Anda di halaman 1dari 14

CRITICAL JURNAL REVIEW

NAMA MAHASISWA : AYU NOVIANA SIMATUPANG

NIM : 3183331010

KELAS : A-Reg 2018

DOSEN PENGAMPU : Rohani,S.Pd,M.Si.

MATA KULIAH : Kartografi

“PEMETAAN TOPOGRAFI, GEOFISIKA DAN GEOLOGI


KOTA SURABAYA”

JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI


FAKULTAS ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Tuhan yang maha esa yang telah

melimpahkan rahmat serta hidayahnya kepada kita semua, sehingga saya dapat menyelesaikan

Critikal Jurnal Review saya ini yang mengenai“Pemetaan Topografi, Geofisika dan Geologi

Kota Surabaya” yang ditulis oleh Syaeful Bahri dan Madlazim. Dan tak lupa saya berterima

kasih kepada Ibu Rohani M.Pd yang telah memberikan tugas ini kepada saya.

Saya menyadari bahwa Critikal jurnal review ini masih jauh dari kata kesempurnaan, Oleh

karena itu saya sangat mengaharapkan saran dan kritik yang dapat membangun dan

menyempurnakan Critikal jurnal saya ini, saya berharap semoga Critikal jurnal ini dapat

membantu dan menambah wawasan bagi kita semua.

Medan,15 Februari 2019

Penulis

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .............................................................................................................. i

DAFTAR ISI ............................................................................................................................. ii

BAB I. PENDAHULUAN

A.Latar Belakang ...................................................................................................................... 1

B. Tujuan.................................................................................................................................... 2

C. Manfaat.................................................................................................................................. 2

BAB II.ISI JURNAL

A.Identitas jurnal........................................................................................................................ 3

B.Ringkasan jurnal ..................................................................................................................... 3

BAB III.PEMBAHASAN

A.Tujuan penelitian.................................................................................................................... 5

B.Subjek penelitian .................................................................................................................... 5

C.Asessment data ....................................................................................................................... 5

D.Metode penelitian ................................................................................................................... 6

E.Langkah penelitian ................................................................................................................. 6

F.Teknik pengumpulan data....................................................................................................... 7

G.Hasil penelitian ...................................................................................................................... 7

H.Keunggulan/kekuatan jurnal ................................................................................................. 8

I.Kekurangan/Kelemahan jurnal……………………………………………………………... 9

BAB IV. PENUTUP

A. Kesimpulan ........................................................................................................................ 10

B. Saran .................................................................................................................................. 11

ii
BAB I

PENDAHULUAN

A.Latar Belakang

Review jurnal ataupun review hasil penelitian merupakan salah satu strategi untuk bisa
mempermudah memahami inti dari jurnal ataupun hasil penelitian yang telah di lakukan .Jurnal
yang akan saya review kali ini adalah jurnal yang telah di teliti oleh Syaeful Bahri dan Madlazim
yang berjudul “Pemetaan Topografi, Geofisika dan Geologi Kota Surabaya”.Mengingat bahwa
Kota Surabaya yang merupakan kota terbesar kedua di Indonesia, telah mengalami
perkembangan yang cukup pesat, baik dari segi fisik maupun non fisik. Dengan luas wilayah
kota kurang lebih 33.048 ha, dan dibagi menjadi 4 wilayah Pusat yaitu Surabaya Timur,
Surabaya Barat, Surabaya Utara, dan Surabaya Selatan.Dimana 60,17% luas wilayah merupakan
kawasan terbangun dan jumlah penduduk kurang lebih 3 juta jiwa. Secara administratif, Kota
Surabaya terbagi juga dalam dalam 31 Kecamatan, 163 Kelurahan, 1.363 Rukun Warga, dan
8.909 Rukun Tetangga. Sehingga sudah jelas bahwa kota Surabaya terus berkembang secara
dinamis sebagai salah satu pusat regional dan nasional yang kompleks. Dan apabila dilihat dari
secara geologi kota Surabaya terbentuk oleh batuan sedimen yang berumur Miosen sampai
Plistosen. Batuan sedimennya adalah bagian dari lajur Kendeng dengan formasi Sonde, Lidah,
Pucangan, dan formasi Kabuh. Batuan dasar untuk kota Surabaya merupakan formasi Lidah yang
berumur Pliosen (pre-tertiary). Formasi ini berada pada kedalaman 250 – 300 meter. Selain itu
daerah Surabaya berupa cekungan endapan aluvial muda hasil endapan laut dan sungai, tuf dan
batu pasir. Dalam rangka menghindari bencana kebumian atau mitigasi bencana kebumian
(seperti gempa bumi, gerakan tanah, tsunami,dll)serta keperluan perencanaan pembangunan di
bawah bumi, maka perlu dilakukan suatu pemetaan topografi,geofisika dan geologi kota
Surabaya yang nantinya dapat memberikan informasi secara ilmiah tentang kebumian, yang
terkait dengan struktur, fenomena-fenomena yang terjadi, hingga kaitannya dengan manfaat bagi
pembangunan di Kota Surabaya.

1
B.Tujuan
Tujuan penelitian ini dibuat adalah untuk:
 Untuk Manambah wawasan dan ilmu pengetahuan bagi para pembaca,Khususnya bagi
masyarakat kota Surabaya.Tentang keadaan topografi,geofisika dan geologi kota
Surabaya.
 Untuk Melakukan suatu Pemetaan topografi,geofisika dan geologi di kota Surabaya yang
nantinya akan berguna untuk mendapatkan kerangka acuan dalam pengambilan kebijakan
perkotaan berdasarkan informasi kebumian tentang geologi dan geofisika kota Surabaya.
 Untuk melakukan suatu kajian tentang kondisi bawah permukaan Kota Surabaya
berdasarkan data Geologi, Geofsika dan hidrogeologi
 Peningkatan Kualitas hidup masyarakat Kota Surabaya dari hasil pemetaan dan
penelitian bidang Geologi dan Geofisika.

Tujuan saya melakukan review terhadap jurnal ini yaitu:


 Selain untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan saya , saya juga tertarik untuk
mengetahui secara mendalam tentang hasil penelitian jurnal ini.karena jurnal ini menurut
kami sangat bagus,terutama pokok pembahasannya yang memang sangat saya perlukan
dalam menambah pengetahuan untuk kegiatan belajar saya.

C.Manfaat
 Menjadikan Kota Surabaya memiliki peta dalam bidang Topografi,Geofisika dan
Geologinya.
 Sebagai dasar perumusan tindakan mitigasi bencana di kota Surabaya
 Sebagai pedoman dalam membuat kebijakan terkait pembangunan Kota Surabaya di
masa yang akan datang yang juga akan memanfaatkan ruang bawah bumi sebagai ruang
beraktivitas yang aman bagi warga kota.

Adapun manfaat yang saya dapatkan yaitu:


 Menjadikan saya untuk bisa berfikir kritis terhadap suatu penelitian seseorang
 Menjadikan saya mampu untuk memahami inti dari jurnal ataupun hasil penelitian
seseorang.

2
BAB II
ISI JURNAL

A.Identitas Jurnal

1.Judul Jurnal : Pemetaan Topografi, Geofisika dan Geologi Kota

Surabaya

2.Nama jurnal : Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA)

3.Penerbit : Physics Department, Faculty Mathematics and

Science of the State University of Surabaya (UNESA)

4.Download :Pustaka Ilmiah

5.Volume dan Halaman Jurnal : Volume 2 Nomor 2,Halaman 23-28

6.ISSN : 2087-9946

7.Tahun terbit jurnal :2012

8.Penulis Jurnal : Syaeful Bahri dan Madlazim

9.Reviewer : Leo Candra Purba

10.Tanggal di review : 25 Februari 2017

B.Ringkasan Jurnal

1.Gambaran umum Kota Surabaya

Luas wilayah Kota Surabaya 33.048 Ha. Wilayah Surabaya secara umum terbagi menjadi
4 wilayah yaitu Surabaya Pusat, Surabaya Timor, Surabaya Barat, Surabaya Utara, dan Surabaya
Selatan. Secara administratif, Kota Surabaya terbagi dalam 31 Kecamatan, 163 Kelurahan, 1.363
Rukun Warga, dan 8.909 Rukun Tetangga. Kota Surabaya memiliki ketinggian tanah antara 0 –
20 meter di atas permukaan laut, sedangkan pada daerah pantai ketinggiannya berkisar antara 1–

3
3 meter diatas permukaan laut. Sebagian besar Kota Surabaya memiliki ketinggian tanah antara 0
– 10 meter (80,72 % atau sekitar 26.345,19 Ha) yang menyebar di bagian timur, utara, selatan
dan pusat kota. Wilayah kota Surabaya merupakan dominan daerah dataran rendah, yang
berkisar 80% merupakan endapan alluvial dan sisanya merupakan perbukitan rendah yang
dibentuk oleh tanah hasil pelapukan batuan tersier/tua. Dataran rendah meliputi wilayah
Surabaya Timur, Utara dan Selatan memiliki kemiringan <3% dan terletak pada ketinggian
<10m dari permukaan laut.
Secara geologi kota Surabaya terbentuk oleh batuan sedimen yang berumur Miosen
sampai Plistosen. Batuan sedimennya adalah bagian dari lajur Kendeng dengan formasi Sonde,
Lidah, Pucangan, dan formasi Kabuh. Batuan dasar untuk kota Surabaya merupakan formasi
Lidah yang berumur Pliosen (pre-tertiary). Formasi ini berada pada kedalaman 250 – 300 meter.
Selain itu derah Surabaya berupa cekungan endapan aluvial muda hasil endapan laut dan sungai,
tuf dan batu pasir .

2.Pengertian ilmu Geofisika dan Geologi

Geofisika merupakan bagian dari ilmu bumi yang mempelajari bumi menggunakan
kaidah atau prinsip-prinsip fisika. Penelitian geofisika diperlukan untuk mengetahui kondisi di
bawah permukaan bumi melibatkan pendataan di atas permukaan bumi dari parameter-parameter
fisika yang dimiliki oleh batuan di dalam bumi. Dari pendataan ini dapat ditafsirkan bagaimana
sifat-sifat dan kondisi di bawah permukaan bumi baik itu secara vertical maupun horisontal.
Sedangkan geologi mempelajari lapisan batuan dari kulit bumi (atau litosfer) dan perkembangan
sejarahnya. Dalam rangka mitigasi bencana kebumian (gempa bumi, gerakan tanah,tsunami, dll)
serta keperluan perencanaan pembangunan di bawah bumi, maka perlu dilakukan suatu kajian
dan analisa geologi dan geofisika yang dapat memberikan informasi secara ilmiah tentang
kebumian, berikut struktur, fenomena-fenomena yang terjadi, hingga kaitannya dengan manfaat
bagi pembangunan khususnya di Kota Surabaya.

4
BAB III
PEMBAHASAN

A.Tujuan penelitian

Berdasarkan hasil review saya,jurnal yang di tulis dan di teliti oleh Syaeful Bahri dan
Madlazim ini bertujuan Untuk memperoleh suatu informasi tentang kondisi geologi, geofisika
dan hidrogeologi di wilayah Kota Surabaya,Hal ini dilakukan sebagai kerangka acuan untuk
membuat suatu peta Topografi,geofisika dan geologi kota Surabaya serta berguna juga untuk
pengambilan kebijakan perkotaan terkait mitigasi bencana maupun pembangunan kota
berdasarkan potensi kebumian dan diperolehnya manfaat hasil-hasil penelitian bidang geologi
dan geofisika bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Surabaya.

B.Subjek penelitian

Berdasarkan hasil review saya ,subjek penelitian pada jurnal ini yaitu kota Surabaya yang
terdiri dari empat titik lokasi subjek Penelitian yaitu titik pertama di sebelah barat kampus
Stikom Surabaya,titik kedua di Jl. Kenjeran - Mulyorejo Surabaya, titik ketiga di Jl. Raya Tandes
Margomulyo Surabaya dan titik lokasi keempat di Timur Kampus UWK Surabaya.

C.Assesment data

Data-data dalam penelitian ini diperoleh dari Peta Geologi, Peta Hidrogeologi,
Seismotektonik kota Surabaya.Selain itu, data dalam penelitian ini juga diperoleh dari Laporan
Bencana Kesbanglinmas, Bakornas BPS, RTRW dan dari Departemen PU; Peta Bencana Jatim;
BMKG; BNPB.

5
D.Metode Penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif karena
dalam penelitian ini tidak memberikan perlakuan dan tidak memanipulasi variabel, tetapi
penelitian ini memberi gambaran atau uraian tentang topografi, geofisika dan geologi kota
Surabaya sejernih mungkin berdasarkan data yang dikumpulkan dan hasil analisis data.
Berdasarkan uraian tersebut selanjutnya akan dibuatlah suatu peta yang menggambarkan tentang
topografi,geofisika dan geologi kota Surabaya serta akan direkomendasikan kearahan kebijakan
mitigasi bencana dan pembangunan bawah bumi.

E.Langkah Penelitian

Langkah yang digunakan dalam penelitian ini meliputi beberapa tahapan langkah yaitu:

1.Tahap Inventarisasi.
Tahap inventarisasi adalah tahap awal dari kegiatan Penyusunan Inventarisasi pengumpulan data
- data sekunder dan studi literature yang meliputi; Inventarisasi data geofisika yang meliputi
pengumpulan data dari peta Curah hujan, Peta Intrusi air laut, Peta kecepatan angin, dan data
peta lain di Kota Surabaya yang bisa menggambarkan potensi yang ada dan mungkin terjadi di
Kota Surabaya. Inventarisasi data geologi yang meliputi pengumpulan data peta geologi yang
meliputi: informasi sebaran, jenis dan sifat batuan, umur stratigrafi, struktur, tektonik, fisiografi
dan potensi sumber data mineral. Inventarisasi data seismologi yang meliputi pengumpulan data
kegempaan dari tahun ke tahun yang merusak dan dirasakan penduduk Surabaya,serta data
seismotektonik Surabaya.

2.Tahap kajian dan analisa data peta topografi dan geologi Kota Surabaya.
Pada tahap ini yang dilakukan adalah mengumpulkan, mengolah dan
menganalisa/menginterpretasikan data dari peta dasar citra satelit resolusi tinggi, studi literature
dan kebijakan yang terkait.

6
3.Tahap pemetaan hasil.
Pada tahap evaluasi dan pemetaan hasil, yang dilakukan adalah kompilasi, evaluasi dan
interpretasi data geologi, geofisika dan hidrogeologi.

4. Tahap perumusan arahan kebijakan mitigasi bencana dan pembangunan bawah bumi.
Pada tahap ini, akan dirumuskan secara makro tentang arahan kebijakan mitigasi bencana dan
pembangunan bawah bumi yang dapat dilakukan di Kota Surabaya.

F.Teknik Pengumpulan Data

Berdasarkan review saya teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan
menggunakan teknik sampeling porposive yaitu menentukan sampel dengan pertimbangan
tertentu,Sehingga penentuan sampel berdasarkan kreteria tertentu yang disesuaikan dengan
pokok penelitian.Dalam hal ini peneliti menggunakan sampel data Peta Geologi, Peta
Hidrogeologi, dan peta Seismotektonik kota Surabaya.Selain itu, data yang diperoleh dari
Laporan Bencana Kesbanglinmas, Bakornas BPS, RTRW dan dari Departemen PU; Peta
Bencana Jatim; BMKG; BNPB.

G.Hasil Penelitian

Setelah dilakukan penelitian maka diketahui bahwa pada Titik pertama lokasi di sebelah
barat kampus Stikom Surabaya. Di dapatkan pada kedalaman (0,44–5,48 dan 0,44–5,48) lapisan
atas didominasi oleh selang seling lapisan aquiver asin dan payau. Aquiver produktif rendah
sampai sedang (aquiver tawar) berupa pasir sisipan lempung, pasir, pasir sisipan kerikil.
Diperkirakan aquiver ini berada di kedalaman mulai 25 hingga 100 meter. Pada Titik kedua
lokasi di Jl. Kenjeran - Mulyorejo Surabaya. Didapatkan lapisan atas didominasi oleh selang
seling lapisan aquiver asin, payau dan tawar. Akuifer produktif rendah sampai sedang berupa
pasir sisipan lempung, pasir, pasir sisipan kerikil. Diperkirakan aquiver ini berada di kedalaman
mulai 40 hingga 100 meter. Pada Titik Ketiga Lokasi Jl. Raya Tandes Margomulyo Surabaya. Di
dapatkan bahwa lapisan atas didominasi oleh lapisan aquiver asin. Berdasarkan gambar
penampang terlihat bahwa terdapat dua batas antara lapisan alluvium dan formasi Kabuh, dan

7
juga terlihat adanya fenomena dorongan pengisian siklus hidrologi yang menyusup melewati
formasi Kabuh, mengingat formasi ini didominasi oleh lapisan lempung, pasir, kerikil dengan
tingkat porositas sedang hingga tinggi. Aquiver tawar diduga berada di kedalaman mulai 40
hingga 100 meter Serta pada Titik Keempat di Timur Kampus UWK Surabaya. Di dapatkan
bahwa lapisan atas didominasi oleh lapisan aquiver asin. Berdasarkan gambar penampang
terlihat bahwa terdapat dua batas antara lapisan alluvium dan formasi Kabuh, dan juga terlihat
adanya fenomena dorongan pengisian siklus hidrologi yang menyusup melewati formasi Kabuh.

H.Keunggulan/Kelebihan Jurnal

Berdasarkan hasil review saya jurnal yang berjudul “Pemetaan Topografi, Geofisika dan
Geologi Kota Surabaya” yang ditulis oleh Syaeful Bahri dan Madlazim ini ,memiliki beberapa
keunggulan didalamnya yaitu, jurnal ini menyajikan terlebih dahulu materi yang akan diteliti,hal
ini dapat terlihat pada isi jurnal ini yang melampirkan terlebih dahulu tentang gambaran umum
kota Surabaya.Dengan adanya penjelasan mengenai hal yang akan diteleti tersebut ,maka para
pembaca nantinya akan merasa mudah untuk memahami hasil penelitiannya.Karena para
pembaca telah mengetahui terlebih dahulu dasar /tujuan penelitian tersebut.Selain hal tersebut
keunggulan lainnya yang dimiliki oleh jurnal ini yaitu hasil dari penelitian ini adalah hasil yang
akurat,karena data yang digunakan dalam penelitian jurnal ini adalah data yang terpercaya ,Hal
ini dikarenakaan datanya diambil dari Peta Geologi, Peta Hidrogeologi, dan peta Seismotektonik
kota Surabaya.Selain itu, datanya juga diperoleh dari Laporan Bencana Kesbanglinmas,
Bakornas BPS, RTRW dan dari Departemen PU; Peta Bencana Jatim; BMKG; BNPB.Sehingga
kebenaran datanya sudah tidak bisa diragukan lagi.Keunggulan yang lainnya yang terdapat
dalam jurnal ini yaitu langkah-langkah yang digunakan dalam penelitiannya.Karena dalam
penelitiannya, jurnal ini memakai empat tahapan langkah penelitian yaitu Tahap inventarisasi
,Tahap kajian dan analisa data peta topografi dan geologi Kota Surabaya,Tahap pemetaan
hasil,Dan Tahap perumusan arahan kebijakan mitigasi bencana dan pembangunan bawah bumi.
Yang keempat tahapan tersebut saling berhubungan satu dengan lainnya sehingga akan
menghasilkan hasil penelitian yang bagus dan baik.

8
I.Kekurangan/Kelemahan Jurnal

Di balik sebuah kelebihan,tidak jarang di temukan juga kekurangannya.Berdasarkan


review saya, Jurnal ini memiliki beberapa kekurangan di dalamnya yaitu,Gambar dalam jurnal
ini menurut saya sangat kurang ,karena jurnal ini hanya menyajikan satu gambar saja dari sekian
banyaknya isi yang disampaikannya.Sehingga para pembacanya akan cepat merasa bosan dalam
membacanya karena isi dari jurnal ini hanyalah bacaan saja tanpa disertai gambar
penjelasnya.Kekurangan yang lainnya yang terdapat dalam jurnal ini yaitu ada beberapa kata
dalam jurnal ini ada yang kurang dimengerti oleh para pembacanya dan yang lebih disayangkan
lagi kata-kata tersebut menjadi kata yang sangat penting dalam memperjelas hasil penelitian
dalam jurnal ini. Seperti jurnal ini banyak memakai kata Aquiver pada hasil penelitiannya
,namun jurnal ini tidak ada menjelaskan apa itu Aquiver. sehingga bagi para pembaca yang
belum mengetahui arti dari kata tersebut akan sulit mengerti isi dari hasil penelitian jurnal ini.

9
BAB IV

PENUTUP

A.Kesimpulan

Setelah saja membaca dan melakukan review terhadap jurnal ini ,maka saya dapat
mengambil kesimpulan bahwa jurnal ini memiliki beberapa keunggulan didalamnya yaitu, jurnal
ini menyajikan terlebih dahulu materi yang akan diteliti,selain itu jurnal ini juga mempunyai
langkah-langkah penelitian yang sangat bagus serta data-data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah data-data yang akurat.Adapun kekurangan yang dimiliki oleh jurnal ini yaitu
kurangnnya gambar dan ada beberapa kata yang sangat penting dalam jurnal ini dalam kata
tersebut kurang dimengerti oleh para pembacanya.
Kesimpulan terakhir yang dapat saya ambil setelah saya melakukan riview terhadap
jurnal ini yaitu, Satuan Geologi daerah Surabaya dapat di klasifikasikan menjadi 4 daerah yaitu :
1.Endapan aluvial (Qa) ,Penyebaran di sebagian besar wilayah Surabaya mulai dari bagian utara,
selatan, timur dan di daerah sekitar pesisir pantai, sudah dibuktikan dengan adanya peninggalan
sumur minyak tua di daerah Formasi .Berdasarkan Peta Geologi Kota Surabaya terdapat dua
antiklin yang membujur ke arah barat-timur yaitu antiklin lidah dan antiklin guyangan berpotensi
besar sebagai cebakan hidrokarbon (minyak bumi) di Wonokromo.
2.Lidah (Tpl), Persebaran Formasi Lidah ini meliputi sebagian daerah Wonokromo, Sawahan,
Dukuh Pakis, Lakarsantri, Wiyung dan Karangpilang.
3. Formasi Pucangan (Qtp), Penyebaran batuan dari formasi ini adalah berada di sekitar pusat
kota menyebar ke arah barat dan selatan yang meliputi daerah Dukuh Pakis, Sawahan,
Sukomanunggal Tandes, Wiyung, Lakarsantri, Karangpilang dan Gubeng.
4. Formasi kabuh (Qpk) ,Meliputi sebagian wilayah Kecamatan Rungkut, Wonocolo, Tenggilis,
Wiyung, Karangpilang, Lakarsantri, Tandes, Sukomanunggal, Benowo dan Dukuh Pakis.
terdapat dua antiklin yang membujur ke arah barat-timur yaitu antiklin lidah dan antiklin
guyangan berpotensi besar sebgai cebakan hidrokarbon (minyak bumi).
Dari hasil penilitian di keempat titik inilah yang nantinya menjadi sebuah data untuk
Membuat peta Topografi,Geofisika dan yeng sudah pasti Peta Geologi Kota Surabaya.

10
B.Saran

Saran saya yaitu agar penulis jurnal ini jangan pernah berhenti untuk melakukan
penelitian-penelitian yang lebih bagus lainnya,dan saya menyarankan juga agar penulis dapat
memperbaiki kekurangan-kekurangan yang terdapat dalam hasil jurnalnya ini agar jurnal ini
menjadi jurnal yang sangat sempurna untuk dibaca.Saran saya yang lainnya yaitu agar kita
sebagai pembaca dapat mengambil pelajaran serta dapat menerapkan tujuan-tujuan yang ingin di
sampaikan oleh peneliti dan penulis lewat jurnal ini.

11