Anda di halaman 1dari 5

TUGAS

ILMU HAMA TUMBUHAN

Oleh Kelompok 5 :
1. Meldayani (D1A016158)
2. Herkoencoro Bagas (D1A016160)
3. Rian Satria (D1A016161)

DOSEN PENGAMPU :
Ir. Wilma Yunita, M.P.
Dr. Yuni Ratna, S.P.,M.P.

PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS JAMBI
2018
Judul Interaksi tropik antara hama dan parasitoid pada pertanaman
sayuran: faktor pembentuk dan implikasinya terhadap
keefektifan parasitoid
Jurnal Jurnal Entomologi Indonesia
Volume & Halaman Vol. 11 No. 2, 103–112
Tahun 2014
Penulis Muhamad Nurhuda Nugraha, Damayanti Buchori1, Ali
Nurmansyah,Akhmad Rizali

Jurnal ini diambil dari website Jurnal Entomologi Indonesia,dimana Jurnal


Entomologi Indonesia menerbitkan makalah penelitian asli dan komunikasi singkat
yang mencakup aspek dasar dan terapan serangga dan tungau atau artropoda lain dalam
pertanian, kehutanan, kesehatan manusia dan hewan, serta sumber daya alam dan
pengelolaan lingkungan. Jurnal ini diterbitkan oleh Perhimpunan Entomologi
Indonesia (Entomological Society of Indonesia). Adapun tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui serta mempelajari interaksi tropik antara hama dan parasitoid
pada berbagai kondisi lahan sayuran dan mempelajari faktor-faktor yang membentuk
interaksi tersebut serta implikasinya terhadap keefektifan parasitoid. Penelitian ini
dilakukan di kabupaten Bogor, Jawa Barat dan di ketinggian tempat yang berbeda-
beda.Penelitian ini menggunakan metode survei dan tidak melakukan rancangan
percobaan pada lahan sayuran yang di amati. Jumlah serangga yang di jadikan contoh
penelitian berbeda untuk setiap jenis sayuran tergantung dari ketersediaan. Persentase
serangan hama dan parasitisasi parasitoid dihitung dengan persamaan yang
dimodifikasi dari Hamid et al. (2003) dan kemudian ditampilkan dalam bentuk box-
plot. Pengaruh sistem pertanian terhadap tingkat serangan hama dan parasitisasi
parasitoid pada pertanaman caisin, kubis dan terong dianalisis dengan menggunakan
analisis ragam (ANOVA) karena ANOVA digunakan untuk uji perbedaan rata-rata tiga
kelompok atau lebih, dan interaksi tropik antara hama dan parasitoid antar lahan
digambarkan dalam bentuk grafik interaksi tropik serta keseluruhan analisis dilakukan
dengan perangkat lunak R statistics .
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan, ditemukan 15 spesies hama dan 15
spesies parasitoid dari delapan jenis tanaman sayuran yang diobservasi .Hampir seluruh
tanaman sayuran yang disurvei diserang hama.Dari hasil survei yang
dilakukan,terdapat beberapa factor yang mempengaruhi interaksi,seperti system
budidaya dimana terdapat dua system budidaya yaitu konvesional dan organik,disini
system pertanian organik akan mendukung keberadaan parasitoid yang berperan
penting dalam menurunkan populasi hama dan menjaga kestabilan agroekosistem
pernyataan ini sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan pada penelitian “Populasi
Hama dan Musuh Alami pada Tiga Cara Budidaya Padi Sawah di Sukamandi” oleh N.
Usyati, Nia Kurniawati, Ade Ruskandar dan Oco Rumasa, yang menyatakan bahwa
“hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi hama wereng coklat pada cara budidaya
padi organik lebih rendah dibandingkan cara budidaya padi semi organik dan budidaya
padi cara petani, tetapi tidak ada perbedaan populasi musuh alami pada cara budidaya
padi organik, cara budidaya padi semi organik dan budidaya padi cara petani”. Selain
sistem budidaya, umur tanaman juga mempengaruhi interaksi antara hama dan
parasitoid dimana terjadi perubahan komposisi hama dan parasitoid pada umur tertentu
dan dengan bertambahnya umur tanaman, komunitas organisme yang ada pada suatu
pertanaman cenderung lebih stabil dengan ditunjukkan tingkat parasitisasi yang lebih
tinggi, hal ini sesuai dengan hasil penelitian “Dinamika Interaksi Parasitoid Dengan
Inangnya,Plutella xylostella ( Lepidoptera: Plutellidae ) Pada Sayuran Brassicaceae”
oleh Siti Herlinda, yang menunjukkan “bahwa populasi telur cenderung meningkat
seiring pertambahan umur tanaman. Peningkatan populasi telur diikuti dengan semakin
meningkatnya parasitisasi oleh parasitoid telur. Fenomena ini terjadi karena perilaku
parasitoid tersebut yang tergantung kerapatan populasi inang.”

Kesimpulan :

Dari hasil paparan atau penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa Interaksi
tropik hama dan parasitoid pada lahan sayuran dapat dipengaruhi oleh system budidaya
dimana terdapat dua system yaitu (system budidaya konvensional dan system budidaya
organic), Umur tanaman juga mempengaruhi terjadinya interaksi antara hama dan
parasitoid. Interaksi yang terbentuk tidak mempengaruhi keefektifan parasitoid dalam
menekan populasi hama. Namun demikian, berdasarkan analisis menunjukkan bahwa
terdapat kecenderungan interaksi tropik yang terbentuk pada pertanaman sayuran
dengan sistem budi daya organik dan juga dengan kondisi habitat yang beragam
mempunyai tingkat parasitisasi lebih tinggi.

Komentar :

Adanya interaksi sangat berguna untuk kelangsungan suatu ekosistem, dan dari
jurnal ini sangat bermanfaat untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan
adanya interaksi antara hama, parasitoid dengan inangnya, dari jurnal di atas dapat kita
ketahui bahwa adanya faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya interaksi antara
hama, parasitoid dengan tanaman, seperti system budidaya, umur tanaman dan kondisi
habitat.

Dan tentu saja semua factor-factor tersebut memiliki fungsi dan perannya tersendiri
dalam membentuk pola interaksi sebagai pengaruh dari perbedaan karakteristik
agroekosistem antar lokasi.

Soal:
Dari feronika simatupang
1. Mengapa semakin tua umur tanaman semakin sedikit hama yang menyerangnya?
Jawab: salah satu penyebabnya adalah karena semakin tua tanaman maka tanaman itu
sudah siap di panen, alhasil tanaman pun jelas berkurang karena sudah di panen dan
hama tidak dapat mencari makan lagi.
DAFTAR PUSTAKA

Nugraha, M., Buchori, D., Nurmansyah, A., Rizali, A. 2014. Interaksi tropik antara
hama dan parasitoid pada pertanaman sayuran: faktor pembentuk dan
implikasinya terhadap keefektifan parasitoid, Jurnal Entomologi Indonesia,
Vol. 11, No.2, 103-112,

Herlinda, S. 2004. Dinamika Interaksi Parasitoid Dengan Inangnya,Plutella xylostella


( Lepidoptera: Plutellidae ) Pada Sayuran Brassicaceae,Agraria, Vol. 1, No.1,
10-17.

N, Usyati., Kurniawati, N., Ruskandar, A., Rumasa, O. 2018. Populasi Hama dan
Musuh Alami pada Tiga Cara Budidaya Padi Sawah di Sukamandi, Jurnal
Agrikultura 2018, 29 (1): 35-42.