Anda di halaman 1dari 2

1.

Bank Umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan
atau berdasarkan prinsip Syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu
lintas pembayaran. Salah satu kegiatan usaha bank umum adalah menghimpun dana
masyarakat, secara teori sumber-sumber dana bank meliputi : giro, tabungan, deposito
berjangka, sertifikat deposito, surat berharga yang diterbitkan, pinjaman dan modal
sendiri.
 Tantangan yang dihadapi yang dihadapi perbankan Indonesia antaralain tren
penurunan suku bunga dan tantangan dari fintech, kehadiran fintech menandai
era dimana transaksi keuangan akhirnya bisa dilakukan secara digital, hanya
dengan perangkat mobile.
 Peluangnya yaitu dapat membuat paa petinggi di sector bank umum lebih
inovatif tetapi tetap bermain dengan aman untuk menghadapi tantangan
tersebut baik pemain baru maupun pemain lama.
2. Bank Syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip-
prinsip Syariah dan menurut jenisnya terdiri atas bank umum Syariah dan pembiayaan
rakyat Syariah
 Peluang yang besar dan terbuka lebar bagi perbankan Syariah di Indonesia
mungkin dikatakan sebagai suatu hal yang wajar, setidaknya ada beberapa alas
an yang kuat untuk menguatkan :
- Mayoritas penduduk Indonesia yang kebanyakan memeluk agama islam.
- Fatwa bunga bank.
- Menjalarnya penerapan ekonomi islam.
- Berkembangnya Lembaga ke islaman.
 Tantangan perbankan Syariah di Indonesia terdapat dua tantangan bank
Syariah yaitu tantangan internal dan eksternal.
 Tantangan internal :
o Pengembangan kelembagaan-kelembagaan dalam perbankan
Syariah dapat dikatan belum terlalu mapan, masih ada beberapa
hal yang harus dibenahi terutama dalam manajemen tugas dan
wewenang.
o Sosialisasi dan promosi.
o Perluasan jaringan kantor, Indonesia masih memiliki wilayah
yang sangat luas akan tetapi jumlah kantor Syariah yang
beroperasi masih terbilang sangat minim.
o Peningkatan pelayanan.
 Tantangan eksternal :
o Dukungan pemerintah yang belum penuh.
o Sinisme masyarakat.
3. Bank BPR adalah bank yang melakukan kegiatan usaha secara konvesional atau
berdasarkan prinsip Syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam
lalu lintas pembayaran.
 Peluang untuk BPR :
- Kebijakan laku pandai yang ditetapkan oleh otoritas jasa keuangan, juga
merupakan peluang bagi BPR dari sisi infrastruktur, BPR lebih memadai
dan lebih mengenal kondisi masyarakat yang menjadi target pasrnya.
 Tantangan yang perlu mendapat perhatian BPR :
- Persaingan bisnis pada industry rakyat.
- Penguatan modal.
- Masalah sumber daya dan pengembangan serta kesejahteraan.
- Regulasi pemerintah.

SUMBER : MURTI LESTARI, BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN NON BANK, 2017.

Anda mungkin juga menyukai