Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN

HIPERTENSI

Di susun Oleh
Adhe Irawan

Pembimbing Akademik : Budi Prastiani M. Kep. Sp. Kom

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


STIKES BHAKTI MANDALA HUSADA SLAWI
Jl. Cut Nyak Dhien No.16 Slawi-52416
Tahun 2019
SATUAN ACARA PENYULUHAN
HIPERTENSI

Pokok bahasan : Hipertensi


Sub pokok bahasan : Pengertian, penyebab, tanda dan gejala, komplikasi, cara pencegahan
dan diet Hipertensi
Sasaran : Ny. S (Penderita Hipertensi) dan Keluarga
Tempat : Desa Gumayun RT 01 RW 01 Kabupaten Tegal
Hari/Tanggal :
Waktu : 30 Menit
Penyuluh : Adhe Irawan

A. Latar Belakang
Hipertensi adalah keadaan meningkatnya tekanan darah sistolik lebih besar dari 140
mmHg dan atau diastolik lebih besar dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan
selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat atau tenang. Batas normal
tekanan darah adalah kurang dari atau 120 mmHg tekanan sistolik dan kurang dari atau
80 mmHg tekanan diastolik. Seseorang dinyatakan mengidap hipertensi bila tekanan
darahnya lebih dari 140/90 mmHg (WHO, 2011).

Hipertensi atau lazim disebut dengan penyakit tekanan darah tinggi merupakan salah
satu penyakit yang sangat ditakuti oleh banyak orang didunia. Ketakutan banyak orang
terhadap penyakit ini bukan saja disebabkan oleh akibat yang ditimbulkannya, namun
sifat dan kemunculannnya tergolong “gaib” dan sulit diduga menjadi hantu tersendiri
bagi semua orang (Rusdi, 2009).

Berdasarkan hasil pengkajian pada keluarga Tn. S diperoleh data bahwa Tn. S dan
Ny. S memiliki penyakit Hipertensi, selain itu Tn. S dan Ny. S belum begitu paham
mengenai penyakit Hipertensi, penanganan, dan diet yang harus dilakukan. Keperawatan
keluarga bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan pada keluarga, untuk itu
diperlukan pemberian informasi dalam bentuk penyuluhan kesehatan mengenai konsep
Hipertensi, penanganan, dan diet pada keluarga Tn. S/ penderita Hipertensi.
B. Tujuan
1. Tujuan umum
Setelah mendapatkan penyuluhan kesehatan diharapkan keluarga Tn. S dapat
mengetahui tentang pengertian, penyebab, tanda gejala, komplikasi, dan diet pada
penderita Hipertensi.

2. Tujuan khusus
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan, keluarga Tn. S dapat :
a. Menjelaskan pengertian Hipertensi
b. Menjelaskan penyebab Hipertensi
c. Menjelaskan tanda dan gejala Hipertensi
d. Menjelaskan cara pencegahan Hipertensi
e. Mejelaskan diet untuk penderita Hipertensi

C. Kegiatan Penyuluhan
No Tahap / Waktu Kegiatan penyuluhan Kegiatan sasaran

1. Pembukaan : 1. Memberi salam -Menjawab salam


2 menit 2. Memperkenalkan diri -Memperhatikan
3. Menjelaskan pokok bahasan -Memperhatikan
dam tujuan penyuluhan

2. Pelaksanaan : Menjelaskan materi penyuluhan Ceramah


15 menit sesuai dengan materi yang
terlampir.

3. Evaluasi : 1. Memberikan kesempatan Menjawab pertanyaan


10 menit kepada keluarga Tn. S untuk
bertanya.
2. Mengajukan pertanyaan
kepada keluarga Tn. S tentang
materi yang diberikan, yaitu:
a. Pengertian Hipertensi
b. Penyebab Hipertensi
c. Tanda dan gejala
Hipertensi
d. Cara pencegahan
Hipertensi
e. Diet untuk penderita
Hipertensi
4. Terminasi : 1. Mengucapkan terimakasih atas -Mendengarkan
3 menit peran serta keluarga Tn. S -Menjawab salam
2. Mengucapkan salam penutup

D. Metode
1. Ceramah
2. Tanya jawab
E. Media
1. Lembar Balik
2. Leaflet
F. Setting Tempat

Keterangan :
: Penyuluh
: Keluarga Tn. S

G. Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
Persiapan media
Media yang di gunakan dalam pembelajaran semua lengkap dan dapat digunakan
dalam proses pembelajaran yaitu :
a. Lembar Balik
b. Leaflet
2. Evaluasi Proses
a. Proses penyuluhan dapat berlangsung dengan lancar dan keluarga Tn.S dapat
memahami materi pengajaran yang di berikan
b. Keluarga Tn. S dapat memperhatikan materi yang di berikan
c. Selama proses penyuluhan di harapkan terjadi interaksi antara penyuluh dan
keluarga Tn. S.
3. Evaluasi Hasil
Keluarga Tn. S mampu memahami 80 % dari materi yang di berikan dengan kriteria
mampu mengulang apa yang di sampaikan penyuluh antara lain :
a. Menjelaskan pengertian Hipertensi
b. Menjelaskan penyebab Hipertensi
c. Menjelaskan tanda dan gejala Hipertensi minimal 3
d. Menjelaskan cara pencegahan minimal 3
e. Menjelaskan diet untuk penderita Hipertensi minimal 3

H. Referensi
Kementrian Kesehatan RI. 2014. Hipertensi. Jakarta Selatan : Pusat Data dan Informasi
Kementrian Kesehatan RI.

I. Lampiran Materi
1. Pengertian Hipertensi
Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah persisten dimana tekanan
sistoliknya di atas 140 mmHg dan tekanan diastoliknya di atas 90 mmHg. Pada
populasi lanjut usia, hipertensi didefinisikan sebagai tekanan sistolik 160 mmHg dan
tekanan diastolik 90 mmHg.
Hipertensi adalah keadaan meningkatnya tekanan darah sistolik lebih besar dari
140 mmHg dan atau diastolik lebih besar dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran
dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat atau tenang.
Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah secara menetap ≥ 140/90 mmHg.

2. Penyebab
Penyebab Hipertensi antara lain adalah :
a. Stres,
b. Usia,
c. Merokok,
d. Obesitas (kegemukan),
e. Alkohol,
f. Faktor keturunan,
g. Faktor lingkungan (gaduh/bising)

3. Tanda dan Gejala


Manifestasi klinis pada klien dengan Hipertensi
1. Meningkatnya tekanan darah > 140/90 mmHg,
2. Sakit kepala
3. Epistaksis
4. Pusing/migrain
5. Rasa berat ditengkuk
6. Sukar tidur
7. Mata berkunang kunang
8. Sesak nafas
9. Lemah dan lelah
10. Muka pucat

4. Pencegahan
a. Olahraga taratur
b. Tidak merokok
c. Tidak minum alkohol
d. Istirahat yang cukup

5. Diet Hipertensi
a. Makanan yang di anjurkan
1) Sumber karbohidrat seperti biscuit, singkong, roti, tepung, mie, tapioca, nasi,
kentang
2) Sumber protein nabati seperti tahu, tempe dan kacang-kacangan
3) Sumber vitamin buah seperti buah jeruk, pisang, melon, belimbing dll.
4) Sumber vitamin sayuran Timun, seledri, tomat, wortel dll

b. Makanan yang di batasi


1) Garam dapur
2) Makanan yang diawetkan dengan garam seperti ikan asin, asinan
3) Makanan yang tinggi lemak dan kolesterol seperti daging sapi dan kambing,
jeroan, gorengan dll
4) MSG