Anda di halaman 1dari 1

Langkah 1 : Kata susah :

1. Dislipidemia : Dislipidemiaadalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai


dengan peningkatan atau penurunan fraksi lipid dalam plasma. Kelainan
fraksi lipid yang utama adalah kenaikan kadar kolesterol total, kolesterol LDL,
trigliserida, serta penurunan kadar kolesterol HDL.

1. Kenapa dokter menyarankan pasien untuk diet ?


Diet yang dapat dipakai untuk menurunkan kolesterol LDL adalah diet asam lemak tidak jenuh
seperti MUFA dan PUFA karena faktor diet yang paling berpengaruh terhadap peningkatan
konsentrasi kolesterol LDL adalah asam lemak jenuh. Penurunan kolesterol LDL yang diakibatkan
oleh diet PUFA lebih besar dibandingkan dengan diet MUFA atau diet rendah karbohidrat. PUFA
omega-3 tidak mempunyai efek hipokolesterolemik langsung, tetapi kebiasaan mengonsumsi
ikan (mengandung banyak PUFA omega-3) berhubungan dengan reduksi risiko kardiovaskular
independen terhadap efek pada lipid plasma. Konsumsi PUFA omega-3 pada dosis farmakologis
(>2 gram/hari) mempunyai efek netral terhadap konsentrasi kolesterol LDL dan mengurangi
konsentrasi TG.48 Data dari penelitian klinis acak, kasus kelola dan kohor menunjukkan
bahwa konsumsi PUFA omega-6 setidaknya 5% hingga 10% dari total energi mereduksi risiko
PJK.49 Konsumsi PUFA omega-3, PUFA omega-6 dan MUFA berhubungan dengan peningkatan
konsentrasi kolesterol HDL sampai 5% dan penurunan TG sebesar 10-15%.
2. Bagaimana Interpretasi dari hasil check up tersebut? Dan bagaimana nilai normalnya
3. B
a
g
a

4. Apa makna hasil pemeriksaan fisik pasien?

Keadaan klinis yang berhubungan dengan penyakit kardiovaskular prematur seperti


hipertensi, obesitas (lingkar pinggang ≥90 cm bagi pria dan ≥80 cm bagi wanita), penyakit
inflamasi kronik autoimun (SLE, arthritis rematoid, psoriasis), PGK dengan GFR ˂60
mL/menit/1.73 m2 dan manifestasi klinis dislipidemia genetik (xanthelesma, xanthoma, arkus
kornealis prematur).
5. Apa hubungan jenis kelamin dan usia terhadap diagnosis pasien?
pemeriksaan dipertimbangkan bagi semua pria ≥40 tahun dan wanita ≥50 tahun atau
pascamenopause terutama jika ditemukan adanya faktor risiko lainnya.
6. Apa hubungan riwayat keluarga dengan diagnosis pasien ?
Yang termasuk tingkat risiko menengah adalah pasien dengan Angka SCORE ≥1% dan 5%.
Kebanyakan pasien usia pertengahan mempunyai risiko menengah. Risiko ini perlu dimodulasi
lebih lanjut dengan mempertimbangkan faktor risiko lain seperti riwayat PJK prematur dalam
keluarga, obesitas abdominal, kolesterol HDL yang rendah, dan konsentrasi TG tinggi.