Anda di halaman 1dari 12

Eksperimen 02/EXP/2019

TRANSFER OF POSITIVE TRAINING

Nama : Greynecha Djuri


Nomor Mahasiswa : 4517091028
Nama Subjek : Alfiqri Sultan
Jenis Kelamin : Laki-laki
Umur : 19 tahun
Pendidikan : Menempuh S1
No. Eksperimen : 02
Tanggal Eksperimen : 04 Mei 2019
Waktu Eksperimen : 13.12 WITA
Tempat Eksperimen : Ruang 1205, Lantai 2, Gedung I, Universitas Bosowa

I. PROBLEM

Bagaimana mengukur efek kebiasaan dari belajar itu? Kalau proses

belajar dengan trial and eror seberapa besar efek transfernya?

II. DASAR TEORI

a. Belajar

Pembelajaran adalah suatu perubahan jangka panjang sebagai

perwakilan dari gabungan mental yang merupakan hasil dari pengalaman.

Pembalajaran dikatakan sebagai perubahan jangka panjang karena

pembelajaran menggunakan sejumlah informasi secara singkat, dan

informasi tersebut tidak selalu disimpan. Pembelajaran melibatkan

gabungan mental yang menyimpan pengetahuan dan keterampilan baru

yang didapatkan oleh individu. Pembelajaran dihasilkan oleh pengalaman

individu bukan dari pematangan fisiologis (Ormrod, 2009).

Skinner mendefenisikan belajar adalah suatu proses penyesuaian

tingkah laku yang terjadi secara bertahap, dimana tingkah laku ini
cenderung bersifat positif. Mc. Geoch juga mendefenisikan belajar

sebagai perubahan tingkah laku yang diakibatkan oleh adanya latihan.

Jadi, dari kedua defenisi diatas dapat dikatakan belajar merupakan

perubahan tingkah laku dihasilkan oleh latihan dan dapat juga diakibatkan

oleh trial (percobaan) dan error (kesalahan) (Mulyadi, Basuki, &

Rahardjo., 2018).

Teori belajar asosiatif yang disimpulkan berdasarkan penelitian dari

Pavlov menitik beratkan pada peristiwa pengkondisian yang

menyebabkan terjadinya asosiasi antara stimulus dengan respon. Pavlov

menyatakan bahwa perilaku dapat terbentuk melalui pengkondisian atau

kebiasaan.

III. HIPOTESIS

a. Individu

1. Ada perbedaan waktu pada aktivitas tangan kiri antara sebelum

dan sesudah latihan dengan tangan kanan pada individu.

2. Ada perbedaan kesalahan pada aktivitas tangan kiri antara

sebelum dan sesudah latihan dengan tangan kanan pada individu.

b. Kelompok

1. Ada perbedaan waktu pada aktivitas tangan kiri antara sebelum

dan sesudah latihan dengan tangan kanan pada kelompok.

2. Ada perbedaan kesalahan pada aktivitas tangan kiri antara

sebelum dan sesudah latihan dengan tangan kanan pada

kelompok.

IV. METODE PENELITIAN

Metode : Eksperimen
Desain : Pra ana post test design

V. PROSEDUR

a. Material

1. Mirror Drawing Apparatus

2. Seri 24 gambar bintang

3. Stop watch

4. Addo check

5. Pensil

b. Prosedur

1. Subjek duduk menghadapi alat dengan tangan memegang pensil.

Tangan harus di belakang screen tidak boleh dilihat.

2. Letakkan pensil di ujung gambar berbintang tepat dimulai.

3. Instruksi: “gerakkan pensil Saudara mengikuti gambar bintang

tepat mengikuti garisnya, berputar searah jarum jam sapai kembali

ke titik asal”

4. Pensil tidak boleh diangkat, tidak boleh mundur mengulang, bila

keluar garis harus cepat kembali ke asalnya.

5. Urutan menggambar mula-mula satu kali dengan tangaan kiti, lalu

dengan tangan kanan sebanyak 22 kali berturut-turut, kemudian

dengan tangan kiri lagi..

VI. PENCATATAN HASIL

a. Individu

Trial Time Error Trial Time Error


1 (tangan 13
89 29 39 13
kiri) (tangan
kanan
14
2 (tangan
61 10 (tangan 47 11
kanan)
kanan)
15
3 (tangan
97 30 (tangan 34 10
kanan)
kanan)
16
4 (tangan
61 22 (tangan 47 11
kanan)
kanan)
17
5 (tangan
75 22 (tangan 27 9
kanan)
kanan)
18
6 (tangan
70 14 (tangan 24 9
kanan)
kanan)
19
7 (tangan
62 11 (tangan 32 7
kanan)
kanan)
20
8 (tangan
70 14 (tangan 29 10
kanan)
kanan)
21
9 (tangan
60 13 (tangan 41 10
kanan)
kanan)
10 22
(tangan 70 10 (tangan 41 11
kanan) kanan)
11 23
(tangan 37 15 (tangan 37 10
kanan kanan)
12 24
46 11 64 22
(tangan (tangan
kanan) Kiri)

b. Kelompok

Sebelum Latihan Setelah Latihan


Nama
Time Error Time Error
AS 89 29 64 22
CA 237 34 65 11
RAP 239 53 83 21
IS 107 24 47 18
TN 55 22 41 19
LSR 215 30 78 17
TOTAL 942 192 378 108

VII. PENGOLAHAN HASIL

a. Individu

Trial Time Error Kesimpulan


1 89 29 T1 > T2
2 64 22 E1 > E2

b. Kelompok

Sebelum Latihan Setelah Latihan


Statistik
Time Error Time Error
N
̅
X 157 32 63 18
SD 11,10 71,55 140,87 40,24
SDM 4,97 32,08 63,17 18,04

Penyelesaian
Untuk Time
∑ XT1
̅ T1
X =
N
942
=
6

= 157

∑ XT2
̅ T2
X =
N

378
=
8

= 63

∑ XT1 2
SDT1 = √ - (x̅ T1 )2
N

9422
=√ – (157)2
6

887.364
= √ – 24.649
6

= √147.894 – 24.649

= √123.245

= 11,10

∑ XT2 2
SDT2 =√ N
- (x̅ T2 )2

3782
=√ – (63)2
6

142.884
=√ 6
– 3.969

= √23.814-3.969

= √19.845

= 140,87
SDT1
SDMT1 =
√N-1

11,10
=
√6-1

11,10
=
√5

11,10
=
2,23

= 4,97

SDT2
SDMT2 =
√N-1

140,87
=
√6-1

140,87
=
√5

140,87
=
2,23

= 63,17

SDBM = √(SDMT1 )2 + (SDMT2 )2

= √(4,97)2 + (63,17)2

= √ 24,70 + 3.990,44

= √4.015,14

= 63,36

̅ T1 -X
X ̅ T2
th =
SDBM
157 – 63
=
63,36

94
=
63,36

= 1,48

db = (n – 1) 2

= (6 – 1) 2

=5

tt 5% = 2.448

th > tt 1% = 1,48 > 3,169  signifikan

Untuk Error

∑XE1
̅ E1
X =
N

192
=
6

= 32

∑XE2
̅ E2
X =
N

108
=
6

= 18

∑ XE1 2
SDE1 =√ N
- (x̅ E1 )2
1922
=√ 6
-(32)2

36.864
=√ 6
- 1.024

= √6.144 – 1.024

= √5.120

= 71,55

∑ XE2 2
SDE2 =√ -(x̅ E2 )2
N

1082
=√ 6
-(18)2

11.664
=√ – 324
6

= √1.944 - 324

= √1.620

= 40,24

SDE1
SDME1 =
√N-1

71,55
=
√6-1
71,55
=
√5

71,55
=
2,23

= 32,08

SDE2
SDME2 =
√N-1

40,24
=
√6-1

40,24
=
√5

40,24
=
2,23

= 18,04

SDBM = √(SDME1 )2 + (SDME2 )2

=√(32,08)2 + (18,04)2

= √1.029,12 + 325,44

= √1.354,56

= 36,80
̅ E1 − ̅XE2
X
th =
SDBM

32 – 18
=
36,80

14
=
36,80

= 0,38

db = (n – 1)2

= (6– 1)2

= 10

tt 5% = 2.448

th > tt 5% = 0,38 < 2.448  signifikan

VIII. KESIMPULAN

a. Individu

b. Kelompok

IX. PEMBAHASAN

a. Individu

b. Kelompok

X. KESAN-KESAN SELAMA EKSPERIMEN

a. Kondisi Fisik

1. Suhu ruangan saat dilakukan praktikum cukup sejuk

2. Kondisi ruangan bersih, tidak ada sampah berserakan dan tenang.


3. Testee memakai baju kaus berlengan pendek berwarna abu-abu

dan celana jeans biru. Testee terlihat memakai kacamata hitam

dan jam tanga hitam

b. Kondisi Psikologis

1. Testee menganggukkan kepalanya saat diberikan instruksi dan

mengikuti semua instruksi yang diberikan.

2. Testee melepas jam tangannya saat disuruh menggambar bintang

menggunakan tangan kiri agar lebih leluasa menggambar.

3. Testee terlihat serius menggambar bintang tersebut, hal ini

dibuktikan dengan adanya kerutan di dahinya, matanya terus

tertuju pada cermin dan sesekali testee menggigit bibir bawahnya.

XI. KEGUNAAN SEHARI-HARI

1. Dapat digunakan seabagai pelatihan agar lebih mahir dalam

melakukan pekerjaan tertentu.