Anda di halaman 1dari 4

TUGAS BENTUK BADAN USAHA

UD. JAMHARI

MATA KULIAH PERENCANAAN INDUSTRI PANGAN DAN HASIL


PERTANIAN

Oleh :

THP C 2016 – KELOMPOK 7

Tutur Caraka NIM 161710101019

Sam Proboyunanto NIM 161710101043

Vivi Dwitanti NIM 161710101067

Eulalia Echa NIM 161710101072

Dinda Herwita NIM 161710101096

JURUSAN TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

UNIVERSITAS JEMBER

2019
A. Badan Usaha
Badan usaha merupakan suatu usaha yang menghasilkan barang atau jasa
dengan tujuan mencari keuntungan atau laba sebesar-besarnya. Dalam
mempertahankan kelangsungan usahanya dan untuk memperoleh laba tersebut,
badan usaha tidak lepas dari masalah tenaga kerja atau sumber daya manusia.
Badan usaha di Indonesia beraneka ragam jenis. Badan usaha dibagi dalam dua
kategori besar berdasar kacamata hukum, yakni badan usaha yang berbadan
hukum dan badan usaha yang tidak berbadan hukum. Badan usaha yang tidak
berbadan hukum terdiri dari Persekutuan Firma, Persekutuan Komanditer (CV),
Usaha Perseorangan, atau Usaha Dagang (UD). Adapun badan usaha yang
berbadan hukum adalah Perseroan Terbatas (PT) dan Koperasi. Jenis badan usaha
ini dalam sistem hukum di Indonesia lebih mendapatkan pengaturan yang tegas
dengan peraturan perundang-undangan tersendiri untuk tiap jenis badan hukum
tersebut
Salah satu bentuk usaha swasta adalah usaha yang dimiliki oleh perseorangan
dalam bentuk Usaha Dagang (UD). Usaha dagang merupakan badan usaha
perseorangan yang masih berskala kecil, didirikan atas nama dan modal pribadi
tanpa adanya kerjasama dengan pihak lain. Bentuk badan usaha ini, lahir atas
dasar kehendak pemilik yang mempunyai cukup modal untuk berusaha dalam
bidang perdagangan demi mendapatkan laba yang besar. Di dalam usaha dagang,
pemilik bertindak sebagai orang yang bertanggung jawab penuh atas kemajuan
segala aktivitas yang terjadi pada perusahaan. Dalam operasional sebuah
perusahaan perseroangan atau usaha dagang, sering melibatkan orang-orang, baik
sebagai pekerja atau karyawan atau pembantu dalam perusahaan, sedangkan
pemilik atau pengusaha perusahaan tetap tunggal (hanya satu orang). Pemilik
bertanggung jawab menanggung resiko dan menikmati keuntungan sendiri,
sebaliknya orangorang seperti pekerja atau karyawan adalah merupakan orang
yang bekerja dibawah pimpinan pemilik dengan menerima upah
UD. Jamhari merupakan contoh salah satu badan usaha berbentuk usaha
dagang yang ada di Jember. UD. Jamhari dikelolah oleh Bapak Maris yang
diturunkan dari ayahnya berdiri sejak tahun 2002, lokasi dari usaha terletak di
Jalan Kenanga 8 no. 93, Krajan, Kranjingan, Jember, Jawa Timur 68124. UD.
Jamhari melakukan kegiatan usaha berupa produksi makanan yaitu tahu yang
berbahan dasar dari kedelai. Dalam menjalankan usaha ini UD. Jamhari dapat
mengahasilkan kurang lebih 16.000 buah tahu tiap hari tergantung dari pesanan
yang diterima. Berikut profil dari badan usaha UD. Jamhari:
Bidang Usaha : Usaha Manufaktur
Jenis Produk/Jasa : Kerajinan Kawat (gantungan pakaian)
Alamat Perusahaan : Jalan Kenanga 8 no. 93
Desa/Kecamatan : Krajan, Kranjingan – Jember
Nomor Telepon/HP :
SIUP (Surat Ijin Usaha) :
TDP (Tanda Daftar Perusahaan) :
Bentuk Badan Hukum : Perseorangan
Mulai Berdiri : tahun 2002
Pendirian UD. Jamhari bertujuan untuk memajukan perekonomian daerah
dengan mendirikan usaha dagang, menciptakan lapangan kerja dan mengurangi
pengangguran, menghasilkan SDM (karyawan) yang mempunyai keterampilan
dan kreativitas yang mumpuni dalam dunia kerja, mendapatkan keuntungan atau
laba yang besar.

B. Perizinan Badan Usaha


UD. Jamhari telah mendaftarkan diri ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP)
setempat sebagai kewajiban untuk pembayaran bagi wajib pajak badan usaha
setiap tahun dan telah memiliki Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) serta Tanda
Daftar Perusahaan (TDP) dari pemerintah. Dengan begitu, UD. Jamhari telah
memenuhi syarat sebagai salah satu usaha dagang yang disahkan berdasarkan
peraturan perundang – undangan yang berlaku.. Berikut merupakan bentuk –
bentuk perizinan badan usaha:
a. Nomer Pokok Wajib Pajak (NPWP)
NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak adalah nomor yang diberikan kepada
wajib pajak (WP) sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang
dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak dalam
melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

b. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)


SIUP adalah Surat Izin untuk dapat melaksanakan kegiatan usaha
perdagangan. Setiap perusahaan, koperasi, persekutuan maupun perusahaan
perseorangan, yang melakukan kegiatan usaha perdagangan wajib memperoleh
SIUP yang diterbitkan berdasarkan domisili perusahaan dan berlaku di seluruh
wilayah Republik Indonesia.

c. Tanda Daftar Perusahaan TDP


Tanda Daftar Perusahaan atau disenut juga dengan NRP atau Nomor Register
Perusahaan. NRP/TDP wajib dipasang di tempat yang mudah dilihat oleh umum.
Berdasarkan Undang-undang Nomor 3 Tahun 1982 tentang wajib daftar
perusahaan, maka perusahaan diwajibkan mendaftarkan ke kantor pendaftaran
perusahaan, yaitu di Kantor Departemen Perdagangan setempat. Nomor
NRP/TDP wajib dicantumkan pada papan nama perusahaan dan dokumen-
dokumen yang dipergunakan dalam kegiatan usaha.