Anda di halaman 1dari 2

INTISARI

PENGARUH TERAPI MUSIK TRADISIONAL TERHADAP KEMAMPUAN


MENGONTROL MARAH KLIEN RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI RUANG
ANGSOKA RUMAH SAKIT JIWA (RSJ) MUTIARA SUKMA PROVINSI NTB

SRI UMIATUL HASANAH


012.01.2726

Terapi musik tradisional adalah suatu terapi yang


menggunakan musik tradisional dari berbagai daerah di
Indonesia yang memenuhi karakteristik sebagai musik terapi
salah satunya adalah terapi untuk klien dengan resiko perilaku
kekerasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
pengarh music tradisional terhadap kemampuan mengontrol marah
klien dengan resiko perilaku kekerasan di ruang angsoka RSJ
Mutiara Sukma NTB.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasi


Eksperimental dengan pretest-posttest design with control
group dengan jumlah sampel sebanyak 12 responden yang dibagi
dalam 2 kelompok eksperimen dan control. Teknik sampling yang
digunakan adalah Quota Sampling. Analisa data yang digunakan
adalah Paired Sample t-test dengan bantuan spss versi 22.0.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh


terapi musik tradisional terhadap kemampuan mengontrol marah
pada klien resiko perilaku kekerasan di ruang angsoka RSJ
Mutiara Sukma NTB dengan hasil uji 0,849 > 0,05 yang berarti Ha
ditolak dan H0 diterima.

Kata kunci : Terapi Musik Tradisional, Resiko Perilaku


Kekerasan
ABSTRACT

THE EFFECT OF TRADITIONAL MUSIC THERAPY ON CONTROL CAPABILITIES


RELATED TO RISK CLIENTS VIOLENCE BEHAVIOR IN SOUL HOSPITAL
ANGSOKA SPACE (RSJ) MUTIARA SUKMA PROVINCE NTB

SRI UMIATUL HASANAH


012.01.2726

Traditional music therapy is a therapy that uses traditional music


from various regions in Indonesia that fulfill the characteristics of
therapeutic music, one of which is therapy for clients at risk of violent
behavior. The purpose of this study was to determine the influence of
traditional music on the ability to control angry clients at the risk of
violent behavior in the angsoka room Mutiara Sukma Hospital.

This study uses a Quasi Experimental research design with


pretest-posttest design with control group with a total sample of 12
respondents divided into 2 experimental and control groups. The sampling
technique used is Quota Sampling. Data analysis used is Paired Sample t-
test with the help of spss version 22.0.

The results showed that there was no effect of traditional music


therapy on the ability to control anger at the client's risk of violent
behavior in the angsoka room Mutiara Sukma Hospital West Nusa
Tenggara with the test results of 0.849> 0.05, which means Ha is rejected
and H0 is accepted.

Keywords: Traditional Music Therapy, Risk of Violent Behavior