Anda di halaman 1dari 13

CRITICAL JOURNAL REVIEW

MK. PROFESI KEPENDIDIKAN


PROGRAM S1 PENDIDIKAN
TEKNIK OTOMOTIF

Skor nilai:

IMPLEMENTASI SUPERVISI AKADEMIK OLEH PENGAWAS SEKOLAH DI


SMA NEGERI 7 KOTA BINJAI
(Endang Susanti Sianipar, Siman, Arif Rahman)

DISUSUN OLEH :

NAMA MAHASISWA : RICKY QADAPI


NIM : 5171122008
DOSEN PENGAMPU : APIEK GANDAMNA,S.Pd , M.Pd
MATA KULIAH : PROPESI KEPENDIDIKAN

PRODI PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF


JURUSAN TEKNIK MESIN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2018
KATA PENGANTAR

Segala puji syukur selalu kita panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,
yang telah memberikan kesempatan dan kemampuan untuk terus belajar dan belajar
lagi mendalami pengetahuan. Dalam kesempatan ini saya dapat menyelesaikan
penyusunan tugas wajib dalam mengikuti perkuliahan mata kuliah Profesi
Kependidikan, yang salah satunya yaitu Tugas Wajib Critical Journal Report atau CJR.
Dalam proses penyusunan Tugas Wajib ini saya banyak mendapat bimbingan dan
bantuan dari berbagai pihak. Maka saya mengucapkan terimakasih kepada semua
belah pihak yang berperan dalam penyusunan makalah ini.
Tugas Critical Journal Report ini menurut saya masih jauh dari kesempurnaan dan
masih banyak kekurangannya. Atas semua itu dengan rendah hati penulis harapkan
kritik dan saran yang membangun guna menyempurnakanya. Semoga Critical Journal
Report dapat bermanfaat kepada pembaca untuk mengetahui tentang Profesi
Kependidikan.

Medan, 26 Maret 2018

RICKY QADAPI
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

BAB I PENDAHULUAN

A. Rasionalisasi Pentingnya CJR

B. Tujuan

C. Manfaat

D. Identitas Journal

BAB II RINGKASAN ISI JURNAL

A. Pendahuluan

B. isi

BAB III PEMBAHASAN

A. Pembahasan Isi Journal

B. Kelebihan dan Kekurangan Jurnal

BAB IV PENUTUP

A. Kesimpulan

B. Rekomendasi

DAFTAR PUSTAKA

Identitas jurnal pembanding


BAB I

PENDAHULUAN

A. Rasionalisasi Pentingnya CJR

Jurnal merupakan sumber bacaan selain buku. Jurnal di pelajari untuk

mengetahui hasil penelitian para ahli yang dilakukan secara ilmiah atau

merupakan kesimpulan dari penelitian. Sebelum mengkritisi jurnal terlebih

dahulu untuk mengetahui jurnal tersebut agar lebih relevan untuk dijadikan

sumber bacaan.

B. Tujuan

1. Untuk memenuhi tugas pada mata kuliah Profesi Kependidikan

2. Meningkatkan kemampuan dalam meringkas, menganalisa, dan

membandingkan serta memberi kritik pada jurnal

3. Memperkuat pemahaman tentang Supervisi Pengawas di Sekolah

C. Manfaat

1. Sabagai mahasiswa lebih terasah dalam mengkritisi sebuah jurnal

2. Untuk menambah pengetahuan tentang profesi kependidikan.

D. Identitas Jurnal

Judul : Implementasi Supervisi Akademik oleh Pengawas


Sekolah di SMA Negeri 7 Kota
Jurnal : Dosen Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan
Volume dan halaman : Vol 3 No. 2
Tahun : Okteber 2016
Penulis : Endang Susanti Sianipar, Siman, Arif Rahman
Isnn : ISSN 2442-9422
Reviewer : Helmi Dea Fitri
Tanggal : 10 Maret 2018
BAB II

RINGKASAN ISI JURNAL

A. Pendahulua

Supervisi pendidikan memberikan tekanan pada proses pembentukan dan

pengembangan kemampuan profesional guru, yang dimulai dengan mengadakan

perbaikan dalam cara mengajar guru di kelas, dengan cara ini diharapkan siswa

dapat belajar dengan baik, sehingga tujuan pengajaran dapat dicapai secara

maksimal. Kepala sekolah sebagai supervisor, diharapkan dapat melaksanakan

tugasnya dengan melakukan supervisi terhadap proses pembelajaran guru di

kelas, dalam rangka meningkatkan kemampuan profesional guru yang tercermin

pada kemampuan mengelola proses pembelajaran guru di kelas, yang meliputi:

menguasai bahan pelajaran dalam pengertian menguasai bidang studi atau mata

pelajaran yang dipegangnya, merencanakan program pembelajaran,

melaksanakan dan memimpin/mengelola proses belajar, menilai kemajuan proses

pembelajaran.

B. Isi

Fungsi supervisi yang berkenaan dengan aspek pembinaan dan

pengembangan kemampuan yang profesional guru dalam meningkatkan mutu

pembelajaran dan bimbingan di sekolah. Dalam Masaong (2013:3) disebutkan

bahwa aspek penting dari supervisi adalah: (1) bersifat bantuan dan pelayanan

kepada kepala sekolah, guru dan staf tata usaha (2) untuk pengembangan kualitas

diri guru; (3) untuk pengembangan profesional guru; dan (4) untuk memotivasi

guru. Kegiatan supervisi pendidikan sangat diperlukan oleh guru, karena bagi

guru yang bekerja setiap hari di sekolah tidak ada pihak lain yang lebih dekat dan

mengetahui dari dalam segala kegiatannya, kecuali Kepala Sekolah. Guru


merupakan salah satu faktor penentu rendahnya mutu hasil pendidikan. Dalam

rangka pelaksanaan program supervisi pendidikan maka harus mencakup semua

komponen yang terkait dan mempengaruhi terhadap keberhasilan program

supervisi pendidikan. Keberhasilan tersebut dilihat dari komponen perencanaan,

implementasi dan dampak dari program supervisi pendidikan. Kepala Sekolah

dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai supervisor secara

efektif, maka Kepala Sekolah memiliki kompetensi yaitu kemanusiaan,

manajerial, dan. teknis. Kesemuanya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat

dipisahkan. Merupakan fungsi supervisi yang berkenaan dengan aspek

pembinaan dan pengembangan kemampuan yang profesional guru dalam

meningkatkan mutu pembelajaran dan bimbingan di sekolah. Dalam Masaong

(2013:3) disebutkan bahwa aspek penting dari supervisi adalah: (1) bersifat

bantuan dan pelayanan kepada kepala sekolah, guru dan staf tata usaha (2) untuk

pengembangan kualitas diri guru; (3) untuk pengembangan profesional guru; dan

(4) untuk memotivasi guru,

Kesimpulan dari materi jurnal utama:

1. Rancangan supervisi akademik yang dimiliki pengawas disusun oleh

pengawas dalm bentuk Program Pengawsan Sekolah . Program Pengawasan

sekolah disusun secara sistmatika penyusunanan program pengawsan

sekolah.

2. Pelaksanaan supervisi akademik yang dilakukan oleh pengawas sekolah di

SMA Negeri 7 kota Binjai dikategorikan kurang, karena dari delapan orang

pengawas sekolah yang ditugaskan membina guru di SMAN 7 Binjai, hanya

ada dua orang saja yang rutin hadir untuk membina dan mensupervisi guru.

Supervisi akademik yang dilakukan oleh dua orang pengawas sekolah yang

rutin hadir tersebut, dilakukan dengan teknik individu dan kelompok.

Supervisi akademik yang dilakukan oleh pengawas menggunakan setidaknya


3 prinsip supervisi akademik, yaitu mampu menciptakan hubungan-

hubungan kemanusiaan yang harmonis selalu, pelaksanaannya supervisi

secara demokratis, dan supervisi akademik bersifat konstruktif.

3. Faktor yang dapat menghambat pelaksanaan supervisi akademik dalam hal ini

merupakan salah satunya adalah : kurangnya kesadaran diri oleh pengawas

akan tupoksinya sebagai seorang pengawas sekolah, yaitu dengan rincian

sebagai berikut :

a. .Masalah pribadi pengawas

b. Masa penugasan yang masih baru bagi pengawas sekolah

c. Kurang mampunya membagi alokasi waktu untuk mengawasi guru-

guru binaannya

d. Kurangnya jumlah pengawas untuk mata pelajaran tertentu.

e. Ketiadaan pengawas sekolah yang memiliki latar belakang pendidikan

yang sesuai dengan bidang guru binaan.

f. Sedangkan faktor yang mendukung adalah : a. Komunikasi yang baik

dengan guru dan kepala sekolah. b. Hubungan yang harmonis antara

guru

4. Tindak lanjutan hasil supervisi akademik yang dilakukan oleh pengawas

sekolah adalah berupa pembinaan. Tentang pembinaan apa yang diberikan,

tergantung dari hasil supervisi akademik yang telah dilaksanakan. Pengawas

menyusun laporan hasil pelaksanaan yang pengawasan di sekolah binaannya,

yang diserahkan kepada Kepala Dinas Pendidikan melalui dari Koordinator

Pengawas. Namun tidak dapat ditemukan satu pun dokumen laporan

pelaksanaan pengawasan sekolah karena sistem filing atau pengarsipan yang

tidak tepat.

Saran dan kritik jurnal utama.

Saran bagi pengawas sekolah:


a. Dapat melakukan analisis terhadap masalah dan kebutuhan utama

guru

b. Mampu memprioritaskan tugas dan tanggung jawab sebagai se-orang

pengawas di atas masalah pribadinya.

c. Hendaknya guru meningkatkan pengetahuannya tentang proses

supervisi akademik dengan diberi kesempatan mengikuti pelatihan

kepengawasan

d. Menggunakan prinsip supervisi akademik, pendekatan, dan teknik

supervisi akademik yang cocok terhadap guru-guru di sekolah

binaannya.

e. Hendaknya dalam pelaksanaan supervisi akademik, pengawas

mempersiapkan secara matang baik itu dari tahap perencanaan,

pelaksanaan, evaluasi, tindak lan-jut, dan pembuatan laporan

f. Harus senantiasa mengembangkan pelaksanaan supervisi guru-guru

dengan mengoptimalkan cara-cara yang variatif, kreatif, dan inovatif

sebagai bentuk-bentuk perbaikan kekurangan yang telah dihasilkan

melalui refleksi bersama dengan para guru terhadap pelaksanaan

supervisi yang telah selesai dilaksanakan.


BAB III

PEMBAHASAN

A. Pembahasan Isi Jurnal

1. Pengertian Supervisi pendidikan

Pengertian supervisi menurut buku utama : supervisi adalah melakukan


suatu pembinaan kepada personil sekolah pada umumnya dan khususnya guru,
agar kualitas pembelajaran meningkat.
Sedangkan menurut Muhammad Thamrin dkk Supervsi akademik yang
dilaksanakan oleh pengawas sekolah terhadap guruyang sedang melaksanakan
tugasnya di kelas, mau tidak mau dan senang atau tidak senang, pada dasarnya
memiliki nilai tambah bagi guru, sekolah, maupun bagi perbaikan proses
pembelajaran. Bagi guru kehadiran pengawas sekolah ketika guru sedang mengajar
dapat memperbaiki proses pembelajaran, dan hal-hal yang dianggap baik oleh
pengawas sekolah akan dihargai sebagai sesuatu yang telah baik,dan sebaliknya jika
ada hal yang kurang tepat akan menjadi catatan perbaikan.
Dan menurut Siti Wahindah Supervisi dilakukan untuk memperbaiki dan
meningkatkan situasi belajar melalui layanan kegiatan supervisi, karena supervisi
adalah usaha untuk memperbaiki situasi belajar mengajar, yaitu sebagai bantuan
bagi guru dalam meningkatkan kualitas mengajar untuk membantu peserta didik
agar lebih baik dalam belajar.
Jadi dari ketiga pendapat tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa supervisi
adalah usaha untuk membantu sekolah untuk meningkat-kan mutu pembelajaran
melalui pembinaan terhadap guru dan staf sekolah.

2. Rencana superpisi akademis


Rencana superpisi akademis menurut jurnal utama : Rencana supervisi
akademik yang dimiliki oleh pengawas disusun oleh pengawas sekolah dalam
bentuk satu Program Pengawasan Sekolah. Program Pengawasan Sekolah yang
disusun itu telah sesuai sistematika penyusunan program pengawasan sekolah.
Menurut Muhammad Tamrin dkk, Rencana program dalam melaksanakan
supervisi akademik sebagaimana yang telah dijelaskan pada paparan sebelumnya
yang terdiri dari tiga tahap kegiatan,semuanya dapat dilaksanakan sesuai dengan
jadwal yang telah ditetapkan.
Dan menurut Siti Wahindah, rencana program supervisi berorientasi pada
bimbingan terhadap tugas-tugas guru, seperti penyusunan program pengajaran,
penyiapan perangkat pembelajaran (Satuan acuan pelajaran, rencana pembelajaran,
alat evaluasi, penyiapan media pembelajaran dan lain-lain)
Jadi rencana pemograman supervisi disusun oleh pengawas sekolah yang
telah di susun, untuk meniapkan perangkat pembelajaran, agar semua perencanaan
dapat dilaksanakan sesuai dengan yang terjadwal/ terprogram.

B. Kelebihan dan Kekurangan Jurnal

Dari aspek bahasa jurnal ini memiliki bahasa yang mudah dimengerti karena

bahasa yang digunakan, merupakan bahasa sehari-hari.

Dari hasil pembahasan baik karena di dalam jurnal dijelaskan secara detail.

Menurut saya ketiga jurnal ini tidak ada kelemahannya.

Solusi untuk mengatasi hambatan yang pertama adalah sebelum


melaksanakan supervisi akademik, pengawas sekolah harus menjelaskan terlebih
dahulu kepada guru kelas maksud dan tujuan dilakukannya supervisi akdemik,
sehingga guru kelas tidak apriori terhadap kehadiran pengawas sekolah di kelas.
Sedangkan untuk mengatasi hambatan kedua, meminta kepada guru kelas untuk
memberikan tugas kepada siswa di kelas lain sewaktu guru kelas tersebut sedang
dijadikan sasaran dalam supervisi akademik.
BAB IV

PENUTUP

A. Kesimpulan

1. Rencana supervisi akademik yang dimiliki oleh pengawas disusun oleh

pengawas sekolah dalam bentuk satu Program Pengawasan Sekolah.

Program Pengawasan Sekolah yang disusun itu telah sesuai sistematika

penyusunan program pengawasan sekolah.

2. Perencanaan supervisi akademik oleh pengawas sekolah, terdiri daritiga

program, yaitu: merencanakan sebelum observasi kelas (kunjunganlangsung),

merencanakan observasi pelaksanaan pembelajaran (kunjungan kelas),dan

merencanakan tindak lanjut;

3. Pelaksanaan supervisi akademik olehpengawas sekolah melalui wawancara,

dokumentasi dan observasi diatur dalamjadwal. Aspek yang diamati meliputi

kegiatan pendahuluan, inti dan penutup.

4. Untuk penilaian proses pembelajaran menggunakan instrumen

supervisiakademik, mengidentifikasi profil kemampuan guru dalam

pembuatan rencana,pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran

5. Kompetensi pedagogik guru kelas, menunjukkan kompetensi dengan

katagori baik, dengan penekanan pada kompetensi pengembangan

kurikulumyang menjadi bahan pembinaan oleh supervisor

6. Hambatan dalam pelaksanaan supervisi akademik oleh pengawas sekolah

bersifat pemahaman dan peningkatan kinerja serta keadaan alam yang dapat

diatasi denganmemberikan motivasi serta penguatan profesionalisme kerja.

7. Hambatan-hambatan dalam Pelaksanaan Supervisi yang ditemui Oleh Kepala

Sekolah adalah: (a) Rendahnya kompetensi sebagian supervisor yang

ditunjuk, (b) Adanya kegiatan di luar jadwal supervisi yang tidak

direncanakan, dan (c) Sulit Merubah Kebiasaan lama. Dalam hal lain seperti
hubungan komunikasi antara kepala Sekolah dan guru kadang-kadang

terjadi sedikit otoriter.

B. Rekomendasi

Dari segi aspek ruang lingkup rtikel harus diperbaiki lagi agar jurnal dapat

menjadi sumber referensi yang relevan.


DAFTAR PUSTAKA

https://media.neliti.com/media/publications/94381-ID-pelaksanaan-supervisi-
pengajaran-oleh-ke.pdf

http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpdk

http://ejournal.upi.edu/index.php/jpmanper/article/view/8109/5132

Identitas jurnal pembanding

Judul : implementasi supervisi akademik oleh pengawas sekolah


dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru dasar di Penulis
: Muhammad Thamrin, Wahyudi, Aswandi
Tahun :-
Vol.No :-

Identitas jurnal pembanding

Judul : pelaksanaan supervisi pengajaran oleh kepala sekolah dalam


meningkatkan kinerja guru SMK N 1 BANDA ACEH
Penulis : Siti Wahidah
Tahun :agustus 2015

Vo.no : Volume 3, No. 3

Issn : ISSN 2302-0180