Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN PERAWATAN KEBERSIHAN

TELINGA DI PUSKESMAS BABAKAN SARI KIARACONDONG


Diajukan untuk memenuhi syarat tugas stase Keperawatan Komunitas

Program Profesi Ners XXXVI

DISUSUN OLEH:

Cindya Ukhti Isti Angeli

Laela Rohmatul Karomah

Ratna Multisari

Rt. Zulfa Nur Azzah

FAKULTAS KEPERAWATAN

UNIVERSITAS PADJADJARAN

BANDUNG

2019

1
SATUAN ACARA PENYULUHAN

1. Topik : Personal Hygiene

2. Sub Topik : Perawatan Kebersihan Telinga

3. Sasaran :Pasien dan Keluarga yang Melakukan Kunjungan Di

Puskesmas Babakansari Kiaracondong

4. Jumlah Sasaran : 25 Orang

5. Tempat : Di Ruang Tunggu Puskesmas Babakan Sari Kiaracondong

6. Hari / tanggal : Senin, 06 Mei 2019

7. Pukul : 07.00 – 07.30 WIB

8. Waktu : 30 menit

9. Tujuan

9.1 Tujuan Umum

Setelah mendapatkan penjelasan tentang personal hygiene selama 30 menit, diharapkan


peserta mampu mengetahui perawatan kebersihan telinga.

9.2 Tujuan Khusus

9.2.1 Tujuan Khusus Penatalaksanaan Kanker Serviks

Setelah diberikan penyuluhan selama 30 menit diharapkan peserta mampu :

1. Menjelaskan pengertian kebersihan telinga


2. Menyebutkan tujuan merawat kebersihan telinga
3. Menyebutkan hal-hal yang perlu diperhatikan saat merawat telinga
4. Menyebutkan cara merawat telinga yang baik dan benar

2
10. Materi

1. Pengertian kebersihan telinga


2. Tujuan menjaga kebersihan telinga
3. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat merawat telinga
4. Cara merawat telinga

11. Metode

Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan tanya jawab.

12. Media

Media yang digunakan adalah leaflet dan lembar tilik

13. Kegiatan yang dilakukan

13.1 Penatalaksanaan Penyuluhan

No Kegiatan Penyuluhan Respon Klien Waktu


1 Pendahuluan
a. Menyampaikan salam a. Membalas salam
b. Menjelaskan tujuan b. Mendengarkan 5 Menit
c. Kontrak waktu c. Memberi Respon
d. Apersepsi d. Mendengarkan dan
mengemukakan pendapat
2 Penjelasan materi
a. Pengertian kebersihan telinga a. Mendengarkan dan
b. Tujuan menjaga kebersihan memperhatikan
telinga b. Mendengarkan dan
c. Hal-hal yang perlu memperhatikan 15 Menit
diperhatikan saat merawat c. Mendengarkan dan

telinga memperhatikan
d. Mendengarkan dan
d. Cara merawat telinga
memperhatikan

3 Evaluasi
a. Memberikan kesempatan a. Mengajukan pertanyaan
kepada sasaran untuk 5 Menit

3
bertanya

4 Penutup a. Aktif bersama


a. Menyimpulkan hasil menyimpulkan 5 Menit
penyuluhan b. Mendengarkan dengan
b. Memberikan pesan penuh perhatian
c. Memberi salam penutup c. Membalas salam

14. Pengorganisasian

14.1 Moderator: Laela Rohmatul Karomah

Tugas:

1. Membuka acara penyuluhan

2. Mengatur jalannya penyuluhan

3. Menyampaikan sub topik penyuluhan

4. Memfasilitasi Tanya jawab

5. Menutup acara penyuluhan

14.2 Penyaji : Cindya Ukhti Isti Angeli

Tugas : Menyajikan materi penyuluhan

14.3 Notulen : Ratna Multisari

Tugas:

1. Mencatat semua peserta yang hadir

2. Mencatat semua pertanyaan peserta

3. Menyimpulkan penjelasan dan jawaban hasil penyuluhan

4
14.4 Fasilitator : Rt. Zulfa Nur Azzah

15. Kegiatan Evaluasi

15.1 Kriteria Hasil

1. Sejumlah 20 orang yang menghadiri penyuluhan mampu memahami dan


menjelaskan tentang Perawatan Kebersihan Telinga.
2. Sejumlah 20 orang yang menghadiri penyuluhan mampu memahami dan
menjelaskan tujuan dari Perawatan Kebersihan Telinga.
3. Sejumlah 20 orang yang menghadiri penyuluhan mampu memahami dan
menjelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan saat merawat telinga.
4. Sejumlah 20 orang yang menghadiri penyuluhan mampu memahami dan
menjelaskan cara merawat telinga yang baik dan benar.

15.2 Antisipasi Masalah

1. Jika ada peserta yang tidak bisa menjawab pertanyaan yang kita
ajukan, maka memberikan kesempatan kepada pembimbing untuk memberikan
masukan.
2. Jika peserta tidak memperhatikan penyaji memberikan rangsangan dengan cara
mengajaknya berkomunikasi dengan penyaji yaitu dengan memberi
pertanyaan yang dapat dimengerti oleh peserta sesuai dengan materi yang
disampaikan.

5
Lampiran Materi

PERAWATAN KEBERSIHAN TELINGA

A. Pengertian Kebersihan Telinga

Telinga merupakan sebuah organ yang mampu mendeteksi/mengenal suara & juga
banyak berperan dalam keseimbangan dan posisi tubuh. Telinga pada hewan vertebrata
memiliki dasar yang sama dari ikan sampai manusia, dengan beberapa variasi sesuai
dengan fungsi dan spesies.

Setiap vertebrata memiliki satu pasang telinga, satu sama lainnya terletak simetris
pada bagian yang berlawanan di kepala, untuk menjaga keseimbangan dan lokalisasi
suara. Suara adalah bentuk energi yang bergerak melewati udara, air, atau benda lainnya,
dalam sebuah gelombang. Walaupun telinga yang mendeteksi suara, fungsi pengenalan
dan interpretasi dilakukan di otak dan sistem saraf pusat. Rangsangan suara disampaikan
ke otak melalui saraf yang menyambungkan telinga dan otak (nervus vestibulokoklearis).

Telinga adalah organ yang kompleks. Telinga terdiri dari tiga wilayah utama.
Pertama, telinga luar untuk melindungi gendang telinga dari kerusakan langsung. Telinga
tengah adalah rongga berisi udara yang menghubungkan ke bagian belakang hidung
melalui tabung Eustachio, yang akan terbuka bila Anda menelan atau menguap. Yang
terakhir adalah tulang kecil yang mengirimkan getaran dari gendang telinga ke telinga
bagian dalam atau koklea.

Kebersihan telinga adalah keadaan dimana telinga tidak terinfeksi oleh berbagai
penyakit dan telinga bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Kesehatan telinga penting
untuk kita jaga. Selain membebaskan kita dari rasa sakit dan infeksi, juga menyelamatkan
pendengaran dari kerusakan.

B. Tujuan Menjaga Kebersihan Telinga


Semakin berkembangnya teknologi didunia semakin besar dampak yang ditimbulkan
oleh teknologi tersebut. Banyaknya kalangan remaja yang menggunakan Handset
(microfon) yang berlebihan dalam kehidupan sehari-hari membuat seseorang itu dapat
mengalami gangguan pendengaran, pecahnya gendang telinga , hingga mangalami tuli.
Bukan hanya itu saja , kita juga tidak dapat berkomunikasi dengan baik layaknya orang

6
normal. Padahal telinga adalah salah satu organ penting pada tubuh kita yang digunakan
untuk mendengarkan berbagai macam suara. Oleh karena itu kita harus menyadari begitu
pentingnya perawatan telinga dalam kehidupan sehari-hari. Telinga yang bersih akan
menjauhkan dan mencegah telinga dari infeksi bakteri yang dapat mengganggu fungsi
kerja telinga itu sendiri.

C. Hal-hal yang Perlu diperhatikan Saat Merawat Telinga


1. Tidak dianjurkan menggunakan cotton buds untuk membersihkan telinga bagian
dalam.
2. secara alami telinga mempunyai mekanisme pembersihan sendiri.
3. kotoran telinga punya fungsi melindungi telinga dari kerusakan dan infeksi
sehingga tidak perlu terlalu sering dibersihkan.
4. Jangan pernah menggaruk telinga ketika terasa gatal.
5. Mendengarkan musik dengan keras dan dalam waktu yang lama dapat merusak
sel-sel rambut. Akibatnya, pendengaran Anda pun lama-kelamaan pendengaran
akan berkurang.
D. Cara Merawat Telinga
1. Bersihkan telinga bagian luar dari telinga saja dengan menggunakan kain yang
dibasahi dengan air hangat.
2. Cara membersihkan telinga dengan membiarkan air masuk ke telinga saat mandi,
lalu miringkan kepala untuk membuang airnya, (menurut Brett Levine, MD,
spesialis THT di Torrance, California tahun 2012).
3. Penggunaan tetes telinga.
Penggunaan tetes telinga dapat dilakukan tetapi penting untuk mengetahui
bahwa telinga tidak mengalami perforasi (berlubang) sebelum menggunakan
produk obat tersebut.
4. Cara yang paling tepat adalah anda bisa mengunjungi dokter spesialis THT untuk
membantu membersihkan kotoran telinga.

E. Tips Agar Telinga Tetap Sehat


1. Jangan menggunakan headphones terlalu sering.
2. Jangan terlalu sering berada di tempat-tempat bising.
3. Jangan terbiasa menggunakan cotton buds atau korek telinga.

7
4. Jaga kesehatan tubuh, karena sakit (demam, sakit kepala, stroke, diabetes) dapat
berefek pada pendengaran.
5. Hindari terserang ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) yang disebabkan polusi
udara dan asap rokok.
6. Lakukan pemeriksaan rutin kesehatan telinga Anda setiap 3 tahun sekali pada
dokter ahli THT.

8
DAFTAR PUSTAKA

Broek, Van Den.2009.Buku Saku Ilmu Kesehatan Tenggorokan, Hidung, dan


Telinga. Edisi 12, Jakarta : Buku Kedokteran EGC .
Smeltzer, Suzanne C. 2001. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth.
Edisi ke-8. Jakarta: EGC.
Adams, George L.2012. Buku ajar penyakit THT (Boeis fundamentals of otolaryngology).
Edisi ke-6. Jakarta: EGC.
Tim FK UI.2001. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorakan Kepala
Leher, edisi kelima. Jakarta : Penerbit FK UI.