Anda di halaman 1dari 3

STANDAR OPERATIONAL PROCEDURE

(SOP)
“Parkir Unit LV & Sarana”

Nama Prosedur : Parkir Unit LV & Sarana

Nomor Prosedur : 005 Gen/ SHE – BPM / 2017

PT. BARA PERMATA MINING

Dibuat Oleh, Diketahui Oleh Disetujui Oleh,

Erwan Widanarko Alfredo Geronimo Deny Roswandi


SHE Technical Director Kepala Teknik Tambang
STANDAR OPERATIONAL PROCEDURE
(SOP)
“Parkir Unit LV & Sarana”

KAPAN DIGUNAKAN

Prosedur ini diterapkan saat memarkirkan unit kendaraan ringan/sarana/bus di area tambang.

Bahaya Utama & Konsekuensi


 Kendaraan ringan/sarana/bus bergerak tidak terkontrol dan menabrak yang dapat
mengakibatkan kerusakan pada kendaraan/alat bergerak/property lainnya.
 Kendaraan terguling/terbalik atau melompati tanggul pengaman dan masuk ke dalam
tebing.
 Menabrak pengemudi atau karyawan lain yang berada di sekitar lokasi parkir yang
dapat mengakibatkan cedera bahkan kematian dan/.atau kerusakan kendaraan dapat
terjadi akibat kecelakaan ini.

LINGKUP
SEMUA kendaraan (ringan/sarana yang berada di dalam wilayah operasi tambang PT. Bara
Permata Mining.

PROSEDUR
Memarkir Kendaraan Ringan/Sarana/Bus
1. Pada parkir normal di area parkir yang telah ditentukan, USAHAKAN parkir dengan arah
membelakang (mundur)
2. Saat akan parkir mundur, bunyikan KLAKSON 3 kali.
3. PASTIKAN parkir menghadap ke arah yang sama dengan arus lalu lintas.
4. PASTIKAN parkir kendaraan tidak menimbulkan bahaya bagi alat bergerak atau
kendaraan lain seperti di samping kiri dari jalan haul road atau ramp.
5. TIDAK BOLEH diparkir di lereng. Jika tidak ada pilihan lain maka HARUS memasang
ganjal roda dan gigi persnelingnya dimasukkan (gigi 1 – tanjakan, gigi mundur – turunan).
6. PASTIKAN roda-roda depan diarahkan ke kiri.
7. PASTIKAN rem parkir terpasang.
8. PASTIKAN Lampu Peringatan Bahaya menyala dan/atau safety cone atau segi tiga
pengaman telah dipasang. (Kecuali kalau ada di area parkir yang di beri tanda).
9. JANGAN memarkirkan kendaraan terlalu dekat dengan unit alat berat/bergerak lainnya
yang sedang di parkir/berhenti minimal 1x lebar bodi alat bergerak. Parkirlah di luar
radius boom alat bergerak yang sedang beroperasi.
10. TUTUP pintu untuk menghindari terserempet kendaraan/unit alat bergerak lainnya.
11. JANGAN meninggalkan kendaraan dalam keadaan mesin/panel kontrol hidup (ON)
12. JANGAN meninggalkan kunci kontak di dalam kabin kendaraan.
STANDAR OPERATIONAL PROCEDURE
(SOP)
“Parkir Unit LV & Sarana”

13. Pastikan untuk tidak memarkirkan kendaraan di bawah area longsor.atau di bawah area
yang tidak stabil (mudah longsor).
Catatan Keselamatan Lainnya
 Ketika memarkir kendaraan, para pengemudi/operator HARUS memastikan bahwa
alat diparkir di lokasi yang aman dan atau di area parkir yang ditetapkan seperti
area pergantian shift.
 DILARANG MEMARKIR dalam radius 30 meter di persimpangan lalu lintas atau di
jalan berlawanan dengan kendaraan lain yang sedang diparkir atau di blind zone
seperti tikungan tajam di jalan atau sekitar 10 meter dari toe atau puncak highwall.

Definisi
 Kendaraan adalah setiap kendaraan transportasi berupa kendaraan ringan/sarana/bus
yang biasanya dioperasikan di jalan-jalan umum seperti L200, Ford Ranger dan
sebagainya.
 Diparkir adalah keadaan tidak bergerak sebuah alat bergerak atau kendaraan ringan
dengan roda-roda depan mengarah ke sisi kiri, rem parkir atau rem keadaan darurat
diaktifkan. Dengan pengecualian pada area parkir yang sudah ditandai lampu hazard
sebaiknya menyala atau safety cone atau segitiga pengaman digunakan.
 Lokasi Aman adalah posisi kendaraan sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan
bahaya bagi Alat Bergerak atau Kendaraan lain seperti di samping kiri haul road atau
ramp dan menghadap ke arah yang sama dengan arus lalu lintas.

Tindakan Disiplin
Pelanggaran terhadap peraturan ini, dikenakan Surat Teguran Tertulis.