Anda di halaman 1dari 2

Karakteristik Kopi

Gayo Arabika

Kopi ini tumbuh di tanah gunung berapi yang subur di Dataran Tinggi Gayo, Aceh, ujung
Sumatera. Kopi Arabika ini gurih dengan kepekatan Sedang, Keasaman ringan, dengan kesan
rasa floral, herbal, dan buah-buahan.

Lanang Peaberry

Peaberry Coffee atau Kopi Lanang atau Kopi Jantan merupakan biji kopi yang bijinya
berbeda dengan biji kopi pada umumnya. Lanang berarti laki-laki dalam bahasa Jawa.
Disebut Lanang dikarenakan dalam satu buah Cherry kopi hanya terdapat satu biji, tidak dua
biji seperti kopi umumnya. Dengan biji ynag bulat dan tunggal, Kopi Lanang hanya memiliki
kapasitas produksi yang sedikit, berkisar 5-10% dari keseluruhan produksi kopi Arabika.

Acidity rendah-sedang, body tebal dan aroma kopi yang kuat memberikan kesegeran yang
berbeda dalam menikmati Kopi Sumatra.

Arabica Toraja

Aroma kuat, kepekatan sedang, keasaman tinggi, dan perpaduan kesan buah segar, kacang-
kacangan, dan rempah.

Kopi Malabar

Berasal dari pegunungan Malabar Pengalengan, Jawa Barat, kopi arabika premium ini
memiliki aroma lebut memikat, kekentalan dan keasaman sedang, serta meninggalkan jejak
rasa rempah tumbuhan yang unik.

Sigararutang/Linthong

Kopi Sigarar Utang yang di Dunia Barat dikenal sebagai Lintong Coffee dan di pasar
nasional diplesetkan menjadi Kopi Mandailing adalah salah satu jenis Kopi Arabika terbaik di
dunia, berasal dari Tapanuli Utara.

Low Acidity, Sweet, Good Body, Exotic Taste, Aroma, Spicy.


Gambung atau Jawa Barat

Kopi Jawa Barat itu karakter bodynya memang medium, tapi kelemahannya adalah, ketika
dibuat cappuccino atau latte, rasanya akan kalah dominan. Bagusnya sih bean Jawa Barat
dinikmati dengan cara filter karena rasanya lembut.”