Anda di halaman 1dari 2

PERESEPAN PSIKOTROPIKA DAN

NARKOTIKA
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2
PUSKESMAS
WARA UTARA Wirdawati,SKM
KOTA NIP:19740511 199403 2 003
1. Pengertian Narkotika menurut pasal 1 angka 1 UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika
(“UU35/2009”) adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan
tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan
penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai
menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang
dibedakan kedalam golongan-golongan sebagaimana terlampir dalam undang-
undang ini.
Psikotropika menurut pasal angka 1 UU No. 5 tahun 1997 adalah suatu zat atau
obat baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif
melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan
perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku
2. Tujuan a. Memastikan semua proses dalam pelayanan obat golongan
narkotika/psikotropika memenuhi Undang-Undang yang berlaku
b. Memastikan pengeluaran obat golongan narkotika/psikotropika aman dan
akurat.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. /SK/PKM-WUK/PLP/I/2016 tentang Peresepan
Psikotropika dan Narkotika.
4. Referensi Undang-Undang No.35 tahun 2009 tentang Narkotika
Undang-Undang No. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika
1. Pasien membawa resep narkotika/psikotropika ke ruang farmasi
2. Petugas melakukan skrining resep terhadap kelengkapan administrasi resep
obat golongan narkotika/psikotropika, pemeriksaan farmaseutik dan
pertimbangan klinis
3. Petugas memberi garis bawah berwarna merah pada obat golongan
narkotika/psikotropika
4. Petugas menyiapkan obat sesuai permintaan pada resep
5. Langkah- 5. Petugas mencatat pengeluaran obat pada kartu stok yang memuat nama
langkah pasien, tanggal, nama dokter yang meresepkan, jumlah penerimaan,
pengeluaran dan saldo akhir
6. Petugas menutup dan mengembalikan wadah obat ke dalam lemari
penyimpanan narkotik/psikotropika kemudian menguncinya kembali
7. Petugas menulis nama dan cara pemakaian pada etiket sesuai dengan
permintaan resep
8. Petugas melakukan pemeriksaan akhir kesesuaian antara penulisan etiket
dan resep sebelum diserahkan
9. Petugas mengecek kembali identitas pasien yang berhak menerima
10. Petugas menyerahkan obat memberikan informasi obat.
11. Petugas memisahkan resep narkotika/psikotropika dengan resep lainnya
Pasien membawa resep Petugas melakukan skrining
ke ruang farmasi resep

Petugas memberi garis bawah


berwarna merah pada obat
golongan narkotika/psikotropika

Petugas mencatat pengeluaran obat


pada kartu stok yang memuat nama
pasien, tanggal, nama dokter yang Petugas menyiapkan obat sesuai
meresepkan, jumlah penerimaan, permintaan pada resep
pengeluaran dan saldo akhir

6. Bagan alir Petugas menutup dan mengembalikan


Petugas menulis nama dan cara
wadah obat pada tempatnya dalam
pemakaian pada etiket sesuai
lemari kemudian menguncinya
dengan permintaan resep
kembali

Petugas melakukan pemeriksaan


Petugas mengecek kembali identitas akhir kesesuaian antara penulisan
pasien yang berhak menerima etiket dan resep sebelum
diserahkan

Petugas memisahkan resep


Menyerahkan obat dan
psikotropika/narkotika dari
memberikan informasi obat
resep lainnya

8. Unit terkait a. Poli Umum


b. UGD