Anda di halaman 1dari 7

MAKALAH

Administrasi Sistem Jaringan

Mail Server dan Web Server

Disusun Oleh :

Nama : Wahyu Musafikah Putri

Kelas : XI TKJ 1

Absen : 31
MAKALAH TENTANG MAIL SERVER DAN WEB SERVER

Mail Server

Pada dasarnya setiap penggunaan dan pembaruan teknologi memang ditujukan serta
difungsikan untuk membantu mempermudah semua urusan dan pekerjaan manusia. Termasuk
didalamnya yaitu kebutuhan untuk menyelesaikan pekerjaan secara cepat dan efisien waktu.
Bagaimana hal ini dapat dicapai? Tentu dengan memanfaatkan teknologi-teknologi yang ada,
seperti sistem penyimpanan data dan backup yang telah terintegrasi dengan cloud computing,
memanfaatkan serta menggunakan aplikasi-aplikasi yang sesuai dan memungkinkan untuk
mempermudah akses dan mempercepat semua jenis pekerjaan.
Di era digital ini, semua hal hampir dapat diselesaikan dengan cara online. Kebutuhan
terhadap jaringan internet ini bisa dibilang sebagai sebuah ketergantungan atau addict.
Salah satu yang tidak boleh dilupakan didalam semua bidang pekerjaan adalah
penggunaan email. Email atau elektronik mail merupakan sebuah kebutuhan yang tidak
terpisahkan dari manusia dalam sektor pekerjaan, bisnis, individu, maupun perusahaan-
perusahaan besar. Khususnya bagi perusahaan besar, email menjadi kebutuhan yang sangat
krusial dan utama dari sebuah komunikasi bisnis.

A. Pengertian Mail Server


Mail server merupakan suatu perangkat lunak yang mendistribusikan file atau informasi
sebagai balasan atau respon atas permintaan yang dikirim melalui email. Istilah ini juga sering
digunakan untuk menunjukkan bitnet yang menyediakan layanan serupa ftp. Tak hanya itu
program ini juga dapat digunakan sebagai aplikasi install email.
Tak hanya sebuah program mail server juga bisa berupa sebuah komputer yang memang
dikhususkan untuk menjalankan aplikasi perangkat lunak program ini. nah komputer ini di
ibaratkan sebagai jantung dari system sebuah email. Program ini biasanya dikelola oleh
programer yang disebut dengan post master.
Mail server ini dikelola oleh seorang post master yang memiliki beberapa tugas pokok
yaitu mengelola kaun, memonitor bagaimana kinerja server dan melaksanakan tugas
administrative lainnya. Biasanya program ini menggunakan protocol antara lain smtp, pop3 dan
imap.
Ada tiga protocol utama dalam mengirimkan email melalui mail server, yaitu protocol
SMTP (Simple Mail Transfer Protocol), POP3 (Post Office Protocol V3), dan IMAP SMTP.
SMTP lebih banyak digunakan untuk menampung data serta mengirimkan email ke alamat email
lain yang ingin dituju. Protocol POP3 dan protocol IMAP lebih banyak digunakan untuk
memudahkan user dalam membaca dan mengakses email secara remote.

B. Fungsi Mail Server


Mail server berfungsi sebagai pengatur atau penerima dan penyalur respon atas email yang
masuk. Tak hanya itu fungsi utama dari program ini adalah sebagai aplikasi yang digunakan
untuk menginstal email. Oleh karena itu aplikais ini sangat penting karena akan mengatur
jalannya email dan merespon setiap email yang masuk.
Fungsi utama mail server adalah sebagai program yang mengatur agar email dapat dikirim
oleh pengirim email dan diterima oleh penerima email dengan aman, cepat, dan tanpa kendala.
Mail server juga digunakan untuk mengatur penerimaan, pengolahan, pengaturan, serta penyalur
proses respon atas email-email yang masuk kedalam kotak masuk pesan. Tujuan dari layanan dan
program mail server itu sendiri adalah membuat jaringan dan koneksi transportasi email menjadi
lebih aman, cepat, tanpa gangguan, dan lain sebagainya.

C. Cara Kerja Mail Server


Pada dasarnya ada dua cara kerja program ini. pertama, proses pengiriman email akan
melewati tahapan yang agak panjang. saat email dikirim karena email akan disimpan pada server
utama atau email server itu sendiri berdasarkan tujuan email akan dikirimkan kemana. Umumnya
file ini berisi informasi yang dimana sumber tujuan, serta adanya waktu pengiriman. Sebagai
user membaca email berarti user telah mengakses server email tersebut dan membaca email yang
tersimpan pada server yang di tampilkan pada browser pengguna.
Mail server memiliki dua server yang berbeda fungsinya, yaitu server yang berfungsi
sebagai outgoing server (sending email) serta yang kedua adalah incoming server (receiving
email). Outgoing server dihandle oleh server SMTP pada port 25. Sedangkan incoming server
dihandle oleh POP3 pada port 110 atau IMAP pada port 143. Port adalah semacam konektor
yang berfungsi untuk konektor atau pintu buka tutup akses, koneksi, serta distribusi dan
transmisi data dari komputer satu ke komputer maupun jaringan lainnya.
Proses mengiriman email melalui TCP/IP dapat dianalogikan sebagai berikut :
Sender -> user agent -> waiting list email -> MTA -> user mailbox -> user agent -> receiver
Cara kerja mail server secara sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut, pada awalnya
email-email yang telh dikirimkan oleh sender, maka akan dikumpulkan dan disimpan menjadi
satu file dalam database mail server. Pengelompokkan ini berdasarkan atas tujuan email. Dalam
sebuah email yang dikirimkan tentu telah terdapat informasi tentang tujuan penerima email dan
asal email sender tersebut, serta informasi tanggal dan waktu pengiriman email. Ketika receiver
email membaca email dari pengirim email, itu artinya penerima email tersebut telah mengakses
mail server dan membaca pesan / file yang tersimpan dalam database mail server yang
ditampilkan melalui aplikasi dan browser oleh user tersebut.
Untuk memahami cara kerja mail server yang kedua ini,kita harus memahami ada
beberapa istilah penting yaitu MUA atau mail user agent yaitu sebuah komponen yang
berinteraksi secara langsung, misalnya adalah thunderbird, ms outlook, zimbra atau interface
webmail seperti gmail ataupun yahoo.
Selain itu istilah penting mail server lainnya adalah MTA atau mail transfer agent yang
bertanggung jawab mentransfer email dari server mail kemudian sampai server mail penerima,
contohnya adalah karena sendmail dan postfix. Selain itu MDA atau mail delivery agent, jika mta
lokasi menerima email masuk dari mta terpencil maka email akan dikirim kek otak pengguna
dengan mda.
Istilah lain dalam mail server ada POP atau IMAP kedua singkatan ini merupakan sesuatu
protocol yang digunakan untuk mengunduh email dari kotak penerima server untuk penerima
MUA. Kemudian ada mail exchange record atau MX. Istilah ini merujuk pada entri dns untuk
server mail. Record mx ini akan menunjuk pada alamt ip dimana email harus ditembakkan. Mx
record yang rendah akan selalu menang karena mendapat priritas tertinggi. Contohnya misal mx
10 akan lebih baik dibandingkan dengan mx 20.

D. Komponen Mail Server


Hal ini penting dimiliki oleh sebuah mail server agar dapat berfungsi maksimal dalam
proses menerima dan mengirim email dengan lancar. Pada dasarnya mail server memiliki dua
aplikasi yaitu SMTP (Simple Mail Transfer Protocol), dan POP (Post Office Protocol). Namun
selain itu, mail server memiliki beberapa hal yang penting sebagai komponen dasar pendukung
serta pengoperasiannya. Beberapa komponen yang biasanya dimiliki oleh mail server ada tiga,
yaitu sebagai berikut :
a. MUA (Mail User Agent)
MUA memiliki beberapa program utama terkait dengan proses membaca dan
membuat email. Jadi MUA bertugas sebagai program untuk membaca email, menerima,
serta perintah-perintah untuk membuat dan mengirimkan pesan. MUA disebut juga sebagai
email reader atau pembaca email, karena fungsi utamanya adalah perintah-perintah dalam
email seperti menerima email, serta mengirim balasan email.
b. MTA (Mail Transport Agent)
MTA adalah salah satu komponen mail server yang bertugas untuk mengurus bagian
program pengiriman email. MTA akan melakukan fungsi-fungsi yang harus dilakukannya
antara lain adalah menerima dan memproses pesan-pesan email yang masuk melalui
berbagai macam jaringan, menentukan alamat tujuan sebagai bahan pertimbangan
bagaimana cara mengirimkan sebuah pesan email tersebut, serta menggunakan daftar
distribusi untuk mengirimkan salinan pesan.
c. MDA (Mail Delivery Agent)
MDA merupakan bagian program dari mail server yang bertugas sebagai agen
pengiriman pesan email. MDA memiliki dua komponen utama, yaitu sebuah database yang
berisi saluran atau jaringan untuk mengirimkan pesan, serta yang kedua adalah delivery
agent yang bertugas untuk mengirimkan pesan email sesuai dengan jaringan yang dipilih.
E. Kelebihan dan Manfaat Mail Server
a. Lebih menghemat bandwith
Tentunya menggunakan mail server sendiri yang digunakan khusus untuk jaringan
private, misalnya digunakan hanya untuk email karyawan perusahaan Anda, tentu akan
lebih menghemat penggunaan bandwidth perusahaan.
b. Lebih cepat & efisien
Memiliki private mail server akan berdampak pada minimnya resiko email yang
tidak terkirim karena berbagai faktor dan alasan baik pengaruh dari server itu sendiri
maupun program dan aplikasinya. Selain itu memiliki mail server pribadi lebih cepat dalam
proses pengiriman serta penerimaan email karena traffic yang relatif lebih ‘sepi’ jika
dibandingkan dengan mail server gratis dan publik.
c. Mudah mengatur account
Memiliki mail server sendiri tentu akan lebih mudah dalam pengaturan dan
konfigurasi email. Akun-akun email yang dimiliki juga tentu lebih mudah dalam
pengoperasian, pengaturan, serta maintenancenya.
d. Jika terjadi hal-hal diluar dugaan, bisa langsung ditangani sendiri
Ini kelebihan yang membuat private mail server lebih diminati oleh para pelaku
bisnis dan pemilik perusahaan. Memiliki mail server sendiri akan lebih mudah dalam
penanganannya. Karena tentu Anda mengetahui bagaimana cara menghubungi team
support dari third party penyedia mail server tersebut.
e. Lebih private dan aman
Memiliki private mail server sendiri tentu artinya memiliki jaringan sendiri yang
digunakan oleh internal user yang yang menggunakan mail server tersebut untuk urusan
pekerjaan.

F. Jenis-Jenis Mail Server


a. Sendmail
Sendmail adalah sistem mail server yang paling standar dan banyak digunakan pada
sistem operasi Linux/Unix.
b. Postfix
Postfix merupakan mail server yang dibuat berdasarkan hasil pengembangan dari
server Sendmail. Bedanya, Postfix dapat dijalankan pada sistem operasi Linux/Unix serta
Mac OS X. Postfix ini diharapkan dapat menggantikan server dari Sendmail.
c. Qmail
Qmail adalah mail server yang disebut-sebut sebagai server teraman dalam sistem
operasi mail server. Hal ini dikarenakan Qmail belum memiliki sedikitpun celah keamanan
yang dapat mengganggu maupun merusak kinerja mail server tersebut. Qmail telah banyak
digunakan oleh penyedia email besar seperti Hotmail dan Yahoo.

G. Contoh Mail Server


Pada dasarnya mail server bekerja dalam mode client server. Maka dari itu, ada beberapa
aplikasi dan program mail server yang dapat dibedakan berdasarkan komponennya menjadi tiga
macam, yaitu sebagai berikut :
 Komponen Mail Transfer Agent (MTA), contohnya aplikasi Sendmail, Postfix, Exim,
Qmail, MAilX, Pine, dan Netscape.
 Komponen Mail Delivery Agent (MDA), contohnya mail server yang berfungsi
mendistribusikan email yang datang ke MTA sesuai mailbox masing-masing user.
 Komponen Mail User Agent (MUA), contohnya Thunderbird, Outlook, Eudora Mail,
Kmail, dan Evolution.

Web server

A. Pengertian Web Server


Apa itu web server? Pengertian Web Server adalah suatu perangkat lunak (software) dalam
server yang berfungsi untuk menerima permintaan (request) dari client atau browser berupa
halaman website melalui protokol HTTP/ HTTPS, lalu merespon permintaan tersebut dalam
bentuk halaman website berupa dokumen HTML atau PHP.
Pengertian Web Server Menurut Para Ahli.
Untuk lebih memahami apa arti web server, maka kita bisa merujuk pada pendapat beberapa ahli
berikut ini:
1. Solochin
Menurut Solichin, pengertian web server adalah sebuah perangkat lunak yang terinstall di
dalam komputer server, yang berfungsi untuk menerima permintaan dan juga request berupa
halaman website melalui HTTp atau HTTPS dari user atau client, dan kemudian
mengirimkannya kembali dalam bentuk halaman web yang berbentuk dokumen HTML.
2. Khairil
Menurut Khairil, definisi web server adalah suatu software atau perangkat lunak yang
menjadi tulang belakang atau tulang punggung dari sebuah world wide web www. Lebih lanjut
disebutkan pula bahwa web server akan menunggu permintaan dari client yang menggunakan
browser, kemudian melakukan pemrosesan terhadap request tersebut, dan kemudian
menampilaknnya kembali dalam sebuah browser, sebagai hasil dari pemrosesan data yang telah
dilakukan.
3. Nugroho
Menurut Nugroho, pengertian web server adalah sebuah bentuk dari server yang khusus
digunakan untuk menyimpan halaman website atau home page. Sebuah komputer dapat
dikatakan sebagai web server apabila komputer tersebut memilki suatu program server yang
disebut PWS (Personal Web Service) .
PWS ini kemudian nantinya difungsikan agar halaman web yang ada di dalam sebuah
komputer server dapat dipanggil oleh komputer klien.
B. Fungsi Web Server
Fungsi utama web server adalah sebagai alat untuk memproses berbagai berkas yang
diminta oleh klien, lalu memberikan respon dalam bentuk halaman web. Halaman website
tersebut terdiri dari teks, gambar, dokumen, video, dan lain-lain.
Jadi, setiap kali pengguna internet membuka halaman website, maka terjadi permintaan
(request). Selanjutnya, jika alamat IP atau domain website yang diminta benar, maka web server
akan memberikan respon dengan menampilkan data atau file yang ada di data base website
tersebut kepada pengguna.
C. Cara Kerja Web Server
Cara kerja web server mengacu pada pengertian web server dan fungsinya, yaitu untuk
menerima permintaan dari client dan mengirimkan kembali berkas yang diminta oleh client.
Web client adalah pengguna internet yang memakai browser (Chrome, Mozilla, Opera, Safari,
dan lainnya) untuk terhubung dengan web server melalui internet. Sedangkan web server adalah
software yang melayani permintaan web client.
Ketika web client (browser) melakukan permintaan data halaman website kepada server,
maka permintaan tersebut dikemas oleh browser di dalam TCP (Transmission Control Protocol)
yang merupakan protokol transport. Lalu permintaan tersebut dikirim ke alamat data, dalam hal
ini merupakan protokol HTTP atau HTTPS (baca: pengertian HTTP dan HTTPS)
Selanjutnya, data tersebut akan dicari oleh web server di dalam komputer server. Jika data
ditemukan maka data tersebut akan dikemas oleh web server dalam TCP lalu dikirim dan
ditampilkan ke browser. Jika data yang dikirim diminta web client tidak ditemukan, maka web
server akan menolak permintan dan menampilkan halaman Error 404 atau Page Not Found di
browser.
D. Contoh Web Server
1. Apache
Dari beberapa web server yang tersedia, Apache merupakan web server yang paling
populer dan paling banyak digunakan. Web server ini memiliki beberapa dukungan seperti
PHP, kontrol akses, dan SSL. Apache meletakkan kontrol akses sebagai modul dimana yang
paling banyak digunakan adalah modul Perl. Sementara fitur PHP merupakan program yang
mirip CGI (Common Gateway Interface) untuk memproses teks.
2. IIS (Internet Information Services)
Web server IIS ini digunakan dalam OS Windows (Windows 2000 dan Windows 2003)
yang didukung dengan komponen seperti protokol jaringan DNS, TCIP/IP dan software yang
digunakan untuk membuat situs web. IIS juga kompatibel untuk mendukung beberapa
protokol seperti FTP, HTTP, NNTP, SMTP dan SSL. Kelebihan dari server ini bisa diakses
pada penuh pada Windows dan mendukung platform .NET. Kekurangannya adalah web
server ini termasuk jenis yang berbayar.
3. Nginx
Web server Nginx atau dibaca engine x ini merupakan web server yang open source
dan bisa digunakan oleh siapapun secara gratis selain Apache. Keunggulan Nginx dibanding
Apache yaitu pada Apache tidak dapat menangani web server yang memiliki traffic tinggi.
Dengan begitu untuk mendukung web bisnis profesional dengan traffic tinggi, Nginx lebih
baik digunakan daripada Apache. Kelebihan lainnya adalah memiliki peforma tinggi,
arsitektur event-based dan fiturnya sangat bermanfaat.
4. Lighttpd
Lighttpd atau yang dibaca lightly ini merupakan web server yang juga open source dan
dikembangkan oleh programmer berkebangsaan Jerman. Web server ini lebih diutamakan
digunakan pada OS Linux atau dari kelompok Unix lainnya. Kelebihan dari web server ini
yaitu memiliki kemampuan untuk mengatur CPU load secara efektif dengan beberapa fitur
lainnya seperti FastCGi, SCGI, URL-Writing dan Output-Compression.