Anda di halaman 1dari 15

INCLINOMETER TEST

A. Sekilas dan Deskripsi Inklinometer


Pada tahun 1957, produksi pertama dari inklinometer telah digunakan untuk
pemantauan/monitoring pergerakan pada Greenland Ice Cap. Saat itu operatornya
adalah Stanley D. Wilson yang sekaligus menjadi penemu inklinometer dan pendiri
perusahaan Slope Indicator. Inklinometer biasanya mengacu pada penamaan suatu
sistem yang mempunyai fungsi untuk mengawasi/monitoring pergerakan bumi, tanah,
struktur dibawah permukaan.
Menurut SNI 3404:2008 tentang Tata Cara Pemasangan Inklinometer dan
Pemantauan Pergerakan Horisontal Tanah, Inklinometer adalah salah satu unit
instrumentasi geoteknik yang digunakan untuk mengukur pergerakan horizontal lapisan
tanah/batuan. Beberapa literatur mengatakan bahwa inklinometer termasuk alat
instrumen monitoring geoteknik yang memiliki fungsi membaca pergerakan tanah
(kemiringan tanah). Inklinometer mempunyai peranan penting dalam mengukur
penurunan tanah, fungsi lainnya yaitu untuk mengukur gaya geser tanah sehingga ketika
terjadi pergeseran tanah akibat pengaruh kerja konstruksi dapat langsung diketahui
apakah membahayakan atau tidak. Dan bisa dikatakan bahwa inklinometer merupakan
early warning system jika suatu tanah timbunan pada aktivitas konstruksi masih dapat
menerima timbunan supaya tidak mengalami longsor akibat penurunan tanah.

Gambar 1. Digital Inclinometer


(sumber: http://testingindonesia.com)

B. Inklinometer dalam Bidang Geoteknik


Untuk menentukan kondisi dan keamanan suatu bangunan teknik sipil antara lain
tubuh bendungan, tanggul, pangkal jembatan, dan tembok penahan tanah akan
diperlukan perilaku data pergerakan horisontal dari bangunan tersebut. Data pergerakan
horisontal ini dapat diperoleh dengan mengukur pergerakan horisontal tubuh bangunan
dengan menggunakan peralatan inklinometer. Data pergerakan horisontal yang baik
tentu memerlukan cara pengukuran yang sesuai dengan tata cara yang ada. Berikut
adalah fungsi dari inklinometer dalam bidang geoteknik:

1
 Mendeteksi zona pergerakan sehingga dapat mengetahui apakah pergerakan
tersebut konstan, mempercepat, atau merespons tindakan perbaikan
 Mengawasi bahwa deformasi berada dalam batas desain, batas aman yang
biasanya digunakan untuk memantau keadaan struktur sekitar proyek yang
mungkin terkena dampaknya
 Memeriksa stabilitas bendungan dan lereng hulu selama atau sesudah
penyempitan/penggunaan
 Memantau pergerakan struktur pondasi
Basement
Contoh dari pekerjaan tanah yang memerlukan instrumen inklinometer yaitu
dalam penggalian tanah pada pekerjaan basement. Inklinometer dalam pekerjaan
basement berfungsi untuk memantau pergerakan tanah secara lateral/horisontal
sehingga dapat mengethaui kondisi tanah yang terjadi saat melakukan pekerjaan,
sebagai warning jika terjadi perilaku aneh pada tanah. Dengan demikian inklinometer
sudah dapat diinstalasikan pada pembangunan basement.
Pondasi
Pondasi merupakan struktur ddari suatu konstruksi bangunan yang bermanfaat
untuk meneruskan beban dari struktur atas ke tanah dasar. Pondasi harus kuat
menyangga beban tanpa terjadi differential settlement pada sistem strukturnya. Oleh
karena itu, sebelum pembuatan pondasi perlu dilaksanakan pengujian tanah dengan
perangkat tes sondir, tes piezometer, dan tes inklinometer untuk memahami daya
dukung tanah. Umumnya tanah memiliki sifat yang beragam sehingga dapat
mempengaruhi ciri khas tanah. Alat yang digunakan untuk menganalisa ciri khas tanah
adalah inklinometer.

C. Persyaratan Penggunaan Inklinometer


1. Peralatan dan Perlengkapan
Peralatan yang diperlukan dalam pemasangan inklinometer harus memenuhi
ketentuan dan persyaratan sesuai dengan SNI 3404:2008, diantara adalah:
a) Mesin bor putar yang dapat membuat lubang dengan diameter antara 100 mm
sampai dengan 200 mm
b) Pipa inklinometer dan penyambungannya harus mempunyai 4 alur yang saling
berhadapan sebagai pengarah roda torpedo. Alur tersebut harus lurus sepanjang
pipa sedemikian rupa sehingga gerak roda torpedo tidak terganggu. Pipa ini
berdiameter luar antar 60 mm – 86 mm dan panjang minimum 3000 mm,
sedangkan pipa penyambung berdiameter luar antara 65 mm – 91 mm dengan
panjang 300 mm. Pipa inklinometer dan pipa penyambungannya harus terbuat dari
bahan yang anti karat.
c) Diameter dalam penutup pipa antara 60 mm – 85 mm dengan panjang 85 mm
d) Pelindung terbuat dari besi yang terbuat dari bahan anti karat berukuran
(200×200) mm dan tebal minimum 3 mm, atau plat penutup beton bertulang
berukuran (300×300) mm tebal minimum 6 cm

2
e) Torpedo harus diletakan pada suatu tempat yang bebas dari getaran. Torpedo ini
sangat peka sekali terhadap getaran dan tumbukan sehingga harus diperlakukan
secara hati-hati terhadap getaran dari luar baik pada waktu penyimpanan maupun
pengangkutan
f) Kabel torpedo dan alat penyambung terminal harus dijaga jangan sampai putus
atau terganggu, dan kabel tidak boleh digulung lebih kecil dari diameter tempat
penggulungannya. Kabel ini memiliki tanda setiap panjang 0,5 m
g) Alat baca elektrik harus disimpan di tempat yang kering
h) Paku keling harus terbuat dari bahan anti karat dengan ukuran yang sesuai dengan
tebal pipa inklinometer dan penyambungnya
i) Pita penyambung kedap air harus terbuat dari bahan yang elastis dan dilapisi
bahan anti bocor untuk memcegah masuk endapam atau pasta semen ke dalam
pipa inklinometer
j) Alat-alat pembantu lain, misalnya semen, waterpass atau theodolit, roll meter
ukuran 3,0 dengan ketelitian setiap 1,0 mm, baterai alat baca, dan lain-lain
Menurut PT Testindo, pipa inklinometer terdiri dari 2 jenis pipa yaitu pipa
inklinometer PVC dan pipa inklinometer alumunium. Perlengkapan lainnya yaitu
coupling, top cup, dan bottom cup. Untuk dimensi dan spesifikasi pipa inklinometer
dapat dilihat pada Tabel 1.

Gambar 2. Pipa Inklinometer


(sumber: PT Testindo)

Tabel 1. Spesifikasi Pipa Inklinometer


Outer diameter Pipe = 70 mm; Coupling = 76,5 mm
Wall thickness Pipe = 3 mm; Coupling = 2 mm
Length Pipe = 3 meter; Coupling – 300 mm
Material ABS Resin or fiberglass
Max temperature 200°C
Max failure 1,4 MPa
(sumber: PT Testindo)

3
a) b)

Gambar 3. a) Bottom Cup dan Top Cup; b) Pipa Inklinometer


(sumber: PT Testindo)

2. Lubang Bor
Lubang bor, baik yang vertikal maupun miring untuk penempatan pipa
inklinometer harus lurus dan bagian terbawah harus mencapai lapisan yang relatif
stabil (dianggap tidak bergerak) agar pipa inklinometer dapat terjepit.

3. Batasan Sudut Kemiringaan Pemasangan


Batasan sudut kemiringan pemasangan pipa pengantar sebesar 0° sampai dengan
15° terhadap garis vertikal dan tergantung dari keperluan

4. Pemeliharaan Peralatan Instrumen


Untuk memiliki peralatan instrumen inklinometer yang selalu laik pakai dan
selaalu dalam kondisi siap pakai, harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a) Unit alat baca yang meliputi torpedo, alat baca dan kabel pengukur digulung pada
gulungannya dan unit alat baca harus dalam kondisi bersih dan disimpan pada
tempat tertutup dan dalam kondisi kering
b) Secara berkala bersihkan torpedo dan ujung terminal kabel dengan lap kering yang
beralkohol
c) Baterai alat baca agar selalu diisi bila voltase sudah berkurang
d) Torpedo beserta abel secara satu kesatuan harus dikalibrasi sesuai ketentuan yang
berlaku, termasuk ke smpat roda torpedo yang harus dicek kelancaran perputaran
roda tersebut dan diberi pelumas

4
Keterangan:
a) Torpedo Inklinometer
b) Alat baca inklinometer
c) Gulungan kabel
inklinometer

Gambar 3. Unit Alat Baca Inklinometer


(sumber: SNI 3404:2008)

5. Keselamatan Kerja
Selama melaksanakan kegiatan pemasangan inklinometer dan pemantauan
pergerakan horisontal tanah, para pelaksana harus mengantisipasi hal-hal yang dapat
mengakibatkan terjadinya kecelakaan, sesuai dengan petunjuk dan peraturan
keselamatan kerja.

D. Pelaksanaan Pemasangan Inklinometer


1. Persiapan
Dalam kegiatan persiapan harus dilakukan sebagai berikut:
a) Pengecekan kondisi unit bor mesin putar dan perlengkapannya
b) Pengecekan kondisi dan jumlah peralatan inklinometer yang akan dipasang
c) Kelengkapan gambar rencana pemasangan
d) Penyediaan formulir isian
e) Kalibrasi:
1) Pasang pipa kalibrasi pada tembok atau kayu dengan kuat, sehingga pipa
kalibrasi dalam posisi vertikal
2) Keluarkan torpedo dari tempatnya dan sambungkan melalui kabel ke alat baca
3) Masukkan torpedo ke dalam pipa kalibrasi, roda torpedo ditempatkan pada
arah alur yang diukur
4) Gerakkan pipa kalibrasi yang berisi torpedo ke arah kiri pada sudut
maksimum 30°
5) Lakukan pembacaan pada setiap interval sudut 5° atau 10° (tergantung dari
interval sudut yang ada pada alat kalibrasi) dengan cara menggerakkan pipa
kalibrasi ke kiri dan kanan sampai pipa kalibrasi berada pada posisi sudut
maksimum 30°bagian kanan alat kalibrasi
6) Keluarkan torpedo dari pipa kalibrasi dan putar torpedo 180°
7) Masukkan torpedo ke dalam pipa kalibrasi dan tempatkan pipa kalibrasi pada
sudut maksimum 30° di bagian kiri alat kalibrasi
8) Ulangi langkah 5) sampai dengan 7)
9) Keluarkan torpedo, lepaskan kabel dan simpan ke dalam tempatnya

5
10) Hitung hasil pembacaan dan bandingkan dengan sinus sudut sebenarnya,
apabila hasilnya lebih besar dari yang ditetapkan (0,0005 m), nilai selisihnya
merupakan faktor koreksi terhadap hasil pembacaan

2. Pemasangan
Sebelum melaksanakan pemasangan pipa inklinometer pada lubang bor dan pada
urugan tanah harus dilakukan kegiatan persiapan sebagai berikut:
a) Buat lubang dengan bantuan mesin bor putar, diameter lubang disesuaikan dengan
diameter pipa inklinometer yang akan dipasang (Gambar 4)
b) Posisi mesin bor dan putaran mata bor harus dibuat sedemikian rupa sehingga
dinding lubang bor lurus dan rata
c) Pasang pipa pelindung sampai pada kedalaman yang diperkirakan dinding lubang
bor mengalami keruntuhan
d) Perkirakan kedalaman lubang bor, sehingga bagian bawah pipa inklinometer
betul-betul terjepit pada lapisan yang stabil
e) Pastikan bagian bawah lubang telah memenuhi kemiringan yang direncanakan
(pemasangan miring) atau vertikal (pemasangan vertikal)
f) Tutup bagian bawah pipa inklinometer dengan alat penutup yang telah disediakan
supaya bagian bawah pipa tidak terisi butiran tanah/batuan

Gambar 4. Pelaksanaan Pengeboran dengan Mesin Bor Putar


(sumber: SNI 3404:2008)

6
Pemasangan pada Lubang Bor
Lakukan pemasangan sebagai berikut:
a) Masukkan dengan hati-hati ke dalam lubang bor sebatang pipa inklinometer
dengan bagian bawahnya sudah dilengkapi dengan alat penutup
b) Apabila muka air tanah di dalam lubang bor cukup tinggi sehingga menyulitkan
pemasangan, isikan air ke dalam pipa inklinometer secukupnya untuk melawan
gaya amgkat air tanah tersebut
c) Sambung dengan pipa inklinometer berikutnya yang salah satu ujungnya telah
disiapkan dengan pipa penyambung sedemikian rupa sehingga semabungan pipa
memenuhi syarat yaitu 2 pipa yang i sambung tidak boleh bersinggungan dan
mempunyai jarak 100 mm
d) Bagian pipa yang disambung harus ditutup dengan pita penyambung kedap air
untuk mencegah masuknya partikel tanah atau material lainnya ke alam pipa
e) Apabila memungkinkan, lakukan penyambungan pipa inklinometer sebelum
memasukan pipa inklinometer ke dalam lubang, hal ini tergantung pada
panjangnya pipa yang dipasang dan kelengkapan alat bor yang dipakai
f) Tentukan posisi dan arah keempat alur sedemikian rupa sehingga memudahkan di
dalam evaluasi, misalnya 2 alur yang saling berhadapan diapsang searah dan
melintang suatu bangunan yang diamati atau disesuaikan dengan arah mata angin
g) Atur dan potong pipa bagian atas sedemikian rupa untuk memudahkan penarikan
pipa pelinddung dari lubang bor dan memudahkan pemasangan plat pelindung
h) Angkat pipa pelindung tahap demi tahap dan isi celah antara pipa dan dinding
lubang dengan bahan yang mempunyai sifat yang sama dengan jenis tanah/batuan
sekeliling pipa inklinometer, yaitu:
1) Lapisan batu, diisi dengan pasta semen bentonit
2) Lapisan tanah, diisi dengan pasta lempung
3) Lapisan batu bongkah, diisi dengan pasir campur kerikil
i) Pada pemasangan pipa inklinometer melalui lubang bor yang sangat dalam (lebih
dari 25 m) perlu diperhatikan hal-hal berikut:
1) Selama pemasangan pipa inklinometer diperlukan alat penjepit pada bagian
atas pipa
2) Posisi keempat alur pada pipa harus dijaga tetap pada posisi yang
dikehendaki, terlalu sering memutar pipa untuk menjaga posisi alur akan
dapat membuat alur antara pipa-pipa yang disambung tidak menjadi lurus
3) Pengisian celah antara dinding lubang dan pipa harus dilakukan tahap demi
tahap
4) Panas yang timbul sebagai akibat hidrasi semen dapat merubah bentuk pipa
jikan terbuat dari PVC, hal tersebut dapat dicegah debfab mengisi pipa PVC
penuh dengan air
5) Selama pengisian celah tersebut posisi alur pipa mungkin berubah, pipa
inklinometer harus segera diputar dengan hati-hati dan pisusu alur
ditempatkan pada posisi yang dikehendaki
6) Apabila celah antara piap inklinometer dan dinding lubang diisi dengan pasta
semen bentonite tunggu sampai semen mengeras sekitar 48 jam
j) Periksa dan ukur posisi pipa inklinometer sesuai dengan yang dikehendaki (miring
atau vertikal), tetapkan letak dan posisi yang dikehendaki

7
k) Ukur elevasi bagian atas dan bawah pipa inklinometer dengan alat ukur sipat datar
theodolit
l) Lakukan pengukuran awal, data ini sangat penting sebagai pembanding di dalam
melakukan analisis dan evaluasi data
m) Tutup pipa inklinometer bagian atas dengan penutup yang telah disediakan dan
lindungi dengan plat pelindung yang dapat dikunci untuk menghindari gangguan
luar
n) Lakukan pengambilan foto seluruh pelaksanaan kegiatan sebagai dokumentasi
pemasangan

Pemasangan pada Urugan Tanah


Lakukan pemasangan sebagai berikut:
a) Masukan pipa inklinometer dengan bagian bawah yang telah ditutup dengan alat
penutup secara hati-hati ke dalam lubang sampai ujung bawah pipa terletak
didasar lubang dan ukur elevasi ujung bawah pipa
b) Apabila muka air tanah di dalam lubang bor cukup tinggi sehingga menyulitkan
pemasangan pipa inklinometer, isikan air ke dalam pipa inklinometer secukupnya
untuk melawan gaya angkat air tanah tersebut
c) Periksa kemiringan pipa dan tentukan ketepatan alur pada pipa inklinometer pada
posisi yang dikehendaki
d) Isi celah antara pipa inklinometer dan dinding lubang dengan pasta semen
benonite dan tunggu sampai semen mengeras sekitar 48 jam
e) Tutup bagian atas pipa inklinometer selama menunggu pekerjaan penimbunan dan
pemadatan tanah yang sedang berlangsung, hindari kerusakan pipa inklinometer
terhadap benturan dari alat berat yang sedang bekerja dengan memasang rangka
pengaman
f) Lakukan pengukuran awal, data ini dangat penting sebagai pembanding di dalam
melakukan analisis dan evaluasi data
g) Apabila telah memungkinkan, sambung pipa yang telah tertanam dengan pipa
berikutnya dengan pipa penyambung dan catat elevasi pipa penyambung
h) Apabila ternyata pipa inklinometer rusak akibat benturan atau tertabrak alat berat
yang sedang bekerja potong dan segera sambung dengan pipa yang baru/baik dan
catat elevasi penyambung tersebut
i) Apabila perlu, lakukan pembacaan dan pengukuran dengan memakai torpedo
pada beberapa elevasi kemajuan penimbunan untuk memantau pergerakan urugan
selama pelaksanaan
j) Lakukan langkah butiran c) dan d) sampai timbunan mencapai elevasi yang
dikehendaki
k) Potong bagian atas pipa inklinometer secukuonya sehingga ujung pipa bagian atas
terletak 3 cm – 5 cm di atas muka tanah dan ukur elevasi bagian atas pipa
l) Lakukan pengukuran atau pembacaan dengan memakau torpedo dan alat bacanya
m) Tutp bagian atas pipa dengan penutup yang telah disediakan untuk menghindari
kerusakan atau gangguan luar
n) Lakukan pengambilan foto seluruh pelaksanaan kegiatan sebagai dokumentasi
pemasangan

8
Gambar 5. Sketsa Pemasangan Pipa Inklinometer
(sumber: SNI 3404:2008)

E. Pemantauan / Monitoring
Dalam pelaksanaan pemantauan akan dilibatkan beberapa kegiatan yaitu
pengukuran pergerakan horisontal tanah sesuai jadwal yang telah ditentukan sesuai
dengan kondisi bangunan akibat beban yang terjadi maupun kemajuan pelaksanaan
bangunan tersebut.
1. Pengukuran Pergerakan Horisontal
Unit peralatan inklinometer terdiri atas sebuah torpedo yang dilengkapi dengan
roda dan servo akselerometer keseimbangan yang bekerja secara gravitasi serta
memberikan reaksi bila dihubungkan dengan sumber baterai, sehingga unit alat baca
akan menghasilkan sudut antara sumbu vertikal torpedo dengan kemiringan sumbu
alat torpedo. Dengan diketahui besranya perubahan sudut kemiringan, 𝛿𝜃 dan jarak
antara bacaan atau panjang jarak as roda torpedo L maka akan diketahui besarnya
perubahan pergerakan horisontal sumbu vertikal pipa inklinometer pada setiap jarak
antara bacaan atau jarak as roda torpedo tersebut yaitu:
𝛿𝑆 = 𝐿 sin 𝛿𝜃 ..............................................................................................(1)
Dengan demikian maka jumlah perubahan pergerakan horisontal pipa inklinometer
yang terjadi dibagian paling atas pipa inklinometer merupakan jumlah perubahan

9
pergerakan horisontal dari keseluruhan panjang pipa inklinometer tersebut yaitu
dengan menggunakan persamaan:
𝑆 = ∑ 𝐿 sin 𝛿𝜃 .............................................................................................(2)
Dimana:
L = jarak antara bacaan atau panjang antara as roda dari alat torpedo inklinometer
𝜃 = sudut yang ditentukan antara sumbu vertikal dengan sumbu alat torpedo
S = jumlah pergerakan horisontal

Untuk memperoleh data pergerakan horisontal lapisan tanah bawah permukaan


yang optimal harus dilaksanakan jadwal pelaksanaan pengukuran dengan
menggunakan unit alat inklinometer sesuai jadwal yang telah ditentukan yang sudah
dipengaruhi oleh berbagai kondisi antara lain faktor pelaksanaan, beban, dan kondisi
cuaca serta lingkungan seperti terjadinya gempa. Berikut adalah jadwal selang waktu
pengukuran yang disajikan pada Tabel 2.

Tabel 2. Jadwal Selang Waktu Pengukuran


No. Kondisi/keadaan bangunan Selang waktu pembacaan, setiap
1 Selama pembangunan 2 hari
Setelah penambahan beban/beban luar
2 1 minggu
mulai bekerja
3 Selama penundaan pembangunan 2 minggu
4 Akibat beban tetap dalam waktu lama 6 bulan
Keadaan khusus karena beban berkurang
5 Sesuai dengan petunjuk tenaga ahli
tiba-tiba, gempa dan lainnya
(sumber: SNI 3404:2008)

Berdasarkan tabel jadwal selang waktu pengukuran tersebut di atas maka waktu
pengukuran akan memperoleh hasil pengukuran yang akan berbeda sesuai dengan
perubahan pergerakan horisontal lapisan tanah bawah permukaan tersebut.

2. Prosedur Pengukuran
Pekerjaan Persiapan
Pekerjaan persiapan harus dilaksanakan sebagai berikut:
a) Mempelajari peta lokasi titik penempatan instrumen
b) Penyediaan formulir pengukuran
c) Pengecekan unit alat baca, yang meliputi kondisi baterai, as roda torpedo, per as
roda torpedo, soket kabel torpedo
d) Hubungan kabel dengan torpedo dan kabel dengan alat baca, pastikan bahwa kabel
telah tersambung dengan baik ke alat baca, sehingga tidak akan terjadi kebocoran
yang mengakibatkam masuknya air ke dalam kabel ini
e) Periksa apakah seluruh sistem alat baca, kabel dan torpedo sudah bekerja dengan
baik yaitu alat baca memberikan angka yang berubah-ubah sesuai pergerakan
torpedo

10
Pelaksanaan Pengukuran pada Lubang Bor
Beberapa kegiatan pelaksanaan pengukuran pergerakan horisontal dengan
menggunakan peralatan unit inklinometer sebagai berikut:
a) Siapkan formulir pengukuran dan isi formulir dengan menggunakan data yang
telah ada yaitu:
1) Nama petugas, pengawas, dan penanggung jawab
2) Lokasi, jenis bangunan, dan tanggal pengukuran
3) Nomor dan kode pipa inklinometer
4) Cuaca
b) Buka penutup pipa inklinometer dan beri tanda pada setiap alur pipa inklinometer
c) Tempatkan unit inklinometer di atas pipa inklinometer yang akan diukur
pergerakan horisontal
d) Masukan probe torpedo ke dalam lubang pipa inklinometer sehingga roda torpedo
masuk ke dalam salah satu alur yang ada dan turunkan ke bawah perlahan-lahan,
hingga probe torpedo mencapai dasar lubang pipa inklinometer
e) Ukur kedalaman pipa inklinometer dengan mencatat panjang kabel torpeo mulai
dari dasar pipa inklinometer hingga bagian atas pipa inklinometer
f) Baca alat baca inklinometer dan isikan angka hasil pembacaan pada kolom
formulir
g) Tarik kabel inklinometer ke atas perlahan-lahan, baca dan catat angka pergerakan
horisontal pada saat tanda kabel menyemtuh sisi pipa inklinometer bagian atas,
selanjutnya baca dan catat angka pergerakan hingga selesai pada setiap 0,5 m
interval kedalaman
h) Lakukan pengukuran pergerakan horisontal pada alur lain yang berlawanan dari
alur pengukuran sebelumnya dan cara yang sama untuk pengukuran selanjutnya
dengan mengulang tahapan d) sampai dengan g). Untuk pengukuran selanjutnya
memasukan roda torpedo ke dalam alur pipa inklinometer harus tetap posisinya,
jadi roda torpedo yang sama harus masuk ke dalam alur yang sama pula
i) Untuk pengukuran pergerakan horisontal pipa inklinometer pada lubang bor yang
sudah selesai tutup kembali penutup dan pelindung pipa inklinometer
j) Bersihkan seluruh peralatan unit inklinometer dan lepaskan hubungan kabel yang
ada
k) Periksa dan simpan unit inklinometer pada tempat yang tertutup agar bebas dari
debu

Pelaksanaan Pengukuran pada Urugan Tanah


Pelaksanaan pengukuran pergerakan horisontal dengan menggubakan peralatan
unit inklinometer pada urugan tanah hampir sama dengan pelaksanaan pengukuran
pada pipa inklinometer yang dipasang dalam lubang bor.
Perbedaan pelaksanaan pengukuran pergerakan horisontal lapisan bawah
permukaan melalui pemasangan pipa inklinometer pada lubang bor dengan
pemasangan pada urugan tanah adalah pemasangan pipa inklinometer pada urugan
tanah masih memerlukan kegiatan penyambungan pipa inklinometer hingga tinggi
urugan tanah dicapai sesuai tinggi urugan tanah yang direncakan, sehingga
pemasangan penutup dan pelindung pipa inklinometer akan dilaksanakan setelah
pekerjaan urugan tanah selesai.

11
Namun demikian, untuk lebih jelasnya pengukuran pipa inklinometer pada
urugan tanah, meliputi beberapa kegiatan seperti berikut:
a) Lakukan tahapan kegiatan sub Pelaksanaan Pengukuran pada Lubang Bor tahapan
a) sampai dengan h)
b) Sambung pipa inklinometer dengan pipa penyambung inklinometer bila
diperlukan
c) Tutup kembali lubang pipa inklinometer dan pasang kembali rangka pengaman
untuk melindungi pipa inklinometer dari kerusakan yang diakibatkan oleh
benturan alat berat atau truk pada saat melakukan kegiatan
d) Pelaksanaan pengukuran pergerakan horisontl secara berulang a) sampai dengan
c), hingga mencapai tinggi urugan tanah yang diinginkan dan pasang penutup dan
pelindung pipa inklinometer baguan atas serta tentuka elevasi bagian atas pipa
inklinometer dengan menggunakan alat sipat datar atau theodolit
e) Bersihkan seluruh peralatan unit inklinometer dan lepaskan hubungan kabel yang
ada
f) Simpan unit inklinometer di tempat yang tertutup agar bebas dari debu

Gambar 6. Pengukuran Pergerakan Horisontal


(sumber: SNI 3404:2008)

12
Mulai
`

Kegiatan untuk memenuhi ketentuan dan persyaratan

Ketentuan dan Tidak


persyaratan sudah
dipenuhi

Ya

Persiapan
 Pengecekan unit bor mesin putar
 Kondisi dan jumlah inklinometer
 Kelengkapan gambar rencana pemasangan
 Penyediaan formulir pemasangan
 Kalibrasi

Tidak
Persiapan selesai

Ya
Pembuatan Lubang Bor
 Pengeboran lubang
 Pemasangan pipa lindung
 Pemasangan penutup bagian
bawah pipa inklinometer

Tidak

Pembuatan lubang
bor selesai

Ya

Gambar 7. Bagan Alir Tata Cara Pemasangan Inklinometer dan Pemantauan


Pergerakan Horisontal Tanah/Batuan

13
1

Pemasangan pada lubang bor/urugan tanah

Tidak
Apakah pemasangan
selesai?

Ya
Pemantauan

Persiapan pengukuran

Tidak

Apakah persiapan
pengukuran selesai?

Ya
Pengukuran pada lubang
bor/urugan tanah

Tidak

Apakah pengukuran
selesai?

Ya

Penyusunan laporan
pemasangan dan pengukuran

Selesai

Gambar 7. Bagan Alir Tata Cara Pemasangan Inklinometer dan Pemantauan


Pergerakan Horisontal Tanah/Batuan (Lanjutan)

14
DAFTAR PUSTAKA

“Dengan Inclinometer Mengukur Air Tanah Menjadi Mudah”. Inclinometer. 19


Oktober 2017. Web. 12 April 2019. <http://inclinometerjakarta.blogspot.com/2017
/10/inclinometer-air-tanah-geoteknik.html>

“Fungsi Inclinometer pada Pembangunan Basement”. Testing Indonesia. 7 Juni


2017. Web. 14 April 2019. <http://testingindonesia.com/fungsi-inclinometer-pada-
pembangunan-basement-60>

“Instrumen yang Sering Digunakan untuk Mengukur Penurunan Tanah”. Solusi


Industri. 12 Januari 2018. Web. 12 April 2019. <http://solusiindustri.com/instrument-
mengukur-penurunan-tanah/>

“Mengenal Inclinometer sebagai Instrumen Monitoring Geoteknik”. Testing


Indonesia. 21 April 2017. Web. 12 April 2019. <http://www.testingindonesia.com/mengenal
-inclinometer-sebagai-instrumen-monitoring-geoteknik-33>

“Sekilas Tentang Inclinometer”. Geo Lab Nemo. 9 Maret 2015. Web. 12 April 2019.
<https://www.geolabnemo.com/hello-world/>

Standar Nasional Indonesia 3404. 2008. Tata Cara Pemasangan Inklinomter dan
Pemantauan Pergerakan Horisontal Tanah.

15