Anda di halaman 1dari 20

PENINGKATAN MUTU PUSKESMAS DAN INTERNAL AUDIT PUSKESMAS

Disusun oleh :

Abdul Haq 1711212040

Dosen Pengampu

Nizwardi Azkha, S.K.M., MPPM., M.Pd., M.Si

Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat


Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Andalas
Tahun 2019
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa karena

berkat rahmat dan Karunia-Nya lah sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan

makalah tentang “Peningkatan Mutu Puskesmas dan Internal Audit Puskesmas” ini.

Adapun makalah ilmiah ini telah penulis usahakan semaksimal mungkin dan

tentunya dengan bantuan berbagai pihak, dan tak lupa ucapan terima kasih sebesar-

besarnya kepada Dosen pengampu kami bapak Nizwardi Azkha, S.K.M., MPPM.,

M.Pd., M.Si

Akhirnya penulis mengharapkan semoga makalah lmiah“Peningkatan Mutu

Puskesmas dan Internal Audit Puskesmas”dapat menjadi sumber pembelajaran kita

semua dalam menambah ilmu pengetahuan saya sebagai penulis memohon maaf atas

segala kekurangan dalam penyusunan makalah ini.

Padang, 14 Mei 2019

Penulis

i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..................................................................................................i
DAFTAR ISI.................................................................................................................ii
BAB 1 : PENDAHULUAN..........................................................................................1
1.1 Latar Belakang....................................................................................................1

1.2 Perumusan Masalah............................................................................................2

1.3 Tujuan Penulisan.................................................................................................2

1.4 Manfaat Penulisan..............................................................................................2

BAB 2 : PEMBAHASAN............................................................................................3
2.1 Peningkatan Mutu dan Kinerja Puskesmas.........................................................3

2.1.1 Definisi........................................................................................................3

2.1.2 Pengorganisasian Dan Tata Hubungan Kerja.............................................3

2.1.3 Tujuan..........................................................................................................5

2.1.4 Kegiatan Pokok Dan Rincian Kegiatan.......................................................6

2.1.5 Cara Melaksanakan Kegiatan Dan Sasaran.................................................6

2.1.6 Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Dan Pelaporannya.....................................7

2.1.7 Pencatatan, Pelaporan Dan Evaluasi Kegiatan............................................9

2.2 Contoh Pedoman Peningkatan Mutu dan Kinerja Puskesmas..........................11

2.2.1 Ruang Lingkup...........................................................................................11

2.2.2 Kegiatan Pokok..........................................................................................11

2.2.3 Cara Melaksanakan Kegiatan....................................................................13

2.2.4 Rincian Kegiatan.......................................................................................13

2.2.5 Jadwal Pelaksanaan Kegiatan....................................................................14

2.2.6 Evaluasi Pelaksanan Kegiatan Dan Pelaporannya.....................................15

ii
2.3 Internal Audit....................................................................................................11

BAB 3 : PENUTUP....................................................................................................16
3.1 Kesimpulan dan Saran......................................................................................16

DAFTAR PUSTAKA..................................................................................................17

iii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Semakin ketatnya persaingan serta pelanggan yang semakin selektif dan
berpengetahuan mengharuskan Puskesmas selaku salah satu penyedia jasa pelayanan
kesehatan untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanannya. Untuk dapat
meningkatkan kualitas pelayanan, terlebih dahulu harus diketahui apakah pelayanan
yang telah diberikan kepada pasien/pelanggan selama ini telah sesuai dengan harapan
pasien/pelanggan atau belum.
Manusia adalah faktor kunci keberhasilan dari suatu pembangunan , untuk
menciptakan manusia yang berkualitas diperlukan suatu derajat kesehatan manusia
yang prima sehingga dalam hal ini mutlak diperlukan pembangunan kesehatan untuk
mendukung pencapaian pembangunan kesehatan pemerintah telah menyediakan
beberapa sarana/fasilitas kesehatan beserta tenaga kesehatannya.
Salah satu fasilitas kesehatan yang banyak dimanfaatkan masyarakat adalah
Puskesmas. Sebagai ujung tombak pelayanan dan pembangunan kesehatan di
Indonesia maka Puskesmas perlu mendapatkan perhatian terutama berkaitan dengan
mutu pelayanan kesehatan Puskesmas sehingga dalam hal ini Puskesmas terlebih
pada Puskesmas yang dilengkapi dengan unit rawat inap dituntut untuk selalu
meningkatkan keprofesionalan dari para pegawainya serta meningkatkan fasilitas
sarana kesehatannya untuk memberikan kepuasan kepada masyarakat pengguna jasa
layanan kesehatan. Pelayanan kesehatan yang bermutu masih jauh dari harapan
masyarakat, serta berkembangnya kesadaran akan pentingnya mutu, maka UU
Kesehatan Nomor 23 tahun 1992 menekankan pentingnya upaya peningkatan mutu
pelayanan kesehatan, khususnya ditingkat Puskesmas.
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) adalah organisasi fungsional yang
menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata, dapat
diterima dan terjangkau oleh masyarakat, dengan peran serta aktif masyarakat dan
menggunakan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna,
dengan biaya yang dapat dipikul oleh pemerintah dan masyarakat. Upaya kesehatan
tesebut diselenggarakan dengan menitikberatkan kepada pelayanan untuk masyarakat
luas guna mencapai derajat kesehatan yang optimal, tanpamengabaikan mutu
pelayanan kepada perorangan. Pengelolaan puskesmas biasanya berada di bawah
Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota.

1
1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, adapun beberapa rumusan masalah, yaitu:
BAB 2 : Apa itu Peningkatan Mutu dan Kinerja Puskesmas?
1. Bagaimana Pengorganisasian Dan Tata Hubungan Kerja Puskesmas?
2. Apa tujuan dari Peningkatan Mutu dan Kinerja Puskesmas?
3. Bagaimana Kegiatan Pokok Dan Rincian Kegiatan?
4. Bagaimana Cara Melaksanakan Kegiatan Dan Sasaran ?
5. Bagaimana Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Dan Pelaporannya?
6. Bagaimana Pencatatan, Pelaporan Dan Evaluasi Kegiatan?
7. Bagaimana Contoh Pedoman Peningkatan Mutu dan Kinerja Puskesmas?
8. Bagaimana proses internal audit puskesmas?

2.1 Tujuan Penulisan


BAB 3 : Mengetahui Peningkatan Mutu dan Kinerja
Puskesmas
1. Mengetahui Pengorganisasian Dan Tata Hubungan Kerja Puskesmas
2. Mengetahui tujuan dari Peningkatan Mutu dan Kinerja Puskesmas
3. Mengetahui Kegiatan Pokok Dan Rincian Kegiatan
4. Mengetahui Cara Melaksanakan Kegiatan Dan Sasaran
5. Mengetahui Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Dan Pelaporannya
6. Mengetahui Pencatatan, Pelaporan Dan Evaluasi Kegiatan
7. Mengetahui Contoh Pedoman Peningkatan Mutu dan Kinerja Puskesmas
Bagaimana proses internal audit puskesmas

3.1 Manfaat Penulisan


Manfaat dari pembuatan makalah ini adalah agar khususnya mahasiswa di
bidang ilmu kesehatan masyarakat dapat memahami peningkatan mutu dan kinerja
puskesmas.beserta internal audit puskesmas

2
BAB 4 : PEMBAHASAN

4.1 Peningkatan Mutu dan Kinerja Puskesmas


4.1.1 Definisi
Terdapat banyak pengertian tentang mutu. Dalam Kamus Lengkap
Bahasa Indonesia, mutu adalah suatu nilai atau keadaan. Sementara
pengertian lain tentang mutu dikemukakan oleh para ahli dilihat dari sudut
pandang yang berbeda. Diantaranya Edward Deming, mengatakan bahwa
mutu adalah : “apredictive degree of uniformity and dependability at a low
cost, suited to the market”. Pendapat lain, seperti yang disampaikan Joseph
M. Juran, mutu adalah : “fitness for use, as judged by the user”. Kemudian
Philip B. Crossby, mengatakan “conformance to requirements” dan Armand
V. Feigenbaum, mengatakan “full customer satisfaction”.
Sementara itu, Kinerja adalah sebuah kata dalam bahasa indonesia
dari kata dasar "kerja" yang menerjemahkan kata dari bahasa asing prestasi.
Bisa pula berarti hasil kerja.
 Kinerja menurut Anwar Prabu Mangkunegara (2000 : 67).
“Kinerja ( prestasi kerja ) adalah hasil kerja secara kualitas dan
kuantitas yang dicapai oleh seseorang pegawai dalam
melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang
diberikan kepadanya”.
 Kemudian menurut Ambar Teguh Sulistiyani (2003 : 223)
“Kinerja seseorang merupakan kombinasi dari kemampuan,
usaha dan kesempatan yang dapat dinilai dari hasil kerjanya”.
 Maluyu S.P. Hasibuan (2001:34) mengemukakan “kinerja
(prestasi kerja) adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang
dalam melaksanakan tugas tugas yang dibebankan kepadanya

3
yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman dan
kesungguhan serta waktu”.

4.1.2 Pengorganisasian Dan Tata Hubungan Kerja

A. PENGORGANISASIAN :

KETUA TIM MUTU

SEKRETARIS

TIM AUDIT
INTERNAL

Tim mutu Klinis (UKP) &


Tim mutu manajemen Tim mutu UKM
Keselamatan Pasien

Bagan organisisi tim mutu di Puskesmas

B. TATA HUBUNGAN KERJA DAN ALUR PELAPORAN

4
Garis koordinasi Ka Puskesmas

Garis pelaporan

Ketua m mutu

Ka n mutu Ka m mutu Ka m mutu


admen ukm klini

Unit-unit pelayanan

1. Tata Hubungan Kerja:


Ketua tim PMKP bertugas melakukan koordinasi mulai dari perencanaan,
pelaksanaan sampai dengan monitoring kegiatan peningkatan mutu dan
keselamatan pasien di Puskesmas X. Penanggung jawab tiap-tiap pokja
melakukan koordinasi pelaksanaan dan monitoring kegiatan peningkatan mutu
dan keselamatan pasien pada pokja yang menjadi tanggung jawabnya. Ketua tim
PMKP bertanggung jawab terhadap Wakil Manajemen Mutu dalam pelaksanaan
kegiatan peningkatan mutu dan keselamatan pasien. Wakil Manajemen Mutu
bersama dengan tim PMKP mengadakan rapat koordinasi tiap tiga bulan untuk
memonitor kemajuan dalam pelaksanaan kegiatan dan mengatasi permasalahan.

2. Pelaporan
Tiap pokja melaporkan kegiatan setiap bulan kepada ketua tim PMKP dalam
bentuk laporan bulanan. Ketua tim PMKP melaporkan kegiatan PMKP kepada
Kepala Puskesmas dengan tembusan kepada Wakil Manajemen Mutu tiap bulan.

4.1.3 Tujuan

1. Meningkatkan mutu pelayanan klinis


2. Meningkatkan mutu manajemen
3. Meningkatkan mutu penyelenggaraan UKM
4. Meningkatkan pemenuhan sasaran keselamatan pasien

4.1.4 Kegiatan Pokok Dan Rincian Kegiatan

5
No Kegiatan Pokok Rincian Kegiatan
1 Workshop Lokakarya untuk penggalangan komitmen dan
penggalangan pemahanan ttg mutu puskesmas dan keselamatan
komitmen dan pasien, dengan agenda sbb:……..
pemahaman
tentang mutu dan
keselamatan pasien
2. Workshop dengan Lakakarya dengan masyarakat untuk mendapat
masyarakat untuk masukan, dengan agenda:……
mendapat masukan
tentang mutu dan
kinerja puskesmas
3. Program kegiatan
peningkatan mutu
administrasi
manajemen
a Pengumpulan, 1). Pengumpulan data indicator penilaian kinerja
analisis dan tindak admen
lanjut penilaian 2). Analisis data
indicator kinerja 3).Tindak lanjut hasil analisis
administrasi dan
manajemen
puskesmas
b Audit internal 1) menyusun rencana audit tahunan
2) menyusun instrument audit
3) melaksanakan audit
4) melaporkan hasil audit dan menyampaikan
rekomendasi
5) melaksanakan tindak lanjut hasil audit oleh
pihak yang diaudit
6) memonitor pelaksanaan tindak lanjut audit
c Pertemuan tinjauan 1).persiapan pertemuan tinjauan manajemen
manajemen 2).melaksanakan pertemuan tinjauan manajemen
dengan agenda:…..
3).menyampaikan hasil pertemuan tinjauan
manajemen pada pihak terkait
d Evaluasi kontrak a).mengidentifikasi pekerjaan/pelayanan yang
pihak ketiga diserahkan pada pihak ketiga
b).menyusun instrument evaluasi kinerja pihak
ketiga
c).melaksanakan evaluasi kontrak
d).menyampaikan hasil evaluasi kontrak pihak
ketiga kepada pimpinan puskesmas
4. Program kegiatan
peningkatan mutu
UKM
a Pengumpulan data, a).pengumpulan data indicator kinerja UKM
analisis dan tindak b).analisis data
lanjut penilaian c).pelaporan hasil penilaian kinerja
indicator kinerja d).tindak lanjut hasil penilaian kinerja
UKM

6
b Pelaksanaan PDCA a)identifikasi masalah
pada tiap-tiap b)analisis masalah
program UKM c)menyusun rencana perbaikan
d)melaksanakan perbaikan
e)melakukan evaluasi hasil perbaikan
f)tindak lanjut thd hasil evaluasi perbaikan

5 Program kegiatan
peningkatan mutu
klinis
a Penilaian kinerja Memilih dan menetapkan indicator mutu
pelayanan klinis pelayanan klinis, Sasaran Keselamata Pasien
dan menyusun profil indicator
Menyusun panduan penilaian kinerja pelayanan
klinis
Mencatat data melalui sensus harian
Melaksanakan penilaian kinerja pelayanan klinis
Melakukan analisis kinerja pelayanan klinis
Melaksanakan tindak lanjut hasil analisis kinerja
pelayanan klinis
b Sasaran Membuat panduan system pencatatan dan
Keselamatan Pasien pelaporan insiden keselamatan pasien (IKP)
Memonitor capaian sasaran keselamatan pasien
Melaksanakan pencatatan dan pelaporan sentinel,
KTD, dan KNC
Melakukan analisis kejadian KTD dan KNC
Melakukan tindak lanjut
c Manajemen risiko Melaksanakan identifikasi risiko pelayanan obat
Melakukan analisis risiko pelayanan obat
Menyusun rencana tindak lanjut
Melaksanakan tindak lanjut
d Kontak kerja terkait Menyusun panduan seleksi dan evaluasi
pelayanan klinis kontrak/perjanjian kerja
Melaksanakan evaluasi kontrak/perjanjian kerja
e Diklat PMKP Menyusun rencana diklat PMKP
ekternal dan Melaksanakan diklat PMKP
internal Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan diklat
PMKP
f Peningkatan mutu Identifikasi risiko pelayanan lab
pelayanan Analisis risiko dan tindak lanjutnya
laboratorium
Pengendalian bahan berbahaya dan beracun di lab
Pemantauan penggunaan APD di lab
Pelaksanaan pemantapan mutu internal
Pelaksanaan pemantapan mutu eksternal
g Peningkatan mutu Identifikasi risiko pelayanan obat
pelayanan obat Analisis risiko dan tindak lanjutnya
Pemantauan kebersihan penyediaan obat
H Monitoring pelaksanaan prosedur ANC

7
Peningkatan mutu Meningkatkan kemampuan deteksi dini risiko
pelayanan ANC persalinan
Meningkatkan kemampuan dalam persiapan
rujukan dari rumah, dan dari puskesmas ke rumah
sakit
....dst

4.1.5 Cara Melaksanakan Kegiatan Dan Sasaran


A. Cara melaksanakan kegiatan:
Secara umum dalam pelaksanaan program mutu dan keselamatan
pasien adalah mengikuti siklus Plan Do Check Action

B. Sasaran :
1. Komitmen karyawan untuk meningkatkan mutu
2. Tersusunnya tata nilai mutu dan perilaku dalam pemberian
pelayanan
3. Terlaksananya penilaian kinerja baik Admen, UKP, dan UKM
4. Terlaksananya audit internal
5. Terlaksananya pertemuan tinjauan manajemen
6. Dilakukannya tindak lanjut perbaikan terhadap hasil penilaian
kinerja, audit internal, dan pertemuan tinjauan manajemen
7. Seluruh unit pelayanan minimal melakukan satu siklus PDCA
untuk menyelesaikan permalahan yang ada
8. Terlaksananya evaluasi kontrak pihak ketiga
9. Kinerja pelayanan klinis diukur pada semua unit pelayanan
10. Tercapainya sasaran keselamatan pasien
11. 100 % insiden keselamatan pasien dilaporkan dan ditindak
lanjuti
12. Manajemen risiko diterapkan pada tahun 2015 di pelayanan
laboratorium dan obat
13. Tidak terjadi kematian ibu pada tahun 2015
14. Terlaksananya diklat PMKP sesuai rencana
15. Tidak terjadi kesalahan pemberian obat
16. Tidak terjadi kesalahan pemeriksaan laboratorium

C. RINCIAN KEGIATAN, SASARAN & CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN

No Kegiatan Pokok Rincian Sasaran Cara Penanggu Pelaks Biaya Sumber


kegiatan (target yang melaksanakan ng jawab ana biaya
harus kegiatan
dicapai)
1 Workshop Lokakarya a.Seluruh Lokakarya mini Kepala Penang
penggalangan mutu mini karyawan penggalangan Puskesmas gung
penggalangan berkomitmen komitmen dan jawab
komitmen untuk penyusunan mutu

8
dan peningkatan tata nilai
penyusunan mutu dan
tata nilai keselamatan
b.Disepekatin
ya tata nilai
dalam
pelayanan
c……dst

Program kegiatan
mutu admin
a. Audit internal Penyusunan Tersusunnya Rapat tim audit Ketua tim Tim
rencana dan rencana audit internal audit audit
instrumen internal internal interna
audit internal tahun 2015 l
Pelaksanaan Terlaksananya Pengumpulan Tim audit Tim
audit audit internal data audit internal audit
sesuai dengan cara interna
dengan jadual wawancara, l
audit observasi, dan
periksa
dokumen
Analisis hasil Hasil analisis Rapat auditor Auditor Auditor
audit thd temuan internal internal interna
audit internal bersama dan auditee l dan
auditee auditee
Tindak lanjut Terlaksananya PDCA Auditee Audite
hasil audit tindak lanjut e
thd temuan
audit
Pelaporan Tersusunnya Rapat tim audit Ketua tim Tim
hasil audit laporan audit Audit audit
internal internal internal

Program kegiatan
mutu UKM

Program mutu klinis


A Penilaian kinerja Penyusunan Tersusun Pertemuan
pelayanan klinis indikator indikator pembahasan
pelayanan pelayanan indikator
klinis dan klinis dan
profil profil
indikator indikator
Penyusunan Tersusunnya Pertemuan
panduan panduan pembahasan
penilaian penilaian panduan
kinerja klinis kinerja klinis penilaian
kinerja klinis
Pengumpulan Terkumpulnya Pertemuan
data indikator data indikator pembahasan
kinerja kinerja capaian
pelayanan pelayanan indikator
klinis klinis pelayanan klinis
Analisis Hasil analisis PDCA
kinerja kinerja
pelayanan pelayanan
klinis klinis
Tindak lanjut Pelaksanaan PDCA
perbaikan tindak lanjut
B Sasaran Dst
Keselamatan pasien

9
4.1.6 Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Dan Pelaporannya
Evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan dilakukan tiap bulan sesuai
dengan jadual kegiatan, dengan pelaporan hasil-hasil yang dicapai pada
bulan tersebut

4.1.7 Pencatatan, Pelaporan Dan Evaluasi Kegiatan


Sensus harian indikator mutu dan pelaporan dilakukan setiap bulan
Dilakukan pencatatan dan pelaporan indikator pelayanan klinis dari tiap
unit kerja
Dilakukan pelaporan hasil analisis penilaian kinerja pelayanan klinis tiap
tiga bulan oleh ketua PMKP kepada Kepala Puskesmas, dan
didistribusikan kepada unit-unit terkait untuk ditindak lanjut
Dilakukan pelaporan tahunan hasil analisis penilaian kinerja pelayanan
klinis oleh Ketua PMKP kepada Kepala Puskesmas.

4.2 Contoh Pedoman Peningkatan Mutu dan Kinerja Puskesmas


(Puskesmas Ngemplak Simongan Kota Semarang Prov. Jawa Tengah Tahun 2016)

4.2.1 Ruang Lingkup


Program peningkatan mutu dan kinerja puskesmas dalam pedoman ini
meliputi segala bentuk kegiatan dan/ atau tindakan yang berhubungan dengan
Puskesmas.
4.2.2 Kegiatan Pokok
a. Menetapkan Indikator Mutu Klinis Puskesmas
b. Menetapkan Indikator Mutu Manajerial Puskesmas
c. Menetapkan Indikator Mutu UKM Puskesmas
d. Menetapkan Indikator Mutu Sasaran Keselamatan Pasien
Puskesmas
e. Monitoring Indikator Mutu Klinis Puskesmas
f. Monitoring Indikator Mutu Manajerial Puskesmas
g. Monitoring Indikator Mutu UKM Puskesmas
h. Monitoring Indikator Mutu Sasaran Keselamatan Pasien
Puskesmas
i. Monitoring Pelaporan Insiden
j. Melakukan FMEA

10
k.Pengembangan
l. Pelatihan
4.2.3 Rincian Kegiatan
m. Menetapkan Indikator Mutu Klinis, Mutu Manajerial, Mutu
UKM dan Sasaran Keselamatan
Pasien Puskesmas
n. Monitoring Indikator Mutu Klinis Puskesmas
1) Kejadian kesalahan dan kejadian nyaris cedera
yang terkait dengan kesalahan pengobatan
2) Kelengkapan Pengisian Medical Record
3) Kelengkapan Pengisian resep
o. Monitoring Indikator Mutu Manajerial Puskesmas
1) Kedisiplinan petugas
2) Kedisiplinan waktu pelayanan
3) Ketidaktersediaan obat dan barang habis pakai
pada saat dibutuhkan
4) Kepuasan pelanggan terhadap pelayanan
puskesmas 5) Kecelakaan kerja karena tertusuk
jarum.
p. Monitoring Indikator Mutu Manajerial Puskesmas
1) Kepuasan masyarakat terhadap program
puskesmas
2) Kedisiplinan petugas dalam menjalankan
program sesuai jadwal
3) Pencapaian program
q. Monitoring Indikator Mutu Keselamatan Pasien Puskesmas
1) Kepatuhan Identifikasi Pasien Dengan Benar
2) Kepatuhan cuci tangan dengan benar seuai
dengan 6 langkah cuci tangan
f. Menetapkan SOP
g. Monitoring Kepatuhan Terhadap SOP
h. Monitoring Pelaporan Insiden
1) Kejadian Tidak Diharapkan
2) Kejadian Nyaris Cidera

11
3) Keadaan Potensial Cidera
i. Pendidikan & Pelatihan
1) Pelatihan cuci tangan
2) Pelatihan penggunaaan APAR

4.2.4 Cara Melaksanakan Kegiatan


1. Menetapkan Indikator Mutu Klinis, Mutu Manajerial, Mutu UKM dan
Sasaran
Keselamatan Pasien Puskesmas

a. Berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melaksanakan


kegiatan
b. Mencari dan mempelajari referensi terkait
c. Menginventaris indikator mutu
d. Memilih prioritas indikator mutu
e. Menetapkan prioritas indikator mutu
2. Monitoring Indikator Mutu Klinis, Mutu Manajerial & Mutu UKM
a. Berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melaksanakan
kegiatan
b. Membuat Deskripsi Indikator Mutu
c. Melatih Tim Manajemen Mutu dalam mengumpulkan Data Indikator
Mutu
d. Mengumpulkan Data Indikator Mutu
e.Evaluasi dan laporan pelaksanan kegiatan
3. Monitoring Pelaporan Insiden
a. Menyusun dan menetapkan Prosedur Pelaporan Insiden
b. Pembuatan formulir Pelaporan Insiden
c. Sosialisasi Prosedur Pelaporan Insiden
d. Monitoring Pelaporan Insiden
e. Evaluasi & laporan pelaksanaan kegiatan
4. Pendidikan & Pelatihan
a. Berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melaksanakan
kegiatan

b. Melatih staf

c. Evaluasi dan laporan pelaksanan kegiatan

12
4.2.5 Jadwal Pelaksanaan Kegiatan
1. Menetapkan Indikator Mutu Klinis, Mutu Manajerial & Mutu UKM
Jadwal pelaksanaan kegiatan disusun oleh Tim Manajemen Mutu
berkoordinasi dengan bagian terkait
2. Monitoring Indikator Mutu Klinis, Mutu Manajerial & Mutu UKM
Jadwal pelaksanaan kegiatan disusun oleh Tim Manajemen Mutu
berkoordinasi dengan bagian terkait
3. Monitoring Kepatuhan Terhadap SOP
Jadwal pelaksanaan kegiatan disusun oleh Tim Audit Internal
berkoordinasi dengan bagian terkait
4. Monitoring Pelaporan Insiden Setiap bulan

5. Pelatihan Staf
Jadwal pelaksanaan kegiatan disusun oleh Tim K3 dan Pengendalian
Infeksi berkoordinasi dengan bagian terkait

4.2.6 Evaluasi Pelaksanan Kegiatan Dan Pelaporannya


6. Menetapkan Indikator Mutu Klinis, Mutu Manajerial & Mutu UKM
Evaluasi dan pelaporan dilakukan setelah kegiatan oleh Tim Manajemen
Mutu berkoordinasi dengan pihak terkait
7. Monitoring Indikator Mutu Klinis, Mutu Manajerial & Mutu UKM
Evaluasi dan pelaporan dilakukan setelah kegiatan oleh Tim Manajemen
Mutu berkoordinasi dengan pihak terkait
8. Monitoring Kepatuhan Terhadap SOP
Evaluasi dan pelaporan dilakukan setelah kegiatan oleh Tim Audit
Internal berkoordinasi dengan pihak terkait (internal audit dan komite
medik)
9. Monitoring Pelaporan Insiden
Evaluasi dan pelaporan dilakukan setelah kegiatan oleh Tim Manajemen
Mutu berkoordinasi dengan pihak terkait
10. Pelatihan Staf
Evaluasi dan pelaporan dilakukan setelah kegiatan oleh Tim K3 dan
Pengendalian Infeksi berkoordinasi dengan Unit terkait

13
4.3 Internal Audit

4.4 Landasan Peraturan Pemerintah dan Acuan


 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang
Pelayanan Publik
 Peraturan Pemerintah Nomor 65 tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan
dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal
 Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor
7/PER/25/M.PAN/2/2010 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Unit Pelayanan
Publik
 Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 128/MENKES/SK/II/2004 tentang
Kebijakan Dasar Puskesmas
 Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan
Masyarakat
 Peraturan menteri kesehatan republik indonesia nomor 46 tahun 2015
 Peraturan menteri kesehatan republik indonesia nomor 44 tahun 2016
 Peraturan menteri kesehatan republik indonesia nomor 39 tahun 2016
 Dan masih banyak peraturan pemerintah dan acuan mengenai peningkatan
mutu dan kinerja Puskesmas

14
BAB 5 : PENUTUP

5.1 Kesimpulan

5.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA

Dorothea Wahyu Ariani, Manajemen Kualitas; Pendekatan Sisi Kualitatif, (Jakarta :


Ghalia Indonesia, 2003), h. 12-14

https://id.wikipedia.org/wiki/Kinerja Diakses pada 11 mei 2019

https://www.scribd.com/document/337491932/3-1-1-3-PEDOMAN-MUTU-DAN-

KINERJA-PUSKESMAS-edit-lagi-docx diakses pada 12 Mei 2019

15
16