Anda di halaman 1dari 17

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Mesin kantor merupakan salah satu alat penunjang untuk menyelesaikan
suatu pekerjaan dengan efesien. Mesin-mesin kantor adalah sebuah alat yang
dipergunakan untuk menghimpun, mencatat dan mengolah bahan-bahan, data
ataupun keterangan dalam suatu pekerjaan tata usaha yang cara kerjanya bersifat
mekanik, elektrik dan magnetik. Dewasa ini, di kalangan dunia usaha, banyak
perusahaan, baik perusahaan, baik pemerintahan maupun swasta yang dalam
usahanya, semakin mengandalkan mesin kantor guna memungkinkan didapatkan
hasil yang optimal.
Perkembangan teknologi yang semakin pesat, menuntut manusia untuk
bertindak semakin cepat dengan memperhatikan efesiensi disegala
bidang. Menghadapi perkembangan tersebut, tentu saja diperlukan usaha untuk
memiliki keterampilan menggunakan mesin-mesin kantor akan mendapat
keuntungan serta manfaat yang banyak.
Oleh karena pentingnya mesin-mesin kantor dalam menunjang kegiatan
kantor dan pencapaian tujuan kantor, maka kami akan membahas tentang berbagai
hal mengenai mesin-mesin kantor dalam makalah ini.

1.2 RUMUSAN MASALAH


Dari latar belakang masalah yang telah dipaparkan di atas, maka dapat
ditarik rumusan masalah sebagai berikut.
1.2.1 Apa yang dimaksud dengan mesin kantor dan apa saja macamnya?
1.2.2 Apa alasan penggunaan mesin-mesin kantor dalam dunia
perkantoran ?
1.2.3 Apa saja macam mesin-mesin kantor ?

1.3 TUJUAN PENULISAN


Dari masalah-masalah yang telah dirumuskan di atas, maka penulisan
makalah ini memiliki beberapa tujuan, antara lain:
1.3.1 Untuk mengetahui pengertian mesin-mesin kantor
1.3.2 Untuk mengetahui alasan penggunaan mesin-mesin kantor
1.3.3 Untuk mengetahui macam-macam mesin kantor.

1.4 METODE PENULISAN


Dalam penulisan makalah ini kami menggunakan metode kepustakaan
dengan menggunakan sumber berupa buku acuan.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Mesin Kantor


Dalam dunia modern dengan perkembangan teknologi yang luar biasa
dewasa ini, pekerjaan perkantoran dapat dikatakan mengalami perubahan corak
dan sifat. Kalau jaman dahulu perlengkapannya cukup dengan lembaran kertas
dan alat tulis, kini kertas itu dilengkapi dengan pita rekaman, layar gambar, paper
magnetik, dan lembar film, sedang alatnya dapat berupa segala mesin perkantoran.
Mesin Perkantoran (office machine) adalah segenap alat yang
dipergunakan untuk mencatat, mengirim, mengganda, dan mengolah bahan
keterangan yang bekerja secara mekanis, elektris, elektronik, magnetik, atau
secara kimiawi.
Mesin kantor merupakan salah satu alat penunjang untuk menyelesaikan
suatu pekerjaan dengan efesien.. Dewasa ini, di kalangan dunia usaha, banyak
perusahaan, baik perusahaan, baik pemerintahan maupun swasta yang dalam
usahanya, semakin mengandalkan mesin kantor guna memungkinkan didapatkan
hasil yang optimal.

2.2 Macam-macam Mesin Kantor


Jenis Mesin dan perlengkapan dibedakan menjadi tiga, yaitu:
A. Kantor dan Pekerjaan Kantor
Untuk memudahkan kita dalam memahami dan mempelajari mesin-mesin
kantor, terlebih dahulu kita harus mengetahui istilah kantor dan pekerjaan
kantor. Istilah kantor yang biasa dipakai dan dikenal dalam masyarakat
Indonesia, berasal dari bahasa Belanda kantoor, sedangkan dalam bahasa
Inggris dikenal dengan istilah office.
Kantoor mempunyai empat pengertian yaitu:
1. Ruang, kamar kerja, atau ruang tulis;
2. Markas atau ruang seseorang pengusaha beserta stafnya menjalankan
aktivitas usaha pokoknya;
3. Biro atau tempat kedudukan seorang pimpinan;
4. Instansi, badan jawatan, atau perusahaan.

Office mempunyai enam pengertian, yaitu:


1. Kewajiban, tugas, atau fungsi
2. Jabatan
3. Markas atau ruang seorang pimpinan beserta stafnya menjalankan aktifitas
usaha pokoknya
4. Jasa pelayanan
5. Tugas, pekerjaan, atau komposisi unsure-unsur tertentu
6. tempat atau ruang yang dipakai sebagai pusat tempat kerja tata usaha.

Dari pengertian di atas istilah yang paling dekat dengan maksud orang
Indonesia bila mengatakan kantor adalah:
1. Tempat, pusat, atau markas pimpinan
2. Gedung, ruangan, kompleks, atau tempat pekerjaan tata usaha
3. Ruang kerja atau ruang tulis seseorang
4. Jabatan, dinas
5. pusat atau tempat usaha.

Apabila dirangkum lagi, maka terdapat tiga pengertian utama dalam istilah
kantor yaitu:
1. Tempat kedudukan dan kerja seseoran
2. Jabatan seseorang dalam pekerjaan
3. Tugas seseorang dalam pekerjaan.

Dari beberapa pengertian di atas, baik bahasa Belanda maupun Ingris,


dapat disimpulkan bahwa kantor merupakan suatu unit orbanisasi yang
terdiri dari tempat, personel. Dan operasi atau aktivitas ketatausahaan
untuk membantu pimpinan organisasi.
Sementara itu, pekerjaan kantor yang dalam bahasa Inggris disebut Office
Work merupakan pekerjaan pelayanan (service unit) atau pekerjaan-
pekerjaan yang membantu pekerjaan pokok (operatif) untuk mencapai
tujuan organisasi. Menurut George Terry, pekerjaan kantor meliputi
penyampaian keterangan secara lisan serta pembuatan warkat-warkat
tertulis dan laporan-laporan untuk meringkas banyak hal dengan cepat
guna menyediakan suatu lancasan fakta bai tindakan control pinpinan.
Selain Office Work, dalam bahasa Inggris pekerjaan disebut juga dengan
istilah pekerjaan tulis (Clerical Work) dan pekerjaan kertas (Paper
Work).Disebut pekerjaan tulis karena dalam setiap bekerja, seseorang pada
umumnya menulis, disebut pekerjaan kertas karena dalam setiap pekerjaan
selalu membutuhkan kertas. Pada hakikatnya, pekerjaan kertas adalah
pekerjaan surat-menyurat yang terdiri dari:
1. Penerimaan
2. Pencatatan, meliputi registrasi, agenderen, penomoran, dan sebagainya
3. Penyortiran, meliputi identifikasi, klasifikasi, penyediaan, interpretasi,
transformasi menjadi diagram, grafik, statistik, table, ikhtisar vademekum,
buku pintar dan sebagainya
4. penyimpanan meliputi filing,microfilming, konservasi, dokumentasi dan
sebagainya
5. Pengiriman, meliputi pengiriman melalui pos biasa, segera, kilat tercatat,
telegrafi, radiografi, telexing, dinas, kurir, dan sebagainya.

Istilah office work, clerical work maupun paper work dapat dirumuskan ke
dalam bahasa Indinesia denga satu istilah, yaitu tata usaha. Tata usaha
dapat diartikan sebagai suatu rangkaian aktifitas untuk menghimpun,
mencatat, mengolah, menggandakan, mengirim, dan menyimpan
keterangan-keterangan yang diperlukan dalam setiap organisasi. Pekerjaan
kantor yang merupakan kegiatan tata usaha adalah tugas pelayanan di
bidang informasi dan komunikasi yang terwujud dalam enam pola
kelompok kegiatan sebagai berikut:
1. Menghimpun

Menghimpun adalah kegiatan mencari dan mengumpulkan segala


informasi yang dibutuhkan oleh suatu lembaga sehingga siap dipergunakan
apabila sewaktu-waktu diperlukan.
2. Mencatat

Mencatat adalah kegiatan membukukan setiap informasi yang berhasil


dihimpun ke dalam bentuk tulisan, grafik, gambar, lukisan, rekaman suara,
rekaman gambar (foto dan video), maupun dalam bentuk kode atau simbul
lainnya sehingga dapat dibaca, dilihat, dan dikirim kepada pihak yang
membutuhkan untuk dipakai atau disimpan.
3. Mengolah

Mengolah adalah kegiatan untuk mengubah informasi atau data ke dalam


bentuk yang mempunyai nilai guna lebih, bila dibandingkan sebelumnya
dan digunakan bagi kepentingan lembaga.
4. Menggandakan

Menggandakan adalah kegiatan untuk memperbanyak informasi atau data


yang telah berhasil dicatat, ditulis, maupun direkam sebanyak jumlah yang
dibutuhkan oleh suatu lembaga melalui fotokopi, stensil, sheet, atau
dengan cara-cara perbanyakan yang lain.
5. Mengirim

Mengirim adalah kegiatan menyampaikan atau mendistribusikan informasi


ke baerbagai pihak yang membutuhkan, baik melalui pos, kurir, telepon,
telex, fax, radio, maupun dengan alat-alat komunikasi lainnya.
6. Menyimpan

Menyimpan adalah kegiatan untuk menempatkan informasi yang telah


dicatat dengan berbagai cara dan alat dalam suatu tempat tertentu yang
dianggap aman sehingga bila sewaktu-waktu dibutuhkan kembali,
informasi tersebut mudah ditemukan.
B. Mesin-mesin Kantor
Mensin kantor adalah segenap peralatan yang bersifat mekanis, elektris,
elektronis maupun magnetis yang digunakan untuk menghimpun,
mencatat, mengolah, menggandakan atau mengirim keterangan yang
dibutuhkan oleh suatu lembaga sehingga mampu memperlancar aktivitas
kantor. Yang termasuk mesin kantor diantaranya adalah computer, telepon,
internet, mesin tik manual dan elektronik, dan sebagainya.

C. Klasifikasi Mesin-mesin Kantor


Mesin-mesin yang digunakan dalam suatu kantor mempunyai bentuk dan
jenis yang beragam dan dapat diklasifikasikan menurut tenaga gerak, cara
kerja komponen mesin dan fungsi mesin, mesin kantor
1. Tenaga penggerak
Menurut tenaga penggerak, mesin kantor dibagi menjadi dua yaitu:
a. Mesin manual, adalah mesin kantor yang dioperasikan dengan
menggunakan tenaga manusia atau tenaga murni.
b. Mesin Listrik
Mesin listrik, adalah mesin kantor yang pengoperasiannya menggunakan
tenaga listrik.
2. Cara kerja komponen mesin
Menurut cara kerja komponen mesin, mesin kantor dibagi menjadi dua
yaitu:
a. Mesin mekanis, adalah mesin kantor yang rangkaian komponennya
bergerak atau bekerja hanya pada eaktu dioperasikan. Mesin ini ada yang
digerakkan secara manual, tapi ada juga yangdigerakkan dengan tenaga
listrik.
b. Mesin elektronik, adalah mesin kantor yang rangkaian komponennya
bersifat elektronis atau menggunakan bahasa mesin. Mesin ini hanya dapat
digerakkan dengan menggunakan tenaga listrik.
3. Fungsi
Menurut fungsinya, mesin kantor dibagi menjadi delapan yaitu:
a. Mesin penghimpun data atau informasi
· Mesin penjilid (binding machine)
· Stapler (hecht machine)
b. Mesin pemisah
· Mesin pembuka surat (letter opener)
· Mesin pemotong kertas (paper cuter, guillotine)
· Mesin pelubang kertas (punch card machine)
· Mesin penghancur dokumen (shredder)
· Asahan pensil (pencil sharpener)
c. Mesin pencatat data atau informasi
· Mesin dikte (dictating machine)
· Mesin tik (typewriter)
· Mesin penomor (numbering machine)
· Mesin pencetak perangko (franking machine)
· Stampel (time dan date stamps)
· Pencatat uang kas (cash register)
· microfilm
d. Mesin pengolah data
· Mesin jumlah (adding machine)
· Mesin hitung (calculating machine)
· Komputer
e. Mesin pengganda
· Mesinstensil (stencil duplicator)
· Mesin stensil spiritus (spirit duplicator)
· Mesin fotokopi
· Mesin perekam sheet (sheet cuter, scanner)
· Mesin offset
f. Mesin pengirim data atau informasi (mesin komunikasi)
· Telepon
· Telex
· Faksimile
· Modem
· Intercom
· Radio paging
· Teleprinter
· Telefoto
· Telecopier
· Handy talky (HT)
g. Mesin mengaman dan penyaman
· Pengaman data (data safes)
· Kipas angin (fan)
· Air conditioner (AC)
· Tirai udara (air curtain)
h. Mesin pengontrol
· Mesin presensi
· Close circuit television (CCTV)

Pada dasarnya mesin-mesin kantor yang banyak diperlukan, dan banyak


dipergunakan dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas-tugas perkantoran
adalah:
1. Komputer

Secara umum komputer telah menggantikan fungsi mesin tik sebagai alat
untuk membuat warkat dan dokumen sekaligus menggandakannya dengan alat
pencetak yang disebut printer. Komputer dibagi menjadi 2 bagian, yaitu perangkat
keras (hardware) dan perangkat lunak (software)
Cara menggunakan computer adalah dengan menekan tombol power on
pada CPU dan monitor, tunggu beberapa saat sampai computer siap digunakan
dengan beberapa jenis program yang dapat membantu pekerjaan kantor
Cara perawatan adalah dengan membersihkan file yang tidak digunakan
dan di berikan antivirus agar tidak merusak sistem kerja computer. Apabila
penjalanan computer terlalu berat, maka dapat di install ulang ataupun menghapus
program yang tidak digunakan. Untuk mesin CPU dapat di servis (dibersihkan)
dengan tenaga ahli computer agar tidak mudah mengalami kerusakan;

2. Printer
Digunakan untuk mencetak hasil komunikasi antara pengguna dengan
CPU seperti yang nampak pada layar monitor ke dalam selembar kertas, bisa
berupa tulisan atau gambar.
Cara menggunakan printer adalah mencolokan USB cable dan menekan
tombol power On untuk menghidupkan mesin printer.
Printer digunakan dengan program Microsoft Office atau yang lainnya
agar hasil cetakan sesuai dengan keinginan.
Cara perawatan printer adalah dengan servis tenaga ahli, membersihkan
catridge printer, dan dengan membersihkan secara otomatis dengan cara klik
Properties pada pengaturan printer.

3. Mesin Hitung Saku (kalkulator)

Mesin hitung saku atau yang biasa disebut kalkulator adalah mesin hitung
yang menggunakan tenaga baterai atau ada pula yang menggunakan tenaga
matahari.Mesin hitung saku memiliki ukuran dan bentuk yang bermacam-macam,
begitu juga dengan jumlah digit yang berbeda-beda, antara lain memiliki digit 6,
10, 12, 14 dan 16 tergantung kebutuhan.
Cara kegunaan kalkulator tidak begitu sulit karena pada saat menggunakan
untuk menghitung data cukup dengan menekan tombol power. Kerumitan pada
saat menggunakannya apabila kita menggunakan menghitung data yang banyak
maka biasanya akan menemukan kekeliruan hitung pada kalkulator tersebut.
4. Mesin tik
1. Mesin tik manual (mekanik)

Mesin ketik atau mesin tik adalah mesin, atau alat elektronik dengan
sebuah set tombol-tombol yang, apabila ditekan, menyebabkan huruf dicetak pada
dokumen, biasanya kertas. Dari awal penemuannya sebelum tahun 1870 sampai
pada abad 20, mesin ketik banyak digunakan oleh para penulis profesional dan
pekerja di kantor.
Mesin tik biasa yang dijumpai sehari-hari pada tiap kantor. Mesin
tik ini dikenal dengan 3 (tiga) model, yaitu:
a. Standar, yaitu mesin tik yang mempunyai ukuran panjang
rol/gandaran mulai dari 13” (13 inci) sampai dengan 27”. Mesin tik
ini dapat dipergunakan untuk mengerjakan segala pekerjaan dengan
menggunakan ukuran kertas dobel folio.
b. Semi standar, yaitu mesin tik berukuran 13”. Mesin tik ini juga
dilengkapi tabulator penuh. Mesin mampu mengerjakan pekerjaan
dengan menggunakan kertas berukuran 1½ kali folio.
c. Portabel, yaitu mesin tik yang menggunakan panjang rol/gandaran
antara 9½” hingga 10”. Mesin ini dianggap sangat praktis karena
bentuknya yang mudah dibawa ke mana-mana.
Cara menggunakannya sangat mudah Masukan selembar kertas
kosong yang akan diketik ke dalam mesin tik melalui rol/gandaran lalu
putar tombol rol/gandaran yang letaknya ada pada sebalah kanan dan
kiri rol/gandaran hingga kertas masuk.
Perawatan alat ini cukup membersihkan balok huruf dan angka
yang terbuat dari baja yang tersusun rapi seperempat lingkaran. Juga
memberikan pelumas pada sendi-sendi balok huruf agar ketikan tuts
ditekan tidak menimbulkan kemacetan akibat karat.
2. Mesin tik elektronik

Mesin tik elektrik adalah mesin tik yang cara kerjanya digerakkan
dengan mempergunakan tenaga listrik. Mesin tik elektrik memiliki ciri-
ciri, antara lain:
a. Tenaga penggeraknya menggunakan tenaga listrik
b. Komponen dan cara kerja mesinnya mekanis
c. Tuts-tutsnya seperti yang terdapat pada mesin tik manual
ditambah saklar (on-off switch)
Pada mesin tik elektrik ada 2 jenis huruf, yaitu :
a. Mesin tik elektrik dengan sistem huruf batang
b. Mesin tik elektrik dengan sistem huruf bola
Cara pengoperasian mesin tik elektrik pada dasarnya tidak jauh
berbeda dengan mesin tik manual, perbedaannya terletak pada sistem
kerjanya saja. Karena tenaga yang dipergunakan adalah tenaga dari
aliran listrik, maka mesin ini kita hubungkan dengan aliran listrik
melalui stop kontak dan voltase-nya harus disesuaikan dengan aliran
listrik rumah atau kantor.
Setelah mesin menyala kita masukan selembar kertas dan
mulailah kita mengetik, namun kita harus tahu bahwa tulisan yang akan
kita ketik tidak langsung tercetak pada kertas, melainkan disimpan
terlebih dahulu dalam memori mesin tersebut, bila kita telah yakin
untuk dicetak di atas kertas cukup tekan tombol enter maka mesin akan
mencetak tulisan yang ada pada memori ke atas kertas.

5. Mesin Fotocopy
Adalah alat untuk menggandakan dokumen dengan memperbesar atau
memperkecil ukuran dari aslinya.
Cara menggunakan mesin fotocopy adalah dengan menekan tombol power
setelah siap digunakan, masukan lembar naskah pada scanner fotocopy dan
kemudian atur mesin seberapa banyak yang akan di fotocopy.
Naskah asli yang digandakan dengan mesin fotokopi ini akan
menghasilkan rekaman naskah yang baik kualitasnya dan mirip atau mendekati
aslinya, tetapi berwarna hitam tulisannya.
Oleh karena itu, banyak orang yang mempergunakan jasa fotokopi untuk
menggandakan naskah, baik untuk keperluan pribadi, dinas, maupun kepentingan
pendidikan.
Salinan dapat dibuat pada kertas biasa atau kertas khusus, transparansi atau
master duplikasi.
Cara perawatan mesin fotocopy juga sangatlah sulit, apabila mengalami
kerusakan atau error maka harus dengan tenaga ahli. Komponen mesin fotocopy
juga begitu mahal dan sulit untuk di cari.

6. Mesin penghancur kertas

Mesin penghancur kertas diperlukan untuk menghancurkan arsip-arsip


atau dokumen yang sudah tidak terpakai lagi atau nilai gunanya (kadaluarsa).
Karena fungsinya sebagai penghancur kertas, maka Mesin peranannya sangat
besar, sehingga penghancur kertas rahasia yang ada di dalam dokumen tersebut
tidak dapat diketahui oleh orang lain.
Cara menggunakan mesin penghancur kertas adalah dengan
menghidupkan power on kemudian masukan berkas kertas dan naskah yang akan
di hancurkan, tunggu beberapa saat maka mesin akan bekerja.
Dengan hancurnya kertas dalam bentuk kecil, sangat sulit kerahasiaannya
diketahui oleh orang lain, apalagi sebelum dibuang sobekan kertas tersebut diaduk
terlebih dahulu.
Umumnya daya potong mesin penghancur kertas sebanyak 20 halaman
sekaligus dengan memotong memanjang berukuran 2-2,5 mm dan besar cacahan
ukuran folio dapat menjadi 46 hingga 144 cacahan karena penggunaan sistem gigi
piranha pada mesin ini.
Cara perawatannya adalah dengan membersihkan box yang biasanya
tersumbat kertas kecil yang mengurangi kinerja mesin.

7. Telepon

Telepon merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan


pesan suara (terutama pesan yang berbentuk percakapan).
Cara menggunakan telfon adalah dengan melihat sambungan telefon
tersebut apakah sudah tersambung dengan kabel atau sudah berbunyi pada saat
gagang telfon di angkat, kemudian masukan nomor tujuan.
Cara merawat telefon adalah dengan membersihkan tombol tuts pada
telfon dan membersihkan gagang telfon agar tidak terjadinya bau dan bakteri yang
menempel setelah digunakan.
Kebanyakan telepon beroperasi dengan menggunakan transmisi sinyal
listrik dalam jaringan telepon sehingga memungkinkan pengguna telepon untuk
berkomunikasi dengan pengguna lainnya.
8. Mesin Fax (Faximile)

Mesin faks adalah sistem komunikasi yang digunakan untuk mengirim dan
menerima dokumen yang berisi gambar dan teks. Salah satu fungsi dari mesin
faks adalah dapat mengirimkan dokumen secara fisik ke penerima.
Cara menggunakan mesin fax tidak begitu sulit, cukup hidupkan dan
melihat apakah sudah tersambung ke cable jaringan, kemudian masukan nomor
tujuan dan file yang akan dikirimkan pada penerima nya.\
Cara perawatan mesin fax juga membutuhkan tenaga ahli, bila anda sudah
paham dengan cara perawatan maka dapat dibersihkan berdasarkan panduan yang
telah diberikan pada saat membeli mesin fax tersebut.

9. Proyektor

Proyektor adalah untuk menampilkan objek atau data (teks, gambar, video)
yang ada di dalam komputer/ laptop pada sebuah layar atau dinding. Proyektor
dapat menampilkan obyek dalam ukuran yang lebih besar dengan mudah serta
fleksibilitassnya tinggi. Sebagai alat bantu presentasi, rapat, sekaligus sebagai
media komunikasi.
10. Scanner

Scanner adalah sebuah alat pemindai salah satu perangkat input pada
komputer, merupakan suatu alat yang berfungsi untuk menduplikat objek
layaknya seperti mesin fotokopy ke dalam bentuk digital.
Scanner dapat menduplikat objek tersebut menggunakan sensor cahaya
yang terdapat di dalamnya. Sensor yang terdapat pada scanner tersebut
mendeteksi struktur, tulisan, dan gambar dari objek yang discan lalu dikirimkan
ke komputer dalam bentuk digital.
Fungsi Scanner sudah jelas karena dengan adanya alat ini, kita dapat
menduplikat hard-copy seperti kertas, makalah, maupun foto ke dalam bentuk
digital ke komputer. Jadi saat kita kehilangan source berkas seperti foto atau
makalah, kita dapat menyimpan foto tersebut ke komputer kita. Jadi ketika foto itu
hilang, atau rusak, kita masih punya simpanan/salinannya di komputer dalam
bentuk digital.
Cara menggunakan mesin scanner adalah hidupkan tombol power, lihat
apakah sambungan cable USB pada scanner telah tersambung terhadap computer,
kemudian masukan lembar yang akan di scan. Menggunakan scanner juga
menggunakan program seperti Photoshop, CorelDraw, ataupun Microsoft Paint.
Cara perawatan mesin scanner adalah dengan membersihkan screen kaca
pada scanner dengan kain halus agar tidak merusak kaca dan tidak lecet.
BAB III
KESIMPULAN

3.1 Kesimpulan
Mesin Perkantoran (office machine) adalah segenap alat yang
dipergunakan untuk mencatat, mengirim, mengganda, dan mengolah bahan
keterangan yang bekerja secara mekanis, elektris, elektronik, magnetik, atau
secara kimiawi.
Dipergunakannya mesin dalam suatu proses pekerjaan adalah untuk
menghemat secara fisik tenaga dan pikiran manusia dalam melakukan tugas-
tugasnya baik yang bersifat rutin maupun yang bersifat insidental, baik untuk
pekerjaan-pekerjaan yang bersifat industrial (engineering) maupun yang bersifat
teknis catat mencatat atau paperwork.
Jenis Mesin dan perlengkapan dibedakan menjadi tiga, yaitu mesin untuk
menghemat fisik, menghemat uang dan mesin untuk efisiensi penggunaan waktu.
Pada dasarnya mesin-mesin kantor yang banyak diperlukan, dan banyak
dipergunakan dalam rangka menunjang pelaksanaan tugas-tugas perkantoran
adalah Mesin Komputer, Mesin Ketik, Printer, Scanner, Mesin Komunikasi,
Mesin Fotocopy, Proyektor, dan lain sebagainya.

3.2 Saran
Kantor sebaiknya peka dengan perkembangan teknologi yang semakin
pesat. Kantor harus selalu up to date dalam penggunaan mesin-mesin kantor agar
pekerjaan kantor lebih efisien sehingga dapat menghemat fisik, uang dan waktu.

Anda mungkin juga menyukai