Anda di halaman 1dari 5

PERCOBAAN MENGAMATI GEJALA MAGNET

A. TUJUAN
Untuk menjelaskan pengaruh arus listrik terhadap medan magnet.

B. LANDASAN TEORI
Medan magnet adalah daerah di sekitar magnet yang menyebabkan sebuah muatan
yang bergerak di sekitarnya mengalami suatu gaya. Medan magnet tidak dapat dilihat,
namun dapat dijelaskan dengan mengamati pengaruh magnet pada benda lain, misalnya
pada serbuk besi.
Garis-garis gaya magnetik selalu keluar dari kutub utara magnet dan masuk ke
kutub selatan magnet.
Garis-garis gaya magnetik tidak pernah saling berpotongan dengan garis-garis gaya
magnetik lain yang berasal dari magnet yang sama.
Daerah yang garis-garis gaya magnetiknya rapat menunjukkan medan magnetik
yang kuat, sedangkan daerah yang garis-garis gaya magnetiknya kurang rapat
menunjukkan medan magnetik yang lemah.
Arah medan magnetik dari sebuah kawat yang dialiri arus listrik dapat ditentukan
dengan menggunakan kaidah tangan kanan Oersted. Arah arus listrik ditunjukkan dengan
ibu jari dan garis gaya magnetik ditunjukkan dengan keempat jari tangan. Medan magnetik
yang dihasilkan oleh sebuah kawat penghantar sangatlah lemah, untuk menghasilkan
medan magnetik yang cukup kuat dapat digunakan kumparan berarus listrik. Kumparan
bersifat sebagai magnet yang kuat ini disebut sebagai elektromagnet. Elektromagnet
memiliki sifat kemagnetan sementara. Jika arus listrik diputuskan, sifat kemagnetannya
segera hilang.
Kumparan berarus listrik dapat menghasilkan medan magnetik yang kuat karena
setiap lilitan pada kumparan menghasilkan medan magnetik yang akan diperkuat oleh
lilitan lainnya. Semakin banyak lilitan suatu kumparan, medan magnetik yang
dihasilkannya semakin besar. Pola garis gaya magnetik yang dihasilkan oleh kumparan
yang .dialiri arus listrik.
Untuk menentukan kutub magnet pada kumparan berarus listrik, digunakan aturan
genggaman tangan kanan. Kutub utara ditunjukkan oleh arah ibu jari, arah arus pada
kumparan sama dengan arah genggaman keempat jari.
C. ALAT DAN BAHAN
1. Kabel secukupnya
2. Baterai 1,5 volt 4 buah
3. Bola lampu 2,5 volt-3,6 volt / 0,007 A
4. Kompas
5. Kumparan tipis

D. CARA KERJA
1. Susunlah peralatan seperti seperti gambar di bawah ini. Dalam keadaan saklar S
terbuka, letakan penghantar atas kompas pada posisi sejajar.
x

2. Alirkan arus listrik ke dalam penghantar dengan menutup saklar S (arus mengalir jika
lampu menyala).
a. Apakah jarum kompas menyimpang? Mengapa demikian?
b. Ke mana arah jarum kompas menyimpang? (ke kiri atau ke kanan)? Jelaskan!
3. Buka saklar S, balik polaritas baterai, kemudian alirkan kembali arus listrik melalui
penghantar dengan menutup saklar.
a. Apakah jarum kompas menyimpang? Mengapa demikian?
b. Ke mana arah jarum kompas menyimpang?
4. Dari percobaan langkah (2) dan (3) buatlah kesimpulan!
5. Lakukan langkah (1), (2), (3) tetapi dengan memakai 4 baterai yang dirangkai seri.
Dan berdasarkan percobaan tersebut jawablah pertanyaan dibawah ini.
E. HASIL PENGAMATAN

Jarum kompas Arah simpangan


Keadaan saklar menyimpang kompas
Jenis
No rangkaian Terbuka Tertutup Ya Tidak Kanan Kiri

1 Seri 2 baterai √ √

2 Seri 2 baterai √ √ √

Seri 2 baterai
(polaritas
3 baterai dibalik) √ √

4 Seri 4 baterai √ √

5 Seri 4 baterai √ √ √

F. PEMBAHASAN
Berdasarkan data di atas, pada penggunaan 2 baterai dalam keadaan saklar (S)
terbuka, kami letakkan penghantar di atas kompas pada posisi sejajar kemudian kami
alirkan arus listrik ke dalam penghantar dengan menutup saklar (S), ternyata jarum
kompas menyimpang ke kanan. Kemudian kami membuka saklar (S) dan membalik
polaritas baterai, kemudian mengalirkan arus listrik melalui penghantar dengan menutup
saklar (S) dan ternyata jarum kompas menyimpang karena ada arus listrik yang mengalir.
Langkah terakhir, batu baterai diganti menjadi 4 buah, dan ternyata jarum kompas
mengalami penyimpangan yang cukup besar. Hal ini membuktikan bahwa makin besar
aliran listrik, makin besar pula gaya magnet yang terjadi.

G. PERTANYAAN DAN JAWABAN


1. Jika baterai dirangkai 4 buah, apakah penyimpangan jarum kompas lebih besar/lebih
kecil? Jelaskan!
Jawab : Penyimpangan jarum kompas lebih besar jika menggunakan 4 baterai, karena
arus listrik juga cukup besar. Sehingga gaya magnetik yang ditimbulkan makin besar
pula.
2. Dari pengamatan Anda, jika arus (I) yang dialirkan pada rangkaian lebih besar,
apakah induksi magnet (B) yang terjadi lebih besar? Jelaskan!
Jawab : Jika arus (I) yang dialirkan pada rangkaian lebih besar, maka induksi magnet
(B) titik besar karena arus listrik menghasilkan medan magnetik dan medan magnetik
melakukan gaya pada arus listrik.
Makin cepat medan magnetik berubah, makin besar juga induksinya.
3. Jelaskan hubungan antara arus listrik dengan medan magnet!
Jawab : Makin besar arus dan makin dekat dengannya arus itu, maka makin kuat
medan magnetiknya dan gaya pada arus listrik dalam medan magnetik sama dengan
besar gaya pada elemen arus (I) sepanjang A1 ketika berada dalam medan magnetik.
4. a. Jika kawat penghantar ditempatkan lebih dekat ke jarum kompas, bagaimana
penyimpangan jarum? (menyimpang lebih besar/lebih kecil). Jelaskan!
b. Jika kawat penghantar ditempatkan lebih jauh ke jarum kompas, bagaimana
penyimpangan jarum? (menyimpang lebih besar/lebih kecil). Jelaskan!
Jawab :
a. Jika kawat penghantar ditempatkan lebih dekat ke jarum kompas, maka
penyimpangan jarum lebih besar kaena makin dekat jarak benda ke magnet, maka
makin kuat gaya yang ditimbulkan oleh magnet.
b. Jika kawat penghantar ditempatkan lebih jauh ke jarumj kompas, maka
penyimpangan jarum lebih kecil karena makin jauh jarak benda ke magnet, maka
makin lemah gaya yang ditimbulkan.
5. Dari jawaban perntanyaan (4) jelaskan hubungan antara induksi magnet (B) dengan
jarak antara kompas ke penghantar.
Jawab : Hubungan antara induksi magnet dengan jarak antara kompas ke penghantar
makin dekat jarak benda ke magnet, maka makin kuat gaya induksi magnet dan makin
jauh jarak benda ke magnet, maka makin lemah induksi magnetnya.
H. KESIMPULAN

Setelah melakukan percobaan diatas, dapat disimpulkan bahwa arus listrik


menghasilkan medan magnet dan medan magnetik melakukan gaya pada arus listrik.
Perubahan medan magnet dapat menghasilkan arus listrik.