Anda di halaman 1dari 2

AMNIOTOMI

Nomor Dokumen Nomor Revisi Jumlah Halaman


RSU PKU 00 1/2
MUHAMMADIYAH
DELANGGU
Tanggal Terbit : Ditetapkan,
STANDAR Direktur
15 nov 2016
PROSEDUR
OPERASIONAL
(SPO) dr. Muhamad Ma’mun Sukri, MPH.
NIK. 100.121
PENGERTIAN Amniotomi adalah suatu tindakan yang diharapkan mampu mengurangi
kejadian persalinan yang lama.

TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk:

1. Induksi persalinan mekanik dan sederhana.


2. Mendeteksi adanya kelainan dari warna air ketuban.

KEBIJAKAN 1. Surat Keputusan Direktur Nomor : 084/KEP/IV.6.AU.1/B/2016


tentang Kebijakan Manajemen Operasional RSU PKU
Muhammadiyah Delanggu.

2. Surat Keputusan Direktur Nomor: 091/KEP/IV.6.AU.1/J/2016 tentang


Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensy Komprehensif (PONEK).

PROSEDUR 1. Jelaskan kepada pasien dan atau keluarga pasien prosedur dan risiko
tindakan.
2. Informed consent.
3. Dengarkan denyut jantung janin dan catat pada partograf.
4. Cuci kedua tangan. Pakai sarung tangan disinfeksi tingkat tinggi atau
steril.
5. Lakukan pemeriksaan dalam dengan hati-hati diantara kontraksi. Raba
dengan hati-hati selaput ketubahn untuk memastikan bahwa kepala
telah masuk kedalam panggul dengan baik dan tali pusat tidak bisa
dipalpasi.
6. Tempatkan klem setengah kocher disinfeksi tingkat tinggi/ steril atau
dengan tangan yang lain dengan lembut kedalam vagina dan pandu
klem dengan jari tangan yang digunakan untuk pemeriksaan hingga
mencapai selaput ketuban.
7. Pegang ujung klem atau diantara ujung jari pemeriksa, gerakkan jari
dan dengan lembut gosokkan klem pada selaput ketuban dan pecahkan.
8. Biarkan air ketuban membasahi jari tangan yang digunakan untuk
pemeriksaan.

AMNIOTOMI
Nomor Dokumen Nomor Revisi Jumlah Halaman
RSU PKU 00 2/2
MUHAMMADIYAH
DELANGGU
PROSEDUR 9. Ambil klem & tempatkan dalam larutan klorin 0.5% untuk
didekontaminasi.
10. Biarkan jari tangan atau tetap didalam vagina untuk mengetahui
penurunan kepala janin dan memastikan bahwa tali pusat atau bagian
kecil dari bayi tidak teraba.
11. Lakukan evaluasi warna cairan ketuban atau .
12. Celupkan tangan atau yang masih menggunakan sarung tangan
kedalam larutan korin 0.5%, lalu lepaskan sarung tangan dan biarkan
terendam di larutan klorin 0.5% selama 10 menit.
13. Cuci kedua tangan atau .
14. Lakukan segera pemeriksaan ulang denyut jantung janin atau .
15. Lakukan pencatatan atau pada partograf waktu dilakukannya
pemecahan selaput ketuban, warna air ketuban, dan denyut jantung
janin.
UNIT TERKAIT 1. SMF Obsgyn
2. IGD
3. Instalasi Maternal