.
departemen terkait selama periode waktu satu Zat terbang : bahan-bahan yang hilang bila
minggu. Pada akhir periode tersebut, batubara dibakar. Zat terbang sama dengan
departemen terkait mengisi laporan volatila matter (lihat volatila matter).
pelaksanaan terhadap yang ada dalam WO. Zona batubara : kumpulan endapan-endapan
World coal reserves : cadangan-cadangan batubara yang tersebar secara lateral dan
batubara dunia, yaitu seluruh cadangan bersama-sama lapisan batuan sekitarnya
batubara yang dapat dimanfaatkan pada dipandang sebagai satu unit atau strata geologi.
keadaan ekonomi dan teknologi saat ini. Zona penyangga : suatu jalur lahan atau
World coal resources : sumber-sumber bantaran selebar sekitar 30 meter antara sungai
batubara dunia, yaitu seluruh sumber batubara dan kegiatan pertambangan yang tidak boleh
dunia yang dipandang dapat bermanfaat kepada ditambang. Zona penyangga ditujukan untuk
umat manusia pada saat ini atau di kemudian perlindungan terhadap banjir atau kerusakan
hari termasuk endapan batubara yang terlalu lahan diluar tambang karena erosi. Pengadaan
tipis, terlalu dalam atau terlalu rendah zona penyangga sesuai ketentuan pemerintah
kualitasnya untuk ditambang secara ekonomis dan atau kajian lingkungan tambang (sesuai
saat ini. dokumen AMDAL).
World coal supply : pasokan batubara dunia Zona besar : sesar rumit dan banyak yang
dalam jangka waktu 20 tahun kedepan yang terdapat pada suatu daerah (zona), misalnya
merupan penjumlahan produksi batubara dari dalam luasan ribuan meter per segi. Zona sesar
seluruh lapangan batubara di dunia serta terdapat biasanya merupakan cekungan atau
depresi, breksi atau milonit.

53