Anda di halaman 1dari 9

MODIFIKASI RESEP DIET PENYAKIT JANTUNG

DISUSUN
OLEH :

RESINTA SIMARMATA
P01031118158

Dosen Mata Kuliah


NOVRIANI TARIGAN, DCN, M.Kes

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN MEDAN JURUSAN GIZI
PROGRAM STUDI DIPLOMA III
2019

1
DIET JANTUNG
1. Gambaran Umum Penyakit Jantung
Jantung adalah otot yang terbagi menjadi empat ruang. Dua ruang
terletak di bagian atas, yaitu atrium (serambi) kanan dan kiri. Sedangkan
dua ruang lagi terletak di bagian bawah, yaitu ventrikel (bilik) kanan dan
kiri. Antara ruang kanan dan kiri dipisahkan oleh dinding otot (septum)
yang berfungsi mencegah tercampurnya darah yang kaya oksigen dengan
darah yang miskin oksigen. Fungsi utama jantung adalah mengalirkan
darah kaya oksigen ke seluruh bagian tubuh. Penyakit jantung adalah
kondisi ketika jantung mengalami gangguan. Bentuk gangguan itu sendiri
bisa bermacam-macam. Ada gangguan pada pembuluh darah jantung,
irama jantung, katup jantung, atau gangguan akibat bawaan lahir.

2. Tujuan Diet
 Memberikan makanan yang cukup dan sesuai kebutuhan tanpa
memperberat kerja jantung.
 Menurunkan berat badan bila pasien memiliki berat badan berlebih.
 Mencegah serta menghilangkan edema atau bengkak yang
disebabkan oleh penimbunan garam atau air di dalam tubuh.

3. Syarat Diet
 Energi cukup untuk mencapai dan mempertahankan berat badan
(BB) normal
 Protein 0,8 - 1 g/kg BB ideal/hari.
 Pada kondisi kardiak kaheksia*) protein 1,2 g/kg BB Ideal/hari
 Lemak 20 - 25% dari energi total.

4. Makanan Yang dianjurkan dan dibatasi.


a. Bahan Makanan Sumber Karbohidrat
Nasi tim, roti, mie, kentang, makaroni, tepung beras, terigu, sagu,
gula pasir, gula merah, madu, sirup.
b. Sumber Protein Hewani

2
Daging sapi tanpa lemak, ayam tanpa kulit, ikan, telur,susu rendah
lemak.
c. Sumber Protein Nabati
Kacang kedelai dan hasil olahannya seperti tahu dan tempe,
kacang hijau.
d. Sayuran
Sayuran yang tidak menimbulkan gas : bayam, buncis, labu kuning,
labu siam, wortel, kacang panjang, tomat, gambas, kangkung,
kecipir, daun kacang panjang, daun kenikir, ketimun, daun selada
dan tauge.
e. Buah-Buahan
Buah-buahan atau sari buah: jeruk, apel, pepaya, melon, jambu,
pisang, alpukat, belimbing, manga.
f. Minuman
Teh encer, coklat, sirup.
g. Lain-Lain
Semua bumbu selain bumbu tajam.

5. Makanan Yang dibatasi atau dihindari


a. Makanan yang mengandung gas atau alkohol seperti ubi, tape,
biskuit.
b. Daging dan ayam berlemak, daging yang diawetkan/dikalengkan
seperti kornet, nugget, sosis, hati, limpa, babat, otak, kepiting,
kerang, keju, dan susu full cream.
c. Kacang-kacangan digoreng seperti kacang tanah, kacang mete,
kacang bogor.
d. Sayuran yang dapat menimbulkan gas seperti kol, kembang kol,
lobak, sawi, nangka muda.
e. Buah yang dapat menimbulkan gas dan tinggi lemak seperti
durian, nangka, cempedak, nanas.
f. Kopi, teh kental, minuman mengandung soda dan alkohol.
g. Cabe, bumbu olahan yang mengandung natrium.

3
6. Resep Modifikasi
Tabel 1. Resep Awal dan Resep Modifikasi Untuk Diet Penyakit
Jantung.
Resep Awal Resep Modifikasi
“ Bolu Kukus Labu Kuning” “Puding Naga+Labu Kuning
(Nalaku)”
Bahan Bahan A :
 3 butir telur ayam
 1 bks agar-agar bubuk putih
 400 gr labu kuning, rebus
 150 gr gula pasir
sampe matang, lalu tiriskan
 600 ml air
 50 ml susu segar
 250 gr daging buah naga
 150 gr gula pasir
ungu.
 ¾ cup tepung terigu self raising Bahan B :
 (½ sdt baking powder)
 1 bks agar-agar bubuk putih
 2 sdm susu bubuk
 150 gr gula pasir
 ½ sdt vanilla  250 gr labu kuning
 1 sdm mentega cairkan.
 Garam secukupnya (sekedar
Cara membuat
untuk memberi sedikit rasa
1. Kocok telur dengan mixer,
gurih).
biarkan sampai naik.
Cara membuat :
2. Siapkan dandang rebusan dan
1. Campur bahan 1-3 dari bahan
cetakan kue.
A, sisakan sedikit air untuk
3. Halus kan labu kuning yang
memblender buah naga.
sudah direbus dengan susu
Masak sambil sekali-sekali
segar.
diaduk. Sementara itu blender
4. Setelah telur bener-bener
daging buah naga dengan
mengembang masukan labu
sisa air. Tunggu hingga
yang sudah dihaluskan,
campuran agar-agar
dengan kecepatan mixer paling
mendidih, masukkan jus buah
rendah.
naga, aduk lagi hingga
5. Setelah rata matikan mixer.
mendidih. Angkat.
6. Masukan bahan lain lalu aduk
2. Tuang adonan puding ke

4
rata dengan spatula. dalam cetakan yang telah
7. Tuang ke cetakan yang sudah dibasahi. Sisishkan.
dioles mentega atau spray, lalu 3. Campur semua bahan B,
kukus di air yang sudah masak sambil sekali-sekali
mendidih kurang lebih 25 diaduk hingga mendidih.
menit. Angkat.
4. Jika pada lapisan puding
buah naga telah terbentuk
langit-langit, tuang adonan
puding labu kuning secara
pelan-pelan, sedikit demi
sedikit agar adonan puding
tidak banyak yang tercampur.
Dinginkan.

7. Bahan Makanan dan Keunggulan Bahan Makanan yang


Digunakan Dalam Resep Awal dan Resep Modifikasi.
a. Labu Kuning
Labu kuning kaya akan kandungan serat yang dapat
memperlambat proses pencernaan. Sehingga, bisa membuat Anda
kenyang lebih lama. Dalam secangkir labu kuning kalengan,
setidaknya terdapat sekitar tujuh gram serat. Serat pada labu

5
tersebut lebih banyak, dibanding dua potong roti gandum yang
biasa Anda makan ketika sarapan. Tidak hanya membuat kenyang
lebih lama, serat juga memiliki manfaat untuk mengurangi risiko
penyakit jantung, menurunkan tekanan darah dan kolesterol,
mengatasi sembelit, memperkuat sistem kekebalan tubuh, serta
memelihara kesehatan usus. Selain itu, labu kuning juga rendah
kalori dan mengandung banyak air yang dapat menghidrasi Anda
dengan baik.
Labu kuning mengandung vitamin serta beta karoten. Beta
karoten yang diolah menjadi vitamin A di dalam tubuh sangat baik
untuk kesehatan mata dan kulit Anda. Selain itu, kandungan ini juga
merupakan antioksidan yang mampu melawan radikal bebas
sebagai penyebab kanker. Orang-orang yang rajin mengonsumsi
makanan kaya beta karoten, memiliki risiko lebih rendah terkena
beberapa jenis kanker, seperti kanker paru-paru dan kanker
prostat. Selain itu, manfaat labu kuning lainnya adalah untuk
menjaga kesehatan jantung dan mampu mengurangi risiko terkena
serangan jantung sebanyak 7%.
Kandungan gizi dalam 100 gram daging labu kuning disajikan pada
tabel 2 berikut ini :

Zat Gizi Kandungan Gizi per


(100gr)
Kalori 29 kal
Protein 1,1 gr
Lemak 0,3 gr
Karbohidrat 6,6 gr
Kalsium 45 mg
Fosfor 64 mg
Besi 1,4 mg
Vitamin A 180 SI
Sumber : TKPI, 20

6
b. Buah Naga
Pada umumnya, buah naga dibudidayakan dengan cara stek
atau penyemaian biji. Tanaman akan tumbuh subur jika media
tanam porous (tidak becek), kaya akan unsur hara, berpasir, cukup
sinar matahari dan bersuhu antara 38-40 °C. Jika perawatan cukup
baik, tanaman akan mulai berbuah pada umur 11-17 bulan. Buah
naga sangat adaptif dibudidaya di berbagai daearah dengan
ketinggian di 0–1200 m dpl. Hal terpenting adalah mendapatkan
sinar matahari yang cukup merupakan syarat pertumbuhan buah
naga merah.
Buah naga harus dibelah hingga daging buahnya terlihat
ketika akan dikonsumsi. Tekstur buahnya sering disamakan
dengan buah kiwi karena bijinya yang hitam dan renyah. Daging
buahnya terasa agak manis ketika dimakan dan memiliki
kandungan kalori yang rendah. Biji buah naga memiliki rasa pedas
serta kaya akan lipid. Buah naga merah berkerabat dengan jenis
tanaman kaktus dari marga selenicereus dan hylocereus. Buah ini
pertama kali ditemukan di Amerika Tengah, kota Meksiko.
Saat ini buah naga merah telah banyak dibudidayakan
diberbagai negara seperti Vietnam, Filipina, Taiwan, Malaysia,
Okinawa, Tiongkok Selatan, Australia, dan Indonesia. Beberapa
bagian dalam buah naga merah memiliki khasiat serta manfaat
yang berbeda-beda. Dimulai dari bagian batang, daging, serta
kulitnya terkandung vitamin serta zat yang kaya akan manfaat.
 Kandungan antioksidan serta vitamin yang terdapat dalam
buah naga merah dapat memberikan manfaat dalam
menjaga kesehatan serta stamina tubuh.
 Kandungan vitamin B3 dalam buah naga merah sangat baik
untuk membantu menurunkankadar kolesterol dalam tubuh.
 Kandungan air dan serat yang tinggi untuk membantu
melancarkan pencernaan.

7
 Kandungan antioksidan yang tinggi, mengkonsumsi buah
naga dapat membantu meningkatkan 8ystem kekebalan
tubuh, sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit.
Tabel 2. Kandungan Gizi per 100 gram Buah Naga Merah
Jumlah / 100 % AKG
Kandungan Gizi Keterangan
gram Harian
Protein 1, 1 gr 2,1 % -
Kandungan air
Air 87 gr NA
tinggi
Lemak 0,4 - Sangat minimal
Karbohidrat 11, 0 gr 3,4 % -
Vitamin
0,04 gr 2,7 % -
B1 (Thiamine)
Serat 0,04 mg 12 % Tinggi serat
Vitamin
0,05 mg 2,9 % -
B2 (Riboflavin)
Vitamin
0,16 mg 0,8 % -
B3 (Niacin)
3 kali lebih
Kalisium (Ca) 8,5 mg 0,9 % banyak dari
wortel
Vitamin C
20, 5 mg Na Kaya vitamin C
(Ascorbic Acid)
Besi (Fe) 0,16 mg 0,8 % -

8
DAFTAR PUSTAKA
Ariffin, Abdul Azis; Bakar, Jamilah; Tan, Chin Ping; Rahman, Russly
Abdul; Karim, Roselina & Loi, Chia Chun (2008). "Essential fatty
acids of pitaya (dragon fruit) seed oil". Food Chemistry 114 (2): 561–
564.
Octaviani, Riska Dwi. "Hama dan Penyakit Tanaman Buah Naga
(Hylocereus sp.) serta Budidayanya di Yogyakarta". IPB-Bogor
Agricultural University. Diakses tanggal 2019-05-09.
Almatsier, S. ( 2004), Penuntun Diet, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka
Utama.
Mien, Mahmud, Hermana et al., (2017), Tabel Komposisi Pangan
Indonesia (TKPI), Persatuan Ahli Gizi Indonesia, Jakarta: PT
Gramedia.