Anda di halaman 1dari 22

UNIT KEGIATAN BELAJAR

(UKB)

Nama :Emmanuella Cinta Putri Caesaria

1. Identitas
a. Nama Mata Pelajaran : BIOLOGI

b. Semester : 1/Ganji

c. Kompetensi Dasar :

3.9 Mengelompokkan hewan ke dalam filum berdasarkan lapisan tubuh, rongga tubuh
simetri tubuh, dan reproduksi

4.9 Menyajikan laporan perbandingan kompleksitas lapisan penyusun tubuh hewan


(diploblastik dan triploblastik), simetri tubuh, rongga tubuh, dan reproduksinya

d. Indikator Pencapaian Kompetensi:

KD 3.9:
3.9.1 Mengidentifikasi ciri umum Animalia
3.9.2 Menggolongkan Animalia berdasarkan pengamatan anatomi dan morfologi
3.9.3 Mengidentifikasi ciri filum Porifera berdasarkan pengamatan anatomi dan
morfologi
3.9.4 Menggolongkan filum Porifera berdasarkan pengamatan anatomi dan
morfologi
3.9.5 Mengidentifikasi ciri filum Coelenterata berdasarkan pengamatan anatomi
dan morfologi
3.9.6 Menggolongkan filum Coelenterata berdasarkan pengamatan anatomi dan
morfologi
3.9.7 Mengaitkan ciri morfologi dan anatomi Porifera dan Coelenterata dengan
peranannya dalam kehidupan
3.9.8 Mengidentifikasi ciri filum Echinodermata berdasarkan pengamatan
anatomi dan morfologi
3.9.9 Menggolongkan filum Echinodermata berdasarkan pengamatan anatomi
dan morfologi
3.9.10 Mengidentifikasi ciri filum Platyhelminthes berdasarkan pengamatan
anatomi dan morfologi
3.9.11 Menggolongkan filum Platyhelminthes berdasarkan pengamatan anatomi
dan morfologi

©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang


3.9.12 Mengidentifikasi ciri filum Nemathelminthes berdasarkan pengamatan
anatomi dan morfologi
3.9.13 Menggolongkan filum Nemathelminthes berdasarkan pengamatan anatomi
dan morfologi
3.9.14 Mengidentifikasi ciri filum Annelida berdasarkan pengamatan anatomi dan
morfologi
3.9.15 Menggolongkan filum Annelida berdasarkan pengamatan anatomi dan
morfologi
3.9.16 Mengaitkan ciri morfologi dan anatomi Platyhelminthes, Nemathelminthes
dan Annelida dengan peranannya dalam kehidupan
3.9.17 Mengidentifikasi ciri filum Arthropoda berdasarkan pengamatan anatomi
dan morfologi
3.9.18 Menggolongkan filum Arthropoda berdasarkan pengamatan anatomi dan
morfologi
3.9.19 Mengaitkan ciri morfologi dan anatomi Arthropoda dengan peranannya
dalam kehidupan
3.9.20 Mengidentifikasi ciri filum Mollusca berdasarkan pengamatan anatomi dan
morfologi
3.9.21 Menggolongkan filum Mollusca berdasarkan pengamatan anatomi dan
morfologi
3.9.22 Mengaitkan ciri morfologi dan anatomi Mollusca dan Arthropoda dengan
peranannya dalam kehidupan
3.9.23 Mendiskripsikan morfologi hewan vertebrata

KD 4.9:
4.9.1 Melaksanakan pengamatan tentang anatomi dan morfologi Porifera
4.9.2 Melaksanakan pengamatan tentang anatomi dan morfologi Coelenterata
4.9.3 Menyajikan data perbandingan hasil pengamatan anatomi dan morfologi
Porifera dan Coelenterata dalam bentuk laporan tertulis
4.9.4 Menyajikan data peran Porifera dan Coelenterata pada berbagai aspek
kehidupan dalam bentuk laporan tertulis
4.9.5 Melaksanakan pengamatan tentang anatomi dan morfologi Echinodermata
4.9.6 Menyajikan data perbandingan hasil pengamatan anatomi dan morfologi
Echinodermata dalam bentuk laporan tertulis
4.9.7 Menyajikan data peran Echinodermata pada berbagai aspek kehidupan
dalam bentuk laporan tertulis
4.9.8 Melaksanakan pengamatan tentang anatomi dan morfologi
Platyhelminthes, Nemathelminthes dan Annelida
4.9.9 Menyajikan data perbandingan hasil pengamatan anatomi dan morfologi
Platyhelminthes, Nemathelminthes dan Annelida dalam bentuk laporan
tertulis
4.9.10 Menyajikan data peran Platyhelminthes, Nemathelminthes dan Annelida
pada berbagai aspek kehidupan dalam bentuk laporan tertulis
4.9.11 Melaksanakan pengamatan tentang anatomi dan morfologi Arthropoda

©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang


4.9.12 Menyajikan data perbandingan hasil pengamatan anatomi dan morfologi
Arthropoda dalam bentuk laporan tertulis
4.9.13 Menyajikan data peran Arthropoda pada berbagai aspek kehidupan dalam
bentuk laporan tertulis
4.9.14 Melaksanakan pengamatan tentang anatomi dan morfologi Mollusca
4.9.15 Menyajikan data perbandingan hasil pengamatan anatomi dan morfologi
Mollusca dalam bentuk laporan tertulis
4.9.16 Menyajikan data peran Mollusca pada berbagai aspek kehidupan dalam
bentuk laporan tertulis
4.9.17 Menyajikan data perbandingan ciri morfologi hewan vertebrata

e. Materi Pokok : ANIMALIA

f. Alokasi Waktu : 12 Jp

g. Tujuan Pembelajaran :

Melalui kegiatan pengamatan, diskusi, tanya jawab, peserta didik


dapat; mengelompokkan hewan ke dalam filum berdasarkan
lapisan tubuh, rongga tubuh, simetri tubuh, dan reproduksi,
sehingga peserta didik dapat menghayati dan mengamalkan ajaran
agama yang dianutnya melalui belajar biologi, mengembangakan
sikap jujur, peduli, dan bertanggungjawab, serta dapat
mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi,
kolaborasi, kreativitas (4C).

h. Materi Pembelajaran
o Lihat dan baca pada Buku Teks Pelajaran (BTP): Biologi jilid 1 hal 155,
atau Campbell, Reece. 2010. Biologi Edisi Kedelapan Jilid 2. Jakarta :
Erlangga. Hal: 238-268
o Irnaningtyas. 2013. Biologi. Jakarta: Erlangga.
o Pratiwi, D.A. 2006. Biologi SMA Jilid 2 Kelas XI SMA. Jakarta : Erlangga.
o Taggart, Ralph. 2012. Biology The Unity and Diversity of Life. Jakarta :
Salemba Teknika. Hal: 450-478
o Wijaya Jati. 2007. Aktif Biologi. Jakarta: Ganeca Exact. Hal: 163-200

©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang


2. Peta Konsep
PETA KONSEP

Animalia

Tingkat organisasi Lapisan embrional Segmentasi tubuh Peranan


- Hewan tingkat - Diploblastik - Aselomata
- Hewan tingkat - triploblastik - Selomata
tinggi rendah - pseudoselomata menguntungkan:
- bahan baku spons
- transportasi
- Menyuburkan tanah
- Sumber protein
Simetri tubuh - Dll.
Seg mentasi Tulang belakang
- Bilateral
- Metamerik - Invertebrata
- Asimetri
- nonmetamerik - vertebrata
- Radial merugikan:
- Parasit
- penyebab penyakit

porifera Echinodermata Nemathelmintes Arthropoda Chordata


porifera

Coelenterata Platyhelminthes Annelida Mollusca

Pisces Amphibi Reptil Avas Mamalia

3. Kegiatan Pembelajaran
a. Pendahuluan
Sebelum belajar pada materi ini silahkan kalian mengamati gambar di bawah ini.

Hewan merupakan salah satu jenis makhluk hidup yang ada di dunia . Hewan yang ada
di dunia ini sangat beraneka ragam, yang setiap speciesnya mempunyai ciri yang khas
masing-masing.perhatikan gambar hewan dibawah ini

Pertanyaan: pernahkah kalian melihat hewan tersebut ? kira-kira habitatnya dimana ?


Bagaimana ciri-ciri morfologi yang dimiliki hewan? Bandingkan dengan ciri-ciri
morfologi tumbuhan yang sudah Anda pelajari sebelumnya! Apakah ada perbedaan
antara ciri yang dimiliki tumbuhan dan hewan?

©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang


Untuk dapat menyelesaikan persoalan tersebut, silahkan kalian lanjutkan ke
kegiatan belajar berikut dan ikuti petunjuk yang ada dalam UKB ini.

b. Kegiatan Inti
1) Petunjuk Umum UKB
a) Baca dan pahami materi pada Buku Teks Pelajaran hal 155
b) Setelah memahami isi materi dalam bacaan berlatihlah untuk berfikir
tinggi melalui tugas-tugas yang terdapat pada UKB ini baik bekerja
sendiri maupun bersama teman sebangku atau teman lainnya.
c) Kerjakan UKB ini dibuku kerja atau langsung mengisikan pada bagian
yang telah disediakan.
d) Kalian dapat belajar bertahap dan berlanjut melalui kegiatan ayo
berlatih, apabila kalian yakin sudah paham dan mampu menyelesaikan
permasalahan-permasalahan dalam kegiatan belajar1,2,3,4 kalian boleh
sendiri atau mengajak teman lain yang sudah siap untuk mengikuti tes
formatif agar kalian dapat belajar ke UKB berikutnya.

2) Kegiatan Belajar
Ayo……ikuti kegiatan belajar berikut dengan penuh kesabaran dan
konsentrasi !!!

Kegiatan Belajar 1/pertemuan ke 1

Bacalah artikel berikut dengan penuh konsentrasi !

Tentu Anda pernah menggunakan spon untuk menggosok badan atau menggosok
peralatan yang ada di rumah. Tahukah Anda darimana spon tersebut berasal? Spon yang
biasa Anda gunakan tersebut terbuat dari hewan yang sudah mati. Kelompok hewan
yang banyak dimanfaatkan untuk pembuatan spon tersebut merupakan hewan porifera
yang banyak ditemukan di perairan laut dan sebagian kecil di perairan tawar. Disebut
Porifera karena struktur tubuhnya berpori-pori atau disebut juga sebagai hewan spons.
Pada tubuh porifera terdapat spikula-spikula yang mengandung zat kapur (kalsium), zat
kersik (silikat) atau benang-benang spongin
Selain porifera, di perairan laut juga terdapat hewan yang menjadikan ekosistem
bawah laut indah, yaitu dari kelompok Coelenterata yang membentuk terumbu karang
dan menjadi tempat tinggal biota laut. Hewan laut lainnya dari kelompok
Echinodermata memberikan manfaat bagi kehidupan manusia salah satunya sebagai
sumber makanan dan obat yaitu teripang atau dalam klasifikasinya termasuk dalam
kelas Holothuroidea.
Ternyata laut dan isinya memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia.
Oleh karena itu kita mempunyai tugas dan kewajiban untuk menjaga dan
melestarikannya. Perkembangbiakan hewan tersebut akan membuat keberadaannya
tetap lestari. Dengan mempelajari dan memahami ciri-ciri morfologi dan anatomi serta
cara reproduksinya berarti Anda telah ikut ambil bagian dalam pelestarian Porifera,
Coelenterata dan Echinodermata.

©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang


A. Tujuan
1. Mengidentifikasi ciri filum Porifera berdasarkan pengamatan anatomi dan
morfologi
2. Menggolongkan filum Porifera berdasarkan pengamatan anatomi dan
morfologi
3. Mengidentifikasi ciri filum Coelenterata berdasarkan pengamatan anatomi
dan morfologi
4. Menggolongkan filum Coelenterata berdasarkan pengamatan anatomi dan
morfologi
5. Mengidentifikasi ciri filum Echinodermata berdasarkan pengamatan anatomi
dan morfologi
6. Menggolongkan filum Echinodermata berdasarkan pengamatan anatomi dan
morfologi
7. Mengaitkan ciri morfologi dan anatomi Porifera, Coelenterata dan
Echinodermata dengan peranannya dalam kehidupan.

B. Alat dan Bahan


 Alat tulis
 Awetan basah / gambar Porifera, Coelenterata, Echinodermata

C. Langkah kerja
1) Menyiapkan alat dan bahan
2) Mengamati awetan basah / gambar Porifera, Coelenterata dan
Echinodermata yang disajikan.
3) Mengidentifikasi ciri Porifera, Coelenterata dan Echinodermata yang diamati
4) Menggolongkan Porifera, Coelenterata dan Echinodermata berdasarkan ciri
yang dimiliki.

D. Pertanyaan
1. Berdasarkan pengamatan awetan basah / gambar secara morfologi dan anatomi
dari spesies Porifera, identifikasi 5 ciri khas dari filum tersebut!
a) Memiliki ukuran tidak simetris dan tidak beraturan
b) Tubuh yang terdiri dari beberapa jaringan atau multiseluler
c) Tidak memiliki organ tubuh
d) Tidak memiliki rongga tubuh sejati
e) Semua jenis porifera memiliki kehidupan sesil atau menempel pada sesuatu
f) Reproduksi dapat dilakukan secara seksual dn aseksual
g) Tidak memiliki sistem saraf

2. Berdasarkan pengamatan awetan basah / gambar secara morfologi dan anatomi


dari spesies Coelenterata, identifikasi 5 ciri khas dari filum Coelenterata!
a) Diplobastik
b) Bentuk tubuh simetri radial
c) Mengalami dua kehidupan berbeda fase polip dan mendusa
d) Reproduksi metagenesis atau pergiliran keturunan
e) Sistem respirasi secara difusi
f) Sistem gerak menggunakan tentakel
g) Sistem pencernaan coelenterata
©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang
3. Berdasarkan pengamatan awetan basah / gambar secara morfologi dan anatomi
dari spesies Echinodermata, identifikasi 5 ciri khas dari filum Echinodermata!
a) Mempunyai sistem tabung jaringan hidrolik
b) Pada permukaan tubuh terdiri atas tonjolan-tonjolan yang menyerupai duri
c) Perkembangbiakan secara seksual
d) Tidak memiliki sistem ekskresi
e) Mempunyai kulit tubuh yang terdiri atas zat kitin

4. Berdasarkan pengamatan gambar secara morfologi dan anatomi dari spesies


Porifera, kelompokkanlah masing – masing kelas dalam filum Porifera sesuai
dengan tabel di bawah ini!

No Kelas Ciri Khas Contoh


1 Calcarea  Memiliki rangka dari zat kapur Leucosolenia,clathrina
atau kalsium karbonat dan sycon ciliatum
 Berwarna pucat
 Memiliki tinggi kurang dari 15
cm
 Permukaan tubuhnya berbulu
 Memiliki tipe saluran air
askonoid,sikonoid, dan
leukonoid
2 Hexactinellida  Kerangka tubuh hexactinellida Euplectella
tersusun atas silika(kaca) aspergillum dan
dengan bentuk tubuh hyalonema
silindris,datar atau bertangkai
 Tinggi tubuh mencapai 90 cm
 Tipe saluran air sikonoid
 Hexactinellida hidup di laut
dengan kedalaman 90 cm –
5.000 cm
3 Demospongia  Bertulang lunak Euspongia sp.
 Kerangka tubuh terbuat dari Spongilla sp.
spongin saja atau campuran Poterion sp.
spongin dan zat kersik Coerticium sp.
 Habitatnya berada di laut Hippospongia sp.
dangkal

©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang


5. Berdasarkan pengamatan gambar secara morfologi dan anatomi dari spesies
Coelenterata, kelompokkanlah masing – masing kelas dalam filum Coelenterata
sesuai dengan tabel di bawah ini!
No Kelas Ciri Khas Contoh
1 Hydrozoa  Hydrozoa mencakup
hampir 3.200 spesies
 Habitatnya sebagian besar di laut
dan beberapa spesies air
tawar diketahui.
 Hewan di kelas ini adalah polimorf
 Sebuah pembukaan
mulut, dikelilingi oleh tentakel,
berada pada akhir mulut.
 Banyak hidrozoa membentuk
koloni
 Gonad mereka untuk
reproduksi seksual yang berasal
dari jaringan epidermis

2 Schypozoa  Bentuk tubuh Scyphozoa


menyerupai mangkuk ataw
cawan yang transparan dan
berukuran besar, sehingga
sering disebut ubur-ubur
mangkuk.
 Ukuran medusanya lebih besar
dari medusa Hydrozoa.
 Tiap tentakelnya ditutupi
dengan sel-sel penyengat
(knidosit) yang mampu
membunuh hewan lain.
 Ada juga beberapa Scyphozoa
lain yang tidak memiliki tentakel
sama sekali.

3 Anthozoa  bentuk utamanya polip dan cesil


 memiliki sekat pada rongga
gastrovaskulernya serta
 sifonoglia (alat pernafasan
sederhana).

©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang


6. Berdasarkan pengamatan gambar secara morfologi dan anatomi dari spesies
Echinodermata, kelompokkanlah masing – masing kelas dalam filum
Echinodermata sesuai dengan tabel di bawah ini!

No Kelas Ciri Khas Contoh


1  Memiliki banyak pediselaria di
Echinoidea seluruh permukaan tubuh, berupa
duri-duri seperti batang yang
panjang.
 Kerangka tersusun atas lempengan-
lempengan zat kapur dan
membentuk cangkang yang kaku
dengan bentuk seperti kotak.
 Tubuhnya berbentuk globuler dan
bulat (oval).
 Tidak memiliki lengan.
 Memiliki duri-duri tubuh yang
panjang.
 Lekukan ambulakral tertutup dan kaki
tabung dilengkapi dengan sukers.
 Memiliki tiga pediselaria yang
bentuknya seperti rahang.
 Mulutnya terletak di tengah dan
dikelilingi oleh selaput peristoma.

2 Holothuroidea  Tubuhnya memanjang dalam


sumbu oral seperti cacing dan
simetri bilateral.
 Mulut dan anusnya terletak pada
kedua ujung yang berlawanan.
 Tidak mempunyai lengan dan duri.
 Kulitnya lunak dan tipis serta tidak
memiliki spina (duri) atau
pediselaria.
 Memiliki kaki tabung.

3 Asteroidea  Tubuhnya berbentuk pipih seperti


bintang atau pentagonal dan
memiliki lima lengan atau lebih
yang tersusun secara simetri radial.
 Pada setiap ujung lengan terdapat
alat sensor yang bentuknya
©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang
menyerupai tentakel dengan bintik
mata pada ujungnya.
 Lekukan ambulakralnya terbuka
dan didalamnya berisi kaki tabung.
 Permukaan tubuh bagian atas
(aboral) ditutupi oleh diri-diri
tumpul berbentuk catut
(pediselaria).

4 Ophouridea  Bentuk tubuhnya memipih, seperti


bintang atau pentamerous dengan
lengan yang ramping dan fleskibel
(elastis).
 Tidak mempunyai kaki amburakral
dan anus sehingga sisa makanan
dikeluarkan melalui mulut.
 Lekukan ambulakralnya tertutup
dan kaki tabung tidak memiliki
sucker.
 Madreporit terdapat pada
permukaan oral.
 Tidak mempunyai pediselaria.

5 Crinoidea  Habitatnya di karang atau


tumbuhan laut.
 Memiliki pinnula.
 Beberapa jenis Crinoidea memiliki
tangkai yang berasal dari daerah
aboral, tangkai ini berfungsi untuk
melekatkan diri pada substrat.
 Mulutnya terletak di daerah oral,
mengarah ke atas dan dikelilingi
oleh tentakel-tentakel halus yang
disebut cirri.
 Amburakral terletak di permukaan
oralnya.

©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang


7.Berdasarkan studi literatur, jelaskan peranan filum Porifera bagi kehidupan!
 Menguntungkan
 Porifera juga dijadikan sebagai obat kontrasepsi (KB)
 Sebagai sarana untuk berkembang biak dan mencari makanan bagi
beberapa hewan laut
 Sebagai makanan hewan laut lainnya
 Sebagai tempat bersembunyi beberapa hewan laut dari predator
 Sebagai campuran bahan industri (kosmetik)
 Sebagai alat penggosok untuk mandi dan mencuci
 Sebagai hiasan akuarium
 Merugikan
 Porifera dapat menyebabkan kurangnya udara,selain itu porifera juga hidup
melekat pada kulit tiram sehingga menurunkan kualitas peternakan
 Porifera biasanya memakan plankton, salah satu organisme terpenting di
dunia, karena menjadi bekal makanan untuk kehidupan akuatik. sehingga
merugikan.
 Porifera, memiliki dampak negatif, karena rangkanya tajam, klo orang jalan
jalan dilaut, tidak pakai alas kaki, kakinya bisa terluka trus infeksi, jadi
penyakit.

8.Berdasarkan studi literatur, jelaskan peranan filum Coelenterata bagi kehidupan!


 Menguntungkan
 lingkungan terumbu karang berfungsi sebagai pelindung pantai
 pelindung ikan
 tempat mencari makanan
 bertelurnya berbagai jenis biota laut.
 Merugikan
 ubur-ubur dapat menyebabkan gatal-gatal pada kulit kita, jika disentuh
karena memiliki sel-sel knidoblast dan nematokist.
9. Berdasarkan studi literatur, jelaskan peranan filum Echinodermata bagi kehidupan!
 Menguntungkan
 Telur landak laut (Arbacia punctulata) yang banyak dikonsumsi di
jepang.
 Keripik dari timun laut yang banyak dijual di Sidoarjo, Jawa timur.
 Bahan penelitian mengenai fertilisasi dan perkembangan awal. Para
ilmuwan biologi sering menggunakan gamet dan embrio landak laut.
 Sebagai pembersih pantai.

 Merugikan
Dianggap merugikan oleh pembudidaya tiram mutiara dan kerang laut karena
bintang laut merupakan predator hewan-hewan budidaya tersebut.

10. Bagaimana cara reproduksi Porifera, Coelenterata, Echinodermata dan buatlah daur hidup
dari salah satu filum tersebut
Jawaban:
Daur hidupnya mengalami pergiliran bentuk hidup yaitu fase polip dengan fase medosa.
fase polip biasanya berbentuk koloni sehingga sering disebut koloni hydroid. daur hidup
obelia di mulai dengan pembentukan tunas pada polip sebagai calon medosa. medosa yang
sudah dewasa melepaskan diri dan berenang bebas di air. selanjutnya medosa dewasa
menghasilkan sperma dan ovum. pertemuan antara sperma dan ovum menghasilkan zigot.

©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang


zigot akan tumbuh mwnjadi larva bercilia (flanula) yang dapat berenang bebas. flanula
kahirnya melekat pada suatu dasar dan tumbuh menjadi polip(obelia baru).

Daur hidup

Apabila kalian telah mampu menyelesaikan kegiatan 1 diatas, maka kalian bisa
melanjutkan pada kegiatan belajar 2 berikut.

Kegiatan Belajar 2/ pertemuan ke 2

Setelah kalian belajar tentang Porifera, Coelenterata dan echinodermata .pada


kegiatan belajar 1, sekarang amati gambar berikut .

Menurut pendapatmu orang tersebut mengalami penyakit apa? Dan faktor apa kah
penyebabnya ?
©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang
Jawaban:
Orang tersebut mengalami penyakit kaki gajah

Kaki gajah disebabkan oleh cacing berukuran mikroskopik dan dapat ditularkan dari
orang ke orang lain melalui gigitan nyamuk. Cacing berukuran mikroskopik tersebut dapat
masuk dan menginfeksi nyamuk saat nyamuk menggigit dan membawa cacing ke orang
lain. Cacing ini akan melalui kulit, kepala pembuluh getah bening, dan menyebabkan
infeksi.

Jika sudah memahami, lanjutkan pada kegiatan ayo berlatih berikut.

Ayo berlatih!!

Setelah memahami contoh di atas, maka selesaikanlah kegiatan 2 berikut di buku


kerja kalian!

Ayo…sekarang perhatikan lagi contoh berikut ini dengan baik !

Setelah memperhatikan gambar diatas bagaimana ciri-ciri yang dimiliki


oleh hewan tersebut? ..................

©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang


Coba bandingkan ciri-ciri yang Anda tulis sesuai pada gambar tersebut dengan awetan
basah yang tersedia!

1. Untuk lebih memahami ciri-ciri hewan tersebut, isilah tabel berikut!

Ciri-ciri Platyhelminthes Nemathelminthes Annelida

Bentuk tubuh Pipih, simetri Simetri bilateral Simetri bilateral


bilateral,
triploblastik, dan
acoelomata

Lapisan tubuh Triploblastik Triploblastik Triploblastik

Rongga tubuh Aselomata Pseudoselomata Selomata


Simetri tubuh Bilateral Bilateral Bilateral

Sistem reproduksi Hermaprodit Diesis Hermaprodit

Sistem respirasi Tidak ada, melalui Tidak ada, melalui Kulit dan insang
difusi oleh seluruh difusi oleh seluruh
sel tubuhnya sel tubuhnya

Sistem saraf Memiliki sistem Adanya ganglion Memiliki sistem


saraf tangga tali serebral dan saraf tangga tali
berkas saraf
longitudinal
Sistem Tidak sempurna Memiliki sistem Memiliki sistem
pencernaan pencernaan yang pencernaan yang
lengkap lengkap
Sistem peredaran Tidak memiliki Tidak memiliki Memiliki sistem
darah sistem peredaran sistem peredaran peredaran darah
darah darah tertutup

Sistem ekskresi Dengan Terdiri atas 2 Berupa nefridium


menggunakan saluran lateral
flame sel(sel api) yang bermuara di
sebuah lubang di
bagian ventral
Klasifikasi Turbellaria, Nematoda dan Polychaeta,
trematoda, nematophora oligochaeta,
cestoda hirudinea

Contoh dan Cacing hati, cacing Cacing perut, Cacing wawo,


peranan pipih, cacing pita cacing tambang, cacing tanah,
cacing kremi lintah
©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang
Sebagai makanan
ikan Menguraikan Makanan manusia,
sampah – sampah bahan baku
organik ternak, bahan
baku obat

2. Berilah keterangan gambar daur hidup cacing berikut ini.

Keterangan gambar:

A. Telur
B. Larva mirasidium
C. Sporosista
D. Larva redia
E. Larva serkaria
F. Sista
mesoserkaria/metaserkaria
G. Dewasa

Daur hidup Clonorchis sinensis

Keterangan gambar:

1. Telur
2. Onkosfer
3. Larva heksakant
4. Cacing pita muda
5. Cacing pita dewasa

Daur hidup Taenia solium

Apabila kalian sudah mampu menyelesaikan kegiatan 2 ini, maka kalian bisa
melanjutkan pada kegiatan belajar 3 berikut.

Kegiatan belajar ke 3/pertemuan ke 3

Perhatikan gambar hewan berikut

©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang


Lobster

Tarantula

Setelah kalian mengamati gambar hewan di atas , Carilah perbedaan ciri antar kelas yang
menunjukkan ciri utama dari filum Arthropoda! Hasil pengamatan masukkan dalam tabel
berikut.

Tabel hasil pengamatan perbandingan ciri-ciri morfologi hewan Arthropoda.


Kupu- Laba-laba
Bagian Kalajengking Udang Kepiting Jangkri Lipan
kupu
tubuh k
Antena Tidak Memiliki 2 Untuk Berfungsi
memiliki pasang mengetahu sebagai alat
antena antena i antara peraba
bahaya dan
makanan
Mata Beberapa Sepasang Memiliki Terbagi
pasang mata mata beberapa menjadi 2
majemuk mata yang bagian,mat
yang terdiri dari a majemuk
bertangkai beberapa dan mata
ribu unit tunggal
optik atau biasa
disebut
oseli
Mulut Kelisera dan Terletak di Diselimuti Terbagi Dua alat
pedipapus anterior oleh menjadi 3 mulut,yaitu alat
maxiliped bagian: sengat dan alat
yang rata labrum, cepit
©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang
labliam
palpus,
probocis
dan
madibula
Sayap - - Sayap
menempel
pada
bagian
dada serta
tidak
memiliki
warna
Kaki Memiliki 4 Memiliki 10 3 pasang Setiap ruas Memiliki 4 pasang
Spirakel pasang kaki pasang kaki kaki jalan badan kaki pada bagian
dan satu belakang sefalotoraks.bagian
pasang terdapat abdomen tidak
kaki kaki memiliki kaki
renang berpasangaa
n
Alat
respirasi
Peredara Bersifat
n darah terbuka
Alat Berupa coxal Berupa dua
ekskresi atau kelenjar pasang
hijau,saluran pembuluh
malpighi malphigi
yang
bertugas
mengeluark
an cairan
Sistem Berupa tangga
saraf tali
Reprodu Biasanya
ksi terpisah
(dioceus)
Lubang
kelamin
Metamor
fosis
Habitat
Kelas Arachnida Arachnida

©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang


Nah, sekarang kalian telah mempelajari semua filum arthropoda, untuk lebih memahami
tentang Mollusca perhatikan gambar hewan berikut.

No Pembeda Amphineura Scaphopoda Gastropoda Bivalvia Cephalopod


. a
1 Bentuk Kaki dibagian Kaki lancip Hewan Memiliki Kaki ada di
kaki perut(ventral) berkaki perut bentuk kepala
memanjang,bula yang kaki
t telur,dan pipih. berfungsi seperti
untuk kapak
merayap yang
terletak
dibagian
anterior
2 Cangkan Cangkang Cangkangnya Cangkang Cangkan Tidak
g dibungkus oleh terbuka pada yang g yang memiliki
lapisan kitin kedua berputar ke terbagi cangkang
ujungnya,berbe arah dalam
ntuk silinder, belakang dua
dan biasanya searah belahan
berwarna dengan jarum yang
putih/kekuninga jam disebut diikat
n. dekstral oleh
ligamen
sebagai
pengikat
yang kuat
dan
elastis
3 Respirasi Dentalium
vulgare tidak
memiliki kepala
dan insang oleh
karena itu
sistem
©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang
pernapasannya
dibantu oleh
mantel
4 Sistem Berupa cincin Berupa tiga Berupa
saraf esophagus dan 2 pasang simpul ganglion
cabang saraf saraf(ganglion), yang
yang disarafi yaitu ganglion bercabang di
matel dan sarebal,ganglio seluruh tubuh
daerah kaki n pleural, dan
ganglion pedal
5 Alat Reproduksi Bereprodksi Hewan ini
reproduk secara secara seksual bereproduks
si seksual,yaitu dan masing- i secara
dengan masing organ seksual
pertemuan seksual saling
pertemuan terpisah pada
ovum dan individu lain
sperma
6 Contoh
dan
peranan

Apabila kalian sudah mampu menyelesaikan kegiatan 3 ini, maka kalian bisa
melanjutkan pada kegiatan belajar 4 berikut.

Kegiatan belajar ke 4/pertemuan ke 4

Perhatikan gambar hewan vertebrata berikut.

1 2 3

©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang


4 5 6

1. Perhatikan gambar diatas, Tentukanlah nama spesies, kelas dan ciri-ciri masing-masing
gambar ke dalam tabel di bawah ini!
Gambar Nama Spesies kelas Ciri-ciri
no.
1  Bulu
Aves Reptil  Paruh
 Sayap
 Telur
 Mata
 Tungkai berpasangan(sepasang
kaki)
 Tulang
 Kelenjar minyak pada ekor
 Endotermik
 Kemampuan navigasi
 Daun telinga
 Bernapas dengan paru-paru
 Memiliki peredaran darah
ganda
 Sistem saraf
2  Tubuh terdiri dari
Pisces kepala,badan, dan ekor
 Ikan bernapas dengan insang
yang mana insangnya ditutupi
oleh operkulum(tutup insang)
 Ikan bersifat poikiloterm
 Dalam sistem peredaran
darahnya tertutup tunggal
 Alat ekskresi ikan berupa ginjal
dengan tipe pronefron atau
mesonefron
 Sistem koordinasi atas sistem
saraf pusat(otak dan sumsum
tulang belakang) dan sistem
hormon
3  Memiliki gigi yang tajam
Lacertilia Reptil  Cepat menangkap mangsanya
 Memiliki lidah yang panjang
dan lengket
 Berdarah dingin
 Mempunyai sisik-sisik yang
beraneka ragam bentuknya
4  Kulitnya keras
Rhinocerotidae Mamalia  Berwarna abu-abu
©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang
 Memiliki cula( entah 1 maupun
2 cula)
 Herbivora
 Hidup di darat
 Vivipar
5  Hewan amfibi
Anura Amfibia  Berdarah dingin
 Memiliki kelenjar racun
 Mengalami metamorfosis
sempurna
 Bernapas dengan paru-paru
dan kulitnya
 Memiliki kaki belakang yang
kuat dan berselaput
6  Tergolong hewan omnivora
Gallus gallus Aves  Termasuk hewan unggas
demesticus  Memiliki bulu yang beragam
 Ovipar
 Memiliki sepasang kaki yang
ramping dan ditumbuhi sisik
 Memiliki jengger berwarna
merah di atas dan di bawah
kepala
 Memiliki cakar untuk mengais
 Memiliki sepasang mata di
samping kepala
 Memiliki paruh yang runcing
 Memiliki sayap
 Untuk ayam jantan bisa
berkokok sedangkan ayam
betina bisa berkotek
 Dapat bertelur hingga 8-12
butir
 Mengerami telur hingga 21 hari

c. Penutup

Bagaimana kalian sekarang?


Setelah kalian belajar bertahap dan berlanjut melalui kegiatan belajar biologi
materi animalia, berikut diberikan Tabel untuk mengukur diri kalian terhadap
materi yang sudah kalian pelajari. Jawablah sejujurnya terkait dengan penguasaan
materi pada UKB ini di Tabel berikut.

©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang


Tabel Refleksi Diri Pemahaman Materi
No Pertanyaan Ya Tidak
1. Apakah kalian telah memahami ciri-ciri morfologi
dan anatomi setiap filum kingdom animalia?
2. Dapatkah kalian mengelompokan filum dalam
animalia?
3. Dapatkah kalian menyebutkan contoh hewan
dalam tiap filum?
4. Dapatkah kalian menyebutkan peranan animalia?

Jika menjawab “TIDAK” pada salah satu pertanyaan di atas, maka pelajarilah
kembali materi tersebut dalam Buku Teks Pelajaran (BTP) dan pelajari ulang
kegiatan belajar biologi materi animalia yang sekiranya perlu kalian ulang dengan
bimbingan Guru atauteman sejawat. Jangan putus asa untuk mengulang
lagi!.Dan apabila kalian menjawab “YA” pada semua pertanyaan, maka lanjutkan
berikut.

Yuk Cek Penguasaanmu terhadap materi animalia!

Ini adalah bagian akhir dari UKB materi animalia, mintalah tes formatif kepada Guru
kalian sebelum belajar ke UKB berikutnya. Sukses untuk kalian!!!
Nama : ELSA DESTALYA PASANDA
Kelas : X MIPA 5

©2017-Workshop Pengembangan UKB MKKS SMA Malang